ARTIKEL PILIHAN
Mbah Maridjan (Kuncen Gunung Merapi, Yogyakarta)
Written By Situs Baginda Ery (New) on Selasa, 06 Juli 2010 | 22.42

Riwayat Hidup
Mbah Maridjan lahir tahun 1927 di Dukuh Kinahrejo, Desa Umbulhajo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia mempunyai seorang isteri yang bernama Ponirah (73), 10 orang anak (lima diantaranya telah meninggal), 11 cucu dan 6 orang cicit. Anak-anak Mbah Maridjan yang masih hidup bernama Panut Utomo (50), Sutrisno (45), Lestari (40), Sulastri (36), dan Widodo (30). Mereka ada yang memilih tinggal di Yogyakarta dan ada pula yang di Jakarta. Di antara anak-anak Mbah Maridjan, juga ada yang siap mewarisi tugas sebagai juru kunci Gunung Merapi dan kini telah menjadi abdi dalem Keraton Yogyakarta.
Pada tahun 1970 Mbah Maridjan diangkat menjadi Abdi dalem Keraton Kesultanan Yogyakarta dan oleh Sultan Hamengku Buwono IX diberi nama baru yaitu, Mas Penewu Suraksohargo1. Pada saat itu, sebagai abdi dalem, Mbah Maridjan diberi jabatan sebagai wakil juru kunci dengan pangkat Mantri Juru Kunci, mendampingi ayahnya yang menjabat sebagai juru kunci Gunung Merapi. Pada saat menjadi wakil juru kunci ini Mbah Maridjan sudah sering mewakili ayahnya untuk memimpin upacara ritual labuhan di puncak Gunung Merapi. Setelah ayahnya wafat, pada tanggal 3 Maret 1982, Mbah Maridjan diangkat menjadi juru kunci Gunung Merapi.
Sebagai seorang abdi dalem Keraton Yogyakarta dengan jabatan juru kunci, Mbah Maridjan juga menunjukkan nilai-nilai kesetiaan tinggi. Meskipun Gunung Merapi memuntahkan lava pijar dan awan panas yang membahayakan manusia, dia bersikukuh tidak mau mengungsi. Sikapnya yang terkesan mbalelo itu, semata-mata sebagai wujud tanggung jawabnya terhadap tugas yang diamanatkan Ngarsa Dalem. Menurutnya Gunung Merapi adalah pusatnya jagad di Tanah Jawa. Dia juga percaya Gunung Merapi adalah gunung yang “hidup” yang akan senantiasa bertambah dan berubah, sehingga jika memang Gunung Merapi meletus berarti gunung berapi yang paling aktif di dunia itu sedang “berubah” atau “bertambah”. Menghadapi situasi tersebut ia mengajak siapa saja memohon keselamatan kepada yang Mahakuasa agar terhindar dari bahaya. Permohonan itu ditempuh oleh Mbak Maridjan melalui laku tirakat (puasa mutih) dan doa-doa dengan cara berjalan mengelilingi Dukuh Kinahrejo tiga putaran setiap malam. Di samping itu, masyarakat Dukuh Kinahrejo diminta memasang sesaji tolak bala berupa “ketupat luar” yang ditempatkan di atas pintu. Ketupat dari janur kuning tersebut bermakna simbolis agar warga yang memasangnya “keluar” dari bencana. Di dalam ketupat diisi garam dan daun sirih. Makna simbolisnya, “daun sirih” adalah lambang Gunung Merapi dan “garam” lambang dari Samudera Indonesia atau Laut Selatan. Keduanya dalam pandangan supranatural berada dalam satu poros imajiner dan merupakan kekuatan spiritual bagi Keraton Yogyakarta.
Dalam bahasa Mbah Maridjan, gejolak di Gunung Merapi diterjemahkan sebagai “eyang” yang melenggahinya sedang punya hajat membangun “keraton”. Mbah Maridjan yang pantang menggunakan istilah “Gunung Merapi meletus”, menjelaskan bahwa di saat eyang sedang punya hajat semua orang di lingkungan Merapi harus sabar, tabah dan tawakal. Di Gunung Merapi, menurut Mbah Maridjan, lenggah (bertahta) sejumlah penguasa, di antaranya Eyang Empu Romo, Eyang Empu Permadi dan Eyang Panembahan Sapujagad.
