Jumat, 20 Agustus 2010

Misteri Ka’bah

Ka’bah, rumah Allah… sejuta ummat muslim merindukan berkunjung dan menjadi tamu2 Allah sang maha pencipta. Kiblatnya (arah) ummat muslim dalam melaksanakan sholat, dari negara manapun semua ibadah sholat menghadap ke kiblat ini.. yaitu Ka’bah. Banyak sekali misteri yang belum dapat digali dari adanya Ka’bah ini seperti :

- Mengapa Ka’bah terletak di Masjidil Haram (Mekkah, Saudi Arabia) ?

- Apakah batu hajar aswat itu dan mengapa itu berada di Ka’bah ?

- Mengapa Ka’bah menjadi arah atau kiblat ummat muslim ?

- Dan masih banyak pertanyaan lainnya,

Mari kita mengkaji misteri tentang Ka’bah ini berdasarkan berbagai sumber yang saya baca… namun ini bukan untuk mencari kebenarannya seperti yang saya tuliskan, tetapi ini sebagai renungan dan ilmu yang bermanfaat untuk menambah pengetahuan kita agar semakin percaya dan memperkuat iman.

Ka’bah sebagai Kiblat

Istilah Ka’bah adalah bahasa al quran dari kata “ka’bu” yg berarti “mata kaki” atau tempat kaki berputar bergerak untuk melangkah. Ayat 5/6dalam Al-quran menjelaskan istilah itu dg “Ka’bain” yg berarti ‘dua mata kaki’ dan ayat 5/95-96 mengandung istilah ‘ka’bah’ yg artinya nyata “mata bumi” atau “sumbu bumi” atau kutub putaran utara bumi.

Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah. Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?.”

Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada alasan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut.

Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.

Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama ‘Zero Magnetism Area’, artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.

Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi Ka’Bah, maka seakan-akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.

Jadi, mengapa Ka’bah menjadi kiblat seuluruh ummat muslim dunia ? karena Ka’bah adalah pusat atau sumbu dunia. Hal ini juga terkait dengan keberadaannya sebagai rumah Allah yang menjadi pusat spiritual hubungan antara ruh manusia dengan sang penciptanya. Jadi sholat yang kita lakukan adalah untuk makanan rohani kita.

Mengapa terletak di Kota Mekkah ?

Berdasarkan sejarah dibangunnya Ka’bah, Sepintas lalu bahwa ayat di atas mengatakan bahwa Nabi Ibrahim adalah orang yang pertama membangun Ka’bah dipermukaan bumi ini, seperti dipahami oleh sebagian kaum muslimin. Padahal bila dicermati, sebelum Nabi Ibrahim menginjakkan kakinya ke tanah Mekkah sudah ada bangunan Ka’bah yang telah dibangun oleh malaikat dan generasi sebelum Nabi Ibrahim as. Hal itu dapat dipahami dari kata “Yarfa’u” meninggikan berarti meninggikan bangunan yang
suda ada.

Pertama Generasi Malaikat, dua ribu tahun sebelum Nabi Adam diciptakan Malaikat sudah membangun Ka’bah di bumi ini atas perintah Allah SWT. Di dalam Alquran dijelaskan bahwa ketika Allah SWT hendak menciptakan Nabi Adam as, Allah SWT berfirman kepada malaikat : Sesungguhnya Aku hendak menjadikan khalifah di muka bumi, lalu para malaikat bertanya: Mengapa Engkau hendak menjadikan khalifah di muka bumi ini, orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau. (QS. al-Baqarah : 30). Ketika itu Allah menjawab: Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.
(QS. al-Baqarah: 30).

Riwayat menceritakan bahwa Ka’bah pada masa itu terletak di atas buih yang keras, yaitu benda pertama yang muncul di bumi ini, Maha Benarlah Allah Swt. yang telah berfirman: Sesungguhnya rumah yang pertama dibangun di muka bumi ini adalah di Makkah. (QS. Ali Imran: 96).

Menurut penglihatan dari kamera satelite NASA, mereka melihat ada satu cahaya yang bersinar dari bumi dan sinarnya begitu kemilau ketika dilihat dari satelite tersebut. Setelah diperbesar, ternyata cahaya kemilau itu berasal dari Masjidil Haram atau Ka’bah.

Bila kita membaca kembali tentang Misteri 7 Lapisan Langit danperjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad, ternyata dimensi kita saling berkaitan dengan dimensi lainnya.. artinya ditempat yang sama kita pijak sekarang juga letaknya sama dengan dimensi lainnya hanya saja dimensinya yang berbeda. Itu berarti pintu menuju Sidratul Muntaha terletak di Masjidil Aqsa Palestina karena sebenarnya Rasulullah tidak berpindah kemanapun melainkan tetap berada di Masjidil Aqsa hanya saja beliau pindah dimensi. Dan kemudian beliau menuju Sidratul Muntaha – artinya Sidratul Muntaha di dimensi tertinggi yang sebenarnya adalah di Masjidil Haram atau Ka’bah di dimensi kita … Benar gk ya? Wallahualam.

Batu Hajar Aswat

Ketika Nabi Ibrahim a.s bersama anaknya membina Kaabah banyak kekurangan yang dialaminya. Pada mulanya Kaabah itu tidak ada bumbung dan pintu masuk. Nabi Ibrahim a.s bersama Nabi Ismail berupaya keras untuk menyelesaikan pembinaannya dengan mengangkut batu dari berbagai gunung.

Dalam sebuah kisah disebutkan apabila pembinaan Kaabah itu selesai, ternyata Nabi Ibrahim masih merasakan kekurangan sebuah batu lagi untuk diletakkan di Kaabah. Nabi Ibrahim berkata Nabi Ismail berkata, “Pergilah engkau mencari sebuah batu yang akan aku letakkan sebagai penanda bagi manusia.”

Kemudian Nabi Ismail a.s pun pergi dari satu bukit ke satu bukit untuk mencari batu yang baik dan sesuai. Ketika Nabi Ismail a.s sedang mencari batu di sebuah bukit, tiba-tiba datang malaikat Jibril a.s memberikan sebuah batu yang cantik.

Nabi Ismail dengan segera membawa batu itu kepada Nabi Ibrahim a.s. Nabi Ibrahim a.s. merasa gembira melihat batu yang sungguh cantik itu, beliau menciumnya beberapa kali. Kemudian Nabi Ibrahim a.s bertanya, “Dari mana kamu dapat batu ini?”

Nabi Ismail berkata, “Batu ini kuterima daripada yang tidak memberatkan cucuku dan cucumu (Jibril).” Nabi Ibrahim mencium lagi batu itu dan diikuti oleh Nabi Ismail a.s. Sehingga sekarang Hajar Aswat itu dicium oleh orang-orang yang pergi ke Baitullah.

Sementara itu menurut penelitian mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah mesium di negara Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut (dari Ka’bah) dan pihak mesium juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tata surya kita.

Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah SAW bersabda :

Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam.”

Sehingga dapat dikatakan bahwa Batu Hajar Aswat itu bukan berasal dari dunia kita, melainkan dari dimensi lain atau akhirat yang diturunkan ke dunia.. Wallahu’alam.

Maha benar Allah dengan segala firmannya…

Referensi :

http://www.acehforum.or.id/sejarah-pembangunan-kabah-t17975.html?s=ecc2f848ebf21f88125008ef15337453&

http://www.sumbawanews.com/berita/agama/misteri-kabah-yang-menggegerkan-nasa.html

http://infokito.wordpress.com/2007/12/07/asal-usul-hajar-aswad/

Misteri Ka'bah Yang Menggegerkan NASA

Sumbawanews.com.- Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.

Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?.”

Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada alasan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut.

Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.

Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama ‘Zero Magnetism Area’, artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.

Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi Ka’Bah, maka seakan-akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.

Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah musium di negara Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut ( dari Ka’Bah ) dan pihak musium juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tata surya kita.

Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah SAW bersabda :

Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam.”

Foto Hantu Dalam Lubang Gua di Mekkah

Fotografernya mengaku gambar ini asli, bukan direkayasa. Saat memotret, dia sama sekali tidak melihatnya. Barulah setelah foto dicetak, setan itu tampak jelas. Sedang menggantung pada dinding sebuah gua.

Blog Berita menemukan foto setan asli ini di situs Iwasabducted milik Paul Schroeder. Gambar makhluk yang disebut sebagai setan tersebut difoto oleh teman isterinya di Mekkah. Saat itu — tidak disebutkan tahunnya — si pemotret dan teman-temannya sedang mengadakan perjalanan ke tempat-tempat bersejarah di Timur Tengah.



Setelah kembali ke rumah, dia pun memproses film dari kamera tadi. Dia sangat terkejut melihat selembar foto setan. Kemudian dia menemui guru spiritualnya, seorang ustadzah, dan dijelaskan bahwa itulah gambar setan dalam salah satu wujudnya.

