ARTIKEL PILIHAN

Translate

ARTIKEL PILIHAN

(Awal Ramadhan, dunia digemparkan oleh wacana pembakaran Al Quran yang sedang direncanakan oleh sebuah gereja di Florida ) Pembakaran Al Quran: Sebuah Tindakan Tidak Beradab

Written By Situs Baginda Ery ( New ) on Jumat, 27 Februari 2015 | 20.27

Tragedi 9/11
Awal Ramadhan, dunia digemparkan oleh wacana pembakaran Al Quran yang sedang direncanakan oleh sebuah gereja di Florida, Amerika Serikat, Dove World Outreach Center. Mereka akan melaksanakan aksinya pada tanggal 11 September 2010, sebagai peringatan tragedi 9/11. Lalu apa hubungannya dengan Al Quran, kitab suci agama Islam? Mereka menganggap bahwa Islam adalah biang dari tragedi 9/11 itu. Menurut mereka pula, Islam adalah agama teroris. Selain itu, mereka juga tidak setuju dengan pembangunan pusat Islam di Ground Zero, dua blok dari bekas WTC.

Miris, mendengar pernyataan mereka. 11 September 2010 adalah hari kedua Idul Fitri 1431H, hari raya bagi umat Islam. Mereka akan menodainya! Mereka akan merusak hari bahagia kita! Lebih parah adalah ketika bulan Ramadhan hampir berakhir, berita itu semakin kencang beredar. Terry Jones, pastor dari Gereja Dove World Outreach Center semakin mantap dengan rencananya. Dia dan jamaahnya akan memulai aksinya pukul 18.00 waktu setempat. Bahkan fakta juga menyebutkan, aksi mereka ini didukung oleh donatur yang pro-Israel. Jadi, sudah jelas siapa yang menjadi dalang acara ini. Reaksi dunia pun bermunculan. Kecaman, hujatan, kritikan, demonstrasi membanjiri Terry Jones dan umatnya. PBB dan Presiden AS, Barack Obama pun mengimbau mereka agar tidak melanjutkan rencana itu. Namun, Jones tetap tak bergeming. Dia akan membatalkan rencananya, asalkan Imam Feisal Abdul Rauf, pemrakarsa proyek pembangunan pusat Islam mau memindahkan lokasi proyeknya, jauh dari New York.

Imam Abdul Rauf dan Terry Jones
Ya Allah, setan jenis apakah yang meracuni pikiran mereka sampai mereka berani menentang-Mu? Mereka sepertinya ingin merasakan penderitaan pasukan Abrahah yang dihujani kerikil dari neraka oleh Allah karena ingin menghancurkan ka’bah. Sekarang versi yang lebih modern, pembakaran kitab suci Al Quran, kitab yang turun pada bulan Ramadhan. Ketika bulan Ramadhan 1431H berakhir, orang kafir Amerika ingin membakarnya. Namun, Allah telah berjanji bahwa Dia akan melindungi Al Quran sampai hari kiamat. Dan ternyata benar. Sungguh berita gembira, Jones membatalkan aksinya! Serta, tak ada kesepakatan antara Jones dan Imam Abdul Rauf tentang proyek pembangunan pusat Islam. Jadi, pembangunan pusat Islam tak akan pindah. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.

Namun, umat Islam sedunia belum bisa tersenyum sepenuhnya. Ada lagi kelompok lain yang lebih ekstrem, menyobek beberapa lembar Al Quran di depan Gedung Putih! Hanya ada 6 orang yang ikut dalam demonstrasi itu, namun mereka sangat radikal dalam memerangi Islam. Mereka tidak suka ayat Al Quran yang ingin memerangi Yahudi dan Nasrani. Mereka sebenarnya hanya salah paham terhadap Al Quran dan hanya ingin mencari sensasi. Tak ada yang menduga memang, akan ada serangan terhadap Islam dalam bentuk selain pembakaran Al Quran. Ya, kita telah kecolongan. Tidak ada yang mencegah mereka, polisi yang menjaga saja hanya mengawasi jika terjadi kerusuhan.

Sungguh itu suatu tindakan yang tidak beradab. Tindakan mereka justru membuat Amerika Serikat semakin buruk di mata dunia. Mungkin mereka sok benar. Mereka pintar memainkan  emosi para korban tragedi 9/11 agar memusuhi Islam. Dengan aksi pembakaran dan penyobekan Al Quran itu, akan membuat dunia terbuka dan memandang Islam adalah agama teroris. Tapi lihatlah, yang mereka lakukan itu justru membuat mereka sendiri dibenci dunia. Hal ini sesuai dengan yang terdapat dalam Surat Baqarah 11-12:
Dan bila dikatakan kepada mereka: “Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi,” mereka menjawab: “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan”. Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar

Bayangkan! Amerika Serikat, negara yang menjadi kiblat demokrasi dan penghargaan penuh terhadap Hak Asasi Manusia (HAM), tidak dapat melindungi HAM kaum muslim di sana. Amerika Serikat, negara yang sangat menjujung tinggi toleransi antarumat beragama. Dove World Outreach Center adalah representasi dari kelompok yang menentang perbedaan dalam agama. Mereka hanya men-generalisasi keburukan dari Islam, padahal dalam Islam tidak pernah diajarkan tentang keburukan. Mereka menganggap bahwa semua orang Islam adalah teroris, padahal tidak demikian. Islam adalah agama yang cinta damai, menjaga penuh hubungan antarumat beragama. Namun, ketika Islam dinodai, wajib bagi umat muslim untuk terus membelanya hingga titik darah terakhir.
“Sesungguhnya semua muslim itu bersaudara”, demikian sabda Rasulullah SAW. Ketika kaum muslim di AS berteriak, reaksi kaum muslim di seluruh dunia pun hadir.

