ARTIKEL PILIHAN

GOOGLE TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

ARTIKEL PILIHAN

Tampilkan postingan dengan label Artikel Tentang Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Tentang Cinta. Tampilkan semua postingan

Sebuah Cinta Lelaki Mulia

Written By Situs Baginda Ery (New) on Jumat, 10 April 2015 | 14.23


Cinta Lelaki Mulia
Di Thaif, lelaki mulia itu terluka. Zaid bin Haritsah yang mendampinginya pun ikut berdarah ketika berusaha memberikan perlindungan. Penduduk negeri itu melemparinya dengan batu. Padahal, ajakannya adalah ajakan tauhid. Seruannya adalah seruan untuk mengesakan Allah. “Agar Allah diesakan dan tidak disekutukan dengan apapun.” Namun, Bani Tsaqif malah memusuhinya. Pejabat negeri itu menghasut khalayak ramai untuk menyambutnya dengan cercaan dan timpukan batu.
muhammadMeski diperlakukan sedemikian kasar, Rasulullah tetap pemaaf. Kecintaannya kepada umat mengobati derita yang dialaminya. Beliau menolak tawaran Jibril yang siap mengazab penduduk Thaif dengan himpitan gunung. Sebaliknya, ia mendoakan kebaikan bagi kaum yang mencemoohnya itu, “Ya Allah, berilah kaumku hidayah, sebab mereka belum tahu.”
**
Di Bukit Uhud, pribadi pilihan itu kembali terluka. Wajah Rasulullah SAW terluka, gigi seri beliau patah, serta topi pelindung beliau hancur. Fatimah Az-Zahra, putri beliau, bersusah payah untuk menghentikan pendarahan tersebut. Dua pelindungnya terakhir, Ali ra dan Thalhah ra juga terluka parah.
Bukit Uhud menjadi saksi kekalahan pahit itu. Pasukan pemanah yang diperintahkan menjaga bukit, dijangkiti gila dunia. Silaunya harta rampasan menggerogoti keikhlasan mereka. Akibatnya, pasukan kaum muslimin porak-poranda dan Rasul pun terluka. Meski kembali disakiti, cinta lelaki mulia itu tetap bergema, “Ya Tuhanku! Berilah ampunan kepada kaumku karena sesungguhnya mereka tidak mengetahui.”
**
Thaif dan Uhud merupakan hari-hari terberat sang Nabi. Pengorbanannya bagi umat tiada berbanding. Iltizam terhadap dakwah mewarnai hari-hari Rasul akhir zaman itu. Kecemasannya pada nasib umat selalu mengemuka. Ia adalah Rasul yang penuh cinta kepada umatnya. Cinta itu berbalas, generasi sahabat (generasi pertama) adalah generasi yang juga sangat mencintainya. Cinta yang diperlihatkan Zaid bin Haritsah di Thaif ketika menjadi tameng bagi rasulnya. Cinta yang dibuktikan Abu Dujanah, Hamzah dan Mush’ab bin Umair di bukit Uhud. Tapi, adakah generasi terkini masih mencintainya? Apakah umatnya sekarang tetap menyimak sunnah yang diwariskannya?
Sejarah berbicara, semakin panjang umur generasi umatnya, semakin menjauh pula generasi itu dari risalahnya. Umatnya saat ini, cenderung mencemooh segelintir mukmin yang masih menghidupkan sunnah. Buku-buku sunnah mulai terpinggirkan. Kitab Bukhari-Muslim harus bersaing dengan textbook dan diktat yang lebih menjanjikan keahlian dan masa depan. Serial sirah nabawiyah hampir menghilang dari tumpukan handbook dan ensiklopedia yang biasanya menjadi asksesoris di ruang tamu keluarga muslim.
Aspek sunnah dalam ber-penampilan dan berpakaian, ramai dikritisi dengan alasan tidak praktis. Contoh dari Rasul dalam keseharian, pun semakin dihindari. Sunnah dianggap simbol yang sifatnya tentatif, bukan sebagai panduan kehidupan (minhaaj al-hayaah).
Apatah lagi aspek syar’i. Begitu banyak argumen yang dihembuskan sebagai ‘pembenaran’ untuk berkelit dan menghindari aspek syar’i dari sunnah. Wabah ‘ingkar sunnah’ ini mulai terjangkit dalam komunitas yang mengaku sebagai pengikutnya.
Keutamaan ber-shalawat kepada nabi pun nyaris terlupakan. Padahal Rasul berjanji untuk menghadiahkan syafaat bagi umatnya. “Setiap nabi memiliki doa yang selalu diucapkan. Aku ingin menyimpan doaku sebagai syafaat bagi umatku pada hari kiamat” (HR Muslim).
Jurang antara umat dengan warisan risalah Nabinya ini tentu merugikan. Kecemerlangan pribadi Rasul nyaris tak dikenali umatnya. Padahal, dalam pribadinya ada teladan yang sempurna.
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah (Al-Ahzab (33): 21).
Merujuk kepada sunnah yang diwariskan Rasulullah adalah ungkapan kecintaan kepadanya. Cinta pada Rasul yang lahir dari keimanan kepada Allah.
Katakanlah jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (Muhammad), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Ali Imran (3): 31).
Mencintai manusia mulia itu, berarti meneladani sirah nabawiyah sebagai panduan dalam mengarungi kehidupan. Kecintaan yang akan meluruskan langkah kita untuk ittibaa’ (mengikuti) dan mewarisi komitmen untuk menyampaikan risalah kepada masyarakat.
Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, “Seorang hamba tidak beriman sebelum aku lebih dicintainya dari keluarganya, hartanya dan semua orang.” (HR Muslim)
***
eramuslim
14.23 | 0 komentar | Read More

Inilah Penyakit Cinta: Al-‘Isyq ( Penyakit Cinta ) Menutup Semua Aib Pujaan Hati

Written By Situs Baginda Ery (New) on Sabtu, 04 April 2015 | 12.37

'isyq
Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah berkata,
هويتك إذ عينى عليها غشاوة … فلما انجلت قطعت نفسي ألومها
“Kecintaanku kepadamu menutup mataku
Namun ketika terlepas cintaku, semua aibmu menampakkan diri
”[1]
awalnya saling memainkan sandiwara cinta tak halal saja. setelah sekian tidak lama dan bosan, baru nampak belangnya…
ketika di AWAL
“tolong datang berikan dunk, pengen ditemani belanja” (wuuzzz,5-10 menit tiba)
SEKARANG:
“papa temani belanja yuk”, (jawaban: belanja aja ndiri… sibuk niii)
ATAU, DAHULU:
“yankku, gunung akan kudaki, selat kan kusebrangi, jikalau kangen”
SEKARANG:
“kok ga pernah sms lagi sih?”
“brisik amat ni HaPe sih, gue lagi ada gebetan baru ni (selingkuh)”
Yang terlihat darinya hanya yang baik-baik saja, seakan-akan dunianya dipenuhi dengan bayang semu kebaikan pujaan hati. Setelah lama berlalu masa, setelah jemu melanda, setelah habis sari pati bunga dihisap, barulah ia menyesal
Abul Abbas Al-Hamawi rahimahullah Menjelaskan mengenai Al-‘isyq,
عَشِقَ عَشَقًا مِنْ بَابِ تَعِبَوَالِاسْمُ الْعِشْقُ بِالْكَسْرِ قَالَ ابْنُ فَارِسٍ الْعِشْقُ الْإِغْرَامُ بِالنِّسَاءِ وَالْعِشْقُ الْإِفْرَاطُ فِي الْمَحَبَّةِ رَجُلٌ عَاشِقٌ وَامْرَأَةٌ عَاشِقٌ أَيْضًا.
“Al-’isyq dengan kata kerja ‘asyiqo-‘asyaqon dari bab tasrif tabi’a, menggunakan kasroh
Berkata Ibnu Al-Faris rahimahullah berkata:
“al-’isyq adalah memuja/ menggemari wanita, berlebih-lebihan dalam cinta, istilah untuk laki-laki dan juga wanita.”
[2]
semoga yang terjangkit penyakit ini bisa sembuh dan semoga yang belum tidak akan pernah terjangkiti.

@Pogung Kidul, Yogyakarta Tercinta
Penyusun:  Raehanul Bahraen
Artikel www.muslimafiyah.com
12.37 | 0 komentar | Read More

Kata-Kata Tentang Cinta

Written By Situs Baginda Ery (New) on Senin, 30 Maret 2015 | 17.09

http://www.adadibandung.com/wp-content/uploads/2012/12/lisung-cafe-bandung-610x250.png 
Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.
Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah namanya Cinta.
Ada 2 titis air mata mengalir di sebuah sungai. Satu titis air mata tu menyapa air mata yg satu lagi,” Saya air mata seorang gadis yang mencintai seorang lelaki tetapi telah kehilangannya. Siapa kamu pula?”. Jawab titis air mata kedua tu,” Saya air mata seorang lelaki yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu begitu sahaja.”
Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata:
aku turut bahagia untukmu.
Jika kita mencintai seseorang, kita akan sentiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita.
Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.
Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. Jadi jika kamu mahu berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga. Tapi apabila kamu Coba menutup matamu dari orang yang kamu cintai, cinta itu berubah menjadi titisan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.
Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.
Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia , lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya . Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.
Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu
dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas kurniaan itu.
Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat -Hamka
Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi
sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat.
Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.
Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu. Hanya untuk menemukan bahawa pada akhirnya menjadi tidak bererti dan kamu harus membiarkannya pergi.
Kamu tahu bahwa kamu sangat merindukan seseorang, ketika kamu memikirkannya hatimu hancur
berkeping.
Dan hanya dengan mendengar kata “Hai” darinya, dapat menyatukan kembali kepingan hati tersebut
http://thedzail.blogspot.com/2009/02/when-you-love-someone-you-want-to-have.html
17.09 | 0 komentar | Read More

PDKT ISLAMI: Inilah PDKT "pendekatan" menurut Islam Menuju Keluarga Sakinah,mawaddah warohmah

Written By Situs Baginda Ery (New) on Jumat, 28 November 2014 | 14.26

Assalamualaikum wahai akhi/ukhti. Kali ini postingan saya membahas tips “pendekatan/ta’aruf yang baik menurut agama islam”.alasan saya kenapa saya harus posting tentang ini.agar kita sebagai pemuda – pemudi penghuni akhir zaman ini ,bisa saling mengingatkan bahwasannya islam itu memiliki aturan terhadap lawan jenis. Tipsnya yaitu :

