Sabtu, 30 November 2013

Inilah 6 Bukti Mengejutkan Masyarakat RI Belum Melek Keuangan

Liputan6.com, Jakarta : Sebagai negara yang memiliki jumlah penduduk terbesar keempat dunia, Indonesia masih mencatat banyaknya penduduk yang kurang paham dan kurang memanfaatkan lembaga keuangan.
6 Bukti Mengejutkan Masyarakat RI Belum Melek Keuangan
Sebuah survei yang dilakukan Otoritas Jasa Kuangan (OJK) belum lama ini bahkan mengungkapkan fakta yang kurang menggembirakan terkait tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia pada tahun 2013 ini. Survei ini dilakukan di 27 Provinsi dan memiliki responden sebanyak 8.000 orang.
"Memperhatikan hasil survei literasi keuangan tersebut maka upaya peningkatan pemahaman dan pemanfaatan produk jasa keuangan merupakan langkah dasar meningkatkan kualitas produk jasa keuangan untuk meingkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkap Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (19/11/2013)
Dalam survei kali ini OJK berharap bisa memperoleh gambaran mengenai seberapa paham dan seberapa besar tingkat keinginan masyarakat untuk memanfaatkan lembaga keuangan.
Berikut adalah hasil temuan OJK terkait tingkat pengetahuan keuangan dari masyarakat Indonesia:
1. Sektor perbankan
Sebagai sektor bisnis dengan pangsa pasar terbesar diantara seluruh industri keuangan, tercatat hanya 22% masyarakat indonesia yang memahami produk perbankan. Namun tingkat penggunaan jasa perbankan termasuk baik karena sudah mencakup 57% dari responden.
2. Industri Asuransi
OJK menemukan fakta hanya 18 orang dari 100 orang yang benar-benar memahami asuransi dan hanya 12% responden yang benar-benar memanfaatkan produk asuransi.
3. Sektor Pegadaian
Tercatat 15 orang dari 100 telah memahami pegadaian namun pemanfaatannya hanya 5%.
4. Lembaga Pembiayaan
Sebanyak 10% responden mengaku memahami produk lembaga pembiayaan. Sayangnya hanya 6% respoden yang mengaku memanfaatkan lembaga pembiayaan tersebut.
5. Dana Pensiun
Sedangkan mengenai dana pensiun hanya 7% yang paham dan 2% yang baru memanfaatkan
6. Pasar Modal
OJK menemukan hanya 4% dari 8.000 responden yang mengaku memahami pasar modal. Ironisnya hanya 1% masyarakat Indonesia yang benar-benar memanfaatkan keberadaan pasar modal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com