Jumat, 22 April 2011

ISLAM itu tegas bukan keras

Ilustrasi Gambar oleh:www.eryevolutions.co.cc
Ajaran Islam menganjurkan kepada kita agar tegas mengamalkannya, tegas mengeluarkan hukum.Tegas menyampaikannya atau memperkatakan dan gigih memperjuangkannya dimana saja dan di dalam keadaan apa sekali pun.Islam adalah agama kasih sayang dan lemah lembut, bukan agama keras tapi disuruh tegas.

Kebanyakkan umat Islam terutama orang politik, para pejuang dan pendakwah pendakwah melakukan kekerasan di dalam perjuangan atau di dalam dakwahnya tapi dia sendiri tidak tegas mengamalkannya, sama saja dengan orang lain.Di dalam menyampaikan, suaranya lantang dan keras memperkatakan hukum hukumnya.Tegas kalau untuk orang lain tapi untuk diri sendiri longgar dan cuai.
Di dalam menyampaikan Islam dia mengata, mengumpat dan menuduh kepada golongan golongan yang tertentu,Ada kalanya hingga sampai maki hamun, mengutuk dan menempelak orang yang tertentu, tapi dia sendiri syariatnya cuai, akhlaknya rosak, maruahnya tidak di jaga,Mereka menyangka cara itu dikatakan tegas.
Sebenarnya sikap mereka bukan tegas tapi keras.Tegas ertinya memperkatakan hukuman yang sesuai dengan kehendak Islam.Disampaikan dengan penuh berhikmah dan kasih sayang, tidak ditujukan kepada mana mana golongan tapi untuk semua, terutama diri sendiri.Dan orang yang berkata dan memperjuangkan itu mempunyai peribadi yang baik dan mempunyai akhlak yang mulia kerana dia tegas mengamalkan Islam itu lebih dahulu di dalam diri mereka dan tegas berpegang dengan hukum. Begitu juga tegas mendidik anak dan isteri serta Keluarga.Agar mereka mengamalkan ajaran Islam itu serta sangat menghormati hukum hakam.Begitulah orang yang tegas dengan prinsip.

Oleh kerana tidak tegas mengamalkan Islam tapi keras memperkatakan dan memperjuangkannya, maka orang ramai jadi benci dengan Islam.Lebih lebih lagi orang kafir, mereka takut dengan Islam.Melihat peribadi para pejuang dan para da’i serta Keluarga mereka, Islam itu tidak ada didalam diri mereka.Yang mereka lihat ialah kekerasan dan kekasaran.Keindahan Islam tidak dapat dilihat kerana bersikap keras bukan tegas.
“Kalau kita hendak menasihati orang.Tanya hati kita dahulu.Tujuan kita hendak beri nasihat atau hendak memberi malu pada orang.
Apabila kita hendak menyampaikan ilmu kepada orang.Apakah tujuan kita? Hendak berkongsi ilmu atau hendak menunjuk yang kita lebih tahu.
Kalau kita hendak bercakap tentang sesuatu, kita tentu tahu niat kita, hendak menunjuk kita pandai atau rasa berkewajiban menyampaikan ilmu”.
Ingatlah pahala sesuatu amal ditentukan oleh keikhlasan kita.Kalau tujuan bukan kerana Allah, amalan itu akan menjadi macam debu.Bukan pahala kita dapat tapi bala.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com