ARTIKEL PILIHAN

GOOGLE TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

ARTIKEL PILIHAN

Ketika Sepi Itu Melanda jiwa ( Seiring perjalanan waktu,detik dan usia kita semakin hari semakin dewasa,kadang kita merasa butuh seseorang yang bisa mendampingi kemanapun angin berhembus )

Written By Situs Baginda Ery (New) on Minggu, 23 Februari 2014 | 11.20

sepiSeiring perjalanan waktu,detik dan usia kita semakin hari semakin dewasa,kadang kita merasa butuh seseorang yang bisa mendampingi kemanapun angin berhembus..hehehe, demikian pula dengan saya saat ini,merasa kesepian dan sendiri,bukan karena tidak punya teman atau sahabat tapi dalam sisi lain kesepian saya kurang adanya pendamping yang bisa di ajak curhat,yah bisa di katakan pacarlah..hehehhe..saya juga pernah menulis dengan teman seperti ini dengan judul antara kesepian dan sendiri
Bayangkan, ketika dirimu berada di depan komputer pentium dua jadul atau menghadap laptop apple terbaru atau kau mungkin membayangkan dirimu duduk sendiri di depan beranda kos-kosan dan dibelai angin senja, kau genggam erat pensil yang telah kau raut tajam, dan sebuah buku catatan kumal yg lebih pas jadi pegangan tukang sayur untuk mencatat hutang pelanggan, atau pas kita di kantor dan hanya terpaku di ruangan kerja kita. Kau telah siap terbang, membiarkan diri siap terhisap. Ya, kau tengah menulis, menumpahkan seluruh rasa, jiwa, dan tenaga. Kau tumpahkan semuanya baik itu cerita gembira ketika bertemu si dia atau sebuah surat yg datang dari orang tua di desa, rasa kesal di sekolah atau tempat kerja, sebuah pengetahuan baru yang hendak kau bagi, hingga sebentuk kecil idealisme yang sore itu masih sedikit tersisa.
Menulis hanyalah sebentuk kecil pengalihan jiwa. Ada yang mendaki gunung tinggi, menjelajah kota dan desa, melukis, fotografi, hingga berdzikir atau mungkin mencekek botol bir. Tapi menulis adalah unik, ada unsur keindahan, logika, dan sebagai unsur pengingat. Tulisan adalah obat lupa paling mujarab yg dianugerahkan Allah Swt kepada manusia.
Oleh karena itu saya ingin terus menulis walaupun saat sepi melanda seperti beberapa hari ini. Saya ingin terus menerus meramaikan blog ini. Saya juga membuat game online untuk kesibukan saya,biar kesepian ini ga terus terasa . Entahlah saya tidak bisa berhenti untuk menulis. Padahal dulu saya termasuk salah satu manusia yang antipati terhadap menulis, namun ketika mulai sibuk kerja dikantor , jujur saya terlalu sulit untuk meninggalkannya. Mungkin benar ketika ada seseorang yg berkata apabila kamu gembira melakukan hal tersebut, maka jadikan itu sebagai profesimu. Ya, saya gembira dan cinta mati dengan pekerjaan saya. Masalahnya adalah apa perasaanmu serta apa yg kau rasakan ketika sepi itu melanda jiwa?
Sepi melanda jiwa, bukan berarti tidak punya teman,sahabat atau bahkan teman nongkrong, tapi saya kesepian sudah 4 tahun ini ga punya pacar, bukannya saya pilih-pilih untuk mencari pacar yang cantik,sexi tapi saya ingin mempunyai pendamping hidup yang benar-benar untuk bisa berkomitmen, dan bisa saling mensuport kita..Bayangkan kalau pas gajian tiba, seakan uang gajian ini ga ada artinya, soalnya ga habis-habis..heheheh pengen sekali bisa traktir seorang pacar,tapi belum ada..wkwkwkkw
http://anto84.blogdetik.com/ketika-sepi-itu-melanda-jiwa/
11.20 | 0 komentar | Read More

Drama: Diary Jiwa Sepi

kesepian membalut jiwa yang lara ditengah hiruk pikuknya dunia
disandarkannya asa yang tersisa pada wajah sang lembayung
seribu tanya memenuhi pandangannya, akankah dia bisa bertahan?
sementara dia sudah tidak mempunyai lentera yang dapat menyinari hidupnya…….