1.Melakukan Istikharoh dengan sekhusyu’- khusyu’nya
Setelah Antum bertemu dengan calon atau  mendapatkan data dan fotonya, lakukanlah istikharoh dengan sebaik-baiknya, agar Allah SWT memberikan jawaban yang terbaik. Dalam melakukan istikharoh ini, jangan ada kecenderungan dulu pada calon yang diberikan kepada kita. Tapi ikhlaskanlah semua hasilnya pada Allah SWT. Luruskan niat kita.
2.Menentukan Jadwal Pertemuan (ta’aruf Islami)
Setelah Ikhwan melakukan istikharoh dan adanya kemantapan hati, maka segeralah melaporkan pada Ustadz, lalu Ustadz pun memberikan data dan foto kepada Ustadzah (guru akhwat), dan memberikan data dan foto ikhwan tersebut kepada Akhwat. Biasanya akhwat yang memang sudah siap, Insya Allah setelah istikharoh juga segera melaporkan kepada Ustadzahnya. Lalu segeralah atur jadwal pertemuan ta’aruf tersebut. Bisa dilakukan di rumah Ustadzah akhwatnya. Memang idealnya kedua pembimbing juga hadir, sebagai tanda kasih sayang dan perhatian terhadap mutarabbi (murid-murid). Hendaknya jadwal pertemuan disesuaikan waktunya, agar semua bisa hadir, pilihlah hari Ahad, karena hari libur.
3.Gali pertanyaan sedalam-dalamnya
Setelah bertemu, hendaknya didampingi Ustadz dan Ustadzah, lalu saling bertanyalah sedalam-dalamnya, ya bisa mulai dari data pribadi, keluarga, hobi, penyakit yang diderita, visi dan misi tentang rumah tangga. Biasanya pada tahap ini, baik ikhwan maupun akhwat agak malu-malu dan grogi, maklum tidak mengenal sebelumnya. Tapi dengan berjalannya waktu, semua akan menjadi cair. Peran pembimbing juga sangat dibutuhkan untuk mencairkan suasana. Jadi tidak terlihat kaku dan terlalu serius. Dibutuhkan jiwa humoris, santai namun tetap serius.
Silakan baik ikhwan maupun akhwat saling bertanya sedalam-dalamnya, jangan sungkan-sungkan, pada tahap ini. Biasanya pertanyaan-pertanyaan pun akan mengalir.
4.Menentukan waktu ta’aruf dengan keluarga akhwat
Setelah melakukan ta’aruf dan menggali pertanyaan-pertanyaan sedalam-dalamnya, dan pihak ikhwan merasakan adanya kecocokan visi dan misi dengan sang akhwat, maka ikhwan pun segera memutuskan untuk melakukan ta’aruf ke rumah akhwat, untuk berkenalan dengan keluarga besarnya. Ini pun sudah diketahui oleh Ustadz maupun Ustadzah dari kedua belah pihak. Jadi memang semua harus selalu dikomunikasikan, agar nantinya hasilnya juga baik. Jangan berjalan sendiri. Sebaiknya ketika datang bersilaturahim ke rumah akhwat, Ustadz pun mendampingi ikhwan sebagai rasa sayang seorang guru terhadap muridnya. Tetapi jika memang Ustadz sangat sibuk dan ada da’wah yang tidak bisa ditinggalkan, bisa saja ikhwan didampingi oleh teman pengajian lainnya. Namun ingat,ikhwan jangan datang seorang diri, untuk menghindarkan fitnah dan untuk membedakan dengan orang lain yang terkenal di masyarakat dengan istilah ’ngapel’ (pacaran).
Hendaknya waktu ideal untuk silaturahim ke rumah akhwat pada sore hari, biasanya lebih santai. Tapi bisa saja diatur oleh kedua pihak, kapan waktu yang paling tepat untuk silaturahim tersebut.
5.Keluarga Ikhwan pun boleh mengundang silaturahim akhwat ke rumahnya
Dalam hal menikah tanpa pacaran, adalah wajar jika orang tua ikhwan ingin mengenal calon menantunya (akhwat). Maka sah-sah saja, jika orang tua ikhwan ingin berkenalan dengan akhwat (calon menantunya). Sebaiknya ketika datang ke rumah ikhwan, akhwat pun tidak sendirian, untuk menghindari terjadinya fitnah. Dalam hal ini bisa saja akhwat ditemani Ustadzahnya ataupun teman pengajiannya sebagai tanda perhatian dan kasih sayang pada mutarabbi.
6.Menentukan Waktu Khitbah
Setelah terjadinya silaturahim kedua belah pihak, dan sudah ada kecocokan visi dan misi dari ikhwan dan akhwat juga dengan keluarga besanya, maka jangalah berlama-lama. Segeralah tentukan kapan waktu untuk mengkhitbah akhwat. Jarak waktu antara ta’aruf dengan khitbah, sebaiknya tidak terlalu lama, karena takut menimbulkan fitnah.
7.Tentukan waktu dan tempat pernikahan
Pada prinsipnya semua hari dan bulan dalam Islam adalah baik. Jadi hindarkanlah mencari tanggal dan bulan baik, karena takut jatuh ke arah syirik. Lakukan pernikahan sesuai yang dicontohkan Rasulullah SAW, yaitu sederhana, mengundang anak yatim, memisahkan antara tamu pria dan wanita, pengantin wanita tidak bertabarruj (berdandan),makanan dan minuman juga tidak berlebihan.
Semoga dengan menjalankan kiat-kiat ta’aruf secara Islami di atas, Insya Allah akan terbentuk rumah tangga yang sakinah mawaddah warohmah…yang menjadi dambaan setiap keluarga muslim baik di dunia maupun di akhirat.
Teriring doaku yang tulus kepada ikhwah dan akhwat fillah yang akan melangsungkan pernikahan kuucapkan ”Baarokallahu laka wa baaroka ’alaika wajama’a bainakumaa fii khoirin..
Dan bagi sahabat-sahabatku yang belum menikah, teriring doa yang tulus dari hatiku, semoga Allah SWT memberikan jodoh yang terbaik untuk semua baik di dunia maupun di akhirat..Aamiin ya Robbal ’alamiin

http://mauliedy.blogspot.com/2014/01/pdkt-pendekatan-menurut-islam-menuju.html
14.26 | 0 komentar | Read More

Artkel Motivasi dan Inspirasi Cinta: Jika Dia Mencintaimu ( Mario Teguh Golden Ways )

Written By Situs Baginda Ery (New) on Jumat, 08 Agustus 2014 | 23.08

Jika Dia Mencintaimu. Wanita itu harus tegas, karena banyak wanita yang dikorbankan karena ketidak- tegasannya. Tetapi laki-laki juga ada yang seperti wanita, yang manja. Tanda bawha logika keberhasilan anak muda itu bermasalah, adalah bermasalah pada saat cinta muda; baru memilih partner hidup saja bermasalah, apalagi nanti pada saat memilih pekerjaan yang tepat.
Love is respect
Jika dia mencintaimu, dia akan tersiksa dalam keadaan dimana engkau tak dekat dengannya. Cinta itu kangen, kalau tidak kanget tidak cinta.
Sesibuk apapun dia, kalau dia mencintaimu, dia akan menghubungimu. Cinta itu memerlukan kedekatan.
Sahabat adalah satu jiwa dalam dua badan yang terpisah. Cinta adalah kekuatan yang mensahabatkan, jadi otomatis Anda ingin dekat.
LOVE IS RESPECT.
Jika dia mencintaimu, dia akan menghormatimu.
Di mana tidak ada hormat, tidak mungkin ada cinta
Api dimatikan oleh air; sementara cinta dimatikan oleh pengabaian. Masalah yang terjadi pada saat pacaran, bisa saja terjadi lebih parah pada saat sudah menikah, tapi disembunyikan; karena demi anak, demi orang tua, demi karir suami, demi karir isteri.
Banyak orang memasuki hubungan dalam keraguan, tapi pasti menolak nasehat. Maka sebetulnya, nasehat mengenai pemilihan kekasih yang baik, sudah didengar sebelum memasuki pernikahan yang salah, tapi selalu dibantah.
Jika dia mencintaimu, dia akan bersabar dengan kekuranganmu, sebagaimana engkau juga bersabar dengan kekurangannya.
Cinta itu penghormatan, maka hormati pasangan Anda, karena kita tidak bisa berlaku dalam cinta kalau tidak adil.
Laki-laki yang mengatakan matre kepada wanita yang menuntutnya untuk sukses, adalah laki-laki yang minder/pesimis /suudzon, yang menganggap kehidupan tidak akan ramah kepadanya. Dia hanya mengharapkan wanita menerima apa adanya, padahal dia tidak ada apa-apanya.
Jadi, laki-laki kalau dituntut hebat oleh wanita, patuh saja. Sebaliknya wanita jika dituntut tampil anggun oleh laki-laki, menurut saja.
Kedewasaan itu lahir bukan karena usia, karena banyak anak muda, marahnya lebih anggun daripada orangtua.
Sampaikanlah kebenaran dalam kesabaran; kalau Anda yakin benar, maka Anda tinggal bersabar. Karena perubahannya bukan tanggung jawab Anda, tapi tanggung jawab Tuhan, tugas Anda hanya menyampaikan.
Cinta adalah kekuatan yang menyatukan, jadi adalah aneh jika 2 orang menyatakan saling mencintai, tetapi hidup saling terpisah.
Kesatuan yang paling indah adalah persahabatan. Karena banyak suami isteri yang tidak kangen, dan mereka hanya bicara kalau bertengkar.
Bukan kurangnya cinta yang menjadikan kebersamaan tidak membahagiakan, tetapi tidak cukupnya persahabatan.
Jika dia mencintaimu, dia tidak akan membagi cinta. Dia akan setia, seperti engkau setia kepadanya.
Jika dia mencintaimu, dia tidak akan membanding-bandingkanmu dengan orang lain. Jika dia mencintaimu, dia mensyukurimu.
Bukan pekerjaan yang membuat Anda bahagia; tetapi kebersamaan Anda, pekerjaan itu untuk membiayai kebersamaan.
Jika dia mencintaimu, dia akan meninggalkan kebiasaan buruknya. Bagaimana mungkin dia mencintaimu sambil memelihara keburukan yang juga buruk untukmu?
Banyak diantara kita santai sekali dalam kualitas hubungan, jatuh cinta hanya satu kali. Jatuh cintalah berkali-kali dengan orang yang sama. Temukanlah cara untuk mencintainya denganc ara-cara yang baru.
Banyak diantara kita demikian mementingkan kesendirian, yang bangga dengan kesombongan, dengan gengsi, tanpa melihat bahwa berdua tetap lebih indah, didalam persahabatan yang tulus, yang saling memuliakan.
Jika dia mencintamu, dia tidak akan membuatmu menunggunya tanpa kepastian.
Sebagian wanita dia berpikir bahwa dia setia, padahal sebetulnya itu adalah kebodohan.
Kisah cinta yang seindah apapun, tapi tidak berakhir dalam pernikahan, hanya akan menjadi cerita derita.
Pernikahan yang sederhana dan biasa, tidak bisa dikalahkan oleh percintaan yang tidak jadi pernikahan.
Dicintai itu indah, tapi dicintai tanpa berupaya dicintai itu lebih indah lagi.
Orang yang pantas dicintai adalah orang yang sibuk mengindahkan dirinya. Ia tahu bahwa ilmu sebagai peninggi derajat, ia kemudian meninggikan ilmunya, supaya meninggikan derajat pribadinya, supaya meninggikan derajat pasangannya.
Kemudian dia menghormati rejeki, menghormati uang; karena dia sadar akan datang masa diamana rejekinya tidak sebaik ini. Supaya diberikan suami yang rejekinya besar dan pantas dikelolanya.
Ada kepantasan untuk segala sesuatu; maka apabila Anda diberikan kekasih yang begitu menyulitkan Anda; itu tanda bahwa Anda adalah pribadi yang mempersulit dia, atau mempersulit diri sendiri.
Penderitaan adalah pemberitahuan, bahwa ada kebaikan dibalik perubahan yang Anda tunda.
Jika dia mencintaimu….
…Anda tahu Anda dibahagiakannya…
…dalam kesungguhannya untuk menjadi bagian yang membahagiakan Anda…
…berjanjilah Anda untuk membahagiakan dia, berjanjilah untuk hidup bagi kebahagiaannya…
…lalu perhatikan bagaimana hidup berlaku lebih ramah kepada Anda…
http://inspirasi.blastlinks.com/mario-teguh-golden-ways-jika-dia-mencintaimu/
23.08 | 0 komentar | Read More

