Kamis, 12 Desember 2013

Islamic Center Samarinda, Masjid Terbesar ke-2 se-Asia ( Kota Samarinda pantas bangga dengan Masjid Islamic Center )

by: http://news.liputan6.com/read/772882/islamic-center-samarinda-masjid-terbesar-ke-2-se-asia?wp.cit6

Citizen6, Samarinda: Kota Samarinda pantas bangga dengan Masjid Islamic Center yang merupakan masjid terbesar kedua di Asia setelah Masjid Istiqlal Jakarta. Terletak di kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Dengan latar depan berupa
tepian sungai Mahakam, masjid ini terlihat menawan.
Masjid ini dilengkapi dengan area parkir yang luas dan lapang. Konon area parkir bisa menampung 591 mobil dan 800 buah sepeda motor. Di area parkir itu pula, disediakan toilet pria dan wanita untuk para jamaah. Di lantai tersebut pula terdapat Ground water Tank (GWT) sebagai penampungan air bersih untuk toilet dan tempat wudhu.
Islamic Center Samarinda, Masjid Terbesar ke-2 se-Asia
Dari area parkir bagian kanan pintu gerbang, berdiri menara utama setinggi 99 Meter dengan kubahnya yang besar. Menara utama memiliki bangunan 15 lantai. Masing-masing lantai memiliki tinggi rata-rata 6 meter. Yang menakjubkan, dinding luar menara dikelilingi lafadz Asmaul Husna yang dilapis batu granit, dengan teknik pembuatan water jet. Menaranya diilhami dari Masjid Nabawi Madinah sedangkan Kubahnya diilhami dari Masjid Haghia Sophia Istambul.
Selain menara utama, pada keempat sudut bangunan dilengkapi dengan menara yang disebut menara sudut satu, dua, tiga dan empat. Tingginya 66 meter. Bagian atas menara yang disebut makara menggunakan material kuningan ketok. Untuk mencapai lantai paling atas dari menara tersebut harus menggunakan tangga.
Sedangkan di bagian depan dari bangunan berdiri dua menara yang disebut Menara Kembar Satu dan Dua. Menara Kembar ini lebih pendek dari menara-menara yang lain. Namun kesemuanya tetap indah karena dinding luarnya selain lapis cat tekstur, juga dilapisi dinding granit juparana kuning dan juparana cokelat yang diimpor dari luar negeri.
Masuk bangunan masjid akan kita temui selasar yang mengelilingi masjid. Selasar menghubungkangerbang utama dan menara utama menuju bangunan utama masjid. Interior dan material finishing selasar penghubung sangat indah. Kolomnya yang berjumlah ratusan buah dilapis cat tekstur halus dengan kolomnya dari batu alam oster yellow. Lantainya menggunakan material keramik dengan border granit.
Sedangkan plafonnya dari kayu nyatoh lapis cat melamik. Pada dinding sisi dalam menempel lampu-lampu lapis kuningan dengan warna kekuningan sebagai penerang di malam hari yang menimbulkan kesan romantis.
Di masjid ini terdapat pula tempat wudhu yang berada di tengah-tengah plaza depan masjid, di sisi kiri dan sisi kanan masjid. Konon, Plaza masjid mampu menampung 10.000-an jamaah. Sebuah beduk dengan diameter 1,8 meter seolah menyambut jamaah di serambi masjid.
Serambi dihiasi lampu gantung kristal dan lampu dinding yang unik bertuliskan kaligrafi huruf Arab. Masjid dilengkapi elevator, lift, serta jalur khusus penyandang cacat untuk memudahkan orang mencapai lantai yang lebih tinggi.
Lantai dasar masjid digunakan sebagai ruang multipurpose. Di ruangan yang mampu menampung 5.000 orang ini sering digunakan untuk tempat resepsi pernikahan maupun seminar dan tabligh akbar. Ruang utama masjid dapat dimasuki melalui tangga utama. Yang unik dari tangga utama ini adalah jumlah anak tangganya yang mencapai 33. Mencerminkan jumlah tasbih. Ruang utama mampu menampung jamaah sebanyak 20.000 orang.
Di sekeliling ruang utama terdaoat lantai mezzanine yang mampu menampung 10.000 jamaah. Untuk mencapai lantai mezzanine dapat menggunakan tangga yang terdapat di 4 menara sudut dan juga di sisi kiri dan kanan bangunan. Ruang utama shalat menampilkan kesan yang tak kalah megah namun menyejukkan. Penggunaan material granit pada lantai dengan pilihan warna krem muda beraksen garis vertikal hitam semakin padu dengan dinding mihrab berwarna gelap.
Pada area mighrab, dindingnya menggunakan marmer hijau dengan aksen kerawangan berjumlah 12 buah. Di dalam kerawangan ini terdapat speaker sebagai pengeras suara. Kemegahan area mighrab yang sekaligus sebagai ruang Imam makin terasa dengan adanya Mimbar untuk Khotbah menggunakan material kayu jati.
Plafon kubah utama yang berbentuk "Dome" menggunakan metal perforated dengan ornamen fuber reinforcement plastic dihiasai lampu lapis kaca patri pada bagian tengah paling atas. Pada plafon gypsum selain penerangannya menggunakan downlight, juga dihiasi dengan lampu-lampu gantung yang memperindah suasana. Posisi masjid yang sangat strategis di sisi Sungai Mahakam dipadu dengan kemegahannya layak diberi predikat landmark kota penghasil batu bara tersebut. (bnu)
PenulisAhmad Maulana
Samarinda, mfraxxx@yahoo.co.id.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com