ARTIKEL PILIHAN
Misteri Baru 2013: Misteri SMS Anas Jahat `Tak Bertuan`
Written By Situs Baginda Ery (New) on Minggu, 27 Oktober 2013 | 11.43
Liputan6.com, Jakarta : Beredar SMS. Menyebut Anas
Urbaningrum jahat sekali. Timing-nya setelah ormas bentukan Anas lahir.
Bernama Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI). SMS 'tak bertuan' itu
pun menjadi misteri.
4. Jahat sekali. Luar biasa. Sebenarnya saya tidak ingin melihat ke belakang. Tetapi, pihak Anas terus menerus menyerang & dan menghantam saya & Partai Demokrat. Setelah hampir 3 tahun saya mengalah & diam, saatnya utk saya hadapi tindakan yang telah melampaui batasnya itu. Partai Demokrat atas kerja keras kita baru saja mulai bangkit. Karena perilaku sejumlah kader, termasuk Anas, partai kita sempat melorot tajam dan hancur. Kalau gerakan penghancuran Partai Demokrat & SBY terus mereka lancarkan, para kader seluruh Indonesia akan sangat dirugikan. Sebagai unsur pimpinan Partai kita harus menyelamatkan partai kita, termasuk nasib dan masa depan jutaan anggota PD di seluruh Indonesia."
Begitu bunyi salah satu poin dalam SMS 'tak bertuan' tersebut. SMS itu terungkap pada 23 Oktober 2013. Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kah yang mengirim?
Anas yakin, pesan pendek atau SMS tersebut ditulis dan dikirim oleh SBY kepada elite-elite Partai Demokrat.
"Kalau dari struktur penulisannya, kemudian dari gaya bahasanya, dari substansinya, saya yakin itu SMS yang dikirim Pak SBY kepada petinggi-petinggi Demokrat, dan itu sudah dikonfirmasi oleh Jubir Kepresidenan kan?" kata Anas.
Mantan Ketua Umum Partai Demokrat ini menduga ada yang memberikan informasi salah kepada SBY. Sehingga membuat hubungan antara SBY dengannya semakin memanas. Ketua Presidium Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) ini pun mengaku prihatin dengan SBY yang telah menjadi korban dari informasi tersebut.
"Itu pasti ada yang memberikan informasi. Pasti ada yang memberi informasi racun, itulah yang membuat responsnya kurang pas. Dengan adanya SMS itu, yang tahu maksudnya ya SBY itu sendiri terkait dengan SMS itu," ucap Anas.
Menanggapi SMS tersebut, juru bicara PPI Ma'mun Murad Al-Barnasy menilai sebenarnya tanggapan terhadap PPI tidak perlu berlebihan. Sebab ormas yang bermarkas di Duren Sawit, Jakarta Timur, itu masih baru.
"Katanya ada 10 poin SMS. Saya sudah baca SMS-SMS itu. Menurut saya itu berlebihan atas penyikapan terhadap PPI. PPI itu baru seumur jagung. PPI itu hanya kaki lima. Tidak perlu menanggapi PPI berlebihan," ujar penulis buku 'Anas Urbaningrum, Tumbal Politik Cikeas' ini.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Jhonny Allen Marbun membenarkan SBY mengirim SMS. Namun isi SMS SBY kepada pengurus inti partainya hanyalah dalam rangka persiapan rapat kerja nasional (rakernas).
"Dalam rangka persiapan rakernas. Poinnya untuk meningkatkan konsolidasi dalam rangka pemenangan pemilu legislatif," jelas Jhonny.
Menurut pengamat komunikasi politik Tjipta Lesmana, konflik antara SBY dengan Anas semakin meruncing. "SBY itu merasa tersaingi oleh Anas yang masih bertahan di dalam jalur politik setelah lepas dari Demokrat," kata Tjipta.
Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul bersumpah tidak mendapat pesan singkat dari SBY mengenai PPI. Dia tidak tahu siapa yang menyebarkan SMS tersebut. Kelahiran PPI tidak dikomentari apa-apa oleh SBY.
"Aku bisa SMS dari Obama. Tapi, buktinya aku nggak terima. Cari panggung mereka karena mau pemilu, tapi dia lupa mereka ormas. Demi Tuhan Yesus, aku tidak dapat. Aku nggak tahu dari mana," kata Ruhut.
