Jumat, 18 April 2014

Inilah 10 Tragedi Festival Musik Paling Memilukan Sepanjang Masa ( Kericuhan ternyata tidak hanya bisa terjadi di pertandingan sepakbola. Hal yang sama juga sering terjadi di sebuah gelaran konser. Bahkan kericuhan yang ditimbulkan tak kalah besar )

Kericuhan ternyata tidak hanya bisa terjadi di pertandingan sepakbola. Hal yang sama juga sering terjadi di sebuah gelaran konser. Bahkan kericuhan yang ditimbulkan tak kalah besar.
Hal tersebut memang rentan terjadi bila ribuan atau puluhan ribu massa berkumpul di satu tempat. Banyak faktor pemicu terjadinya kerusuhan. Lalu, kerusuhan seperti apa yang pernah terjadi di konser musik? Simak ulasan kericuhan terbesar dalam festival musik dibawah ini yang dikutip dari berjambang.blogspot.com
1. Altamont Speedway Free Festival
http://cbsmyq105.files.wordpress.com/2011/12/ap691208033.jpg
Altamont Speedway Free adalah festival yang sangat populer dan legendaris. Digelar di California Utara pada 1969, konser ini diprakasai langsung oleh The Rolling Stones.
Walau menampilkan bintang sekelas Santana, Nash & Young dan lain-lain, konser ini tidak memungut biaya untuk penontonnya, alias gratis. Sayangnya, insiden mengerikan justru terjadi di festival yang dihadiri 300 ribu penonton tersebut.
Salah seorang sekuriti (Hells Angels) yang bernama Alan Passaro tewas ditikam pisau. Ironisnya, pelaku penikaman baru berusia 18 tahun, Meredith Hunter.
Tak hanya itu, beberapa nyawa juga melayang terkait acara ini. Dua orang meninggal karena kecelakaan tabrak lari dan satu lainnya meregang nyawa karena kasus lain.
2. Monster of Rock (1988)
http://www.ukrockfestivals.com/don-1988-stage-lshot-karl.jpg
Monster of Rock edisi tahun 1988 adalah festival yang sangat dinantikan oleh penggemar musik di Inggris. Konser ini merupakan perayaan sepak terjang musik rock di dunia. Sayangnya perayaan ini justru berujung maut.
Dihadiri 10 ribu fans, Guns N Roses menjadi band yang paling ditunggu saat itu. Sayang, kondisi venue tak bersahabat. Cuaca buruk membuat tanah berlumpur. Dua fans ditemukan tewas setelah terjebak lumpur dan terinjak penonton lainnya tepat saat Axl Rose dan kawan-kawan unjuk gigi di atas panggung.
Peristiwa menyedihkan itu membuat promotor berpikir dua kali untuk mengulang festival yang sama di tahun berikutnya. Alhasil konser episode berikutnya terpaksa dibatalkan.
3. Woodstock (1999)
http://www.esquire.com/media/cm/esquire/images/metallica-woodstock-061008-lg-79893096.jpg
Woodstock adalah salah satu festival multi band paling terkenal di muka bumi. Festival ini dikenal dengan pesan cinta dan  damai yang dibawakannya. Namun lagi-lagi manusia hanya bisa berencana, takdir sering berkata lain.
Tahun 1999 lalu, sejumlah band papan atas seperti Korn, Limb Bizkit hingga Rage Againts The Machine mengisi line up Woodstock. Band-band tersebut seolah menjadi magnet kuat bagi pecinta musik rock.
Sayangnya pesan cinta dan damai yang menjadi konsep awal Woodstock sama sekali tidak terlihat. Woodstock 1999 lebih identik dengan kekerasan, kebakaran hingga pelecehan seksual.
4. Pearl Jam – Roskilde (2000)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLfT0yYT1xqYYdTOezQvosZ8QYEBUUW5PowO_mQP0XuQSzy4L16OXX60ifMUO2mRxT3KOH-NegEVQnlzSFfV814Xh848ntR9UiofhLPEyBo7XCjott1Omqm8ZtrfmVBEyi6iNADNFLstiH/s1600/20000630.jpg
30 Juni 200 adalah hari yang sulit dilupakan oleh para personel Pearl Jam. Band yang dikenal sangat mencintai fansnya ini harus berduka setelah konser mereka di Rosklilde, Denmark meminta 9 nyawa sekaligus.
Penonton benar-benar tak terkendali begitu pearl Jam menguasai panggung. Sebagian nyawa melayang diakibatkan oleh desakan dan injakan dari penonton lain.
Pearl Jam sempat meminta penonton tenang, namun semuanya sudah terlambat. Eddie Vedder dan kawan-kawan pun terpaksa menghentikan konser mereka.
Sebuah lagu pun diciptakan Pearl Jam khusus untuk mengenang peristiwa memilukan ini, Love Boat Captain.  “Lost nine friends we’ll never know…. two years ago today,” bunyi lirik lagu tersebut.
5. Glastonbury (2005)
http://stylefile.julesb.co.uk/wp-content/uploads/2013/06/glastonbury05_48.jpg
Yakinlah, semua penggemar musik pasti memiliki keinginan untuk bisa hadir di Festival Glastonbury. Festival tahunan Inggris ini memang selalu menjanjikan aksi spektakuler dengan band-band besar maupun potensial tiap tahunnya.
Hanya saja, tak selamanya festival ini berakhir dengan cerita manis. Setidaknya itu terjadi pada tahun 2005 silam. 600 Tenda portable ambruk diterpa cuaca buruk. Hujan tak berhenti sepanjang hari membuat venue lebih mirip lapangan sepakbola yang tak terawat.
Banyak yang menduga venue sudah tak steril. Banyak bakteri berkeliaran, sementara itu petir seolah tak bosan menyambar panggung.
6. Love Parade (2010)
http://static.guim.co.uk/sys-images/Guardian/Pix/online/2010/7/24/1279992328455/Love-Parade-in-Duisburg-w-006.jpg
Love Parade adalah festival tecno dan dance favorit penggemar musik di Jerman dan Eropa. Festival ini terus berkembang pesat tiap tahunnnya sehingga Berlin menolak untuk dijadikan tuan rumah. Tahun 2010, festival ini akhirnya dipindahkan ke kota yang lebih kecil.
Keputusan ini ternyata justru mengundang maut. Venue memang mampu menampung hingga 250 ribu penonton. Namun masalahnya justru ada di akses masuk venue.
Akses masuk berupa terowongan membuat penonton dalam jumlah yang sangat besar harus berdesak-desakan untuk masuk. 21 Orang tewas dan lebih dari 500 lainnya terluka karena berdesak-desakan dan terinjak-injak.
Penyelenggara pun berpikir dua kali untuk membesut acara serupa. Love Parade akhirnya ditiadakan hingga saat ini.
7. Indiana State Fair (2011)
http://graphics8.nytimes.com/images/2011/08/15/us/15indiana-span/15indiana-span-articleLarge.jpg
Selain ulah penonton liar, cuaca adalah salah satu penyebab utama musibah dalam konser. Contohnya adalah bagaimana angin memporakporandakan Indiana State Fair, 13 Agustus 2011 lalu.
Para penonton sebenarnya sudah mendapatkan peringatan dari pihak keamanan tentang cuaca buruk. Namun konser dengan bintang tamu utama band country, Sugarland ini tetap dilangsungkan.
Akhirnya apa yang diprediksi pihak keamanan benar-benar terjadi. Angin berhembus terlalu kencang hingga membuat panggung tak mampu berdiri kokoh lagi. Panggung roboh, lima penonton meninggal, puluhan lainnya luka-luka. Janet Jackson dan Lady Antebellum yang dijadwalkan tampil pun memilih mundur.
8. Pukkelpop (2011)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjuNZVW2sRWqfhw0dx0XU3Fy9JrX4MOUGAb03PoivP5T-BHX8-i2nEEnBIyIOmY4cFouEwFbtBPeAO7k10rSsfElM7Q3csMF2a6wuURNYYg_L1RXSSmJo2_hn4bz3tWLEInwlmXVoq2k4I/?imgmax=1200
Hanya 5 hari setelah insiden Indiana State Fair, peristiwa serupa terulang lagi di Pukklepop Festival, Belgia. Sama persis, angin besar adalah penyebab robohnya panggung. Lima orang meninggal, 70 lainnya luka-luka. Beberapa musisi yang harusnya tampil seperti Eminem dan Odd Future pun terpaksa membatalkan penampilannya.
9. The Who (1979)
http://www.examiner.com/images/blog/EXID17121/images/the_who_kilburn_band%5B1%5D.jpg
Musibah ini sangat memilukan sekaligus membingungkan. 11 penonton tewas dan 26 lainnya cidera sebelum konser The Who di Riverfront Coliseum, Cincinnati, 3 Desember 1979 digelar. Anehnya, The Who baru tahu kabar tersebut justru setelah menggelar konsernya.
Ada dua versi penyebab musibah ini. Salah satu versi menyebutkan bahwa para penonton saling berebut untuk menduduki kursi dengan posisi terbaik. Versi lain mengatakan bahwa para penonton di luar venue memaksa masuk karena mengira mereka mengira The Who sedang melakukan checksound. Parahnya panitia belum siap dan sebagian pintu masuk belum dibuka.
Penyelenggara baru menginformasikan musibah ini pada personel The Who setelah konser dengan alasan tersendiri. Mereka khawatir The Who enggan melanjutkan konser yang ditakutkan malah berpotensi menyebabkan kerusuhan lebih besar.

