GOOGLE TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

ARTIKEL PILIHAN

Menguak Sejarah Alternatif Nusantara

Written By Situs Baginda Ery (New) on Kamis, 28 Oktober 2010 | 20.47


"Ingin membangkitkan kejayaan masa atlantis yang diyakini bukan di wilayah dekat Eropa, melainkan di NUSANTARA."

BUBARKAN INDONESIA
BEBASKAN NUSANTARA
BENTUK NEGARA KELIMA!!!

... akhirnya ... dengan berbagai penafsiaran, mereka dapat menemukan titik kapan dan di mana akan mendeklarasikan negara kelima

Aku menemukan buku ini pada deretan buku laris di gramedia plasa semanggi. pada awalnya, aku menganggap novel ini hanya akan bercerita tentang sebuah realitas pembunuhan serta delik dan pola pengungkapan. ternyata negara kelima jauh dari itu.sangat provokatif dan menggugah semangat muda! ada baiknya lewat forum ini

aku berbagi cerita tentang novel ini. aku berani menyabutnya sebagai, Petualangan Sejarah dalam Kegelisahan dan Harapan "menjanjikan ketegangan yang tiada habis, mengalir deras, berkelok-kelok, penuh kejutan, spekulatif, penuh intrik dan narasinya yang tidak terduga"

Demikian penilaian yang diberikan oleh kritikus sastra Maman S Mahayana pada cover depan novel terbitan Serambi ini. Penilaian yang saya -pribadi kurang sepakati sepenuhnya. Terlalu dangkal rasanya apabila menilai novel ini, hanya dari konflik dan alur ceritanya. Sebab jauh dari yang kita bayangkan â€"ketika melihat cover dan pengantarnya, novel ini menyajikan sebuah penelusuran identitas dan pesan yang luar biasa.

Bubarkan Indonesia
Bebaskan Nusantara
Bentuk Negara Kelima

Pesan itu muncul dalam sebuah gelombang teror cyber yang dilakukan oleh sebuah kelompok yang menamakan dirinya kelompok patriotik. Tidak lama berselang terjadi rentetan pembunuhan. Dimulai dengan terbunuhnya puteri perwira polisi yang menjadi komandan Detsus Antiteror Polda Metro Jaya "yang juga memimpin tim untuk memburu kelompok patrotik. Pesan dari pembunuh ditinggalkan dalam bentuk goresan darah membentuk piramid dengan belahan diagonal pada bagian tengahnya.

Perburuan pun dimulai, tetapi rentetan pembunuhan tidak kunjung berhenti. Identifikasi kasus melibatkan seorang sejarawan senior yang telah lama berkutat dengan masalah simbol dan tanda dari masa silam. Interogasi yang dilakukan terhadap orang-orang yang disinyalir terlibat dalam kelompok patriotik itu hanya menambah kebingungan. Mereka hanya memberikan jawaban dalam bentuk teka-teki tentang negara kelima yang dijanjikan. Dimulai dengan narasi teka-teki negara pertama hingga keempat yang pernah terwujud di daratan nusantara.

Solon membawa berita
Plato membuat cerita
Sejarah mencari asalnya
Satu satu kosong kosong kosong terlalu lama

Teka-teki negara pertama yang keluar dari mulut tahanan menjadi tabir awal untuk memecahkan kasus ini. Seorang perwira pertama polisi, Inspektur Satu Timur Mangkuto ditetapkan menjadi tersangka utama rentetan kasus pembunuhan. Sekaligus ia dituduh terlibat dalam kelompok yang disebut polisi sebagai Kelompok Patriotik Radikal (Keparad). Tuduhan yang membuat anak muda itu melarikan diri dan berusaha untuk memecahkan sendiri teka-teki ini. Penemuan sebuah identitas dari masa lalu. Itulah yang terjadi ketika Timur Mangkuto bersama dengan Eva Duani, seorang sejarawan mulai menguak teka-teki Keparad. Kelompok itu mencita-citakan sebuah negara yang akan mengulangi kejayaan Atlantis pada masa sebelas ribu tahun yang silam.

Sebuah fakta yang baru ditemukan ketika mereka mempelajari kitab Timaues and Critias karangan Plato "satu-satunya sumber otentik yang menceritakan benua Atlantis.

