ARTIKEL PILIHAN
Mahalkanlah Dirimu dan Jangan Mudah Jatuh Cinta
Written By Situs Baginda Ery (New) on Kamis, 28 Maret 2013 | 15.15

Namun alhamdulillah, satu perkara yang saya syukuri dalam kehidupan saya adalah proses dakwah dan tarbiyah yang berjalan. Proses ini memberikan kesedaran, membuatkan saya faham bahawa cinta itu bukan yang utama di dalam kehidupan. Ada yang lebih utama.
Hari ini, begitu juga dengan hari-hari semalam, dan tidak saya terkejut jika hari-hari ke hadapan, remaja dan pemuda-pemudi teruja dengan cinta. Asyik. Mainan perasaan menjadikan diri ketagih akan perhatian insan yang didambakan. Kadangkala sibuk kita dengan 1001 ciri perempuan lelaki idaman, buat diri sibuk bertanya: “Diakah jodoh aku? Diakah jodoh aku?” Hingga segala kebetulan seakabn-akan merupakan ‘petanda daripada Tuhan’.
Ini melemahkan.
Dan saya menyeru pemuda dan pemudi, dari lohong ini, diri itu dikeluarkan.
Cinta Perlu Difahami Sedari Awal.
Saya amat menegaskan betapa cinta dan kefahaman akannya perlulah dididik di dalam jiwa remaja semenjak awal. Bukan untuk menyuruh mereka kahwin awal, tetapi adalah supaya mereka tidak mengambil definisi cinta, cara-cara bercinta, daripada sumber yang rosak, yang wujud di kiri dan kanan mereka kala proses pendewasaan.
Hari ini, definisi cinta dan cara bercinta, diambil secara tidak langsung tanpa disedari, daripada filem-filem, drama-drama, novel-novel pop dan sebagainya. Membuatkan secara tidak langsungnya, apabila disebut cinta, atau apabila jiwa diserang perasaan cinta, automatik mereka akan melaksanakan sebagaimana yang mereka tahu dan faham melalui sumber-sumber yang sedemikian.
Justeru saya menegaskan agar kita punya silibus berkenaan cinta, perkahwinan dan rumahtangga semenjak tingkatan satu lagi, agar remaja kita tidak membesar dengan definisi cinta yang tidak syara’, lantas mengimplimentasikannya dengan cara yang tidak benar.
Cinta yang silap inilah yang membuatkan manusia apabila bercinta, menjadi tidak keruan. Kerana disangkanya cara untuk menyampaikan rasa cinta kepada orang yang dicintai mestilah dengan ayat-ayat asmara yang berbunga-bunga, dengan perkataan cinta dan sayang. Cinta mestilah keluar bersama-sama, berdua-duaan, berpegangan tangan, bersentuhan. Bahkan, wujud tafsiran cinta pada hari ini mestilah dibuktikan dengan seks, dan dikatakan itulah kemuncak cinta.
Tidak hairanlah remaja kita, apabila disambar dengan halilintar cinta, diri jadi entah apa-apa. Tambah zaman laman sosial hari ini. Hingga ada yang tanpa segan silu update gambar dirinya dan kekasihnya, berpelukan, berciuman, walau belum lagi berkahwin. Bahkan, lebih dari itu, berani pula mengharap ‘keredhaan’ orang ramai atas hubungan yang melanggar batasan syara’.
Bagi yang ‘Islamik’ sedikit, walaupun mungkin tidak keluar bersama, ramai yang terjebak dengan SMS, email, chatting, poster-poster ‘cantik’ berkenaan cinta, puisi-puisi jiwang, dan pelbagai lagi. Kemudian masa banyak dihabiskan dengan isu bakal makmum dan bakal imam. Belum dikira dengan sibuknya kita nak menilai beberapa perkara seperti ‘mimpi’, ‘kebetulan-kebetulan’, yang kita rasa, merupakan petunjuk daripada Allah SWT.