10. Damageplan (2004)
http://www.100xr.com/artists/D/Damageplan/Damageplan.jpg
Tak selamanya musibah dalam konser disebabkan penonton membeludak atau cuaca buruk. Konser Damageplan justru lebih mengerikan lagi walau tidak ada kedua unsur tersebut.
Konser ini digelar di Alrosa Villa, Columbus pada 8 Desember 2004 silam. Gitaris Damageplan yang juga merupakan mantan personel Pantera, Dimebag Darrell tiba-tiba dihujani beberapa tembakan di kepala saat manggung oleh pria bernama Nathan Gale.
Hingga saat ini, motif pembunuhan masih menjadi misteri. Salah satu versi menyebutkan bahwa Nathan nekat melakukannya akibat kekecewaan atas pecahnya Pantera, band yang sangat ia idolakan. Nathan sendiri dikabarkan juga mengalami masalah kejiwaan dan terpengaruh obat terlarang.

( Apa pendapat anda terhadap orang yang memperbanyak berbagai macam makanan dan kue-kue di bulan Ramadan? ) Berlebih-lebihan Dalam Makanan Dan Minuman Di Bulan Ramadan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgbFdn81u-mSKjVlS47Ap_4mzTF6-J5K_kwINFNZ4AjlcNrOW-Y3urGysN11Ztt20rYA8_uvDMW1GigMifcn7vEIG2wGqdfvOE_iKoLTMU_mAuv3XjG6Gxn_VKzjoEwGST6NuX_P-B0i0A-/s1600/makan+1.jpg

Alhamdulillah.
Berlebih-lebihan dalam segala sesuatu adalah tercela dan dilarang. Apalagi dalam masalah makanan dan minuman. Allah berfirman:
( وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ ) سورة الأعراف: 31
"Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al-A’raf: 31)
Nabi sallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:
مَا مَلأَ آدَمِيٌّ وِعَاءً شَرًّا مِنْ بَطْنٍ ، بِحَسْبِ ابْنِ آدَمَ لُقَيْمَات يُقِمْنَ صُلْبَهُ ، فَإِنْ كَانَ لا مَحَالَةَ ، فَثُلُثٌ لِطَعَامِهِ ، وَثُلُثٌ لِشَرَابِهِ ، وَثُلُثٌ لِنَفَسِهِ (رواه الترمذي، رقم 2380، وابن ماجه، رقم 3349، وصححه الألباني في صحيح الترمذي، رقم 1939)
“Tidak ada wadah yang dipenuhi anak Adam yang lebih buruk dari perutnya. Cukuplah anak Adam mengkonsumsi beberapa suap makanan untuk menguatkan tulang rusuknya. Kalau memang tidak  ada jalan lain (memakan lebih banyak), maka berikan sepertiga untuk (tempat) makanan, sepertiga untuk (tempat) minuman dan sepertiga untuk (tempat) nafasnya." (HR. Tirmizi, no. 2380, Ibnu Majah, no. 3349, dishahihkan oleh Al-Albany dalam kitab shahih Tirmizi, no. 1939)
Berlebih-lebihan dalam makanan dan minuman menganudung banyak keburukan,
Di antaranya, setiap kali manusia menikmati kebaikan-kebaikan di dunia, maka bagiannya di akhirat akan berkurang. Diriwayatkan oleh Hakim dari Abu Juhaifah radhiallahu ’anhu, dia berkata: Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ شِبَعًا فِي الدُّنْيَا أَكْثَرُهُمْ جُوعًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Sesungguhnya orang yang paling banyak kenyang di dunia, mereka adalah orang yang paling  lapar di hari kiamat”. (Diriwayatkan oleh Ibnu Abu Dunya,  dengan tambahan tambahan: Maka Abu Juhaifah tidak pernah makan memenuhi perutnya (kekenyangan) sampai meninggal dunia. Dishahihkan oleh Al-Albany dalam kitab As-Silasilah As-Shahihah, no 342)
Umar radhiallahu ’anhu berkata: “Demi Allah, kalau saya mau, saya yang akan memakai pakaian yang paling lembut dan makanan yang paling enak serta kehidupan yang paling bergengsi. Akan tetapi saya mendengar Allah Azza Wa Jalla mengazab suatu kaum karena melakukan suatu perkara, sebagaimana Allah berfirman:
( أَذْهَبْتُمْ طَيِّبَاتِكُمْ فِي حَيَاتِكُمُ الدُّنْيَا وَاسْتَمْتَعْتُمْ بِهَا فَالْيَوْمَ تُجْزَوْنَ عَذَابَ الْهُونِ بِمَا كُنْتُمْ تَسْتَكْبِرُونَ فِي الأَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّ وَبِمَا كُنْتُمْ تَفْسُقُونَ) سورة الأحقاف: 20 ، حلية الأولياء، 1/49
"Kamu telah menghabiskan rezkimu yang baik dalam kehidupan duniawimu (saja) dan kamu telah bersenang-senang dengannya; maka pada hari ini kamu dibalasi dengan azab yang menghinakan karena kamu telah menyombongkan diri di muka bumi tanpa hak dan karena kamu telah fasik." (QS. Al-Ahqaf: 20) Hilyatul Aulya, 1/49.
Keburukan berikutnya, hal itu akan menyibukkan seseorang dari melakukan ketaatan seperti  membaca Al-Qur’an Al-Karim, padahal  membaca Al-Quran yang selayaknya yang menjadi kesibukan seorang muslim di bulan yang mulia ini sebagaimana kebiasaan kaum salaf (orang saleh zaman dahulu). Maka akan anda dapatkan seorang wanita menghabiskan waktu siang hari untuk mempersiapkan makanan, dan menghabiskan malam hari untuk mempersiapkan kue-kue dan minuman.
Keburukan lainnya, jika seseorang kebanyakan makan, maka akan malas dan banyak tidur sehingga banyak kehilangan waktunya. Sufyan Ats-Tsauri rahimahullah berkata: “Kalau anda ingin badan sehat dan tidur sedikit, maka sedikitkan makanan anda.”
Keburukan lainnya, bahwa kebanyakan makan akan mewariskan hati yang lalai. Dikatakan kepada  Imam Ahmad rahimahullah: “Apakah seseorang akan akan memiliki hati yang lembut (mudah tersentuh)  sementara dia dalam kondisi kenyang?.” (beliau) menjawab: Saya tidak melihat itu. Menurutnya kondisi seperti itu tidak akan terjadi.
Wallahu’alam.
http://islamqa.info/id/11153

MAKANAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM (KRITERIA HALAL DAN JENIS MAKANAN YANG HARAM DIKONSUMSI) KAJIAN TAFSIR DI MASJID AR-RAUDLAH NUSA INDAH CIPUTAT

http://halal.wg.ugm.ac.id/foto_berita/halal.jpg
Pada dasarnya seluruh makanan yang ada di muka bumi, baik di daratan maupun    di lautan, berasal dari tumbuh-tumbuhan maupun hewan adalah halal dan diperuntukkan untuk manusia. Allah berfirman dalam surat Al-Jatsiyah, 45:13, sbb.:
وَسَخَّرَ لَكُمْ مَا فِي السَّمَوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا مِنْهُ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ(13)
Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir.
Namun demikian, ada beberapa jenis makanan yang haram dikonsumsi  karena mengandung najis, membahayakan kehidupan, atau terkait dengan hak milik orang lain.

A. KRITERIA MAKANAN HALAL
Allah telah membuat kreteria makanan  yang boleh dikonsumsi dengan standar halalan thayiban. Term  halalan di sini berarti jenis makanan yang diperbolehkan  dikonsumsi dan tidak diharamkan. Sedangkan term thayyiban berarti semua jenis makanan yang memberi manfaat manusia karena telah memenuhi syarat kesehatan (misalnya: gizi, protein, higienis, dll.)  tidak najis, tidak memabukkan, tidak membawa pengaruh negatif bagi kesehatan fisik dan psikis, serta diperoleh dengan cara yang halal. Allah berfirman dalam surat   Al-Baqarah, 2: 168,  sbb.:
يَاأَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ(168)
Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.