Al Quran adalah kitab yang maha sempurna karena menyempurnakan kitab-kitab yang telah diturunkan oleh Allah sebelumnya. Seperti asas perundang-undangan: “Lex posteriori derogat legi priori” (Undang-undang yang baru mengalahkan undang-undang yang lama). Maka, sejatinya, kita harus percaya kepada isi Al Quran. Juga, tetap harus percaya pada kitab-kitab sebelumnya, Zabur, Taurat, dan Injil. Namun, yang wajib kita laksanakan adalah perintah dari Al Quran, sebagai konsekuensi dari membaca dua kalimat syahadat. Jika mengakui Muhammad sebagai rasul Allah, kita wajib mengimani Al Quran, kitab yang diwahyukan oleh Allah kepada Nabi Muhammad SAW. Kita juga wajib menjaganya, jangan sampai ada oknum tertentu yang menodainya.

Menanggapi aksi penghinaan terhadap Al Quran di Amerika itu, wajib bagi kita untuk mengecamnya. Namun, cukup dari sini saja, tidak perlu terbang ke Amerika untuk menghalau aksi mereka. Saat ini pun bisa kita lakukan, yaitu dengan berdoa kepada Allah agar mereka menyadari bahwa tindakan mereka salah dan jika benar terjadi, semoga Allah memberi mereka hukuman. Yakinlah, Allah telah berjanji bahwa Dia akan melindungi Al Quran sampai hari kiamat. Namun, kelompok radikal seperti mereka sangat sulit untuk dinasihati. Biarlah Allah saja yang menghakimi mereka. Manusia vs Allah SWT????? Berani??? Wallahu’alam bissawab.
http://cipukoya.blogspot.com/2010/09/pembakaran-al-quran-sebuah-tindakan.html
20.27 | 0 komentar | Read More

Sebuah Sisi Lain: 10 Poin Analisis tentang Kisah Nenek Pencuri Singkong

Beberapa hari yang lalu, saya dikirimi artikel oleh teman, yang isinya tentang jalannya persidangan kasus seorang nenek yang dituduh mencuri singkong. Artikel ini pertama kali diunggah oleh Polres Sidoarjo dalam akun Facebook, kemudian menyebar ke situs-situs lain seperti kaskus dan blog-blog pribadi masyarakat. Demikian artikelnya:

Kasus tahun 2011 lalu di Kab. Prabumulih, Lampung (kisah nyata),…… diruang sidang pengadilan, hakim Marzuki duduk tercenung menyimak tuntutan jaksa PU thdp seorg nenek yg dituduh mencuri singkong, nenek itu berdalih bahwa hidupnya miskin, anak lelakinya sakit, cucunya lapar,…. namun manajer PT Andalas kertas (Bakrie grup) tetap pada tuntutannya, agar menjd contoh bg warga lainnya.
Hakim Marzuki menghela nafas., dia memutus diluar tuntutan jaksa PU, ‘maafkan saya’, ktnya sambil memandang nenek itu,. ’saya tak dpt membuat pengecualian hukum, hukum tetap hukum, jd anda hrs dihukum. saya mendenda anda 1jt rupiah dan jika anda tdk mampu bayar maka anda hrs msk penjara 2,5 tahun, spt tuntutan jaksa PU’.
Nenek itu tertunduk lesu, hatinya remuk redam, smtr hakim Marzuki mencopot topi toganya, membuka dompetnya kemudian mengambil & memasukkan uang 1jt rupiah ke topi toganya serta berkata kpd hadirin.
‘Saya atas nama pengadilan, jg menjatuhkan denda kpd tiap org yg hadir diruang sidang ini sebesar 50rb rupiah, sebab menetap dikota ini, yg membiarkan seseorg kelaparan sampai hrs mencuri utk memberi mkn cucunya, sdr panitera, tolong kumpulkan dendanya dalam topi toga saya ini lalu berikan semua hasilnya kpd terdakwa.”
Sampai palu diketuk dan hakim marzuki meninggaikan ruang sidang, nenek itupun pergi dgn mengantongi uang 3,5jt rupiah, termsk uang 50rb yg dibayarkan oleh manajer PT Andalas kertas yg tersipu malu krn telah menuntutnya. Sungguh sayang kisahnya luput dari pers. Kisah ini sungguh menarik sekiranya ada teman yg bisa mendapatkan dokumentasi kisah ini bisa di share di media tuk jadi contoh hakim berhati mulia.
Dalam tautan link yang dikirim lewat FB, sudah banyak komentar mengenai kasus tersebut. Namun, sebagian besar komentator bukan orang hukum, sehingga tidak menganalisisnya dari sudut pandang hukum positif. Namun, saya sebagai mahasiswa hukum, tidak gampang percaya dengan kasus tersebut. Hal-hal yang membuat saya heran adalah:
1.   1.  Bahasa yang digunakan dalam artikel tersebut bukan bahasa hukum. “saya atas nama pengadilan”. Majelis hakim itu terdiri dari 3 orang, jadi tidak boleh memutus menggunakan kata “saya”.
2.  2.  Proses beracaranya ngawur, tidak berdasar pada hukum acara pidana. Dalam sidang pada hari yang sama, setelah penuntut umum membacakan requisitor, hakim langsung memutus. Padahal, untuk memutuskan suatu perkara, majelis hakim membutuhkan waktu paling tidak 7 hari untuk bermusyawarah, sehingga banyak pertimbangan-pertimbangan yang harus diperhatikan hakim supaya putusannya adil.
3.  3.  Apakah nenek tersebut selaku terdakwa, tidak didampingi penasihat hukum? Biasanya, terdakwa yang kurang mampu didampingi oleh penasihat hukum, meskipun tidak ada kewajiban. Yang berkewajiban untuk didampingi penasihat hukum adalah terdakwa yang melakukan tindak pidana yang ancaman hukumannya lebih dari 5 tahun. Jika terdakwa tidak mampu membayar advokat, pejabat yang bersangkutan pada semua tingkat pemeriksaan dalam proses peradilan wajib menunjuk penasihat hukum, yang memberikan bantuan hukumnya secara cuma-cuma. Hal ini penting dalam hal pembelaan. Sebab, terdakwa yang sama sekali tidak mengerti hukum rentan terlanggar hak-haknya.
4. 4.  Putusan akhir kasus tersebut tidak berdasarkan KUHP dan KUHAP. Sesuai Pasal 197 KUHAP, surat putusan pemidanaan harus memuat:
a.   a. Kepala putusan yang dituliskan berbunyi: “DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA”, bukan “saya atas nama pengadilan”
b.   b. Nama lengkap, tempat lahir, umur atau tanggal lahir, jenis kelamin, kebangsaan, tempat tinggal, agama, dan pekerjaan terdakwa.
           c.  Dakwaan, sebagaimana terdapat dalam surat dakwaan
   d. Pertimbangan yang disusun secara ringkas mengenai fakta dan keadaan beserta alat pembuktian yang diperoleh dari pemeriksaan di sidang yang menjadi dasar penentuan kesalahan terdakwa
      e.  Tuntutan pidana, sebagaimana terdapat surat tuntutan.
     f.  Pasal peraturan perundang-undangan yang menjadi dasar pemidanaan atau tindakan dan pasal peraturan perundang-undangan yang menjadi dasar hukum dari putusan, disertai keadaan yang memberatkan dan yang meringankan terdakwa.
      g.   Hari dan tanggal diadakannya musyawarah majelis hakim kecuali perkara diperiksa oleh hakim tunggal.
    h.  Pernyataan kesalahan terdakwa, pernyataan telah terpenuhi semua unsur dalam rumusan tindak pidana disertai dengan kualifikasinya dan pemidanaan atau tindakan yang dijatuhkan.
    i.   Ketentuan kepada siapa biaya perkara dibebankan dengan menyebutkan jumlahnya yang pasti dan ketentuan mengenai barang bukti
      j.        Keterangan bahwa seluruh surat ternyata palsu atau keterangan di mana letak kepalsuan itu, jika terdapat surat otentik dianggap palsu.
      k.       Perintah supaya terdakwa ditahan atau tetap dalam tahanan atau dibebaskan.
      l.         Hari dan tanggal putusan, nama penuntut umum, nama hakim yang memutus dan nama panitera.
   Jika ketentuan tersebut tidak dipenuhi, akibatnya putusan BATAL DEMI HUKUM, artinya, putusan dianggap tidak pernah ada.