Ini melemahkan.
Memahalkan Diri.
Manusia ini kalau tidak punya apa-apa, tidak berhargalah ia.
Maka sepatutnya, pada usia masih muda ini, kita sibukkan diri dengan mencari ‘apa-apa’ untuk dimasukkan ke dalam diri kita agar kita menjadi berharga. Mahal. Semestinya ‘apa-apa’ itu adalah perkara-perkara yang bermanfaat dan berharga juga. Kalau diisi dengan sampah, maka sampahlah kita.
Berapa banyak buku telah kita telaah?
Berapa banyak program pemantapan minda dan peribadi yang telah kita hadiri?
Dalam lautan ilmu itu pula, setelah mendapat kefahaman akannya, berapa banyak pula yang kita implemenkan dalam kehidupan kita?
Apakah kita ini cakna isu semasa?
Pandaikah kita menguruskan wang?
Bijakkah kita dalam meneruskan survival hidup?
Sudahkah kita memulakan perjalanan untuk menjadi ibu bapa yang baik kepada anak-anak nanti?
Sudakah kita memulakan usaha membina diri agar mampu menjadi suami dan isteri yang baik kepada pasangan kita nanti?
Persoalan-persoalan ini sepatutnya bermain di dalam minda kita. Menjadikan diri kita mahal. Bukan sibuk dengan – Apakah dia jodoh aku? Apakah dia jodoh aku? Inikah petandanya dia jodoh aku? Apakah mimpi aku semalam merupakan satu petunjuk? Apakah dia bakal imamku? Apakah dia bakal makmumku? Macam mana hendak melamar? Macam mana nak hadapi lamaran seseorang? – terlebih dahulu.
Kita di dalam pengajian akademik kita, kita punya tahapan. Maka begitulah kita dalam proses percintaan. Dalam hendak mendirikan rumahtangga. Kita bukan terus skip kepada “Bagaimana hendak melamar dan menerima lamaran.”
Kerana itu, saya bersetuju dengan pendapat Ustaz Hasrizal di dalam salah sebuah status Facebook beliau apabila beliau berkata bahawa beliau lebih senang jika kita berikan peluang diri kita ‘membesar’. Mengembara melihat dunia, menambah ilmu dan mematangkan jiwa, sebelum kita sibukkan diri dalam kancah cinta.
Ini tidak. Semenjak sekolah menengah sudah mula sibuk dengan cinta. Sibuk dengan frasa bakal imamku, bakal makmumku. Kala berusia mahasiswa yang sepatutnya kita teguk pengalaman untuk menjadi pemimpin dan membina ummah, mempersiapkan diri untuk menjadi yang bermakna buat masyarakat, kita sibuk dengan asmara dan fantasi rumahtangga. Persediaan entah ke mana.
Kemudian kata hendak berumahtangga, hendak membawa pasangan ke syurga?
Bagaimana hendak ke syurga kalau diri itu tidak punya apa-apa persediaan ke arahnya?
Duduk, Dan Timbalah Pengalaman.
Tenangkanlah jiwa. Bebaskanlah diri dari segala filem, drama dan novel-novel cinta yang membuatkan kita sibuk untuk menjadi sepertinya. Lihat semula diri, dan tanya apa matlamat untuk berada di atas muka bumi. Lihat sebentar kepada rumahtangga, dan selami realitinya. Rumahtangga itu bukannya syurga secara muktamadnya. Rumahtangga hanya akan menjadi syurga, jika kita bergerak mempersiapkan diri kita. Jika tidak, rumahtangga boleh menjadi neraka buat kita.
Rumahtangga punya 1001 tanggungjawab. Rumahtangga bukan hanya kisah dua orang berkasih sayang menjalin hubungan asmara. Rumahtangga adalah asas kepada ummah!
Dan Allah telah copkan tanggungjawab yang besar di dalamnya:
“Wahai orang yang beriman, jagalah diri kamu dan ahli keluarga kamu dari siksa api neraka.” Surah At-Tahrim ayat 6.
