ARTIKEL PILIHAN
Sisi Lain: Bosan, Tanda Harus Berubah
Written By Situs Baginda Ery (New) on Rabu, 15 April 2015 | 16.10
Mungkin Anda pernah mengalami ini; mondar-mandir di
dapur, melakukan sesuatu untuk mulai memasak, tapi kemudian
meninggalkannya begitu saja. Ingin menonton TV, alih-alih menonton,
Anda hanya memindah-mindahkan saluran. Tak ada yang ingin ditonton. Anda
mulai browsing internet, tapi tak ada situs yang membuat Anda
puas, sehingga Anda pun kembali beralih ke hal lain. Semua kegiatan
hanya dilakukan selintas, tidak sampai tuntas.

Apa yang sesungguhnya terjadi pada diri Anda? Jawabannya: Anda sedang didera rasa bosan. Celakanya, rasa bosan ini juga bisa menjalar pada hal-hal lain yang lebih besar: karier, perkawinan, bahkan bosan pada kehidupan itu sendiri. Kalau sudah begini, alarm waspada mulai berdering.
Kondisi pikiran, bukan emosi
Kita kerap menganggap rasa bosan sebagai sesuatu yang tidak penting. Padahal, sesungguhnya kebosanan memberi pesan pada kita, bahwa kita sedang merasakan situasi tanpa makna yang begitu kuat.
Peter Toohey, penulis buku Boredom: A Lively History, menyebut kebosanan merupakan sebuah mekanisme penyesuaian diri. Kebosanan tidak dapat disamakan dengan emosi lainnya, seperti gembira, sedih, takut, marah, dan terkejut. Atau rasa bersalah, cemburu, tersaingi, dan lain-lain. Toohey membedakan dua jenis kebosanan. Pertama, kebosanan yang sederhana, yang rutin terjadi dan tidak butuh ‘diterjemahkan’. Yang kedua adalah kebosanan eksistensial, yang bukan merupakan emosi atau suasana hati, bukan pula perasaan. Kebosanan eksistensial, kata Toohey, adalah formulasi intelektual yang muncul bersamaan dengan depresi dan kesadaran diri yang tinggi, yang disebut kondisi refleksi diri.
Sani B. Hermawan, psikolog dan Direktur Lembaga Psikologi Daya Insani menjelaskan, secara alamiah tubuh akan memberi sinyal bahwa kondisi sudah terasa jenuh atau membosankan. “Simptomanya antara lain kurang semangat dalam beraktivitas, spirit hidup menurun, menghindari interaksi dengan orang lain atau cenderung mengisolasi diri, dan kualitas berpikir mengalami penurunan,” jelas Sani. Kalau sudah begitu, kita sendirilah yang harus pandai-pandai mengenali sinyal-sinyal tersebut, dan mencari jalan untuk mengatasi.
Mudahnya seseorang mengalami kebosanan –disebut boredom proneness atau rentan kebosanan- merupakan suatu karakteristik kepribadian. Tingkat kebosanan memiliki banyak komponen, yaitu perasaan jadi tidak nyaman dan terjadi perubahan berpikir, seperti kurang berminat pada apa pun, konsentrasi menurun, dan waktu terasa melambat. Sinyal lain adalah terjadinya perubahan pada tubuh, seperti merasa kelelahan, terjadi perubahan pada wajah (bosan, jutek), posisi tubuh cenderung membungkuk, serta terjadi perubahan perilaku yang membuat kita terdorong untuk mengubah kegiatan yang biasa dilakukan, atau justru meninggalkan situasi yang membuat kita bosan.
Rasa bosan yang membuat frustasi ini bisa ‘dibalik’ menjadi percikan kreativitas dan katalisator bagi pertumbuhan dan perubahan. Kalau begitu, apa makna kebosanan? “Bosan adalah kondisi di mana pikiran menginginkan perubahan atau mendambakan suatu yang baru. Bosan juga bisa diartikan sebagai tanda untuk stop dari rutinitas sesaat, atau memberi warna baru dari keadaan yang monoton selama ini,” papar Sani.
