Rabu, 11 September 2013

Menguak Kasus Sisca Yofie: Ternyata Kasus Sisca Membuat Banyak Orang Dendam Pada Polisi

by: http://hukum.kompasiana.com/2013/08/18/ternyata-kasus-sisca-membuat-banyak-orang-dendam-pada-polisi-585163.html
Pembunuhan sadis yang menimpa Sisca Yofei di Bandung. Karena begitu tragisnya peristiwa tersebut sehingga membuat banyak orang ikut merasa sangat berempati. Apalagi proses penyidikan polisi terasa begitu controversial dan menimbulkan banyak tanda tanya.
Kalau dugaan ane kemungkinan besar kasus ini akan diangkat Karni Ilyas di acara ILC Tv One dua hari lagi. Mudah-mudahan saja begitu supaya kasus ini cepat selesai.
Sebenarnya tadinya ane ingin mengkaitkan peristiwa pembunuhan Sisca dengan kepedulian Komnas HAM kita, tapi rasanya percuma saja berbicara tentang Komnas HAM karena mereka hanya perduli kalau ada kejadian yang bisa berdampak peluang disalahkannya TNI kita. Kalau kasus-kasus penindasan hak asasi manusia dari rakyat biasa mana mau mereka perduli. Tapi kalau menyangkut kasus yang ada kaitannya dengan TNI mereka sangat tanggap. Mungkin kalau bisa setiap kasus dapat dipakai untuk mendiskreditkan TNI kita sehingga Komnas HAM kita akan selalu menerima bintang jasa dari PBB.
Sangat berbeda dengan Komnas HAM Negara-negara lain seperti Australia dan Negara eropa yang http://image.metrotvnews.com/bank_images/actual/175470.jpg 
masalah rasisme pun menjadi perhatian mereka (Komnas HAM disana).

Kembali ke judul diatas itu berkaitan dengan sebuah berita di detiknews.com dimana ada pernyataan dari Karo Penmas Mabes Polri, Boy Rafli Amar tentang 2 peristiwa penembakan polisi akhir-akhir ini. Berita yang direlease detiknews mengabarkan berita dengan judul: Kasus Penembakan Polisi, Boy Rafli: Ini Extraordinary Crime dimana Boy mengatakan beberapa peristiwa penembakan / terror ke polisi ini mengarah kepada kasus Extraordinary Crime.

Mungkin merupakan hal yang wajar kalau seorang petinggi polri prihatin dengan peristiwa yang menelan korban beberapa bawahannya dan berharap ada simpati dari masyarakat dengan pernyataannya tersebut.
Sayangnya bukan simpati yang didapatkan Boy Rafli melainkan cercaan bertubi-tubi dari pembaca detiknews yang memberikan komentar atas berita tersebut. Dan komentar-komentar yang masuk antara lain berbunyi seperti ini :
  1. Si A mengatakan, “Ah itu bukan kejahatan luarbiasa! Itu hanya Penjambretan!”
  2. Si B mengatakan :”Kalau korbannya polisi itu Extraordinary Crime tapi kalau korbannya rakyat biasa itu adalah penjambretan”.
  3. Si C :”Tenang aja pak Boy, sebentar lagi pelakunya menyerahkan diri dan mengaku tidak sengaja menembak karena niatnya hanya untuk menjambret”.
  4. Si D:”Wah si bos ini tidak tahu yang namanya Extraordinary Crime itu seperti apa. Kalau mau tahu ya seperti Djoko Susilo itu digaji oleh rakyat tapi korupsi bermilyar-milyar. Itu baru namanya Extra Ordinary Crime”.
  5. Si E:”Itu kejahatan biasa pak Boy. Kejahatan yang luar biasa itu tentang polisi yang dipersenjatai rakyat, digaji rakyat tapi seenaknya menembak /membunuh rakyat yang masih dalam status terduga”.
  6. Si F:”Oh itu kejahatan biasa karena korbannya  berambut pendek. Kalau korban berambut panjang sudah pasti tersangkut di Gear”.
Dan lain-lain seterusnya. Kalau dihitung dari 69 komentar yang masuk kurang lebih sekitar 95% komentar yang masuk tidak ada yang mencerminkan simpati kepada Polri. Hanya ada satu orang yang mengatakan :”Waspada pak Polisi!”.
Seandainya saja petinggi-petinggi Polri mau membaca berbagai media online dan media social pasti mereka akan paham bagaimana saat ini tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polri sudah dalam kategori sangat tipis dan bisa dibilang menyedihkan.
Semoga saja kasus Sisca dapat diselesaikan dengan setuntas-tuntasnya sehingga dapat menimbulkan kembali kepercayaan masyarakat kepada Polri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com