Kamis, 30 Januari 2014

Kisah Nyata Islami: Jonathan Birt, Anak Bos BBC: Musuh Islam Dapat Hidayah Masuk Islam ( Jika Allah berkehendak, maka tidak ada satu makhluk pun yang dapat menghalanginya )


Jonathan Birt, Anak Bos BBC: Musuh Islam Dapat Hidayah Masuk Islam
Jika Allah berkehendak, maka tidak ada satu makhluk pun yang dapat menghalanginya. Meski orang yang dia berikan hidayah itu adalah orang yang memusuhi Islam atau dari keluarga yang memusuhi. Berikut adalah kisah dari seorang yang berasal dari keluarga yang terkenal di London. Jonathan Birt, anak dari John Birt, Direktur Utama Yayasan Media BBC.

Ayah dan Anak yang Berbeda

BCC, Yayasan Media yang paling tua dan luas sekupnya, yang karyawannya sebanding dengan jumlah pegawai negeri dan yang menyiarkan film-film dan dokumentasi-dokumentasi yang memburukkan citra Islam. Akhirnya telah ditemboknya telah ditembus oleh Islam.

Anak direktur media tersebut mengucapkan dua kalimat syahadat yang telah menghantam sekat, sebagaimana yang dikatakan oleh BBC. Jonathan Birt, putera John Birt Dirut British Broadcasting Corporation (BBC), tertarik untuk bekerja selama masa liburan sekolah musim panas di sebuah toko buku Islam yang khusus menjual dan distribusi buku-buku Islam.

Sebagaiman ia berdikusi dengan pelanggan tentang, Ia juga menjelaskan kepada mereka pandangan Islam dalam memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi oleh masyarakat sosial.

Birt Junior selama perjalanan keimanannya sebelumnya telah mendalami tentang Islam. Setelah perenungan yang lama, pengalaman itu membawanya untuk memeluk Islam.

Saat masuk Islam, Jonathan Birt tinggal; di uatara London bersama keluarganya , kedua orang tua dan adiknya eliza.

Jonathan pun merubah namanya setelah masuk islam menjadi Yahya. Yahya dalam bahasa arab sama artinya dengan Jonathan. Ia bangga dengan nama barunya.

Yahya tidak tertarik untuk mengambil keutungan dari ketenaran nama ayahnya. Ia bahkan ingin menjauh dari sorotan media dan semangat untuk berdakwah. Ia berpikir bahwa pekerjaannya di toko buku itu memudahkannya untuk berdakwah mengajak pelanggan kepada Islam. Dari sini kita mengikuti perjalanan keimanan Yahya sepuluh tahun yang lalu.

John Birt, sang ayah, mengakui antara dia dan Jonathan tidak begitu intens dalam berkomunikasi kecuali beberapa kesempatan saja meski mereka tinggal satu atap. Dengn intensitas komunikasi yang begitu jarang, John khawatir kehidupan keduanya akan semakin merenggang.

John Birt memimpin kelompok kerja yang terdiri dari ribuan orang yang bertugas memberikan informasi kepalan puluhan juta orang di berbagai belahan dunia. Sedangkan anaknya sendiri bertugas sebagai pendakwah di jalan Allah dalam sekup kecil.

Islam dan Televisi

John Birt menaiki mobil Limousine bersama sopirnya menuju kantor pusat BBC di London. Sedangkan anakanya Jonathan menaiki kreta dari stasiun Wandsworth CommonPerpustakaan Islam di selatan London,  di mana ia bekerja di situ selamaliburan musim panas.

Di perpustakaan ini yang menjual buku-buku Islam dikenal dengan nama Perpustakaan islam Al-Azhar yang dibuka pada awal Agustus tahun 1997 M.  ia bekerja rekan-rekanya bersama temannya yang menjual buku. Ada buku yang aneh berjudul Islam dan Televisi.

Yahya adalah pegawai satu-satunya yang non-Asia. Dia pula satu-satunya yang giat memperkenalkan Islam kepadapengunjung.

Bulan Madu

Pada bulan Juli 1997, Jonathan menikah dengan gadis muslimah India bernama Fawzia Bora. Pada bulan madu, mereka berdua mengunjungi Suriah, Yordania dan Yerusalem Timur serta mencari tahu peninggalan sejarah-sejarah islam di temapat-tempat itu.

Ayah Jonathan seorang yang beragama Katholik dan ibunya Jane seorang artis kelahiran Amerika. Sedangkan Jonathan sendiri semenjak kecil tidak memiliki kecederungan kepada agama. Namun sang ayah mengakui bahwa ia menghormati agama lain.