B. JENIS MAKANAN YANG HARAM DIKONSUMSI
B. 1. Haram Dengan Sendirinya (حرام لذاته)
Berdasarkan firman Allah SWT di dalam kitab suci Al Qur’an dan Hadits Nabi Muhammad SAW, maka dapat diketahui beberapa jenis makanan yang haram dikonsumsi manusia, antara lain:

1. Bangkai
Bangkai yang haram dimakan adalah semua binatang darat yang mati bukan karena disembelih dengan tata cara penyembelihan yang dibenarkan syari’at Islam. Misalnya binatang yang mati karena tertabrak mobil, ditusuk dengan besi, dipukul dan tercekik. Sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Maidah, 5:3.
حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ وَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيحَةُ وَمَا أَكَلَ السَّبُعُ إِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْ وَمَا ذُبِحَ عَلَى النُّصُبِ وَأَنْ تَسْتَقْسِمُوا بِالْأَزْلَامِ ذَلِكُمْ فِسْقٌ…
Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan.
Berdasarkan ayat di atas, maka binatang ternak seperti kanbing, sapi, kerbau, unta, dan ayam baru halal dimakan dagingnya jika disembelih dengan tata cara penyembelihan menurut syari’at Islam, yang memenuhi syarat-syarat sbb.:
  1. Orang yang menyembelih harus beragama Islam.
  2. Ketika menyembelih harus membaca basmalah (Ibn Rusyd, Bidayatul Mujtahid Wa Nihayatul Muqtasid, juz I, h. 328).
  3. Alat penyembelih harus tajam.
  4. Penyembelihan hewan ternak harus memutuskan saluran pernafasan (trachea/ hulqum), saluran makan (oeshophagus/marik), dan dua urat nadi (wadajain)-nya.
 2. Darah  Darah yang mengalir dari binatang atau manusia haram dikonsumsi, baik secara langsung maupun dicampurkan pada bahan makanan karena dinilai najis, kotor, menjijikkan, dan dapat mengganggu kesehatan. Demikian juga darah yang sudah membeku yang lazim disebut maros atau didih. Adapun darah yang melekat pada daging halal, boleh dimakan karena sulit dihindari. Hal ini berdasarkan surat Al An’am, 6:145.
قُلْ لَا أَجِدُ فِي مَا أُوحِيَ إِلَيَّ مُحَرَّمًا عَلَى طَاعِمٍ يَطْعَمُهُ إِلَّا أَنْ يَكُونَ مَيْتَةً أَوْ دَمًا مَسْفُوحًا أَوْ لَحْمَ خِنْزِيرٍ فَإِنَّهُ رِجْسٌ أَوْ فِسْقًا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ  .....  (145)
Katakanlah: "Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi --karena sesungguhnya semua itu kotor-- atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah.

3. Daging Babi Ulama  sepakat, daging babi haram dikonsumsi. Demikian pula lemak babi yang dipergunakan dalam industri makanan yang dikenal dengan istilah shortening, serta semua zat yang berasal dari babi yang biasanya dijadikan bahan campuran makanan (food additive). Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah memungkinkan manusia memproduksi bahan campuran makanan, minuman, obat-obatan, dan kosmetika dalam bentuk gelatin, lemak, pepsin, rennin, rennet, dan lain-lain. Kebanyakan sumber gelatin adalah hewan, dan hewan yang banyak digunakan di dunia Barat adalah babi. Gelatin tidak hanya digunakan untuk memproduksi makanan, tetapi juga manisan, obat-obatan dan produk-produk lainnya.
Seluruh makanan, minuman, obat-obatan, dan kosmetika yang mengandung unsur babi dalam bentuk apapun, haram dikonsumsi (Ath-Thuraiqy, Ahkam al Ath’imah, 1984:     307-314). Hal ini didasarkan  surat  Al Baqarah, 2:173, sbb.:
إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ بِهِ لِغَيْرِ اللَّه ....ِ
Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah.

4. Binatang Buas Binatang buas yang memiliki gigi taring atau burung yang mempunyai kuku mencengkeram adalah haram dimakan dagingnya, misalnya: harimau, anjing, kera, gajah, dan kucing. Hal ini berdasarkan hadis yang  diriwayatkan Imam Muslim dari sahabat Abdullah Ibn Abbas RA:
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ كُلِّ ذِي نَابٍ مِنْ السِّبَاعِ وَعَنْ كُلِّ ذِي مِخْلَبٍ مِنْ الطَّيْرِ (ن : 3574)
Rasulullah SAW melarang memakan (daging) setiap binatang buas yang memiliki gigi taring dan burung yang mempunyai kuku tajam (mencengkeram). (Al-Mundziri, Mukhtashar Shahih Muslim, 2000:356)

5. Binatang Yang Menjijikkan (Al Khabaits) Binatang yang menijijikkan (al Khobaits) seperti binatang yang memakan kotoran (al jallalah)  dan binatang melata di atas tanah (al hasyarat), misalnya ulat, ular, dan kalajengking adalah haram dikonsumsi, kecuali ulat yang menyatu dengan buah-buahan sehingga sulit dipisahkan (Abdurrahman al Juzairi, al Fiqh ‘Ala al Madzahib al arba’ah, 1990; juz 2: h. 3). Lihat surat Al A’raf, 7:15, sbb.:
.... وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ ....
….dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk….

6. Binatang Yang Hidup Di Daratan Dan Sekaligus Di Lautan (Al Barmawi) Ulama berbeda pendapat tentang hukum mengkonsumsi hewan yang hidup  di dua alam, daratan dan sekaligus lautan (air) misalnya: kodok, kepiting, dan ular. Menurut madzhab Hanafi dan Syafi’I hukumnya haram (tidak halal). Menurut madzhab Maliki hukumnya mubah karena tidak ada nash al Qur’an atau hadits yang secara khusus mengharamkannya. Sedangkan menurut madzhab Hambali, setiap binatang laut yang bisa hidup di daratan, misalnya burung laut dan anjing laut, tidak halal dimakan dagingnya kecuali jika disembelih. Akan tetapi jika binatang tersebut tidak ada darahnya, misalnya kepiting, maka halal tanpa disembelih terlebih dahulu.

7. Makanan Yang Najis Atau Terkena Najis Semua makanan yang najis atau terkena najis (mutanajjis) adalah haram dikonsumsi. Misalnya telur yang keluar dari binatang yang haram dimakan dagingnya, atau keluar dari hewan yang halal dimakan dagingnya tetapi belum keras. Adapun telur yang keluar dari hewan yang halal dimakan dagingnya dalam keadaan keras, hukumnya halal, meskipun hewan tersebut sudah mati (Ath- Thuraiqy, Ahkam al Ath’imah, 1984:419).  Demikian juga susu yang keluar dari hewan yang haram dimakan dagingnya. Akan tetapi jika keluar dari hewan yang halal dimakan dagingnya adalah halal.

8. Makanan Yang Membahayakan Kesehatan Manusia Semua jenis makanan yang membahayakan kesehatan manusia, baik berupa nabati maupun hewani, haram dikonsumsi karena salah satu tujuan mengkonsumsi adalah    untuk menjaga kesehatan. Lihat surat Al Baqarah, 2;195, sbb.:
وَأَنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ وَأَحْسِنُوا إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ(195)
Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.
Berdasarkan ayat di atas, seseorang yang mengidap penyakit tertentu diharamkan mengkonsumsi makanan yang dapat menghambat penyembuhannya,  apalagi jika menyebabkan semakin parahnya penyakit yang diderita, meskipun makanan tersebut halal bagi orang sehat.  Misalnya, daging kambing. Meskipun halal dimakan bagi kebanyakan orang, tetapi dapat berubah menjadi haram kalau dikonsumsi orang yang berpenyakit darah tinggi. Makanan dan minuman yang mengandung kadar gula tinggi, halal dikonsumsi kebanyakan orang, tetapi dapat berubah menjadi haram jika dikonsumsi orang berpenyakit diabetes karena dapat memperparah penyakitnya.
Termasuk jenis makanan dan minuman yang membahayakan kesehatan manusia adalah racun. Islam melarang umatnya mengkonsumsi semua makanan dan minuman yang mengandung racun, baik yang berasal dari hewan, tumbuh-tumbuhan, dsb. Seseorang yang sengaja menenggak racun untuk bunuh diri, maka selamanya akan menjadi penghuni Neraka. Sebagaimana disabdakan Rasulullah dalam hadits shahih yang diriwayatkan Imam Bukhari dari Abu Hurairah:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ تَرَدَّى مِنْ جَبَلٍ فَقَتَلَ نَفْسَهُ فَهُوَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ يَتَرَدَّى فِيهِ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيهَا أَبَدًا وَمَنْ تَحَسَّى سُمًّا فَقَتَلَ نَفْسَهُ فَسُمُّهُ فِي يَدِهِ يَتَحَسَّاهُ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيهَا أَبَدًا وَمَنْ قَتَلَ نَفْسَهُ بِحَدِيدَةٍ فَحَدِيدَتُهُ فِي يَدِهِ يَجَأُ بِهَا فِي بَطْنِهِ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيهَا أَبَدًا (ن: 5333(
Barang siapa sengaja menjatuhkan diri dari gunung untuk bunuh diri kemudia mati, maka kelak ditempatkan di Neraka selama-lamanya dalam keadaan selalu menjatuhkan diri. Barang siapa sengaja menenggak racun untuk bunuh diri kemudian  mati, maka kelak ditempatkan di Neraka selama-lamanya dalam keadaan menenggak racun. Dan barang siapa sengaja melakukan bunuh diri dengan besi kemudian  mati, maka kelak ditempatkan di Neraka selama-lamanya dalam keadaan sakit karena manusukkan besi kedalam tubuhnya sendiri (Sayid Sabiq, Fiqh as Sunnah, 1990: Jilid 2 h. 5).
Sebagai pengecualian dari ketentuan di atas,  diperbolehkan minum obat-obatan yang mengandung racun, selama racun tersebut tidak membahayakan tubuh manusia (Imam Nawawi, al Majmu’, juz 9, h. 38), dan sesuai dengan resep dokter (Ath- Thuraiqy, Ahkam al Ath’imah, 1984: h. 113-114).

