Sabtu, 18 April 2015

Sisi Lain: BBM Naik Rupiah Melemah, Tatanan Hukum Kacau, Koruptor Terjaga

Belum genap setahun pemerintahan jokowi/jk Indonesia sudah di terpa banyak masalah yang tiada habis-habisnya mulai dari lemahnya nilai tukar rupiah,dilanjuti dengan pasang surut harga BBM,disusul dengan konflik antar lembaga Negara sehingga mengakibatkan tatanan hokum kacau dan kemungkinan besar koruptor akan terjaga
Coba kita lihat saja disekitar kita berbagai macam masalah yang dating bertubi-tubi yang menghantam negeri ini sebut saja dollar meroket rupiah melemah,mengakibatkan mau tidak mau,suka tidaj suka harga bbm non bersubsidi naik untuk menutupi lemahnya rupiah.
https://123mpat.files.wordpress.com/2013/09/dsc_9142.jpg



Wakil presiden jusuf kalla menyakatakn telah resmi menaiki harga bbm menurut pernyataan kenaikan bbm itu hanyalah semata-semata untuk menutupi nilai tukar rupiah terhadap dollar amerika senilai 13.000.
Tentu tidak bisa dijadikan alasan mengapa naiknya harga bbm non bersubsidi untuk menutupi lemahnya nilai tukar rupiah,lemahnya nilai tukar rupiah mungkin adanya factor eksternal yang mengakibatkan rupiah melamah,mengapa harus dengan menaiki harga bbm untuk menytypi nili tukar rupiah yang sedang anjlok.
Naiknya harga bbm tetu akan brpengaruh dengan naiknya harga barang lainnya,tanpa kita sadari apabila bbm naik maka harga barang terutama kebutuhan sehari-hari atau sembako akan naikdengan sendirinya,hal ini tentu akan membuat rakyat terutama rakyat miskin semakin susah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari
Seharusnya melemhanya rupiah menjadi PR penting bagi menteri ekonomi dan pemerintah untuk mencari jalan keluar agar nilai tukar rupiah tetap stabil,yang di khawatirkan adalah akan mengakibatkan krisis moneter 1998 akan terulang di era demokrasi yang sudah berkembang ini,sungguh miris sekali nasib bangsaku apabila krisis moneter 1998 akan terulang lagi di negeri yang sudah puluhan tahun merdeka ini.
Apabila krisis moneter 1998 akan terulang lagi maka bersiaplah wahai para penguasa negeri ini akan mendapatkan kecaman,gelombamg unjuk rasa besara-besaran dari rakyat karena tidak bisa mensejahterakan rakyat sehingga mengakibatkan runtuhnya pemerintahan .
Tidak berhenti di masalah lemahnya nilai tukar rupiah akn tetapi masalah mmperebutkan kekusasaan masih mewarnai negeri ini kita lihat saja bagaimana tingkah laku para anggota DPR yang pada saat itu sedang melaksanakan sidang pemilihan ketua DPR kubu inonesia hebat dan kubu marah putih saling merebut kursi untuk dapat menjadi ketu DPR tak heran beberapa kali sidang dilaksanakan selalu diwarnai dengan kericuhan.