5.  5.  Yang aneh lagi, si hakim memutus "saya mendenda anda 1jt rupiah dan jika anda tdk mampu bayar maka anda hrs masuk penjara 2,5 tahun, spt tuntutan jaksa PU". Ini sangat melenceng dari KUHP. Bahasa yang digunakan pun bukan bahasa hukum yang biasa digunakan oleh hakim. Di Pasal 30 KUHP, jika denda tidak dibayar, diganti dengan kurungan. Lamanya kurungan pengganti paling sedikit adalah satu hari dan paling lama enam bulan. Jika ada pemberatan, paling lama delapan bulan. Dalam kasus tersebut, jelas tidak ada pemberatan, maka paling lama hanya akan mendapat pidana kurungan pengganti denda selama enam bulan. Dalam penjatuhan pidana pada perkara pidana umum, terdakwa hanya dapat dijatuhi satu pidana pokok. Ini pun harus ditegaskan, dijatuhi dengan pidana pokok yang mana (pidana mati, penjara, kurungan, denda), tidak ada alternatif atau memilih hukuman. Perkara yang dijatuhi dua jenis pidana pokok sekaligus hanya dapat diterapkan dalam perkara pidana khusus, misalnya korupsi, pencucian uang, atau narkotika. 
6.  6. Setelah putusan dibacakan oleh hakim, hakim pasti bertanya kepada terdakwa dan penuntut umum apakah terhadap putusan tersebut akan diajukan banding. Sebab, jika dalam 7 hari tidak ada upaya hukum, putusan langsung berkekuatan hukum tetap (in kracht) sehingga langsung bisa dieksekusi. Namun, dalam artikel tersebut, pidana denda langsung dieksekusi padahal putusan belum in kracht. Bahkan, hakim langsung menawarkan alternatif jika denda 1 juta rupiah tidak dibayarkan, harus masuk penjara. Eksekusi atas pidana denda tidak serta-merta langsung bisa diganti dengan pidana kurungan (bedakan pidana kurungan dan penjara). Yang benar menurut Pasal 273 KUHAP, kepada terpidana diberikan jangka waktu satu bulan untuk membayar denda tersebut. Jika terdapat alasan kuat denda belum dibayar juga, jangka waktu dapat diperpanjang lagi paling lama satu bulan. Setelah itu, jika tidak mampu membayar denda juga, pidana kurungan pengganti denda dapat dijatuhkan.
7. 7.  Si hakim juga mendenda setiap orang yang hadir dalam persidangan itu sebesar 50 ribu rupiah. Memang hadirin sidang salah apa? Sebagai orang hukum, kita harus berpegang pada asas “Geen Straft Zonder Schuld”, tiada pidana tanpa kesalahan. Adanya kesalahan pun harus dibuktikan dalam persidangan, baru pidana denda atau pidana pokok lain dapat dijatuhkan. Hakim mendenda hadirin sidang tanpa aturan hukum yang jelas. Ini sama saja seperti pungutan liar. Dalam UU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang. Inilah yang disebut pajak. Jika tidak tertulis dalam Undang-Undang, namanya iuran dan pungutan liar. Bedanya,  iuran dibayarkan secara sukarela tanpa ada unsur pemaksa dari pihak manapun, sedangkan pungutan liar bersifat memaksa dan tidak diatur dalam undang-undang. Jadi, jika si hakim mendenda hadirin sidang sebesar 50 ribu rupiah, berarti pungutan liar, karena sifatnya memaksa dan tidak ada undang-undang yang mengatur bahwa jika seseorang menetap di kota tersebut dan membiarkan seseorang kelaparan sampai harus mencuri untuk memberi makan cucunya, merupakan perbuatan pidana. Ingat asas legalitas dalam Pasal 1 ayat (1) KUHP: “tiada suatu perbuatan dapat dipidana kecuali atas kekuatan aturan pidana dalam perundang-undangan yang telah ada, sebelum perbuatan dilakukan.”
8.  8.  Hakim tidak memakai topi toga. Hakim hanya memakai jubah merah hitam. Saya rasa, penulis artikel ini tidak pernah menonton sidang.
9. 9.  Penanganan kasus yang digambarkan dalam artikel tersebut bukan merupakan terobosan hukum. Sebab, terobosan hukum hanya bisa dilakukan jika kebutuhan akan keadilan sudah sangat mendesak tetapi belum ada aturan yang mengatur mekanismenya. Misalnya, terobosan hukum dalam Citizen Law Suit untuk kasus Nunukan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Cara-cara yang dilakukan oleh hakim Marzuki bukan berarti mengambil asas diskresi, yaitu bertindak di luar aturan hukum tertulis demi tercapainya keadilan, tetapi pelanggaran atas aturan hukum tertulis itu sendiri. Tentu, dampaknya akan kontraproduktif dengan tujuan kepastian hukum yang adil. Aturan tentang proses beracara di pengadilan sudah ditentukan dalam KUHAP. Ingat, Indonesia menganut sistem hukum civil law, yaitu sumber hukum utamanya adalah peraturan perundang-undangan / peraturan tertulis.
1010. Untuk hal-hal mengganjal di luar bidang hukum, saya juga menemukannya. Prabumulih itu letaknya di Sumatera Selatan, bukan Lampung. Selain itu, tidak ada media yang meliputnya.
Kesimpulan: saya menyatakan bahwa artikel ini HOAX dan penulis artikel bukan orang hukum.
Demikian analisis saya mengenai artikel yang menghebohkan itu. Semoga mencerahkan. Terlepas dari benar atau tidaknya artikel tersebut, kita bisa mengambil hikmahnya. Ini adalah tamparan bagi para penegak hukum, yang hanya mengedepankan kepastian hukum tanpa memperhatikan keadilan dan kemanfaatan. Semoga kondisi hukum lebih baik. Bangunlah, mahasiswa hukum yang sedang merintis ilmu hukum! Hukum harus segera disembuhkan!
cipukoya.blogspot.com/2012/03/10-poin-analisis-tentang-kisah-nenek.html
20.24 | 0 komentar | Read More