Ketika Birt Jr mengenyam pendidikan di Universitas Manchester , ia mempelajari sejarah  modern dan dan ilmu politik. Ia bertemu dengan mahasiswa muslim yang mengubah cara berpikirnya tentang agama. Dari pertemenanan ini, ada perubahan yang signifikan. Namun, pda tengah semester akhir, Jonatahan malah meninggalkan kuliahnya.

“Jonathan meninggalkan studinya karena tidak bisa menetap di sini. Ia juga tidak senang dengan kurikulum pelajarn di sini” tutur Profesor Frank Aujurman, desen sejarah modern dan ilmu politik di Universitas Manchester.

Jonathan meraih gelar sarjana dalam bidang perbandingan agama Insitut Studi Oriental dan Afrika, Universitas London.

Jonathan bertemu dengan Fawzia pertama kali dalam sebuah kuliah pada tahun 1996 M. salah seorang teman mereka berdua berkata, “ Pada saat itu Fawzia bekerja sebagai jurnalis. Dia memberikan kuliah master dalam bidang sejarah pertengahan Mesir di Universitas Oxford. Dia mendapat kehormatan kelas pertama dalam bahasa Inggris dari fakultas St Hilda, Universitas Oxfor” ujarnya.

Perjalanan Penuh Berkah

Teman Jonathan mengatakan, perjalanan bulan madu Jonathan dengan Fawzia penuh berkah. Mereka berdua tertarik mengunjungi tempat-tempat situs Islam. Mereka menghabiskan sebagian waktu di Yerusallem ditemani dengan orang-orang Palestina. Jonathan dan Fawzia bersimpati dengan masalah Palestina.

Sepasang suami isteri itu juga mengunjungi masjid-masjid besar di London dan Oxford serta kota-kota Inggris lainnya. Mereka pasutri yang berbahagia dalam rumah tangga mereka.

Jonathan menolak berbicara kepada Media Inggris tentang kehidupan pribadinya. Begitu juga ia menolak untuk mendiskusikan tentang keislaman dan keimanannya. Ia berpendapat bahwa masalah-masalah tersebut bukan untuk didiskusikan di depan umum. Akantetapi, dalam konteks dakwah, maka tidak ada seorang pun yang siap untuk berdiskusi selain Jonathan.

Kehidupan Jonathan terlihat bahagia dan memberikan makna sehingga orang lain bisa merasakan. “Saya secara pribadi sangat senang dengan kehidupan pribadi anak saya. Dan saya senang atas pernikahannya dengan Fawzia Bora, Jurnalis Muslim asal India” tutur ayah Jonathan Birt. [Abu Asybal Usamah]

