Translate

ARTIKEL PILIHAN

POPPY MERCURY (IN MEMORIAM...........)

Written By Situs Baginda Ery ( New ) on Sabtu, 26 Juni 2010 | 14.32




Penyanyi kelahiran 1973 yang bernama asli Poppy Yusfida ini dikenal publik lewat lagu Surat Undangan, Hati Siapa Tak Luka, Antara Jakarta-Penang dll. Poppy meninggal pada 28 Agustus 1995 akibat komplikasi maag, bronchitis dan rematik. Poppy yang pernah mendapat HDX Award untuk lagu Surat Undangan ini meninggal pada usia 22 tahun. Poppy di makamkan di TPU Sirna Raga Bandung.

Lagu yang sempat meraih HDX Awards tahun 1990-an dari almarhumah Poppy Yusfida.
Artis (Band): Poppy Mercury / Rosyid Soemantri

Tak pernah kubayangkan
begini jadinya
Suratku engkau balas
dengan undangan

Surat undanganmu pernikahan itu kugenggam erat ditanganku
Hanya doa restu yang ku persembahkan semoga bahagia

Sendiri lagi…seperti dahulu tanpa dirimu disisiku

(Surat Undangan-Poppy Mercury)


Di selat Malaka di ujung Sumatera
Dua hati kita satu dalam cinta
Di selat Malaka di ujung Sumatera
Cinta pun terpisah kumerana…

(Hati Siapa Tak Luka-Poppy Mercury)

Tak ada yang mengira, kalau sang idola remaja ini akan meninggalkan semua penggemarnya. Pada saat karirnya sedang bersinar, sang bintang meninggal dunia pada 28 Agustus 1995 di usia 22 tahun, di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung karena komplikasi maag, bronchitis dan dan rematik.

Poppy Mercury yang bernama asli Poppy Yusfida lahir di Bandung pada tahun 1973. Penyanyi ini memiliki suara yang khas dengan lagu-lagu yang identik dengan tema tentang kegagalan cinta, patah hati dan kehancuran hati. Lagu lagu Poppy Mercury sekilas hampir sama dengan lagu-lagu dari negeri jiran, Malaysia. Liriknya pun seakan berbahasa melayu.


Prestasi

HDX Awards untuk lagu Surat Undangan

Album

Tragedi Antara Kuala Lumpur-Penang 1994
Antara Jakarta dan Penang 1991
Surat Undangan 1992
Terlambat Sudah 1993
Antara Kau Dia dan Aku 1993
Biarkan Ku Pergi 1994
Hati Siapa Tak Luka 1995
Bukan Aku Yang Kau Cinta 1995
Tak Mungkin Di Pisahkan 1995
Satukanlah Hati Kami 1995

Single

Terlalu Pagi 1991
Badai Asmara 1993
Betapa Sayang Aku Padamu 1994
Mama Aku Ingin Pulang 1995
Air Mata Jadi Saksi 1996

Lagu lagu tersebut sering diputar di radio-radio kala itu dan tentu saja di Album Minggu, Selecta Pop TVRI.
Sebuah ulasan menarik ditulis oleh rekan kita di Lembah Memoria, Sejarah seorang Poppy Mercury, kembali mengajarkan kepada kita, tentang keharusan untuk tidak hanya menata apa yang ada di pikiran manusia, tetapi juga kemutlakan buat memperhitungkan apa yang mungkin bisa dilakukan oleh Yang Mahakuasa.

Usia bagi setiap manusia, tidaklah bermakna kepada panjang atau pendeknya, namun lebih terhadap pilihan terbaik apa yang seharunya diambil oleh setiap kita untuk mengisinya. Kemudaan usia, sama sekali tidak mengharamkan kematian yang tak terduga. Dalam kaitan ini, Poppy, seperti juga Nike Ardila, telah secara persis mengingatkan kita..

Hari kepergian Poppy sepertinya orang anteng-anteng aja gak seheboh waktu Nike meninggal. Boro-boro mau ngadain acara ziarah, fans club nya pun nggak ada sungguh disayangkan. Begitu pergi langsung di lupakan orang. Rasa-rasanya sepanjang pengamatan penulis baru Nike Ardilla lah artis Indonesia kepergiannya di peringati para fansnya tiap tahun. Kalo kita lihat artis-artis lain yang sudah almarhum macam Broery, Chrisye, Poppy Mercury, Richie Ricardo, Abiem Ngesti, Andy Liani, Nita Tilana, Gombloh dll ga pernah diadakan acara serupa seperti yang dilakukan para fans kepada Nike Ardilla. Maybe sobat 90an ada yang terketuk hatinya atau tertarik buat bikin fans club untuk mengenang idola-idola lain yang sudah tiada. Bisa jadi.....