Inilah Sinopsis Lengkap Shakuntala

Pada ingin tau sama serial Shakuntala yang iklannya di ANTV sangat membuat penasaran itu. Berikut cerita sinopsis lengkap Shauntala.
Shakuntala utu2
Shakuntala lahir dari Sage Vishwamitra dan bidadari Menaka. Menaka datang atas perintah Raja Surga,Indra, untuk mengalihkan perhatian Vishwamitra dari meditasinya. Menaka berhasil menggoda Vishwamitra, dari hubungan mereka itu lahirlah seorang putri.
Vishwamitra tidak terima dan marah, karena semua semedinya sebagai kebajikan
orang suci yang telah dijalani selama bertahun-tahun, menjadi sia-sia belaka hanya karena mengikuti nafsu sesaat. Ia memilih menjauh dari Menaka dan anak yang telah dilahirkannya, untuk kembali melanjutkan semedinya.
Menaka juga harus kembali ke surga dan ia tidak bisa membawa anaknya serta, maka dia meninggalkan putrinya itu di hutan. Anak yang baru lahir itu kemudian ditemukan oleh Resi Kanva. Resi melihat bayi itu sedang dikelilingi oleh burung Shakunta. Makanya bayi perempuan itu ia beri nama Shakuntala, kemudian mengangkatnya menjadi anaknya.
Shakuntala dan Raja Dushyant
Raja Dushyant bertemu Shakuntala pertamakali saat sedang berburu bersama pasukannya di hutan. Ia mengejar rusa jantan yang terluka oleh senjatanya jauh kedalam hutan. Di dalam hutan itulah ia melihat Shakuntala. Keduanya saling jatuh cinta, kemudian menikah menurut pernikahan Gandharva. Ia juga memberikan cincin pernikahan kepada Shakuntala, dan meminta Shakuntala untuk menjaganya.
Walau dimabuk cinta, Raja Dushyant tidak bisa begitu saja melepaskan tanggung jawabnya sebagai raja. Ia kembali ke kerajaannya dan berjanji untuk menjemput dan membawa Shakuntala secepatnya.
Shakuntala yang ditinggalkan sesaat setelah menjadi pengantin baru, menghabiskan waktunya dengan melamunkan suaminya itu. Ia melamun sepanjang hari dan kurang peduli dengan sekitarnya.
Suatu hari, seorang resi yang kuat, Durvasa, datang berkunjung. Shakuntala yang sedang tenggelam dalam pikirannya tentang Raja Dushyant tidak menyambut resi itu dengan baik. Resi Durvasa murka melihat ketidak sopanan Shakuntala. Ia kemudian mengutuk Shakuntala, “Orang yang diimpikan Shakuntala akan melupakannya dan tidak akan ingat sama sekali kepadanya”.
http://dizaz.me/2015/01/19/cerita-sinopsis-lengkap-shakuntala/
20.15 | 0 komentar | Read More

Kisah Nyata Tentang Teman Dekat: Kamu cinta aku atau barangku?

Written By Situs Baginda Ery ( New ) on Jumat, 20 Februari 2015 | 16.42

tidak ada maksud untuk membeberkan aib orang lain, tulisan ini tidak lebih untuk memberikan kita pelajaran yang tidak diajarkan di bangku sekolah atau kuliah. Nama ‘guru’ kita ini sengaja disamarkan untuk menjaga nama baik keduanya. Semoga cerita ini mampu mengajari atau bahkan menyadarkan kita serta memberikan kita petunjuk hidup.  Bagaimanapun Experience is the best teacher…

http://4.bp.blogspot.com/-Z1sI0M2vX8I/UEH6PxldcAI/AAAAAAAAAGE/3e8s2fN-Br4/s1600/orkut_broken_heart_quotes_scraps13.jpg 
The story begins, Temenku bunga sudah pacaran sama si abang kurang lebih empat tahun. Seperti halnya remaja yang lagi kasmaran, pada awalnya hubungan mereka biasa aja, namun  semakin hari semakin deket. Dari awalnya yang gak biasa pegangan tangan, jadi biasa. Dari awalnya cium kening, jadi cium bibir. Dari pegang tangan, sampai jadinya  pegang tet** (oups), and finally they started to  ML dalam kurun waktu kurang dari satu tahun dari hubungan mereka.
Menurut pengakuan bunga, pada awalnya dia tidak mengira akan di colokin benda tumpul milik si abang pada malam pesta taun baru. Sungguh trik lama, mulai dari cium-ciuman basah… truz raba2an… dan pada tahap ini si bunga serasa dihipnotis… sampai akhirnya tersadar ada rasa dingin dari sebuah benda yang  di kemaluannya…  oh gosh! Ternyata hilang sudah keperawannanya.
Bukannya minta maap sama si Bunga, si abang malah balik bertanya, “koq gak ada darahnya? Km dah pernah ML sebelumnya ya?”  anjr** neh cow!!! Si bunga dengan nyesalnya balik bertanya, “koq abang tega ngelakuin ini smua?” eh si cow pake acara ngeles lagi dan berkata, “Aku pernah trauma sama cew ku yang lama karena ditinggalin, dan aku gak mau kehilangan kamu.. makanya kulakuin ini.” Enewei, apapun alasannya, pokoknya mereka berdua dah mempertaruhkan masa depan.
Hari berganti hari, bulan berganti bulan… rupanya si abang kembali ‘kangen’ ma si bunga… dia kembali request untuk gituan. Karena bodoh saking cintanya, dia kembali memberikan ‘jatah’ si abang. Hal ini berlangsung untuk kesekian kali…  padahal pada saat itu si bunga masih duduk di bangku SMA. Dan menurut penuturan si bunga, after the unforgettable new year party itu,,… dia merasa gak tenang dan terpikir tuk tidak melakukan itu lagi. Namun rayuan  maut si abang dan sex diplomacy nya… akhirnya si bunga luluh juga… dan kembali terjadi pertumpahan man*…. Dua, tiga, dan kesekian kalinya hal itu terjadi.
Bunga sempat complain kepada si abang, “kok kaku ngajak gitu terus, emang kamu cinta sama aku ato sama ‘barang’ aku?”… eh si abang malah marah dan berkata, “jangan ngomong kurang ajar gitu dong?? Emang kamu anggap aku  apa?? Sampah????”, bunga menjawab ketus, “habisnya sering minta gituan, padahal kamu tau aku gak tenang melakukannya!”. Ajakan si abang memang sering, tak ayal itu sering memicu pertengkaran mereka karena si bunga menolak.