Pasek Dipanggil
Dalam poin 5 SMS tersebut, secara khusus membahas politisi Demokrat sekaligus Sekjen PPI I Gede Pasek Suardika yang akan dipanggil Dewan Kehormatan Demokrat.
"5. Jika terbukti Pasek (yang msh anggota dpr dari FPD) menyebarkan berita bohong yang mencemarkan nama baik BIN dan secara tidak langsung nama baik Presiden, saya kira dewan kehormatan harus mngambil sikap."
Pasek pun menyatakan siap apabila benar dipanggil Dewan Kehormatan Partai Demokrat. Meski demikian Pasek tidak tahu-menahu soal pesan singkat yang ditujukan kepada dirinya. Saat SMS itu beredar, dirinya sedang di Bali.
"Satu saja yang saya tidak siap, dipanggil Tuhan karena anak saya masih kecil. Kalau dipanggil Wanhor PD, berarti sebuah kehormatan. Saya merayakan Hari Raya Galungan, ke Pura. Saya nggak tahu ada apa," ucap Pasek.
Pasek mengimbau kedua belah pihak --Demokrat dan PPI-- melihat masalah dari sisi jernih. Bila benar SMS itu dari SBY, maka patut diklarifikasi. Kemarahan SBY tidak beda dengan orangtua yang marah setelah pulang kerja dan mendengar ada laporan tidak menyenangkan terjadi di rumah.
"Ini saya kira sudah out of context. Sahabat saya yang di PPI dan di Demokrat tarik nafas dulu, minum air dulu, biar segar. Tinggal diklarifikasi kan kebenaran yang melapor," ujar Pasek.
Meski demikian Pasek menilai SMS itu telah memfitnah dirinya. Pasek akan mencari tahu siapa yang memberikan informasi. Pasek telah menyiapkan berbagai bukti kuat dan otentik sebagai penguat alibi dirinya tidak menyebarkan informasi 'penculikan' pendiri Partai Demokrat Subur Budhisantoso oleh BIN.
"Poin itu mengagetkan saya. Karena di situ ada kalimat yang mengatakan kalau yang menyebar informasi Profesor Budi diculik itu saya dan Anas. Saya jelas difitnah. Memang ada oknum pembisik yang sengaja memecah-belah saya dengan Pak SBY. Saya tidak terima. Saya akan lawan," ujar Pasek.
Dia pun datang dalam Temu Kader Akbar Demokrat yang dibuka SBY pada Sabtu 26 Oktober di Sentul, Bogor, Jawa Barat. "Kalau saya dipanggil Dewan Kehormatan, saya akan datang dengan senang hati. Yang penting waktunya tepat, penting tujuannya untuk memperkuat, memperteduh kohesi internal partai," kata Pasek.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Hermanto menjelaskan, SMS SBY tidak secara spesifik menyinggung PPI. Hanya mengarahkan kader inti Demokrat untuk persiapan pertemuan silaturahim tingkat nasional yang melibatkan Pengurus Anak Cabang (PAC) seluruh Indonesia di Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu 26 Oktober 2013.
Diakui Agus ada pesan dari SBY yang meminta seluruh kader berhati-hati kepada salah satu atau beberapa lembaga atau komunitas atau LSM yang selalu mendiskreditkan Demokrat. Tapi pesan singkat itu tidak langsung menyudutkan PPI.
"Saya tidak mendapat SMS itu, sehingga SMS itu tidak ada. Apalagi isinya pengarahan masalah PPI. Tak tertuju pada (PPI), atau lebih tepat tidak ada kaitannya dengan sesuatu yang sedang beredar," kata Agus.
Warning Anas
Anas meminta SBY berhati-hati setiap menerima informasi. Terutama dari para pembisiknya. "Karena informasinya tidak valid dan salah. Jadi respons Pak SBY tidak pas. Yang penting adalah, Beliau perlu hati-hati dengan masukan-masukan informasi dari pembisiknya atau yang memberikan informasi yang tidak benar," kata Anas.
Pada Sabtu 26 Oktober 2013, SBY membuka Temu Kader Akbar Demokrat di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Bahas SMS? Sekretaris Majelis Tinggi PD Jero Wacik mengatakan, "Hanya membicarakan tentang strategi menghadapi Pemilu 2014 serta untuk ajang konsolidasi, ini agenda rutin." Politisi Demokrat Didi Irawadi berujar, "Aduh, masak bahas PPI. Kita konsolidasi saja, bukan bahas PPI."
