Tampilan Game Watch Dogs (Foto: Gametrailers)
by: http://techno.okezone.com/read/2013/11/18/326/898882/tren-adopsi-film-layar-lebar-dari-video-game
Berbagai macam judul permainan mulai dilirik para
produser film untuk diangkat ke layar lebar. Permainan yang biasanya
muncul di perangkat mobile atau konsol, nantinya akan dapat ditonton di
bioskop. Beberapa judul yang telah diketahui akan ditransformasi ke
sinema antara lain, Angry Birds dan Temple Run.
Kepopularitasan
kedua game tersebut sudah tidak diragukan. Kesuksesan Temple Run seri
pertama membuat pengembang game menelurkan seri keduanya, Temple Run 2.
Game Temple Run 2, seperti diketahui telah mencapai rekor angka sebanyak
20 juta pengunduh.
Angry Birds juga telah mendapatkan tempat di
hati para pecintanya. Game yang menampilkan burung-burung bulat ini
telah muncul dengan banyak seri, seperti Angry Birds Rio, Star Wars
serta Space. Game buatan Rovio ini pertama kali dirilis pada Desember
2009 dan mencacatkan rekor sebanyak 1 miliar pengunduh.
Bukan
tidak mungkin apabila kedua game ini akan meluncur di layar lebar.
Dengan rekor jutaan bahkan miliaran pengunduh tersebut, produser film
tentu berpikir, mempertimbangkan dan memutuskan game mana yang cocok
untuk diadopsi ke film. Sebab, produser atau kru pembuat film tidak
ingin sia-sia dalam memproduksi film yang sepi penggemar.
Terkini,
Warner Bros hendak menggarap game Temple Run, yang dikembangkan oleh
Imangi Studios agar dapat disaksikan di bioskop. Produser David Heyman
kabarnya akan menangani proyek yang paling dinantikan para penggemar
Temple Run tersebut.
Sementara film layar lebar Angry Birds, akan
diproduksi oleh Sony Pictures dan ditayangkan pada 2016. Moviefone
menginformasikan, Senin (18/11/2013), garapan film 3D game burung-burung
pemarah besutan studio asal Finlandia ini telah direncanakan sejak
beberapa tahun lalu.
Selain game mobile, judul game seperti Watch
Dogs yang muncul di berbagai platform juga akan diangkat ke layar
lebar. Pada event Gamescom 2013 yang digelar di Jerman, Sony mengumumkan
proyek pekerjaan film tersebut.
Kabar yang beredar
mengungkapkan, adaptasi beberapa film yang diangkat dari sebuah game
terbitan Ubisoft. Kabarnya, perusahaan juga tengah memproduksi film
layar lebar dari waralaba game seperti Assassin’s Creed, Splinter Cell
serta Ghost Recon.
Hannah Minghella dari Columbia Pictures
mengatakan, game Watch Dogs menampilkan aksi dan petualangan yang
intens. Cerita dalam permainan difokuskan pada informasi dan mengontrol
informasi, di mana tim produksi berpikir ini akan menjadi film
'thriller' yang mengesankan.
Seperti diketahui, Watch Dogs
menampilkan seorang tokoh pria yang memiliki dendam. Ia dapat melakukan
aksi 'hacking' pada infrastruktur teknologi di kota Chicago. Selain itu,
tokoh jagoan hacker ini memiliki keahlian untuk melihat kamera
keamanan, melakukan aksi retas pada ponsel penduduk serta lampu lalu
lintas.
Bukan tanpa alasan para produser film kepincut untuk
menampilkan waralaba permainan ke bioskop. Sebab, antusiasme penggemar
yang masif bisa dilihat. Tujuan mereka tidak lain untuk meraup
keuntungan besar dari banyaknya jumlah pembeli tiket bioskop, yang
menyaksikan film adopsi dari game tersebut.
Meskipun demikian,
pola adopsi yang muncul ini tidak melulu dari game populer, kemudian di
angkat ke film. Tayangan SmackDown atau World Wrestling Entertainment
(WWE) misalnya, dimulai dari program siaran televisi gulat di Amerika
Serikat yang kemudian dimunculkan pertama ke konsol game PlayStation.
Kemudian, judul film James Bond 'Skyfall' yang menjadi DLC (downloadable
conten) untuk game 007 Legends terbitan Activision.