Sabtu, 09 November 2013

Sirene Mobil SBY diganti Lagu Dangdut, Setuju?

by: http://lifestyle.kompasiana.com/urban/2013/11/09/sirene-mobil-sby-diganti-lagu-dangdut-setuju--607798.html
Jawaban pertanyaan judul terpulang kepada pak SBY.  Ya helikopter transportasi udara yang anti macet dan memacetkan.  Selama ini para pejabat dengan mobil nomor plat merah berlambang garuda dari RI 1 sampai RI 100 bahkan lebih meminta pengawalan ketika melintasi jalan raya.  Bisa jadi sang pejabat tidak mau dikawal (sejujurnya ?) tetapi mekanisme protokoler wajib  mengawal agar sang pejabat sampai di tempat tujuan dengan selamat dan tepat waktu.  Lintasan puluhan mobil mewah rombongan penguasa memacetkan jalan sampai berkilo kilo meter, apalagi bila dalam hitungan menit ada lagi rombongan pejabat lain yang lewat,…maka sumpah serapah bergema di udara jakarta lewat radio el shinta,….
http://www.padangmedia.com//foto/berita/sby.jpgBagi rakyat sebenarnya syah syah saja pejabat dikawal berpuluh puluh mobil, namun suara sirene itulah yang terkadang menusuk hati. Menurut regulasi transportasi darat yang mendapat prioritas jalan adalah kereta jenazah, ambulans dan mobil pemadam kebakaran.  Apakah kendaraan pejabat yang akan lewat di jalur umum  termasuk dalam skala prioritas itu,  baiknya kita bertanya kepada pak polisi lalu lintas dan dinas perhubungan.  Paling tidak kalau mobil SBY sedang  melintas di jalan raya, tolong suara sirene yang mengaung ngaung itu diganti iramanya dengan instrumen lagu dangdut, agar rakyat sedikit tidak murka. Kalau boleh di pakai lagu Ayu Tingting bertajuk Salah Alamat
Helikopter berapa sih harganya bila dibanding dengan sakit hatinya pengguna jalan ketika rombongan presiden lewat ditengah kemacetan.  Tamu Negara yang dirisaukan mengalami kemacetan lebih dari 2 jam dari bandara Soetha ke istana, kenapa tidak di fasilitasi dengan transportasi udara. Itulah jawaban cerdas Jokowi bila nanti gayung bersambut dengan SBY tentang riuhnya masalah kemacetan Ibukota.  Saling menyalahkan adalah salah satu bukti para pejabat itu lepas tanggung jawab,pernyataan ini bukan dari SBY atau Jokowi tetapi dari ungkapan pakar psikologi
Kita tidak bisa melihat isi hati para petugas jalan raya ketika menyiapkan jalan lempang sewaktu  SBY and his gangs akan melewati jalan macet.  Pak Polisi lalu lintas dan DDLAJ sibuk mengatur lalu lintas dengan menggunakan HT.  Muka mereka terkadang merengut, bila di terjemahkan dalam satu kalimat raut muka itu kira kira begini maknanya : sualan neh pejabat, sering sering banget make jalan rakyat, kite yang jadi sasaran di omeli supir bus dan pengguna jalan lainnya” Ya aksi tutup jalan (sementara) terpaksa di lakukan petugas guna melenggangkan arus rombongan pejabat, sementara umpatan pengguna jalan bila di jadikan koor maka berbunyi …… emang situ aja yang perlu cepet,…. ahai sengsaranya rakyat,…..
Yes pak SBY, kalau belum ada fasilitas helikopter di Istana (masak seh) silahkan pinjam ke Jasa Rental transportasi udara. Pak Rental menyediakan helikopter dari segala jenis, mau yang super atau vvip dan yang pasti  dijamin tidak mogok.  Dari Cikeas ke istana hanya 15 menit pak atau hanya 10 menit apabila Bapak mau ke bandara Halim untuk main  golf. Menjadi pertanyaan awam, apakah helikopter itu perlu pengawalan dari satuan pengaman berupa 3- 5 helikopter lain yang izin bersama terbang .  Untuk ini perlu diatur mekanisme protokoler, jangan meng-analogi-kan seperti mobil RI satu ketika melintas di jalan raya di ikuti konvoi  puluhan mobil pengawal,…..  macet tau,…..
********
Salam salaman Indonesia Raya
Penasehatpenakawanpenasaran
Behape, 9 November 2013
[TD]
*********

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com