ARTIKEL PILIHAN

GOOGLE TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

ARTIKEL PILIHAN

HATI HATI ! Artikel HOAX yang Tampak Islami

Written By Situs Baginda Ery (New) on Kamis, 28 Maret 2013 | 21.57

http://www.mypangandaran.com/dirmember/00001/wong/blog/55-puisi-pendek-:-di-balik-topeng-setan-berkuasa-396.jpg
Tips untuk mendeteksi artikel hoax yang tampak “Islami”
1. Sumber utama belajar Islam adalah Al Qur’an dan Hadits.
Jika dalam suatu artikel dicantumkan suatu ayat yang dikaitkan dengan berita tertentu padahal terjemahan ayat tersebut tidak menyebut satu kata pun yang berkaitan dengan berita, maka curigalah. Ingat, ayat Qur’an harus dipahami secara holistik. Cara paling gampang memastikan bahwa ayat yang bersangkutan memang sesuai konteks berita adalah melihat apakah penulis artikel mencantumkan penafsiran dari ulama yang punya kredibilitas menafsirkan Qur’an. Contoh pihak yang punya kredibilitas menafsirkan Al Qur’an: Quraish Shihab (karyanya Tafsir Al Misbah), MUI melalui fatwa-fatwanya, Tafsir Ibn Katsir, Tafsir Jalalain, Syeh Yusuf Qardhawi dan pihak lain yang terkenal sebagai mufasir.
Maka pastikan, apakah dalam artikel bersangkutan mencantumkan penafsiran ayat Qur’an dari sumber yang kredibel atau tidak. Jika tidak, maka waspadalah.
2. Sumber utama artikel ilmiah adalah jurnal ilmiah, ilmuwan dan buku-buku ilmiah.
Seringkali terdapat kutipan pendapat dari ilmuwan ternama yang seolah-olah membenarkan “mukjizat” yang tercantum dalam ayat Qur’an atau hadits tertentu. Sekilas penjelasan yang didapat sangat ilmiah dan sungguh masuk akal. Memastikan apakah tulisan tersebut benar-benar ilmiah memang susah-susah gampang. Apalagi jika kita tidak mempunyai latar belakang pendidikan yang memadai. Lalu bagaimana memastikan bahwa artikel tersebut mengandung kebenaran ilmiah?
Seperti cara pada poin satu, cara untuk memastikan apakah suatu artikel mengandung kebenaran ilmiah atau bukan adalah kembali ke sumber-sumber primer dunia ilmiah. Berbeda dengan sumber primer ilmu Islam yang relatif mudah didapat, sumber primer artikel ilmiah lebih susah untuk didapatkan. Contoh sumber primer tulisan ilmiah: jurnal ilmiah/akademis yang diterbitkan institusi ilmiah tertentu, artikel yang terdapat pada website resmi perguruan tinggi, dan buku-buku teks akademis. Beruntunglah peseluncur dunia maya karena Google menyediakan fitur “google scholar” dan “google books” untuk memudahkan pencarian jurnal atau buku ilmiah.
Penulis yang baik pasti mencantumkan sumber ilmiah dalam tulisannya. Jika tidak dicantumkan sumber, maka waspadalah terhadap keilmiahan artikel yang anda baca.
3. Baca secara menyeluruh
Tips ini berlaku baik untuk membaca sumber primer terkait Islam maupun saat membaca sumber primer dunia ilmiah. Jangan membaca sepotong-sepotong karena ada beberapa penulis nakal yang melakukan kutipan pernyataan padahal pernyataan yang dimaksud, jika dibaca secara menyeluruh, tidak sesuai dengan artikel yang ditulisnya.
4. Ketikkan judul dari artikel yang anda curigai sebagai hoax di mesin pencari semacam google.
Coba ketikkan judul atau copy dan paste saja kalimat pertama dari artikel yang anda curigai sebagai hoax. Jika anda menemukan banyak artikel sejenis, yang mirip bahkan sama dari kata per kata, maka coba sumber paling awal dari artikel yang beredar tersebut. Jika sumber paling awal dari artikel tersebut berasal dari blog pribadi, forum bebas atau sumber lain yang tidak jelas kredibilitasnya, maka curigalah dengan informasi yang disampaikan oleh artikel tersebut. Artikel hoax cepat menyebar karena banyak pemilik web-blog bahkan media massa hanya melakukan copy-paste tanpa terlalu mempertimbangkan keakuratan informasinya.
5. Periksa sumber
Sumber biasanya dicantumkan di akhir tulisan. Penulis yang baik biasanya mencantumkan sumber tulisannya. Kecuali tulisan tersebut hanyalah opini pribadi.
6. Coba ketikkan kata kunci artikel dalam bahasa Inggris
Beberapa artikel hoax kebanyakan bermula dari luar negeri. Hal tersebut mudah dipahami mengingat booming internet lebih dulu terjadi di dunia barat daripada di Indonesia. Maka cobalah mengecek artikel yang anda curigai hoax di situs-situs luar negeri. Banyak berita hoax yang di-debunk atau sudah dibuktikkan ke-hoax-annya oleh situs luar negeri. Namun oleh penyebar hoax lokal, hoax tersebut diterjemahkan dan diangkat lagi untuk konsumsi masyarakat Indonesia.
7. Bersikaplah kritis dan skeptis terhadap seluruh informasi yang anda terima, sekalipun informasi itu berasal dari sumber yang paling kredibel sekalipun. Termasuk ajaran agama, jangan mudah menerima. Sikap kritis dan skeptis akan membawa anda untuk selalu ingin tahu. Sifat selalu ingin tahu akan membangkitkan semangat belajar sehingga pengetahuan anda semakin bersama.
Itulah tujuh tips mendeteksi artikel apakah mengandung berita hoax atau tidak. Jika disederhanakan maka rumus cepatnya adalah:
sikap kritis dan skeptis>>cek sumber primer>> sumber primer Islam adalah Qur’an, hadits, ulama>> sumber primer artikel ilmiah adalah jurnal ilmiah, buku teks akademis, ilmuwan>>cek sumber artikel>>simpulkan
sumber: http://tumbuhkeatas.wordpress.com/2012/09/02/tips-untuk-mendeteksi-artikel-hoax-yang-tampak-islami/
21.57 | 0 komentar | Read More

Dua Media Penyebar Hoax (HOAX=BERITA BOHONG)

Mengenal sedikit media-media penyebar hoax - The Onion dan Weekly World News

Postingan ini bukan postingan misteri, tetapi memecahkan banyak sekali misteri. Saya akan mengajak kalian untuk melihat dua media asing yang mungkin paling bertanggung jawab dalam penyebaran hoax di Indonesia, yaitu The Onion dan Weekly World News.


Hari ini saya mendapat tantangan dari seseorang untuk memecahkan sebuah misteri, yaitu penemuan sebuah patung malaikat yang berusia 200.000 tahun. Mungkin tidak terlalu aneh, tetapi patung ini ditemukan di bulan. Ketika kalian mendengarnya, sensor di kepala kalian mungkin segera bereaksi dan mengirim satu kata ke pikiran kalian, yaitu "HOAX".

Benar sekali. Kisah penemuan itu memang hoax.

Kali ini saya akan menulis mengenai satu cara untuk mengetahui apakah suatu berita hoax atau bukan. Cara ini tidak membutuhkan analisa mendalam yang rumit. Cara yang saya maksud adalah melihat sumber pertama berita. Tentu saja, karena kebanyakan berita yang beredar adalah hasil copy paste, kita mungkin sedikit kesulitan menemukan sumber aslinya. Tetapi kita bisa melakukannya dengan bantuan google.

Di Amerika dan Eropa, ada banyak media yang mengkhususkan diri dalam berita parodi atau satir. Media semacam ini mencampuradukkan antara kisah fiktif dengan kisah nyata. Namun, tidak ada pelanggaran hukum yang dilakukan karena mereka menyatakan dengan jelas kalau mereka adalah media parodi dan satir. Semua pelanggannya mengetahui dengan jelas kalau kisah yang ditampilkan hanya fiksi. Tetapi mereka menganggapnya hanya sebagai sebuah hiburan. Tidak ada yang menganggapnya sebagai kisah yang serius.

Nah, jika kalian menemukan sebuah kisah spektakuler (yang sepertinya mustahil) yang bersumber dari media-media semacam ini, kalian boleh menganggapnya sebagai hoax.

Dua di antara media parodi yang paling terkenal adalah The Onion dan Weekly World News.

The Onion

The Onion adalah media parodi yang beredar dalam bentuk tabloid di Amerika Serikat dan berdiri pada tahun 1988. Ketika internet booming, media ini pun menciptakan theonion.com. Luar biasanya sirkulasi tabloid ini mencapai hingga 690.000 eksemplar.

Banyak berita parodi atau satir yang dimuat oleh the onion kemudian tersebar dan diberitakan oleh media-media utama lainnya. Contohnya, the onion pernah mempublikasikan berita parodi yang berjudul "Para anggota kongres mengancam akan meninggalkan Washington DC kecuali pemerintah membangun gedung DPR yang baru". Berita ini kemudian dikutip oleh Beijing Evening News yang kemudian juga dikutip oleh Reuters.

Hebatnya, walaupun The Onion sudah mengklarifikasinya, Beijing Evening News menolak mencabut berita itu dan menuntut adanya bukti kalau berita itu bohong. Luar biasa! Belakangan, Beijing Evening News menyerah dan mencabut berita itu sambil mengeluarkan respon marah: "Beberapa media kecil Amerika secara teratur memalsukan berita untuk menipu orang-orang dengan tujuan menghasilkan uang."

Memang benar. Tetapi The Onion telah memberitahukan kepada para pembacanya sejak awal kalau mereka adalah media parodi. Sayangnya media besar seperti Beijing Evening News tidak pernah membaca pemberitahuan itu.

Mayat Michael Jackson
Pada tanggal 16 Maret 2005, The Onion menurunkan berita kalau pihak kepolisian yang meneliti Ranch neverland milik Michael Jackson menemukan sebuah mayat yang setelah diidentifikasi ternyata merupakan mayat Michael Jackson. Menurut berita itu, mayat tersebut telah meninggal sekitar 18 atau 20 tahun yang lalu, yang artinya Michael Jakcson yang saat itu masih hidup adalah seorang penipu yang sedang menyamar!

Saya pernah diminta oleh dua pembaca untuk meneliti kisah ini. Sekarang kalian tahu kalau semuanya hoax belaka.

Neil Armstrong dan konspirasi pendaratan bulanPada September 2009, dua koran Bangladesh, The Daily Manab Zamin dan The New Nation memuat berita mengenai Neil Armstrong. Kedua media tersebut mencantumkan the onion sebagai sumber. Dalam berita tersebut dikatakan kalau Neil Armstrong telah mengadakan konferensi pers untuk memberikan pengakuan kalau pendaratan di bulan adalah palsu dan merupakan hasil rekayasa terencana. Setelah menyadari kalau berita itu adalah berita parodi, kedua media tersebut kemudian meminta maaf kepada pembacanya karena tidak memeriksa kebenaran berita tersebut sebelumnya.

Justin Bieber dan Paedophilia
Berita terakhir dari The Onion yang cukup membuat heboh adalah mengenai Justin Bieber. The Onion menurunkan berita kalau Justin Bieber, idola para remaja yang baru berusia 16 tahun, sesungguhnya adalah seorang paedophilia berusia 51 tahun yang sedang menyamar.