9. Makanan Yang Berpotensi Memabukkan Allah SWT adalah Dzat Yang Maha Rahman dan Rahim, Yang melindungi kesehatan makhlukNya. Oleh karena itu, Dia mengharamkan segala sesuiatu yang dapat mengganggu kesehatan manusia, terutama kesehatan akal fikiran yang sangat vital bagi kehidupan mereka. Misalnya minuman keras (khamar), yang berpotensi memabukkan dan semua yang membius, misalnya ganja (hashisy), putauw, narkotika, dan obat-obatan terlarang lainnya. Lihat, surat Al Maidah, 5:90-91.
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ(90)إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَعَنِ الصَّلَاةِ فَهَلْ أَنْتُمْ مُنْتَهُونَ(91)
Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu ( mengerjakan pekerjaan itu).

B. 2. Haram Karena Faktor Eksternal (حرام لعارض)
1. Binatang Disembelih Untuk Sesaji Hewan ternak yang disembelih untuk sesaji atau   dipersembahkan kepada makhluk halus, misalnya kerbau, yang disembelih untuk ditanam kepalanya sebagai sesaji kepada dewa tanah agar melindungi jembatan atau gedung yang akan dibangun, hewan ternak yang disembelih untuk persembahan Nyai Roro Kidul dan sebagainya adalah haram dimakan dagingnya, karena dapat menimbulkan syirik dan merusak aqidah umat Islam, sekalipun ketika disembelih dibacakan basmalah. Lihat, surat Al Maidah, 5:3 sbb.:
حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ  .... وَمَا ذُبِحَ عَلَى النُّصُبِ ....
2.   Binatang Yang Disembelih Tanpa Membaca Basmalah
Hewan ternak yang disembelih tanpa membaca basmalah adalah haram dimakan dagingnya kecuali jika lupa. Al An’am, 6:121.
وَلَا تَأْكُلُوا مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُ لَفِسْقٌ ....
Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan.

3. Makanan Yang Dikonsumsi Secara Berlebihan Meskipun semua makanan dan minuman yang ada di dunia diperuntukkan manusia, tetapi hendaklah mereka mengkonsumsi sesuai kebutuhan, tidak berlebih-lebihan (berfoya-foya). Sebab jika berlebih-lebihan, maka dapat merugikan orang lain, di samping menimbulkan pelbagai macam penyakit. Banyak sekali penyakit yang ditimbulkan makanan dan minuman yang dikonsumsi secara berlebihan. Sehubungan dengan hal itu, Allah SWT mengharamkan manusia mengkonsumsinya secara berlebihan atau berbuat mubadzir sebagaimana  yang terjadi dalam  pesta.  Allah menyatakaqn dalam surat             Al A’raf, 7:11 dan Al-Isra’, 17: 26, sbb.:
يَابَنِي ءَادَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ(31)
Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.
وَءَاتِ ذَا الْقُرْبَى حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا
Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.

4. Makanan Yang Diperoleh Dengan  Cara Haram
Pada dasarnya semua makanan yang ada di muka bumi ini halal dikonsumsi sepanjang tidak berbahaya bagi fisik dan psikis manusia. Akan tetapi akan dapat berubah menjadi haram, jika diperoleh dengan cara yang diharamkan Allah SWT. Misalnya, makanan hasil curian, dibeli dari uang hasil korupsi, manipulasi, riba (rentenir), perjudian, pelacuran, dan sebagainya. Al Baqarah, 2:188, sbb.:
وَلَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُوا بِهَا إِلَى الْحُكَّامِ لِتَأْكُلُوا فَرِيقًا مِنْ أَمْوَالِ النَّاسِ بِالْإِثْمِ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ(188)


C.     PENGARUH MAKANAN DALAM KEHIDUPAN MANUSIA

  1. Mempengaruhi Pertumbuhan Fisik Dan Kecerdasan Akal
  2. Mempengaruhi Sifat Dan Mendorong Perilaku Tertentu
  3. Mempengaruhi Anak-Anak Yang Akan Dilahirkan
  4. Mempengaruhi Diterima Atau Ditolaknya Amal Ibadah Dan Do’a
  5. Mempengaruhi Kehidupan Di Akhirat

Sumber : Ust. DR. H.Fuad Thohari, M.A.

http://www.masjidrayavip.org/index.php?option=com_content&view=article&id=124:makanan-dalam-perspektif-islam&catid=45:artikel-islam&Itemid=67

Inilah Makanan Dalam Islam

 
oleh: Mira Suprayatmi
 
"Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa-apa yang terdapat  di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan......(QS Al Baqarah (29 . 168)
  Ajaran Islam mencakup seluruh aspek kehidupan, takterkecuali masalah makan.  Oleh karena itu bagi kaum muslimin, makanan di samping berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan fisik, juga berkaitan dengan ruhani, iman dan ibadah juga dengan identitas diri, bahkan dengan perilaku, demikian ujar K.H Didin Hafiduddin, MS  dalam Seminar Pameran Produk Halal Indonesia, Al Ghifari'96, di Bogor.
http://pusathipnotis.files.wordpress.com/2012/02/halal.jpgDari ayat di atas, dapat disimak bahwa Allah menyuruh manusia memakan apa saja di dunia ini yang diciptakanNya, sepanjang batas-batas yang halal dan baik (thayibah).  Selain ayat-ayat di atas banyak lagi ayat dalam Al Qur´an yang berisi suruhan atau perintah agar manusia berhati-hati dalam memilih makanan, dapat memisahkan mana yang halal (dibolehkan) dan mana yang haram (tidak diijinkan), cara memperoleh makanan itu dan makanan itu baik dari segi kesehatan jasmani maupun rohani, a,l seperti pada ayat-ayat : Q.S Al Baqarah (2) : 172, QS An Nahl (16) : 114, QS Al Mu´minun (23) : 51, QS Al Araaf (7) :31, QS Al Anàm (6) :145, QS Al Maidah (5) : 3,  QS Al Anàm (6) :121 QS Al Baqarah (2) :173, QS An Nahl(16):115.
 
