ARTIKEL PILIHAN

Translate

ARTIKEL PILIHAN

INDONESIA TUAN RUMAH PIALA DUNIA 2022: Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022

Written By Situs Baginda Ery ( New ) on Selasa, 15 Juli 2014 | 12.59

bagindaery.blogspot.com
JAKARTA (KRjogja.com) - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Roy Suryo Notodiprojo, menegaskah Indonesia siap menggantikan Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

"Saya sebelumnya pernah berbicara dengan Menteri Belia dan Sukan Malaysia, Khairy Jamaluddin, bagaimana kalau suatu saat kita menjadi tuan rumah Piala Dunia. Saya juga pernah bicara dengan Menteri Olahraga Singapura. Itu sebelum ada isu soal Qatar ini," ujar Roy.

Menyusul, adanya isu skandal suap dalam penunjukan Qatar untuk ajang sepakbola tertinggi di dunia itu memunculkan opsi pembatalan negara tersebut menjadi tuan rumah.

Namun papar Roy, Indonesia tidak mungkin menjadi tuan rumah tunggal event sepakbola empat tahunan itu. "Karena syarat dari FIFA minimal tuan rumah penyelenggara memiliki 20 stadion yang berstandar internasional. Artinya, kami siap-siap. Meski nanti bidding-nya bukan dari Indonesia, tapi ASEAN," jelas Roy.

Ditambahkan, setidaknya ada lima stadion di Indonesia yang siap menjadi tempat penyelenggaraan Piala Dunia 2022. "Ada Jakabaring di Palembang, kemudian di Pekanbaru meski masih ada permasalahan. Selain itu, ada Palaran di Samarinda yang juga sangat bagus. Stadion Gede Bage di Bandung, tinggal akses keluar-masuk tolnya. Dan Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta. Namun kami harus bersikap realistis tidak bisa menjadi tuan rumah tunggal saat ini. Jadi, jangan asal berani tapi kita juga harus menghitungnya dengan cermat," tutup Roy. (Fon)
12.59 | 0 komentar | Read More

BERITA PIALA DUNIA 2022: Menpora Ingin Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022

http://krjogja.com/photos/3f8b397aa518a4b85fac00076f1a2628.png 
JAKARTA, suaramerdeka.com - Menpora Roy Suryo kembali melontarkan wacana bahwa Indonesia ingin jadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Keinginan itu muncul setelah Qatar yang ditunjuk FIFA, saat ini terancam karena isu suap. Bahkan, Presiden FIFA Sepp Blatter pernah mengemukakan, pihaknya salah memilih Qatar.
Peluang itu yang akan dimanfaatkan Indonesia untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah. Namun, rencana pengajuan yang diwacanakan Menpora bukan atas nama Indonesia, melainkan ASEAN. Sebab, jika menggelar sendirian, Indonesia dipastikan tidak mampu karena harus memiliki stadion berstandar internasional minimal 20 buah.
Karena itu, Menpora Roy Suryo mengajak Malaysia dan Singapura untuk bersama-sama jadi tuan rumah Piala Dunia 2022. "Syarat dari FIFA, minimal tuan rumah penyelenggara memiliki 20 stadion yang berstandar internasional. Artinya, kami siap-siap, meskipun nanti bidding-nya bukan dari Indonesia, tapi ASEAN."
"Saya sebelumnya pernah berbicara dengan Menteri Belia dan Sukan Malaysia, Khairy Jamaluddin, bagaimana kalau suatu saat kita menjadi tuan rumah Piala Dunia. Saya juga pernah bicara dengan Menteri Olahraga Singapura. Itu sebelum ada isu soal Qatar ini,” kata Roy Suryo.
Indonesia sendiri sudah memiliki lima stadion berstandar internasional, yaitu Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Gelora Jakabaring Palembang, Stadion Utama Riau, Stadion Palaran Samarinda dan Stadion Gedebage  Bandung.
Menurut Menpora, stadion-stadion tersebut pantas untuk menggelar pertandingan Piala Dunia dengan sedikit perbaikan.
( Arif M Iqbal / CN19 / SMNetwork )
12.57 | 0 komentar | Read More