Lalu saat Poppy Mercury meninggal Deddy Dores ada nyanyiin 3 lagu buat Poppy Mercury antara lain Bandung Menangis Lagi yang duet bareng Nafa Urbach yang liriknya kayak gini Oh Tuhan Pengasih sambutlah tangannya. Dia yang meridukan belai kasihmu…Tuhan Maha Besar penyayang umatnya berilah kedamaian dan kasihmu…Selain lagi itu ada lagi lagu Melati Putih dan lagu Kasihku Tiada Lagi yang nadanya dicomot dari lagu Antara Kau Dia dan Aku nya Poppy Mercury. Cuma ganti lirik doang dari yang tadinya Wanita yang mana tak sakit hatinya bila putus cinta menjadi Kini Tiada Lagi Engkau Disampingku Duhai Kekasihku. Dan di lagu itu ada disisipin bagian lagu Poppy Mercury yang Sendiri Lagi Seperti Dahulu.....

Karier Poppy Mercury memang tak segemilang Nike Ardilla dan namanya pun kurang “abadi” hingga saat ini. Kenapa?? Praktis setelah kepergian Poppy, memang banyak dirilis album-album baru seperti Tak Mungkin Dipisahkan, Satukanlah Hati Kami dan Bukan Aku Yang Kau Cinta. Namun album yang terakhir disebut di habiskan sebagai album terakhir Poppy.

Setelah album Bukan Aku Yang Kau Cinta yang lagunya adalah ciptaan Poppy Mercury bareng Adinda Amirul tidak ada lagi lagu-lagu baru Poppy yang beredar paling-paling yang beredar cuma album The Best saja.

Lagu Poppy Mercury yang Surat Undangan, Terlambat Sudah dan Antara Kau Dia Dan Aku ternyata nyambung dan kalau di dengerin lagunya secara berurutan jadi seperti ada ceritanya Begitu pun dengan lagu Antara Jakarta-Penang juga punya kelanjutan yaitu Tragedi Kuala Lumpur-Penang.


NIKE ARDILLA



Terlahir pada tanggal 27 Desember 1975 dengan nama lengkap Raden Nike Ratnadilla. Karier menyanyinya dimulai sejak kecil dengan ikut beraneka lomba. Namanya mulai dikenal saat merilis album Seberkas Sinar dan kariernya makin gemilang lewat album Bintang Kehidupan, Nyalakan Api, Matahariku, Biarlah Aku Mengalah, Sandiwara Cinta dll. Nike meninggal pada tanggal 19 Maret 1995 di usia 20 tahun akibat kecelakaan mobil di jalan R.E Martadinata Bandung.

Malam-malam aku sendiri
tanpa cintamu lagi ooo…
Hanya satu keyakinanku
Bintang kan bersinar menerpa hidupku
Bahagia kan datang…

(Bintang Kehidupan-Nike Ardilla)


Bosan… Mungkin itu sifatmu…
Benci…Bila ingat dirimu
Bosan…terserah apa maumu
Jalanku masih panjang…

(Sandiwara Cinta-Nike Ardilla)

Kalau Nike Ardilla punya banyak fans club dimana-mana, di dunia maya aja fans club nya bejibun belum lagi yang di dunia nyata. Nike juga punya website meski itu unofficial tapi tetep aja itu bisa di jadikan wadah buat para fans setianya. Dan yang sungguh mengagumkan tiap tahun diperingati hari kepergian Nike dengan mengadakan ziarah ke makam Nike, kumpul bareng antar fans serta mengunjungi museum Nike. Nike juga punya banyak peninggalan seperti museum, SLB yang didirikan Nike dll.

Saat moment kepergian Nike pada tahun 1995 silam Deddy Dores langsung membuat semacam tribute buat Nike lewat lagu Sebuah Lagu Buat Nike yang kurang lebih liriknya begini Oh Tuhan mengapa begitu cepat kau panggil dia. Masih kuingat dia bernyanyi bersenandung lagu cinta…dan di lagu itu ada disisipkan bagian lagu Nike yang Seberkas Sinar.

