ARTIKEL PILIHAN

Translate

ARTIKEL PILIHAN

Mari Mengenal Pemeran Dewa Wisnu / Krisna di Serial "Mahadewa" dan "Mahabharata"

Written By Situs Baginda Ery ( New ) on Selasa, 26 Agustus 2014 | 13.47

ADA beberapa aktor bermain di serial Mahabharata dan Mahadewa sekaligus, yang keduanya sedang tayang di antv.
Salah satunya, Saurabh Raj Jain, yang berperan sebagai Dewa Wisnu di Mahadewa, dan Krisna di Mahabharata. Saurabh, lahir di New Delhi pada 1 Desember 1981.
Meski baru berusia kepala tiga, Saurabh dianggap cukup berwibawa memainkan sosok Dewa. Apa rahasianya?
"Pengalaman adalah guru terbaik dalam hidup. Ayahku meninggal saat aku masih sangat muda. Itu yang membuatku lebih dewasa. Aku memikul banyak tanggung jawab di usia muda," ceritanya seperti dikutip Hindustan Times, belum lama ini.
Peran sebagai Dewa dalam serial mitologis banyak mengubah cara sikapnya ke arah yang lebih positif.
"Aku berubah jadi sangat kalem dan penyabar," ungkapnya.
Saurabh juga bercerita banyak orang menganggapnya sebagai sosok Krisna betulan. "Saat aku di ruang rias, banyak orang datang dan berdiri di luar, hanya meminta kudoakan. Bahkan orang yang lebih tua," pungkasnya.
Tak sekadar pandai berakting, Saurabh juga memperhatikan pendidikan. Saurabh meraih gelar MBA dari Symbiosis International University, Pune. Ia memiliki istri, Riddhima, yang dinikahinya pada tahun 2010.
(ray/gur)

http://www.tabloidbintang.com/articles/asia/bollywood/8735-mengenal-pemeran-dewa-wisnu--krisna-di-serial-mahadewa-dan-mahabharata
13.47 | 0 komentar | Read More

Inilah Pesta akhir Sinetron Mahabharata: Shaheer foto konyol, Arpit segera operasi lutut

Seluruh pemain dan kru serial Sinetron Mahabharata menggelar pesta perpisahan untuk menyambut kesuksesan sekaligus merayakan berakhirnya serial Mahabharata di India. Pesta meriah diwarnai dengan kesibukan seluruh pemain dan kru untuk berfoto selfie mengabadikan momentum kebersamaan terakhir mereka.
Dengan berakhirnya syuting Mahabharata itu, masing-masing bintang sudah punya rencana sendiri-sendiri. Arpit Ranka misalnya, dia akan segera melakukan operasi lutut karena cedera. Selama berbulan-bulan, pemeran Duryodhana itu harus menahan sakit sambil terus melakukan syuting.
Shaheer Sheikh dan Saurabh Raaj - Twitter
Shaheer Sheikh dan Saurabh Raaj – Twitter
Tentang pesta perpisahan itu sendiri, memang meriah. Shaheer Sheikh dan Saurabh Raaj misalnya, berfoto kocak barengan.
Menjalani syuting serial Mahabharata selama kurang lebih setahun rupanya mampu menyatukan seluruh pemain dan kru film seri televisi itu. Bukan hanya sebagai sahabat, hubungan antarpemain bahkan sangat dekat layaknya saudara.
Shaheer Sheikh, pemeran Arjuna dan Saurabh Raaj yang memerankan Dewa Krisna pun demikian, mereka seolah sibuk mengabadikan dengan foto kocak yang memperlihatkan kekompakan mereka. Melalui akun media sosial Twitter milik mereka, Shaheer Sheikh dan Saurabh Raaj memamerkan foto yang diambil saat acara perpisahan kepada seluruh penggemar.
Dengan pose menjulurkan lidah, mereka tampak sangat akrab dan kocak saat merayakan kesuksesan mereka membintangi pemeran utama di serial Mahabharata. Dikutip Solopos.com dari laman di Tellychakar, pesta perayaan kesuksesan Mahabharata diselenggarakan di sebuah hotel di pinggiran kota di India. Sekaligus acara perpisahan, seluruh kru dan pemain yang berkumpul juga mendapatkan sebuah penghargaan atas prestasi mereka.


