GOOGLE TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

ARTIKEL PILIHAN

Inilah Konsep “Cinta akan Indah pada Waktunya”

Written By Situs Baginda Ery (New) on Jumat, 27 Juni 2014 | 16.24

nikah Sayang, ketika kita membayangkan

Betapa indahnya kebersamaan

Rasa keburu itu menggoda kita

Sehingga kita terkadang terbuai

Seraya berkata,

Yuk! Kita segera nikah

Padahal sesiap apapun kita

Kita tak boleh keburu

karena sesuatu itu terasa indah

jika terjadi pada waktunya



So, kita harus saling ngingetin

Jika aku yang keburu

Maka kamu harus ngingetin aku

Jika kamu yang keburu

Aku pun harus ngingetin kamu

Jika kita sama-sama keburu

Moga Allah yang ngingetin kita





(سن) أي النكاح (لتائق) أي محتاج للوطء (قادر) على موءنة من مهر ونفقة يومه

“Nikah disunnahkan bagi seseorang yang menginginkan kebutuhan biologis (hubungan seksual) dan mampu secara finansial; membayar mahar dan biaya hidup sehari-hari”. (Fathul Mu’in)

Begitulah fiqh menjelaskan tentang waktu yang tepat untuk melaksanakan akad nikah. Jadi, seseorang dianggap sudah tepat waktunya menikah ketika dia: 1. Benar-benar membutuhkan penyaluran hasrat biologis, 2. Dia telah mampu membayar mas kawin dan kebutuhan hidup sehari-hari.

Namun, apakah kedua hal tersebut bisa dijadikan tolak ukur bagi seseorang untuk melaksanakan akad nikah? Sepertinya masih ada yang kurang. Dalam melaksanakan akad nikah tidak hanya siap dalam kedua hal tersebut, ada hal lain yang lebih penting dan harus dipenuhi dengan baik. Yaitu, seseorang yang hendak melaksanakan akad nikah, dia harus memperhatikan emosionalnya, apakah dia melaksanakan akad nikah dalam keadaan keburu atau tidak?

Sikap keburu atau gegabah merupakan sikap yang rawan menimbulkan hasil yang tidak sesuai dengan rencana, atau bahasa tepatnya hasilnya tidak baik atau bahkan bisa hancur.

Memang, sebagian orang merasa sangat siap ketika dia sudah menyelesaikan pendidikannya, sudah memiliki penghasilan tetap, dan sudah merasa membutuhkan pendamping hidup, tanpa memperhatikan keadaan emosionalnya. Akibtnya, ketika akad nikah dilaksanakan dan kehidupan keluarga mulai berjalan, dia merasa tidak nyaman dalam kehidupan berkeluarga dan tidak merasakan ketenangan sama sekali. Hal ini terjadi karena dia tidak menyadari secara emosional (dia melaksanakan akad nikah dalam keadaan keburu), dia hanya menyadari secara finansial dan biologis saja.



Ada sebuah kaidah yang mengatakan,

مَنِ اسْتَعْجَلَ قَبْلَ اَوَانِهِ عُقِبَ بِحِرْمَانِهِ

“Siapa saja yang menyegerakan sesuatu sebelum terjadi pada waktunya, maka dia akan menerima akibatnya dengan tidak mendapatkan apa yang dia inginkan dari sesuatu itu ”



Ketika kita sudah menjalin rasa (cinta) dengan seseorang, memang kita sering kali terbuai dengan rasa keburu untuk segera melanjutkan ke majlis akad nikah. Ini sangat baik bahkan mulia. Karena cinta sejati adalah cinta yang diiringi dengan niat ingin menikah. Namun, kita harus sesering mungkin membuka pikiran kita untuk menyadari tentang apa yang kita rasakan, jangan sampai menutup logika sehingga sulit mengontrol perasaan yang membara.

Sesuatu yang kita rasakan adalah berupa rasa ingin segera menikah, lebih-lebih ketika cinta sudah sangat mendalam,bro. Ini berlaku bagi kita yang cintanya sejati. Bagi mereka yang tidak mengerti cinta sejati, mereka menjalin cinta hanya untuk happy semata, tanpa ada niat untuk menikah. Na’udzublillah.

Solusi bagi kita yang terbuai oleh rasa ingin segera menikah, kita harus saling mengingatkan dengan orang yang kita cintai. Artinya, menyepakati tentang keberlangsungan hubungan kita. Semisal, jika kita yang keburu, kita meminta kepada orang yang kita cinta agar dia mengingatkan agar tidak keburu. Jika orang yang kita cintai yang keburu, giliran kita yang mengingatkan agar dia tidak keburu. Jika ternyata sama-sama keburu, ketika kita dan orang yang kita cinta sama-sama sadar sebelumnya, kita saling meminta kepada Allah, semoga Allah yang mengingatkan kita.

Solusi tersebut bertujuan agar cinta kita berlanjut pada akad pernikahan tepat pada waktunya. Apapun yang terjadi tepat pada waktunya, rasanya sangat nikmat dan indah, lebih-lebih dalam hal cinta. Semoga cinta kita termasuk yang seperti ini. Amin…
http://cyberdakwah.com/2014/06/memahami-cinta-yang-indah-pada-waktunya/

0 komentar:

Poskan Komentar

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com

YANG TERBARU DARI BAGINDAERY

BACA JUGA

DAFTAR LENGKAP ARTIKEL BLOG BAGINDAERY

Ikuti situs Bagindaery

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...