Kematian si Gadis – teguran Illahi
Si abang mempunyai adik cew, sebut saja gadis. Sebelum dia meninggal, dia sempat putus sama pacarnya. Si bunga bertanya kenapa mereka bubaran, si gadis menjawab bahwa cowoknya pernah ngajak ML namun dia menolak makanya mereka bubar karena cownya tidak bisa menghargai keputusan itu. Keputusan yang bagus!!!!
Allah memang Maha Memiliki, dia berhak untuk memanggil umatnya untuk meninggalkan dunia fana ini. Hal ini terjadi ke bunga, dia meninggal karena tabrakan.

Dengan kejadian itu Bunga semakin sadar atas dosa yang diperbuat, dan berniat tuk tobat. Namun ketika hal ini di sampaikan ke abang, dia selalu marah dan tetap punya jutaan rayuan untuk meminta jatahnya, padahal si bunga dah menjelaskan rasa penyesalan serta ketakutannya akan kematian jika masih ‘mendepositokan’ dosa zinahnya dan dihadapkan pada kematian.
Kematian si gadis tidak mampu menyadarkan si Abang, dia tetap kekeuh merayu si bunga  untuk ML lagi, and again si bunga kembali luluh. Rayuan si abang memang ampuh, dia sempat bilang ke bunga bahwa seharusnya bunga gak usah takut, karena dia udah ngganggap dia sebagai istri, dan harusnya dia bersyukur klo dia masih minta ke bunga daripada ngelakuin ma orang lain. Dia bilang, banyak ajakan Ml dari cew2, namun dia merasa  jijik, dan lebih memilih untuk ngelakuin sama pacarnya. So shi*…..
Si bunga bilang, terakhir mereka ML sebelum Ramadhan… ternyata berkah ramadhan mampu menjernihkan hati dan pikiran bunga. Niat bunga untuk TIDAK ML lagi pun sudah bulat, bahkan dia sudah pasrah jika harus kehilangan abang jika si abang tidak bisa menerima keputusannya. Namun sebaliknya, berkah ramadhan sama sekali tidak bisa menyentuh si Abang. Dia sempat ngajak bunga gituan lagi…, namun tekad bunga sudah bulat. Dia menjelaskan klo memang si abang cinta ke dia, si abang harus siap pacaran murni, kecuali si abang hanya cinta sama ‘barangnya’ aja.
Namun apa tanggappan si abang? Begini kutipan sms nya:
“makasih ya ***.. km mmg tidak bs nrima abg lg kayak dulu. Kputusan km sgt memberatkn abg, krn abg dr dlu udh ngangap kmu  sbg istri abg smpe sekarang. Abg bner2 gak nyangka smua ini akan terjadi dalam sekejap. Sekian tahun membina perjalanan hubungan ini hancur gara2 keputusan km.  padahal perjalanan ini sudah hampir selesai dengan kata2 yang sakral. Tapi apa yg kamu lakukan sm abang???  Km hancurkan semuanya ***!! Km benar2 ingin mengambil hal2 yang indah bagi abang sama kamu! Dengan segenap cinta yg abg miliki, abg akan memenuhi janji abg sama km nant, itupun kl km masih nrima abg!”

What the H*** it’s telling about????
Yeah, saat dikonfirmasi si abg gak berkata banyak, membiarkan bunga menarik kesimpulan sendiri. Ya! Meraka putus!. Namun bunga tidak bisa mengembalikan keperawanannya. Well, apapun itu, two thumbs up buat bunga… it was hard decision for her…  Klo mo tobat memang ada yang harus dikorbankan. Sekarang dia hanya ingin mendekatkan diri kepada sang pencipta, dan ingin menyelesaikan studiny yang baru dimulai tahun lalu. She’s not bad girl, but She was!

Jadi teringat janji Al-Qur’an tapi ayat apa yah  (Agus help me pliz…) pokoknya yang mengatakan bahwa laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik, dan laki2 yang buruk untuk perempuan yang buruk pula, begitu pula sebaliknya.
Menurut ane, baik-buruknya orang tidak tergantung dengan masa lalunya. Meskipun dia dulu preman ato pelacur, tapi klo dia udah tobat dan meninggalkan kebiasaan buruknya dulu… dan sekarang menjadi orang  baik.. yah mereka orang baik! Ketimbang dulunya anak pondok, hafal kitab namun melakukan hal2 yang dilarang agama… ini tentunya jauh lebih buruk.

OK! , akhir kata semoga sodara kita bunga diberi ketabahan… dan nanti kalau sudah tiba saat yang tepat dapat menemukan kembali cintanya yang halal.

