ARTIKEL PILIHAN

GOOGLE TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

ARTIKEL PILIHAN

BERITA TERBARU JOKOWI: Jokowi Akan Buat Lembaga untuk Relawan

Written By Situs Baginda Ery (New) on Sabtu, 30 Agustus 2014 | 18.21

Jokowi Akan Buat Lembaga untuk Relawan  
Jokowi Akan Buat Lembaga untuk Relawan (Foto: Antara) JAKARTA – Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) rencananya akan membuat lembaga unuk relawan sebagai bentuk apresiasinya atas kinerjanya selama pilpres.

“Jokowi sudah merencakan melakukan pelembagaan partisipasi publik ke pemerintahan untuk para relawan. Jadi selesai para relawan cari suara atau setelah pokja  bubar atau digunakan sesaat sampai dilantik mereka (relawan) tetap akan digunakan, akan dikanalisasi,” kata Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Eva Kusuma Sundari, saat berbincang dengan Okezone, Jumat (29/8/2014) malam.

Eva menjelaskan, relawan Jokowi-JK yang tergabung dalam Pokja Tim Transisi hingga saat ini masih terus melakukan penggodokan penyusunan kabinet Jokowi-JK.

“Bahkan mereka (relawan Jokowi-JK) dibolehkan untuk melakukan celaring house, menghimpun informasi yang mereka punya darimana pun untuk disetor ke Rumah Transisi untuk menjadi bagian dari opsi. Relawan itu punya peran signifikan banget,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia menilai protes yang diajukan Boni Hargens dan beberapa relawan lantaran tidak dianggap hanyalah sebuah ekspresi cinta dari relawan untuk mengingatkan Jokowi.

“Itu protes enggak ada urusan dengan mendelegitimasi tim transisi dan Jokowi. Itu ekspresi cinta dengan cara yang keras,” ujarnya.

(crl)
18.21 | 0 komentar | Read More

Berita Terbaru Jokowi: Saya Diingatkan Ibu Mega Sampai 3 Kali!

Jokowi: Saya Diingatkan Ibu Mega Sampai 3 Kali! Megawati Soekarnoputri bersama Jokowi-JK (Foto:Antara) DENPASAR- Presiden terpilih Joko Widodo mengaku baru sempat menemui relawan dan pendukungnya di Bali setelah tiga kali diingatkan oleh ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Kedatangannya ke Bali hari ini, tak lain, untuk membayar janjinya menemui relawan. "Kemenangan Jokowi-JK di Bali adalah kemenangan yang sangat besar," kata Jokowi di Restoran Hongkong Garden, Denpasar, Sabtu (30/8/2014).

Dia ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya secara  langsung kepada relawan di Bali yang berkontribusi besar untuk kemenangannya.

Saat berkampanye, Jokowi berjanji akan  datang ke Bali,  jika pendukungnya di Pulau Dewata bisa meraih kemenangan besar pada pilpres. Benar saja, suara Jokowi-JK di Bali mampu memenuhi target 70 persen lebih sehingga dia berjanji akan datang kembali ke Bali, secepatnya.

Jokowi pun mengaku telah  diingatkan oleh Ketua Umum PDIP Megawati agar dia segera memenuhi janjinya saat kampanye yang dihadiri ribuan warga. "Saya diingatkan sampai tiga kali oleh Ibu Megawati, kalau saya harus memenuhi janji saat kampanye," akunya.

Diakuinya, karena kesibukannya menunggu proses sidang di MK dan aktivitasnya yang padat, dia baru sempat bertemu relawan di Bali hari ini. (ugo)
18.20 | 0 komentar | Read More

BERITA TERBARU PRABOWO: Gugatan Ditolak PTUN, Prabowo-Hatta Akan Banding

KOMPAS.com/Indra Akuntono Anggota tim hukum Prabowo-Hatta, Habiburokhman

JAKARTA, KOMPAS.com — Pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa akan mengajukan banding terhadap putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang menolak gugatan mereka terkait administrasi Pemilu Presiden 2014.

Anggota tim hukum Prabowo-Hatta, Habiburokhman, mengaku tak puas dengan keputusan PTUN yang enggan menerima gugatan karena merasa tidak berwenang.

"Kami akan banding, tidak ada masalah. Kami melihat ada yang belum selesai secara hukum, ya harus kita selesaikan secara hukum," kata Habiburokhman, saat dihubungi, Kamis (28/8/2014).

Menurut Habiburokhman, keputusan untuk banding ini bukan karena Prabowo-Hatta masih ngotot menang dalam Pemilu Presiden 2014.

Habiburokhman mengatakan, upaya hukum ini hanya untuk mencari keadilan berdasarkan hukum yang konstitusional dan sah. "Ini bukan soal menang atau kalah buat Prabowo-Hatta," ucapnya.

Lagi pula, lanjut Habiburokhman, perkara di PTUN kali ini berbeda dengan perkara di Mahkamah Konstitusi. Di PTUN, ujar dia, tidak ada putusan yang bersifat final dan mengikat layaknya di MK.
Oleh karena itu, sah-sah saja apabila pihaknya mengajukan banding.

"Putusan MK memang tidak boleh ada upaya hukum seperti banding atau kasasi yang bisa dilakukan. Tetapi, kalau langkah hukum lain seperti PTUN ini kan boleh saja," ujar Habiburokhman.

PTUN menolak gugatan tata usaha negara yang diajukan Prabowo-Hatta atas Surat Ketua Komisi Pemilihan Umum Nomor 959/UND/8/2014 tertanggal 21 Juli 2014 karena dianggap tidak berdasar.

Surat itu merupakan undangan penetapan rekapitulasi hasil perhitungan suara dan penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih hasil Pilpres 2014.

Adapun pertimbangan yang dianggap tidak berdasar menurut PTUN adalah sebagai berikut.
1. Pokok gugatan tersebut nyata-nyata tidak termasuk dalam wewenang pengadilan.
2. Syarat-syarat gugatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 56 tidak dipenuhi oleh penggugat sekalipun ia telah diberi tahu dan diperingatkan.
3. Gugatan tersebut tidak didasarkan pada alasan yang layak.
4. Apa yang dituntut dalam gugatan sudah dipenuhi oleh Keputusan Tata Usaha Negara yang digugat.
18.17 | 0 komentar | Read More

BERITA TERBARU PRABOWO: Tim Hukum Prabowo-Hatta Permasalahkan Proses Pilpres ke MA

Tim Hukum Prabowo-Hatta Permasalahkan Proses Pilpres ke MA
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim hukum merah putih pendukung Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, Didi Supriyanto mengatakan, proses hukum yang sedang dijalankan tim Prabowo-Hatta yakni pengujian materi sejumlah Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) di Mahkamah Agung (MA).
Adapun, PKPU yang diajukannya sebanyak empat materi di antaranya, PKPU nomor 9, PKPU nomor 19, PKPU nomor 21 dan PKPU nomor 31. Materi tersebut, berkaitan dengan Daftar Pemilih Khusus Tambahan (DPKTb), serta rekapitulasi yang melalui desa serta kelurahan.
"Di MA itu bukan uji putusan pilpres 2014, tapi uji PKPU yang kita anggap diluar undang-undang," ucap Didi seusai mengikuti upacara penghormatan terakhir Ketua Umum Partai Gerindra di kantor DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2014).
Didi pun menegaskan, langkah hukum ke MA bukan semata-mata mencari cara sebagai bentuk menggagalkan hasil Pilpres yang telah disahkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu.
"Perlu dibedakan, proses ini (MA) bukan upaya mencari celah menggugat hasil Pilpres. Kami permasalahkan proses pilpresnya," ujar Didi.
Sementara mengenai, perkara gugatan Prabowo-Hatta yang diTitolak oleh Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait keabsahan Joko Widodo dalam pencapresannya. Didi mengungkapkan, hal tersebut bukan diajukan oleh kuasa hukum pasangan nomor satu melainkan masyarakat.
"Kalau yang saya tahu, gugatan ke PTUN itu dilakukan masyarakat. Dan saya melihat apa yang diajukan masyarakat melalui PTUN tidak ada kaitannya dengan upaya hukum Prabowo-Hatta," tuturnya.
18.16 | 0 komentar | Read More

BERITA TERBARU PRABOWO: Kubu Prabowo-Hatta Mengadukan Polri ke Kompolnas

Prabowo-Hatta (Liputan6.com/Andri Wiranuari)
Liputan6.com, Jakarta - Kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mengadukan ke Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), agar Bareskrim Polri segera menyelesaikan masalah hukum yang dilaporankan.

"Kita ini masyarakat, kita hadapi persoalan yang belum terjadi sebelumnya. Apa yang ada kita lakukan (ke Kompolnas) itu hanya memperkuat referensi yang ada," kata Kuasa hukum Koalisi Merah Putih Habiburokhman di kantor Sekretariat Kompolnas, Jakarta, Kamis (28/8/2014).

Habiburokhman menjelaskan, laporan ke Kompolnas karena ini bukan persoalan Prabowo-Hatta menang atau tidak menang Pilpres 2014. Akan tetapi ini adalah masalah hukum yang belum terselesaikan.

"Karena itu, ini kewajiban kita, jangan sampai ada masalah yang tersisa," ungkap dia.

Habiburokhman datang ke kantor Kompolnas ditemani Anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Mereka ditemui seorang komisioner Kompolnas Logan Siagian di ruangannya.

Dalam pertemuan itu Dasco mengaku ada 3 hal yang disampaikan kepada Kompolnas, tentang sikap Polri yang diduga bertindak represif dan diskriminatif dalam Pilpres 2014 kemarin.

"Pertama, terjadinya kekerasan terhadap pengunjuk rasa di sekitar Patung Kuda Indosat, Jakarta Pusat, saat sidang putusan Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK)," ujar Dasco

Kedua ucap Dasco, soal laporan terkait logo Garuda Merah oleh pihak lain. Padahal menurut dia kasus tersebut telah diselesaikan di Bawaslu, Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).‬

"Karena itu bila pengusutan kasus logo Garuda Merah ditindak lanjuti, maka akan memicu pertikaian politik baru. Mengingat pada kampanye Pilpres lalu, logo tersebut dipakai secara massal oleh ratusan ribu pendukung Prabowo-Hatta," ungkap dia.

‪Indikasi lainnya, imbuh Dasco, adalah kasus pemanggilan Ketua DPD Gerindra M Taufik sebagai saksi terlapor atas kasus dugaan fitnah, terkait kata 'penculikan' ketua dan anggota KPU.‬

‪"Anehnya, M Taufik justru dipanggil dan diperiksa terlebih dahulu oleh Polri ketimbang komisioner KPU selaku terlapor dalam kasus buka kotak suara. Padalah laporan terhadap M Taufik baru dilakukan 11 Agustus 2014," tegas dia.‬

‪Menanggapi kedatangan kubu Prabowo-Hatta, Logan mengatakan kubu Prabowo-Hatta mengeluhkan tindakan kepolisian terkait 3 laporan di Mabes Polri. Namun Kompolnas belum bisa mengambil sikap, karena baru menerima pengaduan ini.

"Karena Kompolnas diberi kewenangan saran keluhan masyarakat, mengenai tindakan polisi yang dialami masyarakat yang dianggap tidak sesuai. Maka, kita terima," ucap Logan

Selanjutnya, kata Logan, Kompolnas akan meminta Kapolri Jenderal Sutarman agar merintahkan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri segera menindaklanjuti rekomendasi Kompolnas dari aduan kubu Prabowo-Hatta itu.