Maka mengapa tergesa-gesa dengan perasaan. Hidupkan minda kita. Imbangi perasaan itu. Bergerak persiapkan diri.
Duduklah sebentar, menimba pengalaman. Daripada sekeliling, daripada orang-orang yang telah mendahului kita, daripada orang-orang yang lebih tua, daripada kitab-kitab agama dan penyampaian-penyampaian berkenaan rumahtangga.
Bukan kita terjah dahulu alam cinta, kemudian baru mencari itu semua.
Kita ada matlamat hidup yang lebih besar daripada cinta.
Penutup: Mahalkanlah dirimu. Jangan Mudah Jatuh Cinta.
Jadilah manusia yang mempunyai kesedaran. Yang bukan sibuk dengan mainan perasaan.
Kadangkala bila kita sibuk dengan mainan perasaan, maka ‘disakat’ sedikit, jiwa sudah gelabah. ‘Diuji’ sedikit, kita telah rebah. Sedangkan ummah memerlukan kita untuk kuat dan gagah. Agar kita mampu menggerakkan ummah ini ke hadapan, bukan ke belakang.
Kita perlu ingat, selepas berumahtangga, akan masih ada kerja-kerja. Bukannya terus mati dan masuk ke syurga. Bukan.
Maka kita perlukan susuk tubuh yang kuat untuk menompang tanggungjawab ini.
Dan itu tidak akan kita perolehi dengan sibuk berperasaan semata-mata.
Bukalah mata, bangkitkanlah kesedaran jiwa.
Cinta itu mungkin, sedang mati itu pasti menjemput kita.
Allah tidak bertanya kita berjaya berkahwin dengan orang kita cinta atau tidak, tetapi Allah akan bertanya bahawa umur kita, di mana telah kita usahakan atasnya.
Marilah, mahalkan diri kita.
Jadilah hambaNya yang berguna.
—————————
sumber artikel: http://langitilahi.com/11493
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
BACA JUGA
DAFTAR LENGKAP ARTIKEL BLOG BAGINDAERY
-
►
2017
(50)
- ► 09/17 - 09/24 (3)
- ► 08/20 - 08/27 (4)
- ► 04/02 - 04/09 (7)
- ► 03/26 - 04/02 (5)
- ► 03/19 - 03/26 (9)
- ► 03/12 - 03/19 (15)
- ► 02/26 - 03/05 (7)
-
►
2016
(139)
- ► 12/18 - 12/25 (5)
- ► 12/11 - 12/18 (2)
- ► 11/13 - 11/20 (13)
- ► 11/06 - 11/13 (9)
- ► 07/24 - 07/31 (7)
- ► 07/17 - 07/24 (7)
- ► 07/03 - 07/10 (19)
- ► 06/26 - 07/03 (12)
- ► 06/19 - 06/26 (15)
- ► 06/12 - 06/19 (6)
- ► 05/08 - 05/15 (1)
- ► 04/10 - 04/17 (6)
- ► 02/14 - 02/21 (3)
- ► 02/07 - 02/14 (10)
- ► 01/31 - 02/07 (12)
- ► 01/24 - 01/31 (12)
-
►
2015
(281)
- ► 12/27 - 01/03 (19)
- ► 08/09 - 08/16 (3)
- ► 05/10 - 05/17 (10)
- ► 04/26 - 05/03 (3)
- ► 04/19 - 04/26 (28)
- ► 04/12 - 04/19 (39)