Obati luka lutut
Tentu semua masih ingat dengan cedera lutut yang dialami oleh Arpit Ranka saat syuting Mahabharata. Selama berbulan-bulan, pemeran Duryodhana itu harus menahan sakit sambil terus melakukan syuting.
Arpit Ranka
Arpit Ranka
Setelah serial Mahabharata tamat, akhirnya Arpit Ranka memutuskan untuk melakukan operasi pada lututnya. Rupanya, Arpit sudah tidak tahan dengan sakit yang ia rasakan selama ini.
“Lututku memberikan banyak masalah, sampai saat ini masih membuatku kesakitan. Setelah operasi, aku harus beristirahat selama beberapa bulan. Dulu aku tak bisa melakukannya karena syuting Mahabharata tak bisa di-skip. Tapi sekarang, setelah Mahabharata selesai, aku akan melakukan operasi akhir bulan nanti,” ujar Arpit seperti dilansir dari Pink Villa.
Meski bisa dibilang kalau Mahabharata yang membuatnya cedera dan harus menjalani operasi, tapi Arpit mengaku tak menyesal. Bahkan, ia sudah kangen dengan lokasi syuting yang baru saja ia tinggalkan.
“Akan ada kekosongan di dalam hidupku, karena tidak akan ada syuting Mahabharata lagi, dan aku akan merindukannya setengah mati. Serial ini memberikan banyak hal kepadaku, mulai dari cinta dari fans hingga kepopuleran yang tak pernah kubayangkan sebelumnya,” lanjut Arpit.
Bermain di Mahabharata adalah sebuah pengalaman berharga bagi aktor tampan itu. Ia juga merasa sudah mendapatkan banyak pelajaran penting lainnya, seperti meningkatnya kemampuan akting hingga bertambahnya rasa percaya diri.
http://simomot.com/2014/08/23/pesta-akhir-sinetron-mahabharata-shaheer-foto-konyol-arpit-segera-operasi-lutut/
13.46 | 0 komentar | Read More

Inilah Serial Jodha Akbar Di ANTV

Serial India Terbaru Di ANTV

ANTV sukses dengan ketiga Serial India di jam primetime, ANTV kembali menayangkan salah satu serial India terbaru yang masih tayang di negara asalnya sendiri. Sampai dengan tanggal 10 Juli 2014 sendiri, serial India bertajuk Jodha Akbar masih taynag di Zee TV dan sudah memasuki episode ke-280.
Serial Jodha Akbar Di ANTV akan tayang perdana di ANTV mulai 17 Juli 2014 mendatang di slot pukul 20.30 WIB. Sedangkan The Adventures of Hatims yang sekarang mengisi slot ini pindah jam tayang menjadi lebih awal di slot pukul 20.00 WIB. 
Mahabharata dan Mahadewa tetap tayang di jam semula yaitu masing-masing di slot pukul 21.00 WIB dan pukul 21.30 WIB. Kesamaan dari 4 serial India yang tayang di ANTV ini adalah karena semuanya masih tayang di India sana.
 
