ARTIKEL PILIHAN

GOOGLE TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

ARTIKEL PILIHAN

Video Mbah Maridjan Meninggal Posisi Sujud

Written By Situs Baginda Ery (New) on Kamis, 28 Oktober 2010 | 18.47

Jenazah Mbah Maridjan baru ditemukan Rabu pagi.

Mbah Marijan Meninggal (FOTO ANTARA/Regina Safri)

VIVAnews - Jasad pria yang diduga kuat Mbah Maridjan ditemukan dalam posisi sujud. Jenazah yang memakai batik itu dalam posisi tertimpa kayu-kayu dari atap.

Pria bernama asli Mas Penewu Suraksohargo ini diyakini tewas. Tim dokter sudah yakin 80 persen bahwa jasad itu Mbah Maridjan. Bahkan, pihak Keraton Yogyakarta sudah mengirimkan ciri-ciri fisik Mbah Maridjan untuk dicek silang.

Kemarin, anggota Tim SAR, Subur Mulyono, yang menyampaikan jenazah Mbah Maridjan ditemukan pukul 05.00 kemarin pagi. "Mbah Maridjan ditemukan dalam posisi sedang sujud di rumahnya," kata Subur di RS Sardjito, Yogyakarta, kemarin.

Saat ditemukan, posisinya masih bersujud di dalam kamar. Menurut keterangan Agus Winaryo, asisten Mbah Maridjan, Mbah Maridjan meninggal saat dalam posisi beribadah. Berikut Video

"Baru tadi pagi (kemarin) saya diberitahu, Mbah Maridjan sudah tidak ada, dia ditemukan sedang sujud di atas sajadah di dalam kamarnya," kata Agus kemarin kepada VIVAnews.com.

Mbah Maridjan termasuk orang yang getol beribadah. Bahkan, dalam melakukan ibadah, Mbah Maridjan kerap menghabiskan waktu lama. (umi)

• VIVAnews

18.47 | 0 komentar | Read More

Mbah Maridjan Meninggal dalam Posisi Sujud

Jenazah Mbah Maridjan ditemukan pukul 05.00 Waktu Indonesia Barat tadi pagi.


VIVAnews -- Nasib juru kunci Gunung Merapi, Mbah Maridjan sudah diketahui. Pria bernama asli Mas Penewu Suraksohargo ini diyakini tewas. Anggota Tim SAR, Subur Mulyono, yang menyampaikan kabar duka ini.

Jenazah Mbah Maridjan ditemukan pukul 05.00 Waktu Indonesia Barat tadi pagi. "Mbah Maridjan ditemukan dalam posisi sedang sujud di dekat rumahnya," kata Subur di RS Sardjito, Yogyakarta, Rabu 27 Oktober 2010.

Saat dievakuasi, posisi Mbah Maridjan masih sujud dengan luka bakar di tubuhnya. Subur mengaku mengenali jenazah tersebut dari batik yang dikenakan jenazah.

"Karena sering ketemu, saya yakin itu Mbah Maridjan -- dari batik yang dikenakan," tambah dia. Sampai saat ini, jelas dia, proses evakuasi sedang berlangsung.

Sebelumnya , petugas Kamar Jenazah RS Sardjito Yogyakarta, mengakui pihaknya sudah menerima jasad Mbah Maridjan.

"Benar, Mbah Maridjan sudah ada di sini," kata petugas tersebut.

Soal kondisi jenazah Mbah Maridjan, dia mengaku tak berani menggambarkannya. Yang jelas, "kami menerima jenazah tersebut pukul 06.30 WIB," tambah dia.

Mbah Maridjan meninggal di rumahnya bersama belasan orang lainnya. Termasuk, rekan kami, redaktur VIVAnews, Yuniawan Nugroho yang kembali naik ke atas gunung demi juru kunci Merapi itu turun.

Laporan: Fajar Sodiq| Yogyakarta

• VIVAnews
18.45 | 0 komentar | Read More

Hari ini hari Ulang Tahunku yg ke17

Written By Situs Baginda Ery (New) on Minggu, 17 Oktober 2010 | 12.03

Hari ini, hari yang ku tunggu
Bertambah satu tahun, usiaku,
Bahagialah aku.

Yang kuingin, bukan jam dan cincin
Bukan seikat bunga, atau puisi,
Juga kalung hati

Yang kuingin,hanyalah
Do'a s'tulus hati ...

Smoga Tuhan, melindungiku
Serta tercapai semua angan dan cita citaku
Mudah mudahan diberi umur panjang
Sehat selama lamanya..
12.03 | 0 komentar | Read More

BACA JUGA

DAFTAR LENGKAP ARTIKEL BLOG BAGINDAERY

Ikuti situs Bagindaery

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...