Ketika Cinta Terlihat

Written By Situs Baginda Ery (New) on Kamis, 03 April 2014 | 21.35

http://martkasranger.files.wordpress.com/2012/01/sunset1.jpg 

Ketika Cinta Terlihat
Penulis : Achmad Fachrie
———— —-
KotaSantri.com : Cinta itu indah. Begitu para penyair mengatakan.
Hanya satu kata, tapi menyimpan beribu, bahkan lebih, makna. Sebuah rasa
yang begitu dalam, sehingga tidak dapat dilukiskan kecuali ketika
berada di dalamnya. Ya, cinta itu indah. Berada di ruang kehidupan yang
luas, sangat luas, bahkan melebih luasnya jagat raya ini. Tidak ada yang
dapat menampungnya dan merasakan ketulusannya kecuali jiwa yang
sederhana dan mau merasakan, menerima cinta apa adanya.
Cinta itu amanah, amanah yang tidak ringan. Amanah yang tidak mudah
dijaga dan dibawa kesuciannya hingga ke akhirat kelak. Bahkan ketika
menulis kata cinta ini pun terasa tidak mudah. Ya, karena cinta berasal
dariNya. Layaknya manusia yang diciptakan menjadi khalifah di bumi,
ketika bukit dan gunung tak mampu menerimanya, hanya manusia yang bisa
merasakannya.
Cinta itu tidak terlihat, karena para pecinta sejati hanya mengenal
satu pekerjaan besar dalam hidup mereka, memberi. Bahkan mungkin kita
sendiri tidak mengetahui bahwa cinta saat ini sedang memberi. Bahkan
mungkin kita sendiri tidak menyadari bahwa walau kita menyakiti, ia
akan
terus memberi. Terus memberi tanpa pernah terhenti. Kalau kita mencinta
seseorang dengan tulus, ukuran ketulusan dan kesejatian cinta kita
adalah
apa yang kita berikan padanya untuk membuat kehidupannya menjadi lebih
baik.
Kita adalah air, maka ia tumbuh dan
berkembang dari siraman air kita. Kita adalah matahari, maka ia besar dan berbuah dari sinar
cahaya kita. Apakah kita melihatnya? Seperti pohon tergantung dari siraman air dan cahaya matahari. Maka itu
ketergantungan produktif. Ketergantungan yang menghidupkan. Di garis
ini, cinta adalah cerita tentang seni menghidupkan hidup. Mereka
menciptakan kehidupan bagi orang-orang hidup. Karena itu, kehidupan yang
mereka bangun seringkali tidak disadari oleh orang-orang yang
menikmatinya. Tapi begitu sang pemberi pergi, mereka segera merasakan
kehilangan yang mendalam.
Cinta itu tidak terlihat, tapi tahukah kita untuk “melihatnya” ? Caranya
sederhana. Simak dulu pesan Umar bin Khattab RA, “Hanya ada satu
dari dua perasaan yang mungkin dirasakan oleh setiap orang pada saat
orang yang paling berarti atau pasangan hidupnya wafat, merasa bebas
dari beban hidup atau merasa kehilangan tempat bergantung.”
Cinta itu tidak terlihat, dan terkadang baru “terlihat” ketika dalam
ketiadaan. Ketiadaan yang memberikan arti bahwa ia ada. Ketiadaan bahwa
baru saja kita kehilangan yang selama ini memberi arti kepada kita.
Ketiadaan yang telah memberikan kita hidup menjadi satu nafas dan
ketika kehilangannya kita serasa kehilangan separuh nafas kita. Ketiadaan
yang baru kita sadari setelah air mata menetes memberi kita arti hidup
yang jauh lebih berarti ketika bersama untuk mendekatiNya.
Maka, apakah ketika cinta terlihat, saat ia sudah pergi atau saat ia
masih ada? Kitalah yang menentukan. “Jangan tanya akal kita tentang
cinta itu apa.
Pastilah akal akan menunjukkan kekurangannya, dan cinta itu pun tak
akan terasa dan menyapa. Tapi tanyailah hati. Jika ia menjawab positif,
walau tak bulat, maka tugaskan akal mencari pembenarannya. “
“Karena cinta dan demi cinta langit dan bumi diciptakan, dan atas
dasarnya makhluk diwujudkan, demi cinta seluruh planet beredar dan
dengannya pula semua gerak mencapai tujuannya serta bersambung awal dan
akhirnya. Dengan cinta, semua jiwa meraih harapannya dan mendapatkan
idamannya serta terbebaskan dari segala yang meresahkannya. ” Ibn Qayyim Al-Jauziyah.
Wallahu a’lam bish-shawab.
———— ——-
Jadikanlah Sabar dan Shalat Sebagai Penolongmu. Dan Sesungguhnya Yang Demikian itu Sungguh Berat, Kecuali Bagi Orang-Orang yang Khusyu [ Al Baqarah : 45 ]


21.35 | 0 komentar | Read More

Cinta yang Menyakitkan ( Cinta akan terasa menyakitkan ketika cintanya bukan untukmu )


http://cdn.kisahmuslim.com/wp-content/uploads/2013/04/pemuda-yang-sedih-hatinya.jpg
Cinta, tahukah kau, hari ini aku masih saja menyelakan waktu untuk memandangi fotomu, foto yang selalu mengingatkan aku akan kebersamaan kita dulu, kebersamaan yang tercipta karena kau menawarkannya untukku, aku tidak memintanya cinta,
Kumengenalmu ditengah keriangan celoteh para gadis  yang selalu meneriakkan namamu ketika kau mampu melesakkan bola dijaring lawan, awalnya aku hanya melirik sekelebat saja, dan kemudian sesekali melihat aksimu menggocek bola yang akhirnya membuatku terkesima, kereeen, bisik hatiku,  jika boleh melebihkan, sebelas duabelas dengan striker Barcelona FC yang terkenal itu, dan wajahmu yang mirip aktor Irwansyah itu, mampu melobangi hatiku dengan panah karismamu, hingga tak kusadari, aku mulai tercandu merinduimu, langit-langit hatiku berasa bergumpal awan jika tidak melihatmu sehari saja.
Cinta, aku sadar, aku bukanlah apa-apa bagimu, kau adalah kakak kelas ganteng yang populer, sedang aku hanyalah seorang gadis culun yang selalu tidak lepas dengan buku, ya cinta, aku memang juara kelas, tapi aku bukan termasuk gadis-gadis populer disekolah yang menarik perhatian pria, jadi aku sadar cinta, memandangi kamu dari jauh, sudah merupakan suatu kesenangan tersendiri bagiku, , menghayalkanmu tersenyum padaku dan mendekapku disaat kurindu adalah hal yang selalu menari-nari diotakku meski ku tak yakin, hal itu akan terjadi sungguh di alam nyata.
Tapi ternyata mimpiku itu berbuah indah cinta, tiba-tiba kau hadir disampingku dengan suatu kebetulan, kita berdua disatukan dalam suatu misi mengharumkan nama sekolah, olimpiade sains. Sejak itu kita berdua kerap bersama, membahas materi, meluangkan waktu berbagi ilmu, dan jika boring, kita berdua mengayuh sepeda menuju pantai, dan kita tertawa bersama disana, aku sangat ingat itu cinta,
Dan sejak itu, hampir dipastikan, hari-hariku selalu ada hadirmu, meski banyak  pandangan sirik dari gadis-gadis yang mengidolakanmu, tapi kau dengan setianya menemaniku melewati hari hari indah masa SMA kita, meski kau tak pernah mengucap kata cinta untukku, tapi dari sorot matamu kuyakin cinta itu ada.
Dan hari itu, aku masih ingat, hari perpisahan dimana kau akan segera meninggalkan sekolah ini, mengejar mimpimu ke kota lain, aku mulai merasa akan ada sesuatu yang hilang dari hariku, aku pasti akan kehilanganmu, kehilangan senyummu, kehilangan candamu,  kehilangan binar matamu yang selalu membuatku tersenyum sendiri dikala kesendirianku,
Hingga kuberanikan diri untuk meminta suatu kepastian darimu, kepastian akan status kita, kala itu, kau masih memakai seragam sekolah yang sudah bertaburan coretan tanda tangan teman-temanmu, kau yang memang hobi fotografi sedang asyik dipinggir kolam, menikmati sudut-sudut keindahan yang kau anggap artistik, dan saat kudatang, kameramu berbelok menyorot kearahku, aku mendekatimu, kutata hati dan lakuku agar aku mampu mengeluarkan isi hatiku, dengan terbata, kukatakan bahwa aku sudah lama mencintaimu, dan kaupun termangu mendengarnya.
mataku tak sengaja mengarah ke coretan dibajumu, tepat didada, kiki love raka, apa? kak kiki? kak kiki yang pernah membantuku atas saranmu itu mencintaimu? kak kiki yang terkadang menemani kita melepas tawa disela-sela rutinitas sekolah itu mencintaimu? kak kiki yang cantik itu mencintaimu?
Aku tak kuasa menahan deruan emosi yang bercampur baur, genangan air mataku mulai menitik, aku memandangimu, mengharap jawaban yang tulus darimu, bahwa kau mencintaiku, dan tulisan itu hanyalah sebuah gurauan belaka, tapi nyatanya, kau menganggukkan kepala membenarkan bahwa kau telah memiliki hubungan spesial dengan kak kiki, aku bergetar, kubalikkan kakiku dengan tangis yang tak mampu kutahan, dan byuuuuur, aku masuk kekolam.
Kau berusaha menolongku, tapi tak kuhiraukan itu, aku seketika melihat bahwa kau adalah orang asing bagiku, aku tetap berlalu meninggalkanmu dengan uraian air mata meski suaramu jelas kudengar memangil-manggil namaku, aku sangat kecewa sekali cinta, senyum kita, tawa kita, kebersamaan kita, apakah tidak ada artinya bagimu?
Semalaman, aku menangis cinta, menangisi ketololanku yang tak mampu mengartikan sebuah perhatian tulus dari seorang lelaki, menganggap segala perhatian dan kerelaan waktumu untuk bersamaku merupakan cerminan cinta darimu, tapi ternyata itu hanyalah sebuah ilusi gadis lugu yang terlalu menyakini bahwa lelaki tidak terlalu butuh untuk menyatakan cinta lewat ucapan, tapi ternyata aku salah cinta, perhatian dan bahasa tubuhmu yang kuanggap mencintaiku itu ternyata hanya keGRanku saja, tapi biarlah, semua akan lebih terbuka meski ini sangat menyakitkan, dan kutak tahu, mengapa kenyataan ini masih saja tidak mampu menghapus namamu dari hatiku..
—————————————-
Tak kusadari, malam itu kau datang, dibawah pintu kau letakkan album foto yang berisi semua gambarku yang kau jepret tanpa sepengetahuanku, foto-fotoku dengan berbagai latar mulai aku menginjakkan kaki disekolah ini, aku tidak menyadarinya kau mengabadikan gambarku dalam satu album, tepat dihalaman pertama  album tertulis,
” kau telah memenangkan hatiku sejak kali pertama aku mengenalmu, namun aku tak cukup kuat untuk mengatakannya- raka”
http://fiksi.kompasiana.com/cerpen/2012/04/16/cinta-yang-menyakitkan-454368.html
21.31 | 0 komentar | Read More