"Karena ini menyangkut Mabes koordinasi Kapolri untuk meminta Kaporli agar meminta Irwasum untuk menindaklanjutinya," tandas Logan.
Credit: Rochmanuddin
18.14 | 0 komentar | Read More

BERITA PRABOWO TERBARU: Tim Prabowo-Hatta Akui Bentuk Pansus Pilpres karena Kecewa Putusan MK

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Tim Koalisi Merah Putih Didi Supriyanto, mengaku kecewa atas keputusan Mahkamah Konstitusi soal Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) presiden. Sehingga, panitia khusus (pansus) pilpres perlu dibentuk untuk mengetahui lebih dalam pelanggaran yang dibuat oleh Komisi Pemilihan Umum.
"Perlu ada pansus, agar bisa menggali lebih dalam hal-hal yang belum diungkap di MK," ujar Didi di Bawaslu, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2014).
Ia menuturkan, hal-hal tersebut misalnya soal Daftar Pemilih Khusus Tambahan (DPKTb). Ketika dikaitkan dengan pihak-pihak yang bersengketa di MK, memang tidak bisa dibuktikan apakah DPKTb menguntungkan pihak Prabowo Subianto-Hatta Rajasa atau Joko Widodo-Jusuf Kalla. Tapi, secara formal, DPKTb dinyatakan bermasalah. Selain itu, Didi juga menganggap KPU telah melakukan pelanggaran sejak lama.
"Mulai dari pilkada, pileg, sampai verifikasi partai, catatannya (untuk KPU) banyak sekali," kata Didi.
Menurut Didi, jika berhasil dibentuk, pansus bisa membuat rekomendasi. Ia menyontohkan, meminta KPU untuk mengubah peraturannya, atau merekomendasi penggantian komisioner KPU. Hal ini dilakukan, agar pemilu ke depan bisa lebih baik lagi. Menanggapi hal tersebut, Anggota tim asistensi Badan Pengawas Pemilu, Syafaruddin, menyetujui adanya wacana pembentukan pansus pilpres.
"Bola panas (pembahasan pansus) ada di DPR sekarang. Ini harus dimaknai positif untuk mengakhiri ketidakpuasan di satu pihak," ujar Syafaruddin.
Ia menambahkan, masalah-masalah yang tidak timbul di MK, bisa terungkap di DPR. Menurut dia, pansus pilpres jangan dilihat sebagai meligitimasi hasil, karena banyak permasalahan yang harus diungkap, misalnya DPKTb.
"Menurut saya, seandainya KPU bekerja rapi, mestinya DPKTb tidak terlalu banyak," kata Syafaruddin.
Sebelumnya, juru bicara capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Tantowi Yahya mengatakan, akan membicarakan soal pembentukan pansus pilpres di Dewan Perwakilan Rakyat setelah Mahkamah Konstitusi menolak seluruh gugatan pihaknya atas sengketa hasil Pilpres 2014.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR Arif Wibowo menilai, evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan pemilihan umum jauh lebih penting dibandingkan pembentukan pansus. Salah satu evaluasinya, pemilihan umum dapat dilakukan dengan mengubah seluruh undang-undang (UU) politik.
"Perubahan atau perbaikan paket UU politik itu harus menjadi agenda pertama DPR periode mendatang," kata Arif di Kompleks Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/8/2014).
Arif mengingatkan, perubahan penting dilakukan untuk mengintegrasikan kelima UU politik tersebut. "Jangan sampai kelima UU politik itu bertentangan satu sama lain. Kesesuaian aturan diperlukan agar kesalahpahaman tidak terjadi kembali, terutama dalam penyelenggaraan pemilu," ujar Arif.
18.13 | 0 komentar | Read More

Mari Mengenal Pemeran Dewa Wisnu / Krisna di Serial "Mahadewa" dan "Mahabharata"

Written By Situs Baginda Ery (New) on Selasa, 26 Agustus 2014 | 13.47

ADA beberapa aktor bermain di serial Mahabharata dan Mahadewa sekaligus, yang keduanya sedang tayang di antv.
Salah satunya, Saurabh Raj Jain, yang berperan sebagai Dewa Wisnu di Mahadewa, dan Krisna di Mahabharata. Saurabh, lahir di New Delhi pada 1 Desember 1981.
Meski baru berusia kepala tiga, Saurabh dianggap cukup berwibawa memainkan sosok Dewa. Apa rahasianya?
"Pengalaman adalah guru terbaik dalam hidup. Ayahku meninggal saat aku masih sangat muda. Itu yang membuatku lebih dewasa. Aku memikul banyak tanggung jawab di usia muda," ceritanya seperti dikutip Hindustan Times, belum lama ini.
Peran sebagai Dewa dalam serial mitologis banyak mengubah cara sikapnya ke arah yang lebih positif.
"Aku berubah jadi sangat kalem dan penyabar," ungkapnya.
Saurabh juga bercerita banyak orang menganggapnya sebagai sosok Krisna betulan. "Saat aku di ruang rias, banyak orang datang dan berdiri di luar, hanya meminta kudoakan. Bahkan orang yang lebih tua," pungkasnya.
Tak sekadar pandai berakting, Saurabh juga memperhatikan pendidikan. Saurabh meraih gelar MBA dari Symbiosis International University, Pune. Ia memiliki istri, Riddhima, yang dinikahinya pada tahun 2010.
(ray/gur)

http://www.tabloidbintang.com/articles/asia/bollywood/8735-mengenal-pemeran-dewa-wisnu--krisna-di-serial-mahadewa-dan-mahabharata
13.47 | 0 komentar | Read More

Inilah Pesta akhir Sinetron Mahabharata: Shaheer foto konyol, Arpit segera operasi lutut

Seluruh pemain dan kru serial Sinetron Mahabharata menggelar pesta perpisahan untuk menyambut kesuksesan sekaligus merayakan berakhirnya serial Mahabharata di India. Pesta meriah diwarnai dengan kesibukan seluruh pemain dan kru untuk berfoto selfie mengabadikan momentum kebersamaan terakhir mereka.
Dengan berakhirnya syuting Mahabharata itu, masing-masing bintang sudah punya rencana sendiri-sendiri. Arpit Ranka misalnya, dia akan segera melakukan operasi lutut karena cedera. Selama berbulan-bulan, pemeran Duryodhana itu harus menahan sakit sambil terus melakukan syuting.
Shaheer Sheikh dan Saurabh Raaj - Twitter
Shaheer Sheikh dan Saurabh Raaj – Twitter
Tentang pesta perpisahan itu sendiri, memang meriah. Shaheer Sheikh dan Saurabh Raaj misalnya, berfoto kocak barengan.
Menjalani syuting serial Mahabharata selama kurang lebih setahun rupanya mampu menyatukan seluruh pemain dan kru film seri televisi itu. Bukan hanya sebagai sahabat, hubungan antarpemain bahkan sangat dekat layaknya saudara.
Shaheer Sheikh, pemeran Arjuna dan Saurabh Raaj yang memerankan Dewa Krisna pun demikian, mereka seolah sibuk mengabadikan dengan foto kocak yang memperlihatkan kekompakan mereka. Melalui akun media sosial Twitter milik mereka, Shaheer Sheikh dan Saurabh Raaj memamerkan foto yang diambil saat acara perpisahan kepada seluruh penggemar.
Dengan pose menjulurkan lidah, mereka tampak sangat akrab dan kocak saat merayakan kesuksesan mereka membintangi pemeran utama di serial Mahabharata. Dikutip Solopos.com dari laman di Tellychakar, pesta perayaan kesuksesan Mahabharata diselenggarakan di sebuah hotel di pinggiran kota di India. Sekaligus acara perpisahan, seluruh kru dan pemain yang berkumpul juga mendapatkan sebuah penghargaan atas prestasi mereka.


Obati luka lutut
Tentu semua masih ingat dengan cedera lutut yang dialami oleh Arpit Ranka saat syuting Mahabharata. Selama berbulan-bulan, pemeran Duryodhana itu harus menahan sakit sambil terus melakukan syuting.
Arpit Ranka
Arpit Ranka
Setelah serial Mahabharata tamat, akhirnya Arpit Ranka memutuskan untuk melakukan operasi pada lututnya. Rupanya, Arpit sudah tidak tahan dengan sakit yang ia rasakan selama ini.
“Lututku memberikan banyak masalah, sampai saat ini masih membuatku kesakitan. Setelah operasi, aku harus beristirahat selama beberapa bulan. Dulu aku tak bisa melakukannya karena syuting Mahabharata tak bisa di-skip. Tapi sekarang, setelah Mahabharata selesai, aku akan melakukan operasi akhir bulan nanti,” ujar Arpit seperti dilansir dari Pink Villa.
Meski bisa dibilang kalau Mahabharata yang membuatnya cedera dan harus menjalani operasi, tapi Arpit mengaku tak menyesal. Bahkan, ia sudah kangen dengan lokasi syuting yang baru saja ia tinggalkan.
“Akan ada kekosongan di dalam hidupku, karena tidak akan ada syuting Mahabharata lagi, dan aku akan merindukannya setengah mati. Serial ini memberikan banyak hal kepadaku, mulai dari cinta dari fans hingga kepopuleran yang tak pernah kubayangkan sebelumnya,” lanjut Arpit.
Bermain di Mahabharata adalah sebuah pengalaman berharga bagi aktor tampan itu. Ia juga merasa sudah mendapatkan banyak pelajaran penting lainnya, seperti meningkatnya kemampuan akting hingga bertambahnya rasa percaya diri.
http://simomot.com/2014/08/23/pesta-akhir-sinetron-mahabharata-shaheer-foto-konyol-arpit-segera-operasi-lutut/
13.46 | 0 komentar | Read More

Inilah Serial Jodha Akbar Di ANTV

Serial India Terbaru Di ANTV

ANTV sukses dengan ketiga Serial India di jam primetime, ANTV kembali menayangkan salah satu serial India terbaru yang masih tayang di negara asalnya sendiri. Sampai dengan tanggal 10 Juli 2014 sendiri, serial India bertajuk Jodha Akbar masih taynag di Zee TV dan sudah memasuki episode ke-280.
Serial Jodha Akbar Di ANTV akan tayang perdana di ANTV mulai 17 Juli 2014 mendatang di slot pukul 20.30 WIB. Sedangkan The Adventures of Hatims yang sekarang mengisi slot ini pindah jam tayang menjadi lebih awal di slot pukul 20.00 WIB. 
Mahabharata dan Mahadewa tetap tayang di jam semula yaitu masing-masing di slot pukul 21.00 WIB dan pukul 21.30 WIB. Kesamaan dari 4 serial India yang tayang di ANTV ini adalah karena semuanya masih tayang di India sana.
 