BERITA PIALA DUNIA 2018: FIFA Akan Kunjungi Rusia Terkait Piala Dunia 2018

Ronald Martinez/Getty Images
Sepp Blatter, Presiden FIFA.
Setelah Brasil sukses menyelenggarakan Piala Dunia 2014, pesta sepak bola empat tahunan itu akan dimainkan di Rusia pada 2018 mendatang. FIFA akan melakukan peninjauan awal pada September mendatang. Untuk menjadi tuan rumah yang baik, Rusia telah menyiapkan diri jauh-jauh hari. Kabarnya, mereka juga telah menyiapkan dana sekitar 19,5 miliar dolar AS (sekitar 216 triliun rupiah) buat persiapan Piala Dunia 2018.
Sebagian besar uang tersebut akan digunakan untuk membangun 12 stadion dan infrastruktur lainnya di 11 kota tuan rumah. Namun, Presiden FIFA Sepp Blatter menilai 12 stadion terlalu banyak dalam sebuah Piala Dunia.
Dalam rencana kunjungannya pada September mendatang, Blatter berencana meninjau apakah 12 stadion cukup pantas untuk sebuah Piala Dunia. Ia berniat menguranginya menjadi 10 stadion saja.
"FIFA mulai melihat kesiapan Piala Dunia 2018 dan akan berdiskuis untuk menentukan sejumlah hal, termasuk jumlah stadion yang akan dipakai," kata Blatter.
Kota-kota yang rencananya menjadi tuan rumah adalah Kaliningrad, Kazan, Moskva, Nizhny Novgorod, Rostov-on-Don, Saint Petersburg, Samara, Saransk, Sochi, Volgograd, dan Yekaterinburg.
RT TV melaporkan bahwa setengah dari anggaran didanai bank federal, sementara separuh lainnya dari investor. Pada bulan Januari lalu, Rusia telah menyelesaikan pembangunan dua stadion Piala Dunia: di Kazan dan Sochi.
http://www.bolanews.com/brazil/read/piala.dunia.2014/news/81556-fifa.akan.kunjungi.rusia.terkait.piala.dunia.2018
12.55 | 0 komentar | Read More

INDONESIA TUAN RUMAH PIALA DUNIA 2022: Indonesia Mengejar Tuan Rumah Piala Dunia FIFA 2022

Indonesia Mengejar Tuan Rumah Piala Dunia FIFA 2022. Mimpi Indah yang Bakal Jadi Kenyataan?
Suatu hari di pagi hari, di TV One (entah lupa nama acaranya) saya tak sengaja menonton acara talk show mengenai keseriusan PSSI untuk menjadi kandidat tuan rumah piala dunia FIFA tahun 2022. Dan memang PSSI atau Indonesia dalam hal ini memang serius karena menurut orang nomor satu di PSSI Nurdin Halid yang diwawancarai mengatakan bahwa Indonesia akan maju terus untuk menjadi tuan rumah piala dunia FIFA tahun 2022. Tema yang akan diusung PSSI untuk piala dunia 2002 ini sebenarnya sangat indah yaitu “Green World Cup” atau Piala Dunia Hijau. Tentu saja dari tema ini diharapkan bahwa piala dunia tahun 2022 (jikalau Indonesia menjadi tuan rumah) akan merupakan piala dunia yang ramah lingkungan yang dapat memberikan sesuatu bagi planet ini. Namun kenyataannya benarkah peluang Indonesia menjadi tuan rumah piala dunia seindah tema piala dunia tahun 2022 yang diajukan PSSI??
http://i44.tinypic.com/2q3q7pk.jpg
Tahun 2007, FIFA mengganti peraturan rotasi atau perputaran tuan rumah piala dunia. Sebelumnya, piala dunia selalu digilir selang seling antara negara-negara Eropa dan negara-negara non-Eropa. Agar perputaran lebih merata maka sejak 2007 FIFA merubah peraturan perputaran atau penggiliran tuan rumah piala dunia. Negara-negara yang boleh mendaftar menjadi tuan rumah piala dunia tidak boleh berasal dari benua yang sama dengan negara-negara yang sudah menjadi tuan rumah piala dunia sebelumnya dan yang sebelumnya lagi. Contoh: Jerman sudah menjadi penyelenggara Piala Dunia 2006 lalu, maka seluruh negara-negara Eropa dilarang mendaftar menjadi calon tuan rumah piala dunia 2010 dan 2014. Afrika Selatan yang menjadi tuan rumah piala dunia 2010, maka seluruh negara-negara Afrika dilarang mendaftar menjadi calon tuan rumah piala dunia 2014 dan 2018. Sedangkan Brasil yang akan menjadi tuan rumah piala dunia 2014, menjadikan seluruh negara-negara Amerika Selatan dilarang untuk mendaftar menjadi tuan rumah piala dunia 2018 dan 2022. Begitu seterusnya.


