Rabu, 06 November 2013

Berita Terbaru Presiden SBY: Niat SBY Mengakhiri Upah Murah malah Dicaci-maki

1383702383951607688
gambar: tribunnews.com


by: http://politik.kompasiana.com/2013/11/06/niat-sby-mengakhiri-upah-murah-malah-dicaci-maki-608142.html
Mendekati masa akhir jabatannya, SBY seperti seorang pelari yang sedang menjelang garis finish dengan nafas yang “ngos-ngosan”; omongannya ngelantur kesana kemari. Sebagai seorang presiden, dunia SBY seperti terpisah dari jabatannya. Secara umum, isi retorikanya seperti selalu tanpa pijakan referensi yang menunjukkan bahwa dia mengerti dan memahami apa yang menjadi tugasnya sebagai seorang presiden dan apa yang telah dikerjakannya.
“Saya katakan buruh murah sudah selesai. Tidak boleh dijadikan keunggulan komparatif,” kata presiden di saat bertemu perwakilan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Istana Bogor, pekan kemarin, menanggapi maraknya demo buruh yang menuntut kenaikan UMP sebesar 50%.
Niat SBY “mencari muka” dengan menunjukkan keprihatinan dan pembelaannya terhadap perjuangan para buruh justru menuai caci maki, bukan saja dari para buruh tetapi juga dari para pengusaha.
Para buruh bukannya gembira mendapat dukungan dari presiden SBY tetapi mereka justru acuh dengan pernyataan tersebut. Para buruh menilai bahwa omongan SBY adalah sebuah fatamorgana karena kondisi atau realitas di lapangan, SBY dan pemerintahannya tidak menunjukkan keberpihakan pada nasib kelas pekerja. Upah buruh tetap murah dan sistem outsourcing yang selama ini mereka tentang habis-habisan tetap dipertahankan.
Senada dengan para buruh yang sinis dengan janji presiden, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) juga turut meradang. Mereka merasa disudutkan oleh pernyataan SBY soal praktik upah murah.
“SBY melempar pernyataan pada publik yang tak jelas maknanya. SBY sudah terjebak dalam pemakaian jargon serikat pekerja yang politis dan provokatif”. kata Ketua Bidang Hubungan Industrial Apindo Hasanuddin Rachman.
“Presiden mengatakan sesuatu yang dia sendiri tidak mengerti. Dengan pernyataan kemarin, Presiden terbawa, latah, padahal istilah upah murah dilansir oleh kalangan serikat buruh,” tambah Hasanuddin.
Bila dianalisa mengapa pernyataan-pernyataan SBY ke publik banyak yang blunder, karena setiap membuat pernyataan, SBY cenderung mengandalkan asumsi pribadi yang dilandasi sikap reaktif dan rasa emosi daripada berdasarkan masukan-masukan yang faktual dan logis. Sehingga kita jarang sekali menemukan pernyataan SBY yang bersifat “solutif” terhadap suatu permasalahan yang sedang dihadapi bangsa ini.
Juga karena para pembisik di sekitar SBY sepertinya adalah orang-orang yang tidak biasa memberikan masukan yang komprehensif. Mereka seperti orang-orang yang hanya ingin dianggap “bekerja” sehingga sok aktif memberi masukan daripada diam saja dan makan gaji buta.
Atau, karena kesalahan SBY sendiri yang telah memperkerjakan orang-orang yang tidak kompeten untuk mengelilinginya semata-mata untuk balas jasa karena mereka telah “bekerja keras” menjadikan SBY seorang presiden.
Pak SBY, lebih bijaklah dalam bertutur di ranah publik karena “mulutmu harimaumu”. Tinggal satu tahun lagi jabatan presiden ada di tangan anda, buatlah sesuatu yang mengesankan; bukan justru membuat pernyataan-pernyataan yang membuat rakyat bosan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com