Subhanallah! She made copies of the picture, my wife took one, and I scanned it for you to see…. The last sentence of the letter accompanying this pix was, “May Allah protect us all from devils.” Subhanallah! Dia memperbanyak foto itu, untuk isteriku satu, dan ku-scan untuk kalian lihat. Kalimat terakhir pada surat yang dikirim bersama foto ini adalah, “Semoga Allah melindungi kita dari setan.”
Mengambil foto hantu dan makhluk halus

Baru-baru ini ada pembaca Blog Berita, Muhammad Sarpan, yang memberikan tips mudah cara memotret hantu atau makhluk halus. Dia sendiri sudah sering melakukannya. Yaitu dengan memotret dengan kamera sambil menyalakan blitz di tempat-tempat yang gelap

Misteri Terbelahnya Bulan + Foto


Pada Gambar di sebelah Saya telah membuat garis sejajar dengan permukaan bulan yang pernah terbelah di sebelah kirinya







Allah berfirman: "Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah (Q.S. Al-Qamar: 1)"

Dalam temu wicara di televisi bersama pakar Geologi Muslim, Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar, salah seorang warga Inggris mengajukan pertanyaan kepadanya, apakah ayat dari surat Al-Qamar di atas memiliki kandungan mukjizat secara ilmiah? Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawabnya sebagai berikut:

Tentang ayat ini, saya akan menceritakan sebuah kisah. Sejak beberapa waktu lalu, saya mempresentasikan di Universitas Cardif, Inggris bagian barat, dan para peserta yang hadir bermacam-macam, ada yang muslim dan ada juga yang bukan muslim. Salah satu tema diskusi waktu itu adalah seputar mukjizat ilmiah dari Al-Qur'an. Salah seorang pemuda yang beragama muslim pun berdiri dan bertanya, "Wahai Tuan, apakah menurut anda ayat yang berbunyi "Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah" mengandung mukjizat secara ilmiah?

Maka saya menjawabnya: "Tidak, sebab kehebatan ilmiah diterangkan oleh ilmu pengetahuan,
sedangkan mukjizat tidak bisa diterangkan ilmu pengetahuan, sebab ia tidak bisa menjangkaunya. Dan tentang terbelahnya bulan, maka itu adalah mukjizat yang terjadi pada Rasul terakhir Muhammad shallallahu 'alaihi wassalam sebagai pembenaran atas kenabian dan kerasulannya, sebagaimana nabi-nabi sebelumnya."

Dan mukjizat yang kelihatan, maka itu disaksikan dan dibenarkan oleh setiap orang yang melihatnya. Andai hal itu tidak termaktub di dalam kitab Allah hadits-hadits Rasulullah, maka tentulah kami para muslimin di zaman ini tidak akan mengimani hal itu.

Akan tetapi hal itu memang benar termaktub di dalam Al-Qur'an dan sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wassalam. Dan memang Allah ta'alaa benar-benar Maha berkuasa atas segala sesuatu.

Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar pun mengutip sebuah kisah Rasulullah membelah bulan. Kisah itu adalah sebelum hijrah dari Mekah Mukarramah ke Madinah. Orang-orang musyrik berkata, "Wahai Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, coba tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang bisa membuktikan kenabian dan kerasulanmu (mengejek dan mengolok-olok)?"

Rasulullah bertanya, "Apa yang kalian inginkan ?" Mereka menjawab: "Coba belahlah bulan, ..."

Maka Rasulullah pun berdiri dan terdiam, lalu berdoa kepada Allah agar menolongnya. Maka Allah memberitahu Muhammad agar mengarahkan telunjuknya ke bulan. Maka Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke bulan, dan terbelahlah bulan itu dengan sebenar-benarnya.

Maka serta-merta orang-orang musyrik pun berujar, "Muhammad, engkau benar-benar telah
menyihir kami!" Akan tetapi para ahli mengatakan bahwa sihir, memang benar bisa saja "menyihir"orang yang ada disampingnya akan tetapi tidak bisa menyihir orang yang tidak ada ditempat itu. Maka mereka pun pada menunggu orang-orang yang akan pulang dari perjalanan. Maka orang-orang Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Mekkah menanti orang yang baru pulang dari perjalanan. Dan ketika datang rombongan yang pertama kali dari perjalanan menuju Mekkah, maka orang-orang musyrik pun bertanya, "Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?"

Mereka menjawab, "Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan terbelah menjadi dua dan saling menjauh masing-masingnya kemudian bersatu kembali...!! !"

Maka sebagian mereka pun beriman, dan sebagian lainnya lagi tetap kafir (ingkar). Oleh karena itu, Allah menurunkan ayat-Nya: Sungguh, telah dekat hari qiamat, dan telah terbelah bulan, dan ketika melihat tanda-tanda kebesaran Kami, merekapun ingkar lagi berpaling seraya berkata, "Ini adalah sihir yang terus-menerus", dan mereka mendustakannya, bahkan mengikuti hawa nafsu mereka. Dan setiap urusan benar-benar telah tetap .....sampai akhir surat Al-Qamar.

Ini adalah kisah nyata, demikian kata Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar. Dan setelah selesainya Prof. Dr. Zaghlul menyampaikan hadits nabi tersebut, berdiri seorang muslim warga Inggris dan memperkenalkan diri seraya berkata, "Aku Daud Musa Pitkhok, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris. Wahai tuan, bolehkah aku menambahkan?"

Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawab: "Dipersilahkan dengan senang hati."

Daud Musa Pitkhok berkata, "Aku pernah meneliti agama-agama (sebelum menjadi muslim), maka salah seorang mahasiswa muslim menunjukiku sebuah terjemah makna-makna Al-Qur'an yang mulia. Maka, aku pun berterima kasih kepadanya dan aku membawa terjemah itu pulang ke rumah. Dan ketika aku membuka-buka terjemahan Al-Qur'an itu di rumah, maka surat yang pertama aku buka ternyata Al-Qamar. Dan aku pun membacanya: "Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah......."

Maka aku pun bergumam: Apakah kalimat ini masuk akal?? Apakah mungkin bulan bisa terbelah kemudian bersatu kembali?? Andai benar, kekuatan macam apa yang bisa melakukan hal itu? Maka, aku pun menghentikan dari membaca ayat-ayat selanjutnya dan aku menyibukkan diri dengan urusan kehidupan sehari-hari. Akan tetapi Allah Yang Maha Tahu tentang tingkat keikhlasam hamba-Nya dalam pencarian kebenaran.

Maka aku pun suatu hari duduk di depan televisi Inggris. Saat itu ada sebuah diskusi diantara presenter seorang Inggris dan 3 orang pakar ruang angkasa AS. Ketiga pakar antariksa tersebut pun menceritakan tentang dana yang begitu besar dalam rangka melakukan perjalanan ke antariksa. Dan diantara diskusi tersebut adalah tentang turunnya astronot menjejakkan kakinya di bulan, dimana perjalanan antariksa ke bulan tersebut telah menghabiskan dana tidak kurang dari 100 juta dollar.

Mendengar hal itu, presenter terperangah kaget dan berkata, "Kebodohan macam apalagi ini, dana begitu besar dibuang oleh AS hanya untuk bisa mendarat di bulan?" Mereka pun menjawab, "Tidak, ..!!! Tujuannya tidak semata menancapkan ilmu pengetahuan AS di bulan, akan tetapi kami mempelajari kandungan yang ada di dalam bulan itu sendiri, maka kami pun
telah mendapat hakikat tentang bulan itu, yang jika kita berikan dana lebih dari 100 juta dollar untuk kesenangan manusia, maka kami tidak akan memberikan dana itu kepada siapapun.

Maka presenter itu pun bertanya, "Hakikat apa yang kalian telah capai sehingga demikian mahal taruhannya?" Mereka menjawab, "Ternyata bulan pernah mengalami pembelahan di suatu hari dahulu kala, kemudian menyatu kembali!!!

Presenter pun bertanya, "Bagaimana kalian bisa yakin akan hal itu?"

Mereka menjawab, "Kami mendapati secara pasti dari batuan-batuan yang terpisah terpotong di permukaan bulan sampai di dalam (perut) bulan. Maka kami pun meminta para pakar geologi untuk menelitinya, dan mereka mengatakan, "Hal ini tidak mungkin telah terjadi kecuali jika memang bulan pernah terbelah lalu bersatu kembali".

Mendengar paparan itu, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris mengatakan, "Maka aku pun turun dari kursi dan berkata, "Mukjizat (kehebatan) benar-benar telah terjadi pada diri Muhammad sallallahu alaihi wassallam 1400-an tahun yang lalu. Allah benar-benar telah mengolok-olok AS untuk mengeluarkan dana yang begitu besar, 100 juta dollar lebih, hanya untuk menetapkan akan kebenaran muslimin !!!!

Maka, agama Islam ini tidak mungkin salah ... (aku pun bergumam), "Maka, aku pun membuka kembali Mushhaf Al-Qur'an dan aku baca surat Al-Qamar, dan ... saat itu adalah awal aku menerima dan masuk Islam.

