Minggu, 23 Juni 2013

Penjelasan Nisfu Sya’ban (Tutup Buku Amal)= Mohon maaf saudara/i ku perlu di luruskan mengenai Nisfu Sya’ban yg banyak berpendapat bahwa Nisfu Sya’ban merupakan “Tutup Buku Amal”


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUs1hOsP26QqA9Buew3L2TKjAJuSOlhwgnQVNgTdEWeRIqCl9ZWwngj9jhijy1qQBy2sheJ71v1YjY1fP87I-pqZaVSwkuKaCtZqDqScyAAmHIV350ay6PoVu066xeGDMiA1cUQRanxzU/s1600/light.jpg
Mohon maaf saudara/i ku perlu di luruskan mengenai Nisfu Sya’ban yg banyak berpendapat bahwa Nisfu Sya’ban merupakan “Tutup Buku Amal”. Mohon maaf Istilah atau pendapat tersebut sungguh KELIRU atau SALAH kaprah. Dalam beberapa hadist menyebutkan Lebih Tepatnya bahwa pada malam Nisfu Sya’ban seluruh amal perbuatan kita di angkat “dilaporkan” oleh Malaikat kepadd Allohu Robbi shingga pada waktu itu Rasulullah SAW memperbanyak ibadah sunnah. Bangsa kita yg bermazhab Imam Syafei di anjurkan membaca Yasin 3x di malam Nisfu Sya’ban dan perbanyak berdoa Insya Allah Doa yg dimunajatkan Terkabul sebagaimana yg diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar RA, beliau berkata :
“Terdapat lima malam yang tidak akan tertolak doa ( si hamba ), yaitu Malam Jum’at, awal malam Bulan Rajab, malam Nisfu Sya’ban, malam Lailatul Qadar dan dua malam hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha).
Apa yang dilakukan sebagian kaum Muslimin di Indonesia ini bukan mengada-ada atau bid’ah. Malam Nisfu Sya’ban adalah malam yang sangat mulia. Ia adalah malam terbaik sesudah malam Lailatul Qadar. Disebutkan bahwa Imam Muhammad al-Baqir menegaskan:“Sesungguhnya malam Nisfu Sya’ban adalah malam yang paling mulia sesudah malam Lailatul Qadar. Pada malam Nisfu Sya’ban Allah mengucurkan rahmat-Nya kepada hamba-hambaNya dan memberikan kebaikan kepada mereka dengan mengampuni dosa-dosa mereka karena itu bergiatlah pada malam Nisfu Sya’ban dengan mendekatkan diri kepada Allah”.
Mohon maaf, sekali lagi TIDAK ada yg namanya Istilah “Tutup Buku Amal”selama manusianya masih hidup :) . Di saat sudah meninggal pun ada beberapa amalnya masih mengalir untuknya seperti amal perbuatan yg menyisihkan materinya untuk pembangunan Mesjid atau mewakafkan tanah untuk suatu ibadah kepada orang lain dan masih ada beberapa contoh lain.
Demikian ilmu fiqih yang saya pelajari dari beberapa sanad. Yang terpenting kita saling mengingatkan jangan sampai keluar dari aqidah Ahlussunnah Waljamaah yang di bawa oleh para Wali dan para Ulama kita yg Bermazhab Imam Syafei sampai sanadnya kepada Rasulullah SAW,, :)
Semoga pencerahan ini dapat bermanfaat,, :)
Wallohu’alam Bisshawab,,

sumber: http://meikhal.paramadina.web.id/penjelasan-nisfu-syaban/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com