Cukup banyak ayat-ayat Allah SWT yang memperingatkan kita akan halnya makanan, apakah manusia tidak cukup memperhatikannya ? Padahal otot, tulang  otak, paru-paru, hati, alat-alat buangan semua di bangun dari apa  yang kita makan. Bila kita menghindari makanan-makanan yang  tidak baik (junk food), maka akan dihasilkan tulang yang kokoh, otot yang kuat, pipa/saluran-saluran yang bersih, otak yang cemerlang, paru-paru dan hati yang bersih, jantung yang dapat memompa darah dengan baik. Dan diperintah manusia untuk selalu memperhatikan makanannya, seperti firman Allah "Maka seharusnya manusia memperhatikan makanannya"  (QS Abasa (80) : 24). Mengapa ? Karena manusia yang ingin sehat jasmani rohaninya, salah satu faktor yang menunjang adalah dari makanan dan pola makanan yang diterapkan.
Jadi bagi seorang muslim makan dan makanan bukan sekedar penghilang lapar saja atau sekedar terasa enak dilidah, tapi lebih jauh dari itu mampu menjadikan tubuhnya sehat jasmani dan rohani sehingga mampu menjalankan fungsinya sebagai  "khalifah fil Ardhi". Rasulullah SAW pernah berkata dalam suatu hadistnya: "Seorang hamba Allah tidak akan berpindah dua kakipun pada hari kiamat, sampai ia mampu menjawab empat hal: umurnya bagaimana dihabiskan, pengetahuan  bagaimana diamalkan, hartanya bagaimana dinafkahkan  serta tubuhnya bagaimana digunakan atau diboroskan" (HR.Tirmidzi).
Tubuh manusia bisa diumpamakanseperti mesin yang sangat rumit dan tidak ada tandingannya . Seperti halnya mesin yang memiliki berbagai komponen, maka agar mesin itu dapat selalu berjalan dengan mulus perlu diperhatikan beberapa hal, antara lain perlu dipelihara dan dijaga kebersihannya, diberi waktu beristirahat, dan digunakan dengan hati-hati
sesuai fungsinya. Demikian pula tubuh manusia, yang memiliki mekanisme yang sangat rumit itu dan salah satu segi pemeliharaan tubuh itu dengan makanan.   Dan tentu saja jika fungsi tersebut ada yang salah , misalnya tubuh terserang penyakit maka manusia harus
mengoreksi dirinya , tentu ada sesuatu yang salah dalam segi perawatan dan pemeliharaannya. Karena Allah tak akan menghadirkan bencana disebabkan ulah manusia itu sendiri, seperti dalam firmanNya   "Apa saja  ni'mat yang kamu peroleh adalah dari Allah dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari ( kesalahan) dirimu sendiri"    (QS.An  Nissa (4) : 79).
Begitu banyak hasil penelitian para ahli yang menyatakan kesalahan dalam makanan dapat mengganggu beberapa kerja tubuh, hingga akhirnya baik langsung ataupun tidak langsung dalam jangka waktu tertentu dapat menimbulkan berbagai penyakit, seperti : penyakit kronis pada jantung, paru-paru, darah tinggi (hypertenssion), diabetes, penyakit lambung dan usus (peptic ulcer disease),   kegemukan (obesity), depresi, tumor, kanker dsb.  Mengapa itu terjadi dari makanan?  Mungkin manusia terlalu banyak makan, terlalu banyak garam, terlalu banyak gula, terlalu banyak lemak dan kholesterol, terlalu banyak bahan makanan tambahan (food additive), alkohol, merokok dsb.   Padahal semua yang berlebihan itu tidak disukai Allah SWT, seperti dalam firman-Nya:
"....,makan minumlah dan jangan berlebih-lebihan (melampaui batas yang dibutuhkan tubuh dan batas-batas yang dihalalkan)".  Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan"( QS Al Araaf (7) : 31)
Makanan yang Halal dan Haram
Makanan yang halal, yaitu makanan yang diijinkan bagi seorang muuslim untuk memakannya.  Islam menghalalkan sesuatu yang baik-baik.  Makanan yang haram adalah terlarang seorang muslim untuk memakannya.  Banyak pendapat yang menterjemahkan makanan "halal" tersebut.  Akan tetapi pada umumnya dapat dikatakan makanan tersebut halal bila :
  • Tidak berbahaya atau mempengaruhi fungsi tubuh dan mental yang normal
  •  Bebas dari "najis(filth)" dan produk tersebut bukan berasal dari bangkai dan binatang yang mati karena tidak disembelih atau diburu
  • Bebas dari bahan-bahan yang berasal dari babi dan beberapa binatang lain yang tidak dapat dimakan oleh seorang muslim kecuali dalam keadaan terpaksa
  • Diperoleh sesuai dengan yang sudah ditentukan dalam Islam
  • Najis (Filth) dalam hal di atas, didefinisikan dalam 3 golongan : pertama, bersih dari sesuatu yang diperuntukkan untuk upacara-upacara/berhala, kedua yang dapat ditoleransi karena sulit untuk menghindarinya seperti darah dari nyamuk, dan insek lainnya, ketiga yang tak dapat ditoleransi seperti minuman yang memabukkan dan beracun serta bangkai. Sebaliknya makanan tersebut haram bila :
    • Berbahaya dan berpengaruh negativ pada fisik dan mental manusia
    • Mengandung najis(filth) atau produk berasal dari bangkai, babi dan binatang lain yang tidak dapat dimakan oleh seorang muslim
    • Berasal dari binatang yang diijinkan, tetapi tidak disembelih dngan aturan yang telah ditetapkan (secara islam) dan tidak dilakukan sepatutnya.
    Dalam Al Qur´an telah ditegaskan. Apa-apa saja makanan yang haram tersebut, seperti dalam surat Al Baqarah (2) :173, Al Anám (69) :145, An Nahl (16) :115 dan lebih diperinci lagi pada surat Al Maidah (59) :3
    "Telah diharamkan atas kamu bangkai, darah, daging babi, binatang yang disembelih atas nama selain Allah, yang (mati) dipukul, yang(mati) karena jatuh dari atas, yang (mati) karena ditanduk, yang (mati) karena dimakan binatang buas kecuali yang sempat kamu sembelih dan yang disembelih untuk berhala....".
    Alkohol/Arak (Al Khamr)
    Ayat-ayat Al Qur´an yang mengharamkan khmar, antara lain dalam QS Al baqarah (29 : 219, QS Al Maidah (5) : 90-91.
    Ketika Nabi Muhammad SAW pertamakali menyampaikan larangan khamr, beliau tidak memandangnya dari segi bahan yang dipakai untuk membuatnya tetapi dari segi pengaruh yang ditimbulkan, yaitu "memabukkan".  Dan memang suatu kenyataan  pengaruh khamr itu tidak saja pada tubuh manusia, juga mampu mengubah jalan fikiran manusia.  Apa yang dapat diharapkan dari orang yang tak mampu mengambil keputusan yang benar, tak mampu menjaga tubuhnya dari hal yang salah dan memalukan, tak mampu menjaga kualitas kemanusiaannya.  Dan Islam selalu mengambil jalan pencegahan, dilaranglah khamr dalam bentuk apapun dalam jumlah bagaimanapun, seperti beberapa hadist :
    Berkata nabi Muhammad  SAW :
    • " Setiap yang memabukkan adalah khamr, dan setiap khamr adalah haram"  (HR Muslim)
    • "Apa saja yang memabukkan dalam jumlah banyak, maka sedikitpun adalah haram (HR Ahmad, Abu Dawud dan Tirmidzi)
    • "Khamr adalah sumber dari segala kejahatan" (HR Bukhari)
    • "Rasulullah SAW melaknat tentang khamr, 10 golongan : (1)yang memerasnya, (2)yang meminta diperaskan, (3)yang meminumnya, (4)yang membawanya, (5)yang minta diantari, (6)yang menuangkan, (7)yang menjualnya, (8)yang makan harganya, (9)yang membelinya, (10)yang minta dibelikan.
    Hasil penelitian para pakar kesehatan, hampir semua menyatakan alkohol dapat mempengaruhi kerja tubuh dan otak, serta mampu mengubah tingkah laku seseorang ke arah negativ.  Hingga jika sudah menjadi suatu ketagihan yang akut, sistim hormon manusia (terutama pancreatic endocrine system) menjadi terhambat, fungsi hati pun menjadi terganggu.  Selain itu juga mempengaruhi hormon kesuburan dan bayi yang dilahirkannya.  Alkohol pun dapat menghambat sistim kerja syaraf pusat, sehingga hilang kesadarannya, bahkan dalam kasus yang lebih akut, mampu menjadikan seseorang dalam keadaan koma, akhirnya binasa, padahal Allah SWT sudah memperingatkan manusia dalam firmanNya :
    "...., dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri dalam kebinasaan"
    (QS Al Baqarah (2) :195) Ada satu segi yang oleh sementara orang ditanyakan, yaitu : tentang arak yang dipakai untuk berobat.  Dalam hal ini Rasulullah SAW pernah menjawabnya : "Dilarang!  Kata laki-laki itu kemudian "Innama nashnauha liddawa (=kami hanya pakai untuk berobat)".  Maka jawab Nabi SAW selanjutnya " Innahu laysa bidawaain wa laakinnahu daaun(0arak itu bukan obat, tetapi penyakit)   (HR Muslim, Ahmad, Abu Dawud dan Tirmidzi).
    Dan Sabdanya pula :
    "Sesungguhnya Allah telah menurunkan penyakit dan obat dan menjadikan untuk kamu bahwa tiap penyakit itu ada obatnya, oleh karena itu berobatlah, tetapi jangan berobat dengan yang haram" (HR Abu Dawud)
    Di samping itu Ibnu Qayim memperingatkan pula, jika ditinjau dari kejiwaan "bahwa syarat sembuh dari penyakit haruslah berobat yang diterima akal dan yakin akan manfaat obat itu serta adanya berakah kesembuhan yang dibuat Allah".
    Produk yang Meragukan
    Ada suatu perbedaan antara produk-produk beralkohol dan produk-produk yang berasal dari binatang yang diharamkan.  Pada produk-produk dari binatang itu banyak hal yang tidak detail dijelaskan  asalnya, dan hal ini menimbulkan keraguan.  Hal ini terutama bagi mereka yang hidup dimana terbukanya pengaruh-pengaruh internasional (lingkungan kosmopolit), sehingga dari mana produk itu berasal tidaklah jelas.  Dan bagi seorang muslim perlu mempunyai sikap wara (hati-hati) agar tidak jatuh ke daerah yang haram.
    Sperti sabda Rasulullah SAW :
    "Yang halal sudah jelas dan yang haram pun sudah jelas dan diantaranya ada beberapa perkara yang belum jelas (syubhat), banyak orang yang tidak tahu : apakah ia masuk bagian yang halal atau haram?  Maka barangsiapa menjauhinya karena ingin membersihkan agama dan kehormatannya maka ia selamat; dan barangsiapa mengerjakan sedikitpun daripadanya hampir-hampir ia akan jatuh ke dalam haram, sebagaimana orang yang menggembala kambing di sekitar daerah terlarang, dia hampir-hampir akan jatuh kepadanya.  Ingatlah! Bahwa tiap-tiap raja mempunyai daerah larangan, ingat pula bahwa larangan Allah itu adalah semua yang diharamkan"  (HR Bukhari, Muslim dan Tirmidzi)
    Jelasnya Islam mempersempit daerah haram dan memperlebar daerah halal, akan tetapi dalam mengambil suatu keputusan harus yakin bahwa itu masih dalam daerah yang diijinkan menurut syara.  Di samping itu, Islam memberikan perkenan untuk memakan yang haram dalam keadaan terpaksa atau "darurah", walaupun demikian dalam syariat islam kalau sampai terjadi keadaan darurah,  ada hukumnya sendiri.
    "Barangsiapa terpaksa dengan tidak sengaja dan tidak melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun dan Maha Pengasih" (QS Al Anám 146)
    Islam melarang sesuatu tentu karena ada sebab dan hikmahnya, dan merupakan suatu cobaan bagi umatnya, apakah akan mengikuti atau melanggarnya.  Dibalik semua itu  Allah tidak akan memberatkan suatu kaum dengan larangan-larangan-Nya, seperti firman-Nya :
    "Allah tidak menghendaki untuk memberikan kamu suatu beban yang berat, tetapi ia berkehendak untuk membersihkan kamu dan menyempurnakan ni`mat-Nya kepadamu supaya kamu bersyukur (QS Al maidah (5) :6)
     