Trus Deddy Dores juga merilis lagu lama Hilangnya Seorang Gadis bertepatan dengan kpergian Nike. Selain itu para SAHABAT NIKE yang beranggotakan Nafa Urbach, Lady Avisha, Deddy Dhukun dll juga ngerilis album buat Nike kalo ga salah berjudul Selamat Jalan Nike. Di lagu itu ada suara anak kecil yang kalo ga salah namanya Nifi bilang kurang lebih kayak gini Kak Keke Kak Keke kenapa sih perginya cepet. Nifi sedih deh ga bisa ketemu kak Keke lagi (aduh penulis lupa-lupa ingat abis kasetnya udah hilang).

Dan masih ada lagi lagu buat Nike yang lain kalo ga salah ada yang versi dangdut Cuma lupa yang nyanyi siapa. Tepat tahun 1997 Deddy Dores juga merilis lagu buat mengenang Nike yang judulnya Hanya Dalam Mimpi terus sempat juga bikin jawaban lagu Suara Hatiku nya Nike Ardilla yang mana judulnya adalah Kutahu Suara Hatimu.(Alamak!!! Ini dia fenomena musik Indonesia era 80an dan 90an kalau ga bikin lagu asing menjadi versi Indonesia ya lagu populer Indonesia di bikin versi jawabannya hehehe)

Sedang Nike Ardilla setelah Sandiwara Cinta masih ada album-album lain yang menyusul macam Mama Aku Ingin Pulang, Suara Hatiku, Rona-Rona Biru. belum lagi single Ingin Kulupakan yang ada di album 12 Lagu Sendu, Panggung Sandiwara yang ada di album 20 Best Slow Vol 2, Belenggu Cinta yang ada di album Best Of The Best Nike Ardilla Vol 2 juga lagu Duri Terlindung serta bermacam-macan album The Best dan masih ada lagi duet bareng Deddy Dores seperti lagu Cinta Diantara Kita dan Anugerah.

Sempat beredar rumor kalau Nike dan Poppy saingan bahkan musuhan. Parahnya sempat tersiar kabar kalau Poppy lah yang merekayasa kematian Nike terus Poppy masuk penjara dan meninggal di penjara. Ada juga yang bilang Poppy itu masih hidup dan ada di penjara. Di blog ini penulis menyatakan kalo gosip itu TIDAK BENAR. Nike meninggal murni karena kecelakaan dan Poppy meninggal murni karena sakit.

Nike dan Poppy sama-sama merilis lagu Mama Aku Ingin Pulang bersamaan dengan meninggalnya mereka. Entah siapa duluan dan bagaimana sejarahnya penulis kurang tahu. Mungkin ada pembaca yang tahu sejarahnya?? Sharing dong!!! Cuma Mama Aku Ingin Pulang versi Nike di buat video klip meski cuma nampilin potongan klip-klip lama Nike dan adegan seorang ibu yang nangis.

Namun versi Poppy Mercury ada video klipnya tapi cuma nampilin gambar kota-kota di luar negeri doang plus foto-foto nya Poppy Mercury. Selain itu lirik lagu versi Nike dan Poppy sedikit berbeda. Kalau versi Nike liriknya gini Dulu tak mendengar nasehatmu mama…maafkan anakmu. Kalau versi Poppy liriknya begini Dulu tak mendengar nasehatmu mama… itu salahku.

Nike Ardilla dan Poppy Mercury sama-sama populer di Negeri Jiran dan mereka berdua sempat merilis album Malaysia dan lagu-lagu yang bernada Melayu. Nike Ardilla pernah merilis Suara Hati dan Duri Terlindung kalau Poppy Mercury merilis Antara Jakarta-Penang dan Satukanlah Hati Kami dll.

Ya itulah fenomena yang telah terjadi memang nama mereka berdua sangat popular di era 90an namun soal “keabadian” nama mereka Nike lah yang unggul. Tapi tak semua orang bisa melupakan suara lembut nya Poppy Mercury juga suara melengkingnya Nike Ardilla juga lagu-lagu mereka tetap abadi hingga kini meski cuma segelintir orang saja yang bisa menikmati lagu-lagu mereka.

Meski mereka berdua sudah tiada tapi nama, karya-karya juga amal perbuatan mereka akan tetap di kenang di hati para penggemarnya. Semoga mereka tenang disisiNya AMIN…

0 komentar:

Poskan Komentar

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com

YANG TERBARU DARI BAGINDAERY

ARTIKEL PILIHAN

BACA JUGA

DAFTAR LENGKAP ARTIKEL BLOG BAGINDAERY

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...