ARTIKEL PILIHAN
Akhir Kisah Amrozi Cs
Written By Situs Baginda Ery (New) on Senin, 04 April 2011 | 18.52
EKSEKUSI AMROZI CS: Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung M Jasman Panjaitan
memberi keterangan pers mengenai eksekusi ketiga terpidana mati kasus bom Bali yaitu Amrozi,
Imam Samudra, dan Ali Gufron alias Mukhlas di Jakarta, Minggu (9/11).
By Republika Contributor
JAKARTA--Dua kakak beradik Amrozi dan Ali Ghufron alias Mukhlas, Abdul Aziz alias Imam Samudra, serta komplotannya membuat kemeriahan suasana dugem (dunia gemerlap) pada Sabtu malam 12 Oktober 2002 pukul 23:05 di kafe Sari Club, Paddy's Pub, dan tempat hiburan di kawasan Legian, Kuta, Bali menjadi duka mendalam.
A
tas nama "jihad" yang mereka yakini, mereka menebar teror dengan meledakkan bom di depan kafe Sari Club yang menewaskan 202 orang tewas (38 WNI dan 164 turis asing) pada malam minggu itu.
Isa alias Feri masuk ke Paddy's Pub dan langsung meledakkan bom yang ada di dalam rompinya dan beberapa saat kemudian Arnasan alias Jimi meledakkan bom di mobil Mitsubishi L-300 yang diparkir di depan Sari Club. Dua orang teroris itu tewas dalam aksinya.
Enam tahun kemudian, pada malam yang sama namun dalam keheningan dan suasana mencekam Amrozi, Mukhlas, dan Imam Samudra dieksekusi mati masing-masing oleh satu regu tembak pada pukul 23:20 WIB di perbukitan "Nirbaya" yang berada sekitar enam kilometer sebelah selatan Lembaga Pemasyarakatan Batu Nusakambangan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Hingga tulisan ini dibuat hari Minggu (9/11) sekitar pukul 01:30 belum ada keterangan resmi dari Kejaksaan Agung. Sebelumnya Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung Jasman Panjaitan memberikan keterangan pers bahwa Kejaksaan Agung belum menerima informasi apapun perihal eksekusi itu.
Panjaitan menyatakan bahwa satu-satunya sumber resmi terkait pelaksanaan eksekusi tersebut adalah dari Puspenkum Kejaksaan Agung dan dia merencanakan memberikan keterangan lengkap kepada pers pada Minggu pagi.
Panjaitan tidak membantah pemberitaan yang menyebutkan bahwa Amrozi, Mukhlas, dan Imam Samudra telah dieksekusi.
Sumber ANTARA di Nusakambangan, Minggu dinihari, menyebutkan, ketiga terpidana mati itu dibawa keluar oleh anggota Gegana dari selnya di LP Batu, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Sabtu malam, sekitar pukul 23.00 WIB.
Mereka dinaikkan ke sebuah mobil dan dibawa ke suatu tempat yang dikenal dengan nama "Nirbaya" yakni berupa perbukitan yang berada sekitar 6 kilometer sebelah selatan LP Batu.
Nirbaya merupakan sebuah lembaga pemasyarakatan peninggalan Belanda yang telah ditutup sejak 1986. Kini tempat tersebut telah dijadikan tempat eksekusi bagi sejumlah terpidana mati.
Berdasarkan catatan ANTARA, empat peristiwa eksekusi terjadi di sana yakni dua terpidana kasus subversi, Umar (1985) dan Bambang Suswoyo (1987) serta dua terpidana warga negara Nigeria yang kasus narkoba, Samuel Iwuchukwu Okoye dan Hansen Anthony Nwaolisa pada 26 Juni 2008. Bahkan, jenazah para terpidana mati tersebut dimakamkan di tempat ini.
Di kawasan ini, Amrozi dan kawan-kawan menjalani eksekusi di hadapan tiga regu tembak dari Polda Jawa Tengah.
Prosesi eksekusi yang dimulai sekitar pukul 23.10 WIB, diawali dengan siraman rohani oleh rohaniwan yang meminta supaya Amrozi dkk menerima dengan ikhlas apa yang dilakukan oleh negara dan dilanjutkan pembacaan ayat-ayat suci Alquran.
