ARTIKEL PILIHAN
Kisah Nyata Muallaf: Jeewan Chanicka ~ Pesona Kisah Rasulullah Mengantarkan Jeewan Chanicka Jadi Muslim
Written By Situs Baginda Ery (New) on Kamis, 30 Januari 2014 | 15.41
REPUBLIKA.CO.ID, “Di usia 11 tahun, aku menjadi Muslim. Itu bukan
pilihan yang mudah saat itu karena aku takut bagaimana reaksi
keluargaku,” ujar Jeewan Chanicka mengisahkan perjalanannya menemukan
hidayah.

Meski mendapat hidayah di usia sangat muda, Jeewan senantiasa istiqamah dengan iman Islamnya. Bahkan, di masa dewasanya kini, ia baktikan hidupnya untuk agama Islam. Ia menjadi guru agama, penyanyi nasyid, dan penulis artikel Islam.
Sejak usia 10 tahun, Jeewan dirundung banyak pertanyaan yang sulit terjawab, pertanyaan yang tak lumrah dipikirkan anak seusianya. Pertanyaan itu adalah, “Mengapa aku ada di sini, di bumi? Apa tujuan aku hidup?” Pertanyaan-pertanyaan itu terus mengganggu batinnya setiap hari.
Pikiran yang aneh bagi anak usia 10 tahun ini membuat Jeewan frustrasi. Satu hal yang menjadi pemicu rasa ingin tahunya. Pemantik munculnya segala pertanyaannya adalah ucapan sang kakek. “Kata-kata kakek sering terngiang di telingaku bahwa 'Tuhan tidak menciptakan manusia hanya untuk mengisi ruang di bumi,’” tutur Jeewan.
Jeewan kecil pun berinisiatif untuk mencari jawaban segala pertanyaan itu sendirian. Ia mulai bertanya kepada orang-orang di sekitarnya. Alih-alih mendapat jawaban, ia makin frustrasi. Pertanyaan yang berputar-putar di benaknya justru semakin banyak. “Mengapa orang-orang yakin atas apa yang mereka lakukan? Apa yang mendasari mereka melakukannya?”
Pertanyaan-pertanyaan ‘aneh’ itu membuat Jeewan kerap dicemooh orang-orang di sekitarnya. Bahkan, mungkin ada di antara mereka yang menganggap Jeewan stres atau gila. Sikap mereka membuat Jeewan marah dan makin frustrasi. “Aku tak pernah benar-benar marah. Hanya saja, aku sangat frustrasi.”
Di usia yang masih belia itu, Jeewan pun memulai perjalanannya mencari Tuhan. Kesimpulan pertama dari pencariannya adalah karena Tuhan yang menciptakan segala sesuatu maka Dialah yang tahu alasan penciptaan itu.
“Aku telah menemukan bahwa tujuan penciptaan berasal dari Ilahi dalam parameter yang jelas dan dengan pemahaman yang jelas tentang tanggung jawab pribadi kepada Sang Pencipta kehidupan,” tuturnya.
Di tengah keluarga yang memeluk dua agama, yakni Hindu dan Kristen, Jeewan kesulitan mencari hidayah. Ia menuntut ilmu di sekolah dasar Hindu, kemudian di sekolah menengah Katolik. Tapi, dari dua agama itu, ia menemukan satu hal, yakni ibadah.
Jeewan pun berpikir bahwa ibadah mendekatkannya pada Tuhan. Entah mengapa, ia merasa puas dengan jawaban itu. Jawaban bahwa ibadah akan menjadi tujuan hidupnya.
Hingga suatu waktu, ia membaca sebuah kisah tentang seorang Muslim yang mampu mengubah manusia menjadi baik. Orang Muslim itu memerintahkan hal baik dan melarang kejelekan. Orang Muslim itu tak lain adalah Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Ya, Jeewan sedang membaca kisah Rasulullah.
“Dia buta huruf, tapi seorang pemimpin yang kuat. Ia berjaga di malam hari jika memiliki uang karena di pagi hari ingin segera membagikannya kepada fakir miskin.
