Minggu, 20 Oktober 2013

Berita Terbaru Romy Rafael 2013: Tak Ingin Ada Rekayasa, Romy Rafael Cari Penonton yang Tersugesti

by: http://hiburan.kompasiana.com/televisi/2013/10/20/new-media-konsep-dan-elemen-dasar-602904.html
Jadi saya ingin mas Romy nanti menghipnotis co-Host,” papar Produser.
Wah, sebaiknya jangan co-Host, tetapi penonton di studio,” jawab Romy Rafael. “Soalnya penonton di rumah akan mengira rekayasa. Tetapi kalo yang dihipnotis penonton di studio kan tidak kita kenal”.
Percakapan Romy Rafael, praktisi hypnoterapis, dengan salah satu Produser saya ini berlangsung di luar studio. Seperti biasa, sebelum syuting, Produser memberikan penjelasan pada Narasumber atau Bintang Tamu. Kebetulan pada saat itu Produser mengundang Romy Rafael. Selain menggali aktivitasnya, Romy diminta buat merealisasikan gimmick yang ada dlam konsep show-nya, yakni menghipnotis co-Host.
Namun, mendengar penjelasan Romy yang tidak ingin menghipnotis co-Host, mau tak mau konsep pun berubah. Saya yang ikut mendengar seluruh percakapan tersebut mengerti sekali alasan Romy tak ingin menghipnotis co-Host. Ya, soal tidak ingin dianggap show-nya cuma rekayasa atau kongkalikong dengan crew televisi.
13822266214250747
Jadi sekarang gimana mas?” tanya Produser, meminta saran Romy.
Kira-kira masih lama nggak syutingnya?” Romy balik bertanya.
Emang kenapa mas?” lagi-lagi Produser balik bertanya.
Saya butuh waktu buat mencari penonton yang pikiran mereka bisa dipengaruhi dan tersugesti. Lalu saya akan mengolah pikiran mereka…
Butuh berapa orang mas?
Dua orang…
Berapa lama mas?
Lima menit?
Akhirnya kesepakatan pun terjadi. Produser langsung mengajak Romy masuk ke studio yang sudah ada ratusan penonton. Sebelumnya, Produser sempat menawari Romy buat dicarikan dua orang penonton, lalu dua orang itu langsung dipengaruhi pikirannya. Namun, Romy menolak. Sebab, belum tentu yang dicari Produser dua orang yang tepat, bisa disugestikan alam bawah sadar mereka.
Di dalam studio seluruh penonton diminta memejamkan mata. Saatnya Romy beraksi. Mencari penonton buat disugesti.
Bayangkan ada lem di telapak tangan Anda,” ujar Romy, meminta pada ratusan penonton untuk merekatkan telapak tangan kanan dengan telapak tangan kiri. “Lem yang ada di tangan Anda itu merekat cukup keras. Setiap kali Anda ingin membuka telapak tangan Anda, seratus kali lipat lem makin mengeras. Solid. Bayangkan pula telapak tangan Anda yang sudah merekat dengan lem, dibalut dengan isolasi. Katakan dalam hati Anda, tangan saya terkunci….tangan saya terkunci….
13822267291753489225
Dari ratusan penonton, akhirnya Romy memilih dua orang penonton yang dianggap fisik dan mentalnya bisa dipengaruhi. Produser langsung memberi tahu pada Camera Person (Camper) tempat duduk dua penonton itu. Tujuannya agar Camper dapat mengambil gambar mereka pada saat syuting.
Dalam syuting, Romy tak lagi mengenakan syal warna hitam sebagai punutup kepala. Saya baru berjumpa kembali dengan pria kelahiran Surabaya, 12 Juli 1977 ini. Selama ini komunikasi saya via BBM, terutama saat saya minta testimoni buku karya saya, Broadcast Undercover (2013). Minggu lalu, saat syuting, penampilannya sudah beda. Meski masih tetap menggunakan wardrobe warna hitam-hitam, tetapi rambut pria lulusan Hynotism Training Institute, Ultimae Stage Hypnotism Institute, dan Institute for Neuro Research and Education ini tak lagi ditutup syal. Rambutnya yang panjang dikepang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com