Juru Bicara Dewan Pembina PD Dede Yusuf meminta SMS tersebut tidak dipersoalkan. "Terkait SMS yang jadi polemik saat ini kita tidak perlu perdebatkan karena ini hanya konsumsi internal PD, Pak SBY sering berkirim SMS tentang berbagai hal, tidak spesifik."
Komisi Pengawas Demokrat menginvestigasi SMS tersebut. Demokrat berjanji akan menyampaikan hasilnya ke publik. "Karena sudah bocor, maka otentifikasinya juga tidak terjamin apakah benar isi SMS asli seperti itu atau sudah diedit oleh yang membocorkannya. Jadi mari kita tunggu hasil investigasi Komwas," ajak Dede.
'Curhat' SBY
SBY dalam pidatonya diawali dengan menyapa kader. SBY juga membakar semangat mereka dengan memberikan dan mengajari yel-yel baru. SBY bersedih hati dengan kadernya yang diduga terlibat korupsi. Kemudian meyakinkan kader tidaklah salah kalau bisa melanjutkan keberhasilan yang sudah dicapai.
SBY juga mengingatkan Demokrat tak punya dana untuk iklan. Sehingga calon anggota DPR harus menyumbang. "Kita telah memberi banyak bukti selama ini. Termasuk program-program prorakyat. Baca! Bukan janji setinggi langit yang ada dalam iklan politik," cetus SBY.
Lalu... SBY curhat selama 2,5 tahun Demokrat dihabisi lawan politik dan sejumlah media massa.
"Saya juga sering difitnah dan digebuki. Sayang sekali sebagian kecil yang menyerang dengan memfitnah dan menggebuki saya itu juga dulu pernah bersama-sama kita," ucap SBY.
Anas-kah yang dimaksud SBY? Namun SBY tidak secara spesifik menyinggung SMS maupun PPI. Apalagi menyebut nama Anas maupun Pasek. SMS 'tak bertuan' itu pun masih menjadi misteri... (Sss)
4. Jahat sekali. Luar biasa. Sebenarnya saya tidak ingin melihat ke belakang. Tetapi, pihak Anas terus menerus menyerang & dan menghantam saya & Partai Demokrat. Setelah hampir 3 tahun saya mengalah & diam, saatnya utk saya hadapi tindakan yang telah melampaui batasnya itu. Partai Demokrat atas kerja keras kita baru saja mulai bangkit. Karena perilaku sejumlah kader, termasuk Anas, partai kita sempat melorot tajam dan hancur. Kalau gerakan penghancuran Partai Demokrat & SBY terus mereka lancarkan, para kader seluruh Indonesia akan sangat dirugikan. Sebagai unsur pimpinan Partai kita harus menyelamatkan partai kita, termasuk nasib dan masa depan jutaan anggota PD di seluruh Indonesia."
Begitu bunyi salah satu poin dalam SMS 'tak bertuan' tersebut. SMS itu terungkap pada 23 Oktober 2013. Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kah yang mengirim?
Anas yakin, pesan pendek atau SMS tersebut ditulis dan dikirim oleh SBY kepada elite-elite Partai Demokrat.
"Kalau dari struktur penulisannya, kemudian dari gaya bahasanya, dari substansinya, saya yakin itu SMS yang dikirim Pak SBY kepada petinggi-petinggi Demokrat, dan itu sudah dikonfirmasi oleh Jubir Kepresidenan kan?" kata Anas.
Mantan Ketua Umum Partai Demokrat ini menduga ada yang memberikan informasi salah kepada SBY. Sehingga membuat hubungan antara SBY dengannya semakin memanas. Ketua Presidium Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) ini pun mengaku prihatin dengan SBY yang telah menjadi korban dari informasi tersebut.
"Itu pasti ada yang memberikan informasi. Pasti ada yang memberi informasi racun, itulah yang membuat responsnya kurang pas. Dengan adanya SMS itu, yang tahu maksudnya ya SBY itu sendiri terkait dengan SMS itu," ucap Anas.
Menanggapi SMS tersebut, juru bicara PPI Ma'mun Murad Al-Barnasy menilai sebenarnya tanggapan terhadap PPI tidak perlu berlebihan. Sebab ormas yang bermarkas di Duren Sawit, Jakarta Timur, itu masih baru.