Celakanya, orang yang sulit atau kurang mampu menangkap sinyal bosan biasanya akan mengalami tekanan yang lebih tinggi atau lebih kronis. “Karena itu, setiap individu harus terampil mengenali rasa bosan di dalam dirinya dan berusaha untuk mengatasinya. Rasa bosan memang tidak bisa dihindari, tapi diatasi,” Sani menegaskan.

Apa yang sesungguhnya terjadi pada diri Anda? Jawabannya: Anda sedang didera rasa bosan. Celakanya, rasa bosan ini juga bisa menjalar pada hal-hal lain yang lebih besar: karier, perkawinan, bahkan bosan pada kehidupan itu sendiri. Kalau sudah begini, alarm waspada mulai berdering.
Kondisi pikiran, bukan emosi
Kita kerap menganggap rasa bosan sebagai sesuatu yang tidak penting. Padahal, sesungguhnya kebosanan memberi pesan pada kita, bahwa kita sedang merasakan situasi tanpa makna yang begitu kuat.
Peter Toohey, penulis buku Boredom: A Lively History, menyebut kebosanan merupakan sebuah mekanisme penyesuaian diri. Kebosanan tidak dapat disamakan dengan emosi lainnya, seperti gembira, sedih, takut, marah, dan terkejut. Atau rasa bersalah, cemburu, tersaingi, dan lain-lain. Toohey membedakan dua jenis kebosanan. Pertama, kebosanan yang sederhana, yang rutin terjadi dan tidak butuh ‘diterjemahkan’. Yang kedua adalah kebosanan eksistensial, yang bukan merupakan emosi atau suasana hati, bukan pula perasaan. Kebosanan eksistensial, kata Toohey, adalah formulasi intelektual yang muncul bersamaan dengan depresi dan kesadaran diri yang tinggi, yang disebut kondisi refleksi diri.
Sani B. Hermawan, psikolog dan Direktur Lembaga Psikologi Daya Insani menjelaskan, secara alamiah tubuh akan memberi sinyal bahwa kondisi sudah terasa jenuh atau membosankan. “Simptomanya antara lain kurang semangat dalam beraktivitas, spirit hidup menurun, menghindari interaksi dengan orang lain atau cenderung mengisolasi diri, dan kualitas berpikir mengalami penurunan,” jelas Sani. Kalau sudah begitu, kita sendirilah yang harus pandai-pandai mengenali sinyal-sinyal tersebut, dan mencari jalan untuk mengatasi.
Mudahnya seseorang mengalami kebosanan –disebut boredom proneness atau rentan kebosanan- merupakan suatu karakteristik kepribadian. Tingkat kebosanan memiliki banyak komponen, yaitu perasaan jadi tidak nyaman dan terjadi perubahan berpikir, seperti kurang berminat pada apa pun, konsentrasi menurun, dan waktu terasa melambat. Sinyal lain adalah terjadinya perubahan pada tubuh, seperti merasa kelelahan, terjadi perubahan pada wajah (bosan, jutek), posisi tubuh cenderung membungkuk, serta terjadi perubahan perilaku yang membuat kita terdorong untuk mengubah kegiatan yang biasa dilakukan, atau justru meninggalkan situasi yang membuat kita bosan.
Rasa bosan yang membuat frustasi ini bisa ‘dibalik’ menjadi percikan kreativitas dan katalisator bagi pertumbuhan dan perubahan. Kalau begitu, apa makna kebosanan? “Bosan adalah kondisi di mana pikiran menginginkan perubahan atau mendambakan suatu yang baru. Bosan juga bisa diartikan sebagai tanda untuk stop dari rutinitas sesaat, atau memberi warna baru dari keadaan yang monoton selama ini,” papar Sani.
Celakanya, orang yang sulit atau kurang mampu menangkap sinyal bosan biasanya akan mengalami tekanan yang lebih tinggi atau lebih kronis. “Karena itu, setiap individu harus terampil mengenali rasa bosan di dalam dirinya dan berusaha untuk mengatasinya. Rasa bosan memang tidak bisa dihindari, tapi diatasi,” Sani menegaskan.