- ► 04/05 - 04/12 (93)
- ► 03/29 - 04/05 (64)
- ► 03/22 - 03/29 (13)
- ► 02/22 - 03/01 (3)
- ► 02/15 - 02/22 (5)
- ► 01/04 - 01/11 (1)
-
►
2014
(1059)
- ► 12/28 - 01/04 (12)
- ► 12/21 - 12/28 (5)
- ► 11/23 - 11/30 (33)
- ► 11/09 - 11/16 (1)
- ► 11/02 - 11/09 (1)
- ► 10/26 - 11/02 (14)
- ► 10/05 - 10/12 (4)
- ► 09/28 - 10/05 (7)
- ► 08/24 - 08/31 (19)
- ► 08/10 - 08/17 (6)
- ► 08/03 - 08/10 (3)
- ► 07/13 - 07/20 (12)
- ► 07/06 - 07/13 (15)
- ► 06/29 - 07/06 (7)
- ► 06/22 - 06/29 (5)
- ► 06/15 - 06/22 (7)
- ► 06/08 - 06/15 (29)
- ► 06/01 - 06/08 (34)
- ► 05/25 - 06/01 (3)
- ► 05/18 - 05/25 (7)
- ► 05/11 - 05/18 (4)
- ► 04/27 - 05/04 (1)
- ► 04/20 - 04/27 (19)
- ► 04/13 - 04/20 (18)
- ► 04/06 - 04/13 (13)
- ► 03/30 - 04/06 (19)
- ► 03/23 - 03/30 (31)
- ► 03/16 - 03/23 (51)
- ► 03/09 - 03/16 (56)
- ► 03/02 - 03/09 (80)
- ► 02/23 - 03/02 (78)
- ► 02/16 - 02/23 (41)
- ► 02/09 - 02/16 (54)
- ► 02/02 - 02/09 (61)
- ► 01/26 - 02/02 (68)
- ► 01/19 - 01/26 (57)
- ► 01/12 - 01/19 (88)
- ► 01/05 - 01/12 (96)
-
▼
2013
(3222)
- ► 12/29 - 01/05 (104)
- ► 12/22 - 12/29 (124)
- ► 12/15 - 12/22 (86)
- ► 12/08 - 12/15 (70)
- ► 12/01 - 12/08 (84)
- ► 11/24 - 12/01 (79)
- ► 11/17 - 11/24 (48)
- ► 11/10 - 11/17 (64)
- ► 11/03 - 11/10 (52)
- ► 10/27 - 11/03 (65)
- ► 10/20 - 10/27 (78)
- ► 10/13 - 10/20 (102)
- ► 10/06 - 10/13 (84)
- ► 09/29 - 10/06 (111)
- ► 09/22 - 09/29 (129)
- ► 09/15 - 09/22 (128)
- ► 09/08 - 09/15 (153)
- ► 09/01 - 09/08 (164)
- ► 08/25 - 09/01 (160)
- ► 08/18 - 08/25 (104)
- ► 08/11 - 08/18 (156)
- ► 08/04 - 08/11 (322)
- ► 07/28 - 08/04 (108)
- ► 07/21 - 07/28 (104)
- ► 07/14 - 07/21 (59)
- ► 07/07 - 07/14 (24)
- ► 06/30 - 07/07 (12)
- ► 06/23 - 06/30 (35)
- ► 06/09 - 06/16 (40)
- ► 06/02 - 06/09 (11)
- ► 05/26 - 06/02 (51)
- ► 05/19 - 05/26 (13)
- ► 05/12 - 05/19 (4)
- ► 04/21 - 04/28 (6)
- ► 04/14 - 04/21 (21)
- ► 04/07 - 04/14 (8)
- ► 03/31 - 04/07 (75)
-
▼
03/24 - 03/31
(62)
- HATI HATI ! Artikel HOAX yang Tampak Islami
- Dua Media Penyebar Hoax (HOAX=BERITA BOHONG)
- (Sekedar Share) HADITS PALSU TENTANG "KISAH DIALOG...
- Kisah Nyata: Jenazah Mufti Tersemadi di Perkuburan...
- Kisah Jenazah Anak Saleh yang Berbau Harum
- Mayat yang Tak Bisa Diangkat (Kejadian Di Kota Pon...
- Orang yang sudah mati namun berjalan di Mamasa (Ki...