"Katanya ada 10 poin SMS. Saya sudah baca SMS-SMS itu. Menurut saya itu berlebihan atas penyikapan terhadap PPI. PPI itu baru seumur jagung. PPI itu hanya kaki lima. Tidak perlu menanggapi PPI berlebihan," ujar penulis buku 'Anas Urbaningrum, Tumbal Politik Cikeas' ini.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Jhonny Allen Marbun membenarkan SBY mengirim SMS. Namun isi SMS SBY kepada pengurus inti partainya hanyalah dalam rangka persiapan rapat kerja nasional (rakernas).
"Dalam rangka persiapan rakernas. Poinnya untuk meningkatkan konsolidasi dalam rangka pemenangan pemilu legislatif," jelas Jhonny.
Menurut pengamat komunikasi politik Tjipta Lesmana, konflik antara SBY dengan Anas semakin meruncing. "SBY itu merasa tersaingi oleh Anas yang masih bertahan di dalam jalur politik setelah lepas dari Demokrat," kata Tjipta.
Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul bersumpah tidak mendapat pesan singkat dari SBY mengenai PPI. Dia tidak tahu siapa yang menyebarkan SMS tersebut. Kelahiran PPI tidak dikomentari apa-apa oleh SBY.
"Aku bisa SMS dari Obama. Tapi, buktinya aku nggak terima. Cari panggung mereka karena mau pemilu, tapi dia lupa mereka ormas. Demi Tuhan Yesus, aku tidak dapat. Aku nggak tahu dari mana," kata Ruhut.
Pasek Dipanggil
Dalam poin 5 SMS tersebut, secara khusus membahas politisi Demokrat sekaligus Sekjen PPI I Gede Pasek Suardika yang akan dipanggil Dewan Kehormatan Demokrat.
"5. Jika terbukti Pasek (yang msh anggota dpr dari FPD) menyebarkan berita bohong yang mencemarkan nama baik BIN dan secara tidak langsung nama baik Presiden, saya kira dewan kehormatan harus mngambil sikap."
Pasek pun menyatakan siap apabila benar dipanggil Dewan Kehormatan Partai Demokrat. Meski demikian Pasek tidak tahu-menahu soal pesan singkat yang ditujukan kepada dirinya. Saat SMS itu beredar, dirinya sedang di Bali.
"Satu saja yang saya tidak siap, dipanggil Tuhan karena anak saya masih kecil. Kalau dipanggil Wanhor PD, berarti sebuah kehormatan. Saya merayakan Hari Raya Galungan, ke Pura. Saya nggak tahu ada apa," ucap Pasek.
Pasek mengimbau kedua belah pihak --Demokrat dan PPI-- melihat masalah dari sisi jernih. Bila benar SMS itu dari SBY, maka patut diklarifikasi. Kemarahan SBY tidak beda dengan orangtua yang marah setelah pulang kerja dan mendengar ada laporan tidak menyenangkan terjadi di rumah.
"Ini saya kira sudah out of context. Sahabat saya yang di PPI dan di Demokrat tarik nafas dulu, minum air dulu, biar segar. Tinggal diklarifikasi kan kebenaran yang melapor," ujar Pasek.
Meski demikian Pasek menilai SMS itu telah memfitnah dirinya. Pasek akan mencari tahu siapa yang memberikan informasi. Pasek telah menyiapkan berbagai bukti kuat dan otentik sebagai penguat alibi dirinya tidak menyebarkan informasi 'penculikan' pendiri Partai Demokrat Subur Budhisantoso oleh BIN.
"Poin itu mengagetkan saya. Karena di situ ada kalimat yang mengatakan kalau yang menyebar informasi Profesor Budi diculik itu saya dan Anas. Saya jelas difitnah. Memang ada oknum pembisik yang sengaja memecah-belah saya dengan Pak SBY. Saya tidak terima. Saya akan lawan," ujar Pasek.
Dia pun datang dalam Temu Kader Akbar Demokrat yang dibuka SBY pada Sabtu 26 Oktober di Sentul, Bogor, Jawa Barat. "Kalau saya dipanggil Dewan Kehormatan, saya akan datang dengan senang hati. Yang penting waktunya tepat, penting tujuannya untuk memperkuat, memperteduh kohesi internal partai," kata Pasek.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Hermanto menjelaskan, SMS SBY tidak secara spesifik menyinggung PPI. Hanya mengarahkan kader inti Demokrat untuk persiapan pertemuan silaturahim tingkat nasional yang melibatkan Pengurus Anak Cabang (PAC) seluruh Indonesia di Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu 26 Oktober 2013.