Selanjutnya jaksa eksekutor, Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, I.B. Wiswantanu membacakan surat perintah pelaksanaan eksekusi dengan didampingi jaksa eksekutor lainnya, Kasubsi Prapenuntutan Kejaksaan Negeri Denpasar Edy Arta Wijaya dan Aspidum Kejati Jateng Monang Pardede.
Tepat pukul 23.20 WIB, setelah surat perintah dibacakan, tiga regu tembak segera menembakkan peluru ke arah Amrozi dkk yang masing-masing terikat pada sebuah kayu dengan kepala tertutup kain hitam.
Sepuluh menit kemudian, Amrozi dan kawan-kawan dinyatakan meninggal, setelah menjalani autopsi oleh tim dokter forensik Polda Jawa Tengah.
Menurut rencana, jenazah tiga terpidana mati tersebut akan dibawa ke rumah duka di kampung halaman masing-masing pada hari Minggu pukul 05:00 WIB.
Itulah akhir "jihad" ketiga terpidana mati kasus bom Bali I.
Kelompok teroris
Setelah peristiwa bom Bali I, aparat berhasil membongkar kelompok teroris yang terlibat. Mereka adalah Abdul Goni (didakwa seumur hidup), Abdul Hamid (kelompok Solo), Abdul Rauf (kelompok Serang), Abdul Aziz alias Imam Samudra, Achmad Roichan, Ali Ghufron alias Mukhlas, Ali Imron alias Alik (didakwa seumur hidup), Amrozi bin Nurhasyim alias Amrozi, Andi Hidayat dan Andi Oktavia (kelompok Serang), Arnasan alias Jimi, Bambang Setiono (kelompok Solo), Budi Wibowo (kelompok Solo), Dr Azhari alias Alan (tewas dalam penyergapan oleh polisi di Kota Batu tanggal 9 November 2005)
Dulmatin, Feri alias Isa, Herlambang (kelompok Solo), Hernianto (kelompok Solo), Idris alias Johni Hendrawan, Junaedi (kelompok Serang), Makmuri (kelompok Solo), Mohammad Musafak (kelompok Solo), Mohammad Najib Nawawi (kelompok Solo), Umar Kecil alias Patek, Utomo Pamungkas alias Mubarok (didakwa seumur hidup), dan Zulkarnaen.
Amrozi ditangkap pertama kali pada 7 November 2002. Berturut-turut kemudian ditangkap Imam Samudra pada 21 November 2002, Mukhlas alias Ali Gufron pada 4 Desember 2002 dan terakhir Ali Imron pada 14 Januari 2003). Ali Imron juga merupakan adik Amrozi.
Pada tahun 2003, Amrozi, Ali Ghufron dan Imam Samudra divonis hukuman mati dalam persidangan di Bali. Upaya banding hingga kasasi, peninjauan kembali ke Mahkamah Agung bahkan upaya grasi ke Presiden ditolak.
Imam Samudra yang bernama asli Abdul Aziz (lahir di Desa Lopang Gede, Serang, Banten tanggal 14 Januari 1970 dari pasangan Sihabuddin dan Embay Badriani) dikenal sebagai teroris anti Amerika Serikat dan sekutunya. Ia pernah melalang ke Malaysia dan Afghanistan untuk berdagang sambil belajar mengenai jihad dan menggunakan senjata api, merangkai bom, serta menggunakan ranjau.
Setelah ditangkap, Imam Samudra tersangkut pula dalam aksi teror sebelumnya seperti pengeboman gereja di Batam pada malam natal 2000, peledakan bom di Plaza Atrium Senen Jakarta 2001, dan pengeboman gereja Santa Anna dan HKBP di Jakarta.
Ali Amrozi bin Nurhasyim (lahir di Lamongan pada 5 Juli 1962) dicap sebagai teroris yang termotivasi ideologi Islam radikal dan anti-Barat yang didukung Jemaah Islamiyah.
Amrozi selalu meyakini bahwa aksinya merupakan jihad dan ia kerap tersenyum saat memberikan keterangan kepada wartawan baik ketika dipenjara di LP Kerobokan Denpasar atau sejak dipindahkan ke LP Nusakambangan bersama Imam Samudra dan Mukhlas pada 11 Oktober 2005.
Bahkan Amrozi di dalam penjara pada 12 Mei 2008 menikah kembali dengan Rahma.