Diterjemahkan oleh: Abu Muhammad ibn Shadiq

Jabal Magnet, Misteri Gunung Magnet di Madinah

FENOMENA alam tak kunjung habis di Madinah dan Mekah. Kini, Jabal (Gunung) Magnet menjadi fenomenal dan banyak dibicarakan jemaah umrah.Kelebihannya, mampu mendorong kendaraan dengan kecepatan 120 km per jam dengan posisi persneling netral.

Namanya memang tak setenar dengan tempat bersejarah lainnya yang ada di kota suci Medinah dan Mekah, seperti Jabal Uhud, Baqi’ Jabal Rahmah, dan lainnya. Tapi, belakangan ini, Jabal Magnet mengundang jemaah Arab maupun umrah untuk datang merasakan kelebihannya.

Wartawan Fajar mencoba menelusuri gunung ini dengan merental taksi. Tarif untuk ke tempat ini tergantung dari nego dengan sopir. Biasanya 100 hingga 400 riyal. Lokasinya memang cukup lumayan dari Kota Medinah, sekitar 40 km menuju arah Kota Tabuk. Jabal Magnet berada di luar daerah haram, sehingga bebas dikunjungi warga nonmuslim.

Jika dilihat secara kasat mata, sebetulnya tidak jauh beda dengan daerah lainnya, yakni berupa bukit-bukit batu gersang seperti yang banyak mengelilingi Kota Medinah. Hanya ketika kendaraan sampai di jalan raya di antara perbukitan tersebut, baru akan merasakan ada suatu keanehan.

-

Persneling Netral, Mobil ‘Didorong’ Menjauhi Jabal Magnet

Sebab jalan sepanjang sekitar 4 km di kawasan perbukitan ini diyakini memiliki daya dorong. Mobil akan berjalan dengan kecepatan tinggi menjauhi Jabal Magnet, meskipun persneling mobil dalam posisi netral.

Hal itu dirasakan penulis bersama dua jemaah lainnya, Nursan dan Rusli Rasyid. Saat taksi yang kami tumpangi menuju arah selatan, Jawahir, 42, sopir taksi asal Kerawang, Jawa Barat ini mengaku kendaraan menjadi sangat berat meskipun medan jalan tidak begitu menanjak.

Makin lama bahkan ia terpaksa memindahkan persneling mobil ke posisi satu, karena kesulitan bergerak hingga kecepatannya hanya 15 hingga 20 km per jam. Padahal, dengan kondisi jalan yang tidak terlalu menanjak, seharusnya dengan persneling dua, taksi masih kuat.

Dengan laju yang berat itu, Jawahir yakin ada pengaruh magnet yang menahan gerakan mobil. Sebaliknya, ketika mobil berbalik arah menuju Medinah, sopir yang sudah enam tahun tinggal di kota ini mengaku taksinya melaju dengan kecepatan tinggi, meskipun persneling dalam posisi netral. Kian lama kecepatan kendaraan makin tinggi. Bahkan, baru sekitar 3 km, kecepatan taksi ini sudah menunjukkan angka 120 km per jam.

-

Bisa Mencapai 120 Km per Jam

Karena penasaran, penulis maupun Nursan, jemaah dari Maros itu bergantian menyetir kendaraan tersebut. “Ternyata benar, ini suatu keajaiban. Masa dalam posisi netral, kecepatan mobil bisa sampai 120 km per jam. Ini pasti ada daya dorong dari gunung tersebut,” tunjuk Nursan ke arah gunung di sekitar jalan tersebut.

Rusli Rasyid juga tak mau ketinggalan. Mantan pembalap drag race di Makassar ini, mengaku banyak tahu tentang kecepatan kendaraan. Saat mobil tersebut disetir ke arah Kota Tabuk, yaitu arah ke Jabal Magnt, dia hanya mampu menginjak gas sampai kecepatan 50 km per jam. “Ini saya injak sudah full, bunyi lagi di bagian bawah.

Berarti kita tidak bisa paksa,” ujarnya. Saat persneling dikembalikan ke posisi netral, perlahan-lahan mobil tersebut berhenti. Sebaliknya, saat Rusli mencoba ke arah Medinah dengan posisi persneling netral, jarum kilometer mobil malah memutar sampai ke titik 120 km per jam.

Memang medan jalan menuju Kota Medinah agak menurun, namun dengan kondisi demikian tidak wajar akselerasi mobil begitu cepat. Bahkan, sebetulnya laju kendaraan bisa lebih tinggi lagi, tapi Nursan maupun Rusli tidak berani lalu mengeremnya karena tidak mampu mengendalikannya.

-

Batas Area Jabal Magnet

Tidak ada batasan yang jelas, mulai dari mana jalan yang memiliki daya magnet itu. Tapi jika dirasakan, pengaruh magnet itu mulai bila kendaraan melaju dari bendungan air yang letaknya tak jauh dari putaran hingga bukit menjelang belokan ke Medinah. Setelah sekitar melaju lima km, kecepatan mobil mulai berkurang sedikit demi sedikit, padahal jalan masih menurun. Akhirnya, mobil memiliki kecepatan lambat saat berada di depan bendungan air.

Hal yang sama dirasakan ketika Koordinator Kopertis Wilayah IX Prof Aminuddin Salle yang juga menyambangi tempat ini. Ia mengaku membayar taksi sampai 400 riyal hanya karena penasaran ingin mengetahui tempat yang unik itu. “Saya hanya pernah dengar, makanya kesempatan ini saya manfaatkan untuk merasakan daya dorong dari gunung magnet itu. Ternyata betul. Subhanallah,” ujar Aminuddin Salle.

Belum diketahui secara jelas apa hubungan antara magnet dengan laju kendaraan. Sampai saat ini juga belum ada penelitian tentang daya dorong magnet itu oleh dari ahli. “Tidak ada penelitian. Ini juga sekadar informasi dari mulut ke mulut hingga banyak orang yang tertarik main ke sini,” cerita Jawahir.

Namun, dari sejumlah informasi yang berkembang di Medinah, menyebutkan, dulunya Jabal Magnet ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang Arab Baduy. Saat itu si Arab ini menghentikan mobilnya karena ingin buang air kecil. Namun karena sudah kebelet, ia mematikan mesin mobil, tapi tidak memasang rem tangan.

Ketika sedang enak-enaknya pipis, ia kaget bukan kepalang, mobilnya berjalan sendiri dan makin lama makin kencang. “Ia berusaha mengejar, tapi tentu saja tidak berhasil. Dan menurut kisahnya, mobilnya tersebut baru berhenti setelah melenceng ke tumpukan pasir di samping jalan,” ungkap Jawahir.

-

Obyek Wisata Baru

Sejak itu, cerita tersebut menyebar ke berbagai pelosok dan ramai dikunjungi warga, baik dari Arab sendiri maupun dari negara lain. Bahkan menurut ceritanya, sebagian warga ada yang melakukan berbagai ritual agama di sana. Namun, karena di lokasi ini bukan merupakan tempat untuk melakukan ritual, pemerintah Arab Saudi melarangnya dan menjadikan kawasan ini sebagai objek wisata semata.

Untuk itu, pemerintah Arab Saudi sudah membangun jalan raya yang begitu lebar agar pengunjung bisa merasakan dorongan magnet ketika melaju dengan kendaraannya. Di bagian ujung dibuat jalan melingkar untuk putaran ketika pengaruh medan magnet sudah lemah.

Selain itu, di kedua sisi jalan sudah dibangun tenda-tenda untuk pengunjung dan sudah ditanam pohon-pohon agar kelihatan lebih hijau. Bahkan, di sebuah dataran yang berpasir, terdapat arena bermain mobil-mobilan untuk anak-anak. Kawasan ini juga sudah dilengkapi dengan sejumlah toilet untuk umum.

Jalan dari Kota Madinah menuju kawasan ini juga sudah lebar dan mulus, sehingga untuk sampai ke lokasi tidak sampai 45 menit dengan mobil kecil atau bus. Pemandangan di kedua sisi jalan menuju kawasan ini juga cukup indah dan menakjubkan. Sebelah kanan dan kiri jalan dikelilingi oleh gunung berbatu. Terdapat juga areal peternakan domba, unta, serta kebun kurma yang membuat gurun menjadi agak menghijau.

Kini Jabal Magnet sudah menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung untuk melihat dan merasakan adanya fenomena alam yang masih misterius. Bahkan, orang-orang dari negara asing saat berkunjung ke Medinah jarang yang melewatkan peristiwa langka ini.