Diakui Agus ada pesan dari SBY yang meminta seluruh kader berhati-hati kepada salah satu atau beberapa lembaga atau komunitas atau LSM yang selalu mendiskreditkan Demokrat. Tapi pesan singkat itu tidak langsung menyudutkan PPI.
"Saya tidak mendapat SMS itu, sehingga SMS itu tidak ada. Apalagi isinya pengarahan masalah PPI. Tak tertuju pada (PPI), atau lebih tepat tidak ada kaitannya dengan sesuatu yang sedang beredar," kata Agus.
Warning Anas
Anas meminta SBY berhati-hati setiap menerima informasi. Terutama dari para pembisiknya. "Karena informasinya tidak valid dan salah. Jadi respons Pak SBY tidak pas. Yang penting adalah, Beliau perlu hati-hati dengan masukan-masukan informasi dari pembisiknya atau yang memberikan informasi yang tidak benar," kata Anas.
Pada Sabtu 26 Oktober 2013, SBY membuka Temu Kader Akbar Demokrat di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Bahas SMS? Sekretaris Majelis Tinggi PD Jero Wacik mengatakan, "Hanya membicarakan tentang strategi menghadapi Pemilu 2014 serta untuk ajang konsolidasi, ini agenda rutin." Politisi Demokrat Didi Irawadi berujar, "Aduh, masak bahas PPI. Kita konsolidasi saja, bukan bahas PPI."
Juru Bicara Dewan Pembina PD Dede Yusuf meminta SMS tersebut tidak dipersoalkan. "Terkait SMS yang jadi polemik saat ini kita tidak perlu perdebatkan karena ini hanya konsumsi internal PD, Pak SBY sering berkirim SMS tentang berbagai hal, tidak spesifik."
Komisi Pengawas Demokrat menginvestigasi SMS tersebut. Demokrat berjanji akan menyampaikan hasilnya ke publik. "Karena sudah bocor, maka otentifikasinya juga tidak terjamin apakah benar isi SMS asli seperti itu atau sudah diedit oleh yang membocorkannya. Jadi mari kita tunggu hasil investigasi Komwas," ajak Dede.
'Curhat' SBY
SBY dalam pidatonya diawali dengan menyapa kader. SBY juga membakar semangat mereka dengan memberikan dan mengajari yel-yel baru. SBY bersedih hati dengan kadernya yang diduga terlibat korupsi. Kemudian meyakinkan kader tidaklah salah kalau bisa melanjutkan keberhasilan yang sudah dicapai.
SBY juga mengingatkan Demokrat tak punya dana untuk iklan. Sehingga calon anggota DPR harus menyumbang. "Kita telah memberi banyak bukti selama ini. Termasuk program-program prorakyat. Baca! Bukan janji setinggi langit yang ada dalam iklan politik," cetus SBY.
Lalu... SBY curhat selama 2,5 tahun Demokrat dihabisi lawan politik dan sejumlah media massa.
"Saya juga sering difitnah dan digebuki. Sayang sekali sebagian kecil yang menyerang dengan memfitnah dan menggebuki saya itu juga dulu pernah bersama-sama kita," ucap SBY.
