Minggu, 26 Mei 2013

kisah nyata islami: Akibat Sombong,Matipun Tak Ada Yang Menshalati (SEBUAH RENUNGAN DAN PELAJARAN BERHARGA)

KISAH NYATA ISLAMI AKIBAT SOMBONG MATIPUN TAK ADA YANG MENSHALATI
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxh-RdSwwtsbNq9hegQrDqa91MynlNmE7nanafYL5GayteqBRUrAGy8okOJD__YULx2mP5ei5tsJ0fQVZi-cqdZHyI8g4Uoys77G7H_2Mkk7kEN5hoNcQs1RyPP1Mj4IiqSSQirRxjsGM/s320/Siluet%252Btangan%252BKiri.jpg
 
Kisah ini dikisahkan oleh seorang ustadz yang bernama Masduki.Tokoh dalam kisah ini adalah seorang tetangganya.Demi menjaga aib keluarga,maka nama tokoh dan daerah tempat tinggal Borneo Mobile Blog selaku admin menyamarkannya
Harianto (45),ia di kenal sebagai seorang preman di kampungnya di daerah indramayu,jawa barat.Ia di kenal sangat sombong dan kasar,jangankan sama orang lain dengan istrinya saja ia suka memukul,terutama kepada istri tuanya
Harianto memang punya dua istri.Untuk menikahi istri mudanya ini,harianto melakukannya secara diam-diam.Dan ia lebih suka tinggal bersama istri mudanya dari pada dengan istri tuanya
Rumah istri pertama harianto,Bersebelahan dengan masjid.Namun ia tak pernah mau ke mesjid.Kalau pun pernah,hanya bisa di hitung dengan jari
Pada suatu hari,harianto terlibat percekcokan dengan tetangganya.Masalahnya hanya karena sebuah pohon.Pohon ini akan di tebang olehnya,dikarenakan pohon ini mengganggu pemandangan rumahnya.Walaupun sebenarnya pohon ini tumbuh di pinggir jalan.Seorang warga yang melihat aksi dari harianto,menegurnya untuk tidak menebang pohon itu.Karena merasa pohon ini banyak manfaatnya.Namun apa mau di kata,harianto tetap menebang pohon itu.Warga hanya bisa mengelus dada,mereka sadar,siapa yang mereka hadapi.Seorang yang kepala batu
Kejadian penebangan pohon telah berlalu,namun sikap dan sifat harianto belum berubah.Kali ini ia bertengkar hebat dengan istri tuanya.Karena ia merasa suaminya tidak adil.Ia selalu mendapatkan nafkah materi yang sedikit,dari pada istri muda.Para tetangga yang mendengar keributan ini,sudah maklum.Karena kerap terjadi.Demikian juga dengan anak semata wayangnya muhaimin(19).Ia merasa pusing dan dendam,melihat ibunya setiap hari di marahi ayahnya.Muhaimin tak dapat lagi menahan emosinya.Di ambilnya sebilah pisau dapur,dan dihujamkan ke tubuh ayahnya berkali-kali.Kemudian muhaimin melarikan diri.Namun telah tertangkap oleh pikah berwajib
Warga yang mengetahui peristiwa ini.Seperti acuh tak acuh,hampir 2 jam,mayat harianto di biarkan tergelatak,warga tak ada yang mau mengurus.Sampai akhirnya mamat seorang yang pernah terlibat pertengkaran masalah penebangan pohon merasa iba.Ia mengurus jenazah harianto.Mulai dari memandikan,mengkafani,di shalati,menggotong keranda.Sampai menguburkan.Dan itu hanya di lakukan berdua
Begitulah kisah nyata islami,akibat sombong matipun tak ada yang menshalati di Waktu hidup tak ada yang mau mendekati.Mati pun tak ada yang mau mengurusnya.Semoga kisah ini menjadi cermin bagi kita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com