Senin, 04 November 2013

ARTIKEL KESEHATAN: Beginilah Cara Menurunkan Tekanan Darah

13835477611030329393
Ilustrasi/Admin (Shutterstock)


by: http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2013/11/04/ini-cara-menurunkan-tekanan-darah-607606.html
Satu dari sekitar 3 orang dewasa di Indonesia diperkirakan menderita hipertensi. Hanya sebagian kecil yang memdapatkan terapi yang optimal. Sebagian besar dari mereka tidak mengetahui bahwa bahwa tekanan darahnya tinggi. Dari yang mendapatkan terapi saja, sebagian besar juga tidak melanjutkan terapinya. Pada hal, hipertensi adalah sebagai faktor resiko utama stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal.
Sebaliknya, bila kita mampu mengendalikan hipertensi ini saja, resiko seseorang untuk menderita stoke berkurang 30 %, mengalami serangan jantung 23%. Disamping itu, kemungkinan anda mengalami gagal jantung, gagal ginjal, dementia juga menurun. Oleh karena itu, apakah anda tidak ingin melakukan sesuatu sehingga ancaman itu menjauh dari anda. Ingat, bahwa perubahan kecil yang sehat yang anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari mulai sekarang akan memberikan hasil yang besar di kemudian hari.
Berikut ini adalah beberapa strategi yang dapat membantu, mencegah dan mengontrol tekanan darah anda:
Berat Badan. Berat badan berlebih, apalagi lemak yang menumpuk di sekitar lingkar perut anda akan meningkatkan resiko hipertensi 60 %. Karena itu strategi pertama dalam upaya menurunkan tekanan darah adalah mengurangi beban jantung yang berlebih ini.  Anda memang tidak harus mencapai berat badan ideal, mengurangi berat badan 5-10 % saja dari berat badan anda semula,  dapat menurunkan tekanan darah atau mencegahnya berkembang.
Seperti diketahui, semakin naik timbangan anda, apalagi lemak yang menumpuk di sekitar lingkar perut, maka semakin berat kerja jantung. Lemak yang menumpuk di sekitar perut juga menyebabkan inflamasi, peradangan pada pembuluh darah arteri, pembuluh darah menjadi kaku dan menyempit, akhirnya tekanan darah akan naik.
Garam. Sayur tak bergaram terasa hambar dan tidak enak. Makanya, salah satu mengapa makanan olahan yang enak-enak, di lidah kita, yang anda beli di luar itu adalah salah satunya karena kandungan garam yang tinggi ini. Jadi, bila anda suka makan di restoran, fast food, krispi, snek, chips, daging yang diolah, makanan kaleng, dan sebagainya, maka asupan garam anda akan tinggi. Memang sebagian besar kita mengkonsumsi garam 2-3 kali lebih banyak dari yang dibutuhkan. Ini adalah salah satu penyebab tingginya kejadian hipertensi di masyarakat kita.
Jadi, bila tekanan darah anda tinggi, atau ingin mencegahnya, maka pembatasan asupan garam ini harus dilakukan. Kebiasaan makan di luar, sebaiknya anda batasi, bahkan di dapur, dan di meja  anda sendiri garam itu harus dikontrol. Suatu studi yang pernah dilakukan di Duke University, pengurangan garam setengah dari kebiasaan sebelumnya,71 % dari mereka yang melakukan ini tekanan darahnya kembali normal.
Menurut NIH (National Isntitute of Health, United of America) mengurangi konsumsi garam  tidak lebih dari 2400 mg/hari (kira-kira sama dengan 1 sendok teh) akan menurunkan tekanan darah systolik 2-8 mmHg. Dan, bila konsumsi garam bisa dikurangi hanya 1500 mg/hari, 2/3 sendok teh garam meja, tekanan darah juga akan berkurang lebih lanjut.