Entah disadari atau tidak, secara kebetulan lokasi permukiman Mbah Maridjan di Dukuh Kinahrejo relatif terlindung dari ancaman awan panas Gunung Merapi, karena berada di balik tebing yang disebut Geger Boyo (punggung buaya). Tebing yang dari kejauhan tampak seperti punggung buaya dengan kepala mengarah ke atas itu dianggap warga lereng Merapi sebagai “benteng pertahanan” dari serangan awan panas.
Pandangan Kultural
Mbah Maridjan sebagai juru kunci Gunung Merapi lebih banyak melihat fenomena menggunakan naluri yang merujuk pada kebiasaan niteni. Keyakinannya tentang ancaman bahaya letusan Gunung Merapi yang hampir tidak pernah merambah Dukuh Kinahrejo memberikan pelajaran niteni bahwa lingkungan alam di sisi selatan Gunung Merapi masih merupakan benteng pertahanan bagi warganya.
Dalam kosmologi keraton Yogyakarta, dunia ini terdiri atas lima bagian. Bagian tengah yang dihuni manusia dengan keraton Yogyakarta sebagai pusatnya. Keempat bagian lain dihuni oleh makhluk halus. Raja bagian utara bermukin di Gunung Merapi, bagian timur di Gunung Semeru, bagian selatan di Lain Selatan, dan bagian barat di Sendang Ndlephi di Gunung Menoreh. Namun, jauh dari ungkapan-ungkapan itu ada suatu keyakinan yang hidup di dalam masyarakat di sekitar Gunung Merapi bahwa gunung dengan segala macam isinya dan makhluk hidup yang mendiami wilayah ini menjadi suatu komunitas. Oleh karena itu, ada hubungan saling menjaga dan saling melindungi. Ketika salah satu anggota mengalami atau melakukan sesuatu maka ia akan memberi “isyarat” kepada yang lain dan ia akan memberitahukan kepada yang lain. Demikian pula, ketika Merapi batuk-batuk ia juga memberi isyarat kepada yang lain termasuk kepada Mbah Maridjan. Oleh karena saat itu isyarat belum diterima Mbah Marijan, maka ia berpendapat bahwa Merapi tidak akan melakukan sesuatu. Selanjutnya, Mbah Maridjan tidak mau diajak mengungsi (meninggalkan Gunung Merapi).
Masyarakat pada umumnya dan masyarakat ilmiah pada khususnya hidup dalam paradigma positivisme. Dalam pandangan positivisme, objektifitas pengetahuan, baik pengetahuan yang dibangun oleh masyarakat umum maupun masyarakat ilmiah, merupakan tujuan dalam mencari suatu kebenaran. Semua aktivitas ilmiah, prosedur ilmiah dan temuan ilmiah diukur melalui tingkat kesesuaian dengan realitas. Semakin objektif berarti semakin mendekati kebenaran. Dalam konteks Gunung Merapi, semakin canggih teknologi yang digunakan, semakin seksama pengamatan dilaksanakan, maka pengetahuan yang dtemukan semakin mendekati kebenaran, yaitu tanda-tanda Gunung Merapi akan meletus. Tanda-tanda itu adalah keluarnya awan panas dan lahar baik yang panas maupun yang dingin. Bertolak dari pemikiran itu, maka masyarakat sekitar Merapi harus menjauh dari Merapi (mengungsi ke daerah dengan radius 8--10 kilometer dari puncak Merapi). Sementara itu, secara epistemologis, dasar dari pengetahuan itu adalah cara menemukan pengetahuan itu sendiri. Pengetahuan yang ditemukan oleh para pengikut positivisme hanya salah satu jenis saja. Pengetahuan yang dibangun oleh para pengikut pandangan positivisme bersifat eksternal dan bisa dibuktikan kebenarannya dengan cara mencocokkan langsung dengan relitasnya. Misalnya, dikatakan Gunung Merapi akan meletus 10 hari lagi (kata Sultan Hamengku Buwono X) maka ditunggu saja selama sepuluh hari ke depan sejak pernyataan itu diungkapkan. Ternyata ketika sudah lewat 20 hari juga Merapi tidak meletus, maka pernyataan itu tidak benar. Akibatnya, banyak para pengungsi kembali ke rumah masing-masing.