 
Pemeran utaman pria untuk serial ini adalah Rajat Tokas yang oleh public India sudah dikenal berkat serial populer bertajuk Tere Liye yang ia bintangi sebelumnya. Sedangkan untuk mencari pemeran utama wanitanya, rumah produksi serial ini, EKta Kapoor, telah melangsungkan audisi dan memilih satu dari 7000 kandidat yang mengikuti audisi. 
Sang pemeran utama terpilih adalah Paridhi Sharma yang memainkan sosok Jodha. Saat terpilih, Paridhi sadar jika ia menanggung beban yang berat untuk memainkan sosok populer ini, oleh karenanya ia akan berkerja dengan sangat keras untuk memerankan karakter Jodhi dengan baik. 
Terbukti, ia pun mampu memikat penikmat serial TV India melalui serial yang sudah tayang sejak 18 Juni 2013 ini.
Cerita Jodha Akbar merupakan serial India yang berfokus pada kisah cinta di zaman abda ke-16. Jodha Bai (Paridhi Sharma), putri dari kerajaan Rajhput terpaksa dinikahkan dengan Jallaludin Mohammad Akbar (Rajat Tokas) yang merupakan raja dari Mughal.  
Perkawinan politik ini terjadi untuk manyatukan dua kerajaan tersebut agar semakin kuat di abad itu. Akbar sendiri sudah mewarisi haknya sebagai Raja Mughal sejak berusia 13 tahum, setelah kematian sang ayah. 
Akbar dibesarkan oleh Bairam Khan (Naved Aslam) dengan cara dingin dan mengajarkan Akbar untuk mengabaikan semua perasaannya terhadap rakyat bahkan wanita. Bairam juga mempengaruhi Akbar untuk hanya berfokus pada penguatan kerajaannya dan memperluas wilayah kekuasaan kerajaan mereka.
 
 
 Sedangkan, Jodha, putri dari Raja Bharmal (salah satu raja yang berhasilkan memakmurkan rakyatnya pada masa itu) memendam banyak perasaan dalam hatinya. 
Ia juga adalah pribadi yang sebenarnya baik hati, namun ia hanya membenci Mughal yang mencoba mengusik tanah kerajaan mereka. Akbar juga awalnya sangat membenci Akbar dengan segenap hatinya.
 
 
Awalnya pernikahan Akbar dan Jodhi ini hanya dilangsungkan karena alasan pernikahan politik saja. Akbar ingin menguasai wilayah kekuasaan dari kerajaan Jodhi. Namun siapa sangka jika ternyata awal yang tidak manis ini benar-benar mengubah hati keduanya yang kemudian saling terpaut satu sama lain walau berbagai lika-liku menghadang mereka berdua.
Bagaimana kisah selanjutnya bergulir? Temukan jawabannya dalam serial India terbaru ANTV bertajuk Jodha Akbar, mulai 17 Juli 2014 pukul 20.30 WIB.
http://filmterbarukita.blogspot.com/2014/07/serial-jodha-akbar-di-antv.html

13.39 | 0 komentar | Read More

Inilah Kisah Cerita Akhir Serial Mahadewa Di ANTV

 


Mahadewa artinya Tuhan Yang Maha Besar dalam agama Hindu, nama lain beliau adalah Shiwa. Shiwa di bumi bersemayam di Kailasha yang Menurut keterangan kitab suci, merupakan perbatasan antara alam nyata dengan surga yang terletak dipuncak gunung Himalaya.
Gunung himalaya dipercaya gunung paling suci umat Hindu, seperti dinyatakan di dalam Bhagavad Gita; “Di antara gunung, Aku adalah Himalaya”, di gunung inilah bhatara Shiwa beryoga. Sedangkan di dalam diri manusia, bhatara Shiwa bersemayam didalam lubuk hati manusia, disebut sebagai Siwa Atma atau paramaatman.  
Dewi sati (dalam film dikatakan Shakti), nama lainnya adalah Dewi Uma, pada inkarnasi berikutnya sebagai Dewi Parvati. Sati merupakan simbol kesetiaan seorang istri terhadap suaminya, dengan membakar diri ketika suaminya diaben. 
Tradisi ini pernah terjadi di Nusantara, khususnya Jawa dan Bali, juga di India. Cerita atau Tradisi ini di Indonesia dihapuskan Belanda, di India dihapuskan Inggris.
Serial Hindi Mahadewa Daksa pada Serial Mahadewa digambarkan sebagai Dewa yang arogan terhadap Shiwa, Ia salah satu putra Brahma diantara 9 putra Brahma yang diangkat sebagai “prajapati”, yang mencipta dan menjaga kelestarian makhluk. 
Brahma menikah dengan Prasuti putri dari Swayambhu Manu dan mereka dikaruniai 15 putri. Sati adalah salah satu putrinya yang dikawinkan dengan Mahadewa. Pada suatu saat diadakan upacara Yajna Agung yang diketuai oleh Marici, kakak Daksha.
http://filmterbarukita.blogspot.com/2014/07/kisah-akhir-serial-mahadewa.html
13.37 | 0 komentar | Read More

Tentang Mahabarata: Inilah Kisah Dongeng Mahabarata

Syantanu, Raja Hastnapura ( Delhi ), pergi berburu dan menemui seoarang perempuan yang cantik sekali ditepi sungai. Lalu perempuan itu dikawininnya. Dia berjaji tidak akan menegur segala perbuatan istrinya. Istrinya pun melahirkan tetapi anak yang dilahirkannya satu persatu dihanyutkannya ke sungai. Ketika hendak menghanyutkan anak kedelapannya ke sungai, syantanu membesakan anaknya itu dan melarang istrinya membuang anaknya. Tetapi ternyata istrinya mempunyai alasan kenapa anak-anaknya dihanyutkan ke sungai, ternyata anak-anak mereka terkena kutukan  dan yang diselamatkan oleh syantanu juga telah terkena kutukan oleh  seorang resi.anak yang terkena kutukan itu tidak boleh tinggal dengan syantanu. Dan anak yang dilahirkan itu bernama Bhisma yang gagah berani.

      Selang beberapa lama, syantanu pergi berburu pula. Kali ini dia ditemani oleh Satyawati, anak angkat dari raja kail. Sedangkan Bhisma dijadikan masygul olehraja kail. Bhisma juga mengetahui kenapa ia dijadikan kemasygulan  ayahnya itu dan pergi membawa Satyawati ungtuk ayahnya dan bersumpah tidak akan kawin.
 
    Hatta Syantanu pun berangkat dan disusul oleh anaknya tidak lama kemudian. Anaknya meninggalkan dua istrinya yaitu Ambika dan Ambalika. Ambika dan Ambalika disuruh melakukan hubungan badan dengan seorang pertapa sakti untuk mendapatkan anak. Pertapa itu iyalah Wysa yang janggutnya panjang sampai ketanah dan busuk pula. Bila dia memeluk ambika , Ambika menetuk matanya sehingga anak yang di lahirkannya, Dhretaratra buta. Sedangkan dia memeluk Ambalika, Ambalika pu pucat, sehingga anak yang dilahirkan, Pandu mejadi pucat.

      Pandu mempunyai dua orang istri, kunti dan madri. Akerna pernah dikutuk oleh pertapa, pandu tidak boleh menjamah istrinya. Pernah suatu ketika kunti memuja dewa dan ia akan dianugrahi 5 orang anak. Untuk mengujinya maka Kunti pun memuja dewa surya (matahari ) dan m endapatkan anak, tapi pada waktu itu anaknya dibuang karena belum sama kawin.

     Pada suatu hari, setelah kelhiran anak-anaknya pandu bertamasya kehutan rimba. Melihat alam yang begitu indah, timbul rasa birahinya. Pandu mencoba memeluk mandri dan akhirnya jatuh mati. Madri membela kematian suaminya.

     Sesudah kemangkatan Pandu, Dhretarastra lalu naik kerajaan. Dhrestarastra mencari seorang guru yang mahir untuk mendidik ananknya (para dewa )  bersana-sama dengan putra adinya para Pandawa. Guru yang dicari untuk mengajar adalah Drona, Bhradwaja. Konon kabarnya Drona dulu Drona pernah dalam kemiskinan dan meminta tolong kepada teman akrabnya tetapi tidak dilayani dan akhirnya Drona mengajar beberapa murid untuk membalas dendam.

    Pada suatu hari, Drona  mengumpulkan para putra raja  dan minta supaya mereka mengerjakan satu perkara dan tidak seoarngpun menjawab.  Hanya pandawa yang ketiga, arjuna,  menyatakan kesediaan menolong gurunya.karena itu pula Arjuna menjadi jurid kesayangan Drona.

    Arjuna menjadi pemanah yang pandai sekali. Tapi pada suatu hari ia bertemu dengan seorang pemuda yang lebih pandai memanah darinya. Pemuda yang dimaksud adalah Eklawya, Ajuna pun memberitaukan hal ini kepada Drona, lalu Drona bertanya kepada Eklawya siapa gurunya. Kemudian Eklawya menunjukkan patung Drona yang ada disitutaulah Drona yang sudah terjadi dan meminta upah kepadanya. Upahnya ialah ibujari Eklawya. Sesudah memberikan ibu jarinya, Eklawya kehilangan kekuatannya. Arjuna pun menjadi pemanahan yang tak ada tolak badingnya pada zaman itu.

     Pada suatu hari sayembara diadakan oleh raja dhretasatra. Para Pandawa, Yudhistira, Bhima, Arjuna, Nakula dan Sadewa, sudah berkumpul di medan sayembara. Demikian juga para kurawa dibawah pimpinan Duryodhana. Pertarungan Bhima dan Duryodha sedemikian hebatnya, sehingga Drona merasa perlu menghentikan permainannya, takut kalau jadi perkelahian.
Sekarang Drona meminta ganjaran dari para muridnya. “tangkaplah Drupada, Raja Pancala”, dating menghadap saya.

     Mula-mula para Kurawa dengan bantuan Karna, pergi mengkap Drupada, tetapi sia-sia saja. Kemudian para Padawa pun pergi. Dengan mudah saja Arjuna menangkap Drupada dan mebawanya menghadap Drona. Drona melepaskan Drupada , tujuannya hanya ingin membuat malu saja, lalu Drupada berniat membalas dendam.

       Dhretarastra berfikir untuk mengkat Yudhistira menjadi raja, karna memang kerajaan milik ayah Yudhistira. Dalam pada itu, nama Pandawa sudah dikenal dimana-mana karna keperwiraan mereka. Doryodhana anak Dhretarastra sangat dengki kepada para Pandawa. Doryodhana membuat istana yang terbuat dari bahan-bahan yang mudah terbakar di Warnawata. Ia memuji keindahan istananya dan membujuk para pandawa untuk menempatinya. Seorang mentri yang setia, Widura, member tau para Pandawa tentang tipu muslihat Doryodhana dan meminta mereka berhati-hati. Karena itu, suatu waktu kemudian, ketika istana terbakar para Pandawa bias menyelamatkan diri. Sesudah itu merekapun hidup sebagai Bharmana.

      Raja Pancala, Drupada, mengadakan sayembara untuk memilih menantu. Barang siapa yang dapat melentuk panah pusakanya, akan dikawinkan dengan Drupadi, anaknya yang rupawan. Tidak seorangpun yang bias melakukannya, ketika Karna hendak melenturkan panah, Drupadi berteriak “ saya tak mau kawin dengan anak tukang kandang”.

     Terpaksalah Karna mengundurkan diri. Keluarlah Arjuna mencoba kepandaiannya. Lima kali Arjuna memanah. Setiap kali anak panahnya mengena cincin yang tergantung tinggi. Para Brahman bersorak gembira. Tetapi para raja marah, tak patut Brahmana diambil menjadi mantu. Krisna member tahu kepada raja bahwa Ajuna sebenarnya bukan brahmana, melainkan anak Pandu. Pedamaian pun di capai. Para Pandawa membawa Drupadi pulang ketempat mereka. Mereka member tau Kunti, ibu mereka bahwa meraka mendapat hadiah besar hari itu, Kunti menjawab “Nikmatilah hadiah itu bersama-sama”.

