ARTIKEL PILIHAN

GOOGLE TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

ARTIKEL PILIHAN

SAVE PALESTINE

Written By Situs Baginda Ery (New) on Rabu, 19 Februari 2014 | 20.59

Kini Negara Palestina kembali diuji kekuatannya oleh Allah SWT. Tak tanggung-tanggung, Israel dan para sekutunya menjadi lawan mainnya. Belum genap 7 hari Palestina menghirup udara segar, kini mereka harus bertempur lagi melawan kezaliman negara serakah dan tamak. Siapa sebenarnya yang menghendaki semua ini terjadi? Siapa yang sebenarnya bertepuk tangan, bersorak gembira dengan pecahnya peperangan ini? Mereka adalah syetan. Pernahkah kita berpikir, siapa makhluk yang pertama kali menginginkan perpecahan di dunia? Mayoritas manusia lupa bahwa hidup bukan hanya sekedar di dunia. Sekali lagi siapa yang membuat manusia melupakan semua ini? Sekali lagi saya katakan dia adalah syetan.
Hal yang membuat hati teriris perih bukanlah kekhawatiran muslim-muslimah gugur. Karena mereka di sana meninggal dalam syahid, insya Allah. Tapi lebih dikarenakan semakin merajalelanya kezaliman di muka bumi ini. Mengapa semua ini harus terjadi? Sungguh Allah memang berkehendak Palestina, Negara muslim untuk memenangkan peperangan ini, dan mematahkan kesombongan dan kezaliman Israel dan para sekutunya. Tidak cukupkah bukti bahwa Negara muslim meskipun miskin harta, tak kan bisa di kalahkan. Selama berpuluh-puluh tahun mereka terlatih sebagai pejuang, terlatih sebagai mujahid-mujahidah demi menegakkan tiang Islam. Saya pribadi merasakan betapa Allah memberikan kekuatan-kekuatan yang tak terkalahkan untuk melawan musuh-musuhnya. Bukan sekedar meriam, peluru, mesiu, nuklir, rudar, pesawat tempur atau pun tank. Sebuah kekuatan yang apabila musuh melihat, mereka akan ketakutan dan tak kan pernah hilang dari ingatannya tentang hal itu. Mengapa saya begitu yakin tentang ini padahal saya sama sekali tak pernah terlibat dalam pertempuran mereka. Karena Saya telah banyak melihat bukti secara langsung melalui mass media, mendengar betapa alat tempur canggih milik musuh tak mampu menaklukkan Negara muslim seperti palestina dan lainnya. Sungguh ironis bukan. Mereka akan selalu tinggal di tanah yang harum oleh darah syahidin dan syahidah, mereka akan selalu memenangkan pertempuran ini. Karena satu hal, di hati mereka ada keyakinan akan Tuhannya yang selalu bersamanya dan melindunginya sampai kapanpun. Benar, keyakinan. Kita akan membuktikannya, bahwa ucapan saya benar . Seperti apapun porak porandanya Palestina, seberapapun sedikitnya militan muslim Palestina, seberapa banyak pun darah mengalir di sana, seluruh muslim di dunia tak kan berhenti mendukung, seluruh malaikat tak kan pernah berhenti membantu, dan Allah akan selalu menyertai kita. Amiin.
Ketika ahli astronomi, ahli geologi, ahli bumi dan lainnya membuat suatu perkiraan dengan ilmunya, seperti halnya perkiraan dimana meteor akan bertabrakan dengan bumi kurang lebih 100 tahun yang akan datang, perkiraan mengenai 70 tahun lagi kutub selatan atau utara akan meleleh, dan banjir tak terelakkan lagi, perkiraan bahwa lapisan ozon akan benar-benar hilang sehingga matahari akan memanggang manusia hidup-hidup, tapi manusia sekarang malah justru perang, perang, dan perang hanya karena memperebutkan sebuah wilayah daratan yang tak seberapa demi kenikmatan sebentar saat ini. Di mana letak rasa bersyukur mereka? Di mana hati nurani mereka? Mereka tak berhak membunuh nyawa tak berdosa, mereka para pemimpin tak berhak menyengsarakan rakyatnya demi peperangan bodoh. Saya heran, mengapa PBB yang seharusnya berkewajiban mendamaikan negara-negara yang bertikai justru memberikan hak untuk mengadakan gencatan senjata di antara mereka. Sungguh tak berperikemanusiaan. Apa hanya sampai di situ saja kekuasaan mereka? Sungguh tak pantas di sebut sebagai organisasi pengayom, pelindung, dan pembela hak-hak kemanusiaan. Karena di sana tak ada ciri-ciri yang demikian.
Di sini saya mengajak teman-teman semua untuk membantu, mendukung Palestina dan Negara muslim lainnya yang sedang diuji Allah dalam perang melawan Israel saat ini. Karena kita sama-sama manusia. Bersyukurlah kita di sini tak merasakan perang seperti di Palestina. Namun pada hakekatnya, Allah telah memberikan ujian pada makhlukNya sesuai dengan kemampuanya masing-masing. Dan bagi kita di Indonesia dan di negara-negara lainnya, kita dapat ikut mendukung saudara kita dengan apapun yang kita mampu memberikannya. Insya Allah, kita dipercaya Alllah untuk memberikan titipan Allah agar diberikan pada yang berhak. Tetap semangat dan jangan pernah menyerah !