Kisah ini tentu saja sangat lucu, aneh dan tidak dapat dipercaya. Tetapi banyak yang mempercayai kisah ini dan saya menerima banyak permintaan untuk menyelidiki hal ini. Sekarang kalian pun mengetahui kalau kisah ini hanyalah sebuah hoax.

Jadi, bagi para wanita, kalian bisa bernafas lega sekarang.

Weekly World News
Nah, majalah yang satu ini lebih hebat. Ia sudah berdiri sejak tahun 1979 dan paling banyak menghasilkan hoax yang beredar di Indonesia. Saat ini, edisi cetak majalah ini sudah tidak beredar lagi, namun masih beredar dalam bentuk online.

Salah satu kisah hoax yang dimuat oleh majalah ini dan dianggap sebagai kebenaran adalah kisah mengenai dua penumpang kapal Titanic yang ditemukan puluhan tahun setelah tenggelam tanpa menjadi tua sedikit pun. Saya sudah pernah menulis mengenai ini. Kalian bisa melihatnya disini.

Andrew Carlssin - Time Traveler dari tahun 2256
Pada tanggal 16 April 2009, saya menulis mengenai Andrew Carlssin, seorang pria yang mengaku berasal dari tahun 2256. Sebelum saya menulis mengenai Carlssin, saya masuk ke google.co.id dan mengetik nama "Andrew Carlssin". Tidak ada satupun hasil pencarian dari Indonesia yang muncul. Jadi, saya tahu kalau tidak ada satupun blogger Indonesia yang pernah menulis mengenai pria ini. Lalu, saya menulis dan mempostingnya pada tanggal 16 April 2009.

2 hari kemudian, tulisan itu masuk menjadi 10 besar berita top di lintasberita.com. Satu minggu setelah itu, saya kembali masuk ke google.co.id dan mengetik nama itu kembali. Kali ini, saya menemukan lebih dari 20 blog yang berisi kisah mengenai Carlssin. Tulisan itu telah dikopas dimana-mana!

Sekarang, jumlah itu lebih banyak lagi dan yang membuat saya menjadi tidak enak hati adalah banyak yang menganggap kisah itu sebagai kebenaran!

Pada saat itu, saya menulis mengenai Carlssin karena berita itu dimuat di yahoo news. Tetapi masalahnya, yahoo news ternyata mengutipnya dari Weekly World News (WWN).

Saat ini, sensor hoax saya telah bekerja dengan lebih baik dan saya percaya kalau Carlssin adalah hoax karena memang saya tidak menemukan bukti keberadaannya. Saya juga sudah memindahkan tulisan itu ke kategori hoax di blog ini.

Bayi naga di dalam toples

Kisah lain yang bersumber dari WWN dan sering dianggap sebagai kebenaran adalah kisah mengenai bayi naga di dalam toples atau pickled dragon. Kisah ini beredar pada Desember 2003 dan disertai dengan sebuah foto.

Disebutkan kalau seorang pria bernama David Hart dari Inggris memiliki bayi naga yang diawetkan di dalam toples di dalam garasi mobilnya di Oxfordshire. Namun, kisah tersebut ternyata cuma hoax karena bayi naga itu sebenarnya adalah sebuah model yang digunakan oleh BBC untuk membuat film dokumenter "Walking with Dinosaurus".

Patung Malaikat berusia 200.000 tahun di bulan
Kisah hoax lain yang bersumber dari WWN adalah penemuan patung malaikat yang berusia 200.000 tahun di bulan. Bahkan WWN menyertakannya dengan sebuah foto. Jangan heran karena WWN juga membuat foto-foto hoax untuk mendukung beritanya.

Mengapa kita mempercayai berita ini, Padahal bukan national geographic yang memberitakannya?

Bukankah aneh jika sebuah media parodi yang memberitakan penemuan spektakuler seperti ini? Mengapa media besar yang lain tidak memberitakannya?

Ataukah kita mengira pemerintah Amerika telah berkonspirasi meminta semua media besar untuk menutupi penemuan ini dan Weekly World News menjadi satu-satunya media pemberani yang tidak bisa dibungkam?

Ingat, sumber utama sangat penting untuk menilai kebenaran sebuah berita. Kisah penemuan patung malaikat yang berusia 200.000 tahun itu sesungguhnya adalah berita lama yang diambil dari majalah WWN edisi Mei 1995.

Masihkah kalian mempercayainya?

Bahkan ada berita lain yang lebih mengada-ngada dari WWN berkaitan dengan penemuan artefak misterius di bulan, yaitu penemuan janin bayi berusia 200.000 tahun (usianya sama dengan patung malaikat itu). Berita ini dimuat pada edisi februari 1993.

Semakin mengada-ngada?

Tunggu, ada lagi. Lihat contoh-contoh berita lain yang diangkat oleh WWN.


Setelah melihat judul-judul majalah itu, kita akan semakin tertawa geli karena tagline majalah WWN adalah: The world's only reliable newspaper.

What a great sense of humor!

Megan Fox adalah Pria
Ini cuma intermezzo. Tidak ada hubungan dengan misteri. Saya memasukkan kisah ini karena saya menemukan berita ini beredar cukup luas di internet.

Megan Fox, pemeran wanita utama di film Transformer, pernah berkata dengan nada sarkastis kalau ia terlihat seperti pria. Orang-orang mulai berbisik-bisik, lalu masuklah WWN di saat yang tepat seperti ini.


Kemudian mereka menurunkan berita kalau Megan Fox memang seorang pria yang dulunya bernama Mitchell Fox. Berita ini segera menyebar seperti jamur di musim hujan dan banyak yang menganggapnya sebagai berita yang benar.

Tetapi, ini juga hoax. Megan Fox is not a man!

Jadi, bagi para pria, kalian bisa bernafas lega sekarang.

Cina akan meledakkan bulanSaya pernah mendapat email dari pembaca yang meminta saya untuk menyelidiki kisah ini. Menurut kisah yang beredar, pemerintah Cina sedang merencanakan untuk menyingkirkan bulan dengan cara meledakkannya dengan nuklir. Tujuannya supaya bisa mengendalikan cuaca.

Bayangkan betapa konyolnya berita ini! Bulan mau disingkirkan? Kalau bulan disingkirkan, siapa yang akan membantu menerangi malam di bumi?

Saya cukup heran karena berita ini bisa tersebar luas dan dianggap serius. Soalnya, tidak ada satupun media utama yang memberitakan soal ini.

Tunggu...ehem, ternyata ada satu media utama yang memberitakannya, yaitu kompas.com.

Lihat sumbernya.

Ternyata sumber berita ini berasal dari WWN!

Kompas dengan sukses turut menyebar hoax ini sehingga kemudian dibahas di forum-forum dan dicopy paste ke banyak blog.

Hebatnya Weekly World News!

Lain kali, jika kalian menemukan sebuah berita yang spektakuler dan sukar untuk dipercaya dan sumber utamanya adalah The Onion atau Weekly World News, anggaplah berita itu hanya sebagai hiburan. Jangan dianggap serius.

Jika kalian ingin melihat berita-berita yang ditampilkan oleh The Onion dan Weekly World News, kalian bisa mengunjungi situs mereka.
21.53 | 0 komentar | Read More

(Sekedar Share) HADITS PALSU TENTANG "KISAH DIALOG NABI SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM DENGAN IBLIS"



Oleh : Budi Ashari (Alumnus Fakultas Hadits Universitas Islam Madinah) 
Mungkin sudah berapa banyak diantara kita yang buka2 internet, terus menemukan artikel KISAH DIALOG NABI SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM DENGAN IBLIS

Artikel ini Beredar sangat banyak dan sudah lama, hadits tentang dialog antara Rasul mulia dan Iblis terlaknat. Sebagian masyarakat menganggap bahwa isinya baik dan bermanfaat sehingga layak disebarkan padahal hadits ini adalah hadits MAUDHU'/PALSU dan DUSTA atas nama Nabi dan berisi hal yang bahaya dan mencederai Rasulullah dan shahabat.
Jangan disebarkan kecuali untuk mengingatkan kepada masyarakat bahwa hadits ini PALSU dan DUSTA!
Berikut ini saya sertakan kajian tiga ulama dunia tentang hadits ini:
A. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah
Ketika beliau ditanya tentang riwayat ini, berikut jawabannya:
“Ini hadits dusta. tidak terdapat di dalam kitab-kitab muslimin yang dipercaya baik kitab shahih, sunan ataupun musnad. siapa saja yang tahu bahwa ini adalah dusta atas nama nabi maka tidak boleh meriwayatkannya…” (Majmu’ al-Fatawa 18/350)

B. Fatwa Syekh Abdurrahman as-Suhaimi (Ulama Masjid Nabawi dan Dosen Universitas Islam Madinah):
Ini dusta yang nyata! Ini hadits maudhu’ dusta tidak boleh meriwayatkannya, menyampaikan dan menyebarkannya di masyarakat kecuali jika ingin mengingatkan bahayanya hadits ini dan menjelaskan dustanya.
Di antara tanda-tanda dusta yang nyata adalah:
1. Menyebutkan (sumpah dengan talak!) hal ini tidak pernah dikenal di antara para shahabat radhiallahu anhum
2. Pernyataannya tentang tempat berlindungnya (di bawah kuku manusia) ini bertentangan dengan hadits yang shahih dalam riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah dari Nabi: jika seseorang bangun dari tidurnya, maka bersihkan hidung dengan air tiga kali karena syetan menginap di dalam hidungnya.

3. Pernyataannya melalui lisan syetan: (Saya punya anak yang saya beri nama kahil yaitu yang menjadi celak mata manusia di majlis ulama dan khutbah hingga mereka tertidur saat mendengarkan nasehat para ulama maka tidak dicatat baginya pahala selamanya) bagaimana tidak dicatat baginya pahala selamanya, padahal dia telah hadir di majlis ilmu dan khutbah? Apakah sama antara yang hadir dan dikalahkan oleh kantuknya dengan yang tidak hadir sama sekali?
4. Saya juga ingat di sebagian riwayat-riwayat dusta ini bahwa mereka berkata sesungguhnya Nabi menawarkan kepada Iblis taubat agar beliau memberinya syafaat nanti di sisi Allah! Ini dusta yang paling besar. Sesungguhnya Allah telah berfirman dan firman-Nya adalah benar, berjanji dan janji-Nya tidak mungkin diingkari dan tidak pernah diganti keputusannya. Dia telah menjanjikan Iblis untuk berusia hingga hari kiamat. Dia telah memberitahukan bahwa Iblis itu terlaknat dan akan masuk Jahannam, kelak Iblis akan menyampaikan khutbahnya di hadapan para pengikutnya di Jahannam dan seterusnya…Bagaimana kemudian dia ditawari taubat?! Karena diterimanya taubat dan pemberian syafaat baginya artinya membuang semua hal yang disampaikan Allah dalam firman-Nya tersebut di atas.
Maka, berhati-hatilah bagi yang menyebarkan kedustaan nyata seperti ini. Setiap hadits yang berisi hal seperti ini dan sepanjang ini, maka telah menyebabkan keraguan, tidak boleh diterima hingga diperiksa.
Nasehat bagi yang sering membuka internet agar jangan terlalu cepat menyebarkan kedustaan-kedustaan dan hadits-hadits pendongeng seperti ini. Tapi tanyakan dulu kepada ahli ilmu.
Dan bahaya sekali menyebarkan hadits dusta, karena yang menyebarkannya akan mendapatkan dosa dusta dan bergabung dalam dusta dengan yang membuatnya.
Telah diingatkan dengan keras dalam hadits yang shahih :

