ARTIKEL PILIHAN

GOOGLE TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

ARTIKEL PILIHAN

56.kumpulan kisah-kisah misteri dari primbon (kisah nyata)

Written By Situs Baginda Ery (New) on Sabtu, 03 Juli 2010 | 22.52

Kakek Lola

Kejadian ini dialami oleh kakek Lola dan kakaknya ... waktu itu masih jaman BELANDA dan kakek Lola masih muda berusia 20 tahun.

Suatu malam kakek Lola dan kakaknya pulang dari nonton dibioskop VARIA...sekarang bioskop VARIA sudah berubah jadi gedung PALAGUNA didaerah alun-alun. Mereka berdua naik sepeda kumbang ...dan pulang nonton mereka berencana berkeliling alun-alun menikmati suasana malam minggunya.

Saat lagi santai mengayuh sepedanya pelan-pelan...tiba-tiba kakek Lola dan kakaknya melihat ada noni-noni Belanda yang sedang naik sepeda juga ... cantik kata kakek Lola ... terus agak-agak centil juga. Namanyajuga laki-laki... masih muda lagi... langsung saja merekamengikuti noni-noni tersebut. Apalagi saat noni-noni itu menoleh ke belakang dan tersenyum pada mereka ... tambah bersemangatlah mereka mengayuh sepedanya. Mereka terus saja mengikuti hingga akhirnya sampai di Jalan Pajajaran ...

Begitu sampai didepan pintu gerbang kompleks kuburan ... noni-noni itu berhenti dan turun dari sepedanya terus melihat kearah belakang .... kearah kakek Lola dan kakaknya. Kakek Lola berhenti juga ...dan mulai merasakan sesuatu yang aneh dan ganjil ... " Koq ... dia masuk ke kompleks pekuburan sich ? " Kakek Lolapun mulai dihinggapi perasaan takut.

Belum hilang keheranan kakek Lola , Tiba-tiba saja noni-noni itu menaiki sepedanya kembali dan...mulai memasuki kompleks pekuburan.

Kakek Lola dan kakaknya benar-benar sudah ketakutan ... tetapi dasar anakmuda ... antara takut dan penasaran lebih besar penasarannnya sehingga tanpa pikir panjang lagi ... langsung saja Kakek Lola dan kakaknya mengayuh kembali sepedanya mengikuti noni-noni itu masuk. Begitu mereka melewati pintu gerbang ... tiba-tiba noni-noni itu sudah tidak terlihat lagi ... Kakek Lola dan kakaknya langsung berhenti dan turun dari sepedanya sambil melihat sekeliling ... ANEHH... noni-noni itu tidak terlihat lagi... padahal kalau diukur dari kecepatan cewek mengayuh sepeda ...mestinya noni-noni itu masih terlihat, apalagi ada lampu kecil di pintu gerbang ....ANEHH ... noni-noni itu sedikitpun tidak terlihat lagi jejaknya. Dan mendadak tercium bau menyengat .... bau harum bunga melati...Kontan saja kakek Lola dan kakaknya langsung menaiki sepeda kembali dan mengayuh sepedanya kencang-kencang pulang kerumahnya yang ada di Jl. Naripan.


cerita di RSCM

Pada tahun 1990-an Saya sedang menunggu orang tua di RSCM sedang menjalankan operasi. Saya mau tidak mau harus menolong orang tua dalam hal biaya dan menunggu. Kebenaran saya aplusan dan dapat malam hari, entah malam apa saya tidak ingat.

Didalam hati kecil saya mengharapkan tidak ada nebus-nebus obat/ke laboratorium dimalam hari. Eh... benar juga, ada perintah untuk meriksa ke laboratorium, tempatnya agak jauh lagi, adanya didalam dan naik tangga, pada waktu itu malam hari sekitar pukul 22.00. Dan saya terpaksa harus mau untuk ke laboratorium tsb. sampai-sampai melewati kamar mayat dan bau tak enak.

Saya pada saat ke laboratorium dengan terpaksa saya beranikan diri, suasana dalam keadaan sepi/tidak banyak orang. Setelah itu sampailah saya ke tempat itu.

Di laboratorium itu saya menunggu hasil, sambil menunggu saya selalu punya pikiran yang enggak-enggak/pokoknya rasa takut. Setelah saya selesai, sudahlah saya kembali menuju ruangan orang tua saya. Sebelum sampai saya mempunyai rasa takut yang amat sangat dan bingung jalan mana yang harus saya kembali karena saya merasa nyasar. Terlihat dari jauh pas perempatan, terlintaslah seorang wanita menuju saya, dan pikiran saya dia itu seorang suster dan berjalan sendiri.