Atlantis, sebelas ribu tahun yang lalu, berada di kawasan Nusantara kuno. Itulah fakta yang mereka temukan. Lengkap dengan bukti dan teori yang dipaparkan oleh sejarawan senior lulusan Sorbonne, Profesor Duani Abdullah. Dengan rapi, ES Ito menjalin rentetan cerita ini dengan mengembangkan berbagai teori yang pernah ada. Sebuah benda bernama serat ilmu "dengan bentuk piramid dengan belahan diagonal pada bagian alasnya- yang pada masa Atlantis disebut sebagai pillar Orichalcum, menjadi objek pencarian dari kelompok patriotik yang membawa mereka pada pengembaraan menuju daerah-daerah yang (sengaja ) dilupakan oleh sejarah Indonesia modern.

Jenius!

Kemampuan ES Ito untuk menghubungkan tiap plot cerita sungguh luar biasa. Penulis muda "yang menyembunyikan identitasnya itu, dengan gemilang menghubungkan antara kitab Timaes and Critias Plato dengan Tambo Adat Alam Minangkabau. Ia berhasil menjadikan sebuah mitologi "seolah menjadi jembatan fakta yang menghubungkan dua plot sejarah lewat penaklukan Iskandar Agung yang disebut-sebut dalam Tambo Minangkabau sebagai cikal bakal orang Minang.

Dengan jembatan itu, alur sejarah dikembangkan hingga Indonesia modern. Sampai pada akhirnya lima buah teka-teki itu bisa dijawab dengan tuntas. Saya terbius oleh novel ini, bukan saja karena kejeniusan pengarangnya dalam merangkai setiap plot sejarah menjadi jalinan cerita dan teka-teki yang menarik. Tetapi lebih dari itu, pengarang ini memiliki dua hal sekaligus yang amat langka saat ini, kecerdasan yang ditopang oleh keberanian. Bukan saja memaparkan sejarah dengan luar biasa, ES Ito juga berani untuk mengkritisinya bahkan pada beberapa hal mencibir habis beberapa fakta sejarah yang ia mainkan begitu saja. Begitu juga dengan lembaga kepolisian, ES Ito tidak hanya memaparkan sebuah cerita detektif, tetapi juga memberikan kritik pedas pada pola dan kinerja mereka.

"anak muda adalah kegelisahan, derap langkahnya adalah perubahan" Lebih dari semua itu, novel ini sarat dengan gagasan dan semangat muda. Mimpi-mimpi anak muda terbalut rapi oleh sebuah semangat menghadapi generasi tua yang korup dan generasi muda sampah. Ide-ide pada Negara Kelima mengingatkan kita pada mimpi-mimpi generasi bunga, 1968. Suatu masa ketika anak muda melihat segalanya mungkin. Dimana kontradiksi-kontradiksi dimunculkan sebagai simbol dan semangat generasi mereka. Sebuah pencarian identitas di tengah kegamangan menatap dunia.

Negara Kelima, terlepas dari kekurangannya pada beberapa hal, terutama masalah editing. Memberikan angin segar di tengah stagnansi ide pembaruan anak muda. ES Ito -anak muda kelahiran tahun delapan puluh satu itu, masih sangat muda. Ia telah membuka ruang untuk mimpi-mimpi besar dari generasi tanpa identitas. Lewat Negara Kelima ini, ES Ito telah menyumbangkan satu hal pada generasinya yaitu identitas sejarah. Dan identitas itu telah ia temukan.

Tidak salah pada bagian akhir tulisan ini, saya kutip petikan akhir pada novel "Nusantara ini bukan sekedar serpihan bekas kolonial Belanda! Nusantara kita mungkin lebih tua dari negeri-negeri utara. Hegemoni utara yang membuat negeri-negeri selatan menjadi kerdil dan lupa akan sejarah panjang mereka"

sumber:
milis: indo-marxist@yahoogroups.com
http://toko.serambi.co.id

negara kelima


RAGANYA INDONESIA TETAPI JIWANYA TIDAK LAGI NUSANTARA
SATU KELOMPOK BERKUASA SISANYA PENGAYA SAJA
SEBAGIAN KECIL KELOMPOK KAYA SISANYA MENANGGUNG DERITA
BUBARKAN INDONESIA BEBASKAN NUSANTARA BENTUK NEGARA KELIMA


Menjanjikan ketegangan yang seperti tiada habis,Mengalir deras, Berkelok kelok,Penuh kejutan,,,,Penuh intrik,Spekulatif,Mengecuh dengan melihat narasinya yang tak terduga,Maman S Mahyana,kritikus/Dosen FIB UI
Sebuah novel provokatif yang asyik data sejarah terasa renyah


DOWNLOAD

0 komentar:

Posting Komentar

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com

BACA JUGA

DAFTAR LENGKAP ARTIKEL BLOG BAGINDAERY

Ikuti situs Bagindaery

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...