Inilah Alasan Kenapa Cinta Itu Menyakitkan

Cinta terkadang menyakitkan. Memang dilihat dari luar, begitu indah, tetapi jikalau sudah masuk kedalamnya dan merasakan sendiri apa itu yang namanya cinta, jangan harap bisa pulang tanpa menangis. Gue pernah ngalamin sendiri betapa kejamnya sensani cinta. Sampai-sampai gue pernah beranggapan kalau cintalah biang keladi dari ke-galau-an gue selama ini.
waktu itu , waktu gue masih kerja di tempat kerjaan yang lama , gue sempet kenal sama seorang cewe . kita sebut aja namanya entin..
( gak ada yang bagusan yah namanya)
http://pakarcinta.com/blog/wp-content/uploads/2011/12/480089515_e4bc4b239f.jpg waktu itu dia anak baru ditempat kerjaan gue, dia masuk bulan February 2011 . entah mengapa , semenjak dia masuk , gue jadi sering banget merhatiin dia . dia lagi makan , gue perhatiin . dia lagi minum gue perhatiin . Dia lagi jalan gue perhatiin . dia lagi mandi gue perhatiin (looohhh)..
pokok nya setiap gerak gerik dia gue perhatiin , dia hari itu peke baju apa , dia datang sama siapa , sampe sedetail2 nya gue perhatiin . tapi ini lah gue , Cuma bisa berbuat sedemikian adanya . gak lebih dan gak banyak .
gue pun seneng ketika dia nyapa gue..
“kak arim , besok masuk apa”..
“masuk siang ntin , kenapa”..
“oh nggak , Cuma mau tau aja”..
weww…dia bilang gitu ke gue , senengnya minta ampun waktu itu , senengnya ibarat  kaya kejatohan duit 2 milyar dari atas pohon toge..
gue geer geer sendiri , cengar cengir sendiri..
sebelum ada dia , setiap waktu nya kerja , bawaan nya males banget . dan gue perhitungan banget sama yang namanya waktu .dari jadwal masuk gue , sampe jadwal pulang gue , gue selalu on time buat pulang atau pun dateng .
tapi semenjak dia masuk , gue jadi royal banget sama yang namanya waktu . jadwal masuk kerja jam 8 pagi , jam 5 subuh gue udah nangkring di depan kerjaan .
begitu pun pulang , jadwal pulang jam 3 , jam 5 baru pulang .
malah sempet kepikiran mao bikin kost2an didepan tempat kerja gue (mulaii deh)..
pokok nya gitu deh , semua gue lakuin Cuma buat ngeliat dia aja , walau sebentar , tapi berharga buat gue…
mungkin di dalem benaknya saat itu , dia uda tau kalo gue suka sama dia..
hingga suatu waktu….
kriiiiinggg…..kringggg…kriingggg…
lagi enak enaknya tidur , telpon gue bunyi..
gue angkat , ternyata itu alarm
*kampret*
kringg….kringgg…kringgg…
gue angkat , kampret alarm gue blom dimatiin…
*jedotin kepala*
kringg…..kringggg…kringggg…
*gue celupin ke aer*
(masihh bunyi)
gue angktat , ternyata bukan alarm , si teguh nelpon..
teguh temen kerja gue juga , die sohib gue..
“wooiii , lama amat lo ngangkatnye , kuping gue basah nihh , ada apaan sih di hp lo”
“hahh???basah???iye iye…hp gue abis kejebur”…
“kamprett lo”
hahaha..
(emang bisa yah aer sampe keteguh)
“ada apaan”..???kata gue
“uda ikut aja yuk , gue disuruh entin buat ngajak lo kerumahnya..kata nya lo harus ngomong secepatnya”
gue bingung , ngomong apaan..
“yauda deh , gue mandi dulu”
“ikut”
“ANNJRITT…
gue brangkat sama teguh naek motor kerumah entin , rumahnya waktu itu di daerah cawang . cukup jauh emang , butuh 1 jam buat sampe rumahnya . sampe gue ketiduran di pundak teguh . tapi seketika itu gue langsung sadar kalo dia cowok .
gue sampe didepan rumah nya entin , gue ketok pintu nya..
“samlikum…samlikumm…entin…entinn…”
gak ada jawaban
gue ketok lagi , “entinnn…entinnn…”
gak da jawaban juga , gue coba agak kenceng
“ENNNTTIINNN , ENNTIINNN….MAEN NYOKK”
kluarr bapak bapak pake sarung , kaos kutang sama peci hitam..
gue kaget , bengong..
“cari siapa mas” kata bapa-bapaknya
“entin pak , ada”..??
“nohh , disebelah rumahnya”
MAMMPUUSSS GUEE , good mau di taro dimana muka ini….
gue malu , seketika itu juga malaikat hitam disebelah gue megang tongkat..
“ohhh , disebelah ya pak , maap pak , gak tau…disebelah yee pak , iye iye..maap sekali lagi pak..saya tutup lagi ye pak pintu nya”
*melotototin gue”
gue kesebelah rumah nya , gue ketok , ternyata bener itu rumahnya .
kluar lah si entin , waktu itu dia pake baju ijo plus celana pendek…
“ntin”
“eh kakak , masuk kak”
“iya , iyaa”
gue ngobrol sama dia sampe setengah jam , gue becanda canda sama dia , saling share..
kita saling Tanya Tanya , dia nanya gimana perjalanan gimana ke gue , gue pun nanya kapan harta bapak nya jatoh ketangan gue (GEBLEK)..
hingga sampai saat nya si teguh nyeletuk ke gue
“udahh , kata nya ada yang mao di omongin “
mampus gue , gue kringet dingin , muke gue pucet tampang gue bego..
tapi gimana lagi , gue uda di ujung tanduk , ibarat perang , gue uda dipojok dan di todong ratusan senjata .
“oke , gue bakal ngomong” kata gue sambil banting gelas (emang iya??)
“gue butuh berdua guh , tolong tinggalin kita untuk sejenak“
gue ajak dia keluar rumah nya , waktu itu malam hari , gelep , dan ada sedikit angin angin kecil.
“oke ntin , gue suka sama lo”
hening
“iya gue suka sama lu , lu mau kan jadi cewe gue”
hening lagi
dia mulai ngomong , “kakak sungguh sungguh sama entin??””
“iya gue sungguh2 sama lo , gue sayang sama lo…lo mao kan jadi cewe gue”..
“tapi…”
“tapi apa ntin???
“ntin mau ke padang kak??
hening lagi
sontak perasaan gue drop saat itu , bisa kebayang kan , disaat lo ingin menyatakan perasaan lo kepada orang yang bener bener lo sayang , seketika itu juga dia mau pergi jauh dari hadapan lo , ninggalin lo tanpa rasa bersalah sedikit pun .
“mau ngapain kepadang , ntin??emangnya gak bisa dibatalin aja??
“rumah ini mau dijual kak , jadi mau gak mau kita harus pindah kesana kak “
“iyaaa tapi kaann….”
agghhh…gak penting juga gue ngeyakinin dia untuk membatalkannya , toh itu semua keputusan bokap nya .
“kakak mau kita pacaran jarak jauh??kakak mau ketika malem minggu kita gak jalan , kita gak nonton , dan lain lain…apa kaka mau??
hening lagi
gue mikir , iya juga yaa . percuma aja kalo gua punya cewe , gak bakal ada waktu sama sekali buat ngelakuin hal hal yang menyenangkan berdua . kaya nonton , jalan , makan dan lain lain . namun sekali lagi hati gue brontak (emang yang laen aja yang bias brontak). Kridebilitas gue sebagai cowo juga diuji kala itu . bayangin aja , ketika lo lagi mau nembak cewe , namun tiba tiba dia ingin pergi jauh entah kemana , dan lo di kasih 2 pilihan , antara mau ngejalanin hubungan jarak jauh atau malah lo harus menggagalkan niat lo buat nembak dia lantaran lo gak mau ngejalanin hubungan jarak jauh . kalo lo pilih yang ke dua , lo membatalkan niat lo buat nyatain cinta lantaran gak mau ngejalanin hubungan jarak jauh , seketika itu si dia menganggap lo gak serius sama dia dan Cuma ingin main main aja .
yang ada di otak gue saat itu adalah seperti itu . gue gak mau dia berfikir kalo gue Cuma main2 sama dia .
“IYAA GUE MAU , GUE MAU NGEJALANIN INI SEMUA MESKI KITA BERADA DITEMPAT YANG JAUH”..kata gue dengan mantap nya .
suasana hening lagi , kita berdua saling tatap menatap satu sama lain . dia natap gue , gue natap bapak nya .
hahahaha…..
tiba tiba terdengar suara adzan magrib yang memecah keheningan . gue mutusin buat shalat bareng teguh di masjid deket rumahnya . berharap ada solusi untuk gue .
gue ngambil wudhu , gue shalat dengan khusu nya .
diakhir shalat , gue berdoa dengan polos nya . sebener nya sih malu harus doa seperti ini , tapi gue yakin kala itu kalo allah itu maha mengerti .
“yaa allah , semoga entin gak jadi kepadang”
lirih gue dengan polos nya . walau singkat , namun penuh harapan .
selesai shalat ,gue  pakai sandal gue . sempet kepikir buat  nuker sandal yang bagusan , tapi yasudah lah , besok besok aja . hahaha…
gue balik lagi kerumah nya , gue pertanyakan lagi ke dia , gimana kelanjutannya .
“gimana ntin??gue mao kok kita pacaran jarak jauh , lo mau kan’’??? kata gue
dia senyum senyum sedikit
“mau kan ntin”???
dia mulai ketawa , sambil megang pundak gue
“kak , tau gak”???
“apa”???
“sebener nya entin gak ada niat buat ke padang , ntin Cuma mau ngetes kakak aja , hahaha , maaf yaa”
DUAAAARRRR , hati gue pecah berantakan kala itu . sempet pengen nimpuk pala nya pake batu yang ada di hadapan gue . tapi gak , gak kuat gue ngangkat nya .
anjritt nih cewe , aggghhhh…..
perasaan gue kala itu campur aduk , pengen marah , tapi ada senengnya juga . artinya dia bakal tetep disini dan gak kemana mana .
“yang bener ntin???lo gak lagi ngerjain gue lagi kan??
“enggak”
“trus gmana jawabannya”?? kata gue melas
“iya”
“iya apa”
“iya ntin mau jadi pacar kakak”
“yihaaaaa….”
badan gue langsung melayang entah kemana , kerasa di sekeliling gue terang benderang walau saat itu keadaan nya gelap .
“yeeeee…gue punya pacar juga”
kata gue sambil ngetok ngetok kesemua rumah warga .
hahaha
“tapi kakak janji yah gak nyakitin entin”??? kata dia
“iya ntin , kakak janji , kakak gak bakal ngecewain ntin sedikit pun”
“janji”
“iya sayang , kakak janji”
kita pun saling mengikat janji dengan menyatukan kedua kelingking kita bersamaan . emang sih agak sedikit norak , tapi yasudah lah .
gue pulang , gue pulang dengan keadaan hati berbunga bunga . dan badan gue pun wangi bunga , bunga melati yang buat orang meninggal . hahah !!
sesampai nya gue dirumah , gue langsung ngabarin kalo geu uda sampai . gue ungkapkan semua perasaan gue ke dia melalui pesan singkat kalau gue seneng banget .
dan gue pun tidur jam setengah tiga .
keesokan hari nya , gue mulai aktifitas gue seperti biasannya . gue kerja . kala itu gue masuk shif siang dan pulang malam .
dan gak berasa malam pun dating , dan artinya sedikit lagi gue pulang .
“rim…rim…ada si entin tuh dating” kata wahyu ngabarin gue .
“hah??bukannya dia libur??
“gak tau deh , mungkin mau ngeliat yayang nya kali”
“ciyeeeee” sorak semua pegawai
“ahahaha , apa sih kalian” kata gue
gue keluar buat nemuin dia , hati gue sumringah kala itu . disaat lagi lelah , dia datang buat menghapus lelah gue .
namun dari kejauhan , gue lihat ada sosok cowok disamping dia . dan di otak gue saat udah uda berfikir yang macem macem . gue coba buat positive thingking kala itu .
“ehh ntin , tumben kesini , ada apa???kangen yah ???hehe” kata gue sambil senyum .
namun senyuman gue gak di bales , dia diam sebentar lalu bilang…
“kaya nya hubungan kita sampe disini aja deh kak”
gue mengendorkan senyum gue yang kala itu masih melebar .
“hahaha , kamu pasti bercanda kan”
“ntin serius kak , kaya nya hubungan kita sampe disini aja deh , ntin gak bisa pungkiri kalo ntin masih sayang sama mantan ntin” kata nya .
cowo yang dari tadi bersamanya pun mulai berbicara
“iya , gue rasa lo harus jauhin dia deh . karna apa , dia tuh Cuma sayang sama gue”
hening
“jadi lo gak usah ganggu ganggu dia lagi , lo ngerti kan”
yaa tuhan , cobaan apa lagi ini .
“hahah , gue tau , lo mau nguji gue lagi kan ntin…hahaha , percuma ntin , gak mempan , karna apa , karna gue emang bener bener sayang sama lo”
“enggak kak , ntin gak lagi nguji atau apa lah namanya . ntin serius . emang kita gak cocok aja . ntin masih sayang sama dia” . ucap nya sambil memegangi erat tangan cowo itu .
“oke”
kata kata itu singkat keluar dari mulut gue , dan seketika itu gue langsung membalikan badan gue tanpa mengucapkan sepatah kata pun .
“kakak gak marah kan kak’??? teriak entin
gue dia , gue berlari kearah pintu masuk tempat gue kerja . dan langsung ngelanjut kan kerjaan gue yang belum selesai .
“wehh wehh kenapa lu , keluar wajah ceria . masuk kok langsung murung gitu “ kata teguh .
“gak papa guh , udah yahh , tinggalin gue sendiri guh . kerjaan gue masih banyak “ kata gue sinis .
gue pulang tanpa banyak berkata apa pun kesemua orang yang gue jumpai . dan semenjak kejadia itu , gue jadi jarang ngomong . jarang tidur , jarang makan , jarang mandi dan jarang jarang yang lainnya .
dan gue dapet satu pelajaran lagi kali ini , bahwa cinta itu seperti air yang wajib disaring untuk mendapatkan kejernihanya….
http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2012/04/13/alasan-kenapa-cinta-itu-menyakitkan-454625.html
21.28 | 0 komentar | Read More