Anas-kah yang dimaksud SBY? Namun SBY tidak secara spesifik menyinggung SMS maupun PPI. Apalagi menyebut nama Anas maupun Pasek. SMS 'tak bertuan' itu pun masih menjadi misteri... (Sss)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
BACA JUGA
DAFTAR LENGKAP ARTIKEL BLOG BAGINDAERY
-
►
2017
(50)
- ► 09/17 - 09/24 (3)
- ► 08/20 - 08/27 (4)
- ► 04/02 - 04/09 (7)
- ► 03/26 - 04/02 (5)
- ► 03/19 - 03/26 (9)
- ► 03/12 - 03/19 (15)
- ► 02/26 - 03/05 (7)
-
►
2016
(139)
- ► 12/18 - 12/25 (5)
- ► 12/11 - 12/18 (2)
- ► 11/13 - 11/20 (13)
- ► 11/06 - 11/13 (9)
- ► 07/24 - 07/31 (7)
- ► 07/17 - 07/24 (7)
- ► 07/03 - 07/10 (19)
- ► 06/26 - 07/03 (12)
- ► 06/19 - 06/26 (15)
- ► 06/12 - 06/19 (6)
- ► 05/08 - 05/15 (1)
- ► 04/10 - 04/17 (6)
- ► 02/14 - 02/21 (3)
- ► 02/07 - 02/14 (10)
- ► 01/31 - 02/07 (12)
- ► 01/24 - 01/31 (12)
-
►
2015
(281)
- ► 12/27 - 01/03 (19)
- ► 08/09 - 08/16 (3)
- ► 05/10 - 05/17 (10)
- ► 04/26 - 05/03 (3)
- ► 04/19 - 04/26 (28)
- ► 04/12 - 04/19 (39)
- ► 04/05 - 04/12 (93)
- ► 03/29 - 04/05 (64)
- ► 03/22 - 03/29 (13)
- ► 02/22 - 03/01 (3)
- ► 02/15 - 02/22 (5)
- ► 01/04 - 01/11 (1)
-
►
2014
(1059)
- ► 12/28 - 01/04 (12)
- ► 12/21 - 12/28 (5)
- ► 11/23 - 11/30 (33)
- ► 11/09 - 11/16 (1)
- ► 11/02 - 11/09 (1)
- ► 10/26 - 11/02 (14)
- ► 10/05 - 10/12 (4)
- ► 09/28 - 10/05 (7)
- ► 08/24 - 08/31 (19)
- ► 08/10 - 08/17 (6)
- ► 08/03 - 08/10 (3)
- ► 07/13 - 07/20 (12)
- ► 07/06 - 07/13 (15)
- ► 06/29 - 07/06 (7)
- ► 06/22 - 06/29 (5)
- ► 06/15 - 06/22 (7)
- ► 06/08 - 06/15 (29)
- ► 06/01 - 06/08 (34)
- ► 05/25 - 06/01 (3)
- ► 05/18 - 05/25 (7)
- ► 05/11 - 05/18 (4)
- ► 04/27 - 05/04 (1)
- ► 04/20 - 04/27 (19)
- ► 04/13 - 04/20 (18)
- ► 04/06 - 04/13 (13)
- ► 03/30 - 04/06 (19)
- ► 03/23 - 03/30 (31)
- ► 03/16 - 03/23 (51)
- ► 03/09 - 03/16 (56)
- ► 03/02 - 03/09 (80)
- ► 02/23 - 03/02 (78)
- ► 02/16 - 02/23 (41)
- ► 02/09 - 02/16 (54)
- ► 02/02 - 02/09 (61)
- ► 01/26 - 02/02 (68)
- ► 01/19 - 01/26 (57)
- ► 01/12 - 01/19 (88)
- ► 01/05 - 01/12 (96)
-
▼
2013
(3222)
- ► 12/29 - 01/05 (104)
- ► 12/22 - 12/29 (124)
- ► 12/15 - 12/22 (86)
- ► 12/08 - 12/15 (70)
- ► 12/01 - 12/08 (84)
- ► 11/24 - 12/01 (79)
- ► 11/17 - 11/24 (48)
- ► 11/10 - 11/17 (64)
- ► 11/03 - 11/10 (52)
-
▼
10/27 - 11/03
(65)
- DOA AGAR TIDAK GALAU: Subhanalloh, ternyata sudah ...
- RAHASIA BESAR AGAR DOA KITA BISA TERBAKUL: Agar Do...
- OBAT HATI ALA ISLAMI: Mencegah dan Mengobati Stres...
- Agar Dicintai atau Disukai Banyak Orang: BACAAN SH...
- Rahasia Islami Wajah Bercahaya dan Enteng Jodoh: A...
- Rahasia Islami Jadi Idola Semua Orang: DOA AGAR BA...
- RAHASIA KAYA RAYA: AMALAN KEKAYAAN BUAT ANDA YANG ...
- Rahasia Kekayaan Nabi Sulaiman: Nabi Sulaiman adal...
- RAHASIA KEKAYAAN ISLAMI: ILMU KEKAYAAN NABI SULAIM...
- “Amalan Harian – Dzikir” Ustdz Yusuf Mansur Wisata...
- ( Rahasia Dahsyatnya Rezeki Islami ) Kisah Nyata K...
- Amalan-Amalan di Bulan Muharram
- MEMOHON KEPADA ALLAH DALAM SETIAP KEADAAN [ TIDAKL...
- Shalawat Ibrahimiyah
- Solusi Dimudahkannya Rezeki: AYAT QUR’AN PEMBUKA P...
- AKU SEJATI ( Tuhan mengingatkan bahwa sebelum meng...