- Di Balik Kisah Partai Demokrat
- Kisah misteri tak terduga di balik lagu nina bobo
- Kisah Musisi yang Menjual Jiwa Pada Setan di Cross...
- Pesan Misteri dan Kematian Dari Empat Musisi Lewat...
- Sisi Misteri Lagu Someone Like You
- Sembilan Belas Tips Agar Semua Orang Mengagumi Dirimu
- Antara Hati Terluka dan Mudah Jatuh Cinta
- Mahalkanlah Dirimu dan Jangan Mudah Jatuh Cinta
- Solusi Untuk Seseorang yang Mudah Jatuh Cinta
- Sejarah Timbulnya Politik Hukum
- Harta Kekayaan Dalam Perkawinan dan Perceraian
- Logika Sebuah Hukum
- Ilmu Hukum dalam Perspektif Ilmu Pengetahuan Modern
- RANCANGAN UNDANG UNDANG REPUBLIK INDONESIA
- RANGKUMAN Dasar-Dasar Ilmu Hukum
- Dasar-Dasar Ilmu Hukum
- Belajar Ilmu Hukum
- Kisah Yang Menarik Di Balik Pengislaman Hana Tajima
- Ternyata Ada Makanan Untuk Orang Patah Hati
- Jalan Sejati Menuju Kearah Masyarakat Islam
- Tentang Sekolah Ku Dulu Smk Bina Banua Banjarmasin
- Shalat laksana seperti sebuah bisnis (BUKAN BICARA...
- Semua Tentang Tempat Kuliah Ku UNISKA
- Pimpinan Uniska (Tempat Kuliah Ku)
- VISI DAN MISI UNISKA (Tempat Kuliah Ku)
- SEJARAH BERDIRINYA UNISKA (Tempat Kuliah Ku)
- Inilah Lima Hal Penting Yang Jangan Ditunda Lagi
- Kisah Nyata Tentang Ayah: Kisah Sedih Dan Pilu Per...
- KISAH NYATA SEORANG PELACUR: Kisah Pilu Seorang Pe...
- Oom Somara De Uci,Kecelakaan Membuat Istriku Lari ...
- Sisi Lain Dari Gangnam Style (Kisah Pilu Dibalik G...
- Lima Puluh Cara Untuk Dapat Mengatasi Gelisah,Kete...
- Enam Tahun Korban Lumpur Lapindo Hidup dalam Ketid...
- Merenung Sejenak: (Kita) Hidup Dalam Ketidakpastian
- Arti Cultural Lag,Cultural Survival,Cultural Confl...
- Jangan Sekali-Sekali Mencoba Bunuh Diri (Sebuah Re...
- KISAH NYATA: Gadis yang Buta,Tuli dan Bisu
- Kisah Nyata Pria Buta yang Bisa Selesaikan S3 (ART...
- Orang Baik Pasti Dapat Yang Terbaik
- Kisah Nyata Dahsyatnya Keluarga Sakinah (The Power...
- Kisah Nyata Hancurnya Sebuah Keluarga
- Kisah Nyata: Berhati Hatilah Memarahi Anak (Kisah ...
- Sebuah Kisah 2 Keluarga Yang Putrinya Tertukar Saa...
- Pengalaman Bekerja Di Pabrik Industri Jepang
- Dilema: Kisah Dua Dunia Dari Kapal Pesiar
- ( ARTIKEL INSPIRASI PEKERJAAN TAHUN 2013 BUAT ANDA...
- Bekerja Dengan Cinta (Cerpen Motivasi Menarik)
- Jangan Pernah Mengeluh (KISAH NYATA)
- Kisah Karyawan Bank Syariah Resign dari Tempat Ker...
- Kisah Nyata Seorang Mantan Copet yang Telah Menjad...
- Inilah Kisah Nyata Seorang OB yang Telah Menjadi V...
