Selasa, 19 Maret 2013

Mengungkap Banyak Fakta di Balik Duka G-30.S-PKI

1349406003506787346
Sumber: Anggota PKI ditahan Sebelum dihabisi (fhoto sociopolitica.s


Benarkah Jendral Purn yang berbintang lima H.Muhammad Suharto Presiden ke kedua Republik Indonesia terlibat Partai Komunis Indonesia (PKI)?, Benarkan Suharto merupakan dalang dari Peristiwa Gerakan 30 September PKI (G.30.S.PKI) tahun 1965 yang menewaskan tujuh jendral yang menjadi korban revolusi, yang kemudian jasadnya dimasukkan kedalam lobang Buaya?
Sampai saat ini fakta sejarah yang menyebutkan bahwa Suharto adalah dalang dari Pemberontakan PKI di Indonesia Tahun 1965, belum cukup untuk mengungkap keterlibatan mantan Komandan Strategi Angkatan darat (Kostrad) itu. Sampai saat ini, setiap memperingati G.30.S.PKI, setiap tanggal 30 Septemeber sepanjang tahun, nama jendral Purn Muhammad Suharto tetap disebut sebut dan dikaitkan dengan peristiwa makar yang dilakukan oleh PKI.
Dan sampai saat ini pula belum ada fakta yang memebenarkan adanya keterlibatan Suharto dalam G.30.S.PKI itu, kalau pun ada, masih sebatas dugaan dan opini baik dari para pelaku sejarah itu, maupun dari bangsa Indonesia. Untuk membuka secara akurat sesuai dengan fakta bahwa Suharto adalah dalang pemberontakan yang dilakukan oleh PKI pada Tahun 1965, belum terlihat adanya ungkapan tersebut, baik oleh kalangan sejarahwan, maupun dari pelaku sejarah yang masih hidup dan terlebih dari para keluarga jendral yang menjadi korban kebiadaban PKI tahun 1965.
Sudah seharusnyalah Peristiwa G.30.S.PKI, yang katanya ada dugaan keterlibatan Suharto sebagai dalam pemberontakan yang dilakukan oleh PKI itu untuk diungkap secara jelas dan transparan. 47 tahun sudah kisah duka Bangsa negeri ini berlalu. Namun untuk membuktikan dugaan keterlibatn Suharto dalam Peristiwa Pemberontakan PKI, yang kemudian dilanjutkan dengan pembantaian ratusan ribu anak negeri ini, yang tewas ditangan para algojo algojo yang diciptakan oleh organisasi keagamaan.
Belum tentu dari ratusan ribu nyawa anak negeri ini yang melayang sia sia, adalah sebagai antek anteknya PKI. Dari catatan hitam sejarah pembantaiaan ratusan ribu anak negeri ini, sebahagian besar adalah orang orang yang tidak mengerti tentang PKI dan antek anteknya, Mereka ini tewas merenggang nyawa ditangan saudara saudaranya sendiri.
Kita tidak mentolerir dari apa yang dilakukan oleh Suharto semasa dia menjadi pemimpin dinegeri ini, tapi kita perlu pembuktian dan fakta atas keterlibatan mantan Presiden ke dua negeri ini atas keterlibatannya dalam G.30.SPKI. Kita tidak ingin mempunyai sejarah yang kelam dan salah. Karena kita bukanlah sekumpulan orang yang (Ber) “Jas Merah “ ( Jangan Suka Melupakan Sejarah) dan kita juga tidak menginginkan Sejarah tentang keterlibatan Bapak Pembangunan Indonesia ini dalam Peristiwa G.30.S.PKI, hanya merupakan sejarah yang abu abu.
Sebagai bangsa yang besar yang pandai menghargai jasa jasa pahlawannya, kita ingin pembuktian yang yata atas fakta dan kebenaran keterlibatan Mantan Penguasa tunggal dari Cendana itu. Kita tidak ingin mendengar kata “ Dugaan”, Opini, dan Pradiksi. Generasi Muda negeri ini ingin sebuah pembuktian, buka rekayasa, dan opini.

13494062161400802611
Sumber: Mantan Presiden Suharto (fhoto sociopolitica.s.blog)

Perlunya fakta dibalik duka peristiwa G.30.S.PKI ini diungkap secara jelas dan transparan atas dugaan keterlibatan Suharto dalam peristiwa G.30.S.PKI yang menakutkan bangsa negeri ini. Takut dalam tanda pentik “Dituduh sebagai PKI dan Antek anteknya pada saat itu. Bangsa negeri ini pada masa masa ditahun 1965-1966 lebih takut dituduh sebagai PKI dan antek anteknya dari pada dituduh tidak memiliki tuhan. (bangsa negeri ini lebih takut kepada PKI dari pada Tuhannya). Agar permaslahannya menjadi jelas bagi Generasi Muda pada saat ini, dan juga pada saat yang akan datang.
Dan terhadap keluarga Suharto penjelasan sesuai dengan fakta dan kebenaran, atas keterlibatan Suharto dalam perinstiwa G.30.S.PKI ini juga kemungkinan juga mengharapkan hal yang sama. Sebagai keluarga tentu mereka juga menginginkan suatu pembuktian yang riil, bukan rekayasa atas keterlibatan Jend Bintang lima yang telah dipanggil oleh Khalidnya itu. Mereka juga tentu telah merasa muak dengan tuduhan tiduhan yang dilontarkan terhadap Suharto.
Untuk itu kita berharap kepada para pelaku sejarah dan para sejarahwan, dan para elit negeri ini, untuk mengunmgkap fakta dibalik duka atas keterlibatan Mantan Presiden Suharto dalam peristiwa berdarah G.30.S.PKI tahun 1965-1966. Agas persoalan ini tidak menjadi komplik antara pro dan kontra sepanjang masa, dan sepanjang sejarah negeri ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com