      Baru kemudian Kunti mengetahui, bahwa hadiah itu dalah seorang perempuan. Apa boleh buat, perkataan tidak dapat diubah. Drupadi lalu menjadi istri bersama para Pandawa.

     Di hutan belanta, para Pandawa membangun istana yang indah. Hutan belanta menjadi negeri yang kaya raya. Dan Yudhistira pun mengadakan korban pertabalan ( Rajasuya). Semua raja yang besar-besar diundang ke Ibukota oleh para Pandawa. Pada hari pertabalan, Krina dipilih menduduki tempat pertama. Seorang tamu sisupala tidak setuju. Yudhistira dan Bhisma sangat marah. Bhisma bangun menceritakan sejarah sisupala, bahwa jika ia berani mengganggu Krisna samapai seratus kali, ia akan mati sendiri. Sisupala makin marah, mau menetak Krisna, Karena ini adalah gangguan yang ke-101 kali, sisupala lau mati seperti yang diramalkan.

    Duryodhana juga ikut hadir dalam pertabalan Yudhistira. Ia tinggal di istana Yudhistira dan menyaksikan dengan mata sendiri segal perlengkapan istana yang indah-indah. Hatinya semakin dengki. Sekembali dari istana Yudhistira, ia mencari jalan untuk membinasakan para Pandawa. Duryodhana  tahu bahwa Yudhistira jujur. Kuat memegang janjinya, tetapi mempunyai kelemahan, yaitu suka berjudi.
 
     Dalam rentan tahun yang agak lama banyak kejadian yang terjadi dalam dalam hutan, salah satu yang terjadi adalah peperangan Pandawa. Pandawapun menang  perang. Yudhistira ditabalkan menjadi raja memerintah hastinapura.
http://www.bicaralagi.blogspot.com/2013/03/kisah-dongeng-mahabarata.html
13.35 | 0 komentar | Read More

( Episode Terakhir Mahabharata ) SINETRON MAHABHARATA DI ANTV: Begini Akhir Kisah Serunya

Krisna di serial Mahabharata (bonzovi.com) Kabar24.com, JAKARTA - Keputusan produser serial mitologi Mahabharata yang tak lagi berniat memperpanjang kontrak pemain membuat serial mitologi asal India tersebut harus berakhir, Sabtu (16/8/2014) lalu. Lalu seperti apakah akhir cerita Mahabharata?

Dilansir Pink Villa, Senin (18/8/2014), setelah memenangi perang Baratayudha, Pandawa pindah ke Hastinapura untuk menemui Drestarastra. Mengetahui kedatangan Pandhawa, Drestarastra marah dan berpura-pura meminta Bima memeluknya dengan niat jahat.

Mengetahui niat jahat Drestarastra, Krisna menempatkan patung batu yang dibuat menyerupai Bima. Drestarastra yang datang memeluk patung batu Bima langsung menghancurkannya menjadi menjadi puing-puing dengan kekuatan lengannya.

Setelah menghancurkan patung yang dianggapnya sebagai Bima, Drestarastra langsung pergi meninggalkan kerajaan Hastinapura. Kerajaan berduka karena menganggap Bima telah meninggal. Namun, Krisna menghibur mereka dengan mengatakan sesungguhnya yang dibunuh Drestarastra bukanlah Bima melainkan hanya batu yang menyerupainya.

Pernyataan Krisna membuat hati raja tenang dan bergegas memeluk Bima. Selanjutnya, diadakan upacara penobatan Yudhistira menjadi raja baru. Drestarastra meminta Widura untuk menjadi mahkota raja baru tetapi keputusan akhirnya menunjuk nama Krisna sebagai raja baru Hastinapura.

Tapi kala Krishna ditunjuk menjadi raja, Gandhari tiba-tiba datang dan menghentikan pelantikan Krishna. Dia mengutuk dirinya sendiri lantaran membiarkan perang Baratayudha terjadi dan menyebabkan kematian 100 anaknya. Dia menyatakan bahwa keturunan Krisna akan dihapus dan dirinya pergi ke hutan seperti binatang tak berdaya.

Krisna menerima kutukan Gandari dengan senyum dan memeluknya dengan penuh kasih. Dia mengatakan bahwa saat orang ingat cerita Mahabharata dan pelajaran yang didapatkan, tidak akan ada ketidakadilan di Bumi. Episode Mahabharata berakhir dengan dilantiknya Yudhistira sebagai raja baru  Hastinapura.(JIBI)
13.34 | 0 komentar | Read More

Artikel Islami Menarik: Rahasia Sabar

http://inspirably.com/uploads/user/21218-orang-sabar-tak-akan-dikecewakan-oleh-allah.png

Anas bin Malik radhiallahu anhu berkata : "Anak laki-laki Abu Thalhah dari Ummu Salamah meninggal dunia. Maka isterinya berkata kepada keluarganya, 'Jangan kalian beritakan kepada Abu Thalhah tentang kematiannya, sampai aku sendiri yang mengabarkannya!' Anas bin Malik berkata, 'Abu Thalhah datang dan dihidangkan kepadanya makan malam, maka ia pun makan dan minum', Anas berkata, 'Sang isteri kemudian berdandan indah bahkan lebih indah dari waktu-waktu yang sebelumnya. Setelah dia merasa bahwa Abu Thalhah telah kenyang dan puas dengan pelayanannya, sang isteri bertanya, 'Wahai Abu Thalhah, bagaimana pendapatmu tentang suatu kaum yang meminjamkan sesuatu kepada sebuah keluarga, lalu mereka mengambil barang yang dipinjamkannya, apakah mereka berhak menolaknya?' Ia berkata, 'Tidak (berhak)!' 'Jika demikian, maka mintalah pahalanya kepada Allah tentang puteramu (yang telah diambilnya kembali)!, kata sang isteri. Suaminya menyergah, 'Engkau biarkan aku, sehingga aku tidak mengetahui apa-apa, lalu engkau beritakan tentang (kematian) anakku?' Setelah itu, ia berangkat mendatangi Rasulullah SAW lalu ia ceritakan apa yang telah terjadi. Maka Rasulullah SAW bersabda, 'Semoga Allah memberkahi kalian berdua tadi malam'. Anas berkata, 'Lalu isterinya mengandung dan melahirkan seorang anak. Kemudian Abu Thalhah berkata kepadaku, 'Bawalah dia kepada Nabi SAW'. Lalu aku bawakan untuknya beberapa buah kurma. Nabi SAW lalu mengambil anak itu seraya berkata, 'Apakah dia membawa sesuatu?' Mereka berkata, 'Ya, beberapa buah kurma', Nabi SAW kemudian mengambilnya dan mengunyahnya, lalu diambilnya dari mulutnya, kemudian diletakkannya di mulut bayi itu dan beliau menggosok-gosokkannya pada langit-langit mulut bayi tiu, dan beliau menamainya Abdullah

." (HR. Al-Bukhari, 9/587 dalam Al-Aqiqah, Muslim no. 2144). 

Dalam riwayat Al-Bukhari, Sufyan bin Uyainah berkata : "Seorang laki-laki dari shahabat Anshar berkata, 'Aku melihat mereka memiliki sembilan anak. Semuanya telah hafal Al-Qur'an, yakni dari anak-anak Abdullah, yang dilahirkan dari persetubuhan malam itu, yaitu malam wafatnya anak yang pertama, yaitu Abu Umair yang Nabi SAW mencandainya seraya berkata, 'Hai Abu Umair, apa yang sedang dilakukan anak burung pipit?'' 
Dalam riwayat lain (Riwayat ini disebutkan oleh Thahir bin Muhammad Al-Haddad dalam kitanya "Uyunul Majalis an Mu'awiyah bin Qurrah". Lihat Baradul Akbad, hal. 25) disebutkan : "Ia berkata, Maka isterinya pun hamil mengandung anaknya, lalu anak itu ia beri nama Abdullah, lalu Rasulullah SAW bersabda, 'Segala puji bagi Allah yang menjadikan dalam umatku orang yang memiliki kesabaran seperti kesabaran seorang wanita dari Bani Israil'. Kepada beliau ditanyakan, 'Bagaiman beritanya wahai Rasulullah?' Beliau bersabda, 'Dalam Bani Israil terdapat wanita bersuami yang memiliki dua anak. Suaminya memerintahkannya menyediakan makanan untuk orang-orang yang ia undang. Para undangan berkumpul di rumahnya. Ketika itu kedua anaknya keluar untuk bermain, tiba-tiba mereka terjatuh ke dalam sumur dekat rumahnya. Sang isteri tidak hendak mengganggu suaminya bersama para tamunya, maka keduanya ia masukkan ke dalam rumah dan ditutupinya dengan pakaian. Ketika para undangan sudah pulang, sang suami masuk seraya bertanya, 'di mana anak-anakku?' Isterinya menjawab, 'Di dalam rumah'. Ia lalu mengenakan minyak wangi dan menawarkan diri kepada suaminya, sehingga mereka melakukan jima'. Sang suami kembali bertanya, 'Di mana anak-anakku?' 'Di dalam rumah', jawab isterinya. Lalu sang ayah memanggil kedua anaknya. 'Tiba-tiba mereka keluar memenuhi panggilan. Sang isteri terperanjat, 'Subhanallah, Mahasuci Allah, demi Allah keduanya telah meninggal dunia, tetapi Allah menghidupkannya kembali sebagai balasan dari kesabaranku!" 





Sumber : 
Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia
10.22 | 0 komentar | Read More

Artikel Islami Menarik: Islam dan ilmu Pengetahuan

http://wildanunited.files.wordpress.com/2013/08/iptek.jpg 
Jaman keemasan Islam yang berlangsung selama periode Abbasiyah di Baghdad (750-1258) dan Umaiyah di Spanyol (755-1492), tinggal kenangan belaka.
"Pada jaman orang-orang Eropa masih menyelam dalam kebiadaban yang teramat gelap, Baghdad dan Cordova, dua kota raksasa Islam telah menjadi pusat peradaban yang menerangi seluruh dunia dengan cahaya gilang gemilangnya." demikian kata Dr. Gustave Le Bone.
Dalam permulaan abad pertengahan tak satu bangsapun yang lebih besar sumbangannya untuk proses kemajuan manusia selain dari bangsa Arab. Mahasiswa-mahasiswa Arab sudah asyik mempelajari Aristoteles tatkala Karel Agung bersama pembesar-pembesarnya masih asyik belajar menulis namanya. Disekitar abad X, Cordova adalah kota kebudayaan yang ternama di Eropa dengan Konstantinopel dan Baghdad merupakan kota-kota pusat kebudayaan didunia.
Demikianlah sekilas pandangan bila kita mempercayai sejarah jaman keemasan Islam dimasa lampau. Ataukah sejarah tersebut telah mendustai kita ?
Kepada mereka yang menjadi pekerjaannya silahkan mengadakan penelitian kembali, dan kepada mereka yang mempercayai catatan sejarah itu bangga dan bergembira hatilah. Lalu bertanyalah: Kenapa sedemikian mengagumkannya Islam dimasa itu ? Dan kenapa golongan Islam sekarang ini bisa dipecundangi oleh golongan lain sedemikian hinanya ? Sekian banyak lagi pertanyaan kita ajukan, tetapi kepada siapa ?
Barangkali belum pernah Islam menghadapi bencana yang lebih besar dari apa yang mereka hadapi pada dewasa ini. Begitu besar tantangan yang yang harus dihadapinya sehingga dia dipaksa "menyerah kalah" kepada "Tuhan dunia" yang baru.
*Tuhan dunia yang baru itu tak lain daripada kaum Imperialisme, Materialisme, kelompok Eksistensialis, Orientalis dan Atheis serta Skeptik. Manusia tidak lagi percaya bahwa Tuhan adalah "penyelamat bumi dan langit" yang Maha Sempurna bahkan sebagian besar orang Islam sendiri sudah tidak pula mempercayai-Nya.
Mereka mencari ide-ide baru dalam rangka menyusun sistem kenegaraan yang mereka pikir sangat ideal. Mereka menggali pula "pendapat" baru untuk menata masyarakat. Dan semua golongan itu mereka temukan dalam kepada golongan yang telah disebutkan diatas. Lalu mereka memuja isi kepala (otak) penemu-penemu ide baru itu dan mereka pikir dengan demikian mereka telah menemukan tatanan baru.
Satu pertanyaan:
Jika manusia telah menemukan tatanan baru yang disebut Ideal itu benar adanya, mengapa kejadiannya malah sebaliknya ?

