Kamis, 26 September 2013

Aneh dan Unik, matahari dikelilingi cincin pelangi di musim kemarau

Aneh, matahari dikelilingi cincin pelangi di musim kemarau - NASA perkirakan terjadi badai matahari - Cincin pelangi yang mengelilingi matahari saat diabadikan Rabu (21/08/2013).Cincin pelangi yang mengelilingi matahari saat diabadikan Rabu (21/08/2013). (Foto: DOK. LICOM)

LENSAINDONESIA.COM: Rabu (21/08/2013) hari ini, matahari dikelilingi cincin pelangi. Fenomena cincin pelangi matahari terjadi karena pembelokan cahaya matahari oleh partikel uap air di atmosfer.
Kepala Laboratorium Hidrometeorologi Fakultas Geografi UGM, Sudibyakto mengatakan, kejadian alam yang unik ini merupakan fenomena atmosferik yang biasanya terjadi pada musim hujan.
“Pada fenomena ini, cahaya matahari dipantulkan oleh uap air yang naik di atmosfer. Cahaya dipancarkan sehingga terlihat sebagai cincin pelangi,” tuturnya.
Selama musim hujan banyak uap air naik ke atmosfer hingga mencapai lapisan troposfer dengan ketinggian lebih kurang 10 40 kilometer (Km). Akibatnya, terjadilah suhu yang sangat dingin di lapisan troposfer, yaitu sekitar minus 30-40 derajat Celsius. Pada saat inilah, uap air di lapisan troposfer ters ebut berfungsi sebagai kaca yang dapat memantulkan cahaya matahari.
Menurut Guru Besar Geografi UGM tersebut, fenomena ini sering disebut sebagai cincin pelangi karena lapisan warnanya mirip pelangi. Hanya saja, warna tersebut tidak selengkap warna pada pelangi. Istilah lain dari cincin disebut halo yang berasal dari bahasa Yunani Kuno artinya lingkaran bulan.
Warna cincin pelangi matahari tak selengkap pelangi ini perbedaan sudutnya. Cincin matahari biasanya terjadi pada siang hari atau saat posisi matahari berada tepat di atas bumi. Sudut yang tegak lurus membuat warna yang terbiaskan tidak selengkap pada pelangi di sore hari yang terjadi dengan sudut tertentu.
Anehnya, saat cincin pelangi mengelili matahari saat ini, musim sudah memasuki kemarau. Hujan sudah jarang turun. Mungkin pengamatan NASA ini bisa menjadi alasan. Beradasarkan pengamatan NASA, matahari telah melepaskan badai kuat pada Selasa pagi, 20 Agustus. Badai ini mengirim awan besar berpartikel superpanas kini tengah meroket menuju Bumi.
Letusan matahari, dikenal sebagai coronal mass ejection (CME), terjadi pada pukul 04:24 waktu setempat, Selasa. Sebanyak miliaran ton partikel matahari mengarah ke Bumi pada kecepatan sekitar 2 juta mph atau 3,3 juta km/jam.
“Model penelitian Experimental NASA berdasarkan pengamatan dari Solar Terrestrial Relations Observatory menunjukkan bahwa CME meninggalkan matahari dengan kecepatan sekitar 570 mil per detik. Ini merupakan kecepatan yang standar bagi CME,” tulis pejabat NASA kepada Space.com.
Pesawat ruang angkasa kembar bernama Stereo dan Solar Heliospheric Observatory yang dioperasikan NASA bersama European Space Agency menangkap foto badai matahari dari angkasa. Badai itu biasanya akan membutuhkan dua atau tiga hari untuk mencapai planet kita. Ini akan memunculkan badai geomagnetik yang dapat mengganggu komunikasi radio, sinyal GPS, dan jaringan listrik.
Namun, ledakan tersebut tampaknya tidak memiliki potensi mengganggu. “Di masa lalu, kekuatan badai geomagnetik yang disebabkan CME biasanya telah melemah,” tulis pejabat NASA.@aziz/kc/mc

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com