Jonathan Birt, Anak Bos BBC: Musuh Islam Dapat Hidayah Masuk Islam

Jika Allah berkehendak, maka tidak ada satu makhluk pun yang dapat menghalanginya. Meski orang yang dia berikan hidayah itu adalah orang yang memusuhi Islam atau dari keluarga yang memusuhi. Berikut adalah kisah dari seorang yang berasal dari keluarga yang terkenal di London. Jonathan Birt, anak dari John Birt, Direktur Utama Yayasan Media BBC.
Ayah dan Anak yang Berbeda
BCC, Yayasan Media yang paling tua dan luas sekupnya, yang karyawannya sebanding dengan jumlah pegawai negeri dan yang menyiarkan film-film dan dokumentasi-dokumentasi yang memburukkan citra Islam. Akhirnya telah ditemboknya telah ditembus oleh Islam.
Anak direktur media tersebut mengucapkan dua kalimat syahadat yang telah menghantam sekat, sebagaimana yang dikatakan oleh BBC. Jonathan Birt, putera John Birt Dirut British Broadcasting Corporation (BBC), tertarik untuk bekerja selama masa liburan sekolah musim panas di sebuah toko buku Islam yang khusus menjual dan distribusi buku-buku Islam.
Sebagaiman ia berdikusi dengan pelanggan tentang, Ia juga menjelaskan kepada mereka pandangan Islam dalam memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi oleh masyarakat sosial.
Birt Junior selama perjalanan keimanannya sebelumnya telah mendalami tentang Islam. Setelah perenungan yang lama, pengalaman itu membawanya untuk memeluk Islam.
Saat masuk Islam, Jonathan Birt tinggal; di uatara London bersama keluarganya , kedua orang tua dan adiknya eliza.
Jonathan pun merubah namanya setelah masuk islam menjadi Yahya. Yahya dalam bahasa arab sama artinya dengan Jonathan. Ia bangga dengan nama barunya.
Yahya tidak tertarik untuk mengambil keutungan dari ketenaran nama ayahnya. Ia bahkan ingin menjauh dari sorotan media dan semangat untuk berdakwah. Ia berpikir bahwa pekerjaannya di toko buku itu memudahkannya untuk berdakwah mengajak pelanggan kepada Islam. Dari sini kita mengikuti perjalanan keimanan Yahya sepuluh tahun yang lalu.
John Birt, sang ayah, mengakui antara dia dan Jonathan tidak begitu intens dalam berkomunikasi kecuali beberapa kesempatan saja meski mereka tinggal satu atap. Dengn intensitas komunikasi yang begitu jarang, John khawatir kehidupan keduanya akan semakin merenggang.
John Birt memimpin kelompok kerja yang terdiri dari ribuan orang yang bertugas memberikan informasi kepalan puluhan juta orang di berbagai belahan dunia. Sedangkan anaknya sendiri bertugas sebagai pendakwah di jalan Allah dalam sekup kecil.
Islam dan Televisi
John Birt menaiki mobil Limousine bersama sopirnya menuju kantor pusat BBC di London. Sedangkan anakanya Jonathan menaiki kreta dari stasiun Wandsworth CommonPerpustakaan Islam di selatan London,  di mana ia bekerja di situ selamaliburan musim panas.
Di perpustakaan ini yang menjual buku-buku Islam dikenal dengan nama Perpustakaan islam Al-Azhar yang dibuka pada awal Agustus tahun 1997 M.  ia bekerja rekan-rekanya bersama temannya yang menjual buku. Ada buku yang aneh berjudul Islam dan Televisi.
Yahya adalah pegawai satu-satunya yang non-Asia. Dia pula satu-satunya yang giat memperkenalkan Islam kepadapengunjung.
Bulan Madu
Pada bulan Juli 1997, Jonathan menikah dengan gadis muslimah India bernama Fawzia Bora. Pada bulan madu, mereka berdua mengunjungi Suriah, Yordania dan Yerusalem Timur serta mencari tahu peninggalan sejarah-sejarah islam di temapat-tempat itu.
Ayah Jonathan seorang yang beragama Katholik dan ibunya Jane seorang artis kelahiran Amerika. Sedangkan Jonathan sendiri semenjak kecil tidak memiliki kecederungan kepada agama. Namun sang ayah mengakui bahwa ia menghormati agama lain.
Ketika Birt Jr mengenyam pendidikan di Universitas Manchester , ia mempelajari sejarah  modern dan dan ilmu politik. Ia bertemu dengan mahasiswa muslim yang mengubah cara berpikirnya tentang agama. Dari pertemenanan ini, ada perubahan yang signifikan. Namun, pda tengah semester akhir, Jonatahan malah meninggalkan kuliahnya.
“Jonathan meninggalkan studinya karena tidak bisa menetap di sini. Ia juga tidak senang dengan kurikulum pelajarn di sini” tutur Profesor Frank Aujurman, desen sejarah modern dan ilmu politik di Universitas Manchester.
Jonathan meraih gelar sarjana dalam bidang perbandingan agama Insitut Studi Oriental dan Afrika, Universitas London.
Jonathan bertemu dengan Fawzia pertama kali dalam sebuah kuliah pada tahun 1996 M. salah seorang teman mereka berdua berkata, “ Pada saat itu Fawzia bekerja sebagai jurnalis. Dia memberikan kuliah master dalam bidang sejarah pertengahan Mesir di Universitas Oxford. Dia mendapat kehormatan kelas pertama dalam bahasa Inggris dari fakultas St Hilda, Universitas Oxfor” ujarnya.
Perjalanan Penuh Berkah
Teman Jonathan mengatakan, perjalanan bulan madu Jonathan dengan Fawzia penuh berkah. Mereka berdua tertarik mengunjungi tempat-tempat situs Islam. Mereka menghabiskan sebagian waktu di Yerusallem ditemani dengan orang-orang Palestina. Jonathan dan Fawzia bersimpati dengan masalah Palestina.
Sepasang suami isteri itu juga mengunjungi masjid-masjid besar di London dan Oxford serta kota-kota Inggris lainnya. Mereka pasutri yang berbahagia dalam rumah tangga mereka.
Jonathan menolak berbicara kepada Media Inggris tentang kehidupan pribadinya. Begitu juga ia menolak untuk mendiskusikan tentang keislaman dan keimanannya. Ia berpendapat bahwa masalah-masalah tersebut bukan untuk didiskusikan di depan umum. Akantetapi, dalam konteks dakwah, maka tidak ada seorang pun yang siap untuk berdiskusi selain Jonathan.
Kehidupan Jonathan terlihat bahagia dan memberikan makna sehingga orang lain bisa merasakan. “Saya secara pribadi sangat senang dengan kehidupan pribadi anak saya. Dan saya senang atas pernikahannya dengan Fawzia Bora, Jurnalis Muslim asal India” tutur ayah Jonathan Birt. [Abu Asybal Usamah]
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/upclose/2013/08/03/26145/jonathan-birt-anak-bos-bbc-musuh-islam-dapat-hidayah-masuk/#sthash.fEcPwdZc.dpuf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com