Bukan masyarakat ideal yang mereka temui tetapi malah keadaan masyarakat yang kacau balau !


Diluar kawasan Islam telah terjadi konfrontasi antara ilmu dengan agama. Hal itu terjadi dalam jaman tengah dibarat. Setiap keterangan ilmu yang tidak sepaham dengan gereja segera dibatalkan oleh Kepala Gereja. Itulah yang terjadi pada Astronom Nicholas Copernicus (1507) yang menghidupkan kembali ajaran orang-orang Yunani dijaman purba yang mengatakan bahwa bukan matahari yang berputar mengelilingi bumi sebagaimana ajaran gereja dan tercantum pada Yosua 10:12-13, melainkan bumi yang berputar dan mengedari matahari.
Galileo Gelilei yang membela teori tersebut pada tahun 1633 diancam hukuman bakar seandainya dia tidak mencabut kembali teori tersebut oleh Inkuisisi, yaitu organisasi yang dibentuk oleh gereja Katolik Roma yang menyelidiki ilmu klenik sehingga sikap gereja yang kaku itu telah menimbulkan tuduhan bahwa agama menjadi penghalang bagi kemerdekaan berpikir dan kemajuan ilmu.
Dari keadaan demikian terjadilah berbagai pemberontakan dari dalam.
Pada tahun 1517 terjadi reformasi yang dipelopori oleh Martin Luther sehingga menimbulkan kelompok Protestan.

Pada tahun 1992, yaitu setelah 359 tahun kecaman kepada Galileo dilontarkan oleh pihak gereja, akhirnya gereja Katolik Roma secara resmi mengakui telah melakukan kesalahan terhadap Galileo Gelilei dan Paus Yohanes Paulus II sendiri telah merehabilitasinya.
Rehabilitasi diberikan setelah Paus Paulus menerima hasil studi komisi Akademis Ilmu Pengetahuan Kepausan yang dia bentuk 13 tahun sebelumnya dengan tugas menyelidiki kasus itu. Komisi ini memberitahukan, anggota Inkuisisi yang mengecam Galileo telah berbuat kesalahan. Mereka menetapkan keputusan secara subjektif dan membebankan banyak perasaan sakit pada ilmuwan yang kini dipandang sebagai bapak Fisika Eksperimental itu.
"Kesalahan ini harus diakui secara jantan sebagaimana yang Bapa Suci minta", demikian kata ketua Komisi Kardinal Paul Poupard pada Paus Paulus dalam suatu upacara.
Paulus Yohanes dan beberapa pendahulunya mengakui bahwa gereja melakukan kesalahan, tapi para ilmuwan mengkritik Vatican karena tidak bergerak cepat untuk meluruskan masalah itu secara resmi.
Jauh sebelum Paus Yohanes Paulus II merehabilitasi Galileo, Napoleon Bonaparte seorang tokoh besar Prancis pernah menyatakan mengenai ketidak seimbangan antara iman dan akal yang telah diterapkan dalam Bible sehingga dia menjadi murtad dari agamanya tersebut dan beralih kepada Islam yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw yang membuka diri terhadap perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi sebagai salah satu sarana dalam pencapaian kepada Tuhan.
Selanjutnya perkembangan berpikir semakin pesat dan ilmu pengetahuan pun semakin berkembang dan melahirkan pendapat bahwa segala sesuatu itu dapat dijangkau oleh daya pikir. Segala sesuatu yang tidak masuk akal adalah nol, tidak ada. Dalam masa itu muncullah Rene Descartes (1598-1650) tampil kepanggung revolusi.
Hanya buah pikiran yang terang benderang yang dapat diterima. Dia berpendapat bahwa alam itu berjalan secara mekanis. Descartes juga berpendapat bahwa hanya akallah yang menjadi sumber pengetahuan.
Begitu juga dalam soal kenegaraan, Machiavelli (1469-1527) tampil mewakili pendapat baru. Dia mengobarkan pemisahan gereja dan agama serta kenegaraan harus dipisahkan.
Ketika Laplace mengantarkan bukunya tentang Astronomi kepada Napoleon sebagai persembahan, Napoleon bertanya: "Mengapa saya tidak mendapatkan nama Tuhan dalam buku anda ?" Laplace menjawab : "Baginda, Dia tidak diperlukan."
Memang Laplace tidak terlalu keliru jika dilihat dari batasan-batasan fisika Matematik atau Astronomi itu sendiri; mencampur adukkan teologi dengan Astronomi boleh jadi justru akan menghancurkan kedua-duanya. Persepsi yang baik dari teori ini mengatakan: "Jangan mengambil nama Tuhan agar Tuhanmu tidak gagal."
Pada akhirnya tampil pula golongan Materialisme, paham mana memperkuat barisan anti agama. Golongan Atheisme kemudian mengatakan bahwa : Tuhan adalah manifestasi dari khayalan manusia, oleh karenanya agama adalah racun bagi rakyat. Demikianlah kelak yang menjadi doktrin Karl Marx.
Manifestasi atau sebab dari revolusi pikiran itu kemudian melahirkan berbagai bentuk filsafat dan tatanan masyarakat "dunia baru" sebagaimana yang nampak dewasa ini. Salah satu yang jelas adalah Imperialisme. Kemudian terpisahnya agama dari gelanggang politik dan ekonomi. Agama yang tersebut diatas dianggap "tidak mampu memberikan interpretasi" atas kemajuan serta pesatnya ilmu manusia bumi, Dan terakhir tibalah jaman Individualisme.
Allah Swt telah menentukan bahwa kesadaran manusia datangnya berangsur, bertahap sesuai dengan perkembangan peradaban yang Dia tetapkan lebih dahulu.
Dalam hal pentafsiran kitabullah, umat Islam tidak bisa terpaku hanya kepada penafsiran atau penterjemahan AlQur'an yang sudah ada saja, sebab seiring dengan perkembangan tata bahasa dan pengertian serta perkembangan dari peradaban ilmu dan tekhnologi, maka akan banyak pula istilah-istilah yang lebih tepat didalam pengartian suatu ayat.
Bahasa Arab adalah bahasa yang indah, penuh khasanah seni, makna serta arti dan sebagainya.
Setiap orang boleh mengungkapkan makna kitab suci AlQur'an. Karenanya penafsiran AlQur'an bukan monopoli para imam dan mudjtahid (pemimpin agama dan pemegang wewenang tertinggi dalam bidang hukum).
Islam bukanlah agama yang penuh misteri, begitupun AlQur'an sebagai kitab sucinya, yang hanya dapat dimengerti oleh sekelompok jemaah tertentu.
Rasulullah Muhammad Saw tidak meninggalkan dunia yang fana ini kecuali setelah ia menyampaikan amanat dan menunaikan risalahnya. Rasulullah kemudian meminta para keluarganya, pengikutnya dan semua sahabat-sahabatnya untuk menyebarluaskan dan menyampaikan ajaran-ajaran Ilahi yang telah mereka peroleh darinya.
Bahwa AlQur'an seharusnya dipandang sebagai sumber dari segala keilmuan, tidak perlu dipermasalahkan lagi bagi umat Islam. Banyak kaum intelegensia Muslim yang mengungkapkan bagaimana penemuan-penemuan ilmiah yang paling mutakhir sekalipun ada diungkapkan dengan bahasa simbolik atau juga nyata dalam AlQur'an.
Secara apriori mengasosiasikan Qur-an dengan Sains modern adalah mengherankan, apalagi jika asosiasi tersebut berkenaan dengan hubungan harmonis dan bukan perselisihan antara Qur-an dan Sains. Bukankah untuk menghadapkan suatu kitab suci dengan pemikiran-pemikiran yang tidak ada hubungannya seperti ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan hal yang paradoks bagi kebanyakan orang pada jaman ini ?
Sesungguhnya orang yang membaca AlQur'an secara teliti dalam upaya memahami bagaimana pendiriannya terhadap Sains, ia akan mendapatkan sekumpulan ayat-ayat yang jelas, terbentang menurut empat bagian yang semua aspeknya mengarah kepada masalah ilmiah.
1. Masalah-masalah yang berkaitan dengan hakikat Sains dan arah serta tujuannya mengenai apa yang dapat diketahui dengan filsafat Sains dan teori makrifat.
2. Metode pengungkapan tentang hakikat-hakikat ilmiah yang bermacam-macam.
3. Menampakkan sekumpulan hukum-hukum dan peraturan-peraturan dilapangan Sains yang bermacam-macam, terutama fisika, geographi dan ilmu hayat.
4. Menghimbau manusia agar mempergunakan hukum-hukum dan peraturan-peraturan tersebut.
Semua ayat AlQur'an itu diturunkan mengandung hal-hal yang logis, dapat dicapai oleh pikiran manusia, dan AlQur'an itu dijadikan mudah agar dapat dijadikan pelajaran atau bahan pemikiran bagi kaum yang mau memikirkan sebagaimana yang disebut dalam Surah Al-Qamar ayat 17 :
"Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan AlQur'an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran ?"
(QS. 54:17)

"Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Kitab kepada mereka, Kami jelaskan dia (kitab itu) atas dasar ilmu pengetahuan; menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman."
(QS. 7:52)

Surah 3, Ali Imran ayat 7 menyatakan bahwa AlQur'an terbagi atas dua babak : Muhkamat dan Mutasyabihat.
"Dia-lah yang menurunkan Kitab (AlQur'an) kepada kamu. Di antaranya ada ayat-ayat yang muhkamat itulah pokok-pokok isi AlQur'an, dan yang lain mutasyaabihaat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyabihat untuk menimbulkan fitnah /perselisihan/ dan untuk mencari-cari pengertiannya, padahal tidak ada yang mengetahui pengertiannya melainkan Allah serta orang-orang yang mendalam ilmunya. Katakanlah:"Kami beriman kepada yang semua ayat-ayatnya itu dari sisi Tuhan kami". Dan tidak dapat mengambil pelajaran melainkan orang yang mau memikirkan."
(QS. 3:7)

