ARTIKEL PILIHAN
Astaga! Hubungan RI-Australia Mulai Membeku
Written By Situs Baginda Ery (New) on Minggu, 24 November 2013 | 13.22
by: http://www.dw.de/hubungan-ri-australia-mulai-membeku/a-17241155
Presiden Indonesia, hari Rabu (20/11) menangguhkan kerjasama dengan Australia dalam isu sensitif terkait penyelundupan manusia, sambil mencela prilaku “perang dingin” Canberra.
Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan bahwa kerjasama dengan Australia dalam sejumlah isu untuk sementara akan dihentikan, termasuk latihan militer dan pertukaran data intelijen.
Tapi yang paling penting bagi Australia adalah kerjasama kunci dalam bidang penyelundupan manusia, karena Canberra berusaha membendung aliran ribuan pencari suaka yang tiba dengan perahu dari Indonesia.
Yudhoyono mengatakan bahwa “koordinasi kerjasama militer” antara Jakarta dan Canberra, yang mencakup kerjasama terkait penyelundupan manusia, akan dihentikan “sampai semuanya menjadi jelas”.
“Bagi saya pribadi, dan bagi rakyat Indonesia, penyadapan oleh Australia… sulit untuk dipahami,” kata Yudhoyono dengan nada marah di hadapan para wartawan.
”Ini bukan era perang dingin.”
Kerjasama dengan Australia terkait pertukaran dan saling berbagi informasi intelijen dan juga latihan militer bersama, akan ditangguhkan, kata presiden.
Ia bicara setelah rapat di istana kepresidenan di Jakarta dengan duta besar Indonesia untuk Australia yang ditarik pulang awal pekan ini terkait terungkapnya skandal tersebut.
Pukulan bagi PM Abott
Ini adalah ledakan kemarahan terbaru dari Indonesia atas laporan, yang didasarkan pada dokumen yang dibocorkan bekas mata-mata yang kini menjadi buronan Amerika yakni Edward Snowden, bahwa mata-mata Australia pernah mencoba menyadap telepon genggam presiden Yudhoyono, istri dan para menteri.
Selasa lalu, Yudhoyono secara terbuka mengecam Perdana Menteri Australia Tony Abbott lewat Twitter atas apa yang ia sebut sebagai "samasekali tidak menunjukkan nada penyesalan atas tuduhan upaya penyadapan oleh pemerintahan Australia sebelumnya." Laporan itu pertama kali dilontarkan oleh media-media Australia sendiri.
Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa sebelumnya mengatakan bahwa Indonesia akan menurunkan tingkat hubungan dengan Australia, dengan mengatakan kepada para wartawan: ”Seperti keran air, kami menutup bidang kerjasama satu per satu.“
Isu Panas Pencari Suaka
Para pencari suaka adalah isu panas di Australia, dan menghentikan masuknya ribuan calon pengungsi yang naik kapal dari Indonesia adalah prioritas pemerintahan Abott yang baru terbentuk.
Ia menang pemilu berkat kampanyanya mengenai kebijakan keras membendung para pencari suaka, termasuk memerintahkan kembali kapal-kapal yang membawa pencari suaka itu balik lagi ke Indonesia.
Keputusan Yudhoyono untuk menangguhkan kerjasama di beberapa bidang terjadi setelah Abott kembali menolak meminta maaf atas skandal itu.
“Saya memahami secara pribadi bagaimana menyakitkannya tuduhan ini, laporan ini, bagi dia (Yudhoyono) dan keluarganya,” kata dia kepada parlemen.
“Saya mencatat ada dugaan dan bahkan pengakuan di masa lalu terkait masalah serupa ini, tapi orang-orang tidak bereaksi berlebihan dan saya jelas tidak ingin bereaksi berlebihan sekarang.“
Indonesia lakukan hal serupa
Abott kelihatannya ingin berkelit, dengan mengacu kepada pengakuan bekas kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Indonesia dang mengatakan bahwa operasi mata-mata serupa juga dilakukan Indonesia di masa silam.
The Australian dan tabloid Sydney Daily Telegraph, mengutip komentar dalam wawancara televisi tahun 2004 dari bekas kepala BIN Abdullah Mahmud Hendropriyono, yang mengatakan bahwa semua pemerintahan saling menyadap satu sama lain.
