Jumat, 06 Desember 2013

Tentang Kehidupan Islami: Budi Pekerti (Akhlak) yang Baik

by: http://alquranmulia.wordpress.com/2013/05/13/budi-pekerti-akhlak-yang-baik/ Riyadhush Shalihin; Imam Nawawi; al-Qur’an- hadits
Firman Allah: “Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang luhur.” (al-Qalam: 1)
Firman Allah: “Dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (Ali Imraan: 134)
Dari Anas ra. ia berkata: “Rasulullah saw. adalah orang yang paling baik budi pekertinya.” (HR Bukhari dan Muslim)
Dari Anas ra. ia berkata: Saya belum pernah memegang sutera, baik yang tebal maupun yang tipis, yang lebih halus dari tangan Rasulullah saw., dan saya belum pernah mencium bau seharum bau Rasulullah saw. Saya pernah menjadi pelayan Rasulullah saw. selama sepuluh tahun, beliau tidak pernah mengatakan “hus” kepada saya, atau menegur dengan ucapan “kenapa kamu berbuat seperti itu,” terhadap apa yang saya kerjakan, dan beliau juga tidak pernah menegur dengan ucapana “kenapa kamu tidak berbuat begini,” terhadap apa yang tidak saya kerjakan.” (HR Bukhari dan Muslim)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3P5Met5e5Q8nWM6X9_63jGLV_9gDk__Rx2j6-bMGa3Se19IL3B1XzlpltBaSNL-bjDUEuQtuuPEM3ZM-SJ482gbWSi5eyCS9wduUvh3r_VM53hnzrI1qRvbe8-iP7ua4a3RuzaoXtPeo/s1600/%239+Budi+Pekerti.jpgDari Sha’ab bin Jatstsamah ra. ia berkata: Saya menghadiahkan seekor keledai liar kepada Rasulullah saw. kemudian beliau mengembalikannya kepadaku. Ketika beliau melihat perubahan mukaku, beliau berkata: “Sesungguhnya aku tidak menolak pemberianmu, hanya saja aku sedang ihram.” (HR Bukhari dan Muslim)
[hukum menjelaskan, bahwa seseorang yang sedang ihram dilarang memburu atau menangkap binatang liar]
Dari an-Nawwas bin Sam’an ra. ia berkata: Saya menanyakan tentang kebajikan dan dosa (kejahatan) kepada Rasulullah saw. kemudian beliau menjawab: “Kebajikan adalah budi pekerti yang baik, sedangkan dosa (kejahatan) adalah sesuatu yang merisaukan hati, dan kamu tidak senang apabila hal itu diketahui orang lain.” (HR Muslim)
Dari Abdullah bin ‘Amr bin al-Ash ra. ia berkata: Pribadi Rasulullah saw. buka orang yang keji dan bukan orang yang jahat. Bahkan beliau bersabda: “Sesungguhnya orang yang paling baik di antara kalian adalah yang paling baik budi pekertinya.” (HR Bukhari dan Muslim)
Dari Abu Darda’ ra. ia berkata: Nabi saw. bersabda: “Tidak ada sesuatupun yang melebihi beratnya budi pekerti yang baik dalam timbangan orang mukmin pada hari kiamat. Sesungguhnya Allah membenci orang yang keji dan suka berkata kotor.” (HR Tirmidzi)
Dari Abu Hurairah ra. ia berkata: Rasulullah saw. ditanya: “Perbuatan apakah yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam surga?” Beliau menjawab: “Bertakwa kepada Allah dan budi pekerti yang baik.” Dan beliau juga ditanya: “Perbuatan apakah yang paling banyak memasukkan orang ke dalam neraka? Beliau menjawab: “Mulut dan kemaluan.” (HR Tirmidzi)
Dari Abu Hurairah ra. ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah orang yang paling baik budi pekertinya, dan orang yang paling baik di antara kalian yaitu orang yang paling baik terhadap istrinya.” (HR Tirmidzi)
Dari ‘Aisyah ra. ia berkata: Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya orang mukmin dengan budi pekerti yang baik, dapat mengejar derajat orang yang selalu berpuasa dan shalat malam.” (HR Abu Dawud)
Dari Abu Umamah al-Bahiliy ra. ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Aku berani menjamin sebuah rumah di surga bagian bawah bagi orang yang meninggalkan debat kusir walaupun ia benar. Sebuah rumah di surga bagian tengah bagi orang yang meninggalkan dusta walaupun ia bergurau. Dan sebuah rumah di surga bagian atas bagi orang yang selalu baik budi pekertinya.” (HR Abu Daud)
Dari Jabir ra. ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya di antara orang yang paling aku cintai dan paling dekat duduknya denganku pada hari kiamat, yaitu orang yang paling baik budi pekertinya di antara kalian. Dan sesungguhnya orang yang paling aku benci dan paling jauh tempat duduknya denganku pada hari kiamat yaitu orang-orang yang banyak bicara, suka ngobrol dan bermulut besar.” Para shahabat bertanya: “Wahai Rasulallah, kami telah tahu tentang orang yang banyak bicara dan suka ngobrol, kemudian apakah yang dimaksud dengan bermulut besar itu?” Beliau menjawab: “Yaitu orang-orang yang sombong.” (HR Tirmidzi)
Diriwayatkan oleh Tirmidzi dari Abdullah bin al-Mubarak, beliau mengartikan budi pekerti yang baik, adalah: “Bermuka manis, memberi pertolongan dalam kebaikan dan mencegah sesuatu yang membahayakan.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com