 
Pemeran utaman pria untuk serial ini adalah Rajat Tokas yang oleh public India sudah dikenal berkat serial populer bertajuk Tere Liye yang ia bintangi sebelumnya. Sedangkan untuk mencari pemeran utama wanitanya, rumah produksi serial ini, EKta Kapoor, telah melangsungkan audisi dan memilih satu dari 7000 kandidat yang mengikuti audisi. 
Sang pemeran utama terpilih adalah Paridhi Sharma yang memainkan sosok Jodha. Saat terpilih, Paridhi sadar jika ia menanggung beban yang berat untuk memainkan sosok populer ini, oleh karenanya ia akan berkerja dengan sangat keras untuk memerankan karakter Jodhi dengan baik. 
Terbukti, ia pun mampu memikat penikmat serial TV India melalui serial yang sudah tayang sejak 18 Juni 2013 ini.
Cerita Jodha Akbar merupakan serial India yang berfokus pada kisah cinta di zaman abda ke-16. Jodha Bai (Paridhi Sharma), putri dari kerajaan Rajhput terpaksa dinikahkan dengan Jallaludin Mohammad Akbar (Rajat Tokas) yang merupakan raja dari Mughal.  
Perkawinan politik ini terjadi untuk manyatukan dua kerajaan tersebut agar semakin kuat di abad itu. Akbar sendiri sudah mewarisi haknya sebagai Raja Mughal sejak berusia 13 tahum, setelah kematian sang ayah. 
Akbar dibesarkan oleh Bairam Khan (Naved Aslam) dengan cara dingin dan mengajarkan Akbar untuk mengabaikan semua perasaannya terhadap rakyat bahkan wanita. Bairam juga mempengaruhi Akbar untuk hanya berfokus pada penguatan kerajaannya dan memperluas wilayah kekuasaan kerajaan mereka.
 
 
 Sedangkan, Jodha, putri dari Raja Bharmal (salah satu raja yang berhasilkan memakmurkan rakyatnya pada masa itu) memendam banyak perasaan dalam hatinya. 
Ia juga adalah pribadi yang sebenarnya baik hati, namun ia hanya membenci Mughal yang mencoba mengusik tanah kerajaan mereka. Akbar juga awalnya sangat membenci Akbar dengan segenap hatinya.
 
 
Awalnya pernikahan Akbar dan Jodhi ini hanya dilangsungkan karena alasan pernikahan politik saja. Akbar ingin menguasai wilayah kekuasaan dari kerajaan Jodhi. Namun siapa sangka jika ternyata awal yang tidak manis ini benar-benar mengubah hati keduanya yang kemudian saling terpaut satu sama lain walau berbagai lika-liku menghadang mereka berdua.
Bagaimana kisah selanjutnya bergulir? Temukan jawabannya dalam serial India terbaru ANTV bertajuk Jodha Akbar, mulai 17 Juli 2014 pukul 20.30 WIB.
http://filmterbarukita.blogspot.com/2014/07/serial-jodha-akbar-di-antv.html

13.39 | 0 komentar | Read More

Inilah Kisah Cerita Akhir Serial Mahadewa Di ANTV

 


Mahadewa artinya Tuhan Yang Maha Besar dalam agama Hindu, nama lain beliau adalah Shiwa. Shiwa di bumi bersemayam di Kailasha yang Menurut keterangan kitab suci, merupakan perbatasan antara alam nyata dengan surga yang terletak dipuncak gunung Himalaya.
Gunung himalaya dipercaya gunung paling suci umat Hindu, seperti dinyatakan di dalam Bhagavad Gita; “Di antara gunung, Aku adalah Himalaya”, di gunung inilah bhatara Shiwa beryoga. Sedangkan di dalam diri manusia, bhatara Shiwa bersemayam didalam lubuk hati manusia, disebut sebagai Siwa Atma atau paramaatman.  
Dewi sati (dalam film dikatakan Shakti), nama lainnya adalah Dewi Uma, pada inkarnasi berikutnya sebagai Dewi Parvati. Sati merupakan simbol kesetiaan seorang istri terhadap suaminya, dengan membakar diri ketika suaminya diaben. 
Tradisi ini pernah terjadi di Nusantara, khususnya Jawa dan Bali, juga di India. Cerita atau Tradisi ini di Indonesia dihapuskan Belanda, di India dihapuskan Inggris.
Serial Hindi Mahadewa Daksa pada Serial Mahadewa digambarkan sebagai Dewa yang arogan terhadap Shiwa, Ia salah satu putra Brahma diantara 9 putra Brahma yang diangkat sebagai “prajapati”, yang mencipta dan menjaga kelestarian makhluk. 
Brahma menikah dengan Prasuti putri dari Swayambhu Manu dan mereka dikaruniai 15 putri. Sati adalah salah satu putrinya yang dikawinkan dengan Mahadewa. Pada suatu saat diadakan upacara Yajna Agung yang diketuai oleh Marici, kakak Daksha.
http://filmterbarukita.blogspot.com/2014/07/kisah-akhir-serial-mahadewa.html
13.37 | 0 komentar | Read More