http://nurfitri.wordpress.com/tag/palestina/
20.59 | 0 komentar | Read More

Ada apa dan mengapa wilayah Palestina?

Tanah palestina apa indahnya? Hampir tak ada keindahan alam sedikitpun. Tetapi mengapa di sana sepanjang sejarah manusia tak pernah sepi dari peristiwa-peristiwa kemanusiaan yang sangat dramatik? Mengapa tanah Palestina punya keistimewaan dibanding dengan daerah lain karena merupakan bagian penting tempat diturunkannya agama-agama samawi, tempat di mana para Nabi menerima wahyu dari Tuhan.

3000 SM: Setelah banjir besar yang menimpa kaum Nabi Nuh AS, umatnya menyebar ke berbagai wilayah. Bangsa Kanaan pertama kali mendiami bumi Palestina.

2000-1500 SM: Istri Nabi Ibrahim AS, Siti Hajar, melahirkan anak yang diberi nama Ismail. Istri Nabi Ibrahim lainnya, Siti Sarah melahirkan anak, yakni Ishak yang kemudian menurun kan Nabi Ya'kub AS alias Israel. Ya'kub mempunyai 12 orang anak, salah satunya Yusuf AS, yang kemudian menjadi bendaharawan negara Mesir.

1550-1200 SM: Politik di Mesir berubah. Bangsa Israel dianggap sebagai masalah bagi negara Mesir. Firaun menjadikannya sebagai budak.

1200-1100 SM: Nabi Musa AS memimpin bangsa Israel meninggalkan Mesir, mengembara di gurun Sinai menuju tanah yang dijanjikan, asalkan mereka taat kepada Allah SWT. Saat mereka diperintah untuk me -ma suki tanah Filistin (Palestina), mereka membandel dan berkata: Hai Musa, kami sekali-kali tidak akan memasukinya selamalamanya, selagi ada orang yang gagah perkasa di dalamnya, karena itu pergilah kamu bersama Tuhanmu, dan berperanglah kamu berdua, sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini. (QS 5:24).

1000-922: SM Nabi Daud AS mengalahkan Goliath dari Filistin. Palestina berhasil direbut dan Daud dijadikan raja. Wilayah kerajaannya membentang dari tepi sungai Nil hingga sungai Efrat di Irak. Di masa Daud ini, Masjid Al-Aqshakembali dibangun.

922-800 SM: Nabi Daud kemudian digantikan oleh Nabi Sulaiman AS. Sepeninggal Sulaiman, Israel dilanda perang saudara yang berlarutlarut, hingga akhirnya kerajaan itu terbelah menjadi dua, yakni bagian Utara bernama Israel beribu kota Samaria dan Selatan bernama Yehuda beribu kota Jerusalem.

800-600 SM: Kerajaan Israel dihancurkan melalui penyerangan kerajaan Asyiria. Lihat QS Al-Maidah [5]: 70, Injilpada Kitab Raja-raja ke-1 14:15, dan Kitab Raja-raja ke-2 17:18.

600-500 SM: Kerajaan Yehuda dihancurkan lewat tangan Nebukhadnezzar II dari Babilonia. Dalam InjilKitab Raja-raja ke-2 23:27 dinyatakan, mereka tidak mempunyai hak lagi atas Jerusalem. Mereka diusir dari Jerusalem dan dipenjara di Babilonia. Dalam Alquran surah Al-Israaf [17]: 4-8 disebutkan, kaum Israel dua kali berbuat keonaran dan setiap kali hal itu dilakukan, mereka akan dikalahkan.