Ia mengakui bahwa Jakarta telah mendengarkan percakapan telepon dari para politisi Australia, dan juga menyadap komunikasi militer dan sipil Australia dan bahkan menyadap kedutaan Australia di Jakarta selama krisis di Timor Leste tahun 1999.
Pada masa itu, tidak ada tuntutan permintaan maaf yang diajukan Perdana Menteri Australia John Howard pada masa itu.
Bocoran dokumen dari ABC dan surat kabar The Guardian, menunjukkan bahwa dinas intelijen elektronik Australia mencoba melacak aktivitas telepon genggam milik presiden Yudhoyono, istri dan para menteri selama 15 hari pada Agustus 2009, ketika PM Kevin Rudd dari Partai Buruh berkuasa.
Presiden Indonesia, hari Rabu (20/11) menangguhkan kerjasama dengan Australia dalam isu sensitif terkait penyelundupan manusia, sambil mencela prilaku “perang dingin” Canberra.
Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan bahwa kerjasama dengan Australia dalam sejumlah isu untuk sementara akan dihentikan, termasuk latihan militer dan pertukaran data intelijen.
Tapi yang paling penting bagi Australia adalah kerjasama kunci dalam bidang penyelundupan manusia, karena Canberra berusaha membendung aliran ribuan pencari suaka yang tiba dengan perahu dari Indonesia.
Yudhoyono mengatakan bahwa “koordinasi kerjasama militer” antara Jakarta dan Canberra, yang mencakup kerjasama terkait penyelundupan manusia, akan dihentikan “sampai semuanya menjadi jelas”.
“Bagi saya pribadi, dan bagi rakyat Indonesia, penyadapan oleh Australia… sulit untuk dipahami,” kata Yudhoyono dengan nada marah di hadapan para wartawan.
”Ini bukan era perang dingin.”
Kerjasama dengan Australia terkait pertukaran dan saling berbagi informasi intelijen dan juga latihan militer bersama, akan ditangguhkan, kata presiden.
Ia bicara setelah rapat di istana kepresidenan di Jakarta dengan duta besar Indonesia untuk Australia yang ditarik pulang awal pekan ini terkait terungkapnya skandal tersebut.
Pukulan bagi PM Abott
Ini adalah ledakan kemarahan terbaru dari Indonesia atas laporan, yang didasarkan pada dokumen yang dibocorkan bekas mata-mata yang kini menjadi buronan Amerika yakni Edward Snowden, bahwa mata-mata Australia pernah mencoba menyadap telepon genggam presiden Yudhoyono, istri dan para menteri.
Selasa lalu, Yudhoyono secara terbuka mengecam Perdana Menteri Australia Tony Abbott lewat Twitter atas apa yang ia sebut sebagai "samasekali tidak menunjukkan nada penyesalan atas tuduhan upaya penyadapan oleh pemerintahan Australia sebelumnya." Laporan itu pertama kali dilontarkan oleh media-media Australia sendiri.
Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa sebelumnya mengatakan bahwa Indonesia akan menurunkan tingkat hubungan dengan Australia, dengan mengatakan kepada para wartawan: ”Seperti keran air, kami menutup bidang kerjasama satu per satu.“
Isu Panas Pencari Suaka
Para pencari suaka adalah isu panas di Australia, dan menghentikan masuknya ribuan calon pengungsi yang naik kapal dari Indonesia adalah prioritas pemerintahan Abott yang baru terbentuk.
Ia menang pemilu berkat kampanyanya mengenai kebijakan keras membendung para pencari suaka, termasuk memerintahkan kembali kapal-kapal yang membawa pencari suaka itu balik lagi ke Indonesia.
Keputusan Yudhoyono untuk menangguhkan kerjasama di beberapa bidang terjadi setelah Abott kembali menolak meminta maaf atas skandal itu.
“Saya memahami secara pribadi bagaimana menyakitkannya tuduhan ini, laporan ini, bagi dia (Yudhoyono) dan keluarganya,” kata dia kepada parlemen.