Yang Muhkamat adalah petunjuk hidup yang mudah dimengerti yang terdapat didalam AlQur'an, termasuk didalamnya masalah halal-haram, perintah dan larangan serta hal-hal lainnya dimana ayat-ayat tersebut dapat dipahami oleh siapa saja secara gamblang dan mudah tanpa memerlukan pemikiran-pemikiran yang berat.
Sedangkan Mutasyabihat adalah hal-hal yang susah dimengerti karena berupa keterangan tentang petunjuk banyak hal yang mesti diteliti dan merangkaikan satu sama lain hingga dengan begitu terdapat pengertian khusus tentang hal yang dimaksudkan, termasuk didalamnya adalah dapat diungkapkan melalui kemajuan teknologi dan cara berpikir manusia.
Seandainya AlQur'an itu seluruhnya muhkamat, pastilah akan hilang hikmah yang berupa ujian sebagai pembenaran juga sebagai usaha untuk memunculkan maknanya dan tidak adanya tempat untuk merubahnya. Berpegang pada ayat mustasyabih saja dan mengabaikan ayat Muhkamat, hanya akan menimbulkan fitnah dikalangan umat.
Juga seandainya AlQur'an itu seluruhnya mutasyabihat pastilah hilang fungsinya sebagai pemberi keterangan dan petunjuk bagi umat manusia. Dan ayat ini tidak mungkin dapat diamalkan dan dijadikan sandaran bagi bangunan akidah yang benar.
Akan tetapi Allah Swt dengan kebijaksanaanNya telah menjadikan sebagian tasyabuh dan sisanya mustayabihat sebagai batu ujian bagi para hamba agar menjadi jelas siapa yang imannya benar dan siapa pula yang didalam hatinya condong pada kesesatan.
Allah Subhanahu Wata'ala berfirman :
"(AlQur'an) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa." (QS. 3:138)

Pengertian harakah (gerakan) dalam Islam berbeda dengan apa yang diungkapkan sebagian doktrin dan agama lainnya. Pengertian ini timbul sebagai asas dari keselarasan antara pasangan-pasangan ini : Material dan Immaterial, fisika dan metafisika, bumi dan langit, ilmu dan iman, manusia dan Allah.
Hilangnya salah satu ujung dari ujung-ujung perseimbangan ini akan memisahkan agama Allah dari kemampuan untuk bergerak dan menyebar.
Disini celah-celah pembicaraan mengenai pendirian dari Sains, tampaklah kerapatan hubungan tersebut secara kokoh, yaitu kerapatan hubungan antara AlQur'an dan hakikat Sains serta sumbangsihnya.
Namun ini tidak menghalang-halangi kita untuk memandang bagian-bagian yang sarat akan setiap hakikat Qur'aniah yang bersumber dari Ilahi, dan tidak bisa dinamai -secara metaphoris atau figuratif- hakikat ilmiah yang bersumber dari manusia.
Karena disana ada garis pemisah dilihat dari segi berubah-ubahnya kedua sumber ini, yaitu garis pemisah yang terbentang diantara ilmu Ilahi dan ilmu Basyari (manusia).
Ilmu Ilahi yang memberi kita sebagian pemberiannya dalam AlQur'an itu berisi hakikat-hakikat dan penyerahan-penyerahan yang mutlak. Sesuatu yang batil tidak datang dari depannya dan tidak pula dari belakangnya, yaitu ketika pemberian-pemberian ilmu Basyari menjadi tertahan oleh relativitasnya, kekacauannya dan perubahannya.
Dalam ilmu Basyari tiada hakikat final. Para ilmuwan sendiri -setelah melalui eksperimen dengan segala perlengkapannya- berkesudahan sampai kepada hasil ini bahwa pemberian-pemberian Sains hanyalah kemungkinan-kemungkinan belaka, kadang salah kadang tepat, dan penyingkapan-penyingkapannya adalah penyifatan bagi yang tampak, bukan interpretasi baginya.
Namun ini tidak berarti bahwa pintu ijtihad terhadap penafsiran ilmiah ayat-ayat al-Qur'an menjadi tertutup,dengan segala keterbatasan dan perkembangan ilmu pengetahuan yang sudah ada, setidaknya kita mampu membuka pemahaman yang lebih baik dari sebelumnya.
Pandangan ilmiah, walau dipandang sebagai sesuatu yang sempit dan sepihak, ternyata banyak berjasa bagi umat manusia, bukan hanya dalam mengembangkan pengetahuan tentang penguasaan terhadap alam tetapi pengaruhnya terhadap bidang-bidang budaya lain pun sangat besar.
Sejak jaman dahulu ajaran-ajaran pokok agama telah bercampur-aduk dengan keterangan-keterangan tentang mekanisme alam, baik yang bercorak ilmiah rancu [pseudoscientific], mitos maupun yang bersifat legendaris. Intuisi dasar manusia menyatakan bahwa semua kebenaran itu satu dan saling berkaitan satu sama lain karena itu orang mencampur-adukkan semua hal secara sembrono; fakta dicampur-aduk dan dikacaukan begitu saja dengan nilai.
Orang yang meyakini kebenaran suatu agama juga disuruh percaya begitu saja kepada segala macam mitos penciptaan sehingga kebenaran agama tertutup. Sikap menentang para ilmuwan terhadap agama terutama disebabkan oleh adanya perbedaan antara ilmu pengetahuan yang telah teruji mengenai alam dengan mitos-mitos alegorik yang dipaksakan untuk diyakini sebagai [bukti-bukti] kebenaran tertulis mengenai fakta-fakta kosmologis dan historis yang ada.
Jasa yang diberikan oleh Sains kepada umat manusia antara lain terdiri dari pembebasan ajaran-ajaran pokok agama dari mitos-mitos yang berselubung ilmiah. Dengan perkembangan Sains, maka hubungan antara Sains dan agama semakin jelas, sedang masalah-masalahnya juga semakin jelas perbedaannya.
Pada suatu kurun waktu Sains akan mencapai titik puncak tatkala ia berhasil menjadi filsafat sebagai suprastruktur bagi keyakinan-keyakinannya yang tertinggi.
Sains akan berkembang terus tanpa batas dan karena batas batas alam itu tidak ada habisnya maka penemuan tentang rahasianya pun akan bertambah terus. Namun demikian postulat-postulat Sains yang tertinggi itu dicipta sekali untuk seluruhnya, dan karenanya tidak dianggap merendahkan Sains jika teori-teori terdahulu ternyata digantikan oleh penjelasan-penjelasan lain yang lebih memuaskan sejalan dengan perkembangan observasi dan eksperimen.
Allah mengajarkan bahwa isi AlQur'an itu tidak lain dari fitrah manusia, petunjuk bagi manusia untuk mengenal dirinya dan lingkungannya. Sayangnya umat Islam selama ini cenderung lari dan mengingkari kefitrahan yang dimaksudkan oleh AlQur'an itu sendiri. Kaum muslimin tidak lebih mengerti AlQur'an ketimbang orang diluar Islam sendiri. Agama Islam menjadi asing dalam lingkungannya sendiri, tepat seperti yang disabdakan oleh Rasulullah.
AlQur'an mengajarkan bahwa tiada iman yang tidak diuji, karenanya kaum Muslimin harus mempersiapkan diri menghadapai ujian Allah yang sangat berat sekalipun. AlQur'an juga mengajarkan bahwa ia merupakan petunjuk yang sebaik-baiknya untuk membina kehidupan umat, itulah kewajiban kaum Muslimin untuk membuktikan kebenarannya ! Bukan kewajiban Allah untuk membuktikan kebenaran firmanNya ! Sebab firman itu benar dengan sendirinya.
Dengan modal kejujuran, kita bisa membaca sikap kita selama ini: meminta, menuntut agar Allah membuktikan kebenaran firmanNya ! Karena kita tidak mengerti apa makna ajaran Allah !
Coba anda belajar pada orang Jepang tentang ilmu membuat mobil dan orang Jepang akan memberikan buku serta rumus-rumusnya. Tugas anda adalah untuk membuktikan kebenaran ilmu-ilmu yang anda terima dari Jepang, dan bukan menagih agar orang Jepang membangun industri mobil di Indonesia dengan ilmu-ilmu mereka itu, serta bukan pula dengan jalan hanya menghapalkan dengan melagukan ilmu-ilmu membuat mobil itu semata dengan harapan anda akan menjadi pintar dengan sendirinya sehingga tiba-tiba anda bisa menciptakan mobil tersebut dengan sim salabim !
Begitulah AlQur'an, sebagai satu sarana untuk menghadapi ujian Allah tentang keimanan, kita harus belajar, belajar, berjuang dan berjuang agar kita bisa merealisasikan kebenaran ayat-ayat itu. Memang tidak mungkin jika ilmu Allah termuat dengan rinci dalam AlQur'an, karena AlQur'an sendiri sudah mengkiaskan bahwa ilmu Allah itu tidak bisa dituliskan dengan tinta sebanyak air dilautan sekalipun.
AlQur'an hanyalah satu petunjuk yang menunjukkan bahwa Ilmu Allah terdapat dimana-mana, diluar dan dalam diri manusia itu sendiri. Suatu petunjuk yang sempurna yang harus dikaji dengan otak, perasaan dan logika pengetahuan. Bukan sekedar menagih kepada Allah untuk merealisasikan janji-Nya !
"Tidak sepatutnya bagi orang-orang yang mu'min itu keluar semuanya. Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama ? dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya ?"
(QS. 9:122)

Islam terlahir "TIDAK dengan bermahdzab", Islam adalah satu.
Tidak ada Islam Hanafi, Islam Hambali atau Islam Syafe'i.
Bahkan 'Islam Muhammad' pun tidak pernah ada, apalagi Islam Ahmadiyah, Ahlussunnah serta Syiah !
Islam adalah agama Allah, agama yang berdasarkan fitrah manusia dan agama yang diturunkan kepada semua Nabi dan Rasul sebelum kedatangan Muhammad Saw.

Seluruh umat Islam bertanggung jawab untuk menyampaikan dan menyebarluaskan risalah Islam. Tidak ada perbedaan, kecuali perbedaan kadar dalam memahami Kitabullah dan Sunnah Rasul. Dan tidak ada seorangpun yang memperoleh izin khusus, sekalipun dia memiliki kemampuan dan pengakuan yang tertinggi dalam bertabligh untuk dapat menghalalkan yang diharamkan Allah, atau mengharamkan yang telah dihalalkanNya.
Dan janganlah kamu mengatakan dusta terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu: "ini halal dan itu haram", untuk kamu ada-adakan kebohongan atas nama Allah. Sesungguhnya orang yang mengada-adakan dusta atas nama Allah tiada akan bahagia. (QS. 16:116)
Kondisi umat Islam secara konvensional sekarang ini telah menunjukkan umat yang terbelakang, cara berpikir yang tidak strategis tetapi taktis, tidak mengambil prakarsa atau defensif, terbawa inisiatif kebudayaan dan apologetis yang menyebabkan umat Islam berada diluar garis perjuangan.
Dalam hal pentafsiran kitabullah, memahami isi kandungannya, umat Islam tidak bisa terpaku hanya kepada penafsiran/penterjemahan serta logika orang-orang terdahulu yang yang sudah pernah ada semata, sebab seiring dengan perkembangan tata bahasa dan pengertian serta perkembangan dari peradaban ilmu dan tekhnologi, maka akan banyak pula istilah-istilah yang lebih tepat didalam pengartian suatu ayat, menganalisanya dengan Ilmu pengetahuan sekaligus memahaminya secara baik.
Setiap orang boleh mengungkapkan makna kitab suci AlQur'an. Karenanya penafsiran AlQur'an bukan monopoli para imam dan mudjtahid (pemimpin agama dan pemegang wewenang tertinggi dalam bidang hukum).
Islam bukanlah agama yang penuh misteri, begitupun AlQur'an sebagai kitab sucinya, yang hanya dapat dimengerti oleh sekelompok jemaah tertentu.
Manusia dianjurkan oleh Allah melalui Islam supaya berpikir dan merenungkan kekuasaan serta memperhatikan alam ciptaan-Nya. Karena berpikir adalah merupakan salah satu dari fungsinya akal yang dimiliki oleh manusia. Jika akal tidak berfungsi, maka manusia telah kehilangan milik satu-satunya yang menjadikannya makhluk terbaik dan tidak dapat lagi berperan dalam kehidupan selaku manusia yang berpredikat Khalifatullah fil ardl.
Para cendikiawan telah sepakat bahwa pikiran yang bebas dan akal yang kreatif adalah pangkal kemajuan umat manusia, sedangkan pikiran yang terbelenggu dan akal yang tidak berinisiatif dan hanya pandai meniru serta bertaqlid buta menjadi penghambat kemajuan individu dan umat.
Oleh sebab itulah Rasulullah Saw mengisyaratkan kepada umatnya tentang fungsi dan kegunaan akal yang sebenarnya agar manusia tidak salah menempatkan derajat kemanusiaannya.
Dalam salah satu Hadistnya, Rasulullah Saw bersabda: Bahwa akal itu terbagi dalam tiga bagian/fungsi. Sebagian untuk Ma'rifatullah, sebagian untuk Tha'tullah dan sebagian lagi untuk Ma'siatillah.
Golongan Materialis dan sejenisnya menyimpulkan karena Tuhan itu tidak rasionil dan tidak bisa pula dibuktikan secara laboratories maka Tuhan itu tidak ada ! Mereka hanya bisa mempercayai sesuatu kalau ada buktinya, ada barangnya.
Manusia dapat mempercayai atom dan pecahannya karena ia dapat dibuktikan lewat laboratorium. Begitu halnya gelombang.
Lalu bagaimanakah Tuhan dapat dibuktikan ?
Kenapa orang beragama dan terlebih lagi Islam percaya pada adanya Allah ?