Inilah 11 Hal Menyakitkan Tentang Cinta

Vemale.com - Oleh: Agatha Yunita
Tahu tidak, apa saja hal yang menyakitkan dalam cinta? Hmm... mungkin bahkan bibir Anda saja tak sanggup bercerita saking pilunya.
Kami merangkum 11 hal ini. Hal-hal yang menyakitkan dalam cinta.
Yang pertama...
"Diingatkan kembali pada hal yang ingin dilupakan"
Rasanya seperti tiba-tiba jatuh dan terasa sakit sekali. Sudah bersusah payah melupakannya dengan berbagai cara. Ada yang berhasil dan ada yang gagal. Namun setelah akhirnya melupakan, tiba-tiba seseorang atau suatu hal mengingatkannya kembali.
Yang kedua...
"Terkenang kembali hal manis"
Siapa bilang hanya hal mengecewakan saja yang bikin pedih? Justru saat terkenang hal-hal manis dengan seseorang, membuat hati semakin tak karuan. Alhasil air mata tak bisa dibendung. Dan rasanya semakin menyesakkan.
Yang ketiga...
"Berusaha menyembunyikan perasaan di dalam hati"
Hayo ngaku, siapa yang pernah melakukannya? Atau mungkin sedang menyembunyikan perasaan yang Anda rasakan sekarang? Terbayang kok bagaimana sakitnya.
Yang keempat...
"Mencintai seseorang yang ternyata mencintai orang lain"
Kenyataannya, cinta dan hatinya bukan untuk Anda. Sekalipun Anda berusaha sekeras mungkin, ia tak akan pernah Anda miliki. Oh, pedihnya...
Yang kelima...
"Berhubungan dengan seseorang, yang Anda bahkan tak tahu akan dibawa ke mana hubungan itu"
Digantung. Hmm... sebuah momen yang sama sekali tidak menyenangkan. Tak tahu pasti harus melepaskan atau maju terus. Karena ia sendiri tak pernah bisa memberikan kepastian.
Yang keenam...
"Menahan untuk mencintai seseorang"
Anda berusaha menahan perasaan sebisa mungkin karena tahu ia sudah ada yang punya. Padahal di dalam hati, Anda begitu menyayanginya... mencintainya.
Yang ketujuh...
"Terlalu mencintai seseorang"
Sakit lho rasanya terlalu mencintai itu. Hati ini jadi berharap lebih dan lebih. Dan ketika ternyata ia tak sesuai dengan harapan, Andapun terluka.
Yang kedelapan...
"Bertemu cinta di waktu yang salah"
Anda sudah punya kekasih, dia juga demikian. Namun, Anda merasa ada chemistry yang berbeda saat sedang berdua. Tetapi, Anda tahu... bahwa hubungan ini adalah hubungan yang tak mungkin terjadi.
Yang kesembilan...
"Berusaha percaya dan mulai mencintai lagi"
Setelah pernah terluka sekian lama, apakah Anda langsung merasa berani membuka hati lagi? Sepertinya tidak mudah. Dan rasa sakit yang dalam ini akan dirasakan oleh mereka yang berusaha membuka hati dan mencintai seseorang. Mereka akan hidup dalam ketakutan dan bayang-bayang, akankah cinta itu akan berlangsung atau kandas seperti dulu lagi?
Yang kesepuluh...
"Harus menerima apa yang tak diinginkan"
Mendapatkan sesuatu yang tak diinginkan tak selalu menyenangkan. Apalagi kalau ternyata tak mengharapkannya. Sama seperti ketika terpaksa menerima cinta seseorang karena sebuah situasi tertentu.
Yang kesebelas...
"Bagaimana kalau..."
Pertanyaan ini benar-benar memuakkan! Namun entah mengapa seperti tak pernah bisa dihentikan. Ia selalu datang dan mengganggu. Membuat resah dan gelisah.
Dari 11 hal menyakitkan tadi, mana yang sedang Anda rasakan saat ini? (vem/bee)
21.25 | 0 komentar | Read More

Cinta itu Butuh Perjuangan, Benarkah?

Written By Situs Baginda Ery (New) on Senin, 31 Maret 2014 | 09.58

http://ermaynee.files.wordpress.com/2012/03/179370_196953573654392_100000192530670_850168_734452_n.jpg
Cinta tidak mungkin datang dengan sendirinya menghampiri diri gue. Konsekuensi dari cinta selalu membutuhkan adanya perjuangan. Apapun yang kita cintai pasti butuh perjuangan untuk mendapatkan atau menggapainya. Sepertinya itu sudah menjadi hukum alam ya mas bro n mbak bro… hehehe
Cinta tanpa diperjuangkan tak akan jadi milik kita. Ia mungkin hanya akan berada di alam angan-angan atau imajinasi kita saja. Cinta yang tidak pernah diperjuangkan tidak akan menjadi cinta terindah. Ia akan berakhir sebagai cinta khayalan.
Jadi, gue yakinlah cinta itu memang harus diperjuangkan. Keajaiban cinta selalu datang manakala ada tindakan dan perjuangan dari sang pencinta (hahaha bahasanya ga nahan). Walau awalnya mungkin terasa begitu berat, yakinlah tidak ada upaya mulia yang sia-sia. ( gue banget nie )
Mungkin skrg gue merasa telah berjuang keras demi mendapatkan cinta yang gue inginkan, namun ujung-ujungnya belum berhasil meraihnya ( meraih 100% hatinya ga mau dong setengah2 hihihih). Dalam kasus seperti ini gwue jangan harus buang jauh-jauh putus asa. Teruslah berjuang demi meraih cinta terindah . Tentunya ya dengan cara-cara yang positif dan mulia. Ingat, nggak zaman lagi namanya “cinta ditolak, dukun bertindak”! hahaha
Seandainya perjuangan gue masih juga belum berhasil, maka evaluasilah diri ajah ( hahaha terus galau gantung diri di pohon TOGE ). Dalam artian bercerminlah, apakah sudah pantas dirimu mendapatkan cintanya? Dalam setiap perjuangan, termasuk perjuangan cinta pasti berlaku hukum kepantasan. Jadi sebaiknya pantaskan dulu diri  menjadi pribadi yang pantas dicintai,…

Jangan pernah menyakiti hati orang lain baik bagi laki-laki maupun perempuan karena mereka memiliki akal pikiran, perasaan dan insting sehingga mereka akan patah hati dan terluka jika kita mengecewakannya. Orang yang rapuh dapat mati bunuh diri karena cinta. Orang yang dendam dapat melakukan tindakan kriminal atau perbuatan tidak menyenangkan kepada anda karena cinta. Oleh karena itu berhati-hatilah dengan cinta. ( kata emak gue ini )

butuh wktu lama untuk mendapatkan pembelajaran ‘ilmu IKHLAS’
dan kali ini tak ada benci atau pun kesal padanya
kata orang, sebelum janur kuning melengkung, kita masih tetap bisa berjuang untuk mendapatkannnya
do’a kan semoga gue berhasil mendapatkannya seutuhnya….
http://d3waindra.wordpress.com/2012/06/16/cinta-itu-butuh-perjuangan/
09.58 | 0 komentar | Read More

Arti Sebuah Cinta, Rindu dan Cemburu dalam Islam

 Sumber gambar: http://dakwahmutiarahikmah.blogspot.com/2012/10/arti-cinta-rindu-dan-cemburu-dalam-islam.html
Author: Raisa Hakim
Banyak orang berbicara tentang masalah ini tapi tidak sesuai dengan yang sebenarnya. Atau tidak menjelaskan batasan-batasan dan maknanya secara syar’i. Dan kapan seseorang itu keluar dari batasan-batasan tadi. Dan seakan-akan yang menghalangi untuk membahas masalah ini adalah salahnya pemahaman bahwa pembahasan masalah ini berkaitan dengan akhlaq yang rendah dan berkaitan dengan perzinahan, perkataan yang keji. Dan hal ini adalah salah. Tiga perkara ini adalah sesuatu yang berkaitan dengan manusia yang memotivasi untuk menjaga dan mendorong kehormatan dan kemuliaannya. Aku memandang pembicaraan ini yang terpenting adalah batasannya, penyimpangannya, kebaikannya, dan kejelekannya. Tiga kalimat ini ada dalam setiap hati manusia, dan mereka memberi makna dari tiga hal ini sesuai dengan apa yang mereka maknai.