Ia pemimpin, tapi tidur tanpa alas. Ia menaklukkan kota tanpa menumpahkan darah. Ia mengampuni musuh yang menyiksanya bertahun-tahun,” ujar Jeewan.
Dari kisah Nabi Muhammad, Jeewan kecil terpesona pada Islam. Singkat cerita, ia pun memeluk Islam pada usia 11 tahun. Tapi, keputusan itu bukan hal mudah. Keluarga sangat menentangnya.
“Mereka mendukung apa saja yang aku lakukan, kecuali menjadi Muslim. Mereka menganggap aku membuang segala potensi dan kecerdasanku jika aku menjadi Muslim,” tuturnya.
Orang tua Jeewan takut putranya terjerat kelompok ekstrem. Apalagi, saat itu Islam dianggap identik dengan terorisme. Butuh tujuh tahun bagi Jeewan merenggut hati keluarga.
Tapi, ia tak pernah merasa berat apalagi menganggapnya rintangan. Ia justru merasa sedih mengapa Islam selalu diidentikkan dengan aksi kekerasan. Padahal, ia mengenal Islam sebagai agama yang dibawa seorang yang sangat menakjubkan, Rasulullah.
Meski demikian, Jeewan selalu berusaha istiqamah. Ia terus mempelajari agama Islam. Saat ini, ia menjadi Muslim yang sangat peduli pada kemanusiaan. Ia ingin ambil bagian dalam upaya memperbaiki citra Islam. Ia sedih karena Muslim kerap dituding sebagai biang keladi setiap kali terjadi aksi terorisme.
Temukan Tujuan Hidup
Satu per satu, pertanyaan-pertanyaan yang mengharu-biru pikirannya sejak kecil, terjawab sempurna. Adalah pengetahuannya tentang Islam yang membawanya menemukan jawaban tersebut, terutama jawaban tentang tujuan hidup.
Jeewan sangat yakin bahwa Allah SWT menempatkan dirinya di bumi ini untuk memenuhi misi Ilahi, yakni untuk membela kebenaran dan keadilan bagi semua orang tanpa memandang perbedaan apakah mereka Muslim atau non-Muslim, hitam atau putih, kaya atau miskin.
“Tujuan lainnya adalah untuk menjadi mercusuar cahaya dan kasih sayang kepada orang miskin, menjadi pilar harapan bagi mereka yang telah kehilangan harapan dan telah tersesat dalam perjalanan hidup,” ujarnya penuh semangat.
Berbekal tujuan hidupnya itu, Jeewan pun kini memilih mengabdikan hidupnya pada agama. Ia menjadi guru dan berkomitmen untuk mengajarkan hal-hal baik dan mengajarkan Islam dengan benar. Ia pun bergabung dengan komunitas Muslim dan berdakwah bersama mereka.
“Jadi, hari ini aku duduk sebagai guru, berkomitmen untuk mengubah dunia melalui siswa yang aku ajar dan yang mengajariku. Kita adalah hubungan timbal balik. Aku membantu mereka untuk tahu dan mereka membantuku untuk tahu.”

Meski mendapat hidayah di usia sangat muda, Jeewan senantiasa istiqamah dengan iman Islamnya. Bahkan, di masa dewasanya kini, ia baktikan hidupnya untuk agama Islam. Ia menjadi guru agama, penyanyi nasyid, dan penulis artikel Islam.
Sejak usia 10 tahun, Jeewan dirundung banyak pertanyaan yang sulit terjawab, pertanyaan yang tak lumrah dipikirkan anak seusianya. Pertanyaan itu adalah, “Mengapa aku ada di sini, di bumi? Apa tujuan aku hidup?” Pertanyaan-pertanyaan itu terus mengganggu batinnya setiap hari.