Tentang Mahabarata: Inilah Kisah Dongeng Mahabarata

Syantanu, Raja Hastnapura ( Delhi ), pergi berburu dan menemui seoarang perempuan yang cantik sekali ditepi sungai. Lalu perempuan itu dikawininnya. Dia berjaji tidak akan menegur segala perbuatan istrinya. Istrinya pun melahirkan tetapi anak yang dilahirkannya satu persatu dihanyutkannya ke sungai. Ketika hendak menghanyutkan anak kedelapannya ke sungai, syantanu membesakan anaknya itu dan melarang istrinya membuang anaknya. Tetapi ternyata istrinya mempunyai alasan kenapa anak-anaknya dihanyutkan ke sungai, ternyata anak-anak mereka terkena kutukan  dan yang diselamatkan oleh syantanu juga telah terkena kutukan oleh  seorang resi.anak yang terkena kutukan itu tidak boleh tinggal dengan syantanu. Dan anak yang dilahirkan itu bernama Bhisma yang gagah berani.

      Selang beberapa lama, syantanu pergi berburu pula. Kali ini dia ditemani oleh Satyawati, anak angkat dari raja kail. Sedangkan Bhisma dijadikan masygul olehraja kail. Bhisma juga mengetahui kenapa ia dijadikan kemasygulan  ayahnya itu dan pergi membawa Satyawati ungtuk ayahnya dan bersumpah tidak akan kawin.
 
    Hatta Syantanu pun berangkat dan disusul oleh anaknya tidak lama kemudian. Anaknya meninggalkan dua istrinya yaitu Ambika dan Ambalika. Ambika dan Ambalika disuruh melakukan hubungan badan dengan seorang pertapa sakti untuk mendapatkan anak. Pertapa itu iyalah Wysa yang janggutnya panjang sampai ketanah dan busuk pula. Bila dia memeluk ambika , Ambika menetuk matanya sehingga anak yang di lahirkannya, Dhretaratra buta. Sedangkan dia memeluk Ambalika, Ambalika pu pucat, sehingga anak yang dilahirkan, Pandu mejadi pucat.

      Pandu mempunyai dua orang istri, kunti dan madri. Akerna pernah dikutuk oleh pertapa, pandu tidak boleh menjamah istrinya. Pernah suatu ketika kunti memuja dewa dan ia akan dianugrahi 5 orang anak. Untuk mengujinya maka Kunti pun memuja dewa surya (matahari ) dan m endapatkan anak, tapi pada waktu itu anaknya dibuang karena belum sama kawin.

     Pada suatu hari, setelah kelhiran anak-anaknya pandu bertamasya kehutan rimba. Melihat alam yang begitu indah, timbul rasa birahinya. Pandu mencoba memeluk mandri dan akhirnya jatuh mati. Madri membela kematian suaminya.

     Sesudah kemangkatan Pandu, Dhretarastra lalu naik kerajaan. Dhrestarastra mencari seorang guru yang mahir untuk mendidik ananknya (para dewa )  bersana-sama dengan putra adinya para Pandawa. Guru yang dicari untuk mengajar adalah Drona, Bhradwaja. Konon kabarnya Drona dulu Drona pernah dalam kemiskinan dan meminta tolong kepada teman akrabnya tetapi tidak dilayani dan akhirnya Drona mengajar beberapa murid untuk membalas dendam.

    Pada suatu hari, Drona  mengumpulkan para putra raja  dan minta supaya mereka mengerjakan satu perkara dan tidak seoarngpun menjawab.  Hanya pandawa yang ketiga, arjuna,  menyatakan kesediaan menolong gurunya.karena itu pula Arjuna menjadi jurid kesayangan Drona.