Sementara Huda bin Abdul Haq alias Ali Ghufron alias Mukhlas lahir di Lamongan pada 9 February 1960.
Sama seperti kakaknya, Mukhlas dikabarkan juga terlibat dalam jaringan Jemaah Islamiyah dan pernah mendapat pelatihan ala tentara di Afghanistan.
Jenazah Amrozi dan Mukhlas dibawa ke kampung halamannya di Tenggulun, Lamongan sedangkan Imam Samudra dibawa ke daerah asalnya di Serang untuk dimakamkan.Ant/Budi Setiawanto/ya
A
Isa alias Feri masuk ke Paddy's Pub dan langsung meledakkan bom yang ada di dalam rompinya dan beberapa saat kemudian Arnasan alias Jimi meledakkan bom di mobil Mitsubishi L-300 yang diparkir di depan Sari Club. Dua orang teroris itu tewas dalam aksinya.
Hingga tulisan ini dibuat hari Minggu (9/11) sekitar pukul 01:30 belum ada keterangan resmi dari Kejaksaan Agung. Sebelumnya Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung Jasman Panjaitan memberikan keterangan pers bahwa Kejaksaan Agung belum menerima informasi apapun perihal eksekusi itu.
Panjaitan menyatakan bahwa satu-satunya sumber resmi terkait pelaksanaan eksekusi tersebut adalah dari Puspenkum Kejaksaan Agung dan dia merencanakan memberikan keterangan lengkap kepada pers pada Minggu pagi.
Sumber ANTARA di Nusakambangan, Minggu dinihari, menyebutkan, ketiga terpidana mati itu dibawa keluar oleh anggota Gegana dari selnya di LP Batu, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Sabtu malam, sekitar pukul 23.00 WIB.
Mereka dinaikkan ke sebuah mobil dan dibawa ke suatu tempat yang dikenal dengan nama "Nirbaya" yakni berupa perbukitan yang berada sekitar 6 kilometer sebelah selatan LP Batu.
Nirbaya merupakan sebuah lembaga pemasyarakatan peninggalan Belanda yang telah ditutup sejak 1986. Kini tempat tersebut telah dijadikan tempat eksekusi bagi sejumlah terpidana mati.
Di kawasan ini, Amrozi dan kawan-kawan menjalani eksekusi di hadapan tiga regu tembak dari Polda Jawa Tengah.
Prosesi eksekusi yang dimulai sekitar pukul 23.10 WIB, diawali dengan siraman rohani oleh rohaniwan yang meminta supaya Amrozi dkk menerima dengan ikhlas apa yang dilakukan oleh negara dan dilanjutkan pembacaan ayat-ayat suci Alquran.
Selanjutnya jaksa eksekutor, Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, I.B. Wiswantanu membacakan surat perintah pelaksanaan eksekusi dengan didampingi jaksa eksekutor lainnya, Kasubsi Prapenuntutan Kejaksaan Negeri Denpasar Edy Arta Wijaya dan Aspidum Kejati Jateng Monang Pardede.
Tepat pukul 23.20 WIB, setelah surat perintah dibacakan, tiga regu tembak segera menembakkan peluru ke arah Amrozi dkk yang masing-masing terikat pada sebuah kayu dengan kepala tertutup kain hitam.
Sepuluh menit kemudian, Amrozi dan kawan-kawan dinyatakan meninggal, setelah menjalani autopsi oleh tim dokter forensik Polda Jawa Tengah.
Menurut rencana, jenazah tiga terpidana mati tersebut akan dibawa ke rumah duka di kampung halaman masing-masing pada hari Minggu pukul 05:00 WIB.
Itulah akhir "jihad" ketiga terpidana mati kasus bom Bali I.
Kelompok teroris
Dulmatin, Feri alias Isa, Herlambang (kelompok Solo), Hernianto (kelompok Solo), Idris alias Johni Hendrawan, Junaedi (kelompok Serang), Makmuri (kelompok Solo), Mohammad Musafak (kelompok Solo), Mohammad Najib Nawawi (kelompok Solo), Umar Kecil alias Patek, Utomo Pamungkas alias Mubarok (didakwa seumur hidup), dan Zulkarnaen.