Pikiran yang aneh bagi anak usia 10 tahun ini membuat Jeewan frustrasi. Satu hal yang menjadi pemicu rasa ingin tahunya. Pemantik munculnya segala pertanyaannya adalah ucapan sang kakek. “Kata-kata kakek sering terngiang di telingaku bahwa 'Tuhan tidak menciptakan manusia hanya untuk mengisi ruang di bumi,’” tutur Jeewan.
Jeewan kecil pun berinisiatif untuk mencari jawaban segala pertanyaan itu sendirian. Ia mulai bertanya kepada orang-orang di sekitarnya. Alih-alih mendapat jawaban, ia makin frustrasi. Pertanyaan yang berputar-putar di benaknya justru semakin banyak. “Mengapa orang-orang yakin atas apa yang mereka lakukan? Apa yang mendasari mereka melakukannya?”
Pertanyaan-pertanyaan ‘aneh’ itu membuat Jeewan kerap dicemooh orang-orang di sekitarnya. Bahkan, mungkin ada di antara mereka yang menganggap Jeewan stres atau gila. Sikap mereka membuat Jeewan marah dan makin frustrasi. “Aku tak pernah benar-benar marah. Hanya saja, aku sangat frustrasi.”
Di usia yang masih belia itu, Jeewan pun memulai perjalanannya mencari Tuhan. Kesimpulan pertama dari pencariannya adalah karena Tuhan yang menciptakan segala sesuatu maka Dialah yang tahu alasan penciptaan itu.
“Aku telah menemukan bahwa tujuan penciptaan berasal dari Ilahi dalam parameter yang jelas dan dengan pemahaman yang jelas tentang tanggung jawab pribadi kepada Sang Pencipta kehidupan,” tuturnya.
Di tengah keluarga yang memeluk dua agama, yakni Hindu dan Kristen, Jeewan kesulitan mencari hidayah. Ia menuntut ilmu di sekolah dasar Hindu, kemudian di sekolah menengah Katolik. Tapi, dari dua agama itu, ia menemukan satu hal, yakni ibadah.
Jeewan pun berpikir bahwa ibadah mendekatkannya pada Tuhan. Entah mengapa, ia merasa puas dengan jawaban itu. Jawaban bahwa ibadah akan menjadi tujuan hidupnya.
Hingga suatu waktu, ia membaca sebuah kisah tentang seorang Muslim yang mampu mengubah manusia menjadi baik. Orang Muslim itu memerintahkan hal baik dan melarang kejelekan. Orang Muslim itu tak lain adalah Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Ya, Jeewan sedang membaca kisah Rasulullah.
“Dia buta huruf, tapi seorang pemimpin yang kuat. Ia berjaga di malam hari jika memiliki uang karena di pagi hari ingin segera membagikannya kepada fakir miskin.
Ia pemimpin, tapi tidur tanpa alas. Ia menaklukkan kota tanpa menumpahkan darah. Ia mengampuni musuh yang menyiksanya bertahun-tahun,” ujar Jeewan.
Dari kisah Nabi Muhammad, Jeewan kecil terpesona pada Islam. Singkat cerita, ia pun memeluk Islam pada usia 11 tahun. Tapi, keputusan itu bukan hal mudah. Keluarga sangat menentangnya.
“Mereka mendukung apa saja yang aku lakukan, kecuali menjadi Muslim. Mereka menganggap aku membuang segala potensi dan kecerdasanku jika aku menjadi Muslim,” tuturnya.
Orang tua Jeewan takut putranya terjerat kelompok ekstrem. Apalagi, saat itu Islam dianggap identik dengan terorisme. Butuh tujuh tahun bagi Jeewan merenggut hati keluarga.
Tapi, ia tak pernah merasa berat apalagi menganggapnya rintangan. Ia justru merasa sedih mengapa Islam selalu diidentikkan dengan aksi kekerasan. Padahal, ia mengenal Islam sebagai agama yang dibawa seorang yang sangat menakjubkan, Rasulullah.
Meski demikian, Jeewan selalu berusaha istiqamah. Ia terus mempelajari agama Islam. Saat ini, ia menjadi Muslim yang sangat peduli pada kemanusiaan. Ia ingin ambil bagian dalam upaya memperbaiki citra Islam. Ia sedih karena Muslim kerap dituding sebagai biang keladi setiap kali terjadi aksi terorisme.