Immanuella F. Rachmani
http://www.pesona.co.id/refleksi/refleksi/bosan.tanda.harus.berubah/001/001/94
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
BACA JUGA
DAFTAR LENGKAP ARTIKEL BLOG BAGINDAERY
-
►
2017
(50)
- ► 09/17 - 09/24 (3)
- ► 08/20 - 08/27 (4)
- ► 04/02 - 04/09 (7)
- ► 03/26 - 04/02 (5)
- ► 03/19 - 03/26 (9)
- ► 03/12 - 03/19 (15)
- ► 02/26 - 03/05 (7)
-
►
2016
(139)
- ► 12/18 - 12/25 (5)
- ► 12/11 - 12/18 (2)
- ► 11/13 - 11/20 (13)
- ► 11/06 - 11/13 (9)
- ► 07/24 - 07/31 (7)
- ► 07/17 - 07/24 (7)
- ► 07/03 - 07/10 (19)
- ► 06/26 - 07/03 (12)
- ► 06/19 - 06/26 (15)
- ► 06/12 - 06/19 (6)
- ► 05/08 - 05/15 (1)
- ► 04/10 - 04/17 (6)
- ► 02/14 - 02/21 (3)
- ► 02/07 - 02/14 (10)
- ► 01/31 - 02/07 (12)
- ► 01/24 - 01/31 (12)
-
▼
2015
(281)
- ► 12/27 - 01/03 (19)
- ► 08/09 - 08/16 (3)
- ► 05/10 - 05/17 (10)
- ► 04/26 - 05/03 (3)
- ► 04/19 - 04/26 (28)
-
▼
04/12 - 04/19
(39)
- Ketika Roh Meninggalkan Tubuh Kita
- Kisah Nyata Di Aceh Tamiang Ibu Meninggal Didalam ...
- Inilah Kisah Jenazah Diziarahi Banyak Malaikat (Ki...
- Syirik merupakan perbuatan yang sering kali dilaku...
- Ingatlah Jangan Menyekutukan Allah
- Jangan pernah menyekutukan Allah agar ada alasan u...
- Orang Yang Tidak Menjalankan Sholat Terus-menerus ...
- Sungguh Mengerikan, Inilah Besarnya Dosa Orang yan...
- KISAH NYATA MASUK ISLAM “Saya dan Cucu Akhirnya Me...
- PENGGUNAAN TANDA KURUNG - PEMAKAIAN TANDA KURUNG
- Sisi lain: Lucunya BBM Era Jokowi
- Sisi lain: BBM Naik, Rakyat Menjerit
- Sisi Lain: BBM Naik Rupiah Melemah, Tatanan Hukum ...
- Sisi Lain: Inilah Pelajaran dari Pembunuhan Alfi "...
- NASIB PENGANGGURAN: Kiat Merubah Nasib Bagi Pengan...
- Sisi Lain: Ngerinya Hukuman Liar Bagi Pemerkosa di...
- Sisi Lain: Kisah Dara Cantik Selebriti Kiri Indonesia
- SISI LAIN: NAPI 973 HARI ( MENGUAK KEHIDUPAN DIBAL...
- Tentang Lelaki Cool: Menjadi Lelaki Cool
- Inspirasi Islami: Bosan Hidup
- Sisi Lain: Bosan, Tanda Harus Berubah
- Sisi Lain: Bosan Hidup
- Menepis Sepi ( Di mana letak sepi yang tertinggalk...
- Sisi Lain: Apakah anda wanita yang mempunyai harga...
- Sisi Lain: Wanita Seksi Raup Rupiah
- Sisi Lain: Perempuan Merokok adalah Perempuan “nak...
- Ramuan Luar Biasa! Terdiagnosa Leukemia? Jangan Pu...
- Kenali Rahasia 12 Jenis Akar dan Rimpang Tanaman B...
- Rahasia Tanaman Risih: Khasiat dan Cara Budidaya T...
- Berikut Rahasia 37 Tanaman Obat dan Resep Alami Se...