عَنْ الْمُغِيْرَةِ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ كَذِباً عَلَيَّ لَيْسَ كَكَذِبٍ عَلَى أَحَدٍ فَمَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّداً فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ.
"Dari Mughirah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: “Telah bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam: Se-sungguhnya berdusta atas (nama)ku tidaklah sama seperti berdusta atas nama orang lain. Barangsiapa berdusta atas (nama)ku dengan sengaja, maka hendak-lah ia mengambil tempat duduknya dari Neraka.” [ HSR. Al-Bukhari (no. 1291) dan Muslim (I/10), diri-wayatkan pula semakna dengan hadits ini oleh Abu Ya’la (I/414 no. 962), cet. Darul Kutub al-‘Ilmiyyah dari Sa’id bin Zaid]
Dan dalam sabda Nabi yang lain:

عَنْ عَلِيٍّ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لاَ تَكْذِبُوْا عَلَيَّ، فَإِنَّهُ مَنْ يَكْذِبُ عَلَيَّ فَلْيَلِجِ النَّارَ.
"Dari ‘Ali, ia berkata: “Telah bersabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, ‘Janganlah kamu berdusta atas (nama)ku, karena se-sungguhnya barangsiapa yang berdusta atas namaku, maka pasti ia masuk Neraka.’” [HSR. Ahmad (I/83), al-Bukhari (no. 106), Muslim (I/9) dan at-Tirmidzi (no. 2660)]
Wallahu ta’ala a’lam
C. Fatwa dari Markaz Fatwa di bawah bimbingan DR. Abdullah al-Faqih :
Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam untuk Rasulullah, keluarga dan shahabatnya.
Amma ba’du: ini hadits tidak ada sumbernya, bahkan dusta nyata yang tidak boleh diceritakan kecuali untuk mengingatkan dan menjauhkan orang darinya. Di dalamnya ada kedustaan nyata yang tidak mungkin dilakukan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
Wallahu a’lam

D.  Pendapat Lajnah  Mengenai Hadits Ini :

لحديث المذكور لا أصل له فيما نعلم ، والمصدر المنقول منه غير معروف ، فالواجب تركه وعدم نشره بين الناس" انتهى .

Hadits Yang di sebutkan tersebut tidak ada asal-usulnya tidak ada yang mengetahuinya sumber dan perkataan darinya (Cerita tersebut) tiadaklah dapat dikenal, Maka Kami Jawab tinggalkanlah hadits/Hikayat cerita palsu tersebut dan tidak menyebarkan cerita tersebut diantara manusia.
[Lajnah Daimah 3/252 Anggota : Syaikh Abdullah Bin Baz, Syaikh Abdul Aziz Alu syaikh, Syaikh Shalih Fauzan, syaikh Bakar Abu Zaid]
Sumber : https://belajarberislam.wordpress.com/2010/12/26/hadits-palsu-dialog-rasulullah-dengan-iblis/


-------------------------------------------
Ini naskah hadits palsu tsb : 


عن معاذ بن جبل رضى الله عنه عن ابن عباس قال : كنا مع رسول الله في بيت رجل من الأنصار في جماعة فنادى منادِ : يا أهل المنزل .. أتأذنون لي بالدخول ولكم إليّ حاجة؟ فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم : أتعلمون من المنادي؟ فقالوا : الله ورسوله أعلم فقال رسول الله: هذا إبليس اللعين لَعَنَه الله تعالى فقال عمر بن الخطاب رضي الله عنه : أتأذن لي يا رسول الله أن أقتله؟ فقال النبي : مهلاً يا عمر .. أما علمت أنه من المُنظَرين إلي يوم الوقت المعلوم؟ لكن افتحوا له الباب فإنه مأمور ، فافهموا عنه ما يقول واسمعوا منه ما يحدثكم قال ابن عباس رضي الله عنهما : فَفُتِحَ له الباب فدخل علينا فإذا هو شيخ أعور في لحيته سبع شعيرات كشعر الفرس الكبير ، وأنيابه خارجة كأنياب الخنزير وشفتاه كشفتي الثور فقال : السلام عليك يا محمد .. السلام عليكم يا جماعة المسلمين فقال النبي : السلام لله يا لعين ، قد سمعت حاجتك ما هي فقال له إبليس : يا محمد ما جئتك اختياراً ولكن جئتك اضطرارا فقال النبي : وما الذي اضطرك يا لعين فقال : أتاني ملك من عند رب العزة فقال إن الله تعالى يأمرك أن تأتي لمحمد وأنت صاغر ذليل متواضع وتخبره كيف مَكرُكَ ببني آدم وكيف إغواؤك لهم ، وتَصدُقَه في أي شيء يسألك ، فوعزتي وجلالي لئن كذبته بكذبة واحدة ولم تَصدُقَه لأجعلنك رماداً تذروه الرياح ولأشمتن الأعداء بك ، وقد جئتك يا محمد كما أُمرت فاسأل عما شئت فإن لم أَصدُقَك فيما سألتني عنه شَمَتَت بي الأعداء وما شيء أصعب من شماتة الأعداء فقال رسول الله : إن كنت صادقا فأخبرني مَن أبغض الناس إليك؟ فقال : أنت يا محمد أبغض خلق الله إليّ ، ومن هو على مثلك فقال النبي : ماذا تبغض أيضاً؟ فقال : شاب تقي وهب نفسه لله تعالى قال : ثم من؟ فقال : عالم وَرِع قال : ثم من؟ فقال : من يدوم على طهارة ثلاثة قال : ثم من؟ فقال : فقير صبور إذا لم يصف فقره لأحد ولم يشك ضره فقال : وما يدريك أنه صبور؟ فقال : يا محمد إذا شكا ضره لمخلوق مثله ثلاثة أيام لم يكتب الله له عمل الصابرين فقال : ثم من؟ فقال : غني شاكر فقال النبي : وما يدريك أنه شكور؟ فقال : إذا رأيته يأخذ من حله ويضعه في محله فقال النبي : كيف يكون حالك إذا قامت أمتي إلى الصلاة؟ فقال : يا محمد تلحقني الحمى والرعدة فقال : وَلِمَ يا لعين؟ فقال : إن العبد إذا سجد لله سجدة رفعه الله درجة فقال : فإذا صاموا؟ فقال : أكون مقيداً حتى يفطروا فقال : فإذا حجوا؟ فقال : أكون مجنوناً فقال : فإذا قرءوا القرآن؟ فقال : أذوب كما يذوب الرصاص على النار فقال: فإذا تصدقوا؟ فقال : فكأنما يأخذ المتصدق المنشار فيجعلني قطعتين فقال له النبي : وَلِمَ ذلك يا أبا مُرّة؟ فقال : إن في الصدقة أربع خصال .. وهي أن الله تعالي يُنزِلُ في ماله البركة وحببه إلي حياته ويجعل صدقته حجاباً بينه وبين النار ويدفع بها عنه العاهات والبلايا فقال له النبي : فما تقول في أبي بكر؟ فقال : يا محمد لَم يُطعني في الجاهلية فكيف يُطعني في الإسلام فقال : فما تقول في عمر بن الخطاب؟ فقال : والله ما لقيته إلا وهربت منه فقال : فما تقول في عثمان بن عفان؟ فقال : استحى ممن استحت منه ملائكة الرحمن فقال : فما تقول في علي بن أبي طالب؟ فقال : ليتني سلمت منه رأساً برأس ويتركني وأتركه ولكنه لم يفعل ذلك قط فقال رسول الله: الحمد لله الذي أسعد أمتي وأشقاك إلى يوم معلوم فقال له إبليس اللعين : هيهات هيهات .. وأين سعادة أمتك وأنا حي لا أموت إلي يوم معلوم! وكيف تفرح على أمتك وأنا أدخل عليهم في مجاري الدم واللحم وهم لا يروني ، فوالذي خلقني وانظَرَني إلي يوم يبعثون لأغوينهم أجمعين .. جاهلهم وعالمهم وأميهم وقارئهم وفاجرهم وعابدهم إلا عباد الله المخلصين فقال : ومن هم المخلصون عندك؟ فقال : أما علمت يا محمد أن من أحب الدرهم والدينار ليس بمخلص لله تعالى ، وإذا رأيت الرجل لا يحب الدرهم والدينار ولا يحب المدح والثناء علمت أنه مخلص لله تعالى فتركته ، وأن العبد ما دام يحب المال والثناء وقلبه متعلق بشهوات الدنيا فإنه أطوع مما أصف لكم! أما علمت أن حب المال من أكبر الكبائر يا محمد ، أما علمت أن حب الرياسة من أكبر الكبائر ، وإن التكبر من أكبر الكبائر يا محمد أما علمت إن لي سبعين ألف ولد ، ولكل ولد منهم سبعون ألف شيطان فمنهم من قد وَكّلتُه بالعلماء ومنهم قد وكلته بالشباب ومنهم من وكلته بالمشايخ ومنهم من وكلته بالعجائز ، أما الشبّان فليس بيننا وبينهم خلاف وأما الصبيان فيلعبون بهم كيف شاؤا ، ومنهم من قد وكلته بالعُبّاد ومنهم من قد وكلته بالزهاد فيدخلون عليهم فيخرجوهم من حال إلي حال ومن باب إلي باب حتى يسبّوهم بسبب من الأسباب فآخذ منهم الإخلاص وهم يعبدون الله تعالى بغير إخلاص وما يشعرون أما علمت يا محمد أن (برصيص) الراهب أخلص لله سبعين سنة ، كان يعافي بدعوته كل من كان سقيماً فلم اتركه حتى زني وقتل وكفر وهو الذي ذكره الله تعالى في كتابه العزيز بقوله تعالى كمثل الشيطان إذ قال للإنسان أكفر فلما كفر قال إني بريء منك إني أخاف الله رب العالمين أما علمت يا محمد أن الكذب منّي وأنا أول من كذب ومن كذب فهو صديقي ، ومن حلف بالله كاذباً فهو حبيبي ، أما علمت يا محمد أني حلفت لآدم وحواء بالله إني لكما لمن الناصحين .. فاليمين الكاذبة سرور قلبي ، والغيبة والنميمة فاكهتي وفرحي ، وشهادة الزور قرة عيني ورضاي ، ومن حلف بالطلاق يوشك أن يأثم ولو كان مرة واحدة ولو كان صادقاً ، فإنه من عَوّدَ لسانه بالطلاق حُرّمَت عليه زوجته! ثم لا يزالون يتناسلون إلي يوم القيامة فيكونون كلهم أولاد زنا فيدخلون النار من أجل كلمة. يا محمد إن من أمتك من يؤخر الصلاة ساعة فساعة .. كلما يريد أن يقوم إلي الصلاة لَزِمته فأوسوس له وأقول له الوقت باقٍ وأنت في شغل ، حتى يؤخرها ويصليها في غير وقتها فَيُضرَبَ بها في وجهه ، فإن هو غلبني أرسلت إليه واحدة من شياطين الإنس تشغله عن وقتها ، فإن غلبني في ذلك تركته حتى إذا كان في الصلاة قلت له انظر يميناً وشمالاً فينظر .. فعند ذلك أمسح بيدي على وجه وأُقَبّلَ ما بين عينيه وأقول له قد أتيت ما لا يصح أبداً ، وأنت تعلم يا محمد من أَكثَرَ الالتفات في الصلاة يُضرَب ، فإذا صلى وحده أمرته بالعجلة فينقرها كما ينقر الديك الحبة ويبادر بها ، فإن غلبني وصلى في الجماعة ألجمته بلجام ثم أرفع رأسه قبل الإمام وأضعه قبل الإمام وأنت تعلم أن من فعل ذلك بطلت صلاته ، ويمسخ الله رأسه رأس حمار يوم القيامة ، فإن غلبني في ذلك أمرته أن يفرقع أصابعه في الصلاة حتى يكون من المسبحين لي وهو في الصلاة ، فإن غلبني في ذلك نفخت في أنفه حتى يتثاءب وهو في الصلاة فإن لم يضع يده على فيه (فمه) دخل الشيطان في جوفه فيزداد بذلك حرصاً في الدنيا وحباً لها ويكون سميعاً مطيعاً لنا ، وأي سعادة لأمتك وأنا آمر المسكين أنا يدعَ الصلاة وأقول ليست عليك صلاة إنما هي على الذي أنعم الله عليه بالعافية لأن الله تعالي يقول ولا على المريض حرج ، وإذا أفقت صليت ما عليك حتى يموت كافراً فإذا مات تاركاً للصلاة وهو في مرضه لقي الله تعالى وهو غضبان عليه يا محمد وإن كنت كذبت أو زغت فأسال الله أن يجعلني رماداً ، يا محمد أتفرح بأمتك وأنا أُخرج سدس أمتك من الإسلام؟ فقال النبي : يا لعين من جليسك؟ فقال : آكل الربا فقال : فمن صديقك؟ فقال : الزاني فقال: فمن ضجيعك؟ فقال : السكران فقال : فمن ضيفك؟ فقال: السارق فقال : فمن رسولك؟ فقال : الساحر فقال : فما قرة عينيك؟ فقال : الحلف بالطلاق فقال : فمن حبيبك؟ فقال : تارك صلاة الجمعة فقال رسول الله : يا لعين فما يكسر ظهرك؟ فقال : صهيل الخيل في سبيل الله فقال : فما يذيب جسمك؟ فقال : توبة التائب فقال : فما ينضج كبدك؟ فقال : كثرة الاستغفار لله تعالي بالليل والنهار فقال : فما يخزي وجهك؟ فقال : صدقة السر فقال : فما يطمس عينيك؟ فقال: صلاة الفجر فقال : فما يقمع رأسك؟ فقال : كثرة الصلاة في الجماعة فقال : فمن أسعد الناس عندك؟ فقال: تارك الصلاة عامداً فقال : فأي الناس أشقي عندك؟ فقال : البخلاء فقال : فما يشغلك عن عملك؟ فقال : مجالس العلماء فقال : فكيف تأكل؟ فقال : بشمالي وبإصبعي فقال : فأين تستظل أولادك في وقت الحرور والسموم؟ فقال: تحت أظفار الإنسان فقال النبي : فكم سألت من ربك حاجة؟ فقال: عشرة أشياء فقال : فما هي يا لعين؟ فقال : سألته أن يشركني في بني آدم في مالهم وولدهم فأشركني فيهم وذلك قوله تعالى وشاركهم في الأموال والأولاد وَعِدهُم وما يَعِدهُم الشيطان إلا غروراً ، وكل مال لا يُزَكّى فإني آكل منه وآكل من كل طعام خالطه الربا والحرام ، وكل مال لا يُتَعَوَذ عليه من الشيطان الرجيم ، وكل من لا يتعوذ عند الجماع إذا جامع زوجته فإن الشيطان يجامع معه فيأتي الولد سامعاً ومطيعاً ، ومن ركب دابة يسير عليها في غير طلب حلال فإني رفيقه لقوله تعالي وأجلب عليهم بخيلك ورجلك وسألته أن يجعل لي بيتاً فكان الحمام لي بيتاً وسألته أن يجعل لي مسجداً فكان الأسواق وسألته أن يجعل لي قرأنا فكان الشعر وسألته أن يجعل لي ضجيعاً فكان السكران وسألته أن يجعل لي أعواناً فكان القدرية وسألته أن يجعل لي إخواناً فكان الذين ينفقون أموالهم في المعصية ثم تلا قوله تعالي: "إن المبذرين كانوا إخوان الشياطين" فقال النبي : لولا أتيتني بتصديق كل قول بآية من كتاب الله تعالى ما صدقتك فقال : يا محمد سألت الله تعالى أن أرى بنى آدم وهم لا يروني فأجراني على عروقهم مجرى الدم أجول بنفسي كيف شئت وإن شئت في ساعة واحدة .. فقال الله تعالى لك ما سألت ، وأنا أفتخر بذلك إلي يوم القيامة ، وإن من معي أكثر ممن معك وأكثر ذرية آدم معي إلي يوم القيامة وإن لي ولداً سميته عتمة يبول في أذن العبد إذا نام عن صلاة الجماعة ، ولولا ذلك ما وجد الناس نوماً حتى يؤدوا الصلاة وإن لي ولداً سميته المتقاضي فإذا عمل العبد طاعة سراً وأراد أن يكتمها لا يزال يتقاضى به بين الناس حتى يخبر بها الناس فيمحوا الله تعالى تسعة وتسعين ثواباً من مائة ثواب وإن لي ولداً سميته كحيلاً وهو الذي يكحل عيون الناس في مجلس العلماء وعند خطبة الخطيب حتى ينام عند سماع كلام العلماء فلا يكتب له ثواب أبداً وما من امرأة تخرج إلا قعد شيطان عند مؤخرتها وشيطان يقعد في حجرها يزينها للناظرين ويقولان لها أَخرِجي يدك فتخرج يدها ثم تبرز ظفرها فتهتك ثم قال : يا محمد ليس لي من الإضلال شيء إنما موسوس ومزين ولو كان الإضلال بيدي ما تركت أحداً على وجه الأرض ممن يقول لا إله إلا الله محمد رسول الله ولا صائما ولا مصلياً ، كما أنه ليس لك من الهداية شيء بل أنت رسول ومبلغ ولو كانت بيدك ما تركت على وجه الأرض كافراً ، وإنما أنت حجة الله تعالي على خلقه ، وأنا سبب لمن سبقت له الشقاوة ، والسعيد من أسعده الله في بطن أمه والشقي من أشقاه الله في بطن أمه فقرأ رسول الله قوله تعالى : ولا يزالون مختلفين إلا من رحم ربك ثم قرأ قوله تعالى : وكان أمر الله قدراً مقدوراً ثم قال النبي يا أبا مُرّة : هل لك أن تتوب وترجع إلى الله تعالى وأنا أضمن لك الجنة؟ فقال : يا رسول الله قد قُضِيَ الأمر وجَفّ القلم بما هو كائن إلى يوم القيامة فسبحان من جعلك سيد الأنبياء المرسلين وخطيب أهل الجنة فيها وخَصّكَ واصطفاك ، وجعلنى سيد الأشقياء وخطيب أهل النار وأنا شقي مطرود ، وهذا آخر ما أخبرتك عنه وقد صدقت فيه.