    Sumber Pustaka
    Halal dan Haram dalam Pandangan Islam. 1980.  Syekh Muhammad Yusuf Qardlaawi. (terj).The Holy Koran Pub. House, Beirut, Lebanon.
    Majalah Ishlah. Edisi 57/tahun IV  1996, halaman 34-35

    http://pagihp.tripod.com/mknislam.htm

    Kisah Nyata Ahli Riset Jepang Masuk Islam: Teliti Buah Tin dan Zaitun, Ahli Riset Jepang Masuk Islam

    tin dan zaitun Teliti Buah Tin dan Zaitun, Ahli Riset Jepang Masuk IslamKEBENARAN al-Qur’an tak dapat dibantah lagi, bahkan banyak orang non-Muslim menjadi Muallaf setelah menelaah ayat-ayat al-Qur’an. Ini pula yang dialami oleh beberapa ahli biologi asal Jepang yang menyatakan memeluk Islam, setelah al-Quran menguatkan hasil riset dan penelitian mereka.
    Awal mula mereka memeluk Islam dimulai dari sebuah riset mengenai zat bernama methalonids. Zat protein ini keluar dari otak manusia dan binatang dalam jumlah yang sedikit.
    Zat methalonids sangat penting bagi tubuh manusia dan dapat mengurangi kolesterol. Selain itu, zat ini juga berguna untuk menguatkan jantung dan memperkuat sistem pernapasan.
    Zat methalonids akan diproduksi dalam jumlah yang lebih banyak setelah usia 15 tahun hingga 35 tahun. Setelah usia ini hingga usia 60 tahun, produksi zat ini akan berkurang kembali. Dengan demikian, zat methalonids termasuk zat langka dalam tubuh manusia. Dalam tubuh binatang, zat ini juga ditemukan sangat sedikit.
    Untuk itu, para periset Jepang berusaha menemukan zat methalonids dalam buah-buahan, dan mereka hanya menemukan dalam dua jenis buah yaitu dari buah tin dan zaitun, yang sudah disebutkan dalam al-Quran sejak berabad-abad lalu.
    Menurut riset, diketahui jika mengonsumsi salah satu dari dua buah tersebut tidak akan membuahkan hasil yang diharapkan. Menurut mereka, jika satu biji buah tin dicampur menjadi satu dengan enam biji buah zaitun, maka hasil yang diharapkan dapat tercapai dengan baik.
    Pada suatu saat, para periset Jepang ini berhubungan dengan seorang dokter berkebangsaan Arab Saudi. Dokter Saudi ini meneliti penggunaan kata tin dan zaitun dalam al-Quran. Ia menemukan kata “tin” disebutkan sebanyak satu kali dan kata “zaitun” secara tegas sebanyak enam kali dan satu kali secara implisit. Akhirnya, dokter ini mengirimkan seluruh informasi dari al-Quran kepada mereka, dan setelah yakin atas akurasi informasi, mereka pun menyatakan memeluk Islam. [sm/islampos/sha]

    Inilah Keistimewaan BUAH-BUAHAN Yang Disebutkan Dalam Al-Qur’an

    BUAH-BUAHAN Yang Disebutkan Dalam Al-Qur’an | Allah SWT menyebutkankan banyak nama buah dalam Al-Qur’an. Beberapa di antaranya dipergunakan oleh Allah untuk sumpah seperti dalam surat ‘at-Tin’. Dan dalam banyak kajian tafsir Al-Qur’an dikatakan bahwa sesuatu yang dipergunakan oleh Allah SWT untuk bersumpah, pasti ada keistimewaan di dalamnya.
    Namun kadang karena kita kurang membaca dan memahami Al-Qur’an, maka kita jadi ketinggalan informasi tentang ilmu yang sangat penting ini. Ada banyak buah-buahan terbaik yang bisa kita manfaatkan untuk kesehatan tubuh kita. Apa saja buah-buahan yang disebut dalam Al-Qur’an itu?
    Keistimewaan BUAH-BUAHAN Yang Disebutkan Dalam Al-Qur’an
    Diantara buah-buahan yang  ada dalam Al-Quran adalah:
    Buah Zaitun atau nama botaninya adalah Olea Europea, pohon ini banyak ditanam di daerah Meditranean namun begitu area penanaman yang paling utama adalah di Spanyol, Turki, Italia, Tunisia dan Morocco. Penyebutan ini diantaranya ada dalam surat at-Tin.
    Di dalam Al Quran, buah zaitun disebut oleh Allah sebanyak 7 kali yaitu 2 kali zaitun itu disebut sendirian sementara 5 kali disandingkan dengan beberapa buah lain seperti kurma, delima, anggur dan buah tin (fig).
    Keistimewaan buah zaitun ini diceritakan oleh Allah yang juga menyebutkan khasiat buah zaitun bagi kehidupan, dalam firmanNya yang berarti "Dialah, yang telah menurunkan air jhujan dari langit untuk kamu, sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya (menyuburkan) tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat tumbuhnya).
    Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanaman-tanaman; zaitun, kurma, anggur, dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya, pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan. "(An-Nahl [16]: 10-11)
    Ternyata kandungan asam linoleat yang terdapat dalam buah Zaitun sangat bermanfaat bagi ibu-ibu yang menyusui anak. Kekurangan asam linoleat dapat mengurangi pertumbuhan bayi malahan bisa menimbulkan beberapa penyakit kulit.
    Minyak zaitun juga sangat bagus dan berkhasiat untuk digunakan dalam masakan. Apalagi bagi wanita yang ingin mendapatkan kulit yang indah, juga bisa menggunakan minyak zaitun ini.
    Buah Tin. Nabi Muhammad SAW  pernah bersabda, "Jika aku katakan, sesungguhnya buah yang turun dari surga, maka aku katakan '," inilah buahnya (Tin), sesungguhnya ia buah dari surga tiada keraguan". (HR Abu Darda; Suyuti). Hadis ini telah dibuktikan dengan penemuan sains mengenai keistimewaan buah Tin yang belum dimanfaatkan sepenuhnya.
    Buah Tin memiliki khasiat yang berbeda dari buah-buahan lain di samping kelezatan yang unik dan memiliki nilai gizi yang tinggi. Buah ini juga dikenal sebagai bahan peluncur (laxative), penahan sakit dan unsur perkumuhan air kencing (diuretik).
    Buah tin tidak mengandung garam, lemak dan juga kolesterol tetapi mengandung  mineral yang lebih tinggi seperti kalium, serat dan zat besi. Dari penelitian ilmuwan menemukan buah Tin mampu meningkatkan dan menjaga kesehatan tubuh manusia.
    Buah Tin sumber utama dalam mengatasi masalah berat badan. Buah tin juga dipercaya memiliki zat yang dapat melawan kanker, di mana 'polyphenols' yang tinggi dalam buah tin bertindak sebagai antioksidan.
    Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa antioksidan penting untuk tubuh karena berfungsi untuk menentang  radikal bebas dalam tubuh yang dapat menyebabkan terjadinya kanker.
    Secara keseluruhan buah tin memberi kelebihan energi, membantu meningkatkan fungsi otak dan dapat mengobati pasangan yang tidak bisa memiliki keturunan.
    Buah Delima – Dalam al-Qur’an di sebutkan "Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon kurma. Tanaman-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya), dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya yang bermacam-macam itu bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan dikeluarkan zakatnya); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya, Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. "(Al-An'aam [6]: 141)
    Ayat lain menyebutkan " Di dalam keduanya (surga) juga ada buah-buahan dan pohon kurma dan delima, "[ Surah al Rahman ayat 68].
    Delima, seperti yang disebutkan di dalam Al-Quran, mengandung potassium yang besar nilainya, selain dari mineral-mineral lain seperti fosfor, kalsium, besi, dan sodium, dan vitaman-vitamin A, B1, B2, B3, dan C.
    Delima penting untuk memelihara keseimbangan kadar potassium-sodium, buah ini merupakan pendorong kepekaan saraf dan otot agar berfungsi secara teratur, mencegah edema, dan mengurangi kadar gula yang beredar di dalam darah. Selain itu, Delima juga dapat menghilangkan rasa lelah otot dan menguatkan jantung.
    Beberapa penelitian menunjukan delima dapat mengurangi pembentukan plaque gigi, mencegah kerusakan tulang rawan dan mencegah radang sendi. Konsumsi delima oleh ibu hamil dapat melindungi otak dari kerusakan setelah terluka. Dalam satu buah ada sebutir biji yang menjadi penawar obat yang mujarab.
    Buah Pisang. Ayat Al Quran menceritakan: "Berada di antara pohon bidara yang tidak berduri, dan pohon-pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya), dan naungan yang terbentang luas, dan air yang tercurah, dan buah-buahan yang banyak, yang tidak berhenti ( buahnya) dan tidak terlarang mengambilnya. "(Al-Waaqi'ah [56]: 28-33).
    Pisang adalah buah yang kaya dengan vitamin B6, itu juga buah yang sangat bergizi, terdiri dari air (75%), protein (1,3%) dan lemak (0.6%). Setiap buah pisang mengandung karbohidrat dan potassium dalam jumlah yang mencukupi.
    Pisang sangat membantu dalam penyembuhan banyak penyakit seperti penyembuhan demam, gangguan sistem pencernaan, kejang-kejang dan juga menurunkan tekanan darah, selain itu pisang efektif dalam penyembuhan berbagai jenis penyakit yang disebabkan oleh alergi.
    Buah Kurma. Dalam surah Ar-Rad [13]: 4 "Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama.
    Kami melebihkan sebagian tanaman-tanaman itu atas sebagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berpikir. "
    Buah kurma mengandung fruktosa dan glukosa yang keduanya berkalori tinggi, dan mudah serta cepat dicerna. Kandungan gulanya menenangkan saraf yang gelisah serta memberikan rasa aman pada jiwa.
    Selain itu, kurma juga sangat bermanfaat bagi wanita hamil dan ibu-ibu yang menyusui anak untuk meningkatkan kesehatan janin di dalam perut ibu, mencegah ibu dari rasa lemah, dan memperbanyak air susu.
    Kurma segar memberikan manfaat besar kepada otak, dengan kandungan 2,2% protein, juga berisi banyak jenis vitamin A, B1, dan B2. Berdasarkan pengalaman saya kurma sangat bergizi serta memberi energi meskipun dalam jangka waktu yang panjang kita tidak mengkonsumsi makanan, sangat berguna untuk sahur ketika kita puasa.
    Buah Anggur. Surah Al-Muminun [23]: 19 "Lalu dengan air itu, Kami tumbuhkan untuk kamu kebun-kebun kurma dan anggur; di dalam kebun-kebun itu kamu memperoleh buah yang banyak dan sebagian dari buah-buahan itu kamu makan."
    Anggur dapat menghilangkan rasa penat untuk mereka yang banyak menggunakan kegiatan fisik dan mental. Bahan besi dan gula di dalam buah anggur yang juga menguatkan produksi darah dan menjadi obat untuk untuk penderita-penderita liver, ginjal, dan sistem pencernaan.
    Anggur merangsang berfungsinya ginjal dan membantu mengeluarkan ampas-ampas tubuh seperti urea. Dengan mengeluarkan air yang berlebihan dari tubuh, anggur menurunkan tekanan darah.
    Anggur juga menguatkan organ jantung, befaedah dalam menyembuhkan bronchitis dan batuk, serta meningkatkan kecantikan kulit karena anggur membersihkan darah.
    Itulah beberapa keistimewaan buah yang disebutkan oleh Allah dalam Al-Qur’an. Mari kita perbanyak membaca al-Qur’an dan juga memahami isinya yang sangat luar biasa banyak manfaatnya sebagai tuntunan hidup kita di dunia.
    http://085331111119.blogspot.com/2013/05/keistimewaan-buah-buahan-yang.html

