Minggu, 15 Juli 2012

KILAS BALIK The First Winner of ‘Who Wants to Be a Millionaire’ (SUMBER INSPIRASI)

The First Winner of ‘Who Wants to Be a Millionaire’

Mega kuis ‘Who Wants to Be a Millionaire’ yang dulu sempat tayang di salah satu stasiun TV swasta di Indonesia, ternyata sudah ada yang menjadi pemenangnya, namun bukan untuk versi Indonesia nya, melainkan versi aslinya di Amerika sana. Ada hal menarik yang terjadi saat itu, sehingga saya ingin membaginya kepada para pembaca. Sila disimak !

====================================================================================

Orang yang beruntung tersebut adalah John Carpenter (31). Carpenter berasal dari Hamden, Connecticut. Ia lulus dari Universitas Rutgers pada tahun 1990 dengan menyandang gelar di bidang ekonomi. Ia berhasil memenangkan uang senilai US$ 1.000.000 tersebut pada salah satu episode ‘Who Wants to Be a Millionaire’ yang berlangsung pada tanggal 19 November 1999. Hal ini sekaligus membuatnya menjadi orang pertama yang memenangkan mega kuis tersebut di antara semua versi internasional ‘Who Wants to Be a Millionaire’.

Carpenter berhasil mencapai pertanyaan ke-15 (baca: terakhir) tanpa menggunakan satu pun alat bantuan yang disediakan, baik itu Ask The Audience, Phone a Friend, ataupun 50:50. Namun akhirnya di pertanyaan terakhir ia pun menggunakan salah satu pilihan bantuan yang ada, yaitu Phone a Friend. Ia menggunkan pilihan bantuan tersebut untuk menghubungi ayahnya, Tom.

Berikut ini kutipan percakapannya:

Regis Philbin (pembawa acara): … John you’ve got thirty seconds, starts right now.

John: Uh…Hi, Dad.

Tom: Hi!

John: Um…I don’t really need your help, I just wanted to let you know that I’m gonna win the million dollars…

(Penonton tertawa dan memberikan tepuk tangan)

John: Er… because the U.S. President that appeared on ‘Laugh-In’ is Richard Nixon. That’s my final answer.

Regis: Well, my gosh. What can I say except: Debbie (Carpenter’s wife), you’re going to Paris, and this is the final answer heard all around the world, he’s won a million dollars!

(Penonton melakukan standing applause)

Hal yang menarik dari percakapan tersebut adalah John tidak menggunakan pilihan bantuannya untuk bertanya kepada ayahnya mengenai pertanyaan ke-15, melainkan dipergunakan untuk memberitahu ayahnya bahwa ia akan segera mendapatkan uang senilai 1 juta dolar. Lalu, dengan penuh rasa percaya diri, ia menjawab pertanyaan terakhir tersebut.

Berikut ini cuplikan detik-detik kemenangannya:

Saat diwawancarai, John berkata, “I thought I’d look so cocky if I didn’t use any lifelines, so I faked it.”

Amanah yang bisa diambil dari kisah tersebut adalah:

“Knowledge and experience will give confidence to us.

The side effects of that is the arrival of good fortune.”

====================================================================================

Sekian postingan saya kali ini, semoga bermanfaat !!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com