“Saya mencatat ada dugaan dan bahkan pengakuan di masa lalu terkait masalah serupa ini, tapi orang-orang tidak bereaksi berlebihan dan saya jelas tidak ingin bereaksi berlebihan sekarang.“
Indonesia lakukan hal serupa
Abott kelihatannya ingin berkelit, dengan mengacu kepada pengakuan bekas kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Indonesia dang mengatakan bahwa operasi mata-mata serupa juga dilakukan Indonesia di masa silam.
The Australian dan tabloid Sydney Daily Telegraph, mengutip komentar dalam wawancara televisi tahun 2004 dari bekas kepala BIN Abdullah Mahmud Hendropriyono, yang mengatakan bahwa semua pemerintahan saling menyadap satu sama lain.
Ia mengakui bahwa Jakarta telah mendengarkan percakapan telepon dari para politisi Australia, dan juga menyadap komunikasi militer dan sipil Australia dan bahkan menyadap kedutaan Australia di Jakarta selama krisis di Timor Leste tahun 1999.
Pada masa itu, tidak ada tuntutan permintaan maaf yang diajukan Perdana Menteri Australia John Howard pada masa itu.
Bocoran dokumen dari ABC dan surat kabar The Guardian, menunjukkan bahwa dinas intelijen elektronik Australia mencoba melacak aktivitas telepon genggam milik presiden Yudhoyono, istri dan para menteri selama 15 hari pada Agustus 2009, ketika PM Kevin Rudd dari Partai Buruh berkuasa.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
BACA JUGA
DAFTAR LENGKAP ARTIKEL BLOG BAGINDAERY
-
►
2017
(50)
- ► 09/17 - 09/24 (3)
- ► 08/20 - 08/27 (4)
- ► 04/02 - 04/09 (7)
- ► 03/26 - 04/02 (5)
- ► 03/19 - 03/26 (9)
- ► 03/12 - 03/19 (15)
- ► 02/26 - 03/05 (7)
-
►
2016
(139)
- ► 12/18 - 12/25 (5)
- ► 12/11 - 12/18 (2)
- ► 11/13 - 11/20 (13)
- ► 11/06 - 11/13 (9)
- ► 07/24 - 07/31 (7)
- ► 07/17 - 07/24 (7)
- ► 07/03 - 07/10 (19)
- ► 06/26 - 07/03 (12)
- ► 06/19 - 06/26 (15)
- ► 06/12 - 06/19 (6)
- ► 05/08 - 05/15 (1)
- ► 04/10 - 04/17 (6)
- ► 02/14 - 02/21 (3)
- ► 02/07 - 02/14 (10)
- ► 01/31 - 02/07 (12)
- ► 01/24 - 01/31 (12)
-
►
2015
(281)
- ► 12/27 - 01/03 (19)
- ► 08/09 - 08/16 (3)
- ► 05/10 - 05/17 (10)
- ► 04/26 - 05/03 (3)
- ► 04/19 - 04/26 (28)
- ► 04/12 - 04/19 (39)
- ► 04/05 - 04/12 (93)
- ► 03/29 - 04/05 (64)
- ► 03/22 - 03/29 (13)
- ► 02/22 - 03/01 (3)
- ► 02/15 - 02/22 (5)
- ► 01/04 - 01/11 (1)
-
►
2014
(1059)
- ► 12/28 - 01/04 (12)
- ► 12/21 - 12/28 (5)
- ► 11/23 - 11/30 (33)
- ► 11/09 - 11/16 (1)
- ► 11/02 - 11/09 (1)
- ► 10/26 - 11/02 (14)
- ► 10/05 - 10/12 (4)
- ► 09/28 - 10/05 (7)
- ► 08/24 - 08/31 (19)
- ► 08/10 - 08/17 (6)
- ► 08/03 - 08/10 (3)
- ► 07/13 - 07/20 (12)
- ► 07/06 - 07/13 (15)
- ► 06/29 - 07/06 (7)
- ► 06/22 - 06/29 (5)
- ► 06/15 - 06/22 (7)
- ► 06/08 - 06/15 (29)
- ► 06/01 - 06/08 (34)
- ► 05/25 - 06/01 (3)
- ► 05/18 - 05/25 (7)
- ► 05/11 - 05/18 (4)
- ► 04/27 - 05/04 (1)
- ► 04/20 - 04/27 (19)
- ► 04/13 - 04/20 (18)
- ► 04/06 - 04/13 (13)
- ► 03/30 - 04/06 (19)
- ► 03/23 - 03/30 (31)
- ► 03/16 - 03/23 (51)
- ► 03/09 - 03/16 (56)
- ► 03/02 - 03/09 (80)
- ► 02/23 - 03/02 (78)
- ► 02/16 - 02/23 (41)
- ► 02/09 - 02/16 (54)
- ► 02/02 - 02/09 (61)
- ► 01/26 - 02/02 (68)
- ► 01/19 - 01/26 (57)
- ► 01/12 - 01/19 (88)
- ► 01/05 - 01/12 (96)
-
▼
2013
(3222)
- ► 12/29 - 01/05 (104)
- ► 12/22 - 12/29 (124)
- ► 12/15 - 12/22 (86)
- ► 12/08 - 12/15 (70)
- ► 12/01 - 12/08 (84)
-
▼
11/24 - 12/01
(79)
- Tentang Jodoh Anda: Belum Punya Pacar? Mungkin Jod...