Temukan Tujuan Hidup
Satu per satu, pertanyaan-pertanyaan yang mengharu-biru pikirannya sejak kecil, terjawab sempurna. Adalah pengetahuannya tentang Islam yang membawanya menemukan jawaban tersebut, terutama jawaban tentang tujuan hidup.
Jeewan sangat yakin bahwa Allah SWT menempatkan dirinya di bumi ini untuk memenuhi misi Ilahi, yakni untuk membela kebenaran dan keadilan bagi semua orang tanpa memandang perbedaan apakah mereka Muslim atau non-Muslim, hitam atau putih, kaya atau miskin.
“Tujuan lainnya adalah untuk menjadi mercusuar cahaya dan kasih sayang kepada orang miskin, menjadi pilar harapan bagi mereka yang telah kehilangan harapan dan telah tersesat dalam perjalanan hidup,” ujarnya penuh semangat.
Berbekal tujuan hidupnya itu, Jeewan pun kini memilih mengabdikan hidupnya pada agama. Ia menjadi guru dan berkomitmen untuk mengajarkan hal-hal baik dan mengajarkan Islam dengan benar. Ia pun bergabung dengan komunitas Muslim dan berdakwah bersama mereka.
“Jadi, hari ini aku duduk sebagai guru, berkomitmen untuk mengubah dunia melalui siswa yang aku ajar dan yang mengajariku. Kita adalah hubungan timbal balik. Aku membantu mereka untuk tahu dan mereka membantuku untuk tahu.”
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
BACA JUGA
DAFTAR LENGKAP ARTIKEL BLOG BAGINDAERY
-
►
2017
(50)
- ► 09/17 - 09/24 (3)
- ► 08/20 - 08/27 (4)
- ► 04/02 - 04/09 (7)
- ► 03/26 - 04/02 (5)
- ► 03/19 - 03/26 (9)
- ► 03/12 - 03/19 (15)
- ► 02/26 - 03/05 (7)
-
►
2016
(139)
- ► 12/18 - 12/25 (5)
- ► 12/11 - 12/18 (2)
- ► 11/13 - 11/20 (13)
- ► 11/06 - 11/13 (9)
- ► 07/24 - 07/31 (7)
- ► 07/17 - 07/24 (7)
- ► 07/03 - 07/10 (19)
- ► 06/26 - 07/03 (12)
- ► 06/19 - 06/26 (15)
- ► 06/12 - 06/19 (6)
- ► 05/08 - 05/15 (1)
- ► 04/10 - 04/17 (6)
- ► 02/14 - 02/21 (3)
- ► 02/07 - 02/14 (10)
- ► 01/31 - 02/07 (12)
- ► 01/24 - 01/31 (12)
-
►
2015
(281)
- ► 12/27 - 01/03 (19)
- ► 08/09 - 08/16 (3)
- ► 05/10 - 05/17 (10)
- ► 04/26 - 05/03 (3)
- ► 04/19 - 04/26 (28)
- ► 04/12 - 04/19 (39)
- ► 04/05 - 04/12 (93)
- ► 03/29 - 04/05 (64)
- ► 03/22 - 03/29 (13)
- ► 02/22 - 03/01 (3)
- ► 02/15 - 02/22 (5)
- ► 01/04 - 01/11 (1)
-
▼
2014
(1059)
- ► 12/28 - 01/04 (12)
- ► 12/21 - 12/28 (5)
- ► 11/23 - 11/30 (33)
- ► 11/09 - 11/16 (1)
- ► 11/02 - 11/09 (1)
- ► 10/26 - 11/02 (14)
- ► 10/05 - 10/12 (4)
- ► 09/28 - 10/05 (7)
- ► 08/24 - 08/31 (19)
- ► 08/10 - 08/17 (6)
- ► 08/03 - 08/10 (3)
- ► 07/13 - 07/20 (12)