- Inilah Rahasia 4 Tanaman Obat Asam Urat
- Cerita Indah di Pesantren: Untuk Anak-Anak Pesantr...
- Sepotong Kisah Islami: Indahnya Anak Pesantren Ber...
- Sepotong Kisah Indah Islami: Pahit - Manisnya Kehi...
- Artikel Islami: Sepotong Episode ( Sebuah kisah ma...
- Arti Sebuah Perbedaan [ STUDIA Edisi 347/Tahun ke-...
- Islam Emang BEDA! [ STUDIA Edisi 323/Tahun ke-8 (8...
- Mari Pahami Islam dari Sudut Pandang Islam
- TENTANG SEHZADE MEHMED ABAD KEJAYAAN ANTV
- ► 04/05 - 04/12 (93)
- ► 03/29 - 04/05 (64)
- ► 03/22 - 03/29 (13)
- ► 02/22 - 03/01 (3)
- ► 02/15 - 02/22 (5)
- ► 01/04 - 01/11 (1)
-
►
2014
(1059)
- ► 12/28 - 01/04 (12)
- ► 12/21 - 12/28 (5)
- ► 11/23 - 11/30 (33)
- ► 11/09 - 11/16 (1)
- ► 11/02 - 11/09 (1)
- ► 10/26 - 11/02 (14)
- ► 10/05 - 10/12 (4)
- ► 09/28 - 10/05 (7)
- ► 08/24 - 08/31 (19)
- ► 08/10 - 08/17 (6)
- ► 08/03 - 08/10 (3)
- ► 07/13 - 07/20 (12)
- ► 07/06 - 07/13 (15)
- ► 06/29 - 07/06 (7)
- ► 06/22 - 06/29 (5)
- ► 06/15 - 06/22 (7)
- ► 06/08 - 06/15 (29)
- ► 06/01 - 06/08 (34)
- ► 05/25 - 06/01 (3)
- ► 05/18 - 05/25 (7)
- ► 05/11 - 05/18 (4)
- ► 04/27 - 05/04 (1)
- ► 04/20 - 04/27 (19)
- ► 04/13 - 04/20 (18)
- ► 04/06 - 04/13 (13)
- ► 03/30 - 04/06 (19)
- ► 03/23 - 03/30 (31)
- ► 03/16 - 03/23 (51)
- ► 03/09 - 03/16 (56)
- ► 03/02 - 03/09 (80)
- ► 02/23 - 03/02 (78)
- ► 02/16 - 02/23 (41)
- ► 02/09 - 02/16 (54)
- ► 02/02 - 02/09 (61)
- ► 01/26 - 02/02 (68)
- ► 01/19 - 01/26 (57)
- ► 01/12 - 01/19 (88)
- ► 01/05 - 01/12 (96)
-
►
2013
(3222)
- ► 12/29 - 01/05 (104)
- ► 12/22 - 12/29 (124)
- ► 12/15 - 12/22 (86)
- ► 12/08 - 12/15 (70)
- ► 12/01 - 12/08 (84)
- ► 11/24 - 12/01 (79)
- ► 11/17 - 11/24 (48)
- ► 11/10 - 11/17 (64)
- ► 11/03 - 11/10 (52)
- ► 10/27 - 11/03 (65)
- ► 10/20 - 10/27 (78)
- ► 10/13 - 10/20 (102)
- ► 10/06 - 10/13 (84)
- ► 09/29 - 10/06 (111)
- ► 09/22 - 09/29 (129)
- ► 09/15 - 09/22 (128)
- ► 09/08 - 09/15 (153)
- ► 09/01 - 09/08 (164)
- ► 08/25 - 09/01 (160)
- ► 08/18 - 08/25 (104)
- ► 08/11 - 08/18 (156)
- ► 08/04 - 08/11 (322)
- ► 07/28 - 08/04 (108)
- ► 07/21 - 07/28 (104)
- ► 07/14 - 07/21 (59)
- ► 07/07 - 07/14 (24)
- ► 06/30 - 07/07 (12)
- ► 06/23 - 06/30 (35)
- ► 06/09 - 06/16 (40)
- ► 06/02 - 06/09 (11)
- ► 05/26 - 06/02 (51)
- ► 05/19 - 05/26 (13)
- ► 05/12 - 05/19 (4)