Diet. Di Amerika Serikat ada yang dikenal dengan DASH ( Dietary Aproach to Stop Hypertension). Prinsip diet ini adalah, mengkonsumsi sayuran, serta buah-buahan 5 kali sajian setiap hari, minum susu rendah lemak 2-3 glas/hari, membatasi lemak jenuh, minyak, makanan yang manis-manis, daging merah. Makanan olahan yang banyak mengandung garam, lemak dikeluarkan dari diet ini.  Sudah banyak penelitian tentang manfaat diet ini dalam menurunkan tekanan darah, sehingga jadi standard diet untuk hipertensi di sana. Secara sederhana diet ini bisa diterapkan dengan menambahkan bermacam sayuran, buah-buahan dalam menu anda. Sayuran, buah-buah tidak lagi sebagai pelengkap makanan anda. Sisihkan sebagian nasi dari piring anda, kemudian tambahkan sayuran ke dalamnya. Jadikan dapur anda tetap berasap, batasi belanja makanan di luar, apalagi fast food.
Olahraga. Olahraga rutin yang anda biasakan, jalan cepat misalnya membantu menurunkan tekanan darah. Olahraga bermanfaat karena olahraga memperbaiki sirkulasi darah, sistem kardiovaskuler, pemakaian oksigen, menurunkan berat badan, lemak tubuh, menghilangkan stress, meningkatkan kualitas tidur, dan sebagainya.
Olahraga 3-5 kali dalam seminggu, saya menyarankan setiap hari, dapat menjaga tekanan darah 5-6 mmHg lebih rendah. Karena itu jadwalkanlah olahraga dalam jurnal kegiatan sehari-hari anda. Selain membantu menurunkan tekanan darah, banyak manfaat lain yang akan anda rasakan
Rokok. Rokok itu memang candu, banyak alasan bagi mereka yang sudah kecanduan untuk tetap mengisap racun ini. Tetapi kita tetap mengambil contoh pada jutaan lain yang berhasil menghentikannya. Kalau orang lain bisa berhenti, anda juga pasti bisa. Rokok, perlu kita tahu, satu batang rokok saja menyebabkan pembuluh darah menjadi kurang elastis, menyebabkan tekanan darah naik, walau anda masih muda, langsing. Merokok 15 batang sehari dapat menaikkan resiko tekanan darah tinggi 11%. Karena itu buanglah, jauh-jauh racun yang akan menggerogoti tidak hanya kantong anda, tetapi juga tubuh, kesehatan anda.
Spiritulitas. Jiwa yang tenang, suasana hati yang tentram berpengaruh terhadap tekanan darah. Stress yang kronis dapat menyebabkan tekanan darah tetap melonjak. Karena itu memperbaiki hubungan anda dengan Allah, dengan sesama manusia, bahkan seluruh machluk Allah itu penting. Shalat yang khusyuk bagi yang bergama Islam, kebiasaan memberi, menolong sesama manusia, bersyukur, juga membantu. Meditasi seperti tai-chi yang dilakukan secara teratur terbukti dapat menurunkannya.
Lain-lain. Cola,kopi, coklat. Minum satu diet cola setiap hari dapat meningkatkan resiko tekanan darah tinggi 5%. Bila anda meminumnya 4 kaleng setiap hari, resiko ini meningkat 19%. Kopi dapat meningkatkan tekanan darah sementara, tetapi kelihatannya tidak berpengaruh secara tetap. Sedangkan coklat, menurut penelitian dapat membantu menurunkan tekanan darah. Sedikit dark chocolate yang anda makan sebelum tidur bermanfaat. ( dikutip dari readers digest disease free)
Boleh dikatakan tidak ada bayi yang lahir dengan tekanan darah tinggi.  Dan, walaupun faktor  genetik, usia, ras, jenis kelamin berpengaruh, tetapi gaya hidup lah yang paling menentukan. Sehingga gaya hidup yang sehat juga akan dapat mengontrolnya. Mempertahankan berat badan yang normal, mengurangi konsumsi garam, lemak, diet yang sehat, olahraga teratur, spiritualitas yang baik, tidak merokok, adalah beberapa contoh gaya hidup yang sehat itu. Dan, seperti diketahui, bahwa tekanan darah tinggi itu menyelinap pelan-pelan, bisa saja anda tidak merasakan gejalanya. Karena itu periksalah tekanan darah anda secara periodik, apalagi usia anda semakin menanjak, dan anda punya faktor resiko.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com