- ► 07/06 - 07/13 (15)
- ► 06/29 - 07/06 (7)
- ► 06/22 - 06/29 (5)
- ► 06/15 - 06/22 (7)
- ► 06/08 - 06/15 (29)
- ► 06/01 - 06/08 (34)
- ► 05/25 - 06/01 (3)
- ► 05/18 - 05/25 (7)
- ► 05/11 - 05/18 (4)
- ► 04/27 - 05/04 (1)
- ► 04/20 - 04/27 (19)
- ► 04/13 - 04/20 (18)
- ► 04/06 - 04/13 (13)
- ► 03/30 - 04/06 (19)
- ► 03/23 - 03/30 (31)
- ► 03/16 - 03/23 (51)
- ► 03/09 - 03/16 (56)
- ► 03/02 - 03/09 (80)
- ► 02/23 - 03/02 (78)
- ► 02/16 - 02/23 (41)
- ► 02/09 - 02/16 (54)
- ► 02/02 - 02/09 (61)
-
▼
01/26 - 02/02
(68)
- Cerpen Cinta yang Sangat Sedih: Hujan Terakhir
- Pelangi ( Agung bersemangat saat dirinya mengira R...
- Sebuah Cerpen yang Sangat Menarik: Sepotong Senja ...
- Cerpen Terbaik Tentang Cinta yang Romantis: Kekasi...
- Cerpen Horor Menyeramkan: Jerat Cermin
- Cerpen Misteri Pilihan: Malaikat Tanpa Sayap
- Cerpen Terbaik Tentang Cinta: Berat Sahabat
- Cerpen Tentang Cinta yang Romantis: Destiny
- Cerpen Menarik: Masa Kecil
- Cerpen Islami Religi Terbaik: Ella
- Cerpen Islami Pilihan: Pertaubatan Sang Pendosa
- Cerpen Islami Terbaik: Nafas Nafas Pilihan Takdir
- Jangan Mempercayai Kepada Peramal - Jangan Percaya...
- BEBERAPA HASIAT AYAT KURSI ( Kali ini kita bahas ...
- Artikel Islami: Berusaha menjadikan Akhlaq lebih baik
- Puisi Islami : Cinta Allah
- 10 Film Terseram dan Paling Brutal di Dunia ( PERI...
- Sisi Lain: Mundurnya Gita, Sindiran untuk Menteri ...
- Jokowi Di Panggil Pak Presiden: Jokowi Naik Truk d...
- Politik Jusuf Kalla: Menebak Manuver Politik JK
- Waw! Menurut Survei SMRC, Jokowi Kembali Kalahkan ...
- Calon Presiden PDIP Bukanlah Jokowi - Capres PDIP ...
- Skenario Capres PDIP: Membaca Skenario Capres PDIP
- Tips dan Cara Membeli Mesin Las
- Perbaikan Genset: Jenis kerusakan pada Genset dan ...
- TIPS DAN CARA Memperbaiki Kompor gas Outdoor Gasmate
- TENTANG KOMPOR GAS FORTABLE - CARA MENGATASI KOMPO...
- Belajar Berani Perbaiki Kompor Gas Sendiri ( Serin...
- Solusi Memperbaiki Kompor Gas: Mengatasi pemantik ...
- Dibenci Kemudian Dicintai, Islam Tumbuh Pesat Di E...
- Sisi Lain: Paus Nyatakan Penghitungan Kelahiran Ye...
- Kisah Nyata Muallaf: Jeewan Chanicka ~ Pesona Kisa...
- Kisah Nyata Muallaf: Jaime Fletcher ~ Pencarian Ke...
- Kisah Nyata Muallaf: Lizzy Anjorin ~ Jalan Hidayah...
- Kisah Nyata Muallaf: Angela Collins ~ Angela Colli...
- Kisah Nyata Islami: Jonathan Birt, Anak Bos BBC: M...
- Ketika Perampok Dapat Hidayah Setelah Gagal Meramp...