Betewe, seandainya kalian jadi cow… siapkan kalian menerima keadaan si bunga sebagai pendamping  hidup?????      

http://freddyfernandes.page.tl/Kamu-cinta-aku-atau-barangku-f--_-sebuah-kisah-nyata-temen-deket.htm
16.42 | 0 komentar | Read More

Artikel Menarik: Perempuan dalam Gelas

Hujan mengguyur malam, tak ada bunyi, kecuali dentingan air mata langit yang masih setia memandikan bunga-bunga malang, tak berpagar, ini cerita Bunga. Tumbuh sendiri berteman dengan blukar. Semakin deras, tak henti-hentinya menaburi tetesan di sekujur tubuhnya. Ia tegak menawan segala hal yang disebutnya badai. Mengokohkan dirinya dalam pelukan musim. Semakin menarik, kumbang berdatangan tak mengenal waktu. Ada yang lupa pulang, menikmati.
Ia berlari-lari sambil berteriak-teriak, sesekali menawari senyum bagi langit. “Ini berkah, saya mencicipi sajianMu,” begitu batinnya bergumam. Hujan belum jua berhenti, rindu Bunga pada sang kekasih semakin dalam. Ia menangis tersedu-sedu diantara rintik air hujan. Tubuhnya kuyub, sepertinya kedinginan. Tak ada kemesraan disetiap pelukan kumbang lain, selalu saja tersiksa karena harapan selalu berbuah sia-sia. Kembang manis itu belum berdiri dari luka lamanya.
Hari-hari berganti hingga hitungan tahun, Bunga masih sendiri. Siang berteman dengan sepi, malam meniduri sunyi. Ia terperangkap rasa, seringkali menahan dengan air mata. Sang kumbang terbang jauh, entah kapan balik menemui kembang yang setia memoles tubuhnya. Ia hanya yakin, dia akan datang, dalam waktu yang berbaris dengan senyum, kelak membawa keindahan. Dan tak akan pergi lagi.
Bunga tak butuh etalase. Baginya, ia adalah hiasan yang tak terbeli. Ia mengaku selalu menjumpai wajah-wajah kekasihnya dalam muramnya. Ruang berjeruji, langkahnya mati tepat di ujung bibir kekasihnya. Ironis, deritanya melabeli. Risau sekali, tak pernah berhenti gelisah.
Berulang kali ia mekar, ilalang di sekitarnya semakin liar. Aroma kekasihnya semakin dekat, namun bayanganpun tak pernah lewat. Bunga terus gelisah, menepi di tepian selokan. Ia semakin resah, jangan-jangan sang Kumbang berkhianat, menabur kemesraan di taman lain.
Ketika sore tiba, Bunga menanti isyarat lewat tanda-tanda senja. Dan ketika malam merenggut jingganya dari senja, luka kembali lalulalang. Begitu perih nasibnya, kenapa asa yang ditanamnya belum berakar. Sampai kapan ia menunggu.
Musim hujan telah pergi, di langit malam selalu ada bulan. Ia memimpikan ketukan pintu lalu datanglah sang Kembang dengan sapaan. Sungguh, berdansa di riak-riak air pada pesta sederhana dengan hiasan kecupan berkali-kali begitu dia idam-idamkan. Malam sebentar lagi memanggil pagi. Ia masih saja dalam khayalnya, tiba-tiba ia sadar, pintu bergoyang sepertinya ada tamu. Ia begitu riang,dari kamar. Ia sudah menduga kekasihnya akan datang di kelopak terakhir, dimana lukanya tak lagi bisa berkembang.
Tak henti-hentinya, ia menampar-nampar pipinya. Ia begitu bahagia, sebab ia percaya dibalik pintu yang terketuk, ada wajahnya kekasihnya menggenggam mawar harum yang akan dipersembahkan untuknya. Tiga langkah lagi, kunci pintu ia buka. Ia memasang ceria, dan membalas salam dari suara luar.
Ilustrasi (Foto :Int)
Ia membuka pintu, lelaki berkain putih senyum di depannya. “Kekasihku…aku rindu,” kata itu keluar dari mulutnya. Ketika ia ingin mendekapkan diri, lelaki itu hilang. Lelaki itu, pergi entah kemana. Hanya ada darah berceceran di sekitar pintu. Ia histeris, ia menyakini bahwa ini tanda-tanda kekasihnya mati tertikam rindunya. Bau tanah menyeruak di sekelilingnya. Sari dari Bunga itu telah tercabut. Kekasihnya telah tiada. Dalam rantaunya, sang Kumbang tak mampu melunasi janjinya untuk datang kembali. Perempuan itu, kembali menangis keras, satu persatu kelopaknya berjatuhan. Rumput-rumput liar melilitnya, hingga kematian juga menjemputnya. Cintanya abadi….
***Asri Ismail
http://fiksi.kompasiana.com/cermin/2015/02/19/perempuan-dalam-gelas-707661.html
16.39 | 0 komentar | Read More

Kisah Nyata: ANAK KU ADALAH MADU KU

https://tetesanembuun.files.wordpress.com/2012/11/7690-merenung.jpg
ANAK KU ADALAH MADU KU (kisah nyata)

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Panggil saja aku nur, aku menikah dengan duda yang jauh lebih tua dengan diriku dan mempunyai 1 anak cewek yang beda 7 tahun dari diriku bernama maya,
Aku sangat sayang sama maya, karena ku anggap dia anak Piatu, apa pun yang di lakukan tak pernah sekalipun aku melarang atau memarahi nya, tp karena sering aku manja maya menjadi gadis yang liar dan susah di atur, di saat maya berumur 21 tahun dan aku 28 tahun, kejadian yang tak kami inginkan telah terjadi, suamiku meninggal karena serangan Jantung, aku begitu terpukul.
Setelah kematian ayahnya, maya semakin menjadi Gadis liar dan nakal dia sudah tidak pernah lgi menggap aku sebagai ibunya lagi, hingga di tahun ke dua kepergian suamiku, maya pun menikah dan tinggal ikut suaminya di luar jawa.




dan aku pun menikah dengan lelaki duda tanpa anak.
4 tahun pernikahan kami, tiba tiba maya datang ke rumah kami mengabarkan kalau dia sudah bercerai dengan suami dan ingin mencari kos2an di kota kami,
krn aku begitu sayang sama dia aku halangi dia berniat demikian, aku suruh maya tinggal bersama aku dan suamiku.

