Rabu, 11 September 2013

Berita Dul Terbaru: Si Dul Adalah Korban “Salah Asuh”

by: http://hukum.kompasiana.com/2013/09/11/si-dul-adalah-korban-salah-asuh-588668.html
Tulisan ini sekedar memberikan pemahaman lain terhadap kecelakaan yang terjadi atas putra bungsu Ahmad Dhani, Abdul Qadir Jaelani, atau dipanggil dengan sebut Dul. Karena setelah memahami konten tulisan dari kompasiana saya merasa apa yang telah ditulis terkesan mengadili seorang bocah yang notabene belum layak untuk dijadikan tersangka karena berkaitan dengan undang-undang perlindungan anak.

Sebagaimana kita ketahui bahwa apa yang terjadi pada diri Dul, termasuk korban yang meninggal dan mengalami luka serius sebenarnya akibat dari pola asuh orang tua yang tidak layak, bisa dikatakan tindakanan yang sudah keluar dari kewajiban orang tua ketika mereka melahirkan maka ada kewajiban untuk menjaga dan melindungi mereka baik dari segi kecukupan kebutuhan jasmani maupun rohani. Karena ketika melihat apa yang terjadi pada Dul merupakan akibat dari ketidak perdulian orang tua untuk mengawasi anak-anaknya termasuk dalam hal pergaulan dan kebebasan dalam menggunakan kendaraan pribadi.
http://media4.wartanews.com/contents/media/berita/a02352c4-2ce7-62a8-9e61-bb92dc419953.jpg
Mungkin menurut kepolisian, si Dul berhak dituntut bahkan sepertinya sudah dijadikan tersangka dengan ancaman hukuman lima tahun penjara karena dianggap lalai dalam berkendara sehingga mengakibatkan orang lain celaka bahkan kehilangan nyawa. Tapi secara kasat mata kitapun dapat melihat bahwa Dul merupakan anak-anak yang tidak dapat diberikan sanksi hukuman pidana baik penjara maupun denda disebabkan karena memang masih di bawah umur, karena saat ini umurnya masih 13 tahun.

Lalu bagaimana pihak kepolisian memberikan sanksi hukuman kepada Ahmad Dhani selaku orang tua Dul. Meskipun saat ini hukuman yang diberikan kepada orang tua terkait kenakalan dan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh anak-anak di bawah umum belum ada dalam undang-undang, akan tetapi semestinya kejadian ini menuntut kepada pemerintah untuk membuat undang-undang darurat terkait banyak sekali kelalaian orang tua dalam menjaga anak-anaknya.

Jika sebagian penulis menganggap bahwa menetapkan Dul sebagai tersangka akibat kelalaiannya dalam berkendara sebagai pelajaran, kira-kira pelajaran apa yang diperoleh terhadap anak yang masih bau kencur, yang masih perlu mendapatkan pendidikan yang layak bagaimana berprilaku, bukankah dengan mengadili seorang anak dan memasukkan ke dalam penjara justru akan menjadikan anak-anak trauma, bahkan bisa kehilangan masa depannya, apalagi kita tahu Dul saat ini masih syock dan mengalami patah tulang. Sebuah logika terbalik dalam memutuskan suatu hukum terhadap seorang anak. Aneh benar para ahli hukum di negeri ini, mereka bingung ketika berhadapan pada pelanggaran korupsi tapi begitu cepatnya memutuskan hukuman bagi anak yang tidak tahu tentang hukum apalagi pelanggaran berlalu lintas.

Hukum sepatutnya diberikan kepada orang tua yang sengaja melalaikan anak-anaknya sehingga mau tidak mau pihak Ahmad Dhani akan kembali belajar menjadi orang tua yang cerdas mendidik anak-anaknya tidak hanya sekedar memberikan kecukupan dari segi materi tapi mendidik anak-anaknya bagaimana berprilaku dan tidak menggunakan kendaraan yang tentu saja masih dilarang bagi anak-anak.

Meskipun demikian, mengintimidasi, membully yang dilakukan “penonton” terhadap Ahmad Dhani merupakan sikap yang berlebih-lebihan di mana saat ini Ahmad Dhani pun masih merasakan kesedihan karena kecelakaan yang dialami keluarganya lagi pula Ahmad Dhani bersedia menanggung pendidikan dari anak-anak korban walaupun tidak sebanding dengan nyawa yang dipertaruhkan akibat dari kelalaian orang tua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com