Disitulah saya masih punya rasa takut, dan setelah dekat saya bertanya, dalam pertanyaan saya itu sepertinya dia itu tidak menjawab dan mukanya agak samar-samar berjalannya pun laju. Setelah bertanya saya jalan dengan langkah cepat sambil menoleh ke belakang melihat sosok suster itu yang entah kemana. Sambil gemetar seluruh tubuh saya, akhirnya sampai juga ke tempat ruangan orang tua saya. Cerita ini teringat baru-baru ini saja. Bahwa saya pernah berada di RSCM pada waktu itu


Pocong waktu acara jurit malam

Waktu itu aku sedang mengikuti suatu pelatihan..... pada malem terakhir ada jurit malem dimana tiap traner harus jalan ke suatu rute sendirian tanpa membawa senter ataupun sesuatu yang dapat menerangi jalan...... Pada saat giliranku, aku berjalan sambil terus berdoa... jalan yang kulalui hanya diterangi oleh sinar bulan dan lilin yang menunjukkan arah jalan.... lalu tiba disuatu tempat dekat tebing.... aku menyebrang kesebuah selokan.... lalu aku melihat disebelah kananku ada pocong yang sedang tidur di bagian bawah selokan.... lalu tercium bau kemenyan..... tapi, karena kupikir itu kerjaan panitia akupun cuek aja terus maju.... lalu tak jauh dari sana aku melihat pocong lagi sedang berdiri.... ketika kudekati... pocong itu loncat-loncat....... lalu karena kaget aku berteriak sangat kencang dan aku harus menaiki bukit..... ketika aku sampai di bukit..... aku melihat areal pemakaman... dimana diareal itu aku melihat seperti sesosok manusia memakai baju hitam-hitam duduk disamping kuburan sambil menunduk.... karena kupikr panitia, aku berani bertanya padanya.... tapi ia terus saja menunduk dan tidak menjawab.... suasana disana jadi dingin lalu aku langsung lari dari tempat itu dan bertemu dengan pos panitia.....

Setelah acara itu... pagi-paginya aku bercerita kepada temanku... bahwa aku menemukan dua orang pocong dan satu manusia dikuburan.... teman-temanku terheran-heran karena mereka bilang hanya ada satu pocong dan satu manusia..... lalu siapakah pocong yang satu lagi?
22.52 | 0 komentar | Read More

55.kumpulan kisah-kisah misteri dari primbon (kisah nyata)

Hantu di tempat kost

kejadian ini benar - benar saya alami sendiri saya adalah manusia biasa yang pada awalnya tidak pecaya pada hantu tapi ketika saya kost di dekat kampus saya saya baru bisa merasakan adanya hantu itu sebelumnya saya punya teman cewek dia kemudian sakit types dan meninggal dan dulunya dia tinggal di kamar yang saya tempatin itu pada awal saya masuk ke kost tersebut hari pertama dan hari kedua saya tidak merasakan adanya hantu tersebut tetapi tepatnya pada malam jum'at ketika saya lagi membereskan barng untuk menempati kost - kostan tersebut tiba - tiba seorang teman saya ketakutan dia pindah ke bawah dan sangat merahasiakan apa yang terjadi sebenarnya sepertinya dia tampak ketakutan pada hari berikutnya pada waktu setelah maghrib saya rasakan hawa dingin di kamar sebelah utara dan atmosfernya seperti lain (suhunya) dengan suhu pas disebelah kamar selatan maklum saja karena dikamar atas ada 24 kamar kosong sedang yang menempati hanya kami bertiga . wktu kejadian itu pertama saya melihat sekilas cahaya membentuk bayangan orang lewat tetapi keluarnya tidak seperti orang berjalan tetapi membentuk bayangan yang lurus ya orang didalam bayangan itu tidak berjalan dengan kaki tetapi berjalanya seperti di lift kelihatanya dia diam tetapi tubuhnya yang bergerak dengan cepat kemudian menghilang waktu itu aku cuman kaget saja dan tidak mengerti apa itu . tetapi hal itu sering terjadi kalau tiap malam seperti arusnya hantu itu dan keluar masuk . pada suatu saat saya pernah secara ngaak sengaja pas dia keluar dari kamar itu wujudnya seperti manusia setelah saya amati persis dengan teman saya cewek yang meninggal itu . hal itu terjadi terus berbulan - bulan saya sendiri kalau tidur sudah tengah malam sering terdengar suara reseh kadang kadang dengar suara gorden diseret , suara orang mandi dari kamar kosong di kost kosan saya dan pernah saya diganggunya ketika usai sholat maghrib dari kamar sebelah saya saya dengar suara orang memahat dan sayup -sayup , kemudian setelah saya berdoa dia kelihatnay marah dan nggak senang kalau saya berdoa pernah saya bacain surat ayat kursi dia marah dan menggedaor -nggedor tembok di kost -kostan kebetulan di kost -kosan saya juga studio band kalau jam 3 malam kadang drumnya bunyi sendiri pengalaman kedua saya waktu dikampus saya pada waktu itu malam jum'at saya latihan teater bersama teman -teman dan pada waktu berdoa bersama dari phon cemara saya dilihatin sesosok cewek cantik tinggi dan tersenyum kepada saya kemudian cewek itu sayup - sayup hilang dan berubah menjadi pohon cemara itu pada waktu tidur ditempat temanku ya didekat kampusku saya jam 3 malam terbangun dan dengar bunyi kakek- kakek dari suatu ruangan lain saya hitung bunyinya 11 kali suaranya menggema seperti didalam mikropon yang di echo arahnya dari kuburan kelihatanya seperti orang yang disiksa kubur disamping itu bunyi suara drumband setelah adzan maghrib dan jam 3 malam.