itulah catatan terakhir yang pernah kutulis beberapa tahun silam. betapa kenyataan hidup menamparku dengan begitu keras. seolah ingin memberiku hukuman atas kesalahan yang tidak pernah aku perbuat.
lantas apakah salah jika kemudian aku mengeluh?
apakah dengan mengeluh aku sudah menjadi orang yang tidak tabah?
apa yang harus aku lakukan sekarang?
aku sudah tidak tahu lagi bagaimana aku bersikap, semua yang aku lakukan seolah tiada berguna.
aku hanya bisa berjalan bersama sang waktu walaupun terkadang dia enggan menoleh kearahku.
kembali jiwaku berbisik, “aku tidak bisa berhenti hanya sampai disini!”
telah kucoba untuk menjadi tegar, sabar, tabah, atau apalah kau menyebutnya. tapi semakin aku mencoba maka rasa lelah seakan memakuku lebih dalam lagi. kadangkala aku ingin menjerit hingga akan sanggup membuat orang-orang disekitarku menjadi tuli, tapi akankah itu semua dapat memberikan jalan keluar yang benar terhadapku?
aku berpikir untuk kesekian kalinya, bagaimana bisa aku bertahan dengan topeng yang melekat pada diriku, sampai kapan aku harus memakainya? bisakah aku menanggalkannya jika aku sudah mati kelak?
sebab kurasakan bahwa topeng ini lekat bak kulit diwajahku…..
aku harus menyelamatkan diriku mulai saat ini, detik ini karena tak akan ada satu orangpun yang sanggup menolongku selain diriku sendiri.
dalam sunyinya malam kembali kukenang masa-masa yang telah lalu. masa dimana jiwa-jiwa muda menghampiriku silih berganti. kulalui hari-hariku dengan langkah yang ringan, seringan aliran sungai yang mencari alurnya menuju muara. tak pernah sekejappun kupikirkan tentang esok karena aku hanya menjalani hari ini, pun tidak juga kusesali hari kemarin. ya…aku hanya menjalani hidupku saat ini. ku hanya berjalan beriringan dengan hidupku sendiri.
namun aku tidak mengerti kenapa hidup menghempaskan aku disini dengan begitu hebatnya. adakah aku telah mengkhianati hidupku sendiri? ketika semua tanya tak lagi terjawab, ketika airmata tak lagi mampu mengalir turun di pipi,,,jiwa kembali melayang diantara bayang-bayang sepi.
kulihat bayangan-bayangan liar yang menari disekelilingku, dan akupun terhanyut dalam irama tarian yang penuh bujuk rayu. kembali kujalani langkah ku namun kurasakan tak seringan sebelumnya. terasa beban memberati langkahku. tlah kucoba untuk mengangkat kaki ini sekuat ku bisa namun yang kudapati hanya langkah yang terseret.
http://fiksi.kompasiana.com/drama/2011/12/03/diary-jiwa-sepi-413712.html
11.18 | 0 komentar | Read More

Jiwa sepi berbicara ( Terkadang kita sering merasa hati dihambat perasaan sepi, syahdu dan sayu tika perasaan telah dilukai )

Assalaamu'alaikum..

Terkadang kita sering merasa hati dihambat perasaan sepi, syahdu dan sayu tika perasaan telah dilukai. Namun, tanpa kita sedar bahawa ada 'sesuatu' yang sentiasa mendampingi kita, sudi mendengar luahan hati dan berkemampuan menyelesaikan permasalahan yang kita hadapi. Namun, kehadirannya sering kali kita abaikan, di saat bibir kita girang terukir senyuman dan gelak ketawa. Tidak terasa kewujudannya disisi kita walaupun Dia setia setiap waktu tanpa jemu. Namun,apabila berlalu senyuman dan hati mula terusik rasa sedih, barulah kita mencariNya kembali untuk dapat mengubat luka. KehadiranNya tidak pernah kita hargai. Seolah tiada nilai dan erti harga kesetiaan yang telah diberi. "sesuatu" itu sering hadir menghampiri diri kita, Dia sering mendengar bisikan hati nurani kita dan merindukan rintihan kita padaNya.Apabila ditimpa musibah, kita akan membalas cintaNya yang setia,namun apabila telah hilang musibah itu kita kembali melupakanNya. seperti cinta yang ditagih adalah suatu permainan an hanya memenuhi keinginan kita semata. Namun, Dia tetap setia menuggu kita kembali membalas cintaNya walaupun berkali kita melupakanNya.