Amrozi ditangkap pertama kali pada 7 November 2002. Berturut-turut kemudian ditangkap Imam Samudra pada 21 November 2002, Mukhlas alias Ali Gufron pada 4 Desember 2002 dan terakhir Ali Imron pada 14 Januari 2003). Ali Imron juga merupakan adik Amrozi.
Pada tahun 2003, Amrozi, Ali Ghufron dan Imam Samudra divonis hukuman mati dalam persidangan di Bali. Upaya banding hingga kasasi, peninjauan kembali ke Mahkamah Agung bahkan upaya grasi ke Presiden ditolak.
Imam Samudra yang bernama asli Abdul Aziz (lahir di Desa Lopang Gede, Serang, Banten tanggal 14 Januari 1970 dari pasangan Sihabuddin dan Embay Badriani) dikenal sebagai teroris anti Amerika Serikat dan sekutunya. Ia pernah melalang ke Malaysia dan Afghanistan untuk berdagang sambil belajar mengenai jihad dan menggunakan senjata api, merangkai bom, serta menggunakan ranjau.
Setelah ditangkap, Imam Samudra tersangkut pula dalam aksi teror sebelumnya seperti pengeboman gereja di Batam pada malam natal 2000, peledakan bom di Plaza Atrium Senen Jakarta 2001, dan pengeboman gereja Santa Anna dan HKBP di Jakarta.
Ali Amrozi bin Nurhasyim (lahir di Lamongan pada 5 Juli 1962) dicap sebagai teroris yang termotivasi ideologi Islam radikal dan anti-Barat yang didukung Jemaah Islamiyah.
Bahkan Amrozi di dalam penjara pada 12 Mei 2008 menikah kembali dengan Rahma.
Sementara Huda bin Abdul Haq alias Ali Ghufron alias Mukhlas lahir di Lamongan pada 9 February 1960.
Sama seperti kakaknya, Mukhlas dikabarkan juga terlibat dalam jaringan Jemaah Islamiyah dan pernah mendapat pelatihan ala tentara di Afghanistan.
Jenazah Amrozi dan Mukhlas dibawa ke kampung halamannya di Tenggulun, Lamongan sedangkan Imam Samudra dibawa ke daerah asalnya di Serang untuk dimakamkan.Ant/Budi Setiawanto/ya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
BACA JUGA
DAFTAR LENGKAP ARTIKEL BLOG BAGINDAERY
-
►
2017
(50)
- ► 09/17 - 09/24 (3)
- ► 08/20 - 08/27 (4)
- ► 04/02 - 04/09 (7)
- ► 03/26 - 04/02 (5)
- ► 03/19 - 03/26 (9)
- ► 03/12 - 03/19 (15)
- ► 02/26 - 03/05 (7)
-
►
2016
(139)
- ► 12/18 - 12/25 (5)
- ► 12/11 - 12/18 (2)
- ► 11/13 - 11/20 (13)
- ► 11/06 - 11/13 (9)
- ► 07/24 - 07/31 (7)
- ► 07/17 - 07/24 (7)
- ► 07/03 - 07/10 (19)
- ► 06/26 - 07/03 (12)
- ► 06/19 - 06/26 (15)
- ► 06/12 - 06/19 (6)
- ► 05/08 - 05/15 (1)
- ► 04/10 - 04/17 (6)
- ► 02/14 - 02/21 (3)
- ► 02/07 - 02/14 (10)
- ► 01/31 - 02/07 (12)
- ► 01/24 - 01/31 (12)
-
►
2015
(281)
- ► 12/27 - 01/03 (19)
- ► 08/09 - 08/16 (3)
- ► 05/10 - 05/17 (10)
- ► 04/26 - 05/03 (3)
- ► 04/19 - 04/26 (28)
- ► 04/12 - 04/19 (39)
- ► 04/05 - 04/12 (93)
- ► 03/29 - 04/05 (64)
- ► 03/22 - 03/29 (13)
- ► 02/22 - 03/01 (3)
- ► 02/15 - 02/22 (5)