-

Sumber : Juandry

Pembangunan Mekah,Arab Saudi dan Zionis Internasional

Yang penting posting…

Ada hal yang menarik yang belum saya ketahui mengenai Pembangunan besar-besaran Kota Mekah.Cetak biru kota Mekah nantinya akan sama dengan kota Vatikan..
Kaget juga sih setelah tau hal ini,saya tidak menyangka pembangunan Kota suci umat islam ini bakal seperti itu..
Berikut ada soal tanya jawab mengenai arab dan kiamat di rubrik konsultasi eramuslim.com

Assalamualaikum wr wb

pak, saya bru saja membaca artikel di era muslim tentang pembangunan di arab saudi. saya jadi teringat sebuah dalil naqly (al-qur’an atau al-hadist saya lupa,maklum awam), yang menyatakan bahwa salah satu tanda kiamat adl diangkatnya ka’bah oleh Allah. yg ingin saya tanyakan, mksd dalil tsb scr konotasi/denotasi? krn mgkin saja ka’bah seakan2 diangkat krn tlah diabaikan. trima kasih atas jwbanny, maklum pak sy tdk bsa bhs arab. jd tdk brani membuat tafsir sendiri

wassalamualaikum wr wb

Yondha
Jawaban

Wa’alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh,

Saudara Yondha yang dirahmati Allah SWT, seiring perkembangan zaman, kemajuan teknik dan industri, maka demikian pula dengan kebathilan. Seperti kalimat bijak, “Kian tinggi ilmu seseorang, maka kian tinggi pula kelicikan iblis yang menggodanya.” Jadi, kalau zaman dulu itu para pembela kebathilan melakukan hal tersebut secara terang-terangan, maka sekarang ini, para pembela kebathilan jauh lebih cerdas dan pintar, banyak dari mereka yang malah bersembunyi di balik “al-haq”, di balik klaim-klaim moral, etika, maupun agama, bahkan mereka tidak canggung untuk menjual ayat-ayat Allah SWT demi memuaskan hawa nafsunya sendiri. Ini terjadi di mana-mana, termasuk di Saudi Arabia yang setelah berontak terhadap kekhaliahan Turki Utsmaniyah menjelma menjadi satu “negara” yang menganut sistem monarki-absolut, yang bertentangan dengan sunnah Rasulullah SAW untuk lebih mengedepankan sistem syuro.

Ketika di zaman Rasulullah SAW mendakwahkan Islam, beliau mendapat tentangan yang sangat keras dari kaum musyrikin Quraisy, yang notabene merasa terancam kekuasaannya oleh agama baru yang dibawa Muhammad SAW yang menyatakan tidak ada ilah melainkan ALLAH SWT. Jadi, tuhan-tuhan kecil yang mengejawantah dalam diri para tokoh Quraisy akan tergusur. Umat Islam adalah umat yang hanya mempunyai satu tuhan, yakni ALLAH SWT, dan satu panutan yakni Muhammad SAW. Sedangkan kepada orang-orang yang memiliki ilmu agama, apakah itu disebut Ustadz atau apa pun, sepanjang dia berada di jalan al-Qur’an maka ikutilah, namun jika mereka itu sudah melenceng atau mengkhianati Qur’an, maka tinggalkanlah.

Di zaman Rasulullah SAW, kaum musyrikin Quraisy terang-terangan menentang dan membela kebathilan. Seiring dengan kemajuan zaman, maka sekarang ini, para pewaris kaum musyrikin Quraisy jauh lebih pintar, lebih lihai, dan lebih licik tentunya. Mereka tidak lagi merasa perlu terang-terangan menghancurkan Islam, dan jika perlu menghancurkan Islam dari dalam. Mereka mengaku sebagai pelayan umat, namun dalam kenyataannya lebih mengutamakan melayani Amerika Serkat dan jaringan Zionis Dunia.

Atikel yang dimuat eramuslim berjudul “Potret Arab Saudi di Masa Datang” merupakan bukti jika secara terencana, para penguasa Arab Saudi memang ingin menghancurkan satu demi satu warisan Islam peninggalan Rasulullah SAW dan para sahabat, bahkan menggali kembali peninggalan-peninggalan zaman pra Islam yang dibangga-banggakan oleh kaum musyrikin Quraiys. Ini merupakan fakta.

Kita bisa lihat cetak biru Kota Makkah di masa depan yang dari atas akan menyerupai simbol Dewa Matahari, satu bentuk lapangan tepat dilangsungkannya ritual pemujaan Dewa Matahari Romawi kuno (coba bandingkan cetak biru Mekah dengan lapangan Santo Petrus di Vatikan, mirip bukan? Bukan rahasia lagi jika Gereja mewarisi ritual penyembahan Dewa Matahari, yang bisa dilihat di ujung tongkat kepausan dan juga Hari Kebaktian yang mengambil hari Sun-Day, Hari Matahari. Di masa depan Mekkah akan dijadikan sama seperti Vatikan). Namun Mekkah lebih parah, jika Obelisk di Lapangan Santo Petrus ada delapan jalur, maka Kabah di Mekkah akan dikelilingi enam jalur jalan. Enam titik jalur ini jika dihubungkan secara “lompat satu” akan membentuk simbol Hexagram atau Bintang David. Alangkah ironisnya nanti jika simbol Bintang David akan juga tercetak di Mekkah! Namun inilah perilaku para penguasa Saudi sekarang.

Kita juga harus ingat, Kerajaan Saudi Arabia itu berdiri, berontak dan lepas dari Kekhalifahan Turki Utsmaniyah, atas dukungan jaringan Zonis Internasional. Salah seorang perwira Yahudi Inggris, Letnan Terrence Edward Lawrence, disusupkan dan mengendalikan pasukan Saudi ini. Setelah menjadi kerajaan, 75.000 pasukan Saudi Arabia—Saudi Arabian National Guard (SANG)—dibentuk dan mendapat pelatihan dari Vinnel Corporation, salah satu Privat Military Agency (PMA) AS dengan nilai kontrak yang sangat besar. Tentu saja, CIA dan MOSSAD berada di belakang PMA ini.

Di Mekkah pula, para penguasa Saudi mempersilakan perusahaan-perusahaan donatur Zionis seperti Starbucks dan McD buka gerai dan banyak menarik pelanggan. Bahkan Al-Walid, salah seorang kerabat istana Saudi, menguasai banyak perusahaan yang banyak di antaranya menjadi donatur ZionisIsrael. Namun ketika Muslim Gaza dibantai Israel, Saudi (dan juga Mesir) bersikap adem-ayem, bahkan merestui pembantaian ini karena mereka lebih bersahabat dengan pelayan Zionis bernama Mahmud Abbas, ketimbang dengan HAMAS.

Sebab itu, empatbelas abad silam, Rasulullah SAW telah memberikan gambaran tentang hari akhir, di mana setelah kedatangan Imam Mahdi yang juga bernama Muhammad, pasukan Imam Mahdi akan menyerang dan membebaskan Jazirah Arab terlebih dahulu—termasuk membebaskan Saudi Arabia—dari penguasa-penguasa Arab yang lalim dan bahlul, sebelum mengancurkan kaum Syiah dan Yahudi.

Sedangkan mengenai penghalalan Ka’bah, itu terjadi di saat umur kaum Muslimin sudah habis. Penghalalan Ka’bah akan tiba di saat seluruh kaum Muslimin sudah meninggal dunia dengan tenang terkena angin yang bertiup lembut dari arah Yaman. Jadi, umat Islam tidak akan mengalami kiamat yang menakutkan. Kiamat besar hanya akan menimpa orang-orang jahat dan kaum kufar.

Semua gambaran tentang hari akhir ini bisa kita baca di dalam banyak buku dan literatur yang berisi hadits-hadits shohih, yang sudah banyak dijual secara umum di berbagai toko buku. Wallahu’alam bishawab.

Wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Mega Proyek Pembangunan Mekkah, sebuah tanda-tanda akhir zaman

Tanda-Tanda kiamat


Semua kubur Ahlul Bayt Rasulullah saww dihancurkan dimulai tahun 1925 rataaaaaaaaaaaaaaaaa dan dibangun toko toko diatasnya mengelilingi masjid.......... hilang Fatimah az Zahra, hilang bunda Khadidjah.......... sekarang masjid yang sudah dibangun di sekeliling makam para Imam pun dihabisi oleh Amerika di Samara...................... Iraq............... wahai Allah, tidakkah Engkau perhatikan hati kami tersayat sayat..............ampunilah mereka ya Allah, dan peganglah kami hanya dalam tali ImanMu agar kami tidak bersekutu dengan syaithan dan kejahatan

14 Abad yang silam, Nabi Muhammad SAW telah mengungkapkan kejadian yang akan datang dalam hadis yang diriwayatkannya.

Salah satu diantara tanda-tanda Akhir zaman adalah perjalanan ibadah haji dilakukan untuk bertamasya, bisnis, riya ( pamer ) atau mengemis.

Akan tiba suatu masa di mana orang-orang kaya akan pergi haji untuk bertamasya, orang yang berpunya untuk kepentingan bisnis, orang bijak untuk pamer dan orang miskin untuk mengemis.


( Diriwayatkan oleh Anas r.a. )
Tidak ada [hari] pengadilan hingga gedung-gedung yang sangat tinggi dibangun.
As-sa'ah (Hari Kiamat) tidak akan tiba - hingga manusia berlomba-lomba membuat bangunan yang tinggi ( H.R. Bukhari )

Kita lihat kenyataannya berikut ini......