dan ini teks terjemahan hadists Palsu tsb, mungkin banyak perbedaan versi lafazh terjemahan, namun kira2 ya maknanya mirip :


Diriwayatkan oleh Muadz bin Jabal radhiallahu 'anhu  dari Ibn Abbas radhiallahu 'anhu , ia berkata: “Kami bersama Rasululah shallallahu 'alaihi wa sallam  berada di rumah seorang sahabatdari golongan Anshar dalam sebuah jamaah. Tiba-tiba, ada yang memanggil dari luar: “Wahai para penghuni rumah, apakah kalian mengizinkanku masuk, karena kalian membutuhkanku “.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam  bertanya kepada para sahabat: “Apakah kalian tahu siapa yang menyeru itu ?”.

Para sahabat menjawab, “Tentu Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui. “Rasulullah berkata: “Dia adalah Iblis yang terkutuk – semoga Allah senantiasa melaknatnya.”

Umar bin Khattab radhiallahu 'anhu  berkata: “Ya, Rasulullah, apakah engkau mengijinkanku untuk membunuhnya?” Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam  berkata pelan: “Bersabarlah wahai Umar, apakah engkau tidak tahu bahwa dia termasuk mereka yang tertunda kematiannya sampai waktu yang ditentukan [hari kiyamat]?. Sekarang silakan bukakan pintu untuknya, karena ia sedang diperintahkan Allah Subhanahu wa ta'ala. Fahamilah apa yang dia ucapkan dan dengarkan apa yang akan dia sampaikan kepada kalian!”
Ibnu Abbas berkata: “Maka dibukalah pintu, kemudian Iblis masuk ke tengah-tengah kami. Ternyata dia adalah seorang yang sudah tua bangka dan buta sebelah mata. Dagunya berjanggut sebanyak tujuh helai rambut yang panjangnya seperti rambut kuda, kedua kelopak matanya [masyquqatani] memanjang [terbelah ke atas, tidak ke samping], kepalanya seperti kepala gajah yang sangat besar, gigi taringnya memanjang keluar seperti taring babi, kedua bibirnya seperti bibir macan/kerbau [tsur].

Dia berkata, “Assalamu’alaika ya Muhammad, assalamu ‘alaikum ya jamaa’atal-muslimin [salam untuk kalian semua wahai golongan muslimin]“.
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam  menjawab: “Assamu’lillah ya la’iin [Keselamatan hanya milik Allah Subhanahu wa ta'ala, wahai makhluq yang terlaknat. Aku telah mengetahui, engkau punya keperluan kepada kami. Apa keperluanmu wahai Iblis". Iblis berkata: "Wahai Muhammad, aku datang bukan karena keinginanku sendiri, tetapi aku datang karena terpaksa [diperintah] .”

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam  berkata: “Apa yang membuatmu terpaksa harus datang kesini, wahai terlaknat?”.
Iblis berkata, “Aku didatangi oleh seorang malaikat utusan Tuhan Yang Maha Agung, ia berkata kepada-ku ‘Sesungguhnya Allah Subhanahu wa ta'ala menyuruhmu untuk datang kepada Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam  dalam keadaan hina dan bersahaja. Engkau harus memberitahu kepadanya bagaimana tipu muslihat, godaanmu dan rekayasamu terhadap Bani Adam, bagaimana engkau membujuk dan merayu mereka. Engkau harus menjawab dengan jujur apa saja yang ditanyakan kepadamu. Allah Subhanahu wa ta'ala bersabda,” Demi kemulian dan keagungan-Ku, jika engkau berbohong sekali saja dan tidak berkata benar, niscaya Aku jadikan kamu debu yang dihempas oleh angin dan Aku puaskan musuhmu karena bencana yang menimpamu”. Wahai Muhammad, sekarang aku datang kepadamu sebagaimana aku diperintah. Tanyakanlah kepadaku apa yang kau inginkan. Jika aku tidak memuaskanmu tentang apa yang kamu tanyakan kepadaku, niscaya musuhku akan puas atas musibah yang terjadi padaku. Tiada beban yang lebih berat bagiku daripada leganya musuh-musuhku yang menimpa diriku.”