- ► 04/21 - 04/28 (6)
- ► 04/14 - 04/21 (21)
- ► 04/07 - 04/14 (8)
- ► 03/31 - 04/07 (75)
- ► 03/24 - 03/31 (62)
- ► 03/17 - 03/24 (53)
- ► 03/10 - 03/17 (30)
- ► 03/03 - 03/10 (2)
- ► 02/03 - 02/10 (19)
- ► 01/20 - 01/27 (18)
-
►
2012
(403)
- ► 12/30 - 01/06 (8)
- ► 12/16 - 12/23 (14)
- ► 12/09 - 12/16 (12)
- ► 12/02 - 12/09 (10)
- ► 10/28 - 11/04 (1)
- ► 08/12 - 08/19 (13)
- ► 08/05 - 08/12 (29)
- ► 07/29 - 08/05 (69)
- ► 07/22 - 07/29 (85)
- ► 07/15 - 07/22 (92)
- ► 07/08 - 07/15 (65)
- ► 07/01 - 07/08 (5)
-
►
2011
(1411)
- ► 08/14 - 08/21 (51)
- ► 08/07 - 08/14 (52)
- ► 07/31 - 08/07 (5)
- ► 07/10 - 07/17 (3)
- ► 07/03 - 07/10 (10)
- ► 05/29 - 06/05 (6)
- ► 05/15 - 05/22 (57)
- ► 05/08 - 05/15 (45)
- ► 05/01 - 05/08 (97)
- ► 04/24 - 05/01 (169)
- ► 04/17 - 04/24 (293)
- ► 04/10 - 04/17 (200)
- ► 04/03 - 04/10 (142)
- ► 03/27 - 04/03 (107)
- ► 03/20 - 03/27 (87)
- ► 03/13 - 03/20 (1)
- ► 03/06 - 03/13 (7)
- ► 02/20 - 02/27 (10)
- ► 02/13 - 02/20 (8)
- ► 02/06 - 02/13 (20)
- ► 01/30 - 02/06 (6)
- ► 01/23 - 01/30 (17)
- ► 01/16 - 01/23 (10)
- ► 01/02 - 01/09 (8)
-
►
2010
(2102)
- ► 12/26 - 01/02 (5)
- ► 12/19 - 12/26 (1)
- ► 11/14 - 11/21 (53)
- ► 11/07 - 11/14 (70)
- ► 10/31 - 11/07 (27)
- ► 10/24 - 10/31 (41)
- ► 10/17 - 10/24 (1)
- ► 10/10 - 10/17 (29)
- ► 10/03 - 10/10 (2)
- ► 09/26 - 10/03 (39)
- ► 09/19 - 09/26 (3)
- ► 08/15 - 08/22 (23)
- ► 08/08 - 08/15 (74)
- ► 08/01 - 08/08 (70)
- ► 07/25 - 08/01 (131)
- ► 07/18 - 07/25 (202)
- ► 07/11 - 07/18 (93)
- ► 07/04 - 07/11 (144)
- ► 06/27 - 07/04 (311)
- ► 06/20 - 06/27 (199)
- ► 06/13 - 06/20 (120)
- ► 06/06 - 06/13 (34)
- ► 05/30 - 06/06 (178)
- ► 05/23 - 05/30 (89)
- ► 05/16 - 05/23 (93)
- ► 05/09 - 05/16 (17)
- ► 05/02 - 05/09 (3)
- ► 04/18 - 04/25 (1)
- ► 04/11 - 04/18 (1)
- ► 02/07 - 02/14 (26)
- ► 01/24 - 01/31 (9)
- ► 01/17 - 01/24 (12)
- ► 01/03 - 01/10 (1)
-
►
2009
(3)
- ► 12/27 - 01/03 (3)
0 komentar:
Posting Komentar
1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.
Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.
( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )
Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.
Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar
Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com