Kamis, 17 Oktober 2013

Belajar dari Malaysia Memindahkan Ibu Kota Pemerintahan ( Mungkin nama Putrajaya belum begitu familiar bagi orang Indonesia dibandingkan dengan Kuala Lumpur )

by: http://luar-negeri.kompasiana.com/2013/10/17/belajar-dari-malaysia-memindahkan-ibukota-pemerintahan-602222.html
Mungkin nama Putrajaya belum begitu familiar bagi orang Indonesia dibandingkan dengan Kuala Lumpur. Maklum saja, karena kebanyakkan orang Indonesia kalau bertandang ke Malaysia pasti akan mampir di Kuala Lumpur dan tidak ke Putrajaya. Padahal, Putrajaya adalah ibukota pemerintahan Malaysia yang sebenarnya.
1381972973752678501
Melihat kota Kuala Lumpur yang kian hari kian padat, membuat Perdana Menteri saat itu disekitar tahun 1994 merencanakan untuk memindahkan ibukota pemerintahan Malaysia keluar dari kota Kuala Lumpur. Maka pada tahun 1995 di bulan April dimulailah pembangunan tersebut di sebuah kawasan bekas perkebunan kelapa sawit, 25 kilometer dari kota Kuala Lumpur. Di atas lahan seluas 4.931 hektar inilah dibangun sebuah kota bernama Putrajaya yang diambil dari nama Perdana Menteri pertama Malaysia yaitu Tunku Abdul Rahman Putra Al-Haj. Dan Malaysia memindahkan ibukota pemerintahannya pada tahun 1999. Dan Indonesia sampai saat ini masih dalam bentuk wacana, sedangkan Malaysia sudah melaksanakannya.
1381973007359545636
13819730401505438018
Kota Putrajaya dibangun dengan filosofi Human to human, Human to nature serta Human to God. Yang artinya pembangunan kota Putrajaya harus mencakup hubungan antara manusia dengan manusia. Maka di Putrajaya bukan hanya dibangun fasilitas perkantoran saja tapi juga dibangun perumahan-perumahan baik itu apartemen, townhouse, serta kondominium yang diperuntukkan hanya untuk pegawai-pegawai negeri mereka dengan fasilitas peminjaman yang sangat murah. Sehingga diharapkan pegawai negeri mereka tidak terlalu jauh dari tempat mereka bekerja, dan tidak ada alasan untuk terlambat masuk kerja dengan alasan macet di jalan.
Sedangkan filosofi Human to nature adalah pembangunan kota ini tidak melupakan konsep pelestarian alam sekitar. Akan banyak didapati pohon-pohon di seluruh kota Putrajaya ini, sehingga membuat kota ini tidak menjadi gersang. Karena kota ini dibangun pada bekas perkebunan kelapa sawit maka suhu udara disekitar adalah sangat panas adanya, sehingga dibuatlah sebuah danau buatan yang mengelilingi kota Putrajaya. Asal tahu saja, danau buatan ini bebas dari sampah dan harus sesuai dengan standar ISO. hmm luar biasa bukan? Di kota ini juga dibangun sebuah taman botani yang ditanami sekitar 7000 species tanaman dari seluruh dunia yang diperuntuk untuk pendidikan dan penelitian.
13819732251648618605
Sedangkan filosofi Human to God adalah hubungan antara manusia dengan Tuhan. Agama utama di Malaysia adalah Islam. Sehingga prioritas utamanya adalah pembangunan mesjid raya yang diperuntukkan bagi umat muslim untuk bersembahyang dan berinteraksi antar sesama muslim. Mesjid raya ini dapat menampung sekitar 15.000 umat.
Sekilas kota Putrajaya adalah sebuah kota yang sangat teratur dan bersih. Walaupun pada hari kerja, jalanan tidak begitu macet. Kantor-kantor pemerintahan berjejer dengan teratur dalam satu komplek dari Departemen Keuangan, Mahkamah Agung serta perkantoran lainnya.
Kapan Indonesia akan memindahkan ibukota pemerintahannya keluar dari Jakarta yang kian hari kian sumpek? Sebaiknya Indonesia belajar dari Malaysia untuk yang satu ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com