Pelet

Kejadian ini gue alami waktu gue baru lulus SMA, sebenernya gue nggak terlibat secara langsung. Gue cuma kena sedikit akibatnya aja. Nama temen gue ini Yani, jadi ceritanya doi khan mau ikutan perpisahan anak kelas lain sedangkan kelasnya sendiri udah ngadain perpisahan, jelas aja donk nyokapnya ngelarang dia untuk pergi. Pasalnya khan untuk apa dia ikut-ikutan perpisahan kelas yang nggak ada hubungannya dengan dia. Perpisahan kelas itu sendiri diadakan di Puncak di salah satu villa yang ada di daerah CiMacan. Pas malam pertama,Yani tahu kalau ternyata beberapa orang cowok ada yang mau mencoba melet sohib akrabnya, Yuni. Yani yang nggak rela kalo sampe temennya dicelakain itu kemudian mau bilang ke Yuni but ternyata sebelum si Yani sempet ngadu, pelet itu dibelokkin jadinya kena ke Si Yani. Kontan aja saat itu juga Si Yani berubah jadi pendiam dan jadi seperti orang yang kehilangan jiwanya. Pada hal sehari-harinya, Yani adalah cewek yang ceria, cerewet and banyak tingkah. Yuni yang nggak mengetahui kalo Yani kena Pelet yang berbelok menyangka kalau Yani kemasukan roh jahat langsung aja minta izin untuk mengajak Yani kembali ke Jakarta. Selama 6 bulan Yani menjadi seperti mayat hidup. Dia memang bernapas, bisa makan, bisa minum, tidur, mandi, tetapi semua itu dia lakukan seperti robot menuruti perintah. Pada bulan ke 3 masa Yani terkena pelet itu, tiba-tiba Yuni telepon gue and suruh gue tuk jenguk Yani. Tapi pada saat itu Yuni nggak bilang ke gue kalo Yani kena dikerjain orang jahat, dia cuma bilang kalo Yani sakit and gue diminta untuk jenguk dia, gitu. Besoknya gue pergi ke rumah Yani. Nyokapnya seneng banget waktu liat gue jenguk dia. Saat itulah gue tau dari nyokapnya Yani kalo si Yani sebenernya kena diguna-gunain orang. Nyokapnya juga bilang kalo mereka (orangtua Yani) sudah mencoba memanggil orang pinter but belum ada hasilnya. Saat itu gue kasihan banget liat ortunya Yani yang keliatannya kayak orang putus asa. Pertama gue liat Yani, gue nggak ngerasain apa-apa. Maksud gue, nggak ada rasa takut atau merinding, atau ngeri. Cuma gue heran aja ngeliat dia begitu diem, dan cuma ngomong kalo di tanya itupun jawabnya kayak orang berbisik aja. Tiba-tiba 15 menit kemudian tau-tau si Yani kayak orang bangun tidur aja and langsung mandang gue sambil bilang "Na, pulang sana!! Ada yang ngawasin elo dari sana (Yani nunjuk ke jendela rumah kosong yang ada di sebelah rumah dia), gue nggak pengen loe jadi kayak gue!! Cepet pulang!!" setelah ngomong begitu, dia kontan berubah and kembali diem seribu bahasa bak mayat hidup. Denger dia bilang begitu, gue ngeri donk. Langsung aja gue pamit pulang. Sepanjang jalan pulang bulu kuduk gue merinding. Malemnya... (malem yang sampe sekarang kalo gue inget-inget selalu bikin gue ngeri) gue mimpi. Dalam mimpi gue, ada sosok tinggi besar yang hanya berupa bayangan hitam nindih tubuh gue and mencoba toek perkosa gue. Pertamanya gue kirain beneran mimpi, sampe tiba-tiba mata gue terbuka lebar but badan gue nggak bisa gue gerakin dan di telinga gue terdengar geraman seperti binatang menggeram. Saat itu juga langsung keluar keringat dingin di seluruh tubuh gue saking takutnya dan langsung gue berdoa minta tolong sama Tuhan. Saat berdoa itulah tau-tau tubuh gue jadi enteng dan bisa digerakin lagi. Langsung gue peluk guling gue erat-erat, and nggak bisa tidur sampai pagi. Hal itu gue alami sebanyak 3 kali, tapi dengan berdoa Tuhan nolongin gue. 3 bulan kemudian, saat gue lagi tidur siang tau-tau nyokap bilang kalo ada temen gue dateng yang ternyata adalah Yani dan Yuni. Thanks God banget karna Yani udah sembuh. Saat itulah dia ceritain semua yang dia alami selama 6 bulan kena guna-guna. Dia cerita kalo selama kena guna-guna itu,setiap malam dia seperti diperkosa rame-rame. Pertama kali di perkosa Yani ngelihat kalo di celana dalamnya ada darah seperti kalo perawan pertama kali bersetubuh aja. Sedangkan Yuni (yang ternyata kemudian gue tau kalo keluarganya punya ilmu) mencoba tuk nolongin Yani ternyata kena sial juga. Karena ilmunya belum cukup tinggi, Yuni juga kena dikerjain, cuma dia beda. Kalo Yani seperti di perkosa rame-rame, Yuni merasa kalo kemaluannya seperti di tusuk-tusuk pakai puluhan paku yang sakitnya ampun-ampunan. Yuni kemudian minta tolong sama Bokapnya untuk nyembuhin Yani. Puji Tuhan banget, bokapnya Yuni akhirnya berhasil nyembuhin Yani. Ternyata... yang memperkosa Yani adalah Jin-jin yang dikirim oleh para cowok jahat yang mencoba tuk melet Yuni. Tapi kalo gue perhatikan, terkadang Yani masih suka bengong seperti orang linglung. Sedangkan gue, karena kejadian itu gue jadi bisa manggil roh. Misalnya gue lagi sendiri and butuh temen untuk sharing, gue tinggal pejamkan mata and kosongkan pikiran, tau-tau pasti ada aja yang dateng toek ngajak ngobrol bahkan ada juga yang usil nakut-nakutin gue, sebel. Yang seremnya itu kalo pas gue bangun tidur tengah malem, yang masuk seringan hantu jahat dari pada yang baik. Makanya kalo bangun malem gue suka takut sendiri dech, soalnya bahkan ada yang sampe ngajak ML juga dan kalo ditolak suka nggak mau pergi. Untung aja sampai saat ini semua bisa tetep gue kendalikan dengan minta pertolongan yang di Atas.