Rasulullah kemudian mulai bertanya: “Jika kamu jujur, beritahukanlah kepadaku, siapakah orang yang paling kamu benci?”
Iblis menjawab: “Engkau, wahai Muhammad, engkau adalah makhluq Allah yang paling aku benci, dan kemudian orang-orang yang mengikuti agamamu.”
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam : “Siapa lagi yang kamu benci?”

Iblis: “Anak muda yang taqwa, yang menyerahkan jiwanya kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.”

Rasulullah: “Lalu siapa lagi?”

Iblis: “Orang Alim dan Wara [menjaga diri dari syubhat] yang saya tahu, lagi penyabar.”

Rasulullah: “Lalu, siapa lagi?”

Iblis: “Orang yang terus menerus menjaga diri dalam keadaan suci dari kotoran.”

Rasulullah: “Lalu, siapa lagi?”

Iblis: “Orang miskin [fakir] yang sabar, yang tidak menceritakan kefakirannya kepada orang lain dan tidak mengadukan keluh-kesahnya
.”
Rasulullah: “Bagaimana kamu tahu bahwa ia itu penyabar?”

Iblis: “Wahai Muhammad, jika ia mengadukan keluh kesahnya kepada makhluq sesamanya selama tiga hari, Tuhan tidak memasukkan dirinya ke dalam golongan orang-orang yang sabar.”

Rasulullah: “Lalu, siapa lagi?”

Iblis: “Orang kaya yang bersyukur.”

Rasulullah bertanya: “Bagaimana kamu tahu bahwa ia bersyukur?”


Iblis: “Jika aku melihatnya mengambil dari dan meletakkannya pada tempat yang halal.”
Rassulullah: Bagaimana keadaanmu jika umatku mengerjakan shalat?”

Iblis: “Aku merasa panas dan gemetar.”

Rasulullah: “Kenapa, wahai terlaknat?”

Iblis: “Sesungguhnya, jika seorang hamba bersujud kepada Allah sekali sujud saja, maka Allah mengangkat derajatnya satu tingkat.”

Rassulullah: “Jika mereka shaum?”

Iblis: “Saya terbelenggu sampai mereka berbuka puasa.”

Rasulullah: “Jika mereka menunaikan haji?”

Iblis: “Saya menjadi gila.”

Rasulullah: “Jika mereka membaca Al Qur’an?’

Iblis: “Aku meleleh seperti timah di atas api.”

Rasulullah: “Jika mereka berzakat?”

Iblis: “Seakan-akan orang yang berzakat itu mengambil gergaji atau kapak dan memotongku menjadi dua.”

Rasulullah: “Mengapa begitu, wahai Abu Murrah?”

Iblis: “Sesungguhnya ada empat manfaat dalam zakat itu. Pertama, Tuhan menurunkan berkah atas hartanya. Kedua, menjadikan orang yang bezakat disenangi makhluq-Nya yang lain. Ketiga, menjadikan zakatnya sebagai penghalang antara dirinya dengan api neraka. Ke-empat, dengan zakat, Tuhan mencegah bencana dan malapetaka agar tidak menimpanya”.


Rasulullah: “Apa pendapatmu tentang Abu Bakar?”

Iblis: “Wahai Muhammad, pada zaman jahiliyah, dia tidak taat kepadaku, bagaimana mungkin dia akan mentaatiku pada masa Islam?”

Rasulullah: “Apa pendapatmu tentang Umar?”

Iblis: “Demi Tuhan, tiada aku bertemu dengannya kecuali aku akan lari darinya.”

Rasulullah: “Apa pendapatmu tentang Utsman?”

Iblis: “Aku malu dengan orang yang para malaikat saja malu kepadanya.”

Rasulullah: “Apa pendapatmu tentang Ali bin Abi Thalib?”

Iblis: “Andai saja aku dapat selamat darinya dan tidak pernah bertemu dengannya [menukar darinya kepala dengan kepala], dan kemudian ia meninggalkanku dan aku meninggalkannya, tetapi dia sama sekali tidak pernah melakukan hal itu.”

Rasulullah: “Segala puji hanya bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu sampai hari kiamat.”

Iblis yang terlaknat berkata kepada Muhammad: “Hay-hata hay-hata .. [tidak mungkin- tidak mungkin]. Mana bisa umatmu bahagia sementara aku hidup dan tidak mati sampai hari kiamat. Bagaimana kamu senang dengan umatmu sementara aku masuk ke dalam diri mereka melalui aliran darah, daging, sedangkan mereka tidak melihatku. Demi Tuhan yang menciptakanku dan membuatku menunggu sampai hari mereka dibangkitkan. Akan aku sesatkan mereka semua, baik yang bodoh maupun yang pandai, yang buta-huruf dan yang melek-huruf. Yang kafir dan yang suka beribadah, kecuali hamba yang mukhlis [ikhlas].”


Rasulullah: “Siapa yang mukhlis itu menurutmu?”

Iblis dengan panjang-lebar menjawab: “Apakah engkau tidak tahu, wahai Muhammad. Barangsiapa cinta dirham dan dinar, dia tidak termasuk orang ikhlas untuk Allah. Jika aku melihat orang tidak suka dirham dan dinar, tidak suka puji dan pujaan, aku tahu bahwa dia itu ikhlas karena Allah, maka aku tinggalkan ia. Sesungguhnya hamba yang mencintai harta, pujian dan hatinya tergantung pada nafsu [syahwat] world, dia lebih rakus dari orang yang saya jelaskan kepadamu. Tak tahukah engkau, bahwa cinta harta termasuk salah satu dosa besar. Wahai Muhammad, tak tahukan engkau bahwa cinta kedudukan [riyasah] termasuk dosa besar. Dan bahwa sombong, juga termasuk dosa besar. Wahai Muhammad, tidak tahukan engkau, bahwa aku punya tujuh puluh ribu anak. Setiap anak dari mereka, punya tujuh puluh ribu syaithan. Diantara mereka telah aku tugaskan untuk menggoda golongan ulama, dan sebagian lagi menggoda anak muda, sebagian lagi menggoda orang-orang tua, dan sebagian lagi menggoda orang-orang lemah. Adapun anak-anak muda, tidak ada perbedaan di antara kami dan mereka, sementara anak-anak kecilnya, mereka bermain apa saja yang mereka kehendaki bersamanya. Sebagian lagi telah aku tugaskan untuk menggoda orang-orang yang rajin beribadah, sebagian lagi untuk kaum yang menjauhi world [zuhud]. Setan masuk ke dalam dan keluar dari diri mereka, dari suatu keadaan ke keadaan yang lain, dari satu pintu ke pintu yang lain, sampai mereka mempengaruhi manusia dengan satu sebab dari sebab-sebab yang banyak. Lalu syaithan mengambil keikhlasan dari mereka. Menjadikan mereka menyembah Allah tanpa rasa ikhlas, tetapi mereka tidak merasa. Apakah engkau tidak tahu, tentang Barshisha, sang pendeta yang beribadah secara ikhlas selama tujuh puluh tahun, hingga setiap orang yang sakit menjadi sehat berkat da’wahnya. Aku tidak meninggalkannya sampai dia dia berzina, membunuh, dan kafir [ingkar]. Dialah yang disebut oleh Allah dalam Qur’an dengan firmannya [dalam Surah Al Hasyr]: “(Bujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti (bujukan) syaitan ketika mereka berkata pada manusia:”Kafirlah kamu”, maka tatkala manusia itu telah kafir ia berkata:”Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu karena sesungguhnya aku takut kepada Allah, Rabb semesta alam”. (QS. 59:16).

Apakah engkau tidak tahu wahai Muhammad, bahwa kebohongan itu berasal dariku. Akulah orang yang pertama kali berbohong. Barangsiapa berbohong, dia adalah temanku, dan barangsiapa berbohong kepada Allah, dia adalah kekasihku. Apakah engkau tidak tahu, bahwa aku bersumpah kepada Adam dan Hawa, “Demi Allah aku adalah penasihat kamu berdua.” Maka, sumpah palsu merupakan kesenangan hatiku, ghibah, membicarakan kejelekan orang lain, dan namimah, meng-adu domba adalah buah kesukaanku, melihat yang jelek-jelek adalah kesukaan dan kesenanganku. Barangsiapa thalaq, bersumpah untuk cerai, dia mendekati perbuatan dosa, meskipun hanya sekali, dan meskipun ia benar. Barangsiapa membiasakan lisannya dengan ucapan cerai, istrinya menjadi haram baginya. Jika mereka masih memiliki keturunan sampai hari kiyamat, maka anak mereka semuanya adalah anak-anak hasil zina. Mereka masuk neraka hanya karena satu kata saja. Wahai Muhammad, sesungguhnya diantara umatmu ada yang meng-akhirkan shalat barang satu dua jam. Setiap kali mau shalat, aku temani dia dan aku goda dia. Kemudian aku katakan kepadanya: “Masih ada waktu, sementara engkau sibuk”. Sehingga dia mengakhirkan shalatnya dan mengerjakannya tidak pada waktunya, maka Tuhan memukul wajahnya. Jika ia menang atasku, maka aku kirim satu syaithan yang membuatnya lupa waktu shalat. Jika ia menang atasku, aku tinggalkan dia sampai ketika mengerjakan shalat aku katakan kepadanya,’ Lihatlah kiri-kanan’, lalu ia menengok. Saat itu aku usap wajahnya dengan tanganku dan aku cium antara kedua matanya dan aku katakan kepadanya, ‘Aku telah menyuruh apa yang tidak baik selamanya.’ Dan engkau sendiri tahu wahai Muhammad, siapa yang sering menoleh dalam shalatnya, Allah akan memukul wajahnya.

Jika ia menang atasku dalam hal shalat, ketika shalat sendirian, aku perintahkan dia untuk tergesa-gesa. Maka ia ‘mencucuk’ shalat seperti ayam mematuk biji-bijian dengan tergesa-gesa. Jika ia menang atasku, maka ketika shalat berjamaah aku cambuk dia dengan ‘lijam’ [cambuk] lalu aku angkat kepalanya sebelum imam mengangkat kepalanya. Aku letakkan ia hingga mendahului imam. Kamu tahu bahwa siapa yang melakukan itu, batal-lah shalatnya dan Allah akan mengganti kepalanya dengan kepala keledai pada hari kiyamat nanti.

Jika ia masih menang atasku, aku perintahkan dia untuk mengacungkan jari-jarinya ketika shalat sehingga dia mensucikan aku ketika ia sholat. Jika ia masih menang, aku tiup hidungnya sampai dia menguap. Jika ia tidak menaruh tangan di mulutnya, syaithan masuk ke dalam perutnya dan dengan begitu ia bertambah rakus di world dan cinta world. Dia menjadi pendengar kami yang setia.

Bagaimana umatmu bahagia sementara aku menyuruh orang miskin untuk meninggalkan shalat. Aku katakan kepadanya,’ Shalat tidak wajib atasmu. Shalat hanya diwajibkan atas orang-orang yang mendapatkan ni’mat dari Allah’. Aku katakan kepada orang yang sakit: “Tinggalkanlah shalat, sebab ia tidak wajib atasmu. Shalat hanya wajib atas orang yang sehat, karena Allah berkata :” Tidak ada halangan bagi orang buta, tidak (pula) bagi orang pincang, tidak (pula) bagi orang sakit, ………

Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat(Nya) bagimu, agar kamu memahaminya. (QS. 24:61) Tidak ada dosa bagi orang yang sakit. Jika kamu sembuh, kamu harus shalat yang diwajibkan”. Sampai dia mati dalam keadaan kafir.

