GOOGLE TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

ARTIKEL PILIHAN

Jokowi Jadi Presiden 2014: "Masyarakat Ingin Jokowi Jadi Capres, Bukan Cawapres"

Written By Situs Baginda Ery (New) on Selasa, 17 Desember 2013 | 13.05

KOMPAS.com — Pengamat politik dari Soegeng Sarjadi Syndicate Ridho Imawan Hanafi mengatakan, aspirasi yang berkembang di sebagian besar masyarakat menghendaki Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sebagai calon presiden. Saat ditanya soal wacana duet Mega-Jokowi sebagai pasangan dalam Pemilu Presiden 2014, menurutnya, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan seharusnya mempertimbangkan aspirasi tersebut dalam menentukan calon presidennya.

"2014 adalah momentum Jokowi. Bukan momentum Megawati. PDI-P perlu membaca tanda-tanda momentum ini," kata Ridho saat dihubungi, Senin (16/12/2013).

Menurutnya, PDI Perjuangan harus mempertimbangkan dengan matang jika benar-benar ingin menduetkan Megawati sebagai calon presiden dan Jokowi sebagai calon wakil presiden. Pasalnya, kata Ridho, tingkat elektabilitas Jokowi sejauh ini tinggi jika diposisikan sebagai capres, bukan cawapres.

"Artinya, jika sebagai wakil, Jokowi belum tentu menang," ujarnya.

Sementara itu, ia mengatakan, selain kalah dari Jokowi, tingkat elektabilitas Megawati juga masih kalah jauh dibandingkan dengan bakal calon presiden lainnya, seperti Prabowo Subianto dari Partai Gerindra dan Aburizal Bakrie dari Partai Golkar.

Dengan demikian, duet Mega-Jokowi, katanya, memiliki potensi kekalahan yang jauh lebih besar daripada potensi kemenangannya. Oleh karena itu, ia pun menyarankan PDI Perjuangan untuk menjadikan Jokowi sebagai capres.

Menurut Ridho, mantan wali kota Solo tersebut tidak hanya memiliki tingkat elektabilitas yang tinggi sebagai capres, tetapi juga mampu mendongkrak perolehan suara PDI Perjuangan dalam pemilu legislatif.

"Jika PDI-P menginginkan menang dalam pemilu, maka Jokowi harus dicapreskan," tandasnya. Seperti diketahui, PDI Perjuangan menyerahkan keputusan soal capres kepada Megawati. Mega masih mendapat dukungan dari internal, dan masuk dalam salah satu skenario capres PDI Perjuangan. Namun, Mega belum juga memberikan keputusan dan masih menunggu hasil pileg. Sesuai dengan hasil Rakernas III PDI Perjuangan, Mega diminta memutuskan capres sesuai dengan kesiapan internal partai dan kondisi politik terkini.

0 komentar:

Posting Komentar

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com

BACA JUGA

DAFTAR LENGKAP ARTIKEL BLOG BAGINDAERY

Ikuti situs Bagindaery

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...