Pembangunan di area masjidil haram

(Embedded image moved to file: pic10322.jpg)













(Embedded image moved to file: pic18651.jpg)
Gedungnya lebih tinggi dari menara masjid, Semua gedung sedang berlomba-lomba meninggikan bangunannya















(Embedded image moved to file: pic10021.jpg)
Mau kemana lagi ya ?
















(Embedded image moved to file: pic05699.jpg)
Wah.....ibadah hajinya gimana nih pak haji dan bu haji, semoga tidak terganggu pemandangan di luar........














(Embedded image moved to file: pic03557.jpg)
Bisa shopping segala, kalo punya banyak duit bisa nginep di hotel berbintang, berapa ya tarifnya...........










(Embedded image moved to file: pic28476.jpg)
Dari padang pasir menjadi kota impian....Ka’bah sebelah mana ya ?















(Embedded image moved to file: pic27892.jpg)
Ini mau foto mekkah atau gedungnya ya.......?
















(Embedded image moved to file: pic24389.jpg)
Oo gedungnya, gede & tinggi banget, di kampung gak ada gedung segede ini.















(Embedded image moved to file: pic05075.jpg)
Semoga yang beribadah haji tidak terganggu dengan gemerlap malam kota Mekkah.




(Embedded image moved to file: pic02600.jpg)
Anak cucu kita sanggup gak datang ke sini kelak......jual sawah berapa hektar ya datang ke sana ????!!!!!.......














(Embedded image moved to file: pic02510.jpg)
Jalanannya udah kayak sirkuit balap........mana untanya ya














(Embedded image moved to file: pic21003.jpg)
Mekkah jadi pemandangan menarik bagi wisatawan. Semoga jamaahnya tidak sepi.
..........Astagfirullah !
















(Embedded image moved to file: pic26869.jpg)
Gemerlap kota mekkah di malam hari. Ini bukan Las Vegas lho......!
















(Embedded image moved to file: pic13401.jpg)
Tampak dari google earth















(Embedded image moved to file: pic09789.jpg)
Masjidil haram dan kabah, tempat yang diimpikan umat muslim diseluruh dunia untuk menunaikan rukun Islam ke - 5













(Embedded image moved to file: pic15255.jpg)
Tahap demi tahap. Kalo mau ibadah haji tinggal pilih mau tinggal di hotel mana. Ritz Hotel?,Sheraton?,Regent? Four Season?
Rupiah masih laku gak ya di sana.....??
















(Embedded image moved to file: pic16423.jpg)
Pulang dari Mekkah serasa pulang dari LA, Paris.....Las Vegas......, mana lagi ya....... Ya Allah, Ampunilah kami, penduduk akhir zaman ini atas dosa-dosa yang kami perbuat hingga kami melupakan-Mu.
Katakanlah: "Segala puji bagi Allah, Dia akan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda kebesaran-Nya, maka kamu akan mengetahuinya..."(Q.S. an-Naml:93)

Foto-Foto Haji Zaman Dulu

Airport Jeddah th 1960

Perbatasan Kota Makkah th 1960

Wukuf di Padang Arafat th 1960

Pemandangan Wukuf di Padang Arafat tg 1960

Melempar Batu (Jumrah Aqobah) th 1960

Bercukur Setelah Melempar th 1960

Toaf th 1960

Sholat berjamaah di Muka Haram th 1960

Pemandangan Ka’bah th 1960

Sholat Jamaah di Halaman Luar Ka’bah th 1960

Kisah Inspirasi | Kesombongan Diri

Budi, seorang anak laki-laki SD kelas 3 baru saja memenangkan sebuah medali sebagai pembaca terbaik di kelas. Terbuai oleh kesombongan, ia menyombongkan diri dihadapan pembantu di rumah, “Bibi, coba lihat, jika mau Bibi dapat membaca sebaik saya.” Pembantu itu mengambil buku, memandangnya, dan akhirnya berkata dengan terbata-bata, “Nak Budi, saya tidak bisa membaca.”

Sombong seperti burung merak, anak kecil itu lari ke ruangan keluarga dan berteriak kepada ayahnya, “Yah, Bibi tidak bisa membaca, sedangkan saya meski baru berumur 8 tahun, saya sudah dapat medali untuk kehebatan membaca. Saya ingin tahu bagaimana sih perasaannya, memandang buku tapi tidak bisa membaca.”

Tanpa berkata sepatah pun, ayahnya berjalan menuju rak buku, mengambil satu buku, dan memberinya ke Budi dan berkata, “Bibi merasa seperti ini.” Buku itu ditulis dalam bahasa Jerman dan Budi tidak bisa membaca satu kata pun.

Anak laki-laki itu tidak akan pernah melupakan pelajaran itu sekejap pun. Bila perasaan sombong datang, dia dengan tenang akan mengingatkan dirinya, “Ingat, kamu tidak bisa membaca dalam bahasa Jerman.”

www.janganbunuhdiri.net

janganbunuhdiri
Jika anda butuh bantuan mendesak,
silahkan hubungi


021 9696 9293

atau

janganbunuhdiri@yahoo.com

Hampir semua orang dalam hidupnya pernah memiliki pikiran "lebih baik saya mati saja", "kalau saya mati, saya tidak usah menghadapi segala persoalan rumit ini", "mati tampaknya lebih menyenangkan", "kalau saya mati, saya akan lepas dari penderitaan ini" dan sebagainya.

Pikiran atau perasaan yang demikian biasanya timbul ketika seseorang merasa tidak sanggup lagi menanggung beban hidupnya. Ketika seseorang merasa tidak memiliki daya untuk mengatasi permasalahan yang dihadapinya dan merasa tidak ada orang lain yang mau memperhatikan dan membantunya keluar dari permasalahan tersebut.

Dan seperti dikatakan di atas, hampir semua orang pernah merasakannya dan berpikir "mati" adalah sesuatu yang lebih baik.
Anda tidak sendiri.

Fenomena bunuh diri memang menarik. Ada berbagai latar belakang penyebab dan pencetusnya. Seringkali hal ini membingungkan keluarga, kerabat, teman-teman dan lingkungan sekitar.



Silahkan KLIK tombol yang sesuai :






Situs ini masih dalam tahap pengembangan.
Mohon maaf jika masih banyak kekurangan.

“Memahami Hakikat Kematian”

Kematian itu pasti adanya. Ia ibarat “pintu”, setiap orang pasti akan memasukinya. Ia juga laksana “gelas”, setiap yang bernyawa pasti akan ‘mencicipinya’. Hakikat ini telah dinyatakan di dalam Kitabullah, “Tiap-tiap jiwa (yang bernyawa) akan merasakan kematian.” (Qs. Ali ‘Imrân [3]: 185).

Ya, kematian itu pasti datang. Ia bak pencuri: datang tanpa kaki dan mengambil nyawa manusia tanpa tangan. Dan, ia datang tidak pernah ‘ketuk pintu’ dan mengucapkan salam. Dia datang tiba-tiba. Namun, dia pasti datang.

Imam ‘Ali karramallâhu wajhah pernah bertutur tentang hakikat kematian ini. “Jika hari kematianku telah tiba, bagaimana aku bisa lari dari kematian itu, hari dimana telah ditakdirkan untuk tidak bisa atau bisa. Hari yang ditakdirkan itu tidak aku takuti, karena yang telah ditakdirkan mati, tidaklah selamat dari kepastiannya.” Itulah kematian.

Tidak Ada Tempat Lari…

Tidak seorangpun mampu melarikan diri dari kematian. Bahkan, kematian itu yang akan menemui kita, kapan dan dimanapun. “Katakanlah (wahai Muhammad) bahwa kematian yang kalian lari daripadanya, dia akan menemui kalian…” (Qs. Al-Jumu‘ah [62]: 8). Kita pun tidak dapat bersembunyi darinya: “Di mana saja kalian berada, kematian itu akan mendapatkan kalian, kendatipun kalian bersembunyi di balik benteng yang sangat tinggi lagi kukuh…” (Qs. Al-Nisâ’ [4]: 78).