Nah, Indonesia sebenarnya boleh mendaftar menjadi tuan rumah piala dunia tahun 2018 atau 2022. Namun, Indonesia berkonsentrasi pada penyelenggaraan tuan rumah piala dunia 2022. Kenapa? Karena Indonesia merasa bahwa penyelenggaraan piala dunia 2018 akan diambil oleh negara-negara Eropa. Nah, jika salah satu negara Eropa terpilih menjadi tuan rumah piala dunia 2018, maka seluruh negara-negara Eropa dilarang untuk mendaftar menjadi tuan rumah piala dunia 2022 (dan 2026). Jadi kesempatan Indonesia untuk menang lebih besar dalam piala dunia 2022. Seperti kita ketahui bersama, adalah sulit untuk bersaing dengan negara-negara Eropa yang mempunyai dana yang banyak, infrastruktur yang kelas dunia serta prestasi kesebelasan-kesebelasannya yang kelas dunia pula. Negara-negara Eropa yang bakal bersaing untuk memperbutkan tuan rumah piala dunia 2018 adalah: Inggris, Rusia, Belanda-Belgia ( calon tuan rumah bersama) dan Spanyol-Portugal (calon tuan rumah bersama). Sedangkan negara-negara di luar benua Eropa yang berani bersaing untuk tuan rumah piala dunia 2018 adalah Amerika Serikat dan Australia.

Sementara Jepang dan Korea yang pernah menjadi tuan rumah piala dunia 2002 dan ingin menjadi tuan rumah piala dunia lagi ternyata cukup grogi juga melakukan persaingan dengan negara-negara Eropa dan kemungkinan juga akan berkonsentrasi bersaing menjadi tuan rumah piala dunia 2022 menjadi saingan Indonesia. Kita doakan saja mudah-mudahan negara Eropalah yang menang menjadi tuan rumah piala dunia 2018. Sebab jikalau Amerika Serikat yang menang terpilih, maka kemungkinan besar negara-negara Eropa akan mendaftar lagi untuk menjadi tuan rumah piala dunia 2022. Ini tentu saja akan semakin mengecilkan peluang Indonesia untuk menjadi tuan rumah piala dunia 2022. Bagaimana kalau Australia yang terpilih?? Lebih parah lagi!! Sebab jikalau Australia yang terpilih menjadi tuan rumah piala dunia 2018, maka Indonesia dan negara-negara Asia lainnya dilarang untuk mendaftar menjadi tuan rumah piala dunia 2022 dan 2026, karena kini Australia merupakan bagian dari Asia menurut FIFA karena Australia adalah anggota AFC (Asian Football Confederation).


Sebenarnya apa sih keistimewaan Indonesia sehingga berani menawarkan diri sebagai calon tuan rumah piala dunia 2022?? Prestasi tidak begitu bagus, prasarana juga menyedihkan. Stadion yang punya video layar lebar saja baru stadion Gelora Bung Karno di Jakarta dan Stadion Palaran di Samarinda. Stadion Jaka Baring di Palembang sepertinya papan skor elektroniknya tidak bisa dibuat menampilkan gambar video layar lebar. Sedangkan Stadion Si Jalak Harupat di Bandung, papan skor elektroniknya masih primitif seperti papan skor elektronik tahun 1970an!! Padahal video layar lebar hanya sebagian saja dari persyaratan atau standard FIFA agar dapat menjadi stadion penyelenggara piala dunia.