- (INSPIRASI) Kisah Nyata Gadis Kecil Yang Jadi Pena...
- 2 Kisah Nyata Sedekah Yang Sangat Menarik
- Menjadi Kaya Raya Karena Menjual Semua Hartanya Un...
- KISAH NYATA BERSEDEKAH: SEDEKAH TUKANG TAMBAL BAN
- ► 03/17 - 03/24 (53)
- ► 03/10 - 03/17 (30)
- ► 03/03 - 03/10 (2)
- ► 02/03 - 02/10 (19)
- ► 01/20 - 01/27 (18)
-
►
2012
(403)
- ► 12/30 - 01/06 (8)
- ► 12/16 - 12/23 (14)
- ► 12/09 - 12/16 (12)
- ► 12/02 - 12/09 (10)
- ► 10/28 - 11/04 (1)
- ► 08/12 - 08/19 (13)
- ► 08/05 - 08/12 (29)
- ► 07/29 - 08/05 (69)
- ► 07/22 - 07/29 (85)
- ► 07/15 - 07/22 (92)
- ► 07/08 - 07/15 (65)
- ► 07/01 - 07/08 (5)
-
►
2011
(1411)
- ► 08/14 - 08/21 (51)
- ► 08/07 - 08/14 (52)
- ► 07/31 - 08/07 (5)
- ► 07/10 - 07/17 (3)
- ► 07/03 - 07/10 (10)
- ► 05/29 - 06/05 (6)
- ► 05/15 - 05/22 (57)
- ► 05/08 - 05/15 (45)
- ► 05/01 - 05/08 (97)
- ► 04/24 - 05/01 (169)
- ► 04/17 - 04/24 (293)
- ► 04/10 - 04/17 (200)
- ► 04/03 - 04/10 (142)
- ► 03/27 - 04/03 (107)
- ► 03/20 - 03/27 (87)
- ► 03/13 - 03/20 (1)
- ► 03/06 - 03/13 (7)
- ► 02/20 - 02/27 (10)
- ► 02/13 - 02/20 (8)
- ► 02/06 - 02/13 (20)
- ► 01/30 - 02/06 (6)
- ► 01/23 - 01/30 (17)
- ► 01/16 - 01/23 (10)
- ► 01/02 - 01/09 (8)
-
►
2010
(2102)
- ► 12/26 - 01/02 (5)
- ► 12/19 - 12/26 (1)
- ► 11/14 - 11/21 (53)
- ► 11/07 - 11/14 (70)
- ► 10/31 - 11/07 (27)
- ► 10/24 - 10/31 (41)
- ► 10/17 - 10/24 (1)
- ► 10/10 - 10/17 (29)
- ► 10/03 - 10/10 (2)
- ► 09/26 - 10/03 (39)
- ► 09/19 - 09/26 (3)
- ► 08/15 - 08/22 (23)
- ► 08/08 - 08/15 (74)
- ► 08/01 - 08/08 (70)
- ► 07/25 - 08/01 (131)
- ► 07/18 - 07/25 (202)
- ► 07/11 - 07/18 (93)
- ► 07/04 - 07/11 (144)
- ► 06/27 - 07/04 (311)
- ► 06/20 - 06/27 (199)
- ► 06/13 - 06/20 (120)
- ► 06/06 - 06/13 (34)
- ► 05/30 - 06/06 (178)
- ► 05/23 - 05/30 (89)
- ► 05/16 - 05/23 (93)
- ► 05/09 - 05/16 (17)
- ► 05/02 - 05/09 (3)
- ► 04/18 - 04/25 (1)
- ► 04/11 - 04/18 (1)
- ► 02/07 - 02/14 (26)
- ► 01/24 - 01/31 (9)
- ► 01/17 - 01/24 (12)
- ► 01/03 - 01/10 (1)
-
►
2009
(3)
- ► 12/27 - 01/03 (3)
0 komentar:
Posting Komentar
1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.
Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.
( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )
Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.
Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar
Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com