    Arjuna menjadi pemanah yang pandai sekali. Tapi pada suatu hari ia bertemu dengan seorang pemuda yang lebih pandai memanah darinya. Pemuda yang dimaksud adalah Eklawya, Ajuna pun memberitaukan hal ini kepada Drona, lalu Drona bertanya kepada Eklawya siapa gurunya. Kemudian Eklawya menunjukkan patung Drona yang ada disitutaulah Drona yang sudah terjadi dan meminta upah kepadanya. Upahnya ialah ibujari Eklawya. Sesudah memberikan ibu jarinya, Eklawya kehilangan kekuatannya. Arjuna pun menjadi pemanahan yang tak ada tolak badingnya pada zaman itu.

     Pada suatu hari sayembara diadakan oleh raja dhretasatra. Para Pandawa, Yudhistira, Bhima, Arjuna, Nakula dan Sadewa, sudah berkumpul di medan sayembara. Demikian juga para kurawa dibawah pimpinan Duryodhana. Pertarungan Bhima dan Duryodha sedemikian hebatnya, sehingga Drona merasa perlu menghentikan permainannya, takut kalau jadi perkelahian.
Sekarang Drona meminta ganjaran dari para muridnya. “tangkaplah Drupada, Raja Pancala”, dating menghadap saya.

     Mula-mula para Kurawa dengan bantuan Karna, pergi mengkap Drupada, tetapi sia-sia saja. Kemudian para Padawa pun pergi. Dengan mudah saja Arjuna menangkap Drupada dan mebawanya menghadap Drona. Drona melepaskan Drupada , tujuannya hanya ingin membuat malu saja, lalu Drupada berniat membalas dendam.

       Dhretarastra berfikir untuk mengkat Yudhistira menjadi raja, karna memang kerajaan milik ayah Yudhistira. Dalam pada itu, nama Pandawa sudah dikenal dimana-mana karna keperwiraan mereka. Doryodhana anak Dhretarastra sangat dengki kepada para Pandawa. Doryodhana membuat istana yang terbuat dari bahan-bahan yang mudah terbakar di Warnawata. Ia memuji keindahan istananya dan membujuk para pandawa untuk menempatinya. Seorang mentri yang setia, Widura, member tau para Pandawa tentang tipu muslihat Doryodhana dan meminta mereka berhati-hati. Karena itu, suatu waktu kemudian, ketika istana terbakar para Pandawa bias menyelamatkan diri. Sesudah itu merekapun hidup sebagai Bharmana.

      Raja Pancala, Drupada, mengadakan sayembara untuk memilih menantu. Barang siapa yang dapat melentuk panah pusakanya, akan dikawinkan dengan Drupadi, anaknya yang rupawan. Tidak seorangpun yang bias melakukannya, ketika Karna hendak melenturkan panah, Drupadi berteriak “ saya tak mau kawin dengan anak tukang kandang”.

     Terpaksalah Karna mengundurkan diri. Keluarlah Arjuna mencoba kepandaiannya. Lima kali Arjuna memanah. Setiap kali anak panahnya mengena cincin yang tergantung tinggi. Para Brahman bersorak gembira. Tetapi para raja marah, tak patut Brahmana diambil menjadi mantu. Krisna member tahu kepada raja bahwa Ajuna sebenarnya bukan brahmana, melainkan anak Pandu. Pedamaian pun di capai. Para Pandawa membawa Drupadi pulang ketempat mereka. Mereka member tau Kunti, ibu mereka bahwa meraka mendapat hadiah besar hari itu, Kunti menjawab “Nikmatilah hadiah itu bersama-sama”.

      Baru kemudian Kunti mengetahui, bahwa hadiah itu dalah seorang perempuan. Apa boleh buat, perkataan tidak dapat diubah. Drupadi lalu menjadi istri bersama para Pandawa.

     Di hutan belanta, para Pandawa membangun istana yang indah. Hutan belanta menjadi negeri yang kaya raya. Dan Yudhistira pun mengadakan korban pertabalan ( Rajasuya). Semua raja yang besar-besar diundang ke Ibukota oleh para Pandawa. Pada hari pertabalan, Krina dipilih menduduki tempat pertama. Seorang tamu sisupala tidak setuju. Yudhistira dan Bhisma sangat marah. Bhisma bangun menceritakan sejarah sisupala, bahwa jika ia berani mengganggu Krisna samapai seratus kali, ia akan mati sendiri. Sisupala makin marah, mau menetak Krisna, Karena ini adalah gangguan yang ke-101 kali, sisupala lau mati seperti yang diramalkan.