- Rahasia Menyembuhkan Penyakit: ENERGI DOA DUA SHOL...
- ( Hati nurani yang hidup menjadi guru penuntun per...
- Rahasia Islami Dahsyatnya Rezeki: DOA REZEKI 1001 ...
- Rahasia Kelancaran Rezeki: Wirid Al-Quran Untuk Ke...
- Bacaan Istigosah
- INFO LOMBA BLOG BERHADIAH: Ikutilah Blog Competiti...
- Sebuah Penjara yang Menyenangkan
- Cerdas Berpolitik atau Cerdas Meningkatkan Kemampu...
- Misteri Pembunuah Holly: Hubungan Gatot dan Pembun...
- Misteri Letusan Dahsyat Abad Ketiga Belas: Misteri...
- Misteri Penculikan Gadis Pirang Yunani: Misteri Pe...
- Jadilah Pria Terbaik: 3 Hal Yang Paling Didambakan...
- Tips Sebelum Menjelang Pernikahan: Persiapan Menta...
- Curhat Tentang Cinta: Jodoh Memang Tidak Kemana Ke...
- Jangan Sedih, Inilah Manfaat Patah Hati dan Putus ...
- Pertanyaan Kepada (Serikat) Buruh: Kalau Permintaa...
- Mantan yang Masih Cinta: Cara Mengetahui Kalau Man...
- Yang Akan Terjadi Ketika Melanggar Hukum ( Beberap...
- Belajar Move On Yuk: 5 Tips Agar Segera Move On Se...
- Pelet Cinta: Inilah 'Pelet' Spesial Agar Pacar Mak...
- Bagaimana Menikah Tanpa Cinta: Efek Buruk Jika Men...
- Wanita Merasa Jenuh: Inilah 5 Alasan wanita merasa...
- Wanita Berselingkuh: Ketahuilah 5 Alasan Mengapa W...
- Cerita dr Hong Kong : Yum Cha, Minum Teh yang Meng...
- Haruskah Jokowi Turun Tangan Selamatkan Orangutan?...
- Berjam-jam di Jalanan Amerika ( Pengalaman mengem...
- Iklan Yayasan Denny JA dan Hasil Survey LSI [ Ini ...
- Artikel Menarik: Salatiga Rumahnya Bhineka Tunggal...
- Gimana CARA MENGHILANGKAN rasa cinta dan sayng ke ...
- Tips dan Cara Mengatur Waktu Belajar Secara Efisie...
- Inilah 5 Cara Paling Ampuh Menghilangkan Rasa Suka...
- Muslimah Nigeria masuk daftar remaja terpintar sej...
- BERITA AHOK: Ahok dukung denda Rp 1 juta bagi pene...
- BERITA JOKOWI: Lelang jabatan cegah korupsi kayak ...
- KOLOM OLAHRAGA: Dimensi baru El Clasico
- SOSOK LURAH SUSAN: Lurah 'cantik' Susan Sumbang Sa...
- SENI BUDAYA: Jokowi Berpenampilan Kyai Besar Memim...
- NASIONAL: Jokowi Berhasil Mengubah Waduk Pluit Dar...
- SEJARAH: Wibawa Bung Karno Di Tengah Kemarahan Ra...
- OPINI: Membaca Perkelahian SBY lawan Anas
- Berita Neymar dan El Clasico: Neymar Bintang Baru ...
- Misteri El Clasico: El Clasico, dari Politik hingg...
- Berita El Clasico Terbaru: El Clasico, Barcelona T...
- Berita Terbaru El Clasico: Kecaman Madrid atas Was...
- Berita El Clasico Terbaru: Begini Judul Situs Resm...
- Misteri Bisikan Ghaib: Bunuh sebab dengar bisikan ...
- Kisah Misteri Gadis Cilik Yunani Akhirnya Terpecahkan
- Misteri Terbaru: Misteri Penemuan Mayat Tergantung...
- Misteri Baru 2013: Misteri SMS Anas Jahat `Tak Ber...