Hal-hal lain seperti tempat duduk, ruang ganti dan tempat penjualan tiket juga harus memenuhi syarat-syarat tertentu agar dapat memenuhi standard FIFA. Lantas apa dong keistimewaan Indonesia?? Walaupun Indonesia berencana membangun stadion- stadion baru bertaraf FIFA dan juga memugar stadion-stadion lama menjadi stadion bertaraf FIFA di kota-kota Medan, (pulau) Batam, Palembang, Jakarta, Bogor, Bandung, Surabaya, Samarinda, Makassar dan Bali namun ‘daya tarik’ Indonesia agar dilirik FIFA menjadi tuan rumah piala dunia 2022 adalah karena atmosfir sepakbola Indonesia yang menurut FIFA adalah salah satu yang tertinggi/tarbaik di dunia, dan juga saat ini sebenarnya Indonesia sudah punya satu stadion yang sudah jadi yang sudah memenuhi syarat FIFA untuk menjadi stadion penyelenggara acara pembukaan dan final piala dunia yaitu stadion Gelora Bung Karno. Walau begitu, tentu saja hanya dengan “daya tarik” seperti itu saja tidak akan menjamin Indonesia terpilih menjadi tuan rumah piala dunia 2022. Walaupun kemungkinan besar negara-negara Eropa dilarang untuk menjadi tuan rumah piala dunia 2022, namun saingan-saingan kita lainnya tetap berat seperti Amerika Serikat, Australia, Jepang dan Korea. Bagaimana menurut anda peluang Indonesia? Apakah anda bangga atau pesimis??
https://www.facebook.com/InfoSeputarTimnasIndonesiaDanLigaLigaIndonesia/posts/551043364934875
12.52 | 0 komentar | Read More

Tentang Mario Gotze: Profil Lengkap Mario Gotze

Satu lagi pemain muda Jerman yang kabarnya akan mengisi kategori ‘Pemain Bintang Masa Depan’ dan dia adalah Mario Gotze, seorang gelandang serang berusia 20 tahun yang kini tengah membela Borussia Dortmund. Mario Gotze dikatakan sebagai pemain bintang masa depan karena di usia nya yang masih tergolong muda ini dia memiliki kecepatan, tekhnik, dan kreatifitas yang cukup bagus. Selain sebagai Gelandang Serang, Mario Gotze juga bisa bermain sebagai seorang Gelandang Sayap tak heran jika ia juga menjadi salah satu incaran klub klub besar eropa.
Profil Lengkap Mario Gotze | Berita Bola
Mario Götze seorang pemain sepak bola yang lahir di Memmingen, Jerman pada tanggal 3 Juni 1992, sebagai pemain muda yang apik tentu Mario Gotze menjadi buruan klub klub besar eropa di bursa transfer musim panas depan. Gotze sudah membela Borussia Dortmund sejak berusia 16 tahun, ia sudah mampu menyumbang 11 gol dari 52 kali tampil bersama klub liga jerman ini. Gotze memiliki jam terbang yang cukup bagus, ia sendiri sudah masuk squad inti Timnas Jerman. Baiklah, berikut Profil Lengkap Mario Gotze.
Nama Lengkap : Mario Götze
Nama Panggilan : Gotze
Tanggal Lahir : 3 Juni 1992
Tempat Lahir : Memmingen, Jerman
Posisi Bermain : Gelandang Serang dan Gelandang Sayap
Klub saat ini : Borussia Dortmund
Kebangsaan : Jerman
Nomor Punggung : 11
Tinggi Badan : 176 cm
Sejak berusia 5 tahun, Gotze sudah mengawali karirnya di dunia sepak bola dengan mengikuti sebuah akademi sepak bola di klub yang bernama SC Ronsberg kemudian di tahun 1998 melanjutkan karir junior nya di FC Eintracht Hombruch, dan di tahun 2001 ia baru mengikuti akademi sepak bola Borussia Dortmund FC Junior, ia menghabiskan karir junior nya di klub tersebut, dan tak heran jika ia dikatakan sebagai jebolan akademi Borussia Dortmund. Kemudian di usianya yang masih 16 tahun, Gotze sudah dipindahkan ke klub senior Borussia Dortmund, dan sejak tahun 2009 hingga sekarang, Pemain Muda yang sekarang berusia 16 tahun ini sudah mengoleksi 11 gol dari total 52 pertandingan nya bersama klub jerman tersebut.
Sedangkan karir Gotze di Timnas Jerman sendiri sudah ia mulai sejak masih berusia 15 tahun dengan masuk ke Timnas U15, dan secara resmi baru bergabung dengan Timnas Senior Jerman ketika berusia 17 tahun. Sejauh ini Mario Gotze sudah menyumbang 10 gol untuk Tim Panser Jerman.
http://bolapojok.com/profil-pemain/profil-lengkap-mario-gotze/
12.32 | 0 komentar | Read More

Tentang Mario Gotze: Mengenal Cinta Mario Gotze, Pahlawan Jerman di Piala Dunia

Mengenal Cinta Mario Gotze, Pahlawan Jerman di Piala Dunia Romantisme Gotze & Brommel usai laga final Piala Dunia 2014 (Foto: dailymail)
 KADANG, sosok pahlawan muncul di menit-menit terakhir, termasuk Mario Gotze di final Piala Dunia 2014. Tak kalah menjadi perhatian adalah sosok sang kekasih yang merupakan model lingerie.