Jika dia mati dan meninggalkan shalat ketika sakit, dia bertemu Tuhan dan Tuhan marah kepadanya. Wahai Muhammad, jika aku bohong dan ngawur, maka mintalah kepada Tuhan untuk membuatku jadi pasir. Wahai Muhammad, bagaimana engkau bahagia melihat umatmu, sementara aku mengeluarkan seper-enam umatmu dari Islam.
Nabi berkata: “Wahai terlaknat, siapa teman dudukmu?”

Iblis: “Pemakan riba.”

Nabi: “Siapa teman kepercayaanmu [shadiq]?”

Iblis: “Pezina.”

Nabi: “Siapa teman tidurmu?”

Iblis: “Orang yang mabuk.”

Nabi: “Siapa tamumu?”

Iblis: “Pencuri.”

Nabi: “Siapa utusanmu?”

Iblis: “Tukang Sihir.”

Nabi: “Apa kesukaanmu?”

Iblis: “Orang yang bersumpah cerai.”

Nabi: “Siapa kekasihmu?”

Iblis: “Orang yang meninggalkan shalat Jum’at.”

Nabi: “Wahai terlaknat, siapa yang memotong punggungmu?”

Iblis: “Ringkikan kuda untuk berperang di jalan Allah.”

Nabi: “Apa yang melelehkan badanmu?”

Iblis: “Taubatnya orang yang sungguih-sungguh bertaubat.”

Nabi: “Apa yang menggosongkan [membuat panas] hatimu?”

Iblis: “Istighfar yang banyak kepada Allah siang dan malam.

Nabi: “Apa yang memuramkan wajahmu (membuat merasa malu dan hina)?”

Iblis: “Zakat secara sembunyi-sembunyi.”

Nabi: “Apa yang membutakan matamu?”

Iblis: “Shalat diwaktu sahur [menjelang shubuh].”

Nabi: “Apa yang memukul kepalamu?”

Iblis: “Memperbanyak shalat berjamaah.”

Nabi: “Siapa yang paling bisa membahagiakanmu?”

Iblis: “Orang yang sengaja meninggalkan shalat.”

Nabi: “Siapa manusia yang paling sengsara [celaka] menurutmu?”

Iblis: “Orang kikir – pelit – kedekut.”

Nabi: “Siapa yang paling menyita pekerjaanmu [menyibukkanmu]?”

Iblis: “Majlis-majlis ulama.”

Nabi: “Bagaimana kamu makan?”

Iblis: “Dengan tangan kiriku dan dengan jari-jariku.”

Nabi: “Di mana kamu lindungkan anak-anakmu ketika panas?”

Iblis: “Di balik kuku-kuku manusia.”

Nabi: “Berapa keperluanmu yang kau mintakan kepada Allah?”

Iblis: “Sepuluh perkara.”

Nabi: “Apa sajakah itu, wahai terlaknat?”

Iblis: “Aku minta kepada-Nya untuk agar saya dapat berserikat dalam diri Bani Adam, dalam harta dan anak-anak mereka. Dia mengijinkanku berserikat dalam kelompok mereka. Itulah maksud firman Allah: “Dan hasutlah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaitan kepada mereka melainkan tipuan belaka.” (QS. 17:64)

Setiap harta yang tidak dikeluarkan zakatnya maka saya ikut memakannya. Saya juga ikut makan makanan yang bercampur riba dan haram serta segala harta yang tidak dimohonkan perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk. Setiap orang yang tidak memohon perlindungan kepada Allah dari syaithan ketika bersetubuih dengan istrinya maka syaithan akan ikut bersetubuh. Akhirnya melahirkan anak yang mendengar dan taat kepadaku. Begitu pula orang yang naik kendaraan dengan maksud mencari penghasilan yang tidak dihalalkan, maka saya adalah temannya.

Itulah maksud firman Allah: ” ……., dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki …… (QS. 17:64) . Saya memohon kepada-Nya agar saya punya rumah, maka rumahku adalah kamar-mandi. Saya memohon agar saya punya masjid, akhirnya pasar menjadi masjidku. Aku memohon agar saya punya al-Qur’an, maka syair adalah al-Qur’anku. Saya memohon agar punya adzan, maka terompet adalah panggilan adzanku. Saya
memohon agar saya punya tempat tidur, maka orang-orang mabuk adalah tempat tidurku. Saya memohon agar saya punya teman-teman yang menolongku, maka maka kelompok al-Qadariyyah menjadi teman-teman yang membantuku. Dan saya memohon agar saya memiliki teman-teman dekat, maka orang-orang yang menginfaq-kan harta kekayaannya untuk kemaksiyatan adalah teman dekat-ku. Ia kemudian membaca ayat: “Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Rabbnya.” (QS. 17:27)

Rasulullah berkata: “Andaikata tidak setiap apa yang engkau ucapkan didukung oleh ayat-ayat dari Kitabullah tentu aku tidak akan membenarkanmu.”
Lalu Iblis meneruskan: “Wahai Muhammad, saya memohon kepada Allah agar saya bisa melihat anak-cucu Adam sementara mereka tidak dapat melihatku. Kemudian Allah menjadikan aku dapat mengalir melalui peredaran darah mereka. Diriku dapat berjalan ke manapun sesuai dengan kemauanku dan dengan cara bagaimanapun. Kalau saya mau, dalam sesaatpun bisa. Kemudian Allah berfirman kepadaku: “Engkau dapat melakukan apa saja yang kau minta”. Akhirnya saya merasa senang dan bangga sampai hari kiamat. Sesungguhnya orang yang mengikutiku lebih banyak daripada yang mengikutimu. Sebagian besar anak-cucu Adam akan mengikutiku sampai hari kiamat.

Saya memiliki anak yang saya beri nama Atamah. Ia akan kencing di telinga seorang hamba ketika ia tidur meninggalkan shalat Isya. Andaikata tidak karenanya tentu ia tidak akan tidur lebih dahulu sebelum menjalankan shalat. Saya juga punya anak yang saya beri nama Mutaqadhi. Apabila ada seorang hamba melakukan ketaatan ibadah dengan rahasia dan ingin menutupinya, maka anak saya tersebut senantiasa membatalkannya dan dipamerkan ditengah-tengah manusia sehingga semua manusia tahu. Akhirnya Allah membatalkan sembilan puluh sembilan dari seratus pahala-Nya sehingga yang tersisa hanya satu pahala, sebab, setiap ketaatan yang dilakukan secara rahasia akan diberi seratus pahala. Saya punya anak lagi yang bernama Kuhyal. Ia bertugas mengusapi celak mata semua orang yang sedang ada di majlis pengajian dan ketika khatib sedang memberikan khutbah, sehingga, mereka terkantuk dan akhirnya tidur, tidak dapat mendengarkan apa yang dibicarakan para ulama. Bagi mereka yang tertidur tidak akan ditulis pahala sedikitpun untuk selamanya.

Setiap kali ada perempuan keluar pasti ada syaithan yang duduk di pinggulnya, ada pula yang duduk di daging yang mengelilingi kukunya. Dimana mereka akan menghiasi kepada orang-orang yang melihatnya. Kedua syaithan itu kemudian berkata kepadanya, ‘keluarkan tanganmu’. Akhirnya ia mengeluarkan tangannya, kemudian kukunya tampak, lalu kelihatan nodanya.

Wahai Muhammad, sebenarnya saya tidak dapat menyesatkan sedikitpun, akan tetapi saya hanya akan mengganggu dan menghiasi. Andaikata saya memiliki hak dan kemampuan untuk menyesatkan, tentu saya tidak akan membiarkan segelintir manusia-pun di muka bumi ini yang masih sempat mengucapkan “Tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Utusan-Nya”, dan tidak akan ada lagi orang yang shalat dan berpuasa. Sebagaimana engkau wahai Muhammad, tidak berhak memberikan hidayat sedikitpun kepada siapa saja, akan tetapi engkau adalah seorang utusan dan penyampai amanah dari Tuhan. Andaikata engkau memiliki hak dan kemampuan untuk memberi hidayah, tentu engkau tidak akan membiarkan segelintir orang-pun kafir di muka bumi ini. Engkau hanyalah sebagai hujjah [argumentasi] Tuhan terhadap makhluq-Nya. Sementara saya adalah hanyalah menjadi sebab celakanya orang yang sebelumnya sudah dicap oleh Allah menjadi orang celaka. Orang yang bahagia dan beruntung adalah orang yang dijadikan bahagia oleh Allah sejak dalam perut ibunya, sedangkan orang yang celaka adalah orang yang dijadikan celaka oleh Allah sejak dalam perut ibunya.

Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam  membacakan firman dalam QS Hud: “Jikalau Rabbmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat, (QS. 11:118) kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Rabbmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat Rabbmu (keputusan-Nya) telah ditetapkan; sesungguh-nya Aku akan memenuhi neraka jahanam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya.” (QS. 11:119) dilanjutkan dengan: “Tidak ada suatu keberatanpun atas Nabi tentang apa yang telah ditetapkan Allah baginya. (Allah telah menetapkan yang demikian) sebagai sunnah-Nya pada nabi-nabi yang telah berlalu dahulu. Dan adalah ketetapan Allah itu suatu ketetapan yang pasti berlaku,” (QS. 33:38)”.
Kemudian Rasulullah berkata lagi kepada Iblis: “Wahai Abu Murrah [Iblis], apakah engkau masih mungkin bertaubat dan kembali kepada Allah, sementara saya akan menjaminmu masuk surga.”

Ia iblis menjawab: “Wahai Rasulullah, ketentuan telah memutuskan dan Qalam-pun telah kering dengan apa yang terjadi seperti ini hingga hari kiamat nanti. Maka Maha Suci Tuhan, yang telah menjadikanmu sebagai tuan para Nabi dan Khatib para penduduk surga. Dia, telah memilih dan meng-khususkan dirimu. Sementara Dia telah menjadikan saya sebagai tuan orang-orang yang celaka dan khatib para penduduk neraka. Saya adalah makhluq celaka lagi terusir. Ini adalah akhir dari apa yang saya beritahukan kepadamu dan saya mengatakan yang sejujurnya”.