- Berita Raffi Ahmad Terbaru: Raffi Ahmad Cari Jodoh...
- Sungguh Terlalu, Bertambah 8 Lagi, Mobil Sitaan KP...
- Wah Wah Tidak Disangka-sangka Harga Mobil Bakal Naik
- Tips Cinta: Ketahuan Selingkuh, Ini Cara Mengembal...
- Hah Ternyata Pria atau Wanita Suka Selingkuh Sore ...
- SPESIAL TIPS HIDUP SEHAT: Dimakan atau pun Tidak, ...
- Astaga Kasihan Sekali, Demi Kelangsungan Hidup, Pe...
- Sosok Inspirasi: Belajar Nilai Hidup dari Sosok Ke...
- Hidup di Rumah Mungil? Jangan Berkecil Hati, Anda ...
- KISAH NYATA UNIK: Anak Keluarga Kaya Tertukar Saat...
- Astaga! Berkali-kali Disakiti, Hyorin `SISTAR` Mas...
- Boleh Dicoba Nih, Karena Telah Ditemukan Metode Te...
- Artikel Spesial Malam Minggu: Kata Mutiara Cinta R...
- Inilah 6 Bukti Mengejutkan Masyarakat RI Belum Mel...
- Sungguh! Mengejutkan, Singa Jantan Bunuh Singa Bet...
- Jilbab Polwan Disarankan Jangan Heboh
- Berita Mengejutkan: Materi Perkosaan Dalam Ujian M...
- BERITA HEBOH FARHAT ABBAS VS AHMAD DHANI: Sabtu Du...
- Misteri Tornado Amerika Serikat: Heboh Penampakan ...
- Waduh! Moskow Heboh Gara-gara Tas Raksasa
- Ronaldo: Selamat Datang di Dunia Twitter, Casillas!
- Hah! Ronaldo Egois? ( Ancelotti: Siapa Bilang Rona...
- Rafael Van Der Vaart: Cristiano Ronaldo Pantas Rai...
- Xavi: Kami Kehilangan Valdes dan Messi
- Berita Messi dan Ronaldo: Messi Senang Ronaldo Tam...
- Kawal Messi = Pertandingan yang Fantastis
- Ronaldo Kalahkan Messi untuk Trofi ini ( Trofi Di ...
- Uli Hoeness: Bayern Munich Tak Akan Pernah Beli Li...
- Arwah Beramanat ( Kejadian ini saya alami tahun 20...
- Kisah Pohon Beringin Roboh, Kembali Berdiri !
- HARTA, TAHTA, WANITA ( Ketiganya adalah anugrah te...
- Membangun Sebuah Kesadaran Rasa Sejati
- Kunci Merubah “Kodrat”
- CARA MEMASANG, MERANGKAI, MENYAMBUNG KABEL UTAMA J...
- Sebuah Cinta Tanpa Syarat
- Hah! Pak Harto Diserang: Pak Harto “Diserang” dari...