    Duryodhana juga ikut hadir dalam pertabalan Yudhistira. Ia tinggal di istana Yudhistira dan menyaksikan dengan mata sendiri segal perlengkapan istana yang indah-indah. Hatinya semakin dengki. Sekembali dari istana Yudhistira, ia mencari jalan untuk membinasakan para Pandawa. Duryodhana  tahu bahwa Yudhistira jujur. Kuat memegang janjinya, tetapi mempunyai kelemahan, yaitu suka berjudi.
 
     Dalam rentan tahun yang agak lama banyak kejadian yang terjadi dalam dalam hutan, salah satu yang terjadi adalah peperangan Pandawa. Pandawapun menang  perang. Yudhistira ditabalkan menjadi raja memerintah hastinapura.
http://www.bicaralagi.blogspot.com/2013/03/kisah-dongeng-mahabarata.html
13.35 | 0 komentar | Read More

( Episode Terakhir Mahabharata ) SINETRON MAHABHARATA DI ANTV: Begini Akhir Kisah Serunya

Krisna di serial Mahabharata (bonzovi.com) Kabar24.com, JAKARTA - Keputusan produser serial mitologi Mahabharata yang tak lagi berniat memperpanjang kontrak pemain membuat serial mitologi asal India tersebut harus berakhir, Sabtu (16/8/2014) lalu. Lalu seperti apakah akhir cerita Mahabharata?

Dilansir Pink Villa, Senin (18/8/2014), setelah memenangi perang Baratayudha, Pandawa pindah ke Hastinapura untuk menemui Drestarastra. Mengetahui kedatangan Pandhawa, Drestarastra marah dan berpura-pura meminta Bima memeluknya dengan niat jahat.

Mengetahui niat jahat Drestarastra, Krisna menempatkan patung batu yang dibuat menyerupai Bima. Drestarastra yang datang memeluk patung batu Bima langsung menghancurkannya menjadi menjadi puing-puing dengan kekuatan lengannya.

Setelah menghancurkan patung yang dianggapnya sebagai Bima, Drestarastra langsung pergi meninggalkan kerajaan Hastinapura. Kerajaan berduka karena menganggap Bima telah meninggal. Namun, Krisna menghibur mereka dengan mengatakan sesungguhnya yang dibunuh Drestarastra bukanlah Bima melainkan hanya batu yang menyerupainya.

Pernyataan Krisna membuat hati raja tenang dan bergegas memeluk Bima. Selanjutnya, diadakan upacara penobatan Yudhistira menjadi raja baru. Drestarastra meminta Widura untuk menjadi mahkota raja baru tetapi keputusan akhirnya menunjuk nama Krisna sebagai raja baru Hastinapura.

Tapi kala Krishna ditunjuk menjadi raja, Gandhari tiba-tiba datang dan menghentikan pelantikan Krishna. Dia mengutuk dirinya sendiri lantaran membiarkan perang Baratayudha terjadi dan menyebabkan kematian 100 anaknya. Dia menyatakan bahwa keturunan Krisna akan dihapus dan dirinya pergi ke hutan seperti binatang tak berdaya.

Krisna menerima kutukan Gandari dengan senyum dan memeluknya dengan penuh kasih. Dia mengatakan bahwa saat orang ingat cerita Mahabharata dan pelajaran yang didapatkan, tidak akan ada ketidakadilan di Bumi. Episode Mahabharata berakhir dengan dilantiknya Yudhistira sebagai raja baru  Hastinapura.(JIBI)
13.34 | 0 komentar | Read More

YANG TERBARU DARI BAGINDAERY

ARTIKEL PILIHAN

BACA JUGA

DAFTAR LENGKAP ARTIKEL BLOG BAGINDAERY

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...