Cinta (Al-Hubb)
Cinta yaitu Al-Widaad yakni kecenderungan hati pada yang dicintai, dan itu termasuk amalan hati, bukan amalan anggota badan/dhahir. Pernikahan itu tidak akan bahagia dan berfaedah kecuali jika ada cinta dan kasih sayang diantara suami-isteri. Dan kuncinya kecintaan adalah pandangan. Oleh karena itu, Rasulullah Sawmenganjurkan pada orang yang meminang untuk melihat pada yang dipinang agar sampai pada kata sepakat dan cinta, seperti telah kami jelaskan dalam bab Kedua.
Sungguh telah diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Nasa’i dari Mughirah bin Su’bah r.a berkata : “Aku telah meminang seorang wanita”, lalu Rasulullah Sawbertanya kepadaku : “Apakah kamu telah melihatnya ?” Aku berkata : “Belum”, maka beliau bersabda : “Maka lihatlah dia, karena sesungguhnya hal itu pada akhirnya akan lebih menambah kecocokan dan kasih sayang antara kalian berdua”
Sesungguhnya kami tahu bahwa kebanyakan dari orang-orang, lebih-lebih pemuda dan pemudi, mereka takut membicarakan masalah “cinta”, bahkan umumnya mereka mengira pembahasan cinta adalah perkara-perkara yang haram, karena itu mereka merasa menghadapi cinta itu dengan keyakinan dosa dan mereka mengira diri mereka bermaksiat, bahkan salah seorang diantara mereka memandang, bila hatinya condong pada seseorang berarti dia telah berbuat dosa.
Kenyataannya, bahwa di sini banyak sekali kerancuan-kerancuan dalam pemahaman mereka tentang “cinta” dan apa-apa yang tumbuh dari cinta itu, dari hubungan antara laki-laki dan perempuan. Dimana mereka beranggapan bahwa cinta itu suatu maksiat, karena sesungguhnya dia memahami cinta itu dari apa-apa yang dia lihat dari lelaki-lelaki rusak dan perempuan-perempuan rusak yang diantara mereka menegakkan hubungan yang tidak disyariatkan. Mereka saling duduk, bermalam, saling bercanda, saling menari, dan minum-minum, bahkan sampai mereka berzina di bawah semboyan cinta. Mereka mengira bahwa ‘cinta’ tidak ada lain kecuali yang demikian itu. Padahal sebenarnya tidak begitu, tetapi justru sebaliknya.
Sesungguhnya kecenderungan seorang lelaki pada wanita dan kecenderungan wanita pada lelaki itu merupakan syahwat dari syahwat-syahwat yang telah Allah hiaskan pada manusia dalam masalah cinta. Artinya Allah menjadikan di dalam syahwat apa-apa yang menyebabkan hati laki-laki itu cenderung pada wanita, sebagaimana firman Allah Swt :
["Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu : wanita-wanita, anak-anak,..."] Ali-’Imran : 14
Allah lah yang menghiasi bagi manusia untuk cinta pada syahwat ini, maka manusia mencintainya dengan cinta yang besar, dan sungguh telah tersebut dalam hadits bahwa Nabi Saw bersabda :
["Diberi rasa cinta padaku dari dunia kalian : wanita dan wangi-wangian dan dijadikan penyejuk mataku dalam sholat"] HR Ahmad, Nasa’i, Hakim dan Baihaqi.
Andaikan tidak ada rasa cinta lelaki pada wanita atau sebaliknya, maka tidak ada pernikahan, tidak ada keturunan dan tidak ada keluarga. Namun, Allah Swt tidaklah menjadikan lelaki cinta pada wanita atau sebaliknya supaya menumbuhkan diantara keduanya hubungan yang diharamkan, tetapi untuk menegakkan hukum-hukum yang disyari’atkan dalam bersuami isteri, sebagaimana tercantum dalam hadits Ibnu Majah, dari Abdullah bin Abbas r.a berkata : telah bersabda Rasulullah Saw:
["Tidak terlihat dua orang yang saling mencintai, seperti pernikahan"]
Dan agar orang-orang Islam menjauhi jalan-jalan yang rusak atau keji, maka Allah telah menyuruh yang pertama kali agar menundukan pandangan, karena ‘pandangan’ itu kuncinya hati, dan Allah telah haramkan semua sebab-sebab yang mengantarkan pada fitnah, dan kekejian, seperti berduaan dengan orang yang bukan mahramnya, bersenggolan, bersalaman, berciuman antara lelaki dan wanita, karena perkara ini dapat menyebabkan condongnya hati. Maka bila hati telah condong, dia akan sulit sekali menahan jiwa setelah itu, kecuali yang dirahmati Allah Swt.
Bahwa Allah tidak akan menyiksa manusia dalam kecenderungan hatinya. Akan tetapi manusia akan disiksa dengan sebab jika kecenderungan itu diikuti dengan amalan-amalan yang diharamkan. Contohnya : apabila lelaki dan wanita saling pandang memandang atau berduaan atau duduk cerita panjang lebar, lalu cenderunglah hati keduanya dan satu sama lainnya saling mencinta, maka kecondongan ini tidak akan menyebabkan keduanya disiksanya, karena hal itu berkaitan dengan hati, sedang manusia tidak bisa untuk menguasai hatinya. Akan tetapi, keduanya diazab karena apa yang dia lakukan. Dan karena keduanya melakukan sebab-sebab yang menyampaikan pada ‘cinta’, seperti perkara yang telah kami sebutkan. Dan keduanya akan dimintai tajawab, dan akan disiksa juga dari setiap keharaman yang dia perbuat setelah itu.
Adapun cinta yang murni yang dijaga kehormatannya, maka tidak ada dosa padanya, bahkan telah disebutkan olsebagian ulama seperti Imam Suyuthi, bahwa orang yang mencintai seseorang lalu menjaga kehormatan dirinya dan dia menyembunyikan cintanya maka dia diberi pahala, sebagaimana akan dijelaskan dalam ucapan kami dalam bab ‘Rindu’. Dan dalam keadaan yang mutlak, sesungguhnya yang paling selamat yaitu menjauhi semua sebab-sebab yang menjerumuskan hati dalam persekutuan cinta, dan mengantarkan pada bahaya-bahaya yang banyak, namun …..sangat sedikit mereka yang selamat.
Rindu (Al-’Isyq)
Rindu itu ialah cinta yang berlebihan, dan ada rindu yang disertai dengan menjaga diri dan ada juga yang diikuti dengan kerendahan. Maka rindu tersebut bukanlah hal yang tercela dan keji secara mutlak. Tetapi bisa jadi orang yang rindu itu, rindunya disertai dengan menjaga diri dan kesucian, dan kadang-kadang ada rindu itu disertai kerendahan dan kehinaan.
Sebagaimana telah disebutkan, dalam ucapan kami tentang cinta maka rindu juga seperti itu, termasuk amalan hati, yang orang tidak mampu menguasainya. Tapi manusia akan dihisab atas sebab-sebab yang diharamkan dan atas hasil-hasilnya yang haram. Adapun rindu yang disertai dengan menjaga diri padanya dan menyembunyikannya dari orang-orang, maka padanya pahala, bahkan Ath-Thohawi menukil dalam kitab Haasyi’ah Marakil Falah dari Imam Suyuthi yang mengatakan bahwa termasuk dari golongan syuhada di akhirat ialah orang-orang yang mati dalam kerinduan dengan tetap menjaga kehormatan diri dan disembunyikan dari orang-orang meskipun kerinduan itu timbul dari perkara yang haram sebagaimana pembahasan dalam masalah cinta.
Makna ucapan Suyuthi adalah orang-orang yang memendam kerinduan baik laki-laki maupun perempuan, dengan tetap menjaga kehormatan dan menyembunyikan kerinduannya sebab dia tidak mampu untuk mendapatkan apa yang dirindukannya dan bersabar atasnya sampai mati karena kerinduan tersebut maka dia mendapatkan pahala syahid di akhirat. Hal ini tidak aneh jika fahami kesabaran orang ini dalam kerinduan bukan dalam kefajiran yang mengikuti syahwat dan dia bukan orang yang rendah yang melecehkan kehormatan manusia bahkan dia adalah seorang yang sabar, menjaga diri meskipun dalam hatinya ada kekuatan dan ada keterkaitan dengan yang dirindui, dia tahan kekerasan jiwanya, dia ikat anggota badannya sebab ini di bawah kekuasaannya. Adapun hatinya dia tidak bisa menguasai maka dia bersabar atasnya dengan sikap afaf (menjaga diri) dan menyembunyikan kerinduannya sehingga dengan itu dia mendapat pahala.
Cemburu (Al-Ghairah)
Cemburu ialah kebencian seseorang untuk disamai dengan orang lain dalam hak-haknya, dan itu merupakan salah satu akibat dari buah cinta. Maka tidak ada cemburu kecuali bagi orang yang mencintai. Dan cemburu itu termasuk sifat yang baik dan bagian yang mulia, baik pada laki-laki atau wanita.
Ketika seorang wanita cemburu maka dia akan sangat marah ketika suaminya berniat kawin dan ini fitrah padanya. Sebab perempuan tidak akan menerima madunya karena kecemburuannya pada suami, dia senang bila diutamakan, sebab dia mencintai suaminya. Jika dia tidak mencintai suaminya, dia tidak akan peduli (lihat pada bab I). Kita tekankan lagi disini bahwa seorang wanita akan menolak madunya, tetapi tidak boleh menolak hukum syar’i tentang bolehnya poligami. Penolakan wanita terhadap madunya karena gejolak kecemburuan, adapun penolakan dan pengingkaran terhadap hukum syar’i tidak akan terjadi kecuali karena kelalaian dan kesesatan. Adapun wanita yang shalihah, dia akan menerima hukum-hukum syariat dengan tanpa ragu-ragu, dan dia yakin bahwa padanya ada semua kebaikan dan hikmah. Dia tetap memiliki kecemburuan terhadap suaminya serta ketidaksenangan terhadap madunya.
Kami katakan kepada wanita-wanita muslimah khususnya, bahwa ada bidadari yang jelita matanya yang Allah Swt jadikan mereka untuk orang mukmin di sorga. Maka wanita muslimat tidak boleh mengingkari adanya ‘bidadari’ ini untuk orang mukmin atau mengingkari hal-hal tersebut, karena dorongan cemburu. Maka kami katakan padanya :
    Dia tidak tahu apakah dia akan berada bersama suaminya di surga kelak atau tidak.
    Bahwa cemburu tidak ada di surga, seperti yang ada di dunia.
    Bahwasanya Allah Swt telah mengkhususkan juga bagi wanita dengan kenikmatan-kenikmatan yang mereka ridlai, meski kita tidak mengetahui secara rinci.
Surga merupakan tempat yang kenikmatannya belum pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga dan terbetik dalam hati manusia, seperti firman Allah Swt
["Seorangpun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan"] As-Sajdah : 17
Oleh karena itu, tak seorang pun mengetahui apa yang tersembunyi bagi mereka dari bidadari-bidadari penyejuk mata sebagai balasan pada apa-apa yang mereka lakukan. Dan di sorga diperoleh kenikmatan-kenikmatan bagi mukmin dan mukminat dari apa-apa yang mereka inginkan, dan juga didapatkan hidangan-hidangan, dan akan menjadi saling ridho di antara keduanya sepenuhnya. Maka wajib bagi keduanya (suami-isteri) di dunia ini untuk beramal sholeh agar memperoleh kebahagiaan di sorga dengan penuh kenikmatan dan rahmat Allah Swt yang sangat mulia lagi pemberi rahmat.
Adapun kecemburuan seorang laki-laki pada keluarganya dan kehormatannya, maka hal tersebut ‘dituntut dan wajib’ baginya karena termasuk kewajiban seorang laki-laki untuk cemburu pada kehormatannya dan kemuliaannya. Dan dengan adanya kecemburuan ini, akan menolak adanya kemungkaran di keluarganya. Adapun contoh kecemburuan dia pada isteri dan anak-anaknya, yaitu dengan cara tidak rela kalau mereka telanjang dan membuka tabir di depan laki-laki yang bukan mahramnya, bercanda bersama mereka, hingga seolah-olah laki-laki itu saudaranya atau anak-anaknya.
Anehnya bahwa kecemburuan seperti ini, di jaman kita sekarang dianggap ekstrim-fanatik, dan lain-lain. Akan tetapi akan hilang keheranan itu ketika kita sebutkan bahwa manusia di jaman kita sekarang ini telah hidup dengan adat barat yang jelek. Dan maklum bahwa masyarakat barat umumnya tidak mengenal makna aib, kehormatan dan tidak kenal kemuliaan, karena serba boleh (permisivisme), mengumbar hawa nafsu kebebasan saja. Maka orang-orang yang mengagumi pada akhlaq-akhlaq barat ini tidak mau memperhatikan pada akhlaq Islam yang dibangun atas dasar penjagaan kehormatan, kemuliaan dan keutamaan.
Sesungguhnya Rasulullah Saw telah mensifati seorang laki-laki yang tidak cemburu pada keluarganya dengan sifat-sifat yang jelek, yaitu ‘Dayyuuts’. Sungguh ada dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ath-Thabraani dari Amar bin Yasir r.a, serta dari Al-Hakim, Ahmad dan Baihaqi dari Abdullah bin Amr r.a, dari Nabi Saw bahwa ada tiga golongan yang tidak akan masuk surga yaitu peminum khomr, pendurhaka orang tua dan dayyuts. Kemudian Nabi menjelaskan tentang dayyuts, yaitu orang yang membiarkan keluarganya dalam kekejian atau kerusakan, dan keharaman.
Wallahu a’lam
http://raisahakim.com/arti-cinta-rindu-dan-cemburu-dalam-islam/
09.54 | 0 komentar | Read More