Jembatan penasaran

Jembatan Penasaran di kampung kota Sidoarjo memang sejak dahulu menjadi buah bibir pembicaraan orang banyak, mengenai keangkerannya, jembatan tua dan reot serta tak terawat memang dibiarkan begitu saja karena tidak ada yang berani untuk merenofasinya, konon disana banyak roh yang penasaran sedang berkumpul menunggu makanan kesukaannya yaitu daging manusia yang masih muda dan segar. Agak keutara sebelah pohon beringin tua yang tumbuh lebat, terdapat gubuk tua. Disana tinggallah orang perempuan tua yang merawat jembatan dengan telaten seorang diri, maklum disana tidak ada penduduk yang berani bertempat tinggal diwilayah itu. Penduduk bermukim di jarak 5 km, sebelah selatan jembatan penasaran itu. Disuatu malam yang hening dan sunyi, suara gemuruh binatang mengerikan yang entah apa jenisnya meraung raung mulai mencari mangsanya. Bintang dan bulan tidak menyinari wilayah itu, yang ada hanya kabut hitam tebal yang menyelimuti langit. Seorang perempuan tua keluar dari gubuknya setelah mendengar tangisan anak laki-laki yang mengusik tidurnya. Dia menatapi anak itu, anak itu membalasnya dengan tatapan yang menyedihkan seakan akan meminta pertolongannya. Tangannya yang penuh darah dilabaikannya kepada perempuan tua tadi. Kemudian perempuan tua tadi mendatangi. “Ada apa toh lee?” kata orang tua tadi. Namun anak tadi tak menjawab sepatah kata apapun yang ada hanya ratapan yang sedih, sepertinya dia kehilangan sesuatu, sesuatu yang sangat berharga bagi dirinya. “Ma…ma…,ma…ma..,mamaku mana?” tanya anak itu merintih. “Kamu habis kecelakaan ya, mana mayatmu?” kata perempuan tua. “Itu ada di sungai dibawah jembatan bersama sepedaku” “Kamu minggat dari rumah ya!!!” “Ya nek”.jawab anak itu sedih. “Mana rumahmu”.tanya nenek seraya memegang rambut anak itu, yang lengket karena darah. “Ndak jauh sekitar satu km dari sini.” “Kamu adalah pendatang baru jadi bersopanlah dengan teman temanmu yang lainnya ya!!” “Memangnya disini ada yang menghuni”.tanya anak itu. “Yang mengundang kamu kesini adalah teman temanmu”. “Siapa itu nek”. Lihat saja di bawah jembatan. Kemudian anak itu meminta nenek tua untuk mengantarkannya ke tempat teman-temannya berkumpul, tetapi nenek itu menolak karena dia bukan roh jadi dianggap tidak sopan. Nenek itu kembali ke gubuknya dan tidur. Sedangkan hantu kecil tadi berjalan tertatih tatih menuju ke bawah jembatan. Spontan dia kaget melihat temannya yang aneh aneh. Ada yang tak berkaki, ada yang tak bermata, ada yang bermata hampir keluar dari tengkoraknya, ada yang hanya kerangka,dll. Mereka semua jumlahnya beratus ratus jika dilihat dari pakaiannya mereka dari tahun yang berbeda-beda, karena jembatan itu sudah lama berdiri. Hantu kecil tadi heran ketika hati kecilnya timbul perasaan gembira melihat temannya, padahal selama hidupnya dia paling ngeri dengan cerita-cerita yang seram. Dan tak lama kemudian dia berhasil membaur dengan teman temannya. Mereka mengadakan rapat dan mempengaruhi setiap pendatang baru untuk mengundang pendatang yang baru lagi. Pada saat ditengah rapat berlangsug hantu kecil tadi bertanya…”Mengapa tidak kau undang nenek tua itu kesini”. Kemudian ketua dari ketua hantu tadi menjawab..”Kami tidak mau mengundang makhluk seperti nenek itu, sesungguhnya kami berbaik hati karena kami sungkan dan ngeri dengannya” “Tetapi mengapa”. “Jangan banyak tanya” rebut ketua hantu tadi. Pagi-pagi sekali nenek tua itu menyapu jembatan, kemudian dia melihat sorot lampu truk menuju kearahnya. Nenek