Kalau sempat menonton film layar lebar Night at Museum 2: Battle of the Smithsonian, kita pasti berjumpa dengan tokoh bernama Amelia Earhart. Aktris Amy Adams memerankan dengan apik sosok perempuan jago terbang itu mendampingi Ben Stiller sebagai tokoh culun Larry Daley. Amelia cantik, pemberani, dan cerdas!
Ironis sekaligus tragis, putri pasangan Samuel "Edwin" Stanton Earhart (1868-1930) dan Amelia Otis Earhart (1869-1962) justru raib bak ditelan hamparan air laut Samudra Pasifik di dekat Pulau Howland dalam usaha untuk melakukan penerbangan keliling dunia. Catatan resmi kejadian itu adalah 2 Juli 1937. Istri George P Putnam itu pun dinyatakan tewas pada 5 Januari 1939 seusai pencarian panjang tanpa hasil.
Jadilah, ditemani istri dan anaknya, O' Hara akhirnya ada dalam daftar nama penumpang pesawat bernomor penerbangan TWA 800 rute New York- Paris, Rabu 17 Juli 1996. Inilah penerbangan terakhir bagi O'Hara.
Waktu menunjukkan pukul 08.45 malam. Pesawat Boeing 747-100 yang mengangkut 230 penumpang termasuk awaknya itu meledak di ketinggian 4.175 meter. Posisinya persis di atas Samudera Atlantik, 12 mil lepas pantai Long Island meninggalkan Bandar Udara Kennedy, New York.
Tak butuh waktu lama untuk membiarkan berbagai spekulasi, termasuk analisis, penyebab kejadian bermunculan. Mulai dari terorisme sampai misil musuh Abang Sam. Namun, bahkan hingga kini, jawaban atas asal mula terjadinya peristiwa itu tinggallah teka-teki abadi.
Masih misteri
Pesan itu melaporkan adanya problem teknis bahwa sistem listriknya tidak bekerja. Sinyal itu dikirim bukan sebagai sinyal darurat, tetapi sebagai laporan otomatis bagi sistem pemeliharaan Air France. Tidak adanya sinyal darurat memunculkan dugaan bahwa pesawat mengalami problem mendadak.
Karuan, sama seperti kisah TWA, dua karib—spekulasi dan analisis—berseliweran di media massa, mulai dari perkiraan pesawat itu terbang terlalu pelan, hingga sambaran petir di lintasan jalur perjalanan pesawat yang diklaim paling aman itu. Keduanya pun menjadi materi omong-omongan paling hot di berbagai belahan dunia sejak di meja makan, boleh jadi, juga di ranjang.
Sementara pencarian oleh pihak berwenang belum tuntas, profesor Clint V Oster Jr dari Universitas Indiana di Bloomington, Indiana, sudah mewanti-wanti akan sukarnya mencari penyebab pasti peristiwa memilukan itu.
Soalnya, selalu ada faktor saling berkait yang tak bisa ditinggalkan begitu saja. Menurut hemat pakar bidang Kemasyarakatan dan Lingkungan itu, penyebab kecelakaan pesawat terbang mesti ditinjau mulai dari soal-soal permesinan yang makin canggih hingga rupa-rupa pertimbangan. Acap, hal-hal nonteknis macam politik pun ikut-ikutan terselip. "Pada intinya, tak ada penyebab tunggal," tegasnya.
Nyatanya, berbumbu alasan intrik sosial, teori sekaligus konspirasi, hilangnya Amelia Earhart dengan pesawat bermesin kembar Lockheed Electra adalah legenda. Belum lagi, sepotong kisah tanpa akhir pada kecelakaan kapal terbang Flight 19 di atas Bermuda pada 1945.
Lalu, berturut-turut, kecelakaan Boeing 747 bernomor penerbangan 295 milik South African Airways rute Johannesburg ke Taiwan pada 1987 di Samudra Hindia, belum ada penjelasan sebab-musababnya. Yang mencuat ke permukaan justru laporan detik-detik akhir soal pilot yang merokok di kabin pesawat malang itu.
Misteri pun masih setia menari-nari di benak manakala kecelakaan pesawat US Air 427 di Aliquippa, Pennsylvania, yang menewaskan 132 penumpangnya terjadi pada 1994.


0 komentar:
Posting Komentar
1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.
Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.
( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )
Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.
Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar
Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com