Selasa, 10 September 2013

TRANS TV DAN ANTV: Apa Bedanya Trans TV sama Anteve Sekarang?

by: http://hiburan.kompasiana.com/televisi/2013/09/04/apa-bedanya-trans-tv-sama-anteve-sekarang-semua-acara-nyaris-sama-586586.html
Berpuluh-puluh tahun gue nyari makan di industri pertelevisian, dan sekarang gue nyadar-senyadarnya betapa gak kreatifnya acara-acara TV Swasta kita. Padahal yang bikin acara-acara yang saban hari mencekoki mata dan otak pemirsaaah itu dibikin dan diotaki oleh orang-orang yang sok-sokan mengembel-ngembeli dengan nama mentereng TIM KREATIF!
Tim Kreatif macam apa pula, di mana disebut kreatifnya coba, kalau acara di TV Trans dan Anteve saja sama, gue malah udah gak nyebut dengan kata ‘NYARIS’ lagi. Wong plek jiplek sama, ma! Baik isi acara sampai ke yang mengisinya.
Gue muak, nyaris muntah malah, ngeliat di hampir stasiun TV selaluuu ada OLGA, RAFFI AHMAD, sekarang ketambahan TARA, dan pelawak CAGUR yang nyebar di semua stasiun TV Swasta. Ya, kalau lawakan CAGUR itu lucu, ketiga pelawak Cagur ini modalnya cuma SLAPSTIK, PLESETAN, dan NYELA!
http://kodoktempur.files.wordpress.com/2008/08/ltmas21.gif 
Apa sedemikian parahnya stok penghibur di Indonesia hingga MUKA-MUKA membosankan mereka yang nongol melulu? Bandingkan jaman dulu, dengan keterbatasan cuma TVRI saja pun bertebaran penghibur-penghibur yang lawakannya segar dan tak membosankan ala Deni Cagur dan Olga….
Ada Jayakarta Group  dengan Jojonnya, D’bodor, Tomtam Group… Lawakannya tuh gak membosankan, lalu banyak monoton, dan menjemukan. Gak seperti sekarang. Sampai sopir gue pernah nanya dalam perjalanan mengantar gue ke salah satu Studio TV, ‘apa stok pelawak di Indonesia cuma Group CAGUR aja? Kok, cuma CAGUUUR, CAGUUUUR meluluuu yang di TV’.
Karena yang nanya sopir dan gue-nya juga lagi dipanggil jadi narsum televisi swasta, gue jawab; ‘pelawak-pelawak dari Senayan, juga sering dipanggil tampil sama TV One sama Metro kok….’ Tapi pertanyaan sopir gue tadi, bikin gue kepikiran terus. Parah emang mentoknya TV Swasta soal acara.
Gue jadi pengin cerita gimana RCTI sampai akhirnya kepaksaaa hanya nyiarin acara sinetronan doang, karena apa? Karena keduluan TV Swasta menggaet Rafi, Tara, Olga, di TV lain. Seolah di otak Tim Kreatif itu gak nampilin Rafi, Deni, Olga sama aja jualan Pepesan Kosong dan dhajar ama riset AC Nielsen entar! Seolah di negeri ini emang gak ada Penghibur lain yang setara dengan yang mendominasi Rafi cs.
TV Swasta itu udah gak ada malu. Gak ada rasa, GUE KUDU BEDA. Yang ada, satu TV Swasta Trans bikin GOYANG CESAR, dan RCTI pun bikin Goyang ala DASYAT di penutupan acara. Plek jiplek dengan semua penonton goyang sampe ke kru-nya!
Sekarang pun susah ngebedain mana yang Trans, mana yang ANTEVE, karena Rafi, Deni, Olga, Tara tampil di Trans dan paket serupa pun tampil juga di acara di ANTEVE! Sekali lagiii, itulah hebatnya TIM KREATIF TV Swasta kita….

1 komentar:

  1. ya broo....... Gue setuju, acara di indonesia mirip semua..... Hanya ovj yang bisa gua ngakak hahaha

    BalasHapus

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com