Dalam Taurat dan buku The Testament of Moses disebutkan, kekalahan pertama mereka alami saat berperang melawan Raja Assyiri Shalmanser II (Nebukhadnezzar II dari Babilonia) dari Timur. Dan, kekalahan kedua terjadi saat kedatangan Kaisar Romawi Kaisar Titus dan Hadrian, antara tahun 70-135 M dari Barat yang menghancurkan sinagog (rumah ibadah orang Yahudi). 500-400 SM Cyrus dari Persia meruntuhkan Babilonia dan mengizinkan bangsa Israel kembali ke Jerusalem.

330-322: SM Israel diduduki Alexander Agung dari Macedonia (Yunani). Ia melakukan hellenisasi terhadap bangsa-bangsa taklukannya. Bahasa Yunani menjadi bahasa resmi Israel sehingga Injilpun mereka tulis dalam bahasa Yunani, dari sebelumnya berbahasa Ibrani.

300-190 SM: Yunani dikalahkan Romawi. Palestina pun dikuasai imperium Romawi. FLICKR œ Awal munculnya kerusakan iman Bani Israel dengan memuja patung anak lembu

1-33 M: Nabi Isa AS memimpin gerakan melawan penguasa Romawi.

621 M: Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan Isra dan Mi’raj dari Masjid al-Haramke Masjid Al-Aqsha, kemudian dilanjutkan ke Sidratul Muntaha.

638 M: Di bawah pemerintahan Khalifah Umar Ibnu Khattab RA, seluruh negeri Palestina dimerdekakan dari penjajah Romawi. Seterusnya seluruh penduduk Palestina, Muslim maupun non-Muslim, hidup aman di bawah pemerintahan khalifah. Kebebasan beragama dijamin sepenuhnya.

700-1000 M: Wilayah Islam meluas dari Asia Tengah, Afrika, hingga Spanyol. Di dalamnya, bangsa Yahudi mendapat peluang ekonomi dan intelektual yang sama.

1076-1200 M: Jerusalem dikepung oleh tentara salib dari Eropa. Tahun 1099, tentara Salib menguasai Jerusalem, namun kemudian Palestina berhasil direbut oleh panglima Islam, Salahuddin Al-Ayyubi, tahun 1187 M. Pemerintahan berlangsung hingga tahun 1260 M.

1798 M: Napoleon Bonaparte mengatakan, bangsa Yahudi bisa diperalat bagi tujuan-tujuan Prancis di Timur Tengah. Wilayah itu secara resmi masih di bawah khalifah Islam.

1897 M: Theodore Herzl menggelar kongres Zionis sedunia di Basel, Swiss. Peserta Kongres I Zionis mengeluarkan resolusi bahwa umat Yahudi tidaklah sekedar umat beragama, namun adalah bangsa dengan tekad bulat untuk hidup secara berbangsa dan bernegara. Mereka meminta Sultan Hamid II dari khalifah Turki Ustmani untuk memberikan izin bagi Israel mendiami Palestina. Sultan Hamid II menegaskan, tak akan melepaskan bumi Palestina kendati nyawa menjadi taruhannya.

1916 M: Ketika pecah Perang Dunia I, tentara sekutu (Inggris) menguasai Palestina. Yahudi Jerman berkomplot untuk merebut Palestina.

1917 M: Menlu Inggris keturunan Yahudi, Arthur James Balfour, dalam deklarasi Balfour memberi tahu pemimpin Zionis Inggris, Lord Rothschild, bahwa Inggris akan memperkokoh permukiman Yahudi di Palestina dalam membantu pembentukan tanah air Yahudi. Lima tahun kemudian, Liga Bangsa-Bangsa (cikal bakal PBB) memberi mandat kepada Inggris untuk menguasai Palestina.

1947 M: PBB merekomendasikan pemecahan Palestina menjadi dua negara, Arab dan Israel.

1956 M: Israel dibantu Inggris dan Prancis menyerang Sinai untuk menguasai Terusan Suez.

1964 M: Para pemimpin Arab membentuk Organisasi Pembebasan Palestina atau PLO (Palestine Liberation Organization). Dengan ini secara resmi,nasib Palestina diserahkan ke pundak bangsa Arab-Palestina sendiri dan tidak lagi menjadi urusan umat Islam. Masalah Palestina direduksi menjadi persoalan nasional bangsa Palestina.

1988 M: Tanggal 15 November 1988, berdiri negara Palestina di Aljiria, ibu kota Aljazair. Dengan bentuk negara Republik Parlementer. Ditetapkan bahwa Jerusalem Timur sebagai ibu kota negara dengan presiden pertamanya adalah Yasser Arafat.