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa ta'ala , Tuhan Semesta Alam, awal dan akhir, dzahir dan bathin. Semoga shalawat dan salam sejahtera tetap selalu diberikan kepada seorang Nabi yang Ummi dan kepada para keluarga dan sahabatnya serta para Utusan dan Para Nabi.
sumber artikel: http://abuayaz.blogspot.com/2012/10/hadits-palsu-tentang-kisah-dialog-nabi.html
21.49 | 0 komentar | Read More

Kisah Nyata: Jenazah Mufti Tersemadi di Perkuburan Kristian



Ini adalah suatu kisah benar berdasarkan apa yang diceritakan oleh seorang sahabat saya. Ketika saya mendengar cerita itu, bulu roma saya meremang ketakutan. Saya bimbang mengenai tahap iman saya. Adakah ia sempurna atau sebaliknya.
          Kisah ini terjadi di India. Pada suatu hari, seorang mufti meninggal dunia dan beliau pun disemadikan di tanah perkuburan Islam. Pada hari yang sama juga, seorang remaja perempuan Kristian telah meninggal dunia dan disimpan di tanah perkuburan Kristian.
          Disebabkan oleh suatu kes jenayah yang tidak dapat diselesaikan, pihak polis terpaksa menggali semula kubur remaja perempuan Kristian tersebut. Alangkah terkejutnya mereka tatkala mendapati mayat perempuan tersebut tidak ada di situ bahkan di kubur itu tersemadinya jenazah seorang mufti!
          Mereka semua bingung dan hairan bagaimana jenazah boleh bertukar dengan orang lain. Hasil perbincangan bersama-sama penduduk Muslim, pihak polis kemudiannya menggali semula kubur mufti tersebut yang asalnya berada di tanah perkuburan Islam. Sekali lagi mengejutkan. Di kubur tersebut, mereka telah menjumpai jenazah remaja perempuan Kristian tadi. Pelik bin ajaib!
          Orang ramai semakin bingung. Berita itu tersebar luas sehingga memaksa mereka bertanya kepada waris si mati mengenai apa yang telah remaja perempuan dan mufti itu ketika di dunia. Mesti ada sesuatu yang Allah hendak jadikan pengajaran terhadap peristiwa bertukarnya kubur itu.
          Ibu bapa kepada jenazah perempuan Kristian itu memberitahu, ”Ketika anak kami hidup, dia ada berhasrat untuk memeluk agama Islam tetapi kami menghalangnya. Kami sendiri tidak tahu status agamanya ketika dia meninggal dunia. Adakah masih dalam Kristian atau memeluk Islam secara senyap-senyap.”
          Isteri kepada mufti itu pula menceritakan, ”Sepanjang hidup, suami saya memang seorang yang banyak membantu masyarakat menyelesaikan pelbagai masalah agama. Ramai orang bertanyakan kepadanya pelbagai perkara dan dia dapat menyelesaikannya dengan baik. Setiap malam dia akan bangun bersolat tahajjud.”
          Mereka yang mendengar masih tidak menemui kecacatan kepada sifat mufti itu. Dia seorang yang mulia dan berjasa kepada masyarakat. Tapi, mengapa Allah menukarkan kuburnya ke tanah perkuburan Kristian. Sehinggalah, si isteri meneruskan ceritanya.
          ”... Cuma, saya kadang-kadang saya terdengar suami saya merungut sesuatu. Sewaktu dia bangun untuk solat malam, dia berkata, ’Susahnya jadi orang Islam. Kena solat, kena buat itu ... kena buat ini ... . Jadi orang agama lain kan senang? Tak perlu nak susah-susah buat semua tu’.”
          Kadang-kadang, kita tak tahu, amalan manakah yang boleh mendatangkan kemurkaan Allah. Sebab itulah, kita perlu menjauhi semua perkara dan jangan banyak soal mengapa Allah melarang kita berbuat itu dan berbuat ini. Kadang-kadang, dengan niat yang salah pun Allah murka!
          Kita juga tidak tahu, amalan manakah yang boleh mendatangkan ’senyuman’ Allah. Sebab itulah, kita mesti berusaha untuk melakukan segala kebaikan dan jangan banyak soal mengapa Allah perintahkan kita berbuat itu dan berbuat ini. Dengan niat yang baik pun, Allah suka!
          Berhati-hatilah tatkala anda memberi pendapat mengenai sesuatu pelaksanaan hukum-hukum Allah. Saya sendiri risau dengan tabiat segelintir ahli masyarakat Muslim yang sewenang-wenangnya memberi pendapat negatif berkenaan Hukum Hudud. Tidak takutkah anda dimurkai Allah? Siapa kita untuk mempertikaikan perintah Allah?
************************************************
p/s: Jika anda rasa artikel ini bermanfaat, kongsilah bersama-sama rakan-rakan yang lain sama ada melalui butang Facebook atau Twitter yang tersedia di bawah.
sumber artikel: http://khairitajudin.blogspot.com/2011/10/kisah-benar-jenazah-mufti-tersemadi-di.html
21.38 | 0 komentar | Read More

Kisah Jenazah Anak Saleh yang Berbau Harum


Berita  kali ini mengisahkan tentang nikmatnya alam kubur yang diterima oleh anak yang saleh. Kisahnya. Semasa hidupnya, seorang anak yang bernama Hasan bin Abdullah dikennal sebagai aak yang saleh.

Subhanallah...
Setelah berpuluh-puluh tahun ia mati dan dimakamkan, jasadnya masih terlihat utuh dan berbau harum. Kisah ini terjadi di daerah Unaizah, Arab Saudi. Saat itu, di tepi batas kota akan dibangun benteng batas wilayah Unaizah. Kebetulan lokasi itu dulunya merupakan kuburan warga setempat yang lama tak dipakai lagi. Berdasarkan persetujuan raja setempat, lokasi kuburan itu akhirnya dibongkar.

Maka mulailah para pekerja memindahkan satu persatu jenazah di kuburan itu ke lokasi lain yang sudah disediakan. Namun, hingga pada giliran makam yang ada di sebelah pojok, penggali kuburan mengalami kesulitan. Tanah di makam itu terasa keras untuk digali. Butuh sekitar satu jam untuk membobfkar kuburan tua itu.

http://sahabat-wanita.com/wp-content/uploads/2012/09/gambar-anak-sholeh.jpg"Tanahnya lebih keras dari tanah yang lain di kuburan ini, kenapa bisa demikian ya," kata salah seorang penggali.

Mendapat Nikmat Kubur

Meskipun demikian, mereka tetap sabar hingga tergalilah makam tersebut. Ternyata di dalam liang lahat itu terdapat jenazah yang masih utuh meski tampak kering. Bahkan jenggot jenazah itu masih tampak jelas dan utuh. Padahal beberapa kafan sudah hancur dimakan tanah.

"Subhanallah...jenazah siapa ini," ujar seorang penggali kubur."

"baunya harum sekali, aneh..padahal kuburan ini usianya sudah lama," ujar yang lain.

Para penggali makam itu juga bingung karena seketika saja aroma harum menyerbak ke segala arah. Mereka yakin, jika bau harum itu berasal dari jenazah utuh itu. Salah satu dari mereka kemudian memanggil salah seorang Syeikh di Unaizah untuk melihat keanehan itu.

"Subhanallah..., biarakan dalam posisi sebagaimana adanya. Hindarilah ia dan galilah sebelah kanan atau sebelah kiri," ucap syeikh tersebut.

Para pekerja itu menuruti perintah sang syeikh. Akhirnya, dengan terpaksa mereka mengurangi luas area untuk pembangunan benteng tersebut. Sang Syeikh kemudian berusaha mencari informasi tentang jenazah siapakah yang mendapatkan nikmat kubur itu.

Ia bertanya ke seluruh penduduk desa itu, hingga sampailah ia di sebuah rumah kecil dan tua. Penghuni rumah itu hanya seorang nenek tua. Ia hanya terbaring di ranjang sambil berzikir kepada Allah SWT.

"Apa yang membuat Anda singgah di rumah ini? Bukankah masih banyak rumah lain yang lebih bagus untuk kau singgahi?" tanya nenek itu.

"Aku sedang mencari ahli keluarga dari makam yang jenazahnya utuh itu," jawab syeikh.

"Ketahuilah, ia adalah Hasan bin Abdullah. Dia saudaraku yang meninggal dua puluh tahun yang lalu," kata nenek dengan nada sedih.

Berbakti Kepada Orang Tua

Mendengar pernyataan itu, syeikh lebih mendekat lagi menuju pembaringan nenek.

"Sudikah engkau menceritakan apa yang sebenarnya dilakukan saudaramu itu ketika masih hidup?" tanya syeikh.

"Ia adalah seorang yang ahli ibadah, tiap malamnya selalu bermunajat kepada Allah SWT," kata nenek itu dengan suara yang terputus-putus sambil meneteskan air mata karena teringat akan saudaranya.

"Saudaraku itu tidak pernah menolak setiap perintah orang tuaku. Ia anak yang berbakti. Saudaraku itu sering menggendong ibuku ke pasar untuk berdagang," jelas nenek itu lagi.

Syeikh itu sangat terkesima dengan amaan yang dialkukan oleh saudara nenek itu. Ia kemudian berpamitan sambil memberikan beberapa dinar untuk sedekah. Sesampainya di rumah, syeikh itu langsung bersimpuh di kaki ibunya. Ia menangis memohon maaf atas semua kesalahannya yang tidak begitu memperhatikan ibunya karena terlalu sibuk bekerja.

Sang syeikh saja sampai bersimpuh dikaki ibu, sudahkah Anda?

Mari berbakti kepada orang tua, terutama kepada ibu kita, agar kita bisa mendapatkan nikmat kubur seperti Hasan bin Abdullah dalam kisah ini.
21.37 | 0 komentar | Read More

Mayat yang Tak Bisa Diangkat (Kejadian Di Kota Pontianak)