- Fans Lady Gaga Temukan Hidayah Islam ( Seorang re...
- Jin Menurut Islam ( Banyak pertanyaan mengenai keb...
- TANDA-TANDA DICINTAI JIN BETINA - 19 TANDA LELAKI ...
- Tentang Dunia Ghaib: Jin Barat dan Jin Islam
- Kisah Jin Ifrit yang Hancur Oleh Ayat Kursi ( Ayat...
- Tentang Alam Jin: Alam Jin Menurut Al Qur’an dan A...
- Kisah penampakan Jin di zaman Rasulullah ( Sudah t...
- TIDAK MENUNDA PERNIKAHAN DENGAN ALASAN MENYELESAIK...
- Ada Fenomena Aneh: FENOMENA BERTEKAD TAUBAT KETIKA...
- Short Story – Daun Terbang
- ( Detik-detik kematian adalah waktu yang paling be...
- Artikel Islami Inspirasi: GOLONGAN YANG SELAMAT HA...
- SIFAT-SIFAT ORANG-ORANG KAFIR ( Oleh Syaikh Abdul ...
- Waw! Anak Rajin Bergerak Bikin Cerdas
- Gaya Hidup: Kilau Berlian Airyn
- Artikel Kesehatan Mata: Pakai kacamata atau lensa ...
- Berdakwah dengan Cinta ( Islam adalah agama cinta....
- Ekspatriat di Dubai Berbondong-bondong Peluk Islam...
- Kabar Gembira: 1 Februari, Siswa di Palembang Waji...
- Artikel Islami Terbaik: Rahasia dan Keutamaan Shal...
- Makanan Unik dan Asyik: `ChocoChicken` Kombinasi C...
- Misteri Mencekam: `Arwah` Korban Datangi Ayah, Ung...
- Waw! Desainer Rancang Rumah Anti-banjir dan Tahan ...
- Unik dan Aneh: Dicari! Wanita Cantik untuk Jadi Pa...
- Tentara Muslim AS Boleh Berjanggut [ Militer Ameri...
- Karena Mengaku Nabi Muhammad, Kakek Asal Inggris D...
- Misteri Teori Baru Kematian Hilter: Ini Teori Baru...
- Sungguh Aneh: RS Ini Rawat 240 Pasien Cedera Akiba...
- Unik: Pemuda Saudi Tergila-gila Tarian 'Penguin Da...
- Begini Cara Nostalgia Pensiunan di Jerman ( Erna R...
- Unik: Kuil Ini Lebih Mirip UFO Raksasa
- ► 01/19 - 01/26 (57)
- ► 01/12 - 01/19 (88)
- ► 01/05 - 01/12 (96)
-
►
2013
(3222)
- ► 12/29 - 01/05 (104)
- ► 12/22 - 12/29 (124)
- ► 12/15 - 12/22 (86)
- ► 12/08 - 12/15 (70)
- ► 12/01 - 12/08 (84)
- ► 11/24 - 12/01 (79)
- ► 11/17 - 11/24 (48)
- ► 11/10 - 11/17 (64)
- ► 11/03 - 11/10 (52)
- ► 10/27 - 11/03 (65)
- ► 10/20 - 10/27 (78)
- ► 10/13 - 10/20 (102)
- ► 10/06 - 10/13 (84)
- ► 09/29 - 10/06 (111)
- ► 09/22 - 09/29 (129)
- ► 09/15 - 09/22 (128)
- ► 09/08 - 09/15 (153)
- ► 09/01 - 09/08 (164)
- ► 08/25 - 09/01 (160)
- ► 08/18 - 08/25 (104)
- ► 08/11 - 08/18 (156)
- ► 08/04 - 08/11 (322)
- ► 07/28 - 08/04 (108)
- ► 07/21 - 07/28 (104)
- ► 07/14 - 07/21 (59)
- ► 07/07 - 07/14 (24)
- ► 06/30 - 07/07 (12)