Emmanuel Kant (1724-1804) seorang filusuf besar Jerman yang masih besar pengaruhnya sampai sekarang dalam berbagai lapangan hidup pada jaman Rasionalisme abad ke-18 semboyannya ialah "Sapere Aude" => Beranikan mengunakan akalmu !
Namun dalam bukunya Kritik der theoritiche vernunft ditandaskan bahwa penyelidikan dengan akal benar dapat memberikan suatu pengetahuan tentang dunia yang nampak itu, akan tetapi akal sendiri tidak sanggup memberikan kepastian-kepastian dan bahwa berkenaan dengan pertanyaan-pertanyaan terdalam tentang Tuhan, manusia, dunia dan akhirat akal manusia tidak mungkin memperoleh kepastian-kepastian melainkan hidup dalam pengandaian-pengandaian beragam postulat.
E. Kant yang raksasa ahli pikir itu insyaf bahwa hakekat itu tidak dapat dicapai dengan akal yang terbatas ini. Baru akan bertemu bila akal dipisahkan dari diri dan dijadikan orang ketiga untuk mempertemukan si aku dan si dia, padahal itu mustahil.
Untuk mengenal Allah, maka jalan satu-satunya ialah memikirkan, merenungkan dan menyelidiki makhluk ciptaan-Nya disamping mengenal sifat-sifatNya yang dapat dijadikan pegangan dan sekaligus akan melahirkan sifat atau sikap yang terpuji bagi seseorang.
Tanyakanlah pada diri anda sendiri "Mengapa bumi dan langit bisa sehebat ini, bagaimana
jaring-jaring kehidupan (ekologi) bisa secermat ini, apa yang membuat semilyar atom bisa berinteraksi dengan harmoni, dan dari mana hukum-hukum alam bisa seteratur ini ?".

Pada masa lalu, keterbatasan pengetahuan manusia sering membuat mereka cepat lari pada "sesembahan" mereka setiap ada fenomena yang tak bisa mereka mengerti (misal petir, gerhana matahari). Kemajuan ilmu pengetahuan alam kemudian mampu mengungkap cara kerja alam, namun tetap tidak mampu memberikan jawaban, mengapa semua bisa terjadi.
Ilmu alam yang pokok penyelidikannya materi, tak mampu mendapatkan jawaban itu pada alam, karena keteraturan tadi tidak melekat pada materi. Contoh yang jelas ada pada peristiwa kematian. Meski beberapa saat setelah kematian, materi pada jasad tersebut praktis belum berubah, tapi keteraturan yang membuat jasad tersebut bertahan, telah punah, sehingga jasad itu mulai membusuk.
Bila di masa lalu, orang mengembalikan setiap fenomena alam pada suatu "sesembahan" (petir pada dewa petir, matahari pada dewa matahari), maka seiring dengan kemajuannya, sampailah manusia pada suatu fikiran, bahwa pasti ada "sesuatu" yang di belakang itu semua, "sesuatu" yang di belakang dewa petir, dewa laut atau dewa matahari, "sesuatu" yang di belakang semua hukum alam.
Kemampuan berfikir manusia tidak mungkin mencapai zat Tuhan. Manusia hanya memiliki waktu hidup yang terhingga. Jumlah materi di alam ini juga terhingga. Dan karena jumlah kemungkinannya juga terhingga, maka manusia hanya memiliki kemampuan berfikir yang terhingga. Sedangkan zat Tuhan adalah tak terhingga (infinity).
Karena itu, manusia hanya mungkin memikirkan sedikit dari "jejak-jejak" eksistensi Tuhan di alam ini. Adalah percuma, memikirkan sesuatu yang di luar "perspektif" kita.
Karena itu, bila tidak Tuhan sendiri yang menyatakan atau "memperkenalkan" diri-Nya pada manusia, mustahil manusia itu bisa mengenal Tuhannya dengan benar. Ada manusia yang "disapa" Tuhan untuk dirinya sendiri, namun ada juga yang untuk dikirim kepada manusia-manusia lain. Hal ini karena kebanyakan manusia memang tidak siap untuk "disapa" oleh Tuhan.
Tuhan mengirim kepada manusia utusan yang dilengkapi dengan tanda-tanda yang cuma bisa berasal dari Tuhan. Dari tanda-tanda itulah manusia bisa tahu bahwa utusan tadi memang bisa dipercaya untuk menyampaikan hal-hal yang sebelumnya tidak mungkin diketahuinya dari sekedar mengamati alam semesta. Karena itu perhatian yang akan kita curahkan adalah menguji, apakah tanda-tanda utusan tadi memang autentik (asli) atau tidak.
Pengujian autentitas inilah yang sangat penting sebelum kita bisa mempercayai hal-hal yang nantinya hanyalah konsekuensi logis saja. Ibarat seorang ahli listrik yang tugas ke lapangan, tentunya ia telah menguji avometernya, dan ia telah yakin, bahwa avometer itu bekerja dengan benar pada laboratorium ujinya, sehingga bila di lapangan ia dapatkan hasil ukur yang sepintas tidak bisa dijelaskanpun, dia harus percaya alat itu.
Karena yakin akan autentitas peralatannya, seorang astronom percaya adanya galaksi, tanpa perlu terbang ke ruang angkasa, seorang geolog percaya adanya minyak di kedalaman 2000 meter, tanpa harus masuk sendiri ke dalam bumi, dan seorang biolog percaya adanya dinosaurus, tanpa harus pergi ke zaman purba.
Keyakinan pada autentitas inilah yang disebut "iman". Sebenarnya tak ada bedanya, antara "iman" pada autentitas tanda-tanda utusan Tuhan, dengan "iman"-nya seorang fisikawan pada instrumennya. Semuanya bisa diuji. Karena bila di dunia fisika ada alat yang bekerjanya tidak stabil sehingga tidak bisa dipercaya, ada pula orang yang mengaku utusan Tuhan tapi tanda-tanda yang dibawanya tidak kuat, sehingga tidak pula bisa dipercaya.
Tanda-tanda dari Tuhan itu hanya autentik bila menunjukkan keunggulan absolut, yang hanya dimungkinkan oleh kehendak penciptanya (yaitu Tuhan sendiri). Sesuai dengan zamannya, keunggulan tadi tidak tertandingi oleh peradaban yang ada. Dan orang pembawa keunggulan itu tidak mengakui hal itu sebagai keahliannya, namun mengatakan bahwa itu dari Tuhan !!!
Pada zaman Nabi Musa, ketika ilmu sihir sedang jaya-jayanya, Nabi Musa yang diberi keunggulan mengalahkan semua ahli sihir, justru mengatakan bahwa ia tidak belajar sihir, namun semuanya itu hanya karena ijin Tuhan semata.
Demikian juga Nabi Isa, seperti yang tercantum dalam kitab Yohanes 7 ayat 16 s/d 18 :
Jawab Yesus kepada mereka: "Ajaranku tidak berasal dari diriku sendiri, tetapi dari Dia yang telah mengutus aku. Barangsiapa mau melakukan kehendak-Nya, ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diri-Ku sendiri.
Barangsiapa berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi barangsiapa mencari hormat bagi Dia yang mengutusnya, ia benar dan tidak ada ketidakbenaran padanya.


Nabi Muhammad Saw datang membekal AlQur'an sebagai mukjizat terbesarnya sepanjang sejarah peradaban yang dipenuhi dengan berbagai kandungan ilmu pengetahuan baik agama/KeTuhanan maupun sisi ilmiah yang beberapa diantaranya baru ditemukan kebenarannya oleh para ahli diabad ke-20.

Tapi Rasulullah Saw tidak mengklaim bahwa itu semua hasil karyanya sendiri, melainkan dia mengatakan bahwa itu semua dari Tuhan sesuai dengan pesan Nabi Isa Almasih didalam Bible yang beredar sekarang.
Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. (Kitab Injil Yohanes 16:13)
Katakanlah: "Aku bukanlah Rasul yang pertama di antara Rasul-rasul dan aku tidak mengetahui apa yang akan diperbuat terhadapku dan tidak (pula) terhadapmu. Aku tidak lain hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku dan aku tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan yang memberi penjelasan". (QS. 46:9)
Inti dari semua penulisan yang baru anda baca diatas hanyalah satu kesepakatan, yaitu harus adanya keseimbangan didalam beragama, iman dan akal merupakan perpaduan yang harmonis didalam Islam, seperti Hadis Nabi yang sering pula diungkapkan oleh K.H.Abdullah Gymnastiar : Jika ingin dunia maka milikilah ilmu, bila ingin akhirat miliki juga ilmu, bila ingin keduanya, maka pelajarilah ilmu. 
https://sites.google.com/site/anggaw4hyu/islam
10.21 | 0 komentar | Read More

Berita Terbaru Basuki Tjahaja Purnama: Basuki "Otomatis" Gantikan Jokowi, Calon DKI-2 Hanya Bisa dari Partai Pengusung

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menjadi presiden terpilih dari Pemilu Presiden 2014. Tinggal soal waktu untuk pengunduran dirinya dari kursi DKI-1 menjelang pelantikan menjadi presiden. Ini mekanisme pengisian kekosongan jabatan yang timbul karenanya.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kemudian akan mengisi kekosongan kursi gubernur tersebut. Adapun posisi yang ditinggalkannya bisa diisi sosok pengganti, sesuai mekanisme dalam rezim pemerintahan daerah. Bakal calon pengganti wakil gubernur tersebut hanya bisa berasal dari partai pengusung Jokowi-Basuki saat Pemilu Gubernur DKI.