1998-sekarang: Konflik terus terjadi. Israel terus menggempur Palestina.

Ada apa dan mengapa wilayah Palestina?

---------------

www.mideastweb.org - A website with a wealth of statistics regarding population in Palestine
Coins and Banknotes of Palestine under the British Mandate
WorldStatesmen- Maps, flags, chronology, see Israel and Palestinian National Authority
hWeb - Israel-Palestine in Maps
Palestine Fact Sheet from the Common Language Project
1911 Encyclopedia description of Palestine
Liberal Democrat Friends of Palestine
History of the Palestine Problem, UN website


https://www.facebook.com/media/set/?set=a.157603294330520.36641.105732876184229&type=3
20.56 | 0 komentar | Read More

Sungguh Ajaib, Anak Ini 5 Kali Meninggal Dalam Satu Tahun ( Sebuah Keajaiban )



Inggris, Umumnya seseorang bisa meninggal jika jantungnya berhenti bekerja. Tapi tidak bagi bocah ini, akibat memiliki kelainan jantung yang langka, ia pernah 5 kali 'mati' dalam setahun.


Aaron Sweeney (3 tahun) memiliki kelainan jantung langka yang bisa membuat jantungnya berhenti berdetak hingga 7 menit saat kambuh. Sang ibu menuturkan kondisi ini pernah terjadi sebanyak 5 kali dalam setahun, karena itu Aaron sering dikatakan 'mati' 5 kali dalam setahun.

Saat ini Aaron dilengkapi oleh defibrilator yang melekat di kulitnya untuk membantu menghidupkan kembali jantungnya jika berhenti berdetak. Ibunya, Jolaine Clark (28 tahun) telah dilatih menggunakan defibrilator ini untuk menghidupkan anaknya kembali.

Aaron yang tinggal bersama dengan ibu dan kakek neneknya, Elaine (50 tahun) dan Joe (50 tahun) pertama kali pingsan saat ia menonton televisi di rumahnya Januari tahun lalu. Keluarga pun membawanya ke rumah sakit dan berhasil menghidupkannya kembali dan mendapatkan pengobatan penuh hingga pulih.

Tapi sayangnya saat itu dokter di Yorkhill Hospital tidak berhasil mendiagnosis keadaannya, hingga akhirnya Aaron mengalami pingsan lagi untuk kedua kalinya pada Maret tahun lalu dan berhasil dihidupkan lagi.

Barulah saat Aaron mengalami pingsan untuk ketiga kalinya dokter berhasil mendiagnosis keadaannya dengan kondisi Prolonged QT Syndrome atau dikenal dengan sebutan Sindrom kematian mendadak (Sudden Death Syndrome). Kondisi ini merupakan cacat jantung yang berkembang di dalam rahim.

"Pertama kali terjadi saya tidak tahu harus berbuat apa, itu mengerikan. Saya harus melihatnya pingsan seperti mati dan harus menghidupkannya kembali, ujar Jolaine, seperti dikutip dari Dailymail.com

Jolaine menuturkan saat ini ia sudah sedikit tenang karena telah dilatih untuk membantu menghidupkannya kembali jika ia mengalami colaps. Kondisi ini membuatnya tidak bisa kembali bekerja dan Aaron belum bisa bersekolah.

Saat ini Aaron dilengkapi dengan alat pemantau khusus jantung yang ditanamkan di dadanya pada Januari. Alat ini akan mendeteksi saat jantung Aaron gagal bekerja dan merekam kondisi medisnya.

Namun bocah laki-laki ini mengalami gagal jantung pada bulan lalu dan akan menjalani operasi pada akhir tahun. Saat ini ada defibrilator permanen yang ditanam di bawah kulitnya sehingga alat ini akan memicu secara otomatis ketika jantungnya mulai gagal.

"Dia benar-benar hebat dan selalu bahagia, ia tahu ada yang sesuatu yang salah dengan dirinya tapi ia bisa menangani dengan sangat baik. Dokter sebenarnya melarang ia untuk berlari, tapi saya tidak bisa menghentikannya," ujar Jolaine yang tinggal di Mosspark, Glasgow.

Jolaine menuturkan meski Aaron sudah divonis dengan kelainan jantung langka, ia hidup seperti halnya anak 3 tahun yang normal. Namun ia harus melakukan check up di Yorkhill Hospital secara teratur setiap 6-8 minggu.

via: detik.com
20.55 | 0 komentar | Read More

BACA JUGA

DAFTAR LENGKAP ARTIKEL BLOG BAGINDAERY

Ikuti situs Bagindaery

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...