Pesan ‘Ali ibn Abi Thalib…

Kematian bukan untuk ditakuti. Karena takut atau tidak takut, kematian akan datang. Yang penting adalah persiapan untuk menghadapi waktu datangnya kematian. Maka, ada dua hal penting berkenaan dengan kematian ini: [1] Banyak mengingatnya. Jangan lalai dalam hal ini. Kematian harus memiliki file spesial dalam qalbu kita. “Perbanyklah mengingat kematian, sebab seorang hamba yang banyak mengingatnya, maka Allah akan menghidupkan hatinya dan akan menghilangkan baginya rasa sakit kematian itu.” (HR. Al-Dailami); dan [2] Bersiap-siap dalam menyambutnya. Kita harus mempersiapkan amal sebanyak-banyak untuk kematian. Al-Ashbu’ al-Hanzhali menceritakan bahwa menjelang kematiannya, Imam ‘Ali bersenandung lewat bait syair:

bersiaplah menghadapi kematian,

karena kematian niscaya menjumpaimu,

janganlah engkau takut akan kematian

saat ita telah berada di lembahmu

(Medan, Selasa: 20 Nopember 2007)

([http://alqassam.wordpress.com / http://qosim-deedat.blogspot.com])

Menguak Misteri Kota Tua Jakarta di Malam Hari

Jakarta, 07 November 2009, Sore hari menjelang senja, ketika langit mulai memerah dan mentari mulai tenggelam, kami 7 orang (Asep Kambali, Meita Fadilah, Merry Chen, Mhita Novalina Dharma, Novi Kusumawati, Prabowo dan Tita Sholihat) yang tergabung dalam Komunitas Historia Indonesia akan menyusuri jejak2 kolinialisme untuk mengungkap dimana sebenarnya harta karun VOC itu berada. Sebenarnya, rencananya kami berdelapan, tapi kawan kami Bonni tersesat dalam perjalanan menuju pusat pemerintahan Batavia ini. Apakah ada hubungannya dengan Misteri Angka 7 ? tanggal 7, 7 orang dan tepat jam 7 malam kami memulai perjalanan. Allah Sendiri menciptakan 7 hari dalam seminggu. Langit sebagai atap kita terdiri dari 7 tingkat. Tanah yang kita pijak ada 7 lapis. Tubuh kita terbagi menjadi tujuh bagian. Dan berbagai jumlah tujuh yang lain. Apa makna dibalik angka tujuh itu? Disini kita tidak akan membahasnya, biar menjadi misteri.
Sebelumnya kami menentukan UPT Kota Tua Jakarta sebagai titik pertemuan kami, tidak susah menemukannya,. Lokasi UPT berada disisi kanan Museum Sejarah Jakarta (MSJ) jika kita menghadap utara, dekat dengan Museum Seni Rupa dan Keramik. Kami yang saling mengenal lewat dunia maya (Facebook) terlebih dahulu menerima arahan dari Sejarahwan sekaligus Ketua KHI, Asep Kambali (Udjo). Sangat penting melakukan briefing sebelum melakukan penjelajahan, agar perjalanan nanti berjalan lancar, karena tempat2 yang akan kita kunjungi bukan tempat yang biasa dimasuki, tapi tempat yang penuh keajaiban, keindahan dan ketgegangan. Jam 7 malam, ketika bulan mulai menampakan wajahnya kita memulai penjelajahan untuk menguak harta karun VOC yang terpendam.

1. Lonceng Stadius
Siapa yang menyangka ada harta karun yang begitu indah di MSJ, harta karun yang dimaksud bukan “pedang keadilan” yang terletak dilantai dua gedung, bukan juga uang logam zaman VOC, lukisan2 karya Raden Saleh atau potret Gebernur Jenderal VOC. Ayo kawan2 kita coba cari tahu dengan memasuki halaman belakang MSJ.

Di halaman belakang ini kita akan menemukan sebuah meriam peninggalan kolonial yang begitu perkasa, Si Jagur namanya. Jika anda perempuan, jangan sekali2 mencoba menunggangi meriam jagur karena puluhan tahun dia berhasil menghamili ratusan, bahkan mungkin ribuan perempuan di negeri ini. Tentu saja tanpa pernah diminta pertanggung jawabannya. Terbuat dari coran besi, berat sekitar 3.5 ton, panjang larasnya 3085 m dengan diameter sekitar 25 cm. Pada salah satu sisinya, terdapat tulisan dalam bahasa latin yang berbunyi Ex me Ipsa renata sum, yang artinya dari saya sendiri aku dilahirkan kembali. Meriam memang ini diperkirakan berasal dari 16 meriam kecil yang dilebur menjadi satu.

Selain punya pasangan tempur bernama Ki Amuk (Museum Banten), Si jagur juga mempunyai pasangan (tidur) di solo yang dijuluki Nyai Setama. Konon, jika kedua meriam ini disandingkan, ceritanya bakal seru. Meriam kepunyaan portugis yang direbut Belanda di selat malaka 1641 pernah berada di Banten, di dekat jembatan kota intan, Museum Gajah, di halaman muka MSJ dan akhirnya berada di halaman belakang MSJ. Ciri khas dari meriam ini, bagian pangkalnya berbentuk kepalan tangang kanan dengan posisi jempol diapit jari telunjuk dan jari tengah. Bentuk seperti ini oleh banyak orang diidentikan sebagai simbol senggama atau lambang kesuburan.

Dihadapan meriam ini kami menemukan sosok salah satu dewa mitologi Yunani, Sosok itu adalah Patung Dewa Hermes, anak Zeus dan Maia yang merupakan dewa keberuntungan, dewa pelindung bagi kaum pedagang, dan juga dewa pengirim berita. Patung ini merupakan pemberian keluarga Ernst Stolz sebagai tanda terimakasih kepada pemerintah Batavia atas kesempatan yang diperolehnya untuk berdagang di Hindia Belanda. Sebelum di pindahkan ke taman belakang MSJ, patung ini ditempatkan di perempatan Harmoni. Ciri fisiknya adalah tubuh yang mungil yang selalu mengenakan topi bersayap dan juga sandal bersayap. Ia sangat cepat dalam berkata-kata dan juga berlari. Hermes menjabat sebagai pembawa pesan Zeus dan pemandu bagi roh yang menuju neraka. Hermes memiliki tongkat yang disebut Caduceus.

Di belakang Patung Hermes, kami menemukan penjara bawah tanah yang begitu gelap dan mencekam. Dengan cahaya yang dipancarkan dari telepon genggam, kami coba membaca sudut demi sudut dibalik jeruji. Pikiran kami melayang ke abad 18, masa dimana terjadi eksekusi Pieter Eberferld, seorang kaya raya dan sangat berpengaruh di Batavia, beserta para pengikutnya dituduh melakukan makar terhadap pemerintah pada malam 1 Januari 1972 saat pesta menyambut tahun baru. Pieter dan Raden Kartadirja beserta 17 orang pengikutnya diputuskan untuk diesksekusi dengan cara disalib. Lalu untuk mengenang peristiwa ini dibuat prasasti yang kini terdapat disisi kanan halaman belakang MSJ. Penjara bawa tanah ini memang menyimpan kenangan pahit, dipenjara ini Pangeran Diponogoro, Tjut Nyak Dien, Untung Suropati merasakan pengapnya ruangan yang begitu sempit,tanpa ventilasi, panas dan lembab. Tingginya hanya satu setengah meter sehingga mengharuskan orang membungkuk bila memasukinya. Di dalamnya terdapat ratusan besi sebesar bola, berikut rantai-rantai untuk dipasangkan di kaki para napi..

Tak mau berlama-lama kami segera keluar dari tempat ini mencari sisa2 oksigen di tengah2 halaman belakang MSJ. Mata kami terbelalak ketika menatap Atap gedung bekas pengadilan Batavia ini. Sebuah benda dengan cahaya keemasan menyilaukan mata mempesona kami. Lonceng Stadius, yah itulah sosok Harta Karun VOC yang kami cari-cari, akhirnya kami menemukannya. Dengan taburan bintang di langit, lonceng itu begitu indah dan menawan. Hanya dari halaman belakang, keelokannya memancar, di muka halaman MSJ kita tidak akan bisa menyaksikannya. Maaf saya tidak bisa berscerita banyak tentang keberadaan lonceng ini.

Waktu menyadarkan kami untuk meneruskan perjalanan. Kami keluar dari bekas bangunan balaikota (Stadius) Batavia ini. Dari Taman Fatahilah, di alun-alun yang dulunya terpancang tiang gantungan, kami kembali menatap Lonceng Stadius. Sesekali pikirian kami merasa sedang berada dikelilingan masyarakat yang menyaksikan terjadinya ekseskusi para terhukum dengan pisau guiletine, atau dipancung dengan pedang. Terlihat raut wajah sedih Sarah Specx, putri tak sah Jacques Specx, anggota Dewan Hindia yang menatap wajah kekasihnya dihukum pancung oleh JP Coen. Sungguh kisah cinta yang tragis.

2. Gedung Cipta Niaga
Langkah2 kecil kami kemudian membawa badan kami kearah timur laut, melewati museum Wayang (Gereja lama Belanda) dan Batavia Café. Tiap sudut bangunan tua yang kami lewati begitu eksotik, yang harus kami tangkap sketsanya melalui lensa kamera. Akhirnya kami tiba di sebuah pintu masuk bangunan tua, didepan bangunan ini tanaman merambati dinding merah yang beberapa bagian terkelupas, hingga nampak batangan batu bata yang memerah. Akhirnya kami memasuki bangunan yang dari luar terlihat kokoh. Kebetulan pintunya tidak terkunci, jadi dengan mudah kami bisa masuk kedalam. Mata kami menerawang tiap sudut bangunan yang mulai dimakan usia. Gubrak !! Pintu masuk tiba2 tertutup rapat, mengagetkan jantung kami yang sudah berdetak kencang begitu memasuki gedung ini. Angin, kami mencoba menghibur hati kami disuasana yang begitu mencekam.