Cukup mencintaimu dari kejauhan: Cinta Dalam Diam ( Cukup mencintaimu dalam diam )



Cukup mencintaimu dalam diam.
Bukan karena membenci hadirmu.. tetapi menjaga kesucianmu
Bukan karena menghindari dunia.. tetapi meraih syurga-NYA
Bukan karena lemah untuk menghadapimu.. tetapi menguatkan jiwa dari godaan syaitan yang begitu halus dan menyelusup..


Cukup mencintaimu dari kejauhan.
Karena hadirku tidak akan mampu menjauhkanmu dari ujian..
karena hadirku hanya akan menggoyahkan iman dan ketenangan..
karena mungkin saja  membawa kelalaian hati-hati yang terjaga..

Cukup mencintaimu dengan kesederhanaan.
Memupuknya hanya akan menambah penderitaan..
menumbuhkan harapan hanya akan memberi kebahagiaan para syaitan..

Dan cukup mencintaimu dengan keikhlasan.
Karena tentu kisah Fatimah dan Ali Bin Abi Talib diingini oleh hati..
tetapi sanggupkah jika semua berakhir seperti sejarah cinta Salman Al Farisi..?
~ Pilihan ALLAH itu yang TERBAIK

Cukup cintai dia dalam diam dari kejauhan dengan kesederhanaan dan keikhlasan..
Karena tiada yang tahu rencana Tuhan..
mungkin saja rasa ini ujian yang akan melapuk atau membeku dengan perlahan..
Karena hati ini begitu mudah untuk dibolak-balikkan..
serahkan rasa yang tiada sanggup dijadikan halal itu
pada Yang Memberi dan Memilikinya..
biarkan DIA yang mengatur semuanya
hingga keindahan itu datang pada waktunya..



“..Boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. ALLAH mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” ( QS. Al Baqarah: 216 )

” Barangsiapa yang menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga” (Umar Bin Khattab ra)

SEMANGAT EA..... DON'T BE SAD
ALLAH ALWAYS WITH U.... (^_^)
http://ranis-styani.blogspot.com/2012/09/cinta-dalam-diam.html
09.50 | 0 komentar | Read More

Cinta yang Islami: Inilah Cara Mencintai Secara Islam

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyPCexb63bntB88LAubYXCH9ddhRyx2RbcpXZyZgoeVw-3VV8J_zAGUugfYj_-C5jPXhHTmiBwqw2DL_kkKVs7BHpAjpi3rgrUqgLCSaHYL02KXpDvEwinHSLOIlRGhHYSSe0CCqY0Dcnb/s1600/cinta+dalam+diam.jpg 
Kalau kita suka akan seseorang,
Jangan beritahu si dia.
Nanti Allah kurangkan rasa cinta padanya
Tapi luahkan pada Allah,
beritahulah Allah.

Allah Maha mengetahui siapa jodoh kita ..
Cintai Dia Dalam Diam,
Dari Kejauhan Dengan Kesederhanaan & Keikhlasan
Jika benar cinta itu kerana ALLAH maka biarkanlah ia mengalir mengikut aliran ALLAH kerana hakikatnya ia berhulu dari ALLAH maka ia pun berhilir hanya kepada ALLAH!

“Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran ALLAH.”
(Adz Dzariyat : 49)
Tetapi jika kelemahan masih nyata dipelupuk mata maka bersabarlah, berdoalah & berpuasalah
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah satu perbuatan yang keji.
Dan suatu jalan yang buruk.”
(Al Israa’ : 32 )
Ketika kau mendambakan sebuah cinta sejati yang tak kunjung datang,
Allah SWT mempunyai Cinta dan Kasih yang lebih besar dari segalanya & Dia telah menciptakan sseorang yang akan menjadi pasangan hidupmu kelak.
Ketika kau merasa bahawa kau mencintai seseorang, namun kau tahu cintamu tak terbalas
Allah SWT tahu apa yang ada di depanmu & Dia sedang mempersiapkan segala yang terbaik untukmu
Cukup cintai dalam diam bukan kerana membenci hadirnya tetapi menjaga kesuciannya bukan kerana menghindari dunia tetapi meraih syurga-NYA.

Bukan karena lemah untuk menghadapinya tetapi menguatkan jiwa dari godaan syaitan yang begitu halus dan menyelusup.

Cukup cintai dari kejauhan karena hadirmu tiada kan mampu menjauhkan dari ujian
karena hadirmu hanya akan menggoyahkan iman dan ketenangan
karena mungkin membawa kelalaian hati-hati yang terjaga

Cukup cintai dengan kesederhanaan
Memupuknya hanya akan menambah penderitaan
menumbuhkan harapan hanya akan membumbui kebahagiaan para syaitan

Cintailah dengan keikhlasan
Karena tentu kisah Fatimah dan Ali Bin Abi Talib diingini oleh hati
tetapi sanggupkah jika semua berakhir seperti sejarah cinta Salman Al Farisi..??
“.. boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu.
ALLAH mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”
(Al Baqarah : 216 )
Jangan memberi harapan pada yang belum pasti, kelak ada insan yang bakal dilukai,
Jangan menaruh harapan pada yang belum tentu dimiliki, nanti hati yang kecewa sendiri.
Sebaliknya, gantunglah segenap pengharapanmu kepada Yang Maha Memberi, niscaya dirimu tak sesekali dizalimi, karena Dia mendengar pengharapanmu setiap kali & Dia menunaikannya dgn cara-Nya yang tersendiri.

Cukup cintai dalam diam dari kejauhan dengan kesederhaan & keikhlasan
Kerana tiada yang tahu rencana Tuhan mungkin saja rasa ini ujian yang akan melapuk atau membeku dengan perlahan Karena hati ini begitu mudah untuk dibolak-balikkan
serahkan rasa itu pada Yang Memberi dan Memilikinya biarkan DIA yang mengatur semuanya hingga keindahan itu datang pada waktunya.

“Barangsiapa yang menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga.”
(Umar Bin Khattab ra)
If you really love her, you won’t touch her.
Not even the slightest bit.
You’ll protect her dignity and sacredness as a muslimah.
Just hold her in your heart for a few more years ..
then you can do it the halal way

“Sesiapa sahaja yang memberi kerana Allah, menolak kerana Allah, mencintai kerana Allah,membenci kerana Allah & menikah kerana Allah, maka bererti ia telah sempurna imannya.”
(HR. Al-Hakim)
 P/S PDH : Sebelum tiba waktunya untuk kamu halal bersama si dia, tahanlah hatimu. Tahanlah perasaanmu. Jika perasaan itu tidak tertahan lagi, coretkan segala isi hatimu tentang cinta & rindu, tentang doa & harapanmu padanya dalam tulisan. Dan simpanlah warkah yang tidak beralamat itu sebaik mungkin.
Apabila tiba saatnya kamu disatukan, maka serahkanlah segala isi hatimu itu padanya. Dia pasti bahagia menerimanya, tetapi jika waktu itu belum tiba. Biarlah ia menjadi RAHSIA antara dirimu dan Sang Pencipta sahaja kerana kelak jika dia bukan milikmu, bakarlah coretan itu bersama hilangnya wajah si dia dari hatimu

Renungkanlah :
Hadbah bin Khasyram berkata :
وابغض إذا أبغضت بغضا مقاربا، فإنك لاتدري متى أنت راجع
وكن معدنا للخير واصفح عن الأذى، فـإنك راء ما عملت وسامع
وأحبب إذا أحببت حبا مقاربا، فإنك لاتدري متى أنت نازع
“Jika engkau membenci, bencilah dengan kebencian sewajarnya, karena sesungguhnya engkau tidak tahu, suatu ketika engkau akan kembali. Jadilah engkau barang tambang bagi kebaikan dan berilah maaf atas kesalahan, karena sesungguhnya engkau melihat dan mendengar apa yang engkau lakukan. Jika engkau mencintai, cintailah dengan cinta sewajarnya sebab engkau tidak tahu, suatu ketika engkau memutus cinta itu"
http://julhansifadi.blogspot.com/2013/02/cara-mencintai-secara-islam.html
09.49 | 0 komentar | Read More