- Janji Merapi: Merapi Tepati Janji Setelah Tragedi
- Pengaruh Kecepatan Kendaraan terhadap Kecelakaan L...
- Kasus Mengejutkan! Asmirandah: Pembatalan Perkawin...
- Defensive Medicine: Jawaban Dokter Amerika terhada...
- Waw! Keren, Sepeda Kayu, Trend Gowes-gowes Masa De...
- Terkuak! Misteri Kapal Selam Era Hitler di Karimun...
- Misteri John F Kennedy Terus Berlanjut Hingga Seka...
- Misteri Patung Bergerak Sendiri: Misteri Patung ya...
- Misteri Villa Nabila di Johor Bahru, Malaysia
- Download Lagu 8Ball Terbaru: Lagu Terbaru 8ball Sl...
- Berita Artis Luar Negeri: Will dan Jada Smith munc...
- Kasihan Akibat Sebar Gosip di Internet Pelajar Cin...
- Kalau Hobi Nonton Infotainment Gosip, Apa Hukumnya?
- Artis Dadakan: Rini Feblita Enjoy Jadi Artis Dadakan
- Ternyata Tak Disangka-Sangka Banyak Artis Baru yan...
- Percaya dan Percayalah... Rumah Anda Bisa Secantik...
- Ternyata Para Artis Ramai-ramai Lempar Telur Busuk...
- Waw! Para Artis Siap Blusukan Rebut Hati Masyarakat
- Astaga! Indonesia Tanpa Tontowi/Liliyana dan Hendr...
- Wow! Taufik Hidayat Dapat Standing Ovation dari Ri...
- Lionel Messi Si Raja Hatrik
- Profil dan Biodata lengkap Lionel Messi
- Profil dan Biodata Lengkap Cristiano Ronaldo atau CR7
- Semua Tentang Cristiano Ronaldo plus Foto-Foto Cri...
- Ayo! Bersama-Sama Belajar Melewati Hidup Ini Semak...
- Artikel Motivasi Hidup: Tips & Cara Menghadapi & M...
- Tahap-Tahap Kehidupan: 10 Tahap Kehidupan, Jangan ...
- Astaga! Hubungan RI-Australia Mulai Membeku
- PM Tony Abbott Akui Tulis Surat Balasan Bagi Presi...
- Pasca Pertemuan Lenteng Agung: NasDem Ambil Untung...
- Jokowi Jadi Presiden 2014: Aksi Galang Tanda Tanga...
- Jokowi dan Ahok: Jokowi Aktor Utama, Saya Pemeran ...
- Berita Ronaldo dan Real Madrid Terbaru: Real Madri...
- Astaga! Messi Diklaim Bakal Hengkang dari Barcelon...
- Komentar Mengejutkan dari Legenda Jerman Soal Mess...
- Eman, Bantu Siapa Saja yang Ingin Mengenal Islam
- Kompleksitas Islam di Cina
- Menebus Sebuah Siksa
- Doa Akhir Tahun & Doa Awal Tahun, Adakah?
- MUI: hindari perayaan tahun baru tak sesuai syariat
- Kisah Diazab Menjadi Kera: Jumatan dan Kisah Bani ...
- Kisah Menarik Seorang Ulama: Abu Ibrahim Woyla, Ki...