Bermodalkan Cahaya dari telepon genggam kami, kami mencoba mengelilingi bangunan tua ini, menyorot kepingan-kepingan sejarah yang masih tersisa. Gedung Cipta Niaga, inilah nama bangunan yang terletak di Jalan Pintu Besar Utara. Bangunan ini terlihat tidak terpelihra, menurut Kang Asep beberapa bangunan itu memang mau tidak mau dibiarkan seperti itu karena apabila diperbaiki maka bentuk bangunan aslinya akan berubah, hal ini dikarenakan bahan bangunan yang tidak sama antara bangunan zaman dahulu dan sekarang tapi kalau masih ada yang bisa diperbaiki tetap diperbaiki.

Kami kemudian menaiki tangga yang berada tepat di depan pintu masuk. Gelapnya ruangang membuat kami harus berhati-hati menaiki satu demi satu susunan tangga. Suasana lantai dua begitu kosong dan mencekam, Pintu-pintu jendela bergerak menutup diterpa angin malam. Tapi hembusan angina tidak sampai kepori-pori kulit kami yang mulai basah oleh keringat akibat pengapnya ruangan bangunan ini. Ciri-ciri bangunan Belanda (eropa) nampak pada setiap sudut ruangan, pilar-pilar penyangga yang tinggi dan kokoh, jendela-jendela besar disebagai ventilasi dan atap bangunan yang begitu megah. Konsentrasi kami terganggu oleh derit kemerisik daun pintu dibagian lain ruangan, entah mengapa bulu kuduk kami merinding, menipisnya oksigen membuat nafas kami sesak. Tiba-tiba sekelebat bayangan hitam keluar dari sebuah pintu ruangan. Panca Indera kami berusaha menyadarkan pikiran kami bahwa itu hanyalah sebuah halusinasi dari alam bawah sadar kami. Percaya atau tidak percaya, pengalaman empiris adalah fakta yang tidak terbantahkan bahwa kami telah melihat sosok bayangan hitam laki-laki, dan ternyata sosok itu adalah Pak Asmat, penjaga bangunan ini. Akhirnya kami bisa Sedikit bisa menarik nafas.

Kearah belakang bangunan kami menemukan sebuah anak tangga yang agak rapuh dan kotor. Beberapa kawan tidak ingin melanjutkan perjalanan menaiki anak tangga. Tapi rasa penasaran memberanikan kami menapaki anak tangga menuju lantai atas bangunan ini. Amazing !! kami mendapatkan lantai dengan langit sebagai atapnya. Pada lantai tiga ini, separuh atapnya sudah rubuh dan berserakan..Kita bisa melihat hamparan langit bertabur bintang dengan bulan sebagai pusatnya, dari tepi lantai kita bisa melihat taman fatahila yang disorot lampu taman dan beberapa bangunan tua. Yah inilah harta karun kedua yang kami temukan, Surganya para Photografer begitulah kami menyebutnya, dan terbukti tempat ini sering dijadikan lokasi syuting dan tempat pemotretan. Karena tidak ingin tertimpa atatp bangunan yang masih tersisa kami menuruni tangga dan keluar dari gedung cipta niaga. Namun oleh Pak Asmat kami diajak ke bagian depan bangunan dekat jalan yang dikelilingi teralis. Disinilah kami mengabdikan wajah kami lewat kilatan cahaya kamera.

Kemudian perjalanan kami lanjutkan menyuri kali besar timur, lalu menyebrangi Groote Kanal (Kali Besar) menuju Batavia Minang. Tenyata perut kami yang mulai kelaparan membawa kami ke restoran yang berada di Jalan Kopi ini. Logika tanpa logistic memang tidak akan jalan. Di Restoran inilah Kang Asep menceritakan sejarah berdirinya KHI (Komunitas Historia Indonesia) dan sepak terjangnya di bidang sejarah serta budaya.. (BERSAMBUNG)

NB : Mohon maaf jika ada penulisan kata dan rekam jejak sejarah yang salah

Penampakan UFO di Indonesia Yang Belum Terungkap

Kejadian-kejadian berikut ini adalah berdasarkan laporan yang masuk ke kantor dan milis URIN (UFO Researcher Indonesia), sebuah komunitas peneliti UFO di Indonesia. Kami sudah mengklarifikasi bahwa peristiwa-peristiwa penampakan UFO berikut bukanlah hoax atau tipuan, tapi merupakan kejadian nyata.

Gambar UFO

Gambar UFO

Depok, 10 Juni 2008

Penampakan UFO terlihat oleh seorang karyawan pabrik bernama Johan Suratman. Menurut pengakuannya,pada pukul 22.30 ia melihat sebuah cahaya berwarna hijau yang berkelap-kelip dan berputar-putar membentuk angka delapan di langit sebelah timur. Cahaya itu terus berputar selama kurang lebih lima belas menit, dan Johan yang terus menerus menatap cahaya itu tiba-tiba saja jatuh pingsan tak sadarkan diri. Johan yang pada saat itu baru saja pulang dari diskotik sambil mabuk bersumpah telah dihipnotis alien dan segera melaporkan kejadian ini sesaat setelah ia sadar.

Tasikmalaya, 18 Juli 2008

Pukul lima sore itu, Usman (seorang pengemudi odong-odong setempat) sedang buang air besar di sebuah jamban tanpa atap di pinggir empang. Seperti kebiasaannya, Usman seringkali melamun saat buang air besar sambil memandangi langit. Saat itulah ia melihat sebuah benda yang mengapung atau melayang-layang yang memancarkan warna kuning kecoklatan. Benda itu berbentuk lonjong seperti pisang dan diam tak bergerak selama lima menit. Usman terperangah dan melaporkan kepada kami bahwa UFO yang dilihatnya juga mengeluarkan gas racun yang menimbulkan bau busuk. Dalam keterangan lebih lanjut ia mengklarifikasi bahwa UFO yang ia lihat itu ternyata bukan berada di langit.

Garut, 3 Agustus 2008

Dede yang merupakan Ketua RT 07 bersama istrinya sedang duduk-duduk di teras rumahnya pada pukul empat sore, ketika anaknya tiba-tiba saja minta dibelikan es krim. Awalnya Dede menolak karena anaknya sedang sakit batuk, namun karena anaknya yang bernama Adit (10 tahun) terus menerus merengek, akhirnya ia menuruti permintaan tersebut. Ia pun keluar rumah hanya memakai singlet dan sarung, saat itulah saat ia akan membayar es krim, ia menyadari sesuatu yang tidak biasa, yaitu ia lupa membawa dompet. Ia pun kembali masuk ke dalam rumah untuk mengambil uang. Pada saat Dede sedang berada di dalam rumah, tukang es yang tanpa sengaja menengok ke langit menyadari sesuatu yang ganjil, yaitu bahwa sebenarnya es krim yang ingin dibeli Adit sudah kadaluwarsa. Tukang es itu pun mengatakan kepada Adit untuk membeli es krim rasa coklat saja. Saat itulah Adit melihat ke langit dan melihat sebuah benda misterius yang terbang dengan kecepatan sedang, benda itu berukuran besar, berwarna abu-abu dan seperti memiliki baling-baling. Adit pun merasa heran dan ketakutan melihat benda tak dikenal itu. Ketika ayahnya keluar dari rumah, ia pun menjelaskan kepada Adit bahwa benda itu adalah helikopter.

Medan, 10 Oktober 2008

Seorang wanita bernama Eva mengirimkan email ke milis kami dan menceritakan pengalamannya melihat UFO. Menurut kesaksiannya, UFO yang dilihatnya itu berbentuk segitiga dan melayang-layang di langit. Beberapa detik kemudian, ia melihat UFO-UFO segitiga lain yang secara misterius bermunculan dan langsung membentuk formasi di samping UFO pertama yang dilihatnya. Warna yang dipancarkan UFO-UFO itu berbeda-beda, ada yang berwarna kuning, merah muda berenda, dan ada yang hitam polos. Ia yang saat itu sedang menjemur pakaian di halaman rumahnya, mengatakan bahwa hal itu adalah pengalaman yang menakjubkan.