Pengetahuan Mbah Maridjan dibangun bukan dalam pandangan positivisme. Oleh karena itu, keliru jika ada usaha memeriksa kebenarannya dengan cara positivisme. Pengetahuan yang dikonstruksi oleh Mbah Maridjan bersifat personal dan internal karena tidak dinyatakan dengan: kata-kata, simbol-simbol (nyata), atau formula matematis. Dalam konteks yang lebih luas pengetahuan Mbah Maridjan dapat digolongkan ke dalam pengetahuan yang tak terungkapkan. Pengetahuan tak terungkapkan merupakan integrasi antara kegiatan intelektual dengan unsur-unsur pengalaman personal ke dalam satu pemahaman. Pemahaman menyeluruh tentang sesuatu terdiri atas fakta-fakta partikular yang dicermati oleh kelompok positivisme dan pengetahuan tentang keseluruhan yang dibangun oleh banyak kelompok lain. Pengetahuan kita yang menyeluruh tentang Merapi adalah gabungan antara pengetahuan yang dibangun oleh kelompok positivisme (ahli gunung berapi) ditambah dengan pengetahuan yang tak terungkapkan yang dikonstruksi oleh anggota komunitas Gunung Merapi yang lain. Masing-masing mempunyai aktivitas, prosedur dan temuan yang khas. (gufron)
Sumber:
http://www.pikiran-rakyat.com
http://hidupbersamabencana.wordpress.com
http://64.233.167.104
http://id.wikipedia.org
BACA JUGA
DAFTAR LENGKAP ARTIKEL BLOG BAGINDAERY
-
►
2017
(50)
- ► 09/17 - 09/24 (3)
- ► 08/20 - 08/27 (4)
- ► 04/02 - 04/09 (7)
- ► 03/26 - 04/02 (5)
- ► 03/19 - 03/26 (9)
- ► 03/12 - 03/19 (15)
- ► 02/26 - 03/05 (7)
-
►
2016
(139)
- ► 12/18 - 12/25 (5)
- ► 12/11 - 12/18 (2)
- ► 11/13 - 11/20 (13)
- ► 11/06 - 11/13 (9)
- ► 07/24 - 07/31 (7)
- ► 07/17 - 07/24 (7)
- ► 07/03 - 07/10 (19)
- ► 06/26 - 07/03 (12)
- ► 06/19 - 06/26 (15)
- ► 06/12 - 06/19 (6)
- ► 05/08 - 05/15 (1)
- ► 04/10 - 04/17 (6)
- ► 02/14 - 02/21 (3)
- ► 02/07 - 02/14 (10)
- ► 01/31 - 02/07 (12)
- ► 01/24 - 01/31 (12)
-
►
2015
(281)
- ► 12/27 - 01/03 (19)
- ► 08/09 - 08/16 (3)
- ► 05/10 - 05/17 (10)
- ► 04/26 - 05/03 (3)
- ► 04/19 - 04/26 (28)
- ► 04/12 - 04/19 (39)
- ► 04/05 - 04/12 (93)
- ► 03/29 - 04/05 (64)
- ► 03/22 - 03/29 (13)
- ► 02/22 - 03/01 (3)
- ► 02/15 - 02/22 (5)
- ► 01/04 - 01/11 (1)
-
►
2014
(1059)
- ► 12/28 - 01/04 (12)
- ► 12/21 - 12/28 (5)
- ► 11/23 - 11/30 (33)
- ► 11/09 - 11/16 (1)
- ► 11/02 - 11/09 (1)
- ► 10/26 - 11/02 (14)
- ► 10/05 - 10/12 (4)
- ► 09/28 - 10/05 (7)
- ► 08/24 - 08/31 (19)
- ► 08/10 - 08/17 (6)
- ► 08/03 - 08/10 (3)
- ► 07/13 - 07/20 (12)
- ► 07/06 - 07/13 (15)