"Dalam hal terjadi kekosongan kepala daerah, wakil kepala daerah menggantikan kepala daerah sampai habis masa jabatannya," kata Wakil Ketua Komisi II DPR Arif Wibowo, Jumat (22/8/2014). Ketentuan "otomatis" ini, sebut dia, diatur dalam Pasal 26 ayat 3 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

Sementara itu, lanjut Arif, rujukan untuk mengisi kekosongan kursi wakil kepala daerah adalah Pasal 26 ayat 4 UU 12 Tahun 2008. "Kepala daerah mengajukan dua calon wakil kepala daerah berdasarkan usul partai politik atau gabungan partai politik pengusungnya dulu, untuk dipilih dalam rapat paripurna DPRD," papar dia.

Proses pengisian jabatan Wakil Gubernur DKI ini, ujar Arif, baru bisa dimulai setelah Jokowi resmi diberhentikan Presiden dan Basuki menggantikannya secara otomatis. "Kemudian Ahok (panggilan Basuki) yang menyampaikan dua calon wakil gubernur kepada pimpinan DPRD DKI untuk dipilih di rapat paripurna," kata dia sembari memastikan calon hanya bisa diusulkan oleh partai pengusung Jokowi-Basuki dulu, yaitu PDI-P dan Partai Gerindra.

Seperti diberitakan sebelumnya, Arif juga menyarangkan Jokowi segera mengajukan proses pengunduran diri paling lambat akhir Agustus 2014. "(Karena) prosesnya panjang," ujar dia.Mahkamah Konstitusi, Kamis (21/8/2014), menolak gugatan sengketa Pemilu Presiden 2014 yang diajukan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Dengan putusan tersebut, Jokowi-JK tetap menjadi pasangan terpilih dari Pemilu Presiden 2014 dan dijadwalkan dilantik pada 20 Oktober 2014.

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi juga telah meminta Jokowi segera mengajukan pengunduran diri untuk memastikan tak ada rangkap jabatan pejabat negara pada 20 Oktober 2014. Rencananya, Jokowi mengajukan pengunduran diri segera setelah anggota baru DPRD DKI Jakarta hasil Pemilu Legislatif 2014 dilantik pada 25 Agustus 2014.
10.16 | 0 komentar | Read More

Mobil Presiden Jokowi: Intip Kehebatan Mobil Kepresidenan Joko Widodo

VIVAnews - Semua pejabat tinggi di berbagai negara selalu mendapatkan fasilitas mobil untuk perjalanan dinas mereka. Demikian juga halnya presiden terpilih Joko Widodo.
Usai putusan resmi Mahkamah Konstitusi terkait hasil Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), Kamis lalu, 21 Agustus 2014, Jokowi langsung mendapatkan mobil dinas, lengkap dengan pengawalan resmi dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Mobil kepresidenan dikawal Paspampres.
Saat menemui beberapa relawan di Kelapa Gading dan Ancol Jakarta Utara, Sabtu 23 Agustus lalu, ia mengaku sudah menggunakan mobil dinasnya yang terbaru. Jokowi mengaku jika kendaraan kepresidenan yang digunakan ialah Mercedes-Benz S600 Guard.

"Iya, itu mobil (Mercedez Benz) lama. Yang kita naiki tadi mobil tahun 2008," kata dia.

Meskipun buatan tahun 2008, namun rupanya Mercy tersebut tidak kalah canggih dengan Cadilac One milik Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama.

Mobil yang dikendarai Jokowi itu merupakan kendaraan lapis baja dengan tingkat resistensi Eropa B6/B7 yang tahan terhadap senjata militer standar dan memberikan perlindungan terhadap fragmen yang muncul dari ledakan.

"Ini (mobil dinas) anti peluru. Memang standarnya harus anti peluru," tuturnya.

Bicara spesifikasi, seperti dilansir Autoblog, mobil yang digunakan Joko Widodo mengadopsi perlindungan VR9. Perlindungan tersebut yakni, dapat menahan tiga tembakan dari senapan militer M60, M14, atau FAL-FN, serta tembakan senjata kecil seperi M16, dan 357 Magnum.

Mercedes-Benz ini disebutkan juga dapat memberikan perlindungan tahan terhadap fragmen yang muncul dari granat tangan, serta bahan peledak lainnya.

Selain pertahanan senjata, S600 tersebut juga menawarkan langkah-langkah keamanan lebih lanjut, seperti lapisan polikarbonat pada seluruh kacanya agar tidak pecah dan dapat melukai penghuninya.

Fitur keamanan tambahan termasuk ban run-flat, tanki bahan bakar 90L, dan sistem pemadam kebakaran otomatis.
Selain itu, mobil ini juga menggunakan ban Michelin PAX 245-700 R470 AC, sistem pengaturan udara segar darurat, sistem kontrol pneumatik darurat untuk membuka jendela (beroperasi secara tersendiri dari sistem elektronik), serta Panic Alarm System tambahan.

Selain itu, ada pula kamera belakang, kaca depan, dan jendela depan yang tahan panas, sistem adjutable doorhold yang digunakan di keempat pintu, serta tirai belakang listrik.

Bicara kecepatan, mobil pabrikan Jerman ini tidak perlu diragukan lagi. Sebab, memiliki kecepatan puncak 210 kilometer/jam dengan GVW 4.200 kilogram.

Kendati demikian, Joko Widodo mengaku menggunakan Mercedez-Benz bukan karena kenyamanan yang ditawarkan. Namun, lantaran ingin mengikuti prosedur yang ada dan sudah ditetapkan.

"Kalau saya nyaman pakai apa saja. Mau pakai becak nyaman, pakai bajaj juga nyaman. Pakai Kijang nyaman, pakai Mercy nyaman. Ini kan standar keamanan," katanya. (asp)
10.14 | 0 komentar | Read More

Berita Prabowo Terbaru: Prabowo-Hatta Persoalkan Keabsahan Jokowi Saat Capres

Prabowo-Hatta Persoalkan Keabsahan Jokowi Saat Capres 
Anggota tim hukum Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, Habiburohman.
 
 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim hukum Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, Habiburohman menyatakan, salah satu perkara yang diajukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yakni persoalan keabsahan Joko Widodo saat mencalonkan presiden periode 2014-2019.
"Kalau PTUN ada beberapa perkara, tim pembela merah putih ada ratusan orang, saya enggak ngerti detail satu per satu. Tapi sepanjang yang saya tahu, kalau PTUN itu terkait keabsahan proses pencalonan Jokowi menjadi capres, yaitu keabsahan pengajuan surat cuti saat menjadi Gubernur DKI," kata Habib di Mabes Polri, Jakarta, Senin (25/8/2014).
Selain itu, tim hukum Prabowo-Hatta juga mengajukan perkara terkait keputusan KPU Nomor 535/Kpts/KPU/Tahun 2014 tentang penetapan rekapitulasi hasil penghitungan suara tanggal 22 Juli 2014. Menurutnya, sebagian data yang tercantum dalam keputusan tersebut ada yang salah.
"Antara lain jumlah DPT di SK 535 berbeda dengan DPT di SK DPT/SK 477. Perbedaan itu mengakibatkan dokumen negara tersebut dianggap tidak sah secara hukum dan harus dibatalkan," kata Habib.
Dengan begitu, Habib berharap perkara yang diajukan tim Prabowo-Hatta dapat dikabulkan oleh PTUN. Adapun, hasil putusan perkara tersebut dikabulkan atau tidaknya, akan diumumkan pada Rabu pekan depan.
"Apakah proses itu bermasalah atau tidaknya, semua akan diputuskan pada Rabu yang akan datang," ujarnya.
10.11 | 0 komentar | Read More

Berita Terkini Prabowo: Lusa, PTUN Akan Jatuhkan Vonis Gugatan Prabowo

Lusa, PTUN Akan Jatuhkan Vonis Gugatan Prabowo   
TEMPO.CO, Jakarta - Kuasa hukum Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Habiburrahman, menyatakan sidang putusan Pengadilan Tata Usaha Negara akan digelar pada Rabu, 27 Agustus 2014. Menurut Habiburrahman, Prabowo menggugat keabsahan Joko Widodo sebagai calon presiden.
"Adanya gugatan ke PTUN terkait keabsahan, apakah proses pencalonan Joko Widodo bermasalah secara hukum atau tidak," ujar Habiburrahman di Mabes Polri, Senin, 25 Agustus 2014
Pada kesempatan berbeda, Elza Syarief, kuasa hukum Prabowo, menyatakan gugatan ke PTUN sudah diajukan sebelum timnya mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. "Pengajuan itu sudah lama, kok baru sekarang dipersoalkan," ujar Elza di Warung Daun, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 20 Agustus 2014.

Selain menggugat keabsahan pencalonan Jokowi, Prabowo juga menggugat Keputusan KPU Nomor 535 tentang Penetapan Hasil Rekapitulasi Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden. Menurut Habiburrahman, data daftar pemilih tetap dalam keputusan tersebut tidak sesuai dengan Keputusan KPU Nomor 477 tentang DPT. "Dokumen itu yang dianggap salah secara hukum sehingga penetapan harus dibatalkan," ujar Habiburrahman.

Ihwal peluang menangnya gugatan Prabowo, menurut Habiburrahman, cukup tinggi. Ia mengklaim dalil yang diajukan Prabowo cukup meyakinkan hakim.
10.08 | 0 komentar | Read More

Berita Terbaru Prabowo: Setelah kalah di MK, Prabowo liburan ke Bali ditemani Titiek

Merdeka.com - Prabowo tampaknya tak ingin larut dalam kesedihan pasca-keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal gugatan pilpres. Buktinya, rencananya sepekan ini Prabowo bakal refreshing ke Bali bersama tim koalisinya. Di Pulau Dewata itu, Prabowo juga sempat mengingatkan tim agar legowoTapi bukan cuma soal pernyataan Prabowo itu yang bikin menarik. Ternyata, di antara anggota tim koalisi dan pemenangan, hadir sosok Titiek Soeharto yang juga ikut mendampingi Prabowo liburan.
Setelah kalah di MK, Prabowo liburan ke Bali ditemani Titiek
Kabarnya, Prabowo dan Titiek bakal menghadiri beberapa acara. Sumber Merdeka.com menyebutkan keduanya tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai, Jumat (22/08) petang melalui Terminal Execujet, bersama rombongan 10 orang menggunakan pesawat khusus Embraer-135, Nomor Registrasi PK-DHK dari Bandara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta.

Meski kedatangan Prabowo ini tidak satu pesawat dengan Titiek, namun dalam waktu yang tidak berselang lama putri mendiang Presiden Soeharto ini juga tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar.

"Pak Prabowo memang sudah tiba di Bali. Ibu Titiek juga datang, tetapi tidak bersamaan," kata orang DPD Partai Gerindra singkat, sambil meminta tak disebutkan namanya. Sumber itu menambahkan, "pastinya bapak ( Prabowo ) dan Ibu Titiek memang ada di Bali, hanya liburan saja. jangan dibesar-besarkan."

Informasi lain menyebutkan, Prabowo-Titiek bersama rombongan menginap di Hotel Bulgari, Nusa Dua. Di hotel paling mahal di Pulau Dewata itu juga menginap Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie yang datang bersama Prabowo . "Kita tidak tau akan berapa lama di Bali. Kemungkinan hanya sepekan saja," paparnya.
10.06 | 0 komentar | Read More

YANG TERBARU DARI BAGINDAERY

BACA JUGA

DAFTAR LENGKAP ARTIKEL BLOG BAGINDAERY

Ikuti situs Bagindaery

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...