Minggu, 14 April 2013

Pembahasan Mengenai Orang Tua di Jaman Sekarang

Tentang Orang Tua Jaman Sekarang

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3XRapVWgc3ikmHYCT_6vclKpP50vKRpewfaRdqBivcBeehvhKju4dKwqhW7zX9ynMLuglIvz9Bc6IGJ3QabF0I4RVgfh83FKH1oFllkr1OgjS9hIJ4O7b_OAQ_p9e18rnWObg6AW3rzri/s1600/silhouette-photography-35.jpgORANG TUA terdiri dari Bapak dan Ibu. Bapak sebagai kepala rumah tangga berkewajiban mengayomi keluarganya, istri beserta anak-anaknya. Bekerja dan berusaha memenuhi segala kebutuhan dan keperluan sehari-hari termasuk bertanggung jawab pada pendidikan sang buah hati.
Sementara Ibu adalah pasangan Bapak dalam mengelola hasil jerih payahnya. Merawat segala sesuatu yang berada di dalam rumah atau di luar rumah, termasuk yang bersifat moril atau materiil.
ANAK. Adalah sosok yang terlahir dari penyatuan Ibu dan Bapak. Sosok yang pantas untuk mendapat pengayoman, di rawat serta di jaga dengan segala nilai-nilai kebaikan dan kelembutan.
Tapi seiring makin majunya peradaban manusia, definisi sederhana perihal Bapak dan Ibu semakin luntur. Hal ini di tandai dengan makin maraknya kejahatan-kejahatan yang dilakukan dengan mengorbankan keberadaan seorang anak. Baik masih usia balita, batita atau remaja.
Baru beberapa hari yang lalu saya membaca sebuah artikel perihal perkosaan yang terjadi pada seorang anak, dan tadi pagi berita serupa juga saya lihat di salah satu media televisi.
Jika seorang Bapak lebih identik dengan perilaku pelecehan seksual pada anak perempuannya, maka tidak jauh beda dengan pasangannya yaitu seorang ibu. Dengan alasan yang tidak masuk akal, seorang ibu bisa berperilaku sadis pada anak-anaknya. Mulai menyakiti secara fisik bahkan hingga mengakhiri hidup si anak.
Orang tua disini tidak hanya bicara tentang sosok Bapak atau Ibu dalam makna harafiah, namun juga menyakup sosok “Orang Tua” dalam bidang pendidikan.
Konon orang tua dalam bidang pendidikan merupakan pahlawan tanpa tanda jasa, tapi karena perubahan iklim peradaban. Nilai moralnya Ikut-ikutan luntur. Nilai-nilai kebaikan dan kebenaran sebuah ilmu telah dibelokkan demi memenuhi kepentingan pribadi. Secara syahwat atau materi. Rasa tanggung jawab kepada masa depan generasi muda sudah di anggap sangat sepele. Merasa bahwa semua bisa teratasi tanpa harus berurusan dengan hukum.
Betapa mengkhawatirkan sekali sebutan Orang tua pada masa sekarang ini. Sikap dan perilakunya makin berbanding terbalik dari amanat yang diembannya.
Bukan tidak mungkin kondisi seperti ini juga ikut mempengaruhi perilaku seorang anak. Jika seorang anak mulai merasa tidak nyaman dengan dunianya, maka yang akan terjadi adalah penyimpangan-penyimpangan perilaku seorang anak pada hal-hal yang tidak semestinya.
Tidak hormat pada yang lebih tua, bersikap brutal pada lingkungan sekitar dan sikap perilaku negatif lainnya.
Ada pepatah mengatakan bahwa buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Saya tidak sepenuhnya mendukung pepatah ini, karena saya percaya belaian kasih sayang orang tua akan mampu mengubah keadaan atau kondisi seorang anak.
Jika seorang anak ber-bapak-an seorang mantan pencuri, bukan tidak mungkin akan memiliki seorang anak dengan profesi sebagai polisi.
Hal ini bisa saja terjadi jika seorang bapak yang mantan pencuri tersebut menerapkan disiplin ilmu bahwa tindakan yang pernah dilakukannya adalah sikap tidak terpuji bahkan sikap yang merugikan orang lain.
Sebagai seorang anak, Bapak dan Ibu saya pernah bersikap yang berefek pada diri saya.
Namun karena limpahan kasih dan sayang beliau-beliau begitu luar biasa bagi saya, yang terjadi mereka mampu mengkontrol beberapa sikap saya yang menjurus ke arah negatif.
Menjadi orang tua bukanlah suatu pilihan yang mudah tapi bukan berarti menjadi orang tua adalah pekerjaan yang sulit.
Menurut saya, apapun kondisi dan situasinya sikap yang dilandasi cinta kasih akan selalu berbuah manis.
sumber: http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2013/03/16/tentang-bapak-ibu-dan-anak-537472.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com