Mario Gotze (22) menjadi aktor di balik gol menit 113 final Piala Dunia. Tendangannya membawa Jerman meraih piala Piala Dunia untuk keempat kalinya. (Baca: Rayakan Kemenangan Jerman, Naomi Campbel 'Disiram' Emas)
"Sulit dipercaya. Saya mencetak gol, tapi tidak benar-benar tahu apa yang terjadi. Sebuah mimpi telah menjadi kenyataan dan kita akan memiliki pesta besar. Ini benar-benar sensasional," kata Gotze.

"Itu bukan turnamen yang sederhana bagi saya. Saya berutang banyak kepada teman-teman dan keluarga," tambahnya, seperti disitat Dailymail, Senin (14/7/2014). (Baca: Gaya Kompak David Beckham & Tiga Jagoannya di Brasil)
Pria kelahiran Kota Memmingen, Bavaria, ini adalah anak dari seorang profesor di Dortmund University of Technology, Jurgen Gotze. Yang tidak kalah menarik adalah cerita cintanya dengan seorang model lingerie, Ann-Kathrin Jerman Brommel (24).

Keduanya pertama kali mempublikasikan jalinan cinta saat tertangkap tengah berfoto di atas kapal pesiar di Ibiza pada akhir 2012. Setelah bersama-sama selama dua tahun, Brommel telah mengatakan kepada majalah GQ Jerman bahwa dia masih menikmati momen hanya menjadi pacar Gotze, dan tidak memiliki keinginan untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius. (Baca: Rihanna Asyik Pesta di Pantai Kotor Rio de Janeiro)
"Seseorang yang tujuannya dalam hidup adalah menjadi istri adalah seseorang yang tidak bisa saya mengerti," ujarnya pada September tahun lalu.

"Meskipun saya juga pacar dari Mario Gotze, tapi saya punya tujuan pribadi. Kalau tidak, tentu saya tidak bisa merasa bahagia," imbuhnya.

Beberapa tujuan hidup penggemar Beyonce ini termasuk mengejar karier musik. Model dengan nama panggung Trina B ini telah merilis dua lagu, yakni "'This is Me" pada 2010 dan "Body Language" pada 2011. (Baca: Wuih, Mesut Ozil Pesepakbola yang Romantis)

"Musik hanya hobi saya. Saya bernyanyi karena menikmatinya, bukan karena saya memiliki suara seperti Beyonce," ujarnya dalam kesempatan wawancara yang sama.

Brommel memulai karier modeling pada usia 16. Brommel berasal dari Emmerich di barat laut Jerman. Tidak bisa bertemu Gotze bukan halangan baginya untuk menunjukkan rasa cinta. Menjelang laga final Piala Dunia, Brommel berpose selfie nan seksi dengan balutan bikini yang kemudian dia kirimkan kepada Gotze. Dia berpose demikian untuk menyemangati Gotze bisa membawa Jerman memenangkan Piala Dunia 2014 di Rio de Janeiro, Brasil. (Baca: Narsisnya Cristiano Ronaldo)
Ternyata, apa yang dilakukan Brommel berhasil. Usai laga final, Brommel juga segera mendekati sang kekasih untuk melayangkan ciuman mesra. Dan kini, tampaknya, dia harus mulai memasang mata lebih 'awas' mengingat banyak wanita lain mengincar cinta—juga materi—Gotze. (ftr)
http://lifestyle.okezone.com/read/2014/07/14/197/1012547/mengenal-cinta-mario-gotze-pahlawan-jerman-di-piala-dunia
12.30 | 0 komentar | Read More

YANG TERBARU DARI BAGINDAERY

ARTIKEL PILIHAN

BACA JUGA

DAFTAR LENGKAP ARTIKEL BLOG BAGINDAERY

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...