    Rahasia Buah Pisang: TENTANG BUAH PISANG DALAM AL-QUR’AN DAN KEISTIMEWAAN

    http://khazanahislamku.blogspot.com - Buah pisang ini termasuk makanan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat dunia. Tidak hanya enak rasanya, namun juga kaya manfaat sebagai penyembuh berbagai penyakit.


    Para saudagar Islam menyebarluaskan pertumbuhan tanaman ini hingga ke Afrika Barat, Amerika Selatan, dan Amerika Tengah. Akhirnya tanaman pisang ini pun menyebar luas ke berbagai penjuru dunia.
    Begitu istimewanya buah pisang sehingga disejajarkan dengan buah surga lainnya yaitu Kurma, Delima, Zaitun, dan Anggur. Sangat mengagumkan informasi (kandungan) Al-Quran, Ia telah telah menginformasikan kepada kita jauh hari sebelum penelitian tentang khasiat buah pisang dilakukan dewasa ini.
    Dan golongan kanan, Alangkah bahagianya golongan kanan itu. Berada di antara pohon bidara yang tak berduri, dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya)” (QS. Al-Waqiah 56:27-29)

    Berikut ini alasan mengapa kita patut berharap bertemu pisang di SURGA
    Pertama, Secara umum, lewat ayat pertama yang Allah wahyukan kepada Nabi SAW, kita diminta selalu membaca ayat-ayat Allah, baik yang tertulis maupun yang tak tertulis.
    Bacalah dengan [menyebut] nama Tuhanmu Yang menciptakan, (QS. Al-‘Alaq 96:1)
    Kedua, Secara umum, kita diminta jangan seperti orang kafir,
    yaitu orang-orang yang matanya dalam keadaan tertutup dari memerhatikan tanda-tanda kebesaran-Ku” (QS. Al-Kahfi 18:101)
    Ketiga, Secara umum, kita diminta bahwa
    Hendaklah manusia itu memerhatikan makanannya” (QS. ‘Abasa 80:24)
    Keempat, Secara khusus, ternyata pisang tergolong ‘beruntung’ karena termasuk nama buah yang disebut Al-Qur’an. Pisang disebut bersama-sama Kurma, Anggur, Zaitun, dan Delima.
    Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau,
    Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan [Kami keluarkan pula] zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa.
    Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan [perhatikan pulalah] kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda [kekuasaan Allah] bagi orang-orang yang beriman. (QS. Al-An’aam 6:99)
    Kelima,
    Secara khusus, pisang termasuk buah yang tersedia di surga. Saat Al-Qur’an memberikan gambaran tentang isi surga di (QS. Al-Waaqi’ah 56: 10-40)
    Pisang termasuk yang disebut secara eksplisit sebagai salah satu ‘warga’nya.
    Dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya)
    (QS. Al-Waaqi’ah 56: 29)

    Keistimewaan

    Buah pisang yang ada di surga tersebut belum tentu sama dengan buah-buahan yang ada di dunia. Namun keterangan al Quran tentang buah-buahan khas surga tersebut mengingatkan kita kepada janji Allah Swt. tentang surga dan segala kenikmatannya.
    Sedikit Informasi tentang khasiat buah pisang ini,
    • Mencegah gangguan jantung dan pembuluh darah
    • Mengobati gangguan pencernaan
    • Mengobati hipokalimea
    • Menurunkan kadar gula darah
    • Mengurangi mual
    • Mencegah depresi dan mengobati insomnia
    Khasiat pisang sebenarnya tidak hanya sebatas sumber kalori bagi tubuh, khasiat pisang bisa kita manfaatkan dari mengobati luka bakar hingga menormalkan detak jantung. Berikut kandungan zat-zat gizi yang terdapat pada 100gr buah pisang :
    • 1.2 gm protein
    • 0.3 gm lemak
    • 17 mg kalsium
    • 78 mg karotin
    • 88 mg kalium
    • 27.2 gm karbohidrat
    • 0.4 gm fiber
    • 116 kcal tenaga
    Di samping menolong menyembuhkan banyak penyakit, pisang sangat dianjurkan untuk penyembuhan demam, gangguan sistim kerja pencernaan, kejang-kejang, dan terkilir.
    Tingginya jumlah potassium yang dikandungnya (0.24%) memfasilitasi pembuangan ampas dari tubuh.
    Pisang menurunkan tekanan darah dan digunakan untuk penyembuhan beragam alergi.
    Potassium berfungsi bersama sodium, meningkatkan pertumbuhan sel dan otot, dan mengatur ekuilibrium air dan detak jantung. Setiap perubahan pada keseimbangan sodium-potassium dapat mandatangkan ketidakteraturan pada sistim kerja saraf dan otot.
    Itulah sebabnya, orang harus menjaga ekuilibrium potassium tubuh. Di samping itu, kekurangan potassium dapat berakibat pada edema (penumpukan air berlebihan di suatu organ tubuh) dan menurunkan jumlah sirkulasi gula di dalam darah. Maka, keseimbangan ini perlu tetap dijaga.
    Ada catatan, bahwa kekurangan vitamin B6 dapat mengakibatkan letih, memengaruhi kemampuan berkonsentrasi seseorang, insomnia, anemia, penyakit kulit, dan lain-lain.
    Sementara, pisang kaya vitamin B6. Pisang memainkan peran penting dalam menggugah reaksi-reaksi unsur kimia dari protein dan asam amino dan merupakan alat penting untuk menjaga otak berfungsi normal.
    Unsur-unsur kimiawi ini meningkatkan produksi sel darah merah, menjaga keseimbangan kimia dalam cairan tubuh, membantu produksi energi, dan memberikan kemampuan bertahan terhadap tekanan (stres).
    Karbohidrat berfungsi sebagai enzim penolong dalam proses metabolisme lemak dan protein.
    Selain itu, pisang menyembuhkan banyak jenis penyakit anemia (kekurangan sel darah merah dalam darah atau dalam kadar hemoglobin penderita), instrumen dalam pembangunan sel dan otot, memelihara keseimbangan cairan tubuh, dan menyembuhkan penyakit-penyakit pada jantung.
    Sungguh, Allah telah menciptakan pisang -buah bermanfaat- dan menjuruskan perhatian kita pada manfaatnya. Maka, atas nikmat ini, hendaklah kita tak termasuk manusia yang “Sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah)” (QS. Ibrahim 14:34). Demikian, Harun Yahya menutup kajiannya.
    Dan Dia telah memberikan kepadamu [keperluanmu] dari segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung ni’mat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakann ya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari [ni’mat Allah]. (QS. Ibrahim 14:34)