http://3.bp.blogspot.com/-4QDr0P4Xso0/T4bYecECYhI/AAAAAAAAAAM/C_jM1wXvni0/s1600/dscn9612.jpg
Kehebohan sedang menggegerkan kota Pontianak! Sudah beberapa hari ini warga Pontianak digegerkan dengan berita tentang mayat yang terjatuh ke parit di pekuburan Gang Kesturi Jeruju Pontianak dan tidak bisa diangkat lagi sehingga terpaksa dikubur di parit tersebut walau kurang layak karena dipenuhi air. Simpang siur berita bikin gosipnya tambah membingungkan karena tak ada satu berita pun yang cocok mengenai latar belakang cerita, peristiwa kejadian, dan tanggal kejadiannya. Bagi yang pengen tau cerita mayat Jeruju yang ga bisa diangkat ini, simak aja artikel berikut yang ane copas dari beberapa sumber (plus gambar dan denah).Sumber berita http://www.indowarta.com
Warga Jeruju yang berada di Jalan Komyos Sudarso di kejutkan dengan sosok mayat tidak dapat diangkat selama empat hari. Pasalnya, warga setempat menemukan mayat perempuan yang sudah membusuk di samping rumah milik seorang warga, Rabu (8/6/2011) malam. Salah satu tokoh masyarakat jeruju, Kawi (40) mengatakan, mayat tersebut merupakan warga dari Gang Pisang yang meninggal beberapa waktu lalu dan dibawa ketempat pemakaman yang tidak jauh dari pasar. Namun ketika ditandu oleh warganya, mayat tersebut jatuh kedasar tanah yang di penuhi oleh kubangan air.
Lanjut Kawi, setelah mayat itu jatuh dan ketika akan diangkat ternyata berat sehingga tidak dapat diangkat lagi lantaran susah. Akibatnya, dengan terpaksa mayat tersebut dibiarkan begitu saja oleh warga dari Gang Pisang.
Mayat korban ditemukan Sabtu (4/6/2011) sore, sekitar pukul 16.00 wib. Ketika itu sejumlah warga mencium adanya bau busuk di sekitar rumah milik warga.
Menurut Erna (25), bau busuk itu sudah tercium sejak tiga hari sebelumnya. Karena bau itu kian menyegat, ia bersama warga lainnya lantas memeriksa area yang berada disamping rumah tersebut.
Awalnya ia mengira bau bangkai binatang. Tetapi ketika dilihat disamping rumah ternyata banyak belatung yang di duga mayat manusia. Warga kaget karena melihat adanya kain berwarna putih.
Menurut seorang sumber di TKP lainya, disamping rumah tersebut terdapat jalan setapak yang biasa digunakan warga untuk keluar maupun masuk ke dalam areal pemakaman.
Mayat tersebut diperkirakan meninggal tiga hari sebelum ditemukan. Ini dilihat dari kondisi mayat yang sudah mengeluarkan bau busuk.
http://regional.kompasiana.com/2011/…at-gentayangan
Posisi makam Pesah dalam kubangan selokan di antara dua tembok ruko
Berbagai spekulasi muncul. Kehebohan warga tak bisa dibendung lagi. Ketua RT minta tak perlu dikaitkan macam-macam. Kapan dipindahkan? PONTIANAK (9/6) – Pembelajaran bagi setiap orang yang menjalankan fardu kifayah. Sudah empat hari sejak Sabtu (4/6), warga dihebohkan oleh jenazah Pesah, 74, yang dikuburkan di tempat kurang layak di Jalan Kom Yos Sudarso sekitar Pasar Teratai, Jeruju.
Jenazah ibu yang meninggalkan empat orang anak warga Gang Pisang Berangan RT/RW 2/19 Kelurahan Sungai Jawi Luar ini dikuburkan di kubangan air bekas jalan masuk ke Tempat Pemakaman Muslim (TPM) Gang Kasturi, Pontianak Barat.
Posisi kubur belum sepenuhnya masuk ke komplek pekuburan, diapit dua bangunan ruko berjarak sekitar 20 meter dari kompleks kuburan seluas 45×50 meter persegi di lokasi tersebut.
Bekas jalan masuk ke TPM Gang Kasturi itu lebarnya sekitar 10 meter. Dulunya di jalan itu terdapat gertak (jembatan kecil) menuju lokasi pekuburan. Namun gertak tersebut sudah rusak tak bisa dilalui lagi. Sejumlah papan dan kayunya sudah dicabut dan rapuh.
Mengapa tak dikuburkan di lokasi semestinya? Padahal TPM itu masih bisa menampung banyak untuk jenazah yang hendak dikuburkan. Kondisi inilah yang menimbulkan berbagai macam spekulasi warga.
“Ada yang bilang saat mau dibawa ke dalam kompleks pekuburan, orang yang menggotong peti mati itu terpeleset. Peti mati langsung jatuh dan tidak bisa diangkat lagi,” kata Darmawati, warga Gang Pisang Raja, Jeruju kepada Equator kemarin (8/6).
Karena penasaran, Darmawati pun menyempatkan diri melihat kuburan tersebut. Terlebih dia juga mendengar informasi kalau yang meninggal itu masih satu Gang dengan tempatnya tinggal. “Setahu saya tidak ada yang meninggal di gang saya. Makanya saya lihat ke sini,” tuturnya.
Selain Darmawati, puluhan bahkan ratusan orang juga penasaran dengan kuburan tersebut. Mereka berduyun-duyun ke lokasi kubur yang berada di tepi Jalan Kom Yos Sudarso itu. Saking padatnya warga yang datang, jalan raya macet. Warga yang melintas juga ada yang penasaran dan menyempatkan diri melihat kuburan itu.
Sejumlah polisi lalu lintas berjaga di lokasi untuk mengatur kemacetan. Polisi bahkan memberikan imbauan kepada warga melalui pengeras suara untuk membubarkan diri. Namun rasa penasaran warga tak juga surut. Mereka datang silih berganti.
Bahkan ada seorang warga yang mencoba mencari keberadaan peti mati almarhum dengan menusuk-nusuk tanah di kubur itu menggunakan sepotong ranting kayu untuk memastikan peti jenazah. Namun beberapa orang sempat melarang karena berkaitan dengan adab.
Saat didekati, tercium bau tak sedap yang cukup menyengat. Pesah diketahui meninggal pada Jumat (3/6) sekitar pukul 17.00. Ia lahir di Sungai Kakap, 8 Juni 1937. Sebelum meninggal, almarhum tinggal di Gang Pisang Berangan.
Syahrun Achmad, Ketua RT/RW 01/06, Kelurahan Sungai Jawi Luar
mengungkapkan dirinya mendapatkan laporan ketika jenazah hendak dikuburkan. “Malam Sabtu saya didatangi pihak keluarga almarhumah. Mereka melapor akan menguburkan almarhumah di pemakaman sini (TPM Gang Kasturi, red),” kata Syahrun kepada Equator, kemarin.
Sesuai yang dijanjikan, Sabtu (4/6) sekitar pukul 10.00, Syahrun sudah menunggu di rumahnya di Gang Kasturi. Namun hingga siang, belum ada juga tanda-tanda almarhum akan dikubur.
“Siang hari baru saya dapat laporan kalau almarhum sudah dikubur di situ (bekas jalan masuk ke TPM Gang Kasturi,” ucap Syahrun.
Menurut Syahrun, sejak dua tahun terakhir, orang yang mau ke pekuburan tidak pernah lewat jalan itu lagi. Warga yang hendak ke pekuburan biasanya memutar lewat Gang Kasturi. “Rencana kita jalan itu akan kita usulkan ke pemerintah untuk dibangun lebih bagus lagi,” tuturnya.
Soal berita yang beredar dari mulut ke mulut bahwa peti mati almarhum jatuh dan tidak bisa diangkat, Syahrun menegaskan, berita itu tidak benar. “Memang mau dikuburkan di situ, dan sudah ada lubang yang digali. Tapi kalau saya tahu dari awal mau dikubur di situ, saya akan larang karena kita sudah putuskan agar daerah itu hanya untuk jalan, bukan untuk pekuburan,” katanya.
Syahrun berharap semua orang tidak menanggapi macam-macam soal peristiwa ini. Selaku Ketua RT, dirinya mengaku sudah berembuk dengan pihak keluarga terkait pemakaman almarhumah. Pihak RT menginginkan agar makam bisa dipindahkan ke kompleks pemakaman agar tidak lagi menjadi tontonan warga, sehingga tidak menimbulkan kemacetan di Jalan Kom Yos Sudarso.
“Kita sudah berembuk dengan pihak keluarga. Pihak keluarga mengusulkan pemakaman dipindahkan menunggu 100 hari (sekitar 3 bulan ke depan, red). Tapi kita harapkan agar pemakaman ini bisa dipindahkan secepatnya,” ujar Syahrun sembari mengatakan pihak keluarga sudah mewakilkan pembicaraan mengenai pemakaman itu kepada Musa Ujang, keponakan almarhumah.
21.33 | 0 komentar | Read More

Orang yang sudah mati namun berjalan di Mamasa (Kisah Mayat yang Berjalan)

Tak seberapa mudah melacak kebenaran cerita tentang mayat berjalan ini. Di kawasan http://1.bp.blogspot.com/-0JqOcOCpdss/TlSdcSfAY2I/AAAAAAAABEE/f5GDeade4ro/s1600/25889_1312920915415_1602428254_725335_2648414_n.jpg 

Mamasa sendiri, cerita semacam itu hanya diomongkan tanpa pernah didokumentasikan. Sama halnya dengan cerita tentang asal usul nenek moyang masyarakat  Mamasa, misalnya, hanya tergali lewat tuturan dari mulut ke mulut tanpa bukti tertulis. Betapapun, semuanya diyakini masyarakat Mamasa sebagai sumber yang dianggap benar: Sesepuh masyarakat menuturkan segala latar belakang masyarakat Mamasa dengan merujuk catatan buatannya sendiri, itu pun hasil tanya sana-sini ditambah cerita dari ayah dan kakeknya dulu. Begitu pula naskah Mamasa (Kondosapata Waisapalelean)

Dalam Informasi Sejarah, Budaya, dan Pariwisata karya Arianus Mandadung (1982), merujuk pada informasi lisan secara turun-temurun dilengkapi sejumlah catatan milik ayahnya yang dulunya aparat kecamatan. Cerita tentang mayat berjalan, memang diakui benar adanya. 

Kepakaran orang Mamasa dalam  ilmu menjalankan mayat bisa ditarik jauh ke belakang, ketika sarana pengangkutan belum ada, hutan-hutan di sepanjang Polewali - Mamasa sejauh 92 km hanya bisa dibelah sambil berjalan kaki. Ketika itulah orang Mamasa sudah merantau, dalam kelompok. Tak cuma berbekal makanan, minuman, kondisi fisik dan mental yang prima saja, melainkan juga ilmu dalam.  Begitulah, siapa pun yang berani merantau ke negeri orang ketika itu, pastilah dia orang berilmu. Bekal khusus ini bukan hanya untuk menangkal segala bahaya, tapi juga diterapkan ketika yang bersangkutan menemui masalah. Bila salah seorang dari kelompok perantau itu meninggal, sesuai dengan kebiasaan, jenazahnya harus dikuburkan di tanah kelahirannya. Namun, sarana angkutan tidak ada. Kalaupun dipikul juga terlalu berat, lantaran jarak tempuh terlalu jauh. Dengan ilmunya, perantau mampu me-nyuruh mayat kawannya tersebut untuk berjalan sendiri, kembali ke kampung halaman, sementara si empunya ilmu berjalan mengiringinya dibelakang. Mayat itu akan berjalan tegak, tapi sendi-sendi kaki dan tangannya mati. Ekspresinya pun tidak ada. Kira-kira mirip robot berjalan. Sementara itu ada pantangan yang mesti dihindari agar tidak repot. Mayat itu tidak boleh ditegur, jadi lebih baik si pengiring mayat menghindari keramaian atau pertemuan dengan orang-orang.  Maka sudah dimaklumi banyak orang di sekitar Mamasa, agar tak menegur jika bertemu mayat berjalan macam ini. Konon, jika ditegur, daya hipnotis yang membuat mayat mampu berjalan itu lenyap dan mayat terkulai roboh, sehingga perlu waktu untuk menjalankannya lagi.

Kejadian semacam itu bisa dikatakan tak ada lagi di masa-masa sekarang. Sedikit yang masih tersisa sampai sekarang adalah kemampuan memerintahkan  ternak potong yang sudah mati untuk berjalan.

Kerbau dan babi yang mau disembelih, dikasih makan dulu oleh si orang pandai. Setelah mati, makhluk ini berdiri dan jalan hanya dengan satu tepukan. Kejadiannya Cuma terjadi  selama beberapa menit.  Kemudian, dengan satu tepukan tangan pula, binatang itu terjatuh  dan siap dipotong-potong.

Begitu pula kejadian di tempat lain. Ketika hewan kurban pesta kematian dibagikan, salah seekor di antaranya berdiri dan berlari ke tempat tersembunyi. Orang dengan mudah menyimpulkan, ini pasti buah kerja seseorang yang menginginkan pembagian lebih. Kejadian semacam tadi masih terjadi sesekali. Malah ada kalanya jadi atraksi yang ditonton para pelayat, bukti bahwa kegiatan begini makin lama makin langka. Sama halnya dengan orang yang punya kemampuan menjalankan  mayat. Di Mamasa sekarang tinggal segelintir saja.


sumber :

majalah intisari

21.24 | 0 komentar | Read More

YANG TERBARU DARI BAGINDAERY

BACA JUGA

DAFTAR LENGKAP ARTIKEL BLOG BAGINDAERY

Ikuti situs Bagindaery

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...