- ► 01/04 - 01/11 (1)
-
►
2014
(1059)
- ► 12/28 - 01/04 (12)
- ► 12/21 - 12/28 (5)
- ► 11/23 - 11/30 (33)
- ► 11/09 - 11/16 (1)
- ► 11/02 - 11/09 (1)
- ► 10/26 - 11/02 (14)
- ► 10/05 - 10/12 (4)
- ► 09/28 - 10/05 (7)
- ► 08/24 - 08/31 (19)
- ► 08/10 - 08/17 (6)
- ► 08/03 - 08/10 (3)
- ► 07/13 - 07/20 (12)
- ► 07/06 - 07/13 (15)
- ► 06/29 - 07/06 (7)
- ► 06/22 - 06/29 (5)
- ► 06/15 - 06/22 (7)
- ► 06/08 - 06/15 (29)
- ► 06/01 - 06/08 (34)
- ► 05/25 - 06/01 (3)
- ► 05/18 - 05/25 (7)
- ► 05/11 - 05/18 (4)
- ► 04/27 - 05/04 (1)
- ► 04/20 - 04/27 (19)
- ► 04/13 - 04/20 (18)
- ► 04/06 - 04/13 (13)
- ► 03/30 - 04/06 (19)
- ► 03/23 - 03/30 (31)
- ► 03/16 - 03/23 (51)
- ► 03/09 - 03/16 (56)
- ► 03/02 - 03/09 (80)
- ► 02/23 - 03/02 (78)
- ► 02/16 - 02/23 (41)
- ► 02/09 - 02/16 (54)
- ► 02/02 - 02/09 (61)
- ► 01/26 - 02/02 (68)
- ► 01/19 - 01/26 (57)
- ► 01/12 - 01/19 (88)
- ► 01/05 - 01/12 (96)
-
►
2013
(3222)
- ► 12/29 - 01/05 (104)
- ► 12/22 - 12/29 (124)
- ► 12/15 - 12/22 (86)
- ► 12/08 - 12/15 (70)
- ► 12/01 - 12/08 (84)
- ► 11/24 - 12/01 (79)
- ► 11/17 - 11/24 (48)
- ► 11/10 - 11/17 (64)
- ► 11/03 - 11/10 (52)
- ► 10/27 - 11/03 (65)
- ► 10/20 - 10/27 (78)
- ► 10/13 - 10/20 (102)
- ► 10/06 - 10/13 (84)
- ► 09/29 - 10/06 (111)
- ► 09/22 - 09/29 (129)
- ► 09/15 - 09/22 (128)
- ► 09/08 - 09/15 (153)
- ► 09/01 - 09/08 (164)
- ► 08/25 - 09/01 (160)
- ► 08/18 - 08/25 (104)
- ► 08/11 - 08/18 (156)
- ► 08/04 - 08/11 (322)
- ► 07/28 - 08/04 (108)
- ► 07/21 - 07/28 (104)
- ► 07/14 - 07/21 (59)
- ► 07/07 - 07/14 (24)
- ► 06/30 - 07/07 (12)
- ► 06/23 - 06/30 (35)
- ► 06/09 - 06/16 (40)
- ► 06/02 - 06/09 (11)
- ► 05/26 - 06/02 (51)
- ► 05/19 - 05/26 (13)
- ► 05/12 - 05/19 (4)
- ► 04/21 - 04/28 (6)
- ► 04/14 - 04/21 (21)
- ► 04/07 - 04/14 (8)
- ► 03/31 - 04/07 (75)
- ► 03/24 - 03/31 (62)
- ► 03/17 - 03/24 (53)
- ► 03/10 - 03/17 (30)
- ► 03/03 - 03/10 (2)
- ► 02/03 - 02/10 (19)
- ► 01/20 - 01/27 (18)
-
►
2012
(403)
- ► 12/30 - 01/06 (8)
- ► 12/16 - 12/23 (14)
- ► 12/09 - 12/16 (12)
- ► 12/02 - 12/09 (10)
- ► 10/28 - 11/04 (1)
- ► 08/12 - 08/19 (13)
- ► 08/05 - 08/12 (29)
- ► 07/29 - 08/05 (69)
- ► 07/22 - 07/29 (85)
- ► 07/15 - 07/22 (92)
- ► 07/08 - 07/15 (65)
- ► 07/01 - 07/08 (5)
-
▼
2011
(1411)
- ► 08/14 - 08/21 (51)
- ► 08/07 - 08/14 (52)
- ► 07/31 - 08/07 (5)
- ► 07/10 - 07/17 (3)
- ► 07/03 - 07/10 (10)
- ► 05/29 - 06/05 (6)
- ► 05/15 - 05/22 (57)
- ► 05/08 - 05/15 (45)
- ► 05/01 - 05/08 (97)
- ► 04/24 - 05/01 (169)
- ► 04/17 - 04/24 (293)
- ► 04/10 - 04/17 (200)
-
▼
04/03 - 04/10
(142)
- Pembahasan Bayi Bermata Satu Itu Apakah Dajjal
- Heboh!Tentara Dajjal Telah Muncul
- Dajjal Dan Sifatnya Di Dalam AlQuran Dan Hadits