tadi pasrah duduk terdiam, namun sopir truk yang mabuk membanting kemudinya kekiri sehingga jatuh ke jurang berair dibawah jembatan. “BRRRRRAAAKKK” Perempuan tua melihat kebawah dia melihat darah berceceran mewarnai sungai yang coklat. “MasyaAllah mereka mengundang pendatang baru lagi”. Mendengar bunyi yang sangat keras datanglah seorang pengembara mendekati perempuan tua tadi. “Ada apa nek?!”Jerit lelaki pengembara itu penasaran. “MasyaAllah truk itu” “Mereka mengundangnya lagi” jawab nenek tadi tidak jelas ditelinga lelaki itu. Warga yang mendengar pura-pura tidak tahu menahu, dan membiarkan truk dan mayat itu hanyut di bawa arus sungai yang deras. “Mengapa mereka acuh tak acuh nek??” “Ceritanya panjang, mari mampir ke gubuk tuaku” “Baiklah.” Kemudian mereka menuju gubuk si nenek. “Sebenarnya anda siapa”tanya nenek tadi. Pengembara gagah itu menjawab “Sebenarnya saya pengembara asal Sampang dari pondok pesantren.” “Saya mengembara untuk mencari pengalaman dan ilmu”. Jawabnya. “Sebenarnya dari dahulu saya sudah terusik dengan penghuni jembatan warisan leluhurku” katanya. “Siapa penghuni itu” tanyanya. “Mereka adalah setan setan yang haus manusia” “Apa!!!”spontan pengembara itu menjerit. “Baik saya ingin berbicara dengannya” lanjutnya, Malam tiba, berita mengenai pengembara yang tinggal di gubuk milik nenek tua telah menyebar ditelinga penduduk dan timbul gosip gosip buruk. Tepat pukul 00.00 wib pengembara dan nenek tua keluar dari gubuknya dia menuju keatas jembatan. Pengembara tadi Sholat 2 rakaat diatas jembatan yang sepi kemudian menyuruh nenek supaya tetap diatas dan jangan melihat kebawah karena ia akan berkomuikasi dengan mereka. Dengan langkah yang pelan dia turun menuruni jembatan. Sebelum kakinya menginjak tanah dibawah, kakinya sudah disambut dengan seretan tangan tanpa tubuh yang lengkap. Pengembara tadi spontan meloncat turun kebawah. Kemudian dia berjalan maju ingin menuju tepat kebawah jembatan. “Setan cepat tunjukkan wujudmu” teriak si pengembara. Namun sebelum dia mengeluarkan kata yang kedua. Dia melihat kepala kapala tanpa badan loncat menuju ke arahnya. Namun hal itu tak berhasil menyentuh tubuhnya, karena sebelum sampai ketubuhnya kepala itu hilang. Kemudian beratus ratus setan tadi menampakkan wujudnya. Ketuanya datang sambil melotot dan bertanya dengan nada tinggi. “Apa maumu, tidak usah ikut campur urusan kami” “Sebenarnya saya yang harus bertanya pada kalian semua, mengapa kamu mengambil nyawa sebagian penduduk disini???”tanyanya santai. “Sebenarnya saya mengambil yang kotor untuk menjadi temanku karena dia kotor seperti aku.” “Jadi begitu, baiklah sekarang penduduk disini Insya Allah sudah berkurang yang kotor, karena aku akan menyapu kekotoran disini menjadi bersih, maka dari itu sekarang kalian boleh pergi dan jangan ganggu kami”kata pengembara mempengaruhi. “Baik kami akan pergi menyebar menuju yang kotor tetapi sebagian teman kami akan menetap disekitar sini”.jawabnya dengan baik. Pemuda tadi hanya tersenyum dan meninggalkannya menuju keatas. Setelah sampai diatas nenek tadi menyapa….”Bagaimana wahai pemuda pemberani”. “Sebenarnya mereka berhati dari yang memiliki hati.” “Apa maksudmu” “Sudahlah nek mari kita lihat mereka pergi.” Kemudian cahaya putih dari jembatan terbang menuju langit dan menyebar menjadi kepingan kecil menuju wilayah wilayah lainnya entah kemana mereka pergi penulispun tidak tahu. Mungkin saja mereka tinggal disampingmu.TAMAT
22.51 | 0 komentar | Read More