Jakarta Pusat, 5 November 2008

Amir Hamdalah melaporkan pada kami bahwa ia bersumpah baru saja melihat beberapa UFO berjenis piring terbang. Kejadian yang menyeramkan itu terjadi pada pukul satu dini hari, ketika Amir tiba-tiba saja terbangun dari tidurnya karena mendengar suara jeritan menakutkan dari arah rumah tetangganya. Tetangganya adalah sepasang suami istri yang bekerja sebagai dosen sekalgus peneliti ilmu alam yang menurutnya sering menunjukkan perilaku tidak wajar. Amir pun bangun dan segera keluar rumah untuk memastikan hal apa yang sebenarnya terjadi. Ketika ia sampai di depan rumah tetangganya itulah ia melihat sebuah piring terbang yang melesat dengan kecepatan tinggi, keluar dari jendela rumah tetangganya itu, diikuti dengan dua piring terbang lainnya yang saling berkejaran. Amir sampai saat ini percaya bahwa tetangganya telah diserang makhluk asing. Ia juga menambahkan, bahwa setelah piring terbang itu terbang, kemudian langsung mendarat dan terpecah menjadi banyak bagian.

Bandung, 3 Desember 2008

“Alien abduction” atau penculikan oleh makhluk asing, dialami Ferry, seorang remaja berumur 18 tahun. Ferry yang melaporkan bahwa ia baru saja mengalami ‘waktu yang hilang’ segera kami hipnotis untuk membangkitkan ingatannya yang terpendam. Ternyata malam itu, saat Ferry akan tidur, tiba-tiba saja ia didatangi oleh dua orang alien bermata besar dan bertubuh pendek. Ferry kemudian dibawa menuju sebuah pesawat yang sangat besar dan disuruh berbaring di sebuah ruangan mirip rumah sakit. Di sana, Ferry mengaku—dalam hipnotis— para alien tersebut mengoperasi wajahnya sehingga ia kehilangan ketampanannya. Setelah itu ia dipertemukan dengan seorang alien yang berubah wujud menjadi Miyabi dan memaksanya melakukan hubungan seksual. Ferry sebenarnya telah menyadari bahwa hal itu dilakukan karena mereka ingin mengambil contoh spermanya sebagai bahan penelitian, namun meski begitu ia tak mampu menolak, sebab seluruh tubuhnya dikuasai oleh medan elektromagnetik. Ketika kami menyelidiki kamar tidur Ferry untuk mencari jejak alien, kami menemukan setumpuk DVD porno di dekat kasurnya.

*Terinspirasi dari bukunya BETA UFO

Terbongkarnya Misteri Pembangunan Piramid

Para arkeologis yang telah menemukan kuburan baru di egypt mendapatkan bukti bahwa yang membangun piramid bukanlah budak.
Kuburan-kuburan yang ditemukan itu adalah kuburan ribuan orang yang membangun piramid. orang-orang itu makan daging dan bekerja dalam 3 shift.
Mereka juga diberi penghormatan jika meninggal saat bekerja maka akan dikubur dengann batu bata dibawah bayangan piramid yang keramat yang mereka kerjakan.



Dr. Zahi Hawass in the tomb of the workers who built Khufuís pyramid



Kuburan yang ditemukan berasal dari tahun 2575 BC dan 2467 BC. ditemukan disebelah piramid seorang raja dan ini membuktikan kuburan ini bukan milik seorang budak. arkeolog juga menambahkan bahwa para pekerja yang kuat itu diberi makan 23 ekor domba perharinya dan mengalami pertukaran setiap tiga bulannya. Penemuan ini juga menambah ilmu tentang status sosial dalam peradaban egypt.



pottery and bones in a recently discovered tomb Giza

Misteri bangunan tua

gdng
Membaca judul diatas, anda pasti akan berpikir apa yang akan saya tulis disini berbau-bau mistik, seram n gaib. Tidak kawan, ini bukan tentang kegaiban….ini tentang keinginan saya. saya pernah ditanya Teman apa keinginan dan cita-cita saya. Aneka macam keinginan dan harapan yang saya ajukan. Dimulai dari waktu kecil, waktu kecil saya pingin banget punya televisi. Saya tidak tau kenapa menginginkannya, hanya saja, saya ingin setiap hari nonton Doraemon dan Sailormoon tanpa pergi dari rumah. Lantas, waktu agak gede dikit, saya pingin banget juga punya sepeda mini. Lalu saat duduk di SMA, saya lagi-lagi pingin memiliki sebuah bola basket dan skuter warna merah hati. Lalu saat kuliah, kembali saya dihadapkan pada keinginan untuk memiliki laptop keren. Yach, manusia bisa saja berkeinginan apa aja sesuai maunya. Terwujud atau tidak itu soal nomor dua. Yang penting berkesempatan untuk bermimpi. Mimpi manis. (Selain itu sebenarnya kalau diminta jujur, masih banyak lagi harapan dan keinginan terpendam saya). Lalu kalau ditanya sekarang saya pingin apa..saya dengan berat hati akan mengatakan saya kepingin mual dan muntah-muntah (sarkas memang, karena pertanyaannya ditujukan ketika saya berjalan kaki lewat sebuah bangunan tua yang bau), tapi itulah yang terjadi sekarang.
Setiap hari selalu mengharuskan saya berjalan beberapa ratus meter dari arah perempatan sukoharjo di sepanjang jalan veteran menuju halte angkot. Perut saya bereaksi ketika mencium aroma yang sangat menyengat, aroma dari sebuah bangunan tua, yang penuh lubang sana sini. Sebuah bangunan tua yang temboknya sudah luntur dan sepertinya telah siap untuk dirubuhkan. Bangunan itu terletak di depan Gedung Budi sasono sukoharjo, beberapa meter dari alun-alun kota Sukoharjo, bangunan yang cukup luas dan menurut saya bias menjadi rumah yang terlalu luas untuk tuna wisma yang bingung mencari tempat tinggal.

Ada apa dibalik aroma yang menyengat itu? di bangunan tua itu, dihuni beribu-ribu ekor kelelawar yang sudah beranak pinak secara turun temurun dari generasi ke generasi. Mencari jenis kelelawar apa saja pasti ada disana. Aktivitas kelelawar itu dimulai ketika sore hari, keluar dari sarangnya berputar-putar diatas atap memenuhi langit tempat sekitar, berdatangan dari segala arah. Malamnya seperti yang dilakukan kelelawar umumnya, datang dan pergi silih berganti beramai-ramai (mungkin mencari makan dan udara segar). Kemudian tak lupa menimbulkan bau yang tak sedap, yang bisa bertahan bau sampai 24 jam. Bau kotorannya…..Alamaaaaakkkk…membuat siapapun yang di dekat bangunan tersebut pingin muntah muntah. Saya benar-benar mengacungkan jempol pada Bapak sopir beca yang ngetam di depan bangunan itu. Bisa tidur dan betah berlama-lama di depan bangunan itu. dan keheranan saya (atau kekaguman ya?) bertambah ketika ada pedagang warung HIK yang memasang tenda berjualan di dekat bangunan bau itu. Saya merasa aneh, karena yang dijual adalah makanan yang bisa terkontaminasi dengan aroma kotoran kelelawar dan menghilangkan selera makan pembeli. Tapi keanehan itu terjawab saat saya membaca buku IPA adik tetangga saya, bahwa otak manusia hanya menyampaikan rangsangan aroma sekali saja, setelah itu, otak akan terbiasa. Saya selalu menutupkan kerudung ke hidung saya acapkali melewati bangunan itu….puh,…sambil menahan nafas. Untuk mempermudah cerita ini, mari kita namai Bapak beca dan penjual warung tenda HIK dengan Nama Budi dan Mawar. Budi untuk nama bapak tukang beca dan ibu Mawar untuk ibu penjual warung HIK. (ups, seperti nama samaran di sergap). Bapak Budi mungkin tidak punya pilihan tempat lain, demikian juga dengan ibu Mawar. Tempat tersebut terlalu strategis untuk ditinggalkan. Jika memilih tempat lain membutuhkan dana yang lumayann tak sedikit. Jadi terpaksa kehidupan dengan aturan hidup yang carut marut seperti ini mengharuskan mereka, bapak Budi dan Budi Budi yang lain tetap tinggal dan bertahan ditengah aroma yang tak sedap. Apalagi ibu Mawar. Keputusan yang mereka ambil adalah keputusan setelah melakukan pemikiran, penimbangan, dan perhitungan masak-masak yang cukup rumit.

Suatu hari saya pernah bincang-bincang dengan teman saya, namanya Endra. “Mbak, kenapa ga dirubuhkan saja bangunan itu? masa’ dari dulu dibiarkan saja?” tanya saya pada endra.
Lalu endra bilang: “Ga bisa jeng, kelelawar itu sudah berpuluh-puluh tahun menghuni dan beranak-pinak disana, jadi kasihan kalau diusir. Ga tau deh.. apa alasannya mereka dibiarkan saja”.

Saya dan mungkin orang-orang yang merasa aroma kotoran kelelawar yang menghuni bangunan tua itu mungkin harus bersabar dengan keadaan ini. Sampai ditemukan solusinya. Kesabaran ini disebut sabar yang ikhlas cerdas atau sabar yang bodoh? Entahlah….hanya saja, saya baru bisa menulis keluhan saya di surat-surat kabar dan di dunia maya. Hanya baru bisa begini…. Meski perut sudah semakin ga nahan lagi……..wuak wuak…