"HambaKu menyombongkan diri terhadapKu
dengan pelbagai bentuk kemegahan
padahal Akulah yang melindungi mereka
di tempat tidur mereka
Aku yang menciptakan
namun yang disembahnya adalah selainKu
Aku yang memberi rezeki
namun selainKu yang disyukuri
kebaikanKu sentiasa turun kepada para hambaKu
tapi kejahatan merekalah yang naik kepadaKu
Aku mencintai mereka dengan memberikan mereka nikmat-nikmatKu
sedangkan Aku tidak memerlukan mereka
mereka memancing kemurkaanKu dengan pelbagai kemaksiatan
padahal mereka adalah yang paling perlu kepadaKu

Sesiapa yang datang kepadaKu maka
ia akan kujemput dari kejauhan
sesiapa yang berpaling dariKu
Aku akan memanggilnya dari kejauhan

Sesiapa yang meninggalkan sesuatu demi Aku
akan Kuberikan kepadanya lebih dari cukup
sesiapa yang menginginkan keredhaanKu
Aku pun menginginkan apa yang diinginkannya
Sesiapa yang bertindak dengan bergantung pada
daya dan kekuatanKu
maka akan Kulunakkan besi baginya
dan sesiapa yang lebih mementingkan Aku dari selainKu
Akua akan memetingkannya dari orang lain

Orang yang mengerjakan maksiat
tidak akan Kubuat mereka berputus asa dari rahmatKu
jika mereka bertaubat kepadaKu
maka aku akan menjadi kekasih mereka
sebab Aku mencintai orang-orang
yang bertaubat dan mensucikan diri
kalau mereka tidak bertaubat kepadaKu
maka aku akan bertindak sebagai Doktor mereka
akan Kuberikan cubaan kepada mereka dengan berbagai musibah
untuk membersihkan mereka dari berbagai aib

Satu kebaikan disisiKu adalah
senilai sepuluh kali ganda sepertinya
hingga tujuh ratus kali ganda
hingga ke gandaan yang banyak sekali
sedangkan kejahatan disisiKu adalah bernilai satu
maka jika ia telah menyesal dan memohon ampun
maka Aku pun mengampunkannya

Aku mensyukuri amal kebajikan yaang sedikit
dan mengampuni banyak kesalahan
Kasih sayangKu mendahului KemurkaanKu
Sifat penyantunKu
mendahului keputusanKu menjatuhi hukuman
pemberian maafKu lebih mendahului seksaanKu
Aku lebih pengasih kepada hamba-hambaKu
lebih daripada kasih sayang ibu terhadap anak-anaknya

Jika engkau mengingati Aku sendirian
Aku akan mengingati engkau di khalayak ramai
jika engkau mengingati Aku di khalayak ramai
Aku akan mengingati engkau di khalayak yang lebih baik dari itu

jika engkau datang kepadaKu berjalan
Akuhn akan datang kepadamu berlari
jika engkau menghampiriku sehasta
Aku akan menghampirimu sejengkal


Demikianlah Kekasih yang setia sentiasa sudi menemani kita saat suka dan duka
namun cinta yang kita balas tiada keikhlasan men'dua'kanNya dalam perkara yang lain
sering lalai ketika ber'dua-duan' denganNya seolah tiada kemanisan yang kita kecapi
tapi hanya penat yang diperolehi

PemberiaanNya terhadap kita terlalu mahal Dia sudah cukup kaya dan tidak memerlukan kita
hanya ketulusan cinta kita padaNya sebagai bukti lambang cinta sejati
sanggup korbankan kepentingan diri untuk melakukan perkara yang disukaiNya
sanggup menahan kehendak diri dari melakukan laranganNya

Mahalnya pengorbanan yang diberi bukti cinta yang tulus suci yang pasti tidak akan pernah menghampakan pasti kita tidak akan dikecewakan hanya kesetiaan dan keikhlasan
yang didambakan bukti kejujuran. Adakah kita juga mampu menjadi kekasih yang setia? tidak menduakan cinta kita padaNya..semoga kita beroleh kebahagiaan dalam dakapan cintaNya.
http://srikandisyuhadah.blogspot.com/2009/06/jiwa-sepi-berbicara.html
11.16 | 0 komentar | Read More

BACA JUGA

DAFTAR LENGKAP ARTIKEL BLOG BAGINDAERY

Ikuti situs Bagindaery

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...