    Dari Pisang kita mendapatkan pelajaran

    Pertama, sebagaimana ciptaan Allah yang lain, pisang juga hebat.
    Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya (QS. As-Sajdah” 32:7)
    Kedua, jangan biarkan ‘fenomena’ pisang berlalu tanpa iman kita bertambah karenanya.
    Perhatikanlah, betapa Kami mendatangkan tanda – tanda kebesaran Kami silih berganti agar mereka memahami(nya)” (QS. Al-An’aam 6: 65)
    Ini adalah sebuah Kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memerhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran” (QS. Shaad 38:29)
    Ketiga, setelah berkesempatan membaca ayat Allah –tertulis dan yang tak tertulis- maka janganlah kita mengingkari-Nya.
    Perhatikanlah, bagaimana Kami berkali-kali memerlihatkan tanda-tanda kebesaran (Kami), kemudian mereka tetap berpaling (juga)” (QS. Al-An’aam 6:46)
    Untuk selanjutnya, di setiap kita ‘bertemu’ dengan pisang,
    hadirkanlah bayangan bahwa lantaran ridha Allah
    dengan semua amal shalih kita, maka kelak
    - Insya Allah -
    kita akan dipertemukan lagi dengan pisang di surga!

    SEMOGA BERMANFA’AT – ALHAMDULILLAH

     
    ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِين

    Minggu, 13 April 2014

    RASULULLAH SHALLALLAHU ALAIHI WA SALLAM BERTUTUR KATA SANTUN, MENJAUHI BAHASA VULGAR

    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjqFKTfy5JSXUbB_3IsHLjj399d0ShOCTPTaHOMXsxbqZAScqy9LohOx2x_zbyxi0uymdVhcF5gWJ7M-8NKGUh9ZUHc9TNgSZzMIEqjBjxcnYhA9-fxoGQOfDS8HLHhrAH_6KlkyaxtQq8/s1600/musafir.jpg
    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam merupakan sosok yang sangat pemalu. Tutur kata beliau santun, lembut, bersahaja serta menjaga kesopanan. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah menjadikan hal tabu (baca : seks) sebagai bumbu dalam pembicaraan. Ucapan keji bukan perangai Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam , juga bukan bentuk serapan dari orang lain, apalagi ungkapan porno.

    Imam al Bukhari rahimahullah meriwayatkan dari 'Abdullah bin 'Amr Radhiyallahu anhu, ia mengatakan :

    لَمْ يَكُنْ النَّيُِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاحِشًا وَلَا مُتَفَحِّشًا

    Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bukan orang yang perkataannya keji ataupun orang yang berusaha berkata keji.[1]

    Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menggunakan bahasa kinayah (kiasan) saat menyinggung perbuatan yang keji, atau jika membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan aurat. Sebagai contoh, yaitu hadits 'Aisyah Radhiyallahuma yang berisi tata cara membersihkan diri dari menstruasi.

    Imam al Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Aisyah Radhiyallahu., ia berkata: "Ada seorang wanita bertanya kepada Nabi, bagaimana cara mandi dari haidhnya".

    'Aisyah Radhiyallahu anhuma kemudian menceritakan, bahwa beliau (Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam) mengajarinya cara mandi. Dan kemudian diperintahkan untuk mengambil secarik kertas (dengan dibubuhi) misik untuk ia pakai ketika membersihkannya.

    Wanita tadi bertanya: "Bagaimana cara aku membersihkan diri?"

    Seraya menutupi wajah, Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: "Subhanallah, bersihkan dengannya".

    'Aisyah berkata,"Kemudian aku tarik ia, dan aku paham apa yang dimaksud Nabi. Maka aku katakan kepadanya,'Bersihkan dengannya bekas-bekas darah'."[2]

    Dalam hadits ini, Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menggunakan kata "kemudian ambil secarik kertas (yang diberi) misik, dan bersihkanlah dengannya" untuk menggantikan usaplah kemaluanmu dengan kertas yang sudah diberi aroma minyak misik.

    Dari hadits tersebut, al Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah menarik kesimpulan penting, bahwa hadits ini mengandung pelajaran disunnahkannya menggunakan kata kiasan dalam hal yang berhubungan dengan aurat, cukup dengan menyinggungnya secara implisit dan pemberian isyarat dalam masalah-masalah yang tidak etis.[3]

    Hadits lain, sebuah riwayat yang mengisahkan Juraij, seorang ahli ibadah dari kalangan Bani Israil. Dalam hadits yang panjang tersebut, seorang wanita pezina menawarkan diri untuk berbuat tidak senonoh dengan Juraij. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam membawakannya dengan kata-kata:

    فَتَعَرَّضَتْ لَهُ امْرَأَةٌ وَكَلَّمَـتـْهُ فَأَبَى

    Maka datanglah seorang wanita yang menghadangnya dan 'mengajaknya berbicara', namun ia menolak.[4]

    Imam Ibnu Abi Jamrah menuliskan catatan untuk hadits ini dengan berkata : "Dalam hadits ini terdapat petunjuk, bahwa termasuk etika menurut Sunnah Nabi adalah menggunakan bahasa kiasan untuk hal-hal yang tidak senonoh". Pelajaran ini terdapat dalam ungkapan 'dan ia mengajaknya berbicara', padahal makna yang dimaksud adalah, wanita itu minta dirinya untuk berbuat kekejian (zina) dengannya". Nabi cukup menjelaskannya dengan 'dan ia mengajaknya berbicara'[5].

    Begitu juga saat Rasulullah menyebutkan salah satu golongan dari tujuh golongan yang nantinya mendapatkan naungan pada hari saat tidak ada naungan selain naungan Allah, yaitu pemuda yang diajak berzina oleh seorang wanita berparas cantik lagi berstatus sosial tinggi, Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan dengan ungkapan :

    وَرَجُلٌ طَلَبَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ

    … dan seorang pemuda yang diminta oleh seorang wanita yang memiliki kedudukan dan kecantikan, tetapi ia mengatakan "aku takut kepada Allah". [6]

    Ibnu Abi Jamrah raimahullah mengatakan, di antara pelajaran yang dikandung (hadits ini), sesuai dengan petunjuk sunnah, (yaitu) menggunakan kata kiasan untuk sesuatu yang buruk menurut syariat dan menjauhi untuk menyebutkannya langsung. Ini diambil dari sabda beliau "diminta oleh seorang wanita", padahal yang dimaksud adalah ajakan untuk berzina, dan Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mengatakannya dengan terus-terang [7].

    (Diangkat dari kitab an Nabiyyi al Karim Mu'alliman, hlm. 124-129 karya Prof. DR. Fadhl Ilahi, Penerbit Idaratu Turjumani al Islam, Pakistan, Cet. I, Th. 1424/2003)

    [Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 01/Tahun X/1427H/2006M. Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl9 Solo – Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-761016]
    _______
    Footnote
    [1]. HR al Bukhari, no. 3559.
    [2]. HR al Bukhari, 314 dan Muslim, 332.
    [3]. Fathul Bari (1/416). Lihat pula Syahur an Nawawi (4/114) dan 'Umdatu al Qari (3/287).
    [4]. HR al Bukhari dengan selengkapnya no. 3436.
    [5]. Bahjatu an Nufus (4/46)
    [6]. HR al Bukhari no. 660.
    [7]. Bahjatu an Nufus (1/231).


    http://almanhaj.or.id/content/3794/slash/0/rasulullah-shallallahu-alaihi-wa-sallam-bertutur-kata-santun-menjauhi-bahasa-vulgar/