- ► 06/23 - 06/30 (35)
- ► 06/09 - 06/16 (40)
- ► 06/02 - 06/09 (11)
- ► 05/26 - 06/02 (51)
- ► 05/19 - 05/26 (13)
- ► 05/12 - 05/19 (4)
- ► 04/21 - 04/28 (6)
- ► 04/14 - 04/21 (21)
- ► 04/07 - 04/14 (8)
- ► 03/31 - 04/07 (75)
- ► 03/24 - 03/31 (62)
- ► 03/17 - 03/24 (53)
- ► 03/10 - 03/17 (30)
- ► 03/03 - 03/10 (2)
- ► 02/03 - 02/10 (19)
- ► 01/20 - 01/27 (18)
-
►
2012
(403)
- ► 12/30 - 01/06 (8)
- ► 12/16 - 12/23 (14)
- ► 12/09 - 12/16 (12)
- ► 12/02 - 12/09 (10)
- ► 10/28 - 11/04 (1)
- ► 08/12 - 08/19 (13)
- ► 08/05 - 08/12 (29)
- ► 07/29 - 08/05 (69)
- ► 07/22 - 07/29 (85)
- ► 07/15 - 07/22 (92)
- ► 07/08 - 07/15 (65)
- ► 07/01 - 07/08 (5)
-
►
2011
(1411)
- ► 08/14 - 08/21 (51)
- ► 08/07 - 08/14 (52)
- ► 07/31 - 08/07 (5)
- ► 07/10 - 07/17 (3)
- ► 07/03 - 07/10 (10)
- ► 05/29 - 06/05 (6)
- ► 05/15 - 05/22 (57)
- ► 05/08 - 05/15 (45)
- ► 05/01 - 05/08 (97)
- ► 04/24 - 05/01 (169)
- ► 04/17 - 04/24 (293)
- ► 04/10 - 04/17 (200)
- ► 04/03 - 04/10 (142)
- ► 03/27 - 04/03 (107)
- ► 03/20 - 03/27 (87)
- ► 03/13 - 03/20 (1)
- ► 03/06 - 03/13 (7)
- ► 02/20 - 02/27 (10)
- ► 02/13 - 02/20 (8)
- ► 02/06 - 02/13 (20)
- ► 01/30 - 02/06 (6)
- ► 01/23 - 01/30 (17)
- ► 01/16 - 01/23 (10)
- ► 01/02 - 01/09 (8)
-
►
2010
(2102)
- ► 12/26 - 01/02 (5)
- ► 12/19 - 12/26 (1)
- ► 11/14 - 11/21 (53)
- ► 11/07 - 11/14 (70)
- ► 10/31 - 11/07 (27)
- ► 10/24 - 10/31 (41)
- ► 10/17 - 10/24 (1)
- ► 10/10 - 10/17 (29)
- ► 10/03 - 10/10 (2)
- ► 09/26 - 10/03 (39)
- ► 09/19 - 09/26 (3)
- ► 08/15 - 08/22 (23)
- ► 08/08 - 08/15 (74)
- ► 08/01 - 08/08 (70)
- ► 07/25 - 08/01 (131)
- ► 07/18 - 07/25 (202)
- ► 07/11 - 07/18 (93)
- ► 07/04 - 07/11 (144)
- ► 06/27 - 07/04 (311)
- ► 06/20 - 06/27 (199)
- ► 06/13 - 06/20 (120)
- ► 06/06 - 06/13 (34)
- ► 05/30 - 06/06 (178)
- ► 05/23 - 05/30 (89)
- ► 05/16 - 05/23 (93)
- ► 05/09 - 05/16 (17)
- ► 05/02 - 05/09 (3)
- ► 04/18 - 04/25 (1)
- ► 04/11 - 04/18 (1)
- ► 02/07 - 02/14 (26)
- ► 01/24 - 01/31 (9)
- ► 01/17 - 01/24 (12)
- ► 01/03 - 01/10 (1)
-
►
2009
(3)
- ► 12/27 - 01/03 (3)
0 komentar:
Posting Komentar
1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.
Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.
( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )
Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.
Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar
Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com