GOOGLE TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

ARTIKEL PILIHAN

Teroris M Syarif di Mata Sang Ayah

Written By Situs Baginda Ery (New) on Rabu, 20 April 2011 | 20.00

Gofur, ayah M Syarif (Foto: Erika Lia/Koran SI)

Gofur, ayah M Syarif (Foto: Erika Lia/Koran SI)

CIREBON - Air mata tak bisa lagi dibendung Gofur (66), ayah Muhamad Syarif, pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Cirebon pada Jumat 15 April lalu. Genangan air mata di pelupuk matanya itu seolah mengisyaratkan penyesalan atas tindakan Syarif, sekaligus ungkapan kegetiran setelah kehilangan sang anak untuk selamanya.

Bagi Gofur, apapun yang terjadi Syarif adalah darah dagingnya. Namun begitu, ia meminta maaf kepada khalayak luas atas segala macam perilaku sang anak yang membuat banyak pihak tak berkenan, terlebih atas tindakan terakhirnya yang telah menyisakan teror bagi masyarakat Kota Cirebon.

“Saya minta maaf kepada warga Kota Cirebon atas perilaku anak saya yang seperti itu,” ungkapnya dengan terbata-bata.

Sebagian benak Gofur masih lekat dibayangi tingkah polah Syarif yang semasa masih bersamanya sebagai sebuah keluarga utuh, dikenalnya sebagai anak yang lurus alias tak neko-neko. Ia tergolong anak baik dan mampu menghafal Alquran.

“Sekira tahun 2009 saya merasakan perangai Syarif berubah jauh. Ia menjadi temperamental dan suka menghakimi siapapun yang tak disukainya,” ungkapnya.

Selain perubahan sikap, Syarif juga mengalami perubahan penampilan. Jika sebelumnya Syarif mengenakan pakaian kasual seperti kebanyakan orang, tahun itu ia mulai mengenakan jubah hitam yang menutupi seluruh tubuhnya, namun tanpa dilengkapi sorban.

Sejak itu pula dirinya sering berdebat dengan Syarif mengenai makna jihad. Bagi Gofur, jihad lebih bermakna pada menahan amarah, sementara sang anak dan kawan-kawannya memahami jihad sebagai upaya meluruskan akidah.

Maka, ketika kepolisian memperlihatkan foto yang diduga sebagai pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Cirebon ia pun nyaris tak begitu terkejut. Bahkan 80 persen meyakininya sebagai Syarif yang telah berubah perangainya.

Gofur sendiri tak bisa memastikan doktrin semacam apa dan dari mana Syarif mendapatkannya. Namun pada akhirnya ia mengikhlaskan kepergian sang anak dengan cara yang dipilihnya sendiri.
(Erika Lia/Koran SI/ful)

0 komentar:

Posting Komentar

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com

BACA JUGA

DAFTAR LENGKAP ARTIKEL BLOG BAGINDAERY

Ikuti situs Bagindaery

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...