Minggu, 18 Agustus 2013

Bandung Bondowoso dan Mitos Perawan Tua ( Sumbernya saya dapat dari beberapa buku maupun cerita dari mendiang mbah kung )

Legenda ini amat akrab di telinga saya. Sumbernya saya dapat dari beberapa buku maupun cerita dari mendiang mbah kung. Salah satu versi yang saya ingat adalah pemuda yang bernama Joko Bandung dari Kerajaan Pengging (masuk wilayah Jawa Tengah).
Ia dikisahkan pernah berduel dengan seorang raksasa sakti yang bernama Bondowoso. Ilmu kanuragan keduanya sama-sama tinggi. Bondowoso akhirnya kalah dan terbunuh. Ia meminta izin agar rohnya menyatu dalam tubuh Joko Bandung dan menginginkan namanya digabung dengan Joko Bandung. Pemuda itu sepakat dengan nama barunya, Bandung Bondowoso. Kesaktiannya pun kian tak tertandingi.
Singkatnya, Bandung Bondowoso membantu ayahnya, Raja Pengging, untuk menggempur sebuah kerajaan di daerah Prambanan (antara Klaten dan Jogjakarta). Misi mereka adalah menundukkan Raja Boko. Sang raja dari Prambanan itu akhirnya gugur di tangan Bandung Bondowoso.
Ketika memasuki istana keputren, Bandung Bondowoso melihat seorang perempuan muda yang aduhainya tak terkira. Ia adalah Roro Jonggrang. Love at the first sight langsung menyelingkupi Bandung Bondowoso. 
http://fc03.deviantart.net/fs38/f/2008/318/7/7/Bandung_Bondowoso_by_subdivmaniac.jpg

Ia bermaksud meminang dan menikahi Roro Jonggrang. Namun, putri jelita itu sebenarnya menaruh rasa enggan. Sebab, Bandung Bondowoso adalah orang yang membunuh ayah Roro Jonggrang. Di sisi lain, ia tak berani menolak pinangan Bandung Bondowoso dengan alasan keselamatan nyawanya.
Roro pun mencari alasan. Ia bersedia dinikahi Bandung Bondowoso dengan mengajukan syarat. Yakni, proyek pembangunan seribu candi dan dua sumur yang amat dalam. Megaproyek ini harus rampung dalam waktu semalam sebelum ayam jantan berkokok pertanda fajar tiba. Tentu saja ini permintaan yang sangat berat dan terdengar mustahil.
Tetapi, Bandung Bondowoso tak kurang akal. Ia meminta bantuan makhluk halus untuk melaksanakannya. Para jin itu akhirnya memulai pembangunan candi tersebut satu per satu dengan kecepatan yang luar biasa. Proyek ini harus lebih cepat dan selesai sesuai agenda, tidak seperti proyek Wisma Atlet di Hambalang.
Melihat itu, Roro Jonggrang cemas. Apalagi, jauh sebelum fajar tiba, jumlah candi itu hampir mendekati seribu. Tak sudi menikah dengan Bandung Bondowoso, Roro meminta bantuan para gadis setempat. Mereka diminta memukulkan lesung padi yang bakal menggugah insting ayam untuk berkokok.
Maka, saat lesung-lesung itu dipukulkan, seketika ayam-ayam berkokok. Otomatis, hasrat Bandung Bondowoso untuk membangun seribu candi pun pupus. Padahal, tinggal sedikit lagi, pembangunan tersebut bakal selesai. 


Ia murka dan mengutuk Roro Jonggrang. Seketika jadilah Roro Jonggrang membatu, menjadi candi. Candi ini juga diberi nama Candi Prambanan. Sementara candi-candi yang dibangun oleh para tukang dan arsitek dari kalangan jin itu dinamai Candi Sewu.
Para gadis yang membantu Roro Jonggrang juga tak luput dari kutukan Bandung Bondowoso. Mereka dituding terlibat dalam konspirasi dengan Roro Jonggrang. Yakni, berbuat curang agar Bandung Bondowoso gagal. Atas dakwaan tersebut, mereka dikutuk tak laku kawin sebelum usia tua atau sebelum mereka pindah ke tempat lain.
Legenda ini menarik untuk ditelisik. Terutama di kawasan dekat Candi Sewu dan Candi Prambanan. Yakni, apa benar ada perempuan setempat yang tidak kunjung menikah meski usianya paro baya. Mungkinkah ada hubungannya dengan mitos kutukan Bandung Bondowoso itu atau sebab lain. Ah, legenda memang selalu menawarkan hal-hal menarik. Seperti sejarah.
Sidoarjo, 4 Agustus 2013
by: http://sejarah.kompasiana.com/2013/08/04/bandung-bondowoso-dan-mitos-perawan-tua-581587.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com