Senin, 15 Agustus 2011

Misteri Rekonstruksi Wajah Forensik

Penggunaan rekonstruksi wajah forensik telah membantu mengidentifikasi mayat yang ditemukan dalam keadaan dekomposisi.

Dengan merekonstruksi wajah, dengan menggunakan komputer, peneliti forensik dapat menggunakan struktur tulang untuk menambah mata, rambut dan kulit untuk mengembangkan faksimili dekat orang yang mereka butuhkan untuk mengidentifikasi. Gambar ini kemudian dibandingkan dengan database orang hilang untuk melihat apakah ada kecocokan ditemukan. Jika database telah tidak cocok, polisi kemudian dapat mengirim foto ke media untuk distribusi. Hal ini telah membantu mengidentifikasi orang yang dibunuh oleh pembunuh berantai seperti John Wayne Gacy.
image
image Successful identification using 3-D facial reconstruction by Betty Pat. Gatliff (Karent T. Taylor)

Gacy dihukum karena membunuh, menyiksa dan memperkosa tiga puluh tiga laki-laki dari 1972 sampai 1978. Ilmu forensik membantu untuk mengidentifikasi korbannya yang terungkap di bawah crawlspace nya. Sebagian besar korban diidentifikasi dengan cara ilmu forensik. Meskipun tahun lalu adalah teknologi tidak begitu canggih seperti sekarang ini, peneliti kejahatan digunakan apa yang telah mereka tersedia untuk menempatkan nama dengan mereka dari pada properti Gacy. Dengan melihat foto-foto orang hilang dan rekonstruksi wajah, penyelidik kejahatan jelas dapat mencocokkan gambar dengan orang hilang.

Setelah rekonstruksi wajah forensik dan menemukan cocok dekat dalam database, ilmu pengetahuan lebih forensik diperlukan untuk menyelesaikan proses. Mereka dapat menggunakan DNA forensik dari orang yang hilang dan tulang-tulang yang ditemukan untuk mengkonfirmasi apakah orang tersebut memang yang mereka temukan. Mereka juga dapat menggunakan ilmu gigi forensik untuk mengetahui apakah seseorang adalah orang tertentu bunga. Karena kerja keras penyelidik forensik, korban pembunuh berantai dapat memiliki identitas jika ditemukan. Namun ini tidak membantu dengan mengidentifikasi setiap tubuh ditemukan. Media harus digunakan dalam beberapa kasus.

Media adalah tempat para peneliti pergi ketika mereka memiliki rekonstruksi wajah forensik dan tidak cocok dalam database orang hilang. Foto-foto yang diposting nasional dalam kebanyakan kasus di harapan menemukan seseorang yang mengakui korban. Ini adalah kasus di Fond Du Lac County, Wisconsin. Tubuh seorang wanita yang membusuk itu ditemukan di hutan dekat daerah Kettle Moraine. Tidak ada yang cocok ditemukan dalam database orang yang hilang, jadi gambar wajah direkonstruksi dikirim ke media dengan harapan bahwa seseorang tahu siapa wanita itu dan apa namanya. Begitu mereka memiliki nama untuk pergi dengan gambar, mereka dapat melakukan tes lain untuk mengkonfirmasi identitas.

Tidak pernah hanya satu bagian informasi forensik yang mengidentifikasi seseorang atau penyebab kematian. Ilmu forensik adalah penggunaan segala cara untuk meyakinkan mengidentifikasi seseorang dan penyebab kematian. Tanpa ilmu forensik, kejahatan yang lebih akan pergi belum terpecahkan dan lebih banyak orang akan dikubur tanpa identitas. Karena ilmu forensik, penjahat lebih divonis dibebaskan dari penjara karena mereka terbukti bersalah karena teknologi baru dalam ilmu forensik. Ilmu yang sama yang membantu nama jelas yang juga ilmu yang sama yang membuktikan kesalahan seseorang.

Artikel diatas diambil dari situs luar negeri/berbahasa inggris dan saya terjemahkan melalui google terjemahan.By.www.eryevolutions.co.cc
mohon cantumkan link balik keblog saya,thnks kunjungannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 SHARE DARI ANDA SANGAT BERHARGA BUAT BANYAK ORANG, SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Jika anda merasa artikel diatas berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, silahkan share / bagikan artikel diatas ke banyak orang lewat facebook / twitter anda.
Semoga anda mendapatkan pahala setelah membagikan artikel diatas, semoga setelah anda bagikan banyak bermanfaat buat semua orang, amin.

( Sampaikanlah walau satu ayat, untuk kebaikan kita semua )

Salah satu cara mencari pahala lewat internet adalah dengan menyebarluaskan artikel, situs/blog dan segala kebaikan yang diperoleh darinya kepada orang lain. Misalnya adalah kepada keluarga, sahabat, rekan kerja dan sebagainya.

Apa Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas
Silahkan gunakan profile ( Anonymous ) jika anda tidak mempunyai Account untuk komentar

Jika anda ingin berpartisipasi ikut menulis dalam blog ini atau ingin mengirim hasil karya tulisan anda, membagikan informasi yang bermanfaat buat banyak orang lewat tulisan anda silahkan kirim tulisan anda ke email saya bagindaery@gmail.com
Tulisan anda akan dilihat dan dibaca oleh ribuan orang tiap harinya setelah anda mengirimkannya ke bagindaery@gmail.com