54.kumpulan kisah-kisah misteri dari primbon (kisah nyata)

Hantu penunggu sumur tua

Peristiwa ini benar - benar saya saksikan dengan mata kepalaku sendiri, saya yang pada awalnya belum pernah mengalami hal2 seperti ini hampir shock menyaksikannya, saya percaya akan adanya alam ghaib tersebut. Awal ceritanya begini, ketika di kampung saya biasa mengadakan kegiatan ronda dan kebetulan saya yang dapat giliran piket pada malam itu, seingat saya malam itu malam sabtu, sekita pukul 10. 30 malam, bersama dua teman saya keliling untuk mememriksa keadaan desa, ketika keadaan aman lalu, kamipun bermain catur di tempat pos kambling, tidak berapa lama sayapun minta pamit pulang, bermaksud untuk buang hajat besar, jarak antara pos kambling rumah saya hanya dipisahkan oleh bangunan bengkel yang masih dioperasikan, sayapun bergegas pulang setelah mendapat izin dari teman2, malam itu kira2 pukul 12 malam lebih, udara begitu dingin dan suara anjing yang menggonggong terus-menerus membuat bulu kuduku kerdiri, akupun waspada akan adanya anjing yang biasanya berkeliaran disekitar bengkel tersebut, lalu aku membawa sebuah batu yang saya kira cukup untuk mengusir anjing tersebut. setelah melewati bengkel keadaan biasa2 saja tapi, ada perasaan yang aku tidak mengerti, tercium olehku semerbak bunga yang biasanya ditabur di pemakaman, fikiranku bercabang2 tidak karuan tapi aku tetap berjalan, mencoba untuk menenangkan hati, namun apa yang aku temui, tidak jauh dari bengkel tersebut samar2 aku melihat sesosok tubuh seorang perempuan yang posisinya duduk diatas sebuah batu kali dan dibawah sebuah pohon jambu air yang agak condong ke arah barat, perasaan takuttambah menghantuiku, tapi aku harus menghampiri perempuan itu, sebab itu jalan satu2nya yang menuju kerumahku, akupu tak lupa menyebut nama tuhan dan membaca do'a keselamatan, aku mantapkan langkahku lalu,aku mendekatinya, ketika jarak antara saya dan cewek tersebut cukup dekat kurang lebih satu meter setengah, dengan kesadaranku penuh, aku melihat dengan jelas perempuan itu didepan mata kepalaku sendiri, posisinya membelakangiku, wajahnya dipalingkan dari pandanganku, adapun busana perempua itu memakai kebaya ala jawa, bawahnya dibaluk batik jawa yang baguskuning keemasan, berkebaya warna merah keunguan, serata rambutnya hitam disanggul modelnya kerucut (puntir), posisi kakinya ditutupi batik. Akupun membuka pertanyaan bercapur rasa takut, "selamat malam embak...belum tidur..... kok malam begini masih diluar? perempuan itu diam, aku bertanya lagi " embak dari mana...? tetap tidak menjawab, "embak...lagi menunggu siapa.... ? tetap diam, "tidak baik seorang cewek keliaran malam2 seperti ini......lebih baik, embak pulang saja kerumah emabak, biar embak aman di rumah...? diapun masih tetap diam, akupun makin penasaran bercampur takut yang teramat, sambil membawa batu yang aku simpan dibelakang tubuhkun aku mencobah berkata agak kasar sebab fikirku ini bukan manusia, " embak....embak bisa ngomong enggak sich, kok dari tadi diam..? dia tetap diam, akupu memantapkan didalam hati apapun resikonya akan aku hadapi, lalu akupun melontarkan pertanyaan, " embak....kalo embak tidak menjawab pertanyaanku aku akan lempar embak dengan batu ini.....!!!!"pertanyaan tersebut aku ulangi sampai ketiga kalinya, dan dia tetap diam, diam seribut kata....akupun tidak ragu lagi, aku langsung melemparkan batu itu tepat di punggung perempuan itu, lalu apa yang aku alami,...perempuan tersebut tertawa sambil hi hi hi ...dia terbang....terbang seperti kapas melintas diatas kepalaku.....yang aku lihat hanya kepulan asap putih yang berasal dari kakinya, perempuan itu terbang dan lenyap pada sebuah pohon belimbing yang didekatnya ada sumur tua,....dengan langkah yang berat akupun dan perasaan yang tidak karuan, akupun dengan langakah berat bergegas pulang sambil berdo'a.....keesesok harinya aku ceritakan pengalamaku itu pada pak yai yang mengerti hal2 seperti itu, pak yai bilang memang hantu itu suka menggau orang kampung ini,hantu itu bertempat di sumur tua. tidak lama dari peristiwa itu lalu diadakanlah selamatan di sebuah rumah baru yang berdekatan dengan sumur tua itu, guna mengusir hantu tersebut biar tidak mengganggu penduduk kampung, setelah peristiwa itu, aku tidak kampungku jadi aman dan aku tidak menemui hal2 yang aneh seperti hari sebelumnya.