Bukankah itu semua hanya memperkeruh suasana cukuplah bencana alam yang dikirimlah oleh TUHAN untuk negeri ini,itupun belum mendapatkan jalan keluar sebutsaja lumpur lapindo yang sampai pada saat ini belum di temukan jalan keluarnya untuk mengatasinya.
Bukankan para arlemen tersebut memiliki dewan kehoramtan yang fungsinya untuk mengawasi prilaku para pejabat terhormat tersebut.
Seharusnya mereka yang sudah terpilih dan mendudki kursi di suatu lembaga pemerintahan harus mengutamakan kepentingan rakyat yangsudah rakyat berikan kepada mereka terutama kepada badan legislative yang menindak lanjiti aspirasi rakyyat.
Mengapa itu semua terjadi di sebabakan karena mereka terpilih bukan berdasarkan simpati rakyat kepada mereka,bukan berdasarkan atas kecerdasan mereka,dan pula karena memiliki kemampuam untuk mengatasi masalah potik melainkan karena suara rakyat itu dibeli untuk mereka yang ingin mendapatkan kekuasaan sehingga menghasilkan pemimpin yang korup atau bencana bagi negeri ini,miris sekali.
Belum lagi system kapitalsme yang menunjukan kuatnya pengaruh kepentingan asing untuk menguasai sumber daya alam Indonesia sehingga mengabaikan kepentingan mayoritas rakyat,undang-undang minyak dan gas bumi yang di bentuk pada tahun 2001 menunjukan seolah kuatnya kepentingan asing untuk menguasai sumber daya alam Indonesia,undang-undang yang menyatakan bahwa bumi,air,dan sumber daya alam lainnya di gunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat hanyalah isapan jempol belaka justru pada kenyataannya yang terjadi rakyat hanya menjadi budak di negerinya sendiri untuk melayani kepentingan asing.


Belum lagi sikap para penegak hokum yng tidak mencerminkan sikap seorang aparatur hokum yag seharusnya melayani kepetigan rakyat,hampir semua penegak hokum mulai dari kepolisian,hakim,kejaksaan dan advokad hamper terjangkit virus mafia peradilan,hokum tidak berani menyentuh para pejabat yang melakukan tindak pidana korupsi mereka bebas menikmati uang hasil korupsinya diatas penderitaan rakyat,menggunakan mobil mewah bahkan tidak sungkan-sungkan mereka memperkaya kerabat terdekat mereka,itu semua bagian dari rakyat yang di nikmati oleh maling berdasi di negeri ini.maka dari itu praktek hokum di ndonesia ibarat pisau tajam ke atas tumpul kebawah hokum akan bertindak adil apabila menghadapi rakyat lemah dan akan luntur seketika apabila menghadapi para penguasa yang erat kaitannta dengan lingkaran kekuasaan.kita saja perbandingannya masih teringat dalam benak kita seorang nenek tua yang bernama asyani yang mendapatkan ketidak adilan hokum di negeri ini,bagaimana bisa seorang nenek tua dengan raut wajah yang penuh harap untuk dibebaskan dari kaus yang menimpatanya dengan tuduhan mencuri tujuh batang kayu jati di kebunnya sendiri bahkan tidak tanggung-tanggung seorang nenek tua ini mendapatkan ancaman hukuman 5 tahun penjara sungguh mengenaskan nasib seorang nenek tua ini.
Apabila para koruptor menyaksikan kasus nenek asyati ini melalui televise mereka akan tertawa terbahak-bahak melihat perlakuan hokum di negeri ini,sedangkan para pejabata yang melakukan tindak pidana korupsi masih bisa menghirup udara bebas penjara dengan fasilitas mewah,mendapatkan remisi,dan dapat melanggang bebas dikemudian hari,ohhh inilah yang cerminanan demokrasi negeri ku???sungguh amat menyedihkan.




Untuk itu marilah sama-sama kita membangun negeri ini kae arah yang lebih baik sesuai dengan apa yang di amnatkan oleh konstitusi,melayani masyarakat dengan baik dan menindak lanjutu aspirasi rakyat.
Bekerka sama sesuai dengan prinsp demokrasi dengan bermusyawarah umtuk mencari jalan keluar bagi masalah yang telah menumpuk di neegeri ini,saling menghargai kemampuan masing-masing agar semua yang di cita-citakan oleh demokrasi dapat terwujud
Jayalah negeriku jayalah indonesiaku….

http://politik.kompasiana.com/2015/04/17/bbm-naik-rupiah-melemahtatatan-hukum-kacau-koruptor-terjaga-738825.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com