- ► 06/29 - 07/06 (7)
- ► 06/22 - 06/29 (5)
- ► 06/15 - 06/22 (7)
- ► 06/08 - 06/15 (29)
- ► 06/01 - 06/08 (34)
- ► 05/25 - 06/01 (3)
- ► 05/18 - 05/25 (7)
- ► 05/11 - 05/18 (4)
- ► 04/27 - 05/04 (1)
- ► 04/20 - 04/27 (19)
- ► 04/13 - 04/20 (18)
- ► 04/06 - 04/13 (13)
- ► 03/30 - 04/06 (19)
- ► 03/23 - 03/30 (31)
- ► 03/16 - 03/23 (51)
- ► 03/09 - 03/16 (56)
- ► 03/02 - 03/09 (80)
- ► 02/23 - 03/02 (78)
- ► 02/16 - 02/23 (41)
- ► 02/09 - 02/16 (54)
- ► 02/02 - 02/09 (61)
- ► 01/26 - 02/02 (68)
- ► 01/19 - 01/26 (57)
- ► 01/12 - 01/19 (88)
- ► 01/05 - 01/12 (96)
-
►
2013
(3222)
- ► 12/29 - 01/05 (104)
- ► 12/22 - 12/29 (124)
- ► 12/15 - 12/22 (86)
- ► 12/08 - 12/15 (70)
- ► 12/01 - 12/08 (84)
- ► 11/24 - 12/01 (79)
- ► 11/17 - 11/24 (48)
- ► 11/10 - 11/17 (64)
- ► 11/03 - 11/10 (52)
- ► 10/27 - 11/03 (65)
- ► 10/20 - 10/27 (78)
- ► 10/13 - 10/20 (102)
- ► 10/06 - 10/13 (84)
- ► 09/29 - 10/06 (111)
- ► 09/22 - 09/29 (129)
- ► 09/15 - 09/22 (128)
- ► 09/08 - 09/15 (153)
- ► 09/01 - 09/08 (164)
- ► 08/25 - 09/01 (160)
- ► 08/18 - 08/25 (104)
- ► 08/11 - 08/18 (156)
- ► 08/04 - 08/11 (322)
- ► 07/28 - 08/04 (108)
- ► 07/21 - 07/28 (104)
- ► 07/14 - 07/21 (59)
- ► 07/07 - 07/14 (24)
- ► 06/30 - 07/07 (12)
- ► 06/23 - 06/30 (35)
- ► 06/09 - 06/16 (40)
- ► 06/02 - 06/09 (11)
- ► 05/26 - 06/02 (51)
- ► 05/19 - 05/26 (13)
- ► 05/12 - 05/19 (4)
- ► 04/21 - 04/28 (6)
- ► 04/14 - 04/21 (21)
- ► 04/07 - 04/14 (8)
- ► 03/31 - 04/07 (75)
- ► 03/24 - 03/31 (62)
- ► 03/17 - 03/24 (53)
- ► 03/10 - 03/17 (30)
- ► 03/03 - 03/10 (2)
- ► 02/03 - 02/10 (19)
- ► 01/20 - 01/27 (18)
-
►
2012
(403)
- ► 12/30 - 01/06 (8)
- ► 12/16 - 12/23 (14)
- ► 12/09 - 12/16 (12)
- ► 12/02 - 12/09 (10)
- ► 10/28 - 11/04 (1)
- ► 08/12 - 08/19 (13)
- ► 08/05 - 08/12 (29)
- ► 07/29 - 08/05 (69)
- ► 07/22 - 07/29 (85)
- ► 07/15 - 07/22 (92)
- ► 07/08 - 07/15 (65)
- ► 07/01 - 07/08 (5)
-
►
2011
(1411)
- ► 08/14 - 08/21 (51)
- ► 08/07 - 08/14 (52)
- ► 07/31 - 08/07 (5)
- ► 07/10 - 07/17 (3)
- ► 07/03 - 07/10 (10)
- ► 05/29 - 06/05 (6)
- ► 05/15 - 05/22 (57)
- ► 05/08 - 05/15 (45)
- ► 05/01 - 05/08 (97)
- ► 04/24 - 05/01 (169)
- ► 04/17 - 04/24 (293)
- ► 04/10 - 04/17 (200)
- ► 04/03 - 04/10 (142)
- ► 03/27 - 04/03 (107)
- ► 03/20 - 03/27 (87)
- ► 03/13 - 03/20 (1)
- ► 03/06 - 03/13 (7)
- ► 02/20 - 02/27 (10)
- ► 02/13 - 02/20 (8)
- ► 02/06 - 02/13 (20)
- ► 01/30 - 02/06 (6)
- ► 01/23 - 01/30 (17)
- ► 01/16 - 01/23 (10)