Praktek Kerja Lapangan

Kejadian ini bener2 bikin gue yang STRESS abis!! pas itu salah satu mata kuliah gue ngadain PKL ke SOLO. tepatnya nih ada PKL yang berhubungan dengan pernaskahan. di SOLO kami semua yang terdiri sekitar 35 orang menginap disalah satu hotel sederhana, sebut saja hotel ADEM AYEM yang letaknya di Jln. moestopo kalo gak salah. gue gak nyangka bgt kalo hotel yang bakalan gue tempatin itu bener2 hotel yang sangat sederhana...kamarnya terbatas bgt. begitu kelompok kami masuk hotel itu semua kamar sudah penuh dan gak mungkin lagi nerima tamu hotel yang lain. fasilitas kamarnya juga minim bgt, hanya ada 2 tempat tidur disetiap kamarnya. itupun berupa kasur kapuk yang sudah usang. lalu ada sebuah lemari kecil+tempat menggantung baju, 2 kursi dan satu meja tempat biasanya pelayan meletakkan teh anget, satu hal lagi setiap kamar hanya diterangi dengan lampu kecil berwarna kuning yang setidaknya cukup terang untuk melihat ruangan sekitar...mengenaskan! ternyata emang bukan hanya ketakutanku semata, tapi emang bener kalo suasana hotel itu angker dan 'suwung' (kalo orang jawa bilang). bener aja, malemnya waktu kami semua tertidur ada beberapa temen kami yang bertugas jaga malam (cowok semua). nah pas malam pertama itu ada beberapa hal aneh yang bikin merinding juga. saat mereka semua kumpul diruang depan tepatnya ruang tamu salah satu dari mereka (sebut saja ADI) dikejutkan dengan sosok asing yang aneh. sosok itu tinggi besar dengan rambut panjang tergerai dan memakai pakaian putih. sosok itu berdiri membelakangi ADI dan kawan2, adi mencoba klarifikai ke teman2 dengan menanyakan sosok itu...tapi ternyata sosok itu dah keburu hilang entah kemana. kejadian berikutnya dialami salah satu temen cewek kami, kebetulan dia berjilbab. sewaktu melewati beberapa kamar yang terkenal suwung (dikamar belakang) tiba2 aja jilbabnya terbang dan menutupi mukanya...sangat heran padahal tak ada angin atau semilirpun yang terasa olehnya., tapi kenapa jilbabnya bisa terbang??? keesokan harinya kejadian demi kejadian tetep aja ada tak berhenti begitu saja. dan yang terakhir ini sangat mengerikan ketimbang yang dua itu. kejadian ini dialami SUGENG yang kebetulan letak kamarnya berada di belakang pojok sendiri. dan diepan kamarnya pas ada sebuah ruangan bawah tanah yang bener2 angker kelihatannya. pas sekitar ba'da maghrib Sugeng berada sendirian dikamarnya, kegiatannya hanya mengutak-atik HP miliknya. beberapa saat dia merasa ada sosok yang rengah mengamatinya tepat didepannya. dan itu mengarah tepat di ruang bawah tanah, secara logika kalau emang manusia pastiah membutuhkan tangga untuk bisa mencapai posisi setara dengan jendela kamar Sugeng. tapi kali itu sosok itu melayang, sosok itu memakai pakaian hitam legam, sorot matanya tajam,berambut tergerai panjang...kontan Sugeng dengan takutnya langsung mengalihkan pandangan ke sosok itu tapi dengan skelebat mata sosok itu menghilang entah kemana!!!!!! setelah itu semua keadaan kembali normal, tapi anehnya aku sendiri yang tidak bisa memejamkan mata..aku akuin aku emang panakut. alhasil aku terus saja tak bisa tidur padahal teman-teman satu kamarku dah pada tidur dan memejamkan matanya. pada saat aku mulai terlelap aku tiba2 dikejutkan dengan mimpi yang terasa nyata sekali. seolah-olah ada seseorang yang terus saja memandangi aku dengan sorot matanya yang tajam..jaraknya pertama-tama agak jauh, tapi kemudian semakin dekat dan dekat bahkan sampai langsung menusuk mataku...saat sadar aku langsung istighfar tapi aku tak bisa melupakan tatapan merah itu!!!!

Besoknya aku dan teman2 sepakat untuk pulang secepatnya kalo' perlu dengan kereta atau bus yang paling pagi sekalian..jadi kami bia segera pergi daroi hotel yang mengerikan ini....


Pengalaman Aneh

Peristiwa ini benar-benar saya alami, dan saya belum begitu mengerti atas apa yang terjadi. Peristiwa ini terjadi tahun tahun 2000, tiga tahun yang lalu saya tak dapat mengingat tanggal dan bulannya. Saat itu jam menunjukan pukul 20:00, waktunya untuk tidur dan mengistirahatkan tubuhku yang lelah setelah seharian kerja. Entah apa penyebabnya mata ini rasanya sulit untuk diajak kompromi, padahal otak dalam kepalaku sudah mengajaknya istirahat. Sampai pukul 00:00 saya belum juga dapat tidur, saya sangat gelisah atas atas semuanya, tak lama kemudian keanehan mulai terjadi, dan entah apakan itu ?. Jari jempol kakiku terasa bergetar seperti kesemutan, lalu naik kebetis, lutut dan pahaku, dengan kepala yang begitu berat saya mencoba berpikir apa yang terjadi ?..... mungkin ini hanya perasaan tubuhku ketika lelah dan tak mau tidur. Keringat dingin membasahi tubuhku dan pahaku masih terasa bergetar lalu naik lagi ke perut, dada, dan leher saat itu saya langsung tak ingat apa-apa, tak lama kemudian saya ingat kembali dan merasa tubuh ini ada yang mengangkatnya, dan memang tubuhku telah berada diatas ( melayang )lalu saya melirik kebawah ternyata diatas tempat tidur ada yang tidur telentang dan ah... ternyata itu saya ..... tapi siapa yang sedang melayang ini, saya melihat seluruh tubuh semua sama baju, celana pokoknya semua, sama saya kaget sekali dan berteriak, saat berteriak itu terasa tubuhku seperti tertarik magnet dan jatuh menimpa tubuh yang sedang tidur itu. Mataku melihat sekeliling kamarku, ternyata saya telah berada diatas tempat tidur lagi. Saya tak mengerti atas semua yang terjadi, saya berpikir dan mengingat semuanya, pada saat itulah keanehan terjadi lagi jempol kaki bergetar kembali dan naik terus sampai ke leher, ketika kepala terasa bergetar saya merasa tubuh saya tersedot keatas dan terus terbang hingga menyentuh langit-langit kamar, dan kulihat sekeliling kamarku dan ... astaga .. saya melihat kembali ada tubuh sedang tidur dan sangat mirip denganku, belum sempat berpikir lebih jauh tiba-tiba tubuhku yang sedang terbang terasa terus naik keatas ( masih dalam keadaan telentang ). Saya merasa aneh saat tubuh saya terbang dan menabrak langit-langit harusnya terasa dan tak mungkin dapat melaluinya begitu saja , tapi semuanya dapat dilewati begitu saja layaknya menabrak bayangan, begitu juga saat menabrak atap dan genting, semuanya dilewati begitu saja. Tubuh saya terus terbang keatas dan melihat sekeliling, dibawah saya melihat atap-atap rumah yang lain. Perasaan takut seketika itu hilang berganti dengan perasaan indah yang tiada tara, saya benar-benar melupakan kejadian sebelumnya. Entah berapa lama saya ada dalam keadaan seperti itu, saat indah-indahnya terbang saya teringat akan tubuh yang tidur telentang diatas kasur tadi, seketika itu saya merasa tersedot ( rasanya seperti magnet yang bila kedua kutub berbedanya didekatkan ) dan meluncur kebawah mendekati atap dan menabraknya dengan begitu saja, sama seperti keadaan saat saya terbang. Semua berjalan begitu saja dan sangat cepat sekali lalu tahu-tahu saya telah berada diatas tempat tidur, saya berpikir dan mencoba mengingat atas apa yang terjadi. Besok paginya ketika saya bangun saya merasa tubuh saya ngilu seperti yang sudah bekerja berat. Sampai sekarang ini saya telah tiga kali mengalami hal yang demikian, dan saya belum begitu mengerti atas semuanya, bagi para PRIMBON yang kebetulan membaca cerita saya dan tahu atas kejadian tersebut tolong kirimkan e_mail kepada saya ( arisriadi@yahoo.com ) dan saya sangat berterima kasih bila ada yang memberi penjelasan atas kejadian tersebut.
22.51 | 0 komentar | Read More

BACA JUGA

DAFTAR LENGKAP ARTIKEL BLOG BAGINDAERY

Ikuti situs Bagindaery

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...