5 tahun pernikahan kami, tanda-tanda kehamilan tak pernah kami dapati, aku sudah periksa ke dokter tap dokter mengatakan kandunganku sehat, tp sayang suamiku tak pernah mau periksa ke dokter..
Hingga kabar mengejutkan itu pun akhirnya aku dengar, Maya hamil karena suamiku, sungguh aku tak percaya dengan apa yang terjadi tp ini benar2 telah terjadi, ku lihat wajah maya tanpa beban dosa sedikitpun, tidak demikian dengan suamiku dia berkal-kali meminta maaf terhadap ku dan memohon jangan pernah tinggalkan dia,
Pernikahan itu pun di gelar, Aku hanya bisa diam di kamar dan meratapi ini semua, air mata ini jatuh tampa henti, ingin aku pergi dan meninggalkan suamiku, tp melihat penyesalan suamiku yang begitu dalam dan tak sanggup kehilangan aku, itu yang menjadi piikiranku.
“jika mama pergi meninggalkan papa, lebih baik papa tak menikahi maya, karena cinta ini hanya milik mama, kami melakukan itu hanya sekali di saat papa pulang dalam keadaan mabuk, pada waktu mama pulang ke rumah Ibu dulu, maaf in papa ma sungguh maaf in papa, lebih baik kehilangan segalanya, dri pada kehiilangan mama..” kata suamiku.
Hati ini menangis pilu hati bagikan di tusuk tombak yang amat tajam dengan kejadian ini, tapi lagi lagi hatiku kecilku pun menuntut aku menjadi seorang yang IKHLAS,,
Di saat malam pertama mereka, ku lihat maya memeluk mesra suamiku di depanku. mencium dan memeluk suami ku di depanku hati ini bagaikan mati karena sakit hati yang aku alami.
Setelah sekian bulan perut maya semakin membesar, suamiku sudah tak pernah menjamahku sama sekali, karena maya akan marah besar jika melihat suamiku mendekatiku,,
Air mata ini sudah kering, jiwa ini sudah tenang, karena hanya keikhlasan yang bisa membuat aku bertahan sampi saat saat ini.
Sepulang dari pengajian ku dapati rumah kami sepi, tetangga mengatakan kalau maya dan suami lagi pergi ke Pasar malam untuk jalan2, tiba2 tlp rumah berdering dan ternyata polisi mengabarkan suami dan maya kecelekaan di tubruk mobil dari belakang, tangan dan kaki ini lemas seketika, dengan tergesa gesa aku bergegas ke rumah sakit,
maya luka parah kakinya harus di amputasi dan bayi dalam kandungan nya harus segera di ambil walapun masih berumur 8 bulan.
karena kekurangan darah, ku sumbangkan darah ini untuknya, dalam do'aku semoga anakku maya baik2 saja, sedangkan suamiku hanya luka memar di beberapa bagian badan saja,
“Maafkan aku ibu” ucapan yang telah lama tak pernah aku dengar dari maya, aku begitu terharu pada akhirnya anaku memanggil ibu walaupun bukan darah dagingku,
dia katakan dia tak mau menjalani oprasi pemotongan ke dua kakinya, dia hanya pesan:
“bu, belum sekalipun aku membahagiakan mu, ini semua teguran dari Tuhan untuku, Maafkan aku, sebelum kepergianku, ku ingin minta tolong sekali lagi, titip anakku sayangi dia seperti kau menyayangiku bu, dia bukan anak Suami ibu, dia anak lelaki yang tak pernah jelas keberadaanya, aku mengenal dia di BAR, setelah mengetahui aku hamil dia menghilang dan terpaksa aku mengaku ini anak suami ibu, sekali lagi maaf bu..” dan tangan maya pun lemas dan dingin, secepatnya para dokter pun melakukan oprasi pengangkatan bayi, setelah bayi itu lahir maya pun telah berpulang ke pangkuan Sang Khalik, innalillahi a inna illahi rroki'uun...
kini bayi laki-laki berwajah bule itu pun ku gendong, suamiku pun baru tau, kalau bayi itu bukan darah dagingya,
Kini kami pun hidup bertiga, kami pun bahagia menyangi dan merawat bayi laki2 yang lucu itu seperti darah daging kami sendiri. Karena kami tidak akan mempunyai kesempatan mempunyai anak, Karena suami yang di nyatakan Mandul oleh sang dokter.
~TAMAT~
NIB : KITA TIDAK AKAN PERNAH TAHU KEBAHAGIAAN ITU KAPAN AKAN DATANG, JIKA HATI IKHLAS, ITU-LAH YANG MEMBUAT HIDUP KITA TENANG DAN TENTRAM..
*Tapi jujur saja menjadi seorang yang ikhlas, sungguh aku sendiri tak sanggup...
https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=449352571828111&id=421390631290972
16.37 | 0 komentar | Read More

YANG TERBARU DARI BAGINDAERY

ARTIKEL PILIHAN

BACA JUGA

DAFTAR LENGKAP ARTIKEL BLOG BAGINDAERY

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...