- ► 10/20 - 10/27 (78)
- ► 10/13 - 10/20 (102)
- ► 10/06 - 10/13 (84)
- ► 09/29 - 10/06 (111)
- ► 09/22 - 09/29 (129)
- ► 09/15 - 09/22 (128)
- ► 09/08 - 09/15 (153)
- ► 09/01 - 09/08 (164)
- ► 08/25 - 09/01 (160)
- ► 08/18 - 08/25 (104)
- ► 08/11 - 08/18 (156)
- ► 08/04 - 08/11 (322)
- ► 07/28 - 08/04 (108)
- ► 07/21 - 07/28 (104)
- ► 07/14 - 07/21 (59)
- ► 07/07 - 07/14 (24)
- ► 06/30 - 07/07 (12)
- ► 06/23 - 06/30 (35)
- ► 06/09 - 06/16 (40)
- ► 06/02 - 06/09 (11)
- ► 05/26 - 06/02 (51)
- ► 05/19 - 05/26 (13)
- ► 05/12 - 05/19 (4)
- ► 04/21 - 04/28 (6)
- ► 04/14 - 04/21 (21)
- ► 04/07 - 04/14 (8)
- ► 03/31 - 04/07 (75)
- ► 03/24 - 03/31 (62)
- ► 03/17 - 03/24 (53)
- ► 03/10 - 03/17 (30)
- ► 03/03 - 03/10 (2)
- ► 02/03 - 02/10 (19)
- ► 01/20 - 01/27 (18)
-
►
2012
(403)
- ► 12/30 - 01/06 (8)
- ► 12/16 - 12/23 (14)
- ► 12/09 - 12/16 (12)
- ► 12/02 - 12/09 (10)
- ► 10/28 - 11/04 (1)
- ► 08/12 - 08/19 (13)
- ► 08/05 - 08/12 (29)
- ► 07/29 - 08/05 (69)
- ► 07/22 - 07/29 (85)
- ► 07/15 - 07/22 (92)
- ► 07/08 - 07/15 (65)
- ► 07/01 - 07/08 (5)
-
►
2011
(1411)
- ► 08/14 - 08/21 (51)
- ► 08/07 - 08/14 (52)
- ► 07/31 - 08/07 (5)
- ► 07/10 - 07/17 (3)
- ► 07/03 - 07/10 (10)
- ► 05/29 - 06/05 (6)
- ► 05/15 - 05/22 (57)
- ► 05/08 - 05/15 (45)
- ► 05/01 - 05/08 (97)
- ► 04/24 - 05/01 (169)
- ► 04/17 - 04/24 (293)
- ► 04/10 - 04/17 (200)
- ► 04/03 - 04/10 (142)
- ► 03/27 - 04/03 (107)
- ► 03/20 - 03/27 (87)
- ► 03/13 - 03/20 (1)
- ► 03/06 - 03/13 (7)
- ► 02/20 - 02/27 (10)
- ► 02/13 - 02/20 (8)
- ► 02/06 - 02/13 (20)
- ► 01/30 - 02/06 (6)
- ► 01/23 - 01/30 (17)
- ► 01/16 - 01/23 (10)
- ► 01/02 - 01/09 (8)
-
►
2010
(2102)
- ► 12/26 - 01/02 (5)
- ► 12/19 - 12/26 (1)
- ► 11/14 - 11/21 (53)
- ► 11/07 - 11/14 (70)
- ► 10/31 - 11/07 (27)
- ► 10/24 - 10/31 (41)
- ► 10/17 - 10/24 (1)
- ► 10/10 - 10/17 (29)
- ► 10/03 - 10/10 (2)
- ► 09/26 - 10/03 (39)
- ► 09/19 - 09/26 (3)
- ► 08/15 - 08/22 (23)
- ► 08/08 - 08/15 (74)
- ► 08/01 - 08/08 (70)
- ► 07/25 - 08/01 (131)
- ► 07/18 - 07/25 (202)
- ► 07/11 - 07/18 (93)
- ► 07/04 - 07/11 (144)
- ► 06/27 - 07/04 (311)
- ► 06/20 - 06/27 (199)
- ► 06/13 - 06/20 (120)
- ► 06/06 - 06/13 (34)
- ► 05/30 - 06/06 (178)
- ► 05/23 - 05/30 (89)
- ► 05/16 - 05/23 (93)
- ► 05/09 - 05/16 (17)
- ► 05/02 - 05/09 (3)
- ► 04/18 - 04/25 (1)
- ► 04/11 - 04/18 (1)
- ► 02/07 - 02/14 (26)
- ► 01/24 - 01/31 (9)
- ► 01/17 - 01/24 (12)
- ► 01/03 - 01/10 (1)
-
►
2009
(3)
- ► 12/27 - 01/03 (3)
0 komentar:
Posting Komentar
1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.
Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.
( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )
Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.
Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar
Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com