- ► 01/02 - 01/09 (8)
-
▼
2010
(2102)
- ► 12/26 - 01/02 (5)
- ► 12/19 - 12/26 (1)
- ► 11/14 - 11/21 (53)
- ► 11/07 - 11/14 (70)
- ► 10/31 - 11/07 (27)
- ► 10/24 - 10/31 (41)
- ► 10/17 - 10/24 (1)
- ► 10/10 - 10/17 (29)
- ► 10/03 - 10/10 (2)
- ► 09/26 - 10/03 (39)
- ► 09/19 - 09/26 (3)
- ► 08/15 - 08/22 (23)
- ► 08/08 - 08/15 (74)
- ► 08/01 - 08/08 (70)
- ► 07/25 - 08/01 (131)
- ► 07/18 - 07/25 (202)
- ► 07/11 - 07/18 (93)
-
▼
07/04 - 07/11
(144)
- Masa Emas Bulu Tangkis Indonesia
- Hewan ” Mitos atau ( LEGENDA)
- Bendera Indonesia = Bendera Monaco? (sama kah?)
- Orang Paling Misterius di Indonesia (FULL VERSION)
- Asal Usul Burung Garuda sebagai Lambang Negara
- Sejarah Bendera Merah Putih
- (Video) Kamera Google Earth Tangkap Gambar Garuda ...
- Burung Garuda, lambang negara kita bukanlah mitos....
- Jangan Berbohong karena Dusta Ciri Orang Munafik
- Dosa Pemfitnah
- Menggunjing (sangatlah rugi bagi mereka)
- Mengupas tentang Keajaiban Alquran
- peristiwa penting sepanjang abad
- Pesawat Tenaga Surya Pertama di Dunia Berhasil Ter...
- Begadang, Antara Manfaat & Mudharatnya
- Letusan Eyjafjallajökull menyimpan keindahan !
- Matahari terbit dari barat
- Kumpulan Kisah-Kisah Teladan (5)
- Kumpulan Kisah-Kisah Teladan (4)
- Kumpulan Kisah-Kisah Teladan (3)
- Kumpulan Kisah-Kisah Teladan (2)
- Kumpulan Kisah-Kisah Teladan (1)
- Masih ingatkah Kisah Pembunuh 99 Orang
- Mengungkap Rahasia Sulap Telepati !
- Update terbaru berita penemuan Anaconda terbesar d...
- Anaconda terbesar di dunia ditemukan di Amazon
- MISTERI DI BALIK US DOLLAR
- Daftar Penemu Dari Indonesia
- Colombus Sang Penemu Benua Amerika
- Cerita Rakyat The Ghost of Bloody Mary
- Manusia Yang Pernah Membunuh 1/4 Pupulasi Manusia ...
- Misteri Bersejarah Pulau Easter,"Tanah Manusia Bur...
- Misteri Pasir Pemangsa atau Pasir Hisap
- Misteri Artefak Kuno Disk Phaistos
- Taman Yang Unik, Dari Tanah Liat Karya James May
- Misteri tokek akhirnya terpecahkan
- Mbah Maridjan (Kuncen Gunung Merapi, Yogyakarta)
- 7 Ciri 'Sok Tahu'
- Dunia Dalam Pandangan Islam
- Makna Valentine Dalam Pandangan Islam
- menggunakan lima pedang utk menusuk pipinya
- Sejumlah Dubes PBB Terima Surat Misterius
- Pembalap Liar Hilang di Sungai Dekat Makam Keramat
- Danau pramuka cibubur ANGKER
- Misteri candi prambanan
- INILAH 10 Pulau Tereksotik di Dunia
- Candi Yang Menyisakan Cerita Yang Misteri
- Rahasia Sukses Orang Jepang dalam Pengembangan dir...