- ► 11/17 - 11/24 (48)
- ► 11/10 - 11/17 (64)
- ► 11/03 - 11/10 (52)
- ► 10/27 - 11/03 (65)
- ► 10/20 - 10/27 (78)
- ► 10/13 - 10/20 (102)
- ► 10/06 - 10/13 (84)
- ► 09/29 - 10/06 (111)
- ► 09/22 - 09/29 (129)
- ► 09/15 - 09/22 (128)
- ► 09/08 - 09/15 (153)
- ► 09/01 - 09/08 (164)
- ► 08/25 - 09/01 (160)
- ► 08/18 - 08/25 (104)
- ► 08/11 - 08/18 (156)
- ► 08/04 - 08/11 (322)
- ► 07/28 - 08/04 (108)
- ► 07/21 - 07/28 (104)
- ► 07/14 - 07/21 (59)
- ► 07/07 - 07/14 (24)
- ► 06/30 - 07/07 (12)
- ► 06/23 - 06/30 (35)
- ► 06/09 - 06/16 (40)
- ► 06/02 - 06/09 (11)
- ► 05/26 - 06/02 (51)
- ► 05/19 - 05/26 (13)
- ► 05/12 - 05/19 (4)
- ► 04/21 - 04/28 (6)
- ► 04/14 - 04/21 (21)
- ► 04/07 - 04/14 (8)
- ► 03/31 - 04/07 (75)
- ► 03/24 - 03/31 (62)
- ► 03/17 - 03/24 (53)
- ► 03/10 - 03/17 (30)
- ► 03/03 - 03/10 (2)
- ► 02/03 - 02/10 (19)
- ► 01/20 - 01/27 (18)
-
►
2012
(403)
- ► 12/30 - 01/06 (8)
- ► 12/16 - 12/23 (14)
- ► 12/09 - 12/16 (12)
- ► 12/02 - 12/09 (10)
- ► 10/28 - 11/04 (1)
- ► 08/12 - 08/19 (13)
- ► 08/05 - 08/12 (29)
- ► 07/29 - 08/05 (69)
- ► 07/22 - 07/29 (85)
- ► 07/15 - 07/22 (92)
- ► 07/08 - 07/15 (65)
- ► 07/01 - 07/08 (5)
-
►
2011
(1411)
- ► 08/14 - 08/21 (51)
- ► 08/07 - 08/14 (52)
- ► 07/31 - 08/07 (5)
- ► 07/10 - 07/17 (3)
- ► 07/03 - 07/10 (10)
- ► 05/29 - 06/05 (6)
- ► 05/15 - 05/22 (57)
- ► 05/08 - 05/15 (45)
- ► 05/01 - 05/08 (97)
- ► 04/24 - 05/01 (169)
- ► 04/17 - 04/24 (293)
- ► 04/10 - 04/17 (200)
- ► 04/03 - 04/10 (142)
- ► 03/27 - 04/03 (107)
- ► 03/20 - 03/27 (87)
- ► 03/13 - 03/20 (1)
- ► 03/06 - 03/13 (7)
- ► 02/20 - 02/27 (10)
- ► 02/13 - 02/20 (8)
- ► 02/06 - 02/13 (20)
- ► 01/30 - 02/06 (6)
- ► 01/23 - 01/30 (17)
- ► 01/16 - 01/23 (10)
- ► 01/02 - 01/09 (8)
-
►
2010
(2102)
- ► 12/26 - 01/02 (5)
- ► 12/19 - 12/26 (1)
- ► 11/14 - 11/21 (53)
- ► 11/07 - 11/14 (70)
- ► 10/31 - 11/07 (27)
- ► 10/24 - 10/31 (41)
- ► 10/17 - 10/24 (1)
- ► 10/10 - 10/17 (29)
- ► 10/03 - 10/10 (2)
- ► 09/26 - 10/03 (39)
- ► 09/19 - 09/26 (3)
- ► 08/15 - 08/22 (23)
- ► 08/08 - 08/15 (74)
- ► 08/01 - 08/08 (70)
- ► 07/25 - 08/01 (131)
- ► 07/18 - 07/25 (202)
- ► 07/11 - 07/18 (93)
- ► 07/04 - 07/11 (144)
- ► 06/27 - 07/04 (311)
- ► 06/20 - 06/27 (199)
- ► 06/13 - 06/20 (120)
- ► 06/06 - 06/13 (34)
- ► 05/30 - 06/06 (178)
- ► 05/23 - 05/30 (89)
- ► 05/16 - 05/23 (93)
- ► 05/09 - 05/16 (17)
- ► 05/02 - 05/09 (3)
- ► 04/18 - 04/25 (1)
- ► 04/11 - 04/18 (1)
- ► 02/07 - 02/14 (26)
- ► 01/24 - 01/31 (9)
- ► 01/17 - 01/24 (12)
- ► 01/03 - 01/10 (1)
-
►
2009
(3)
- ► 12/27 - 01/03 (3)
0 komentar:
Posting Komentar
1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.
Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.
( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )
Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.
Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar
Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com