Kisah Nyata Penuh Hikmah: Mencintai tanpa syarat

Written By Situs Baginda Ery (New) on Sabtu, 22 Maret 2014 | 11.43

http://sketsadalamsunyi.files.wordpress.com/2011/04/sepi.jpg 

KISAHNYATA = MAMPUKAH KITA MENCINTAI ISTRI KITA TANPA SYARAT???
Ini cerita Nyata, beliau adalah Bp. Eko Pratomo, Direktur Fortis Asset
Management
yg sangat terkenal di kalangan Pasar Modal dan Investment, beliau
juga
sangat sukses dlm memajukan industri Reksadana di Indonesia .
Apa
yg diutarakan beliau adalah Sangat Benar sekali.
Silahkan baca dan
dihayati.
*MAMPUKAH KITA MENCINTAI TANPA SYARAT* – - – sebuah
perenungan
Buat para suami baca ya….. istri & calon istri juga
boleh..
Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia
yg sudah senja bahkan
sudah mendekati malam,Pak Suyatno 58 tahun
kesehariannya diisi dengan merawat
istrinya yang sakit istrinya juga
sudah tua.. mereka menikah sudah lebih 32
tahun.
Mereka
dikarunia 4 orang anak disinilah awal cobaan menerpa, setelah istrinya
melahirkan
anak ke empat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan itu
terjadi
selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah
bahkan
terasa tidak bertulang lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi.
Setiap
hari pak suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan
mengangkat
istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia letakkan
istrinya
didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian.
Walau istrinya
tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum,
untunglah
tempat usaha pak suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga
siang
hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. sorenya dia pulang
memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia
temani istrinya
nonton televisi sambil menceritakan apa2 saja yg dia
alami seharian.
Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi
tidak bisa menanggapi, Pak Suyatno
sudah cukup senang bahkan dia
selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur.
Rutinitas ini
dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia
merawat
istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka, sekarang
anak2
mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yg masih kuliah.
Pada
suatu hari ke empat anak Suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka
sambil
menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah sudah
tinggal dengan
keluarga masing2 dan Pak Suyatno memutuskan ibu
mereka dia yg merawat, yang dia
inginkan hanya satu semua anaknya
berhasil.
Dengan kalimat yg cukup hati2 anak yg sulung berkata “
Pak kami ingin sekali
merawat ibu semenjak kami kecil melihat bapak
merawat ibu tidak ada sedikitpun
keluhan keluar dari bibir
bapak……. ..bahkan bapak tidak ijinkan kami
menjaga ibu” . dengan
air mata berlinang anak itu melanjutkan kata2nya “sudah
yg keempat
kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan
mengijinkannya,
kapan bapak menikmati masa tua bapak
dengan berkorban seperti ini
kami sudah tidak tega melihat bapak, kami janji
kami akan merawat
ibu sebaik-baik secara bergantian”. .
Pak Suyatno menjawab hal yg
sama sekali tidak diduga anak2 mereka.”
Anak2ku ……… Jikalau
perkawinan & hidup didunia ini hanya untuk nafsu,
mungkin bapak
akan menikah….. ..tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian
disampingku
itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian.. sejenak
kerongkongannya
tersekat,… kalian yg selalu kurindukan hadir didunia ini
dengan
penuh cinta yg tidak satupun dapat menghargai dengan apapun. Coba kalian
tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaannya seperti Ini.
Kalian
menginginkan bapak bahagia, apakah batin bapak bisa bahagia
meninggalkan
ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan
bapak yg masih diberi
Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain,
bagaimana dengan ibumu yg masih sakit.”
Sejenak meledaklah tangis
anak2 pak Suyatno merekapun melihat butiran2 kecil
jatuh dipelupuk
mata ibu Suyatno… dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat
dicintainya
itu.. Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu
stasiun
TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan
kepada Suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat
Istrinya yg sudah
tidak bisa apa2.. disaat itulah meledak tangis
beliau dengan tamu yg hadir di
studio kebanyakan kaum perempuanpun
tidak sanggup menahan haru disitulah Pak
Suyatno bercerita.
“Jika
manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya,
tetapi
tidak mau memberi (memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian)
adalah
kesia-siaan. Saya memilih istri saya menjadi pendamping
hidup saya, dan sewaktu
dia sehat diapun dengan sabar merawat saya
mencintai saya dengan hati dan
batinnya bukan dengan mata, dan dia
memberi saya 4 orang anak yg lucu2..
Sekarang dia sakit karena
berkorban untuk cinta kita bersama..dan itu merupakan
ujian bagi
saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa
adanya.
Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit,,,”

http://raz1el.wordpress.com/2010/05/31/mencintai-tanpa-syarat/
11.43 | 0 komentar | Read More

Ketika Cinta Tak Sejalan dengan Kenyataan Hidup ( CINTA, akan indah jika cinta itu terbalut dalam bingkai pernikahan )

Written By Situs Baginda Ery (New) on Senin, 03 Maret 2014 | 16.43

Oleh: Istiqomah
Koord. Jarmusda FSLDK Jadebek 2011-2013
C-I-N-T-A = CINTA, akan indah jika cinta itu terbalut dalam bingkai pernikahan. NIKAH?? Satu kata yang mampu membuat kita berkata "Waaww". Yang pernah terbesit dalam pikiran 'nikah itu pasti enak'. "Kalau ngelihat orang nikah enak ya??" Sepertinya beban hidup akan terasa ringan karena ada yang kasih solusi, ada yang ngebantuin, ada yang memotivasi.
Itu baru dalam hal meringanankan beban hidup, belum lagi dengan hal berbagi kesenangan, kemesraan, perhatiaan, dan lainnya. Siapa coba yang nggak mau menyempurnakan setengah dien-nya??
Tapi esensi yang perlu kita perhatikan pertama kali adalah niat dan proses ta'aruf menuju pernikahan itu, karena niat dan proses ta'aruf itu akan menjadi awal sepasang kekasih memulai biduk rumah tangganya ke depan. Tentunya masing-masing individu memiliki kriteria untuk menentukan pendamping hidupnya. Agama Islam pun telah mengajarkan dalam memilih suami atau istri.
Kalau laki-laki (ikhwan) memilih istri dengan kriteria:
Rasulullah saw bersabda, "Perempuan dinikahi karena empat hal: karena kekayaannya, kecantikannya, keturunannya, dan karena agamanya. Pilihlah yang memiliki agama yang kuat maka kamu akan beruntung." (HR. Ahmad)
Sedangkan menurut Ensiklopedia Wanita Muslimah (Haya bintu Mubaroh Al-Barik), perempuan (akhwat) memilih calon suami sebagai pasangannya tentu harus memerhatikan kriteria:
  1. Memilih calon suami yang mempunyai agama (Islam), memiliki ilmu dan akhlak yang baik.
    "...dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke Surga..." (QS. Al-Baqarah: 221)
    Rasulullah Saw bersabda, "Jika datang melamar kepadamu orang yang engkau ridho agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah dengannya, jika kamu tidak menerimanya, niscaya akan terjadi fitnah...." (HR. Tirmidzi, Hasan)
  2. Memilih calon suami  bukan dari golongan orang fasiq, yaitu orang yang rusak agama dan akhlaknya.
    "Siapa saja menikahkan wanita yang di bawah kekuasaannya dengan laki-laki fasiq, berarti memutuskan tali keluarga." (HR. Ibnu Hibban)
  3. Laki-laki yang bergaul dengan orang-orang sholeh.
  4. Laki-laki yang rajin bekerja dan berusaha, optimis, serta tidak suka mengobral janji dan berandai-andai.
  5. Laki-laki yang menghormati orang tuanya dan orang tua kita.
  6. Laki-laki yang sehat jasmani dan rohani.
Itulah kriteria-kriteria dalam menentukan pasangan hidup menurut Islam, baik dalam memilih calon istri maupun calon suami. Keduanya menjelaskan faktor agama-lah yang menjadi kriteria utama. Tidak menutup kemungkinan jika ada kriteria-kriteria lainnya. Yang menjadi catatan adalah kriteria tambahan itu bukan malah mempersulit pernikahan dan mengubah niat baik untuk beribadah malah menjadi sekedar niatan duniawi.
"Saya mau punya istri yang bermata biru, langsing, nggak mau orang betawi, dan bla bla bla...."
"Saya mau punya suami yang kaya raya, nggak mau orang sunda, yang tinggi, six pack, ..."
Apakah itu tidak berlebihan?? Mungkin saja tidak.. Tapi apakah itu justru akan mempersulit dalam memperoleh pasangan hidup??
Itu baru "niat". Kemudian proses ta'aruf.
Di sini kita harus mengetahui dan memahami proses ta'aruf yang Islami atau sesuai dengan tuntunan Islam. Jangan sampai justru kita menodai proses ta'aruf itu sendiri. Belum sah nikah sudah berperilaku seperti layaknya suami dan istri, apa bedanya dengan pacaran???
"Kamu lagi apa Manis?"
"Ih, sayang tumben kamu perhatian.. iya ney lagi numpuk kerjaan."
"Iya dong,kan latihan buat merhatiin kamu. Jangan lupa makan ya, nanti sakit loh."
"Iya sayang, terima kasih ya udah ngingetin. Kamu juga jangan lupa makan dan jaga kesehatan ya."
Simpel sih sebenernya cuma ngungkapin lewat telpon, SMS atau chat doang kok, kenapa harus dibesar-besarkan? Toh hati ini masih bisa terjaga.
Yakiiinn…hatinya masih bisa dijagaaa…??
Oke, mungkin kamu masih bisa jaga hati walau dalam realitanya perjuangan kamu buat ngejaga hati berbanding terbalik dengan gaya komunikasi kamu dalam menjalankan proses ta'aruf. Tapi pernah terpikirkan atau tidak, jika dipenghujung proses ta'aruf itu ternyata Allah berkehendak lain. Gagal proses ta'aruf, gagal menikah. Udah manggilnya sayang sayangan, cinta-cintaan, bermesraan (memberikan perhatian berlebihan).. tapi gagal nikah. Pernah terpikirkan gimana rasanya??  Ya kalau masih punya rasa malu, pasti malu.. Apa bedanya sama pacaran??? Itu baru satu rasa, belum lagi hati hancur berkeping-keping, pikiran galau, bahkan ada yang trauma buat ngejalanin ta'aruf lagi.
Atau Allah mewujudkan rencana yang kalian harapkan, proses ta'aruf berhasil dan berlanjut ke pernikahan. Tapi di detik-detik pernikahan...
"Aku mau jujur sama kamu, hal ini selalu terbayang2 dibenakku, selalu membuat hatiku dag dig dug, tak tentram karuan, aku merasa bersalah denganmu."
"Ada apa sayang, deg deg an ya besok mau akad?"
"Iya itu salah satunya, tp ada yang lain."
"Apa sayang?"
"Aku mau jujur ke kamu, kalau dulu aku pernah melakukan hubungan layaknya suami istri dengan wanita lain, aku sudah mengajak wanita itu untuk menikah tapi ia tak mau, dan entah sepertinya selama ini aku telah salah denganmu, aku seperti membohongi dirimu"
"....." (galau, risau, kacau yang serba au au au plus ditambah nangis bahkan mulai muncul rasa kecewa,,dll)
Pria yang di damba selama ini, pria yang menurutnya ideal ternyata tidak seperti apa yang dibayangkan. Lalu kalau seperti ini siapa yang salah? Mau menyalahkan Allah?? Kalau begini apa yang harus dilakukan??
Luruskan niat dan pahamilah prosesnya dalam menuju pernikahan suci.
Ketika cinta tak sejalan dengan kenyataan hidup, maka luruskanlah niatmu semata beribadah kepada Allah.
Ketika cinta tak sejalan dengan kenyataan hidup, pahamilah prosesnya dan jalankan prosesnya sesuai koridor-koridor yang telah diajarkan dalam Islam.
Ketika cinta tak sejalan dengan kenyataan hidup, apapun perkaranya,apapun masalahnya serahkan semua kepada Allah sehingga kita ikhlas menerima cobaan itu, jadikan pelajaran, dan motivasi untuk terus memperbaiki diri.
Ketika cinta tak sejalan dengan kenyataan hidup, tak perlu menuntut yang sempurna dan mempersulit keadaan yang sebenarnya sederhana. Sebab padamu juga kelemahan itu selalu ada. Yang benar adalah sempurnakalah niat awal kita, hingga Allah ridho dan memberikan keberkahan.
"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)..." (QS. An-Nur: 26)

http://www.salimunj.com/lainnya/motivasi-islami/209-ketika-cinta-tak-sejalan-dengan-kenyataan-hidup.html
16.43 | 0 komentar | Read More

BACA JUGA

DAFTAR LENGKAP ARTIKEL BLOG BAGINDAERY

Ikuti situs Bagindaery

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...