- Fenomena Alam 20.000 tahun sekali tgl 7 Juli 2010 ...
- Misteri angka 3964 Prediksi Jerman menang Piala Du...
- Dukun Voodoo Afrika Berdoa Untuk Gaza
- Perampok Anak-Anak Lebih Kejam Dari Perampok Dewasa
- Dasar Laut Kutub Utara Simpan Kehidupan Unik
- Tips Memuji dan Dipuji dalam Islam
- Salah Paham tentang Fitnah Lebih Kejam dari Pembun...
- Maradona: Tugas Saya Telah Selesai
- 'Pria' Hamil Ini Bakal Melahirkan Februari 2010
- Tapak Kaki Raksasa Hebohkan Aceh
- Video Penampakan Kuntilanak Di Acara Termehek-mehe...
- Kuntum Cinta Habibie untuk Ainun
- Anak kecil selamat dari maut hanya karena punya te...
- Keistimewaan Lebah Madu
- Setiap Kejadian ada Hikmahnya
- Dahsyatnya Manfaat Susu
- Mengenal Susu dan Manfaatnya
- Uang kertas DICARI
- Sejarah Uang Indonesia II
- Memulai Koleksi Uang Kuno
- Sejarah Uang Indonesia 1
- 20 Mitos Sejarah Terbesar
- Monster Ghaib.(Naga)
- Kisah Manusia Lahirkan Buaya Lekat Dalam Kepercaya...
- Siluman Macan Putih Bendungan Samiran Kembali Mint...
- Buaya Putih itu Menyambar Sapiku
- Buaya Kuning Raksasa Sepanjang 10m di Kalimantan !
- Mengungkap Misteri Buaya Putih dari Maluku
- TEROR SILUMAN BUAYA PUTIH DI DANAU GRIYA
- Danau Aneh yang Tidak Membeku di Kutub Selatan
- Indahnya Pantai Senggigi Di Senja Hari
- Hotel Taj Mahal Belakangi Laut karena sang Pendiri...
- Misteri Taj Mahal
- Peristiwa Semanggi Gentayangan
- Si Manis Jembatan Ancol.
- SW Sudah Sembuh Dari Merokok & Bicara Kotor
- Heboh! Ada Bocah Foto dengan Pocong
- Heboh Air Khasiat Makam Keramat di Cikini
- Terpecahkan Misteri 140 Tahun Surat Livingstone
- Tersambar Petir, Patung Yesus di Amerika Terbakar
- 10 Hidung paling terkenal di dunia
- Biografi Imam Syafi’i
- Menguji Kecerdasan Imam Syafi’I
- Imam Syafi’i Sang Pembela Sunnah dan Hadits Nabi
- Belajar 40 Masalah Agama
- 5 Penemuan Yang Sulit Dijelaskan Dengan IPTEK
- Pedang Sejenis Excalibur Menancap Pada Sebuah Batu
- Penemuan Mayat Wanita Berusia 500 Tahun
- Misteri tujuh kehilangan paling misterius
- 10 Teori Konspirasi Di Dunia (FULL VERSION)
- Misteri Suku Amazon (full version)
- Suku Maya Pernah Menetap di Indonesia?
- ► 06/27 - 07/04 (311)
- ► 06/20 - 06/27 (199)
- ► 06/13 - 06/20 (120)
- ► 06/06 - 06/13 (34)
- ► 05/30 - 06/06 (178)
- ► 05/23 - 05/30 (89)
- ► 05/16 - 05/23 (93)
- ► 05/09 - 05/16 (17)
- ► 05/02 - 05/09 (3)
- ► 04/18 - 04/25 (1)
- ► 04/11 - 04/18 (1)
- ► 02/07 - 02/14 (26)
- ► 01/24 - 01/31 (9)
- ► 01/17 - 01/24 (12)
- ► 01/03 - 01/10 (1)
-
►
2009
(3)
- ► 12/27 - 01/03 (3)
0 komentar:
Posting Komentar
1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.
Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.
( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )
Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.
Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar
Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com