- KEMBALINYA AL-MASIH 'ISA DI AKHIR ZAMAN
- Waspada Tanda Tanda Perang Akhir zaman
- 10 Penjara Paling Kejam di Dunia
- Mistery Friday the 13th
- Kisah Kisah & Sejarah Bajak Laut
- Sejarah Pulau ( Penjara ) ALCATRAZ
- Cerita Seram Pasca Tsunami Aceh
- Crazy Tactic on World War II
- Menelusuri Sejarah Perang Salib
- Sejarah Perang SALIB (FULL VERSION)
- Misteri Masa Kelam Islam & Kemenangan Perang Salib
- Byzantium War (Perang Bizantium)
- Keganasan Dracula di perang salib
- Hukum Perang Dalam Islam
- Ayat ayat perang dalam Al Qur an
- Kisah Pelaku Pesugihan Bukit Bawang
- Gaza's Miracle Children: Anak-anak Ajaib Gaza
- Lima Mitos "Aneh" yang Disematkan pada Muslim Amerika
- Sejarah Berdirinya Israel
- Latar Belakang Sejarah Konflik Palestina-Israel di...
- Misteri Tentara ALLAH di Jalur Gaza
- 22 Sifat Buruk Bangsa Israel Dalam Alquran
- Kekuatan Raksasa Militer Indonesia 1960
- Kisah Menjelang Detik-Detik Pembacaan Proklamasi K...
- Kisah Prajurit Jepang Yang Memperjuangkan Kemerdek...
- Kisah Menarik Seputar Kemerdekaan Indonesia
- Ternyata Tragedi WTC sudah di sebutkan dalam Al Qu...
- Misteri Angka 11 (Sisi Lain Tragedi WTC)
- mossard dan israel pelaku WTC ?
- Dunia Akhirnya Tahu, Islam Bukan Pelaku 911 WTC
- 5 Misteri Harta Karun Yang Belum Diketemukan Di Du...
- Menguak Misteri Kota Emas di Kota El-Dorado
- (ARTIKEL MOTIVASI) Definisi orang kaya
- Suara Yang Paling Indah
- Kenapa Harus Melakukan Dosa Berkali-Kali ?
- Andai Saja Para Guru Kita Bersemangat Seperti Beli...
- Beginilah jika bumi hanya dihuni oleh 100 orang saja
- (CERITA MOTIVASI) Cinta dan Waktu
- [CERITA MOTIVASI] Kesuksesan Si Sulung
- (CERITA MOTIVASI) Lilin Vs Bintang
- Hillter juga Mengidolakan Martin Luther
- Hitler sangat mengagumi Mussolini
- mengapa adolf hitler bunuh diri?
- Fakta lain tentang Adolf Hitler
- Rekaman Militer Hitler Diumbar di Internet
- Video Briptu Norman Kembali Eksis
- VIDEO: 'Polisi Gorontalo Menggila'(menyanyi dan me...
- 10 Fakta Tentang Taj Mahal
- 10 Foto-Foto Indah Bumi Yang Diambil oleh Satelit
- KOTA MISTERI,KOTA ROMA
- Misteri Mothman - Manusia ngengat dari Point Pleasant
- (KOTA MISTERI) Sejarah Berdirinya Kota Roma
- Misteri Angka Romawi 4 di Jam Gadang
- Misteri orang gila penyebar gas dari Mattoon-Mad G...
- (KAPAL MISTERIUS) Upaya Mengungkap Misteri Mary Ce...
- The Mary Celeste (kapal hantu dengan awak yang hil...
- VOTTING King Of Mystery Blog 2011
- FAKTA UNIK'6 Lagenda Hewan Kuno (FULL VERSION)
- 15 Hewan-Hewan Kuno Yang Menakjubkan(FULL VERSION)
- Misteri makam kuno
- Misteri Berlian (Berlumur) Darah di Afrika
- Kisah Perjalanan Barack Obama (FULL VERSION)
- Aneh Tapi Nyata! Fakta Dibalik Sosok Ahmadinejad!
- KONTROVERSI LEGENDA KANJENG RATU RORO KIDUL
- (bag:2)GUSTI KANJENG RATU KIDUL BERASAL DARI TANAH...
- (bag:1)GUSTI KANJENG RATU KIDUL BERASAL DARI TANAH...
- 10 Tempat Di Dunia Yang tertutup untuk Umum {sanga...
- Inilah Air Terjun Niagara Saat Membeku
- TOP 10 Tempat paling Misterius di dunia (with pic)
- Misteri Nyi Roro Kidul / Ratu Pantai Selatan
- Tentang Air Terjun Niagara yang Mengagumkan
- Ternyata Air Terjun Niagara Pernah Beku Pada Tahun...
- Misteri makam menangis
- Keindahan Bawah Laut di Balik Kejamnya Bermuda
- Luasnya samudra Allah
- 10 Fakta Menarik Tentang Afrika Selatan
- Fakta Tentang Albert Einstein
- Fakta unik tentang Naga
- Keindahan Suasana Subuh
- Rahasia Sholat Subuh
- Kisah Nyata dan Cara Menunda kematian
- 10 Kekuatan Manusia
- Butterfly Man!! Mysteries of Nature!!
- Makhluk Kecil Itu seperti Manusia???
- SIAPA SEBENARNYA ABU NAWAS?
- Biografi Singkat Abu Nawas
- Kumpulan Kisah Abu Nawas
- Siapakah Abu Nawas ?
- Dahsyatnya Shodaqoh di Bulan Ramadhan
- 9 Keutamaan Bersedekah (FULL VERSION)
- Menyimak Kekuatan Sedekah
- Kekuatan Sedekah
- Efek Kekuatan Bersedekah
- Nikmatnya faedah bersedekah
- Judul: Allah memberi saya jodoh setelah bersedekah
- PENGALAMAN BERSEDEKAH
- Allah memudahkan saya setelah bersedekah rp.500,-
- ► 03/27 - 04/03 (107)
- ► 03/20 - 03/27 (87)
- ► 03/13 - 03/20 (1)
- ► 03/06 - 03/13 (7)
- ► 02/20 - 02/27 (10)
- ► 02/13 - 02/20 (8)
- ► 02/06 - 02/13 (20)
- ► 01/30 - 02/06 (6)
- ► 01/23 - 01/30 (17)
- ► 01/16 - 01/23 (10)
- ► 01/02 - 01/09 (8)
-
►
2010
(2102)
- ► 12/26 - 01/02 (5)
- ► 12/19 - 12/26 (1)
- ► 11/14 - 11/21 (53)
- ► 11/07 - 11/14 (70)
- ► 10/31 - 11/07 (27)
- ► 10/24 - 10/31 (41)
- ► 10/17 - 10/24 (1)
- ► 10/10 - 10/17 (29)
- ► 10/03 - 10/10 (2)
- ► 09/26 - 10/03 (39)
- ► 09/19 - 09/26 (3)
- ► 08/15 - 08/22 (23)
- ► 08/08 - 08/15 (74)
- ► 08/01 - 08/08 (70)
- ► 07/25 - 08/01 (131)
- ► 07/18 - 07/25 (202)
- ► 07/11 - 07/18 (93)
- ► 07/04 - 07/11 (144)
- ► 06/27 - 07/04 (311)
- ► 06/20 - 06/27 (199)
- ► 06/13 - 06/20 (120)
- ► 06/06 - 06/13 (34)
- ► 05/30 - 06/06 (178)
- ► 05/23 - 05/30 (89)
- ► 05/16 - 05/23 (93)
- ► 05/09 - 05/16 (17)
- ► 05/02 - 05/09 (3)
- ► 04/18 - 04/25 (1)
- ► 04/11 - 04/18 (1)
- ► 02/07 - 02/14 (26)
- ► 01/24 - 01/31 (9)
- ► 01/17 - 01/24 (12)
- ► 01/03 - 01/10 (1)
-
►
2009
(3)
- ► 12/27 - 01/03 (3)
0 komentar